Satu lagi Kasus ADIRA

Posted: Oktober 12, 2010 by Komnas "PKPU" in Berita Polri

’Debt Collector’ ADIRA ditangkap

SRAGEN – Jajaran Polres Sragen berhasil membekuk empat orang debt collector (juru tagih) perusahaan pembiayaan PT Adira Finance, yang kedapatan membawa senjata api rakitan di Desa Doyong, Kecamatan Miri, Sragen, Sabtu (23/11). Dua dari empat oknum tersebut adalah anggota TNI, yang tertangkap tangan saat melakukan penagihan secara paksa. Dua orang lainnya, Andi Triono (28) warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon Solo dan Ongen Latul (43) warga Jalan Kutai III No 2 RT 03/RW VII Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsati, Solo, dijebloskan ke tahanan Mapolres Sragen. Tersangka Ongen Latu ini diduga juga terdaftar sebagai anggota kelompok DMC (Dewan Muda Complex) Kajen, Kadipiro.Sedangkan dua oknum anggota TNI tersebut oleh Polres Sragen langsung diserahkan ke Denpom, untuk menjalani proses hukum militer. Selain mengamankan empat tersangka, petugas juga berhasil menyita barang bukti (BB) berupa senjata api rakitan, empat buah amunisi, satu selongsong peluru berikut dua sepeda motor.Sejumlah keterangan yang dihimpun Wawasan menyebutkan, terungkapnya kasus tersebut berlangsung saat tersangka yang merupakan juru tagih freelance perusahaan leasing PT Adira Finance mendatangi rumah Sukidi (48), Sidorejo RT 14/I, Desa Kalikobok, Kecamatan Tanon, Sragen. Kedatangan mereka itu akan menyita sepeda motor Sukidi. Di rumah Sukisi itu mereka tak mendapatkan sepeda motor dimaksud, namun mereka malah mengambil sepeda motor merek Tossa Prima nomor polisi W 5010 LI. Ditahan polisi
Setelah mendapatkan motor rampasan tersebut, mereka pun melanjutkan perjalannya menagih ke rumah Agung Purnomo (34), warga Desa Doyong, Kecamatan Miri, Sragen. Di rumah Agung Purnomo inilah, tersangka memgeluarkan senjata api rakitan yang dibawanya itu, untuk menakut-nakuti korban. Karena merasa angsuran motornya telah lunas, korban pun ngotot tak terima motornya ditarik oleh tersangka.

Kapolres Sragen, AKBP Dra Sri Handayanni SH didampingi Kasat Reskrim AKP Y Subandi kepada wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (23/11) mengatakan, pihaknya telah menangkap dan mengamankan empat debt collector dari PT Adira Finance tersbut.

About these ads
Komentar
  1. Ayu mengatakan:

    Selamat malam,saya juga korban Adira,,Saya merasa tidak nyaman ,,dengan pelayanan Adira,,kalo telat MEMBAYAR MEREKA ALA BEGAL .,SEMAUNYA SENDIRI MEMBERHENTIKAN KENDARAAN YANG DIKREDIT.,,,anehnya tu tanggal jatuh tempo 9 mereka tgl 5 sudah begal 2 kali dalam sebulan….KALAU DULU TAU ADIRA KAYA GINI MORALNYA..,.GAK BAKAL PILIH ADIRA..,.yang begal ITU KOK GAK SADAR YA SEBENARNYA Tu MEREKA JUGA ORANG SUSAH,,KALAU GAK KERJA GAK DIBAYAR SAMA BOSNYA ADIRA,,,KOORDINASINYA KURANG MASAK BELUM WAKTUNYA BAYAR SUDAH DI BEGAL BERKALI KALI DENGAN ORANG YG BERBEDA,,,

  2. Phoedjie Hermawan mengatakan:

    Memang banyak pelaku usaha yang berbuat kasar bahkan sering melecehkan…tapi masyarakat atau korban dari tindakan tersebut enggan melaporkan. karena asumsi masyarakat kalau mau lapor harus siap uang. Kalau kita berhadapan dengan hukum harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Bagi yang punya uang dan wawasan yang cukup mungkin hal tersebut tidak masalah. namun bagi masyarakat yang kurang mampu, mereka lebih memilih main hukum bareng2 alias tawuran.

  3. Nazareno Sinth mengatakan:

    ..saya adalah pelanggan dan pengguna jasa PT.Adira finance kediri sejak 2004..tiap akan habis masa peminjaman kami selalu memperpanjang kredit kami lagi..mengingat saat itu sedang butuh buat modal dagang..sampe akirnya di tahun 2009 usaha saya benar” di ambang batas kebangkrutan yg mengakibatkan penunggakan pembayaran angsuran di Adira hingga mencapai 5 bulan..akirnya petugas penagihan dr pihak Adira ke rumah saya dan menyakan unit kendaraan yg BPKB nya saya jaminkan..akirnya setelah saya tunjukan unit tersebut, mereka meminta supaya saya ke kantor adira untuk melakukan pembicaraan perihal keterlambatan saya mengangsur..ampai di kantor adira saya di pertemukan dengan petugas yg bernama pak suryo..kami bicara panjang lebar kenapa smpai ada keterlambat begitu banyak..smpe mmbuat perjanjian kapan akan melakukan pembayaran..setelah disepakati mulai aktif lagi tanggal sekian…mereka setuju dngan 2 syarat unit mereka tahan sebentar atau saya memberikan biaya BUKA BLOKIR sebesar 10 % dri angsuran X keterlambatan..ternyata jumlah biaya buka blokir tersebut hampir sbesar 1 X angsuran..saya awal nya keberatan..trus saya di pertemukan dengan Kabag penagihan (katanya) bernama pak KK..di situ saya dibentak”..bahkan akan ke kantor ayah saya dengan mngatasnamakan atasan ayah saya yg katanya dekat dengan dia….akirnya mengingat penting nya kendaraan tersebut bagi aktifitas saya…saya meng’iyakan saja..yg seharus nya saya bisa mmbayar 2 angsuran setiap bulan..skr hanya 1 angsuran saja di karenakn setiap bulan saya di harus kan mmbayar biaya tersebut sampai tunggakan saya berkurang hingga 1 atau 2 bulan..sampai skr saya sudah 3 atau 4 X membayar biaya tersebut.,.
    ..yang saya ingin tanyakan adalah, apakah proses nya memang seprti itu..selain denda yg terus berjalan saya msih di kenakan biaya buka blokir sebesar hampir 1 angsuran..
    ..apakah pihak Adira yg bergerak di bidang jasa tidak bisa mencari petugas” yg pantas bekerja di bidang jasa..
    ..mohon tanggapan dari pt adira finance kediri

  4. Debitur mengatakan:

    Itu namanya DC Goblok…udah tahu standard pengambilan harus berdasarkan SOP dan gak boleh melanggar aturan pidana….ya ditangkap. Dan itu merupakan tanggung jawab pribadi DC….perusahaan mana aja kagak akan ada yang mau melindungi DC-DC yang berbuat pidana….

  5. Komnas PKPU mengatakan:

    Terima kasih Bpk Sodikin , kami selaku lembaga Komnas PK_PU sangat senang akan harapan saudara untuk bisa menampung permasalahan – permasalahan hukum yang menyangkut kepentingan konsumen yang sedang anda hadapi ,anda bisa mengirimkan pertanyaan anda dan masalah anda melalui email kami di komnaspkpu@yahoo.co.id terima kasih

  6. SODIKIN NASRUR ROHMAN mengatakan:

    Yth, pengurus LPKSM KOMNAS PK-PU SURABAYA

    Dengan ini mohon petunjuk, kami dari kota Depok Jawa Barat, telah mendirikan LPKSM Badar, apabila ke depan dalam perjalanan kami terjadi kasus-kasus yang mungkin kami mengalami kesulitan, mohon diperkenankan kami mohon petunjuk..
    sekian

  7. H . Tri Djoko SW mengatakan:

    kami sangat bangga atas kinerja teman-teman yang ada di Sragen . maju terus semoga sukses

  8. Rado dzikri yuono Putra mengatakan:

    Kasihan ya . . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s