Pengaduan Konsumen

Dasar utama dan sumber inspirasi Komnas PKPU dalam bertindak adalah keluhan konsumen. Melalui pengaduan konsumen, mata, pikiran dan perasaan konsumen yang dirugikan oleh pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab diredefinisikan menjadi masukan berharga atau umpan balik (feed back) yang bermanfaat bagi kelanjutan aktivitas usaha itu sendiri. Karena itu usahakan agar keluhan Anda tersalurkan dengan baik dan dengan cara yang tepat.

Komnas PKPU menyediakan ruang pengaduan dengan beberapa ketentuan di bawah ini. Karena keterbatasan sumberdaya, untuk sementara pengaduan konsumen melalui email tidak dapat kami tindaklanjuti. Pengaduan, keluhan, saran, uneg-uneg konsumen yang disalurkan melalui “Suara Konsumen” akan kami rekam untuk kepentingan pendataan.

Tindakan awal konsumen bila merasa dirugikan (sebelum mengadu ke Komnas PKPU)

  1. Pastikan Anda memiliki semua dokumen dan bukti yang berkaitan dengan persoalan ini, termasuk identitas detil pelaku usaha yang telah merugikan Anda. Bilamana mungkin Anda mendapatkan nama individu yang terlibat transaksi dengan Anda
  2. Lakukan komunikasi lisan untuk meminta pertanggungjawaban pelaku usaha bersangkutan, dengan menceritakan kronologis kejadian dan diakhiri dengan permintaan (tuntutan) spesifik Anda sebagai konsumen akibat kerugian ini (misalnya ganti rugi material, permintaan maaf, dll.)
  3. Bila komunikasi lisan tidak membawa hasil seperti yang diharapkan, layangkan surat resmi yang ditujukan kepada Bagian dari Perusahaan yang menangani keluhan konsumen (misalnya Customer Service). Surat Pengaduan harus memuat paling tidak hal-hal berikut:
    • Nama dan alamat Konsumen serta Pelaku Usaha yang terkait
    • Persoalan atau sengketa konsumen yang terjadi
    • Kerugian yang diderita oleh konsumen
    • Kronologi singkat permasalahan, dilengkapi dengan data yang rinci
    • Permintaan (tuntutan) spesifik konsumen atas kerugian tersebut
    • Permohonan agar menanggapi surat pengaduan ini dalam waktu 7-14 hari dari tanggal surat/tanggal terima surat

    Surat Pengaduan dilampiri dengan fotokopi identitas konsumen dan salinan bukti-bukti pendukung secukupnya (jangan serahkan bukti asli).
    Bilamana perlu Surat Pengaduan ini ditembuskan ke pihak-pihak terkait untuk menjadi perhatian

  4. Pastikan bahwa surat tersebut sampai ke tangan yang tepat dan diproses sesuai prosedur yang berlaku di perusahaan tersebut. Pastikan komunikasi Anda dengan pihak perusahaan yang bertanggung jawab terhadap tindak lanjut surat Anda tidak putus.
  5. Bila Anda merasa pengaduan Anda tidak ditangani dengan semestinya dan menemui jalan buntu, Anda dapat menyampaikan pengaduan ke YLKI.

Penanganan Pengaduan Konsumen di Komnas PKPU

Konsumen menulis surat pengaduan berisi:

  • Nama dan alamat Konsumen serta Pelaku Usaha yang terkait
  • Persoalan atau sengketa konsumen yang terjadi
  • Kerugian yang diderita oleh konsumen
  • Kronologi singkat permasalahan, termasuk reaksi atau tanggapan Pelaku Usaha atas surat pengaduan yang dikirimkan Konsumen sebelumnya.
  • Permintaan (tuntutan) spesifik konsumen atas kerugian tersebut

Surat Pengaduan dilampiri dengan fotokopi identitas konsumen dan salinan bukti-bukti pendukung secukupnya (jangan serahkan bukti asli). Bilamana perlu Surat Pengaduan ini ditembuskan ke pihak-pihak terkait untuk menjadi perhatian

Keluhan dapat disampaikan ke Komnas PKPU melalui pos ke alamat:

Bagian Hukum dan Pengaduan Komnas PKPU

KOMNAS PK-PU Cabang Surabaya
Jl. Dukuh Menanggal VI/16 Surabaya
email : komnaspkpu@yahoo.co.id
Ir. SOEHARYONO , Pimpinan Cabang Komnas PKPU Surabaya


Untuk sementara pengaduan lewat email Komnas PKPU belum mendapat prioritas.

Setelah menerima pengaduan konsumen,akan melakukan tahapan berikut:

  • Memasukkan data pengaduan ke data base Komnas PKPU dan melakukan analisis masalah
  • Menulis surat kepada pelaku usaha bersangkutan untuk meminta penjelasan atas kasus atau sengketa konsumen ini dalam batas waktu 7-14 hari. Pihak terkait dan Konsumen akan mendapatkan surat tembusannya.
  • Dalam kasus-kasus tertentu Komnas PKPU masih bersedia mengirimkan Surat Pengaduan Kedua bila tidak menerima tanggapan dari Pelaku Usaha dalam kurun waktu tersebut. Bila surat kedua ini juga tidak ditanggapi, maka Komnas PKPU akan mengembalikan persoalan ke Konsumen, sambil menawarkan agar Konsumen membawa kasus ini ke BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) setempat.
  • Surat tanggapan dari pelaku usaha (biasanya ditembuskan juga ke Konsumen) adalah awal proses penyelesaian sengketa antara Konsumen dan Pelaku Usaha karena biasanya Pelaku Usaha akan menawarkan alternatif (alternatif-alternatif) penyelesaian sengketa. Di tahap ini terjadi komunikasi dan negosiasi antara Konsumen dan Pelaku Usaha sampai terjadi kesepakatan.
  • Bila sudah terjadi kesepakatan antara kedua pihak, sebaiknya pihak Konsumen atau Pelaku Usaha memberitahukan secara tertulis perkembangan terakhir ini agar menjadi catatan di data base Komnas PKPU
  • Bila kesepakatan tidak terjadi di antara kedua pihak, dan bilamana diperlukan, Komnas PKPU bersedia menjadi penengah (mediator) dalam proses ini. Syarat utama Mediasi yang difasilitasi Komnas PKPU adalah (1) harus dilakukan di kantor Komnas PKPU, (2) menepati jadual Mediasi yang ditentukan oleh Komnas PKPU dan (3) kedua belah pihak harus beritikad baik menyelesaikan persoalan.

Mekanisme Penanganan Pengaduan

Mekanisme Pengaduan Berkelompok

Foto dan Tema penulisan diambil dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI )

http://www.ylki.or.id/infos/view/pengaduan-konsumen

Komentar
  1. ERWIN.P mengatakan:

    saya angsur motor revo deluxe kepada won finance dan kurang tunggakan 1x angsuran sebesar 600 rb.
    tp ditagih 2x oleh dep colector yg bukan biasanya.karena tidak membayar beberapa bulan kemudian saat motor dipakai paman disita secara paksa oleh dep colector bayar dan dipaksa untuk membayar lunas tanggung sebesar 1,2jt karena tidak membawa uang maka motor yg dipakai paman disita oleh pihak wom finance.
    besoknya saya dan paman kekantor won untuk membayar 1,2jt. tapi saat masuk kantor saya disuruh bayar 3,5 jt dalam waktu 14 hari klo tidak bayar maka motor dilelang.karena tidak mempunyai uang sebesar itu maka motor saya disita dan dilelang tanpa ganti rugi apapun.

    sekian info dari saya pak, mohon bantuannya…
    terima kasih.

  2. SATRIA LWP mengatakan:

    Saya membeli handphone baru dan bergaransi. Saya membeli handphone Sony Xperia ZL C6502 White dengan IMEI : 3553805-047953-6. Saya membeli Resmi dari Global Teleshop pada tanggal 18 Desember 2013. Saya baru memakai selama kurang lebih satu bulan. Tiba-tiba handphone mengalami masalah. Handphone tidak mau menyala jika tidak diChange. Saya putuskan untuk membawa Ke Sony Xperia Service Center dikota Solo pada tanggal 15 Januari 2014, PT Teletama Artha Madiri, Jl Gatot Subroto 90 Solo.
    Petugas Service Center bilang, ini ada masalah pada Hardware Baterai. Kemudian karena masih dalam masa garansi maka akan dilakukan penggantian. Penggantian tidak dapat dilakukan diSolo, penggantian harus dilakukan diJakarta sehingga handphone sony xperia saya harus dikirim ke Jakarta. Prosesnya memakan lama 1 bulan. Saya mencari informasi melalui internet, ternyata kasus seperti ini sering terjadi, dalam kata lain bahwa ini cacat gagal produk, sehingga hampir semua handphone Sony Xperia ZL C6502 akan terjadi seperti ini.
    Selang waktu satu bulan, saya kembali ke Sony Xperia Service Center untuk mengambil, ternyata dari petugas bilang bahwa proses perbaikan belum selesai sampai waktu yang belum ditentukan.
    Sudah Menunggu waktu yang amat sangat lama, mengecewakan dan kembali terulang kerusakan yang sama..
    Tepatnya Pada tanggal 08-05-2014 Saya kembali ke Sony Xperia Service Center dikota Solo, PT Teletama Artha Madiri, Jl Gatot Subroto 90 Solo, Kerusakan yang sama, dan dibuatkan Repair Order RO Number SLO00035175 S01603 SATRIA.
    Barapa Lama Lagi saya menunggu?? Menunggu selama mungkin hanya untuk Hal tidak profesinal dari produk tidak berkualitas?? Akankah Terus Dirugikan seperti ini?? Mohon bantuannya dipercepat…
    Dari :
    Satria L.W.P. / 085755522225
    Jl Nusabarung VII No75 rt 3 rw 13 Perumnas Bojongbata Pemalang
    Pemalang 52319 JawaTengah

  3. edi mengatakan:

    Kepada Yth,
    Bank ANZ
    Ditempat.

    Dengan hormat,

    Saya yang bernama :

    Nama : Edi
    Nomor Kartu Kredit : 4157 3534 0349 3006
    HP : 081390277085

    Saya menerima surat dari AZN Pada tanggal 4 November 2011 dengan nomor surat No. : 019/IH-PO/23/RECV-SMG/XI/2011 perihal SURAT KETERANGAN PELUNASAN

    Dengan tanggal pembayaran 28 Oct 2011 senilai Rp. 1.100.000,- (Satu juta seratus ribu rupiah)

    Saya benar – benar risih/dan sangat kecewa pada AZN yang mana sampai saat ini saya masih tercatat dalam BI checking yang masih memiliki hutang kartu kredit tersebut dengan jumlah nilai setiap tahunnya bertambah terus.

    Bukan saja kecewa yang sangat berat yang saya alami, dan lebih kecewa lagi beberapa kali saya mengajukan pengajuan kredit pada bank lain selalu tidak diterima oleh bank tersebut dengan alasan masih memiliki hutang pada ANZ.

    Pada hal saya mengajukan pinjaman pada bank dengan tujuan pinjaman modal usaha karena saya orang bisnis sering mendapatkan order pekerjaan, karena bank selalu tidak menyetujui maka dengan sangat terpaksa saya pinjam lewat yang namanya teman kerabat dan saudara dengan konsekuensi bagi hasil, padahal kalau saya pinjam bank maka saya hanya membayar bunga bank administrasi dll dalam satu bulan lebih kurang 2% maka kalau saya hitung-hitung sampai saat ini saya sudah mengalami kerugian yang jumlahnya sudah tidak terhitung lagi mungkin bahkan sudah mencapai miliaran kerugian yang saya alami akibat ANZ tidak segera menyatakan pada BI bahwa saya tidak lagi memiliki hutang pada ANZ.

    Lantas pertanyaan saya pada ANZ sampai kapan saya dinyatakan tidak memiliki hutang lagi pada ANZ?

    Apa ANZ akan terus menambah hutang saya dan apa maksud tujuannya ANZ?

    Saya benar-benar sangat dirugikan, terus terang ini yang membuat hidup saya menjadi susah dan membuat saya jadi bingung apa yang harus saya lakukan dan benar-benar membuat saya geram gelisah pikiran jadi bercampur aduk. Hanya ANZ yang membuat saya seperti ini padahal pada waktu itu saya juga punya masalah dengan bank lain ada 4 bank dan sudah saya lunasi semua hanya ANZ yang sampai pada saat ini yang tidak mengakui kalau hutang saya lunas pada BI.

    Saya benar-benar dirugikan, kalau begini terus tidak menutup kemungkinan saya akan mengajukan gugatan pada ANZ karena hidup saya menjadi susah.

    Demikianlah saya sampaikan atas perhatiaanya saya ucapkan terimakasih.

    Tembusan Kepada Yth,
    YLKI
    Bank Indonseia Yogyakarta, 29 May 2014
    Lembaga Perlindungan Konsumen

    EDI

  4. leonardoleo mengatakan:

    tindakan toyo yang tidak manusiawi

  5. Shinta mengatakan:

    saya baru saja pesan Ayam Kremes Ibu Tjondro, Untuk Client Kami besok pada saat Acara Pemilu….Tapi ada perubahan dan kami sudah melakukan pembayaran full….Yang dibilang adalah tidak bisa refund karena uangnya sudah masuk ke Bank,,,,,Sungguh sangat tidak Bijak seharusnya bisa dibantu untuk proses refundnya

    • elvis p mengatakan:

      Seharusnya refu dnya butuh proses waktu…bukannya malah tidak bisa dikembalikan. Terindikasi melanggar UU perlindungan konsumen.

  6. dhany mengatakan:

    saya pelanggan layanan tv berbayar BIG TV 2 bulan lalu…
    saya sudah bayar layanan untuk paket 1 tahun sebesar 2 juta empat ratus ribu rupiah, sudah 1 bulan lebih layanan tersebut eror, saya follow up untuk service tapi tidak ada respon, saya ajukan refund uang juga sampai saat ini tidak ada respon, mohon di cermati dan di cek kinerja dari BIG TV ini, mudah mudahan tidak ada lagi kedepannya masyarakat yg menjadi korban layanan “BIG TV” seperti saya.
    terimakasih

    salam,
    Dhany

  7. nana mengatakan:

    Saya mohon bantuannya,,,saya mendapat pinjaman uang dengan menjaminkan bpkb mobil innova tahun 2005 kepada PT.Andalan Finance Indonesia terhitung hutang pokok 111.515.500 dan bunga 31.800.500 dengan total 143.316.00,,,,dengan masa kredit
    36 bulan dan angsuran perbulan 4.000.000.dan saya sudah berjalan 14 angsuran,,dan mengalami tunggakan 5 bulan.karena selama beberapa bulan terakhir saya mengalami kesulitan ekonomi.mobil saya sudah ditarik oleh leasing,.ketika saya datang kekantor andalan untuk membayar angsuran yang tertunggak ditolak oleh pihak leasing dan disuruh melunasi sisa angsuran sampai lunas dan membayar biaya penarikan sebesar 25 juta,,saya mohon bantuannya apa yang harus saya lakukan?apakah mobil bisa saya ambil kembali,,,

    • elvis p mengatakan:

      Kalau tidak dengan jaminan fiducia…maka leasing tersebut tidak boleh menarik mobil tersebut…penarikan tanpa prosedur dapat dikategorikan pmh ataupun perampasan. Tidak ada alasan dari leasing untuk membebankan biaya penarikan kepada konsumen. Pembebanan tsb hanya modus untuk mempersulit proses pembayaran pelunasan tunggakan.jalan terbaik adalah laporkan ke OJK atau proses pidana. Sebelumnya tanyakan juga apakah mobil tersebut telah dijual atau belum kepada leasing. Kalau sudah maka mintakan seluruh dokumen penjualan setidaknya harga jual..dan penjualan melalui siapa. Sangat banyak kemungkinan bahwa penjualan maupun penarikan tersebut menyalahi prosedur sehingga dapat dituntut secara pidana maupun perdata. Salam….Elvis P

  8. conank mengatakan:

    Banyak org yg sudah merasa d tipu oleh pihak yg mengatas namakan PT.Asuransi Sin Life dah pihak asuransi ini bekerja sama dengan Bank Pemerintah maupun swasta di Indonesia, mereka melakukan pemotongan atau pendebitan dr rekening nasabah , setelah d cek kpd pihak bank, pendebitan tersebut ternyata dari nasabah yg telah tercatat namanya sebagai nasbah asuransi,, padahal si nasabah yang di debet ini tidak pernah merasa bergabung ataupun ikut dalam asuransi manapun. setelah d konfirmasi lagi denga pihak asuransi, ternyata pihak asuransi tdk mempunyai bukti tanda kepesertaan si nasabah telah bergabung dng asuransi Sun Life.mohon di tindak lanjuti krn ini sudah termasuk penipuan.

  9. handaka mengatakan:

    sebenernya waktu pemesanan motor cb 150 r itu berapa lama…

    kok setiap deiler yang aku datangi itu tidak sama???

    sudah hampir 3 minggu aku menunggu tpi tidak kunjung datang..

    padahal dari pihak deiler bilang “disini motornya datang sekitar 2 minggu mas”.

    saya pesan di deiler kediri(galaxy motor kediri)

    saya cuma pengen tahu kepastian waktu pesanan motor cb 150r yang benar.

  10. Edi Sutopo mengatakan:

    Saya pertama kali berhadapan dengan dept colektor lewat telepon tanpa sebut idnetitas langsung melabrak dan mencaci maki, padahal saya masil telat 3 hari, saya minta ketemuan dikantor tidak mau, padahal jumlah tagihan dan tidak sebanding dengan pelecahan dana caci maki penagih tersebut adapun identitas saya hany punya nomor telepon saja 089652501563 Adira Mojokerto Kota, bagaimana pengaduan ini kalo menurut saya kan jelas ini melanggar Undang-undang perlindungan konsumen, mohon pencerahan pihak berwenang.

  11. Tristine mengatakan:

    Saya terlibat kredit macet denagn 2 Bank yaitu ANZ dan permata,karena masalah keuangan saya tidak bisa membayar cicilan pada Bank tersebut kemampuan saya hanya kurang lebih 150ribu perbulan untuk membayar ke dua Bank tersebut,apakah lembaga ini bisa membantu saya bernego dengan pihak Bank tersebut dan sekedar info debt collector dari Bank Permata menelpon dengan sangat tidak sopan ke kantor memaki maki di telp padahal dia tidak sedang berbicara dengan saya tetapi dengan operator kantor terus terang ini membuat saya tersiksa secra psikis dan karena satu hal kontrak kerja saya hanya tinggal 4 bulan lagi sehingga setelah itu pemasukan saya hanya dari suami,terimakasih mohon bantuan

  12. Nunuk Horizon mengatakan:

    Saya bu Nunuk Sidoarjo, senang bekerjasama dengan PKPU, semua hutang – hutang saya dan saudara – saudara saya saat ini bisa terselesaikan, dengan hanya membayar uang rokok sebesar Rp.100.000,- kepada anggota PKPU terbukti efektif mengurangi intensitas kunjungan DC ke rumah saya, sekarang saya lega bisa hidup normal tanpa harus berfikir untuk mempertanggung jawabkan kewajiban saya ke pihak leasing. Pokoknya di jamin aman deh… Terima kasih PKPU, masalah saya terselesaikan, saya juga terhindar dari masalah BI Cheking, terbukti kartu kredit saya yang terbaru di ACC oleh bank. Salam sukses ” hidup tenang banyak hutang tanpa pusing bayar hutang “. Ikuti langkah saya dan berikan like ke PKPU

  13. ESTHER ALIMENTARY mengatakan:

    SELAMAT PAGI KEPADA YANG KAMI HORMATI,
    PENEGAK HUKUM DAN PENGAYOM MASYARAKAT DISELURUH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA,
    D/A SAUDARA SAUDARIKU YANG TURUT MEMPEDULIKAN PENDERITAAN SAYA SELAKU SAKSI KORBAN DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN DAN PENGANIAYAAN BERENCANA, DITAMBAH TEKANAN BATIN YANG BERKELANJUTAN AKIBAT KETIDAK ADILAN YANG SAKSI KORBAN ALAMI DARI OKNUM BUSER POLSEK SUKAWATI YANG MENGANCAM SAKSI KORBAN UNTUK MEMBAKAR GALERY YANG DISEWANYA HINGGA OKNUM-OKNUM HAKIM PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI DENGAN TERBUTAN BUKU PUTUSAN HAKIM NO.09/PID.B/2012/PN.GIR Pengadilan Negeri GIANYAR BALI , YANG ISI KETERANGANNYA PENUH KEJAHATAN DAN KEPALSUAN, DAN YANG TERBUKTI MENGGELAPKAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERHADAP SAKSI KORBANNYA INI.

    DENGAN HORMAT
    DAN SALAM SEJAHTERA,

    SAYA ESTHER PASRI ALIMENTARY, SELAKU SAKSI KORBAN MEMOHON PENEGAK HUKUM YANG BERWENANG SEGERA DAPAT MENDISIPLIN DAN MEMANGGIL PARA OKNUM-OKNUM PELANGGAR HUKUM DAN PELANGGAR DISIPLIN DALAM MENJALANKAN TUGAS KWAJIBANNYA UNTUK KETERTIBAN UMUM DAN DEMI PENEGAKAN HUKUM DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.
    MELALUI BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG MASIH DIAMANKAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI, DAN BUKTI TERBITNYA BUKU PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI NO.09/PID.B/2012/PN.GIR DALAM PutuSAN PENGADILAN YANG DEKETUAI MAJELIS HAKIM IBU VIVIA SITANGGANG SH, YANG MEMUTUS PERKARA DALAM PERSIDANGAN TERSEMBUNYI YANG DIJAGA KETAT BANYAK POLISI DAN DIHADIRI PARA GEROMBOLAN ORANG YANG DIKOMANDANI AYAH KANDUNG TERDAKWA DI LANTAI BAWAH DALAM PENYELENGGARAAN SIDANG YANG DIVONIS TGL 13 PEBRUARI 2012 OLEH HAKIM NO.09/PID.B/2012/PN.GIR, MEMBUKTIKAN ADANYA BEBERAPA PELANGGARAN HUKUM DAN DISIPLIN PARA OKNUM PELAKU PENENGAK HUKUM BERUPA SBB:
    1. PERUBAHAN WAKTU KEJADIAN TINDAK PIDANA PENCURIAN 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TERJADI PADA HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011 SEBAGAI MANA LAPORAN POLISI TERLAMPIR DALAM LPB/201/IX/2011/BALI/SEK.SUKAWATI GIANYAR BALI, YANG KEMUDIAN DIGANTI PROSES WAKTU PENCURIANNYA MENJADI HARI SABTU TGL 24 SEPTEMBER 2011 PAGI HARI PUKUL 04.00 WITA DENGAN MENYEMBUNYIKAN SAKSI YANG TERDAPAT DALAM BUKU PUTUSAN PN HALAMAN 11 YANG TELAH DIJADIKAN DASAR ALASAN MEMULAI KRONOLOGI DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM, UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBANNYA DALAM PERKARA INI.
     NAMA SAKSI TERSEBUT TERSEMBUNYI DALAM PROSES PERKARA HINGGA SIDANG, NAMUN NAMA SAKSI TERSEBUT TERCANTUM DALAM BIKU PUTUSAN PN HALAMAN 11 DIDALAM BUKU PUTUSAN PN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR TGL 13 PEBRUARI 2011.
     APABILA JAKSA DAN PARA HAKIMNYA TIDAK TURUT MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU KEJAHATAN, MENGAPA NAMA SAKSI YANG TELAH DIPAKAI UNTUK MENJADI DASAR ALASAN KRONOLOGI DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM TERSEBUT TIDAK DIHADIRKAN DALAM SIDANG UNTUK DIMINTAI KETERANGANNYA?
     TETAPI JUSTRU NAMA SAKSI TERSEBUT DISEMBUNYIKAN DALAM PROSES PERKARA, NAMUN DICANTUMKAN NAMANYA DALAM BUKU PUTUSAN TERSEBUT. INILAH YANG ARTINYA BAHWA JAKSA DAN HAKIM-HAKIMNYA TELAH TURUT SERTA MELAKUKAN PELECEHAN TERHADAP SAKSI KORBAN DAN MENYEMBUNYIKANN PARA PENJAHAT MUSUH NEGARA.
     YANG SEYOGYANYA SAKSI TERSEBUT DIMINTAI KETERANGANNYA, OLEH KARENA DAPAT DIDUGA MEMILIKI KAPASITAS BESAR DALAM MENGETAHUI SIAPA PELAKU DAN DALANG-DALANG DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSSBUT.
     DAN SAKSI TERSEBUT DIDUGA MENGETAHUI DALANG DALAM SEGALA PERMAINAN PROSES PERKARA DARI SEJAK DILAPORKANNYA ADANYA TINDAK PIDANA YANG TERJADI TERSEBUT.
     DAN SAKSI TERSEBUT DAPAT DIMINTAI KETERANGANNYA MENGENAI BAGAIMANA BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATAN PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TELAH BERHASIL DICURI oleh PARA PELAKUNYA PADA JAM-JAM MALAM SEBELUMNYA,
     DAN SAKSI TERSEBUT DAPAT DIMINTAI KETERANGANNYA MENGAPA BARANG BUKTI PENCURIAN TERSEBUT BISA PINDAH DALAM KENDARAAN MOBIL APV DK 1311 IF WARNA SILVER YANG DIKEMUDIAKAN PENGEMUDI YANG KELUAR PABRIK DENPASAR PUKUL 02.00 WITA TGL 24 SEPTEMBER 2011 SETELAH DICARI OLEH SAKSI TERSEBUT SEBAGAIMANA CUPLIKAN KETERANGAN DALAM HALAMAN 11 BUKU PN TERSEBUT.

     DENGAN bukti ADANYA NAMA SAKSI YANG TERCANTUM DALAM BUKU PUTUSAN HALAMAN 11, NAMUN DARI KEPOLISIAN HINGGA PN GIANYAR BALI, TIDAK MENYEBUTKAN DAN TIDAK MENGHADIRKAN SEBAGAI SAKSI,
     NAMUN SAKSI TERSEBUT TELAH DIJADIKAN DASAR ALASAN DALAM MEMBUAT KRONOLOGI DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM, HAL INI TELAH MENUNJUKKAN SUATU BUKTI BAHWA KEPOLISIAN, KEJAKSAAN DAN PENGADILAN TELAH MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU TINDAK PIDANA KEJAHATAN PENCURIAN TERHADAP BB BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT YANG DICURI HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011, MELALUI PARA OKNUM MAJELIS HAKIM, JAKSA DAN KEPOLISIAN YANG MENANGANI PERKARA INI.

     DAN DENGAN ADANYA SAKSI YANG DISEMBUNYIKAN TERSEBUT TELAH MENUNJUKKAN SUATU BUKTI BAGAIMANA PARA OKNUM PENEGAK HUKUM DALAM PERKARA INI, BERMUFAKAT UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBAN INI MELALUI DAKWAAN YANG TIDAK MENYEBUTKAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG TELAH MENJADI DASAR ALASAN SESEORANG DIAMANKAN DAN DIDAKWAKAN, DITAMBAH TINDAKAN PARA OKNUM TERSEBUT YANG TELAH TERBUKTI ADANYA TINDAK PIDANA PENGGELAPAN PARA SAKSI YANG BERARTI MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU TINDAK PIDANA KEJAHATAN PENCURIAN TERHADAP BARANG BUKTI TERSEBUT.

    2. PARA OKNUM KEPOLISIAN DAN JAKSA SERTA MAJELIS HAKIM YANG MENANGANI PERKARA INI, TELAH TERBUKTI OKNUM-OKNUM TERSEBUT MELAKUKAN TINDAKAN PENGKHIANATAN KEPADA PARA SAKSI-SAKSI YANG HADIR DALAM SIDANG DAN MELAKUKAN PEMALSUAN DALAM KETERANGAN-KETERANGAN DALAM BUKU PUTUSAN PN TERSEBUT.
    3. PARA OKNUM KEPOLISIAN DAN JAKSA SERTA MAJELIS HAKIM YANG MENANGANI PERKARA INI, TELAH TERBUKTI TINDAKAN ADANYA PENGGELAPAN SEBUAH PERKARA YANG MENYANGKUT KESELAMATAN JIWA RAGA SAKSI KORBANNYA DENGAN BUKTI LAPORAN POLISI LPB/237/XI/2011/BALI/SEK.SUKAWATI GIANYAR BALI TGL 7 NOPEMBER 2011 YANG TELAH MAJELIS HAKIM DAN JAKSANYA KETAHUI DALAM SIDANG PERDANA TGL 26 JANUARAI 2012, TETAPI SIDANG TETAP DILAKJUTKAN OLEH MAJELIS HAKIM TERSEBUT, DAN BELIAU BAPAK JAKSA MAUPUN HAKIMNYA, TELAH TIDAK BERKENAN MENGHENTIKAN SIDANG. PADAHAL TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERSEBUT ADALAH HAL YANG PENTING YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIAMANKAN DAN DIDAKWAKAN TERSEBUT. JADI SELURUH OKNUM DALAM KETIGA INSTANSI TERSEBUT MELALUI OKNUM-OKNUM YANG MENANGANI TELAH MENGGELAPKAN KETERANGAN PERKARA TENTANG ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN OLEH PARA OKNUM PENEGAK HUKUM YANG MENANGANI PERKARA TERSEBUT DARI POLSEK SUKAWATI HINGGA PN GIANYAR BALI.
    4. LEMBARAN DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM TERLAMPIR ADALAH BUKTI DARI ADANYA PERMUFAKATAN JAHAT BERUPA RUMUSAN DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM YANG DIKONDISIKAN UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBAN DIPENJARA MELALUI PENYELENGARAAN DI DALAM SIDANG DAN PENGGELAPAN KETERANGAN-KETERANGAN SAKSI DALAM FAKTA PERSIDANGAN DENGAN MEMANFAATKAN KEBODOHAN DAN KEPOLOSAN SAKSI KORBANNYA DAN PARA SAKSI YANG MENENAMANI SAKSI KORBAN INI.
    NAMUN PERMUFAKATAN JAHAT TERSEBUT GAGAL KARENA SAKSI KORBAN DAN TERDAKWA TELAH MENGETAHUI SEMUANYA ITU DARI GAYA DAN SIKAP KUASA HUKUM TERDAKWA SEHINGGA, TERDAKWA MENCABUT KUASANYA TERHADAP KUASA HUKUM TERSEBUT, SEHINGGA RENCANA UNTUK MEJNJEBAK SAKSI KORBAN MELALUI REKAYASA DAKWAAN YANG BERMOTIF MENUDUH TERSEBUT GAGAL OLEH KARENA KUASA HUKUMNYA DIPECAT OLEH TERDAKWA PADA SAAT SIDANG HENDAK DIMULAI. DAN TINDAKAN KUASA HUKUM TERDAKWA MENINGGALKAN RUANG SIDANG TERSEBUT ADALAH SUATU BENTUK KEBESARAN HATI KUASA HUKUM TERSEBUT, YANG KEMUDIAN TERLIHAT MENGAGETKAN JAKSA YANG DIDUGA TELAH SIAP BERAKSI MENJERUMUSKAN SAKSI KORBAN YANG BODOH INI. DAN KETIKA KUASA HUKUM TERDAKWA DICABUT KUASANYA OLEH TERDAKWA, TERNYATA SIDANG YANG SAKSI KORBAN INGATKAN UNTUK TIDAK DISELENGGARAKAN TERLEBIH DAHULU, TERNYATA OLEH MAJELIS HAKIM TETAP DILANJUTKAN.
    5. OLEH KARENA TINDAKAN PEMAKSAAN KEHENDAK DAN KE-EGOISAN SERTA KEPENTINGAN PRIBADI OKNUM-OKNUM TERSEBUT, DENGAN TIDAK MEMPERTIMBANGKAN KEADILAN DAN KEBENARAN DALAM MEMPROSES PERKARA, MAKA SEKALIPUN SIDANGNAYA TIDAK DISERTAI DIHADIRKANNYA SAKSI PELAPOR, TIDAK DIHADIRKANNYA SAKSI YANG MENGETAHUI TINDAKAN PELAKUNYA, DAN TIDAK DIHADIRKANNYA SAKSI DARI MANA POLSEK SUKAWATI MENDAPATKAN BARANG BUKTI YANG DIPERKARAKAN TERSEBUT , NAMUN TERNYATA SIDANG TERUS DILANJUTKAN DEMI MENUTUPI PARA PELAKU YANG LAINNYA UNTUK DIBORONGKAN KEPADA SEORANG PELAKU PENGANIAYAAN TERHADAP SAKSI KORBAN INI, UNTUK MENJADIKAN SULAP PERKARA DARI SEORANG PELAKU PENGANIAYAAN MENJADI PELAKU PENCURIAN DRUM YANG BERIDIR SENDIRI, UNTUK MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU YANG LAINNYA DAN MENUTUPI MOTIVASI TINDAKANNYA TERSEBUT YANG DIDUGA TELAH BERSEKONGKOL ANTARA MEREKA SUAMI ISTRI TERSEBUT MELALUI OKNUM PARA PENEGAK HUKUM.
    6. JADI KESENGSARAAN SAKSI KORBAN INI AKIBAT PERBUATAN TINDAKAN YANG BERASAL DARI SBB:
    A. PARA PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN BARANG BUKTI BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TERJADI HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011, YANG BELUM DIAMANKAN OLEH KEPOLISIAN DAN YANG SEHARUSNYA DITINDAK SESUAI HUKUM YANG BERLAKU, BAHKAN SUDAH DIADUKAN KE POLDA BALI 1,5 TH NAMUN POLDA BALI MEMBIARKAN SAJA. DAN KINI SETELAH SUDAH MENJADI LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012, NAMUN MASIH TERKENAN DITUTUP-TUTUPI? APAKAH OKNUM-OKNUM POLDA BALI SAMA DENGAN OKNUM-OKNUM POLSEK SUKAWATI YANG SENANG MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU TINDAK KEJAHATAN? JADI SIAPAKAH PINTU GERBANG PENEGAKAN HUKUM DI PULAU BALI INI, APABILA PROVOS POLDA BALI BERSAMA POLDA BALI TIDAK TEGAS MENINDAK PARA OKNUM PELANGGAR HUKUM.
    B. TINDAKAN KEPOLSIAN POLSEK SUKWATI KHUSUSNYA BAPAK I MADE WITANAYA, YANG MENGULUR-ULUR MEMPROSES LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI YANG DILAPORKAN TGL 24 SEPTEMBER 2011, DAN JUSTRU DAPAT DIDUGA TURUT MEMPERKERUH SITUASI KEADAAAN KESENGSARAAN SAKSI KORBAN SELAMA 45 HARI DENGAN CARA, MEMBIARKAN PELAKU YANG TELAH DIKETAHUI OLEH PARA BUSER POLSEK SUKAWATI, DENGAN MEMBIARKAN SESEORANG PELAKU BERKELANJUTAN MENGANIAYA SAKSI KORBAN SECARA BERKELANJUTAN, DEMI MENCIPTAKAN SAKSI KORBAN BERPERKARA DENGAN SEORANG PEKERJA YANG SEBELUMNYA TIDAK ADA PERMASALAHAN, UNTUK SEBUAH PENGALIHAN WAKTU KEJADIAN PERKARANYA DENGAN MENGGUNAKAN SARANA BARANG BAJU DAGANGAN YANG DISIMPAN SEORANG PEKERJA TERSEBUT, DAN MELALUI TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN BERENCANA TGL 7 NOPEMBER 2011 DALAM LAPORAN POLISI LPB/237/ XI/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI, YANG KEMUDIAN TERBUKTI PENGALIHAN WAKTU KEJADIAN YANG DISETTING SUKSES TERSELENGGARA DENGAN WAKTU KEJADIAN PUKUL 04.00 WITA 24 SEPTEMBER 2011 DEMI MENUTUPI MOTIVASI TINDAK PIDANANYA DAN MENUTUPI PARA PELAKUNYA DENGAN CARA MENGKONDISIKAN PADA SATU PELAKU YANG MELAKUKAN KEJAHATAN TERJHADAP SAKSI KORBAN INI, SETELAH PERMUFAKATAN PARA PELAKU KEJAHATAN DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN ALAT MUSIC DRUM TGL 23 SEPTEMBER 2011 GAGAL MENGHADIRKAN SAKSI KORBAN DI TKP DALAM SUATU PERENCAAN, DENGAN BUKTI ADANYA TELEVISI YANG TERDENGAR MENYALA BESAR DI TKP DALAM RANGKA MENYAMBUT SAKSI KORBAN YANG SEDANG DIUSAHAKAN DIHADIRKAN DI TKP PADA SAAT KEJADIAN PENCURIAN DRUM TERSEBUT. TETAPI SAKSI KORBAN GAGAL DIHADIRKAN KE TKP SAAT PENCURIAN DRUM TERJADI, KARENA SAKSI KORBAN DILINDUNGI OLEH TUHAN.
    C. DAN BERBAGAI DUGAAN UPAYA KONSPIRASI ANTARA PELAKUNYA DENGAN PIHAK POLSEK SUKAWATI, DENGAN BUKTI ADANYA TERAKHIR ADANYA TINDAKAN PENGANIAYAAN OLEH BAGIAN PELAKUNYA YANG DIBACK UP OLEH OKNUM BUSER POLSEK SUKAWATI YANG SIAGA DI HALAMAN DEPAN PINTU TKP DENGAN DUDUK DIATAS MOTORNYA DI SAAT PENGANIAYAAN BERLANGSUNG, YANG KEMUDIAN OKNUM BUSER TERSEBUT MENGANCAM SAKSI KORBANNYA UNTUK MELAPORKAN KEJADIAN DI TKP KE KANTOR POLISI, DAN APABILA SAKSI KORBAN TIDAK MAU MELAPORKAN KEJADIAN DI TKP KE KANTOR POLISI, MAKA GALERY RUKO TKP AKAN DIBAKAR OKNUM BUSER BAPAK I KDK SIARTIKA TERSEBUT.
     DAN SETELAH SAKSI KORBAN MENGANGGUK KEMUDIAN PARA BAPAK POLISI BERDATANGAN UNTUK MENGAMBIL PELAKUNYA DAN SEBAGIAN MEMOTRET FOTO PINTU KAMAR MANDI YANG DIJEBOL PELAKUNYA SAAT PENGANIAYAAN, DAN KEMUDIAN MENGAMBIL PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT YANG KEMUDIAN KAMI KETAHUI BERSAMA BAHWA SAMPAI SIDANG, TERNYATA KEJADIAN PENGANIAYAAN HANYA DIPAKAI SARANA MENGHANTARKAN SEORANG PELAKU YANG TELAH DIKONDISIKAN UNTUK MEMBORONG TINDAK KEJAHATAN PENCURIAN DRUM DENGAN PENGALIHAN WAKTU KEJADIANNYA DEMI MENJEBAK YANG KESEKIAN KALINYA TERHADAP SAKSI KORBAN INI DENGAN MENGGUNAKAN PARA OKNUM APARAT KEPOLISIAN, JAKSA DAN HAKIM-HAKIMNYA YANG TERBUKTI ISI KETERANGAN BUKU PUTUSANNYA PALSU DAN PENUH KENAJISAN DAN PERMUFAKATAN JAHAT TERHADAP SAKSI-SAKSI. (TERNYATA PENGANIAYAAN 7 NOPEMBER 2011 TERSEBUT TELAH DIRENCANAKAN UNTUK SUATU JEBAKAN TERHADAP SAKSI KORBAN INI ANTARA PELAKU PENCURIAN DAN OKNUM PENEGAK HUKUM POLSEK SUKAWATI GIANYAR BALI)
     DAN OLEH SAKSI KORBAN HAL PERSEKONGKOLAN INI, DITUNJUKKAN KEPADA SELURUH MASYARAKAT SEKARANG INI, BAHWA DI PULAU BALI TEPATNYA DI KABUPATEN GIANYAR BALI, TELAH TERJADI SUATU SULAP PERKARA DALAM SEBUAH PERSIDANGAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI, BAHWA ADA SEORANG PELAKU PENGANIAYAAN TERHADAP SAKSI KORBAN, DAN SETELAH DI DALAM SIDANG PELAKU PENGANIYAAN MENJADI PELAKU PENCURIAN YANG BERDIRI SENDIRI DENGAN VONIS HUKUMAN YANG SERINGAN-RINGANNYA DEMI MEMELIHARA PERILAKU KEJAHATAN DI PULAU BALI BERANAK CUCU KARENA OKNUM-OKNUM PENEGAK HUKUM BEKERJA SAMA DENGAN PARA PELAKUNYA UNTUK SUATU TARGET PERKARA DEMI KEPENTINGAN PRIBADI DAN PELAKU KEJAHATAN ITU SENDIRI.
     DAN OLEH SAKSI KORBAN DIBERIKAN SUATU TANDA BUKTI KEPADA MASYARAKAT, BAHWA TANDA BUKTI BARANG BUKTI MILIK SAKSI KORBAN YANG DIPAKSAKAN DIPERKARAKAN OLEH BAPAK KAPOLSEK I MADE WITANAYA TERSEBUT, MASIH DIAMANKAN DI PN GIANYAR BALI, KARENA MASIH BELUM PANTAS BB TERSEBUT DIAMBIL OLEH SAKSI KORBANNYA, OLEH KARENA BB TERSEBUT BELUM ADA PEMBUKTIAN DALAM TINDAK PIDANANYA TERSEBUT.
     JANGAN-JANGAN AKAN ADA JEBAKAN SUSULAN APABILA SAKSI KORBAN MENGAMBIL BARANG BUKTI TERSEBUT, OLEH KARENA BARANG BUKTI TERSEBUT TELAH MEMBUAT SESEORANG DIPENJARAKAN OLEH PARA HAKIM DAN JAKSA TERSEBUT.
     PENJARA SATU HARI ATAU 10TH SAMA SAJA, TETAPI APABILA MENJALANKAN PROSES PERKARA HARUS YANG BENAR DONK…JANGAN TERUS MENERUS MENYUSAHKAN RAKYATNYA???
     APALAGI SERING TERJADINYA BERITA BAHWA ADA ORANG DIPENJARAJAN HANYA BERDASARKAN BARANG BUKTI.
     APABILA HAL PERKARA BB MILIK SAKSI KORBAN ESTHER PASRI ALIMENTARY YANG MASIH DIAMANKAN DI PN GIANYAR BALI, TELAH MEMENJARAKAN SESEORANG HANYA BERDASARKAN BARANG BUKTI TANPA MENYERTAKAN DARI MANA BARANG BUKTI TERSEBUT DIDAPAT OLEH BAPAK POLISI, BERARTI PELAKU PENCURIANNYA ADALAH PARA OKNUM PENEGAK HUKUM TERSEBUT, KARENA PARA OKNUM PENEGAK HUKUM TERSEBUT TIDAK MENGHADIRKAN SAKSI YANG MENYIMPAN BARANG BUKTI TERSEBUT, DAN BAHKAN OKNUM PENEGAK HUKUM TERSEBUT TIDAK MENGHARGAI KEDUDUKANNYA SEBAGAI PELAYAN DAN PELINDUNG MASYARAKAT DAN TIDAK MENGHARGAI BAHWA OKNUM-OKNUM TERSEBUT BERHARGA DAN DIHORMATI PARA MASYARAKATNYA.

    o DEMIKIANAH KOTORNYA PENEGAKAN HUKUM KHUSUSNYA DALAM PERKARA TINDAK PIDANA PENCURIAN DAN PENGANIAYAAN BERENCANA YANG MENIMPA SAYA ESTHER PASRI ALIMENTARY SELAKU SAKSI KORBAN INI OLEH PARA OKNUM YANG DIPIMPIN KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA, BAPAK JAKSA INDRASWARA HADI P. SH SELAKU JAKSA PENUNTUT UMUM, DAN IBU VIVIA SITANGGANG SH SELAKU KETUA MAJELIS HAKIM YANG MENYELENGGARAKAN SIDANG SEMBUNYI-SEMBUNYI BAGAIKAN PERMUFAKATAN PENCURIAN MENCARI LENGAHNYA PEMILIK BARANG-BARANG YANG DIPERKARAKAN TERSEBUT.

    o JIJIK SEKALI PERBUATAN PARA OKNUM PENEGAK HUKUM YANG TERJALIN DALAM PROSES PERKARA INI YANG PATUT DITINDAK OLEH PENEGAK HUKUM YANG BERWENANG DEMI KEHORMATAN POLRI, KEHORMATAN KEJAKSAAN DAN DEMI KEHORMATAN KEHAKIMAN DAN DEMI KESUCIAN PENEGAKAN HUKUM DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

    o SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MEMOHON AGAR PENEGAK HUKUM MENINDAK PARA OKNUM PELAKU PENEGAK HUKUM YANG MELANGGAR DISIPLIN DAN TELAH TERBUKTI TURUT MENYEMBUNYIKAN PELAKU PENJAHAT PENCURIAN DRUM TERSEBUT.
    DAN SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MOHON AGAR PENEGAK HUKUM SEGERA MENANGKAP PARA PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DRUM TERSEBUT MELALUI MENANYAKAN KEPADA KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA DENGAN CARA SBB;
    1. DARI MANA BARANG BUKTI DRUM TERSEBUT KEMUDIAN OLEH KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA MEMPERKARAKAN BARANG BUKTI PENCURIAN DRUM DI POSLEK SUKAWATI DENGAN PENGALIHAN WAKTU KEJADIANNYA, TANPA SEORANG SAKSI YANG DIMINTAI KETERANGANNYA YANG MANA SAKSI TERSEBUT TELAH MENJADI DASAR ALASANYA?
    2. APA BAPAK KAPOLSEK DAN TEAM PENYIDIK TIDAK BISA MEMBACA KETERANGAN DALAM BUKTI LAPORAN POLISI DAN PENYIDIKANNYA BAHWA KEJADIAN PENCURIANNYA DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI ADALAH HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011?
    3. DAN MENGAPA MEMPERKARAKAN LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI YANG SUDAH 45 HARI DITERIMA KEPOLISIAN, HARUS MENGADAKAN PENGANIAYAAN TERLEBIH DAHULU UNTUK MENGHADIRKAN SAKSI KORBAN KE KANTOR POLISI, PADAHAL HILANGNYA SUDAH 45 HARI.
    4. MENGAPA MEMPERKARAKAN BARANG BUKTI CURIAN BERUPA DRUM TERSEBUT HARUS MENGGUNAKAN BARANG DAGANGAN MILIK SAKSI KORBAN YANG TIDAK DILAPORKLAN KE KANTOR POLISI, NAMUN BARANG DAGANGAN SAYA TERSEBUT YANG TIDAK DILAPORKAN KE KANTOR POLISI ADA DI KANTOR POLISI? BAHKAN HINGGA DI PN GINAYAR BALI?
    5. BUKANKAH PERBUATAN PARA OKNUM KEPOLISIAN TERSEBUT ADALAH SUATU TINDAKAN UNTUK MNEGLABUHI ORANG LAIN UNTUK MENGKONDISIKAN KEPADA SEORANG PELAKU YANG MENYIMPAN BARANG DAGANGAN SAYA TERSEBUT AGAR DIANGGAP YANG MENCURI DRUM TERSEBUT?
    6. KOK ENAK SEKALI PARA PELAKU PENCURIAN DRUM BERSEMBUNYI DIBALIK BAJU DAGANGAN SAYA, YANG TIDAK SAYA LAPORKAN KE KANTOR POLISI, YANG KINI BARANG BAJU DAGANGAN TERSEBUT ADA DI PN GIANYAR BALI, OLEH KARENA PERBUATAN OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA YANG JAHAT TERSEBUT DENGAN MEMPERKARAKAN BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA PENCURAIN DALAM LAPORAN POLISI YANG DIALIHAKN WAKTU KEJADIAN PENCURIANNYA DENGAN CARA DISATUKAN DENGAN BARANG-BARANG DAGANGAN SAYA YANG DISIMPAN PELAKU PENGANIYAAN TERSEBUT UNTUK MENUTUPI PARA PELAKUNYA DAN MENUTUPI MOTIVASI TINDAK KEJAHATANNYA TERHADAP BARANG BUKTI ALAT MUSIC DRUM YANG TELAH MENJADI LAPORAN POLISI 45 HARI SEBELUM ADANYA PENGANIAYAAN TERSEBUT DALAM Laporan Polisi LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali,
    7. BUKANKAH KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WIATANAYA MELANJUTKAN PROSES PERKARA HINGGA SIDANG DENGAN MAKSUD UNTUK MEMENJARAKAN SAKSI KORBAN INI SEBAGAIMANA GAMBARAN DAKWAAN JPU TERLAMPIR?
    8. TERNYATA OKNUM PENEGAK HUKUM TERSEBUT MEMPUNYAI KEAHLIAN BAGAIMANA ORANG BISA DIPENJARAKAN DENGAN BERBAGAI CARA SESUAI PESANAN?
    9. OLEH KARENA ITU, DEMI DIRIKU SENDIRI, DAN DEMI KELUARGAKU DAN DEMI ANAK-ANAKKU, DAN DEMI USAHA PEKERJAANNKU DAN DEMI SESAMA WARGA NEGARAKU, SAYA TIDAK BISA MENERIMA PERBUATAN PERLAKUAN YANG OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA LAKUKAN TERHADAP SAYA SELAKU SAKSI KORBAN INI, DENGAN TINDAKANNYA MELAKJUTKAN PROSES PERKARA HINGGA SIDANG DENGAN MENYEMBUNYIKAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN, PADAHAL ANGGOTANYA TELAH MEMBIARKAN SAKSI KORBAN DIANIAYA YANG HANYA DIPAKAI SARANA MEMPERKARAKAN BARANG-BARANG,
    10. BUKANKAH JAHAT SEKALI TINDAKAN OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA MELANJUTKAN PROSES PERKARA TANPA MENYERTAKAN SAKSI DARI MANA BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATAN TERSEBUT ADA DI POLSEK SUKAWATI? PADAHAL ORANG YANG DIDAKWAKAN TERSEBUT SAAT DIAMANKAN TIDAK SEDANG MEMBAWA BARANG BUKTI YANG DIDAKWAKAN TERSEBUT? JAHAT SEKALI OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA TERHADAP SAKSI KORBAN INI? UNTUK APA BELIAU DIDUDUKKAN MENJADI KEPALA POLISI SEKTOR APABILA JAHAT TERHADAP PARA WARGANYA KHUSUSNYA KEPADA SAKSI KORBAN YANG BODOH INI?
    11. DAN BAHKAN PADA TGL 27 AGUSTUS 2012 YANG LALU SAAT SAKSI KORBAN MENGHADAP BELIAU KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA UNTUK MEMBERESKAN MASALAH INI, JUSTRU BELIAU SAMPAIKAN UNTUK SAYA MENGUBURKAN PERKARA INI. PADAHAL BB -NYA (BARANG BUKTINYA) SAJA MASIH DI PN GIANYAR BALI.
    12. OLEH KARENA ITU SAKSI KORBAN MEMILIH DIKUBUR BERSAMA BARANG BUKTI YANG DI PN TERSEBUT, APABILA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA TIDAK MENGUNGKAP TENTANG PENCURIAN DRUM YANG TERJADI HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011 DENGAN ADANYA TELEVISI YANG NYALA BESAR TERSEBUT DENGAN CARA ULAH TKP UNTUK MEMASTIKAN PARA PELAKUNYA, SEKALIGUS MENGUNGKAP PARA PELAKU DALANG PEREKAYASA PERMAIANAN PERKARA MULAI ADANYA PERENCANAAN PENGANIAYAAN TGL 7 NOPEMNER 2011 YANG DITANDAI ADANYA OKNUM BUSER POLISI YANG MENGANCAM SAKSI KORBAN INI UNTUK MEBAKAR GALERY TEMPAT USAHA YANG SAKSI KORBAN SEWA, APABILA TIDAK MELAPORKAN KEJADIAN DI TKP KE KANTOR POLISI. DAN SEKARANG SETEALH SAKSI KORBAN MENTAATI KE KANTOR POLISI, JUSTRU BARANG-BARANG DAGANGAN SAKSI KORBAN MASIH DILEMATIS ADA DI PN GIANYAR BALI DAN TEMPAT USAHA JADI MANDEK KARENA PERKARA BELUM BENAR DAN SAKSI KORBAN MENDERITA BERKELANJUTAN SEPERTI INI. SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEMUANYA INI? KARENA POLDA BALI DAN PROVOS POLDA BALIPUN SEOLAH MENUTUP-NUTUPI PENGADUAN SAKSI KORBAN INI YANG SUDAH 1,5TH? KEPADA SIAPA SAKSI KORBAN MENGADU KALAU APARAT PENEGAK HUKUM SUDAH TIDAK PEDULI? BUKANKAH HANYA MELALUI PERTOLONGAN MASYARAKAT YANG SENASIP DENGAN SAKSI KORBAN INI?
    13. SUDAH BERAPA BANYAK BELIAU KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA MENGHUKUM ORANG TANPA BUKTI DAN TANPA DISELIDIKI? SEMENTARA PELAKU KEJAHATAN YANG JELAS TINDAKNNYA JUSTRU DILINDUNGI? BUKANKAH SESEORANG YANG TURUT MENYEMBUNYIKAN BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA ITUPUN ADALAH SUATU TINDAK KEJAHATAN?
    14. DAN MENGAPA PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DALAM LAPORAN POLISI LPB/237/ XI/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI YANG MENJADI DASAR ALSAN PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN JUSTRU PARA SAKSI TIDAK DIMINTAI KETERANGANNYA LANGSUNG PADA SAAT HARI-HARI DIAMANKANNYA PELAKU TERSEBUT DI POLSEK SUKAWATI?
    15. DAN MENGAPA PALAKU PENGANIAYAAN DIAMANKAN DI POLSEK SELAMA 40 HARI NAMUN TIDAK ADA SATU SAKSIPUN YANG DIMINTAI KETERANGANNYA MENGENAI PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN TERSEBUT? BUKANKAH HAL INI TELAH MENUNJUKKAN BAGAIMANA KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA TIDAK MEMILIKI HATI TERHADAP SAKSI KORBAN INI? DAN YANG BELIAU PIKIRKAN HAYALAH MATERI BARANG CURIAN TANPA MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAKANNYA YANG MEMBAHAYAKAN SAKSI KORBAN INI HINGGA KINI.
    16. DAN MENGAPA TEAM OKNUM KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI SANGAT MENGHINA SEKALI DAN MEREMEHKAN KEBERADAAN SAKSI KORBANNYA INI YANG TELAH DIANIAYA YANG KEMUDIAN SEORANG PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN, NAMUN JUSTRU PARA SAKSI TIDAK ADA YANG DIMINTAI KETERANGANNYA MENGENAI PENGANIAYAAN 7 NOPEMBER 2011, APABILA SAKSI KORBAN TIDAK PROTES SETELAH PERSIDANGAN TGL 13 PEBRUARI 2011 DALAM PERSIDANGAN VONIS YANG JAHAT DAN KOTOR ITU, UNTUK MENGADUKAN KE PROVOS POLDA BALI DAN KE POLDA BALI YANG KEMUDIAN KE KANTOR POLSEK SUKAWATI?
    17. BAGAIMANA PIKIRAN DAN PERASAAN PARA TEAM KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI YANG MENGAMANKAN PELAKU PENGANIAYAAN TERHADAP SAKSI KORBANNYA, NAMUN DALAM KETERANGAN MENGENAI ADANYA TIDAK PIDANA PENGANIYAAN TELAH TIDAK DISERTAKAN KE KEJAKSAAN SEHINGGA GAMBARAN DAKWAANNYA TERKESAN MENUDUH PELAKUNYA, YANG BISA BERAKIBAT, MENJADIKAN SAKSI KORBAN KENA PASAL MENUDUH TANPA BUKTI TERHADAP TERDAKWA SEBAGAIMANA LEMBARAN DAKWAAN TERSEBUT?
    18. SANGAT JAHAT SEKALI PERBUATAN OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA YANG MEMAKSAKAN PERKARANYA DILANJUTKAN TANPA SAKSI PELAPOR, TANPA SAKSI DARI MANA BARANG BUKTI CURIAN DIDAPATKAN KEPOLISIAN, DAN TANPA SAKSI YANG TELAH DIJADIKAN DASAR ALASAN PELAKUNYA DIDAKWAKAN PENCURIAN TERSEBUT?
    19. JAHAT SEKALI OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA BERSAMA OKNUM JAKSA BAPAK INDRASWARA HADI P, SH DALAM MEMBUAT LEMBARAN DAKWAAN UNTUK SUATU RENCANA MENJEBLOSKAN SAKSI KORBAN KE PENJARA, APABILA KUASA HUKUM TERDAKWA TIDAK DICABUT SAAT MENJELANG PERSIDANGAN? JAHAT SEKALI OKNUM HAKIM-HAKIMNYA YANG DIKETUAI IBU VIVIA SITANGGANG SH, DALAM MENYIDANGKAN HINGGA VONIS TANPA SUATU PEMBUKTIAN?
    20. APA YANG BELIAU-BELIAU LAKUKAN DALAM MENIKMATI GAJI YANG TELAH DIBERIKAN OLEH NEGARA, NAMUN PERBUATANNYA JAHAT TERHADAP BANGSA DAN NEGARA BAHKAN TERHADAP SAKSI KORBANNYA INI? BAHKAN SAKSI-SAKSI YANG HADIR DALAM SIDANG TGL 26 JANUARI 2012, DIPALSUKAN PENGAKUAN KETERANGANNYA DI DALAM BUKU PUTUSAN TERSEBUT?
    21. BUKANKAH PARA HAKIM ADALAH YANG DIMULIAKAN SAAT SIDANG DIPENGADILAN? NAMUN MENGAPA PERILAKU OKNUM-OKNUM TERSEBUT PERBUATANNYA JAHAT SEMUA DALAM PROSES PERKARA INI?
    22. BAGAIMANA BARANG BUKTI DRUM TERSEBUT ADA DI KANTOR POLISI SEMENTARA PELAKU YANG DIVONIS TERSEBUT DIAMANKAN KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI KARENA MENGANIAYA SAKSI KORBAN DAN PADA WAKTU PELAKU PENGANIAYAAN DIAMANKAN TERSEBUT DI TKP, PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT TIDAK SEDANG MEMBAWA BARANG BUKTI DRUM TERSEBUT? DAN APABILA POLSEK SUKAWATI MENDAPATKAN DARI MANA BARANG BUKTI TENSEBUT, TENTUNYA YANG MENYERAHKAN DAN ATAU YANG MENGETAHUI BARANG BUKTI TERSEBUT SEBELUM ADA DI POLSEK SUKAWATI PERLU MENJADI SAKSI ATAS PERKARA INI .
    23. DAN APABILA PERKARA YANG DIPERKARAKAN HANYALAH SEBUAH BARANG CURIAN TANPA MENGUNGKAP MOTIVASINYA, MENGAPA HARUS MENGGUNAKAN BARANG DAGANGAN SAYA UNTUK DIJADIKAN PENDAMPINGAN TERHADAP BARANG BUKTI PENCURIAN DRUM YANG SUDAH DILAPORKAN 45 HARI SEBELUMNYA DENGAN DUGAAN AGAR PARA SAKSI TER-IMAGINASI KEPADA SEORANG PELAKU PENGANIAYAAN YANG MENYIMPAN BARANG DAGANGAN SAYA TERSEBUT UNTUK MENJADI TARGET SATU-SATUNYA PELAKU PENCURIAN DRUM TERSEBUT?
    24. DAN MENGAPA HARIUS ADA PENGNIAYAAN DAN OKNUM BUSERNYA MENGANCAM SAKSI KORBAN UNTUK MELAPORKAN KEJADIAN DI TEMPAT SAYA DIANIAYA TERSEBUT, KALAU AKHIRNYA YANG DIPERKARAKAN TENTANG KESELAMATAN JIWA RAGANYA JUSTRU DIGELAPKAN KEPOLISIAN, DAN YANG KEMUDIAN DIPERKARAKAN LAPORAN POLISI YANG PERTAMAKALINYA MENGENAI PENCURIAN DRUM TANPA SAKSI DARI MANA BB TERSEBUT ADA DI POLSEK SUKAWATI, DENGAN TANPA MENYERTAKAN ADANYA KETERANGAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN DAN AKHIRNYA DIVONIS PENCURIAN?
    25. MENGAPA SAKSI KORBAN INI TIDAK DIMANUASIAKAN OLEH OKNUM-OKNUM POLSEK SUKAWATI? SEMENTARA SAYA SELAKU SAKSI KORAN SUDAH KECURIAN, USAHA PEKERJAAN TERGANGGU, DAN SAYA DIANIAYA DAN DIANAIAYA, HINGGA DI JEBAK-JEBAK NGGAK KARUAN OLEH OKNUM-OKNUM PENEGAK HUKUM?
    26. MENGAPA PARA BAPAK POLISI, JAKSA PENUNTUT UMUM HINGGA HAKIM-HAKIMNYA BERMUFAKAT BERSEKONGKOL DENGAN PARA PELAKUNYA HINGGA TERSELENGGARANYA PROSES PERKARA PENGALIHAN WAKTU KEJADIANNYA DENGAN MENGGELAPLAN ADANYA FAKTA KEJADIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERHADAP SAKSI KORBANNYA YANG TELAH DILAKUKAN PELAKUNYA, YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIAMANAN KEPOLISIAN, DIDIDANGKAN DAN DIVONIS PENGADILAN?
    27. BAHKAN UNTUK KETERANGAN SAJA MENGENAI ADANYA PENGNIAYAAN YANG TERVISUM TGL 7 NOPEMBER 2011 TERSEBUT, TELAH TIDAK DICANTUMKAN DI DALAM BUKU PUTUSAN PENGADIALAN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR Pengadilan Negeri GIANYAR BALI.
    28. DAN YANG LEBIH NAJIS LAGI, ADALAH KETERANGAN-KETERANGAN HAKIM DALAM BUKU PENGADILAN TERSEBUT, YANG MENCANTUMKAN ATAS NAMA KETERANGAN PARA SAKSI YANG MENGETAHUI TINDAKAN PELAKUNYA DALAM MELAKUKAN PENCURIAN DI PAGI HARI 04.00WITA 24 SEPTEMBER 2011, DAN KETERANGNA-KETERANGAN LAIN YANG DIPALSUKAN DAN DIKABURKAN SERTA DIPUTAR BALIKKAN OLEH MAJELIS HAKIM TERSEBUT.
    29. TERNYATA MELALUI BARANG BUKTI YANG DIPERKARAKAN HINGGA PENGADILAN DAN MELALUI BUKU PUTUSAN HAKIM DI SEBUAH PENGADILAN, DAPAT DIKETAHUI BETAPA BOBROK DAN NAJISNYA PERILAKU OKNUM-OKNUM PENENGAK HUKUM DARI TINGKAT POLSEK HINGGA HAKIM-HAKIM DI PENGADILAN NEGERI GIANYAR YANG MENANGANI PERMASALAHAN INI, BAHKAN BAPAK KAPOLDA YANG LAMA MAUPUN YANG BARU SEKARANG INI, DAN SELURUH RESKRIM POLDA BALI YANG MENGETAHUI PERMASALAHAN PENGADUAN SAKSI KORBAN INI BERSAMA PENGURUS PROVOS POLDA BALI YANG DIKETUAI IBU NI KOMANG KUSUMASARI, TELAH TURUT MELAKUKAN PELECEHAN SECARA TERBUKA TERHADAP SAKSI KORBAN INI DENGAN CARA MEMBIARKAN OKNUM-OKNUM KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI DALAM TINDAKAN PENGGELAPAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG TELAH MENJADI DASAR SEORANG PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN, DIDAKWAKAN DAN DISIDANG HINGGA DI VONIS PENGADILAN.

    • APABILA WARGA MASYARAKAT SAJA YANG MENGANIAYA SAKSI KORBAN, MAKA SAKSI KORBAN MASIH BISA MENERIMA DAN BERTAHAN UNTUK BERSABAR.
    • TETAPI INI PENGANIAYAAN DIADAKAN OLEH TINDAKAN KONSPIRASI NYATA OKNUM PENEGAK HUKUM BERSAMA PELAKUNYA YANG KEMUDIAN SUDAH ADA LAPORAN POLISI LPB/237/ XI/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI MENGENAI TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERSEBUT DAN DIVISUM, NAMUN TERNYATA TIDAK DIPROSES, BAHKAN KETERANGANNYAPUN TIDAK DISERTAKAN HENGGA PENGADIALAN NEGERI GIANYAR BALI.
    • BAHKAN PARA HAKIM-HAKIM DALAM SIDANG TGL 26 JANUARI 2012 YANG TELAH MENERIMA PROTES KELUHAN SAKSI KORBAN YANG MENYAMPAIKAN “KOK SIDANGNYA PENCURIAN-PENCURIAN BARANG TERUS,” APABILA SAKSI KORBAN MATI BAGAIAMANA? DAN TERNYATA PARA MAJELIS HAKIMPUN TIDAK MENGHENTIKAN PERSIDANGAN TERSEBUT.
    • BAHKAN SEORANG MAJELIS HAKIM YANG MENGANGGAT SURAT BUKTI LAPORAN POLISI ASLI LPB/237/ XI/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI TERSEBUT PUN TERNYATA PARA HAKIM TETAP MELANJUTKAN SIDANG HINGGA VONIS PENGADILAN DENGAN SEMBUNYI-SEMBUNYI BAGAIKAN PARA MALING YANG DIJAGA KETAT BANYAK POLISI, DAN HAKIMNYA TIDAK MEMEPEDULIKAN PERMOHONAN KOREKSI SAKSI KORBAN YANG MEMOHON WAKTU SEBENTAR UNTUK MENGOREKSI SEMUA KESALAHAN SEBELUM KETUKAN PALU HAKIM DILAKUKAN.
    • PADAHAL UNTUK SAKSI KORBAN DIMASUKKAN KE RUANG SIDANG TERSEMBUNYI TERSEBUT, SAKSI KORBAN INI TELAH DITARIK TANGAN SAYA TANPA PERMISI OLEH SEORANG PETUGAS PENGADILAN DENGAN DIBAWA NAIK TANGGA DEMI TANGGA HINGGA UNTUK MENUJU KE RUANG SIDANG TERSEMBUNYI DI LANTAI III SENDIRIAN, YANG DIJAGA KETAT BANYAK POLISI, HINGGA KERINGAT DINGIN BERCUCURAN, YANG DIHADIRI PARA GEROMBOLAN ORANG YANG DIKOMANDO AYAH KANDUNG TERDAKWA DI LANTAI BAWAH PENGADILAN NEGERI GIANYAR TERSEBUT.
    • SAMPAI KAPANPUN APABILA PARA PENENGAK HUKUM TIDAK MELURUSKAN DAN MENYELESAIAKAN PERMASALAHAN INI DENGAN CARA MEMPERBAIKI TENTANG ADANYA PENGGELAPAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DAN PERUBAHAN WAKTU KEJADIAN TIDAK PIDANA PENCURIAN UNTUK DIBONGKARNYA PERSEKONGKOLAN JAHAT YANG DILAKUKAN OLEH PARA PENEGAK HUKUM DARI TINGKAT POLSEK SUKAWATI HINGGA PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI MELALUI OKNUM-OKNUMNYA, MAKA SAKSI KORBAN INI TERUS MENERUS AKAN MENJERIT-JERIT TERHADAP SIAPAPUN HINGGA PENYELENGGARAKAN PROSES LAPORAN POLISI DAN TINDAK KEJAHATANANYA DIBONGKAR OLEH PENEGAK HUKUM REPUBLIK INDONESIA.
    • OLEH KARENA SAKSI KORBAN INI SUDAH SANGAT MENDERITA DENGAN SEMUA PERILAKU INI DARI MULAI HILANGNYA ALAT MUSIC DRUM HINGGA PERMAINAN PROSES PERKARA, DAN BAHKAN POLDA BALI DAN PROVOS POLDA BALI YANG TELAH MENGETAHUI PERMASALAHAN PENGADUAN SAKSI KORBAN INI SELAMA SATU TAHUN HINGGA KINI MEMBIARKAN SAJA.
    • BAHKAN BAPAK KAPOLDA BALI BERSAMA TEAM JAJARAN PENYIDIK YANG MENANGANINYA TELAH MENGULUR-ULUR WAKTU MEMPROSES PERKARA INI, PADAHAL SAKSI KORBAN INI PERLU MAKAN, PERLU MENCARI NAFKAH BUAT ANAK-ANAKNYA, DAN TIDAK SELAMANYA MENGURUNG DIRI AKIBAT CEMAS DENGAN PERBUATAN PARA PELAKUNYA YANG BELUM DIAMANKAN KEPOLISIAN DAN BELUM TERJAMAH OLEH PENEGAK HUKUM, BAHKAN KUATIR APABILA ADA OKNUM DARI PIHAK POLSEK SUKAWATI YANG MENGUTUS ORANG TIDAK DIKENAL UNTUK MENYAKITI SAKSI KORBAN INI LAGI, SEBAGAIAMANA OKNUM BUSER BAPAK I KADEK SUARTIKA YANG SIAGA DI DEPAN TKP SAAT PENGANIAYAAN TERJADI, BAHKAN TELAH MENGANCAM SAKSI KORBAN UNTUK MELAKUKAN MEMBUAT LAPORAN POLSI KE KANTOR POLISI, DAN APABILA TIDAK MEMBUAT LAPORAN POLISI MAKA GALERY RUKA TKP YANG SAKSI KORBAN SEWA AKAN DIBAKAR OLEH BAPAK OKNUM BUSER TERSEBUT.
    SADIS SEKALI PARA OKNUM PENEGAK HUKUM DARI POLSEK SUKAWATI HINGGA JAKSA DAN HAKIM-HAKIM PN YANG MENANGANI PERKARA INI, YANG TIDAK MENDENGAR KELUHAN SAKSI KORBAN, YANG MEMAKSAKAN KEHENDAKNYA MEMPROSES PERKARA INI YANG DIMOTORI OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA DENGAN MENGGELAPKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DAN MENGUBAH WAKTU KEJADIAN DEMI MENUTUPI PARA PELAKU KEJAHATAN DAN MENUTUP RAPAT MOTIVASI TINDAKANNYANYA DALAM MENCURI DRUM TERSEBUT YANG DILAKSANAKAN PENCURIANNYA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 SEBAGAIMANA LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali, yang telah dilaporkan oleh Bapak Yanny Ronny Surentu terampir

    KEPADA YANG KAMI HORMATI SELURUH PENEGAK HUKUM DAN PENGAYOM MASYARAKAT YANG MEMAHAMI PERKARA INI,
    SAKSI KORBAN INI MEMOHON DENGAN HORMAT DAN MOHON KEPEDULIANNYA TERHADAP KEPASTIAN HUKUM TERHADAP SAYA SELAKU SAKSI KORBAN INI, AKIBAT PERBUATAN PENEGAK HUKUM DI ATAS,
    YANG BERAKIBAT SAKSI KORBAN INI MENJADI TIDAK BERARTI DAN TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG YANG DIPERKARAKAN, YANG BARANG BUKTINYA MASIH DIAMANKAN PENGADILAN YANG SUDAH DIMOHONKAN SAKSI KORBAN UNTUK POLDA BALI MENINDAKLANJUTI PERMOHONAN SAYA INI.
    APABILA POLDA BALI TIDAK MENJALANKAN PROSES INI DENGAN BENAR, MAKA PANTASLAH APABILA BAPAK KAPOLDA DAN TEAM YANG MENANGANINYA PERLU DIPERIKSA, KARENA DENGAN TIDAK MENJALANAN PROSES LAPORAN SAYA INI, BERARATI BELIAU-BELIAU TELAH TURUT MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU KEJAHATAN DI PULAU BALI SEBAGAIAMANA BAPAK I MADE WITANAYA SELAKU OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI, DAN BAPAK INDRASWARA HADI P SH SELAKU OKNUM JAKSA PENUNTUT UMUM KEJAKSAAN NEGERI GIANYAR BALI DAN IBU VIVIA SITANAGGANG SH SELAKU OKNUM KETUA MAJELIS HAKIM PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI YANG MEMUTUS DAN MENANDATANAGNI VONIS PERKARA TANGGAL 13 PEBRUARI 2012 DENGAN BUKTI HASIL BUKU PUTUSAN PN GIANYAR BALI NO.09/PID.B/2012/PN.GIR, YANG ISI KETERANGAN DIDALAMNYA PENUH KEBOHONGAN DAN HASIL DARI PERMUFAKANAN YANG NAJIS DAN MENJIJIKKAN BAGI MASYARAKAT YANG BERARTI PARA OKNUM TERSEBUT BERKHIANAT KEPADA BANGSA DAN NEGARA, DENGAN MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU KEJAHATAN.

    ALASAN SAKSI KORBAN SAMPAIKAN SEMUA MASALAH INI, KARENA SAYA SELAKU SAKSI KORBAN BERSAMA PARA SAKSI YANG HADIR DALAM SIDANG, TELAH TAAT MEMENUHI PANGGILAN PETUGAS DAN MENJALANKAN SAKSI DARI MULAI TGL 7 NOPEMBER 2011 HINGGA VONIS SIDANG TERSEMBUNYI YANG MENJIJIKAN TERSEBUT TERSELENGGARA, TGL 13 PEBRUARI 2011 YANG DIKETUAI OLEH IBU VIVIA SITANGGANG SH SELAKU OKNUM KETUA HAKIM PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI. NAMUN BELIAU-BBELIAU OKNUM TERSEBUT TERNYATA BERKHIANAT KEPADA PARA SAKSI DAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA KESATUAN REPUBKLIK INDONESIA.
    KOK HEBAT SEKALI KEKUASAAN PARA PENEGAK HUKUM YANG BISA MEMENJARAKAN RAKYAT SE-ENAKNYA SAJA TANPA PEMBUKTIAN DAN MEREKAYASA MEMENJARAKAN SAKSI KORBAN DEMI KEPENTINGAN KELOMPOK DAN PRIBADI DALAM MENJALANKAN TUGAS PENEGAKAN HUKUM DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

    AKHIR DARI KALIMAT SAKSI KORBAN SAMPAIKAN SUATU PERTANYAAN SBB:
    1. JADI SIAPA OTAK DAN DALANG SERTA PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TERJADI PADA HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011 SEBAGAI MANA LAPORAN POLISI TERLAMPIR DALAM LPB/201/IX/2011/BALI/SEK.SUKAWATI GIANYAR BALI, YANG KEMUDIAN DIGANTI PROSES WAKTU PENCURIANNYA MENJADI HARI SABTU TGL 24 SEPTEMBER 2011 PAGI HARI PUKUL 04.00 WITA DENGAN MENYEMBUNYIKAN SAKSI YANG TERDAPAT DALAM BUKU PUTUSAN PN HALAMAN 11 YANG TELAH DIJADIKAN DASAR ALASAN MEMULAI KRONOLOGI DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM?
    2. SEKALI LAGI SAKSI KORBAN BERTANYA SIAPA PARA PELAKU DAN DALANG DARI TINDAK PIDANA PENCURIAN 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TERJADI PADA HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011 MILIK SAKSI KORBAN ESTTHER PASRI ALIMENTARY TERSEBUT?
    3. DAN SIAPA DALANG PEREKAYASA TINDAK PIDANA PENCURIAN 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TERJADI PADA HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011 YANG KEMUDIAN MENGARAHKAN SEORANG PEREMPUAN DATANG DILARUTNYA MALAM UNTUK MEMASUKI PEKARANGAN ORANG LAIN TANPA IJIN PEMILIKINYA DI PABRIK PULAU BUNGIN DESPASAR?
    4. DAN SIAPA DALANG PEREKAYASA TINDAK PIDANA PENCURIAN 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TERJADI PADA HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011 YANG KEMUDIAN MEMBUAT PENGRUSAKAN GEMBOK PINTU BELAKANG RUKO GALERY, PADAHAL BARANG BUKTI DRUMNYA SUDAH BERHASIL DICURI OLEH PARA PELAKUNYA.
    5. DAN SIAPA YANG MENYURUH DAN MEMILIKI IDE SEHINGGA SEPANJANG 45 HARI PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT MENYUSAHKAN SAKSI KORBAN INI HINGGA TERBUKTI ADANYA REKAYASA PENGANIAYAAN TGL 7 NOPEMBER 2011 DENGAN ADANYA OKNUM BUSER BAPAK I KADEK SUARTIKA YANG MENGANCAM SEBAGAIMANA KETERANGAN DI ATAS TERSEBUT?
    6. DAN ATAS DASAR APA KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA MELANJUTKAN PROSES PERKARANYA TANPA SAKSI PELAPOR, DAN TANPA SAKSI DARI MANA BARANG BUKTI TERSEBUT KEMUDIAN ADA DI POLSEK SUKAWATI UNTUK DIPERKARAKAN? PADAHAL PELAKU PENGANIAYAAN YANG KEMUDIAN DIVONIS PENCURIAN TERSEBUT TIDAK SEDANG MEMBAWA BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN DRUM TERSEBUT SAAT DIAMANKAN KEPOLISIAN?
    7. MEMANG PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT ADALAH YANG MENYIMPAN BARANG DAGANGAN SAYA, TETAPI SAYA TIDAK MEMPERKARAKAN KE KANTOR POLISI TENTANG BARANG DAGANGAN SAYA TERSEBUT? KARENA ANTARA PELAKU PENGANIAYAAN DAN SAKSI KORBAN MEMILIKI HUBUNGAN PEKERJAAN, MENGAPA BARANG DAGANGAN SAYA YANG TIDAK DILAPORKAN KE KANTOR POLISI ADA DI KANTOR POLISI?
    8. DAN MENGAPA PERKARA TERHADAP PELAKU TERSEBUT YANG SUDAH DICABUT TANPA SYARAT OLEH SAKSI KORBAN TGL 22 NOPEMBER 2011 BERHUBUNG PROSES PERKARA LAPORAN POLISI TENTANG PENGANIAYAAN LPB/237/ XI/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI TIDAK DIPROSES OLEH POLSEK SUKAWATI DAN HANYA DIPAKAI SARANA SAJA, NAMUN TERNYATA OLEH BAPAK KAPOLSEK TERSEBUT, PERKARANYA TETAP DILANJUTKAN TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA SAKSI DARI MANA BARANG BUKTI TERSEBUT KEMUDIAN ADA DI POLSEK SUKAWATI UNTUK DIPERKARAKAN? PADAHAL PELAKU PENGANIAYAAN YANG KEMUDIAN DIVONIS PENCURIAN TERSEBUT, TIDAK SEDANG MEMBAWA BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN DRUM TERSEBUT SAAT DIAMANKAN KEPOLISIAN? BUKANKAH HAL TERSEBUT KARENA OKNUM-OKNUM MEMILIKI NIAT PERSEKONGKOLAN JAHAT AGAR SAKSI KORBANNYA INI DIPENJARAKAN SEBAGAIMANA BUKTI GAMBARAN KALIMAT DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM TERSEBUT TERLAMPIR? YANG MANA DAKWAAN TERSEBUT, TIDAK MENYEBUTKAN SAKSI YANG MENJADI DASAR PELAKUNYA DIDAKWAKAN, DAN TANPA ADANYA KETERANGAN PENGANIAYAAN BAGAIMANA PELAKUNYA DIAMANAKAN KEPOLISIAN? DAN BAHKAN TANPA SAKSI DARI MANA BARANG TERSEBUT ADA DI POLSEK SUKAWATI.
    9. SEKARANG OLEH KARENA PARA OKNUM-OKNUM TERSEBUT TELAH MEREKA-REKAKAN YANG JAHAT TERHADAP SAKSI KORBAN INI, MAKA MEREKA PARA OKNUM TERSEBUT BUKAN HANYA DI HENTIKAN TUGASNYA, NAMUN LAYAK UNTUK DIPENJARAKAN.
    DEMIKIANLAH SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MENYAMPAIKAN SECARA TERBUKA KEPADA SIAPAPUN YANG BERKENAN PEDULI UNTUK DISAMPAIKAN KEPADA YANG BERWENANG AGAR SEGERA Laporan Polisi LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 DITINDAK LANJUTI, OLEH KARENA SAKSI KORBAN SUDAH TIDAK BERHARGA DI MATA PENEGAK HUKUM DALAM MENGADU DI POLDA BALI DAN PROVOS POLDA BALI , BAHKAN TERDENGAR GOSIP BAHWA LAPORAN TERSEBUT AKAN DIBEKUKAN DAN DIDIAMKAN SAJA OLEH POLDA BALI, YANG DIDUGA DEMI MENUTUPI GENGSI INSTANSINYA YANG TELAH JAHAT TERHADAP SAKSI KORBAN INI.
    SEBAGAI BUKTI BAHWA LAPORAN SAYA TIDAK SEGERA DITINDAK LANJUTI, PADAHAL SUDAH 4 BULAN DILAPORKAN DAN PARA PELAKUNYA HARUSNYA SUDAH DISIDANGKAN,

    BAHKAN IBU NI KOMANG KUSUMASI SELAKU PIMPINAN PROVOS POLDA BALI YANG SAKSI KORBAN KETAHUI TELAH MENERIMA PENGADUAN SAKSI KORBAN 1 (SATU)TH YANG LALU, TELAH MENINGGALKAN SAKSI KORBAN SAAT, SAKSI KORBAN MENGHADAP BELIAU PADA BEBERAPA MINGGU YANG LALU DITEMANI OLEH TEMAN SAKSI KORBAN INI.

    DAN SAKSI KORBAN INI SUDAH KESULITAN HIDUP UNTUK MENCUKUPI KEBUTUHAN ANAK-ANAKNYA DAN TANGGUNG JAWABNYA KEPADA PARA PIHAK, KARENA TIDAK BERANI BEBAS KELUAR UNTUK BEKERJA, BAHKAN GALERY TKP MENJADI MATI SURI OLEH PERBUATAN OKNUM KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI DARI SEJAK 7 NOPEMBER 2011 YANG LALU SAAT AWALNYA PROSES PERMAINAN PERKARA DIAWALI DENGAN SEBUAH KONSPIRASI TINDAKAN PENGANIAYAAN TERHADAP SAKSI KORBAN INI YANG DIBACKING OLEH OKNUM POLSEK SUKAWATI.

    DEMIKIANLAH PENGADUAN SAKSI KORBAN INI KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK MENDAPATKAN PERHATIAN SEBAGAI SEORANG SAKSI KORABN DALAM MENEGAKKAN HUKUM DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, AGAR SAKSI KORBAN MEMPEROLAH HAKNYA SEBAGAI WARGA NEGARA YANG MEMILIKI KEDUDUKAN YANG SAMA DI MATA HUKUM UNTUK MEMPEROLEH KEPASTIAN HUKUM ATAS BARANG BUKTI PENCURIAN 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TGL 23 SEPTEMBER 2011 HARI JUM’AT PETANG YANG MENJADI AWAL PERMASALAHAN DARI SEMUA PROSES YANG DILAKSANAKAN OLEH PARA PELAKUNYA YANG BELUM DIKETAHUI, YANG DILAKSANAKAN PROSES PERKARANYA BERSAMA PARA OKNUM-OKNUM YANG JAHAT TERSEBUT.

    DENPASAR 14 JANUARI 2013
    TERIMAKASIH KEPADA REKAN DAN SEMUA PIHAK YANG MEMAHAMI PERMOHONAN SAKSI KORBAN INI.
    MOHON MAAFKAN SAYA DAN SALAM HORMAT KAMI,
    ESTHER PASRI ALIMENTARY
    (SAKSI KORBAN PENCURIAN DAN PENGANIAYAAN BERENCANA)

  14. ESTHER ALIMENTARY mengatakan:

    HAL: PERMOHONAN DUKUNGAN PROSES PERKARA DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB /201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali yang terjadi hari jum’at 23 September 2011 petang untuk menemukan pelaku yang menyalakan televise yang nyala besar tersebut bersama pelaku yang mengangkut barang bukti curian tersebut , yang kini menjadi Laporan Polisi LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 UNTUK SEGERA DITINDAK LANJUTI OLEH POLDA BALI.

    KEPADA YTH KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA
    BAPAK JENDERAL POLISI DRS. TIMUR PRADOPO

    DENGAN HORMAT,
    SAYA ESTHER PASRI ALIMENTARY BER-ALAMAT JL. SEDAP MALAM III, RATNA 17 NO.5, DENPASAR-BALI. TELP. 241561. HP. 087860997988
    MOHON PERTOLONGAN BAPAK KAPOLRI AGAR :
    LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 YANG MANA PENYIDIK POLDA BALI TELAH TURUN TKP PADA TGL 1 DESEMBER 2012,
    AGAR LAPORAN TERSEBUT SEGERA DITINDAK LANJUTI OLEH TEAM POLDA BALI YANG MENANGANI PERKARA INI. SEBAB SUDAH HAMPIR 4 BULAN LAPORAN TERSEBUT TERJADI YANG SEHARUSNYA SUDAH MASUK SIDANG.
    APAKAH BAPAK-BAPAK POLISI MENGETAHUI BAGAIMANA SAYA DAN ANAK-ANAK SAYA BISA MAKAN ATAU TIDAK. DAN DARI MANA BEAYA SEKOLAH MEREKA?.
    SEMENTARA LEBIH DARI 1(SATU) TAHUN SAYA SUDAH BERJUANG UNTUK MEMOHON POLDA BALI MENOLONG SAYA, KARENA SEGALA USAHA SAYA JADI MACET AKIBAT KARYAWAN GELISAH SEJAK ADANYA ANCAMAN BAPAK BUSER POLISI I KADEK SUARTIKA YANG HENDAK MEMBAKAR GALLERY USAHA SAYA TERSEBUT YANG TEMPATNYA SAYA SEWA DI TKP YANG KEMUDIAN PENGANCAMAN TERSEBUT MENGAWALI PROSES PERKARA INI PADA SAAT KEJADIAN PENGANIAYAAN TGL 7 NOPEMBER 2011 DENGAN BUKTI LAPORAN POLISI LPB/237/ XI/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali YANG KEJADIANNYA DALAM 1(SATU ) TKP DI RUKO EL-SHADDAI GALLERY FROM U2U PASIFIK BALI GLOBAL JL.RAYA CELUK, BR. CEMENGGAUN, KECAMATAN SUKAWATI, KAB GIANYAR BALI YANG DALAM KRONOLOGI DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM, TEMPAT TKP TERSEBUT DINAMANKAN ARTSHOP BUDDHA.
    YANG MANA PADA HARI PEMBUKAAN TEMPAT USAHA TERSEBUT HARI SENIN 7 NOPEMBER 2011, STAFF PEKERJA TERSEBUT TIBA-TIBA MENGANIAYA SAYA, DAN SAAT ITU ADA OKNUM BUSER POLISI YANG SIAGA DI DEPAN RUKO TKP, YANG DIDAPATI STAFF SAKSI SAAT HENDAK KELUAR MENCARI PERTOLONGAN BUAT SAYA YANG SEDANG DIANIAYA OLEH PELAKUNYA.
    DAN SIAPAKAH YANG TELAH MEMBUAT JEBAKAN ATAU REKAYASA TERSEBUT DENGAN ADANYA OKNUM BUSER YANG SIAGA ADA DI TKP?…MOHON DITELITI)
    SEBAGAIMANA KETERANGAN SAKSI YANG TER-BAP DALAM TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG SIDANGNYA MENYUSUL, YANG DIBACAKAN OLEH JAKSA PENUNTUT UMUM TGL 31 MEI 2012, YANG MANA PENGANIAYAAN DISELENGGARAKAN SECARA FORMALITAS OLEH POLISI YANG MENANGANI YANG TELAH TIDAK BERKENAN MENGULANG PROSES PERKARANYA YANG PUTUSAN PENGADILANNYA CACAT HUKUM TERSEBUT.
    BAGAIMANAPUN PENGANIAYAAN TIDAK MAMPU DAPAT TERPISAHKAN PROSES PERKARANYA DARI TINDAK PENCURIAN TERSEBUT.
    KARENA KALAU TIDAK ADA PENCURIAN MAKA TIDAK AKAN ADA PENGANIAYAAN.
    PADA HARI KEJADIAN PENGANIAYAAN TGL 7 NOPEMBER 2011, YANG MANA SETELAH OKNUM BUSER YANG SIAGA DI DEPAN TKP TERSEBUT, SAYA PERSILAHKAN MASUK UNTUK SAYA PERLIHATKAN KEPADA PINTU YANG JEBOL DI DOBRAK PELAKUNYA, NAMUN JUSTRU PETUGAS BUSER TERSEBUT TIDAK MENGIKUTI ARAH LANGKAH SAYA, NAMUN JUSTRU OKNUM BUSER POLISI YANG BADANNYA BESAR TERSEBUT MENGACUNGKAN JARI LENGAN KANANNYA KE ARAH SAYA DENGAN MENGATAKAN:
    “AWAS IBU, KALAU KEJADIAN DISINI TIDAK IBU LAPORKAN KE KANTOR POLISI, SAYA BAKAR TEMPAT INI”.
    DAN SAYA HANYA BISA MENGANGGUK KETAKUTAN.
    HAL TERSEBUT DILAKUKAN BUSER TERSEBUT DIHADAPAN PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT YANG JUGA TERDENGAR OLEH KARYAWAN, YANG MENGAKIBATKAN SEMUA SAKSI MENJADI GUSAR DAN MENGIKUTI SAJA APA YANG BAPAK-BAPAK POLISI KEHENDAKI.
    DAN TERNYATA SETELAH SAYA LAPOR POLISI DAN DIVISUM, KEMUDIAN BARANG-BARANG DAGANGAN SAYA YANG TIDAK PERNAH DILAPORKAN KE KANTOR POLISI ADA DI KANTOR POLISI BERSAMA BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali YANG diperlihatkan oleh para BAPAK POLISI DI POLSEK SUKAWATI.
    YANG MANA Barang dagangan tersebut dibawa oleh staff pekerja saya tersebut dua minggu setelah adanya pencurian dan staff pekerja saya tersebut sudah mengatakan kepada saya bahwa barang baju dagangan tersebut ia bawa, karena kami punya hubungan pekerjaan yang harus kami perhitungkan secara musyawarah mengenai pekerjaan.
    Jadi singkat kata bahwa bapak-bapak polisi Polsek Sukawati menunjukkan barang dagangan yang tidak ada laporan ke polisi, namun ada di Polsek Sukawati,
    Dan hal tersebut dapat diduga untuk mengkondisikan para saksi agar tertuju kepada satu pelaku penganiayaan yang direkayasa untuk menjebak saksi korban berperkara dengan staff perkerja tersebut yang diduga telah terkoordinasi dengan bapak Kapolsek Sukawati agar staff pekerja yang menganiaya saya tersebut menajdi pelaku satu-satunya sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum, untuk menutupi para pelaku yang lainnya dan menutupi motivasi tindak kejahatannya dalam pencurian barang bukti BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali yang kejadiannya tgl 23 september 2011 hari jum’at petang,
    adanya televisi yang nyala keras DI TKP pada jam perampokan alat music tersebut DILAKSANAKAN DAPAT DIDUGA agar motivasi tindakan para pelakunya YANG TERENCANA UNTUK menjebak saksi korban YANG SEDANG DIUPAYAKAN OLEH PELAKU TERVONIS TERSEBUT UNTUK BERADA DI TKP TERSEBUT, YANG MANA TELEVISI YANG NYALA KERAS TERSEBUT DIDUGA AGAR SAKSI YANG DIBELAKANG TIDAK MENDENGAR PARA PELAKUNYA MENURUNKAN ALAT MUSIC TERSEBUT, DAN PINTU SAMPING YANG TERKUNCI DIDUGA AGAR SAKSI YANG DIDALAM TIDAK BISA MENGETAHUI BAGIAN DEPAN RUKO GALERY TKP TERSEBUT apabila ada sesuatu yang terjadi di TKP bagian depan dan tengah TKP.
    DAN SIKAP PELAKU PENGANIAYAAN YANG MEMBORONG KONSKUENSI HUKUMNYA DENGAN KESAKSIAN PALSUNYA di PENGADILAN NEGERI GINAYAR BALI TERSEBUT, DIDUGA AGAR pelaku yang lainnya tidak diungkap oleh kepolisian berhubung staff pekerja yang menganiaya saya tersebut telah tidak berhasil menghasut saya datang ke TKP pada saat kejadian pencurian yang KEJADIANNYA ADA TANDA BUNYI televise yang DInyalaKAN AMAT KERAS DAN DITEMUKAN ADANYA AIR YANG MASIH MENGALIR, yang mana staff pekerja saya tersebut telah berupaya membujuk-bujuk mengharapkan kehadiran saya di TKP sejak siang hingga sore hari jum’at tgl 23 September 2011, namun saksi korban tidak berkenan karena belum ada kesepakatan bahkan saksi korban merasa curiga dengan permintaannya yang tidak biasanya tersebut. Bahkan hingga sore hari staff tersebut mengusahakan menjemput saksi korban untuk ke TKP tetapi saksi korban tetap tidak berkenan karena sibuk.
    Al-hamdullilah karena Tuhan mempunyai cara dalam menyelamatkan umatnya ini. Sehingga saksi korban tidak dapat dibawa ke gallery ruko tersebut, yang kemungkinan saksi korban hendak dihabisi atau dicelakai atau ditekan yang dugaan kemungkinan pelakunya hendak memBuat SUATU rencana TERHADAP SAKSI KORBAN UNTUK ADA DI TKP tempat usaha saya tersebut, berhubung anak-anak saya juga belum pernah ada yang mengetahui bahwa saya memiliki usaha ditempat tersebut.
    Jadi tindak pidana pencurian BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB /201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali terjadi hari jum’at 23 september 2011 petang.
    Namun oleh Polsek sukawati dibuat pengalihan waktu kejadian dengan pukul 04.00 wita hari sabtu tgl 24 September 2011, dengan kronologi dakwaan dimulai ADANYA PEREMPUAN YANG BELUM PERNAH DIKENAL, BELUM PERNAH DILIHAT DAN MUNGKIN BELUM PERNAH DATANG KETEMPAT USAHA MILIK SAYA DI PULAU BUNGIN DENPASAR, YANG MANA PEREMPUAN TERSEBUT MENCARI PENGEMUDI APV DK 1311 IF WARNA SILVER DENGAN CARA MENUNJUK MOBIL DARI BALIK PINTU GERBANG AGAR STAFF DIDALAMNYA MEMBUKAKAN PINTU GERBANG DI TENGAH MALAM MENJELANG PAGI, YANG KEMUDIAN PENGEMUDI TERSEBUT KELUAR BERIRINGAN PADA SEKIRA PUKUL 02.00 WITA DINI HARI YANG MANA DIDUGA DI TKP ADA YANG MEMBUAT RUSAKNYA GEMBOK PINTU BELAKANG UNTUK MEMBUAT PENGALIHAN PERHATIAN AGAR ORANG-ORANG DAN ATAU PETUGAS MEMPERCAYAI BAHWA PELAKU PENCURIAN TERJADI PUKUL 04.00 WITA HARI SABTU TGL 24 SEPTEMBER 2011.
    PADAHAL TELAH ADA SAKSI YANG MENGETAHUI YANG MEMEGANG KUNCI YANG MANA BARANG BUKTI BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI TERSEBUT, BAHWA BARANG BUKTI ALAT MUSIC DRUM TERSEBUT TELAH TIDAK ADA SEMASIH HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011, SEBELUM DIRUSAKNYA PINTU GEMBOK BELAKANG TERSEBUT.
    DAN ADA SAKSI YANG TERKUNCI DARI LUAR SEHINGGA IA TIDAK DAPAT MEMBELI MAKANAN DAN BARU BERHASIL BISA KELUAR SETELAH MENDAPATKAN PERTOLONGAN UNTUK DIBAWA PULANG KE DENPASAR PADA SEKIRA PUKUL 23.45 WITA HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011, SETELAH ADA SAKSI LAIN YANG MEMATIKAN TELEVISE YANG NYALA BESAR TERSEBUT YANG BELUM DIKETAHUI SIAPA PELAKU YANG TELAH MENYALAKAN TELEVISE DAN MENGAMBIL DRUM TERSEBUT.
    JADI MEMANG BENAR PINTU GEMBOK DIRUSAK ANTARA PUKUL 01.00WITA HINGGA 04.00 WITA DINI HARI KARENA ADA SAKSI YANG MEMANG MENGETAHUI BAHWA GEMBOK PINTU BELAKANG RUKO SUDAH DIGEMBOK DENGAN BAIK PADA PUKUL 23.00 WITA DAN PARA SAKSI YANG LAIN MENINGGALKAN TKP PADA PUKUL SEKIRA HAMPIR TENGAH MALAM BERSAMA ADIK SAYA BERSAMA SAKSI YANG LAINNYA. DAN PADA KESEMPATAN TERSEBUT PELAKU YANG TERVONIS YANG GAGAL MEMBAWA SAKSI KORBAN DALAM MENJEMPUT UNTUK DATANG KE TKP TELAH ADA DI LOKASI GUDANG DESIGNS PABRIK MILIK SAYA TERSEBUT YANG KEMUDIAN PADA JAM-JAM BERIKUTNYA ADA PEREMPUAN YANG MENCARI PENGEMUDI TERSEBUT SEBAGAIMANA KETERANGAN DI ATAS.
    DAN MEMANG MASUK AKAL APABILA PELAKU DAN PARA BAPAK POLISI MENGGOSIPKAN HAL ALASAN YANG TIDAK PADA TEMPATNYA, KARENA WAKTU PENGALIHAN DIBUAT REKAYASA SEDEMIKIAN PADA PUKUL 02.00 WITA SEBAGAIMANA YANG DISEBUTKAN SAKSI DALAM BUKU HALAMAN NO.11 DALAM PUTUSAN PN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI TGL 13 PEBRUARI 2011.
    JADI TELAH MASUK AKAL DALAM KEPOLISIAN MEMBUAT REKAYASA PENGALIHAN WAKTU KEJADIAN MENDISKREDITKAN SAKSI KORBAN HINGGA BUKU PUTUSAN TERSEBUT ISINYA BOHONG SEMUA.
    DAN ISI KETERANGANYA PALSU SERTA TELAH MENGATAS NAMANKAN SAKSI-SAKSI DARI TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG HADIR DALAM SIDANG TGL 26 JANUARI 2011, SE-OLAH-OLAH PARA SAKSI MENGETAHUI PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN PADA PUKUL 04.00 WITA DINI HARI SABTU TGL 24 SEPTEMBER 2011.
    KETERANGAN DALAM BUKU PUTUSAN TERSEBUT ADALAH PERBUATAN PARA MAJELIS HAKIM YANG SANGAT JAHAT TERHADAP PARA SAKSI YANG TELAH SETIA MENJALANKAN TITAH NEGARA DENGAN RAJIN MENGIKUTI PERKEMBANGANNYA KARENA MEREKA PERLU KERJA BERSAMA SAYA, DENGAN MEMBANTU MENTAATI PANGGILAN-PANGGILAN PETUGAS,
    NAMUN AKHIRNYA PARA SAKSI DAN TEMAN YANG LAINNYA KENA IMBAS HILANGNYA PEKERJAAN BERSAMA SAYA SELAKU SAKSI KORBAN AKIBAT PERMAIKAN PROSES PERKARA YANG DIKOMANDANI KAPOLSEK SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR BALI BAPAK I MADE WITANAYA.
    • DENGAN BUKTI AWAL ADANYA ANCAMAN OKNUM BUSER POLISI YANG MENGANCAM SAKSI KORBAN UNTUK MEMBUAT LAPORAN POLISI PADA TGL 7 NOPEMBER 2011. YANG TERNYATA LAPORAN PENGANIAYAAN DIABAIKAN DAN HANYA DIPAKAI SARANA MELAKSANAKAN PERUBAHAN BAP DALAM LAPORAN PENCURIAN DRUM YANG DIUBAH WAKTUNYA TERSEBUT.
    • APAKAH POLISI TIDAK PUNYA KEWENANGAN MEMANGGIL SAYA SELAKU SAKSI KORBAN DALAM MMEMPROSES PERKARA LAPORAN POLISI LPB /201/ IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI TERSEBUT?
    • MENGAPA PELAKUNYA DIBIARKAN MENGANIAYA SAKSI KORBAN, APABILA MEMANG POLISI SUDAH MENGETAHUI PELAKU PENCURIAN TERSEBUT? DAN MENGAPA BAPAK OKNUM BUSER TERSEBUT HARUS MENGANCAM SAKSI KORBAN INI UNTUK BISA TERSELENGGARAKANNYA PROSES LAPORAN POLISI TENTANG DRUM TERSEBUT?
    MOHOM BAPAK KAPOLRI MEMERINTAHKAN ANGGOTA BAPAK UNTUK MENGUSUT TUNTAS OTAK DALANG PEREKAYASA PERKARA YANG DIKONDISIKAN UNTUK MENYAKITI DAN MENYUSSAHKAN SAKSI KORBAN INI BERKELANJUTAN, SEHINGGA SAMPAI HARI INI SAKSI KORBAN TIDAK BERANI KELUAR DAN TIDAK BERANI BEBAS UNTUK MENCARI NAFKAH BUAT ANAK-ANAK SAYA. LAMA-LAMA SEMUA HABIS. DAN ANAK-ANAK SAYA SUSAH SEMUA.
    OLEH KARENA ITU, SAYA SELAKU SAKSI KORBAN ATAS BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG BARANG BUKTINYA BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB /201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali YANG KEJADIANNYA TGL 23 SEPTEMBER 2011 HARI JUM;AT PETANG TERSEBUT,
    MEMOHONN DUKUNGANNYA AGAR POLDA BALI BERTINDAK TEGAS DENGAN MEMILIH MENGGANTUNG SAKSI KORBAN DI PULAU BALI INI ATAU POLDA BALI SEGERA MELAKJUTKAN PROSES PERKARANYA UNTUK MENEMUKAN PARA PELAKUNYA DAN MENINDAK SESUAI HUKUM YANG BERLAKU DENGAN MENGADAKAN ULAH TKP UNTUK KEPASTIAN PARA PELAKUNYA DAN MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAK KEJAHATANNYA TERHADAP SAKSI KORBAN INI.
    KARENA DENGAN SAKSI KORBAN DIBIARKAN BERSAMA BARANG BUKTI YANG ADA DI PENGADILAN YANG BELUM DILAKUKAN PEMBUKTIAN TERSEBUT, BERAKIBAT KEHIDUPAN SAKSI KORBAN GELISAH DAN CEMAS SERTA KETAKUTAN YANG BERAKIBAT SEMUA HABIS DAN USAHA PEKERJAAN MENJADI MANDEG, KARENA PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DRUM TERSEBUT BELUM ADA YANG DITANGKAP.
    APABILA PARA PELAKUNYA TIDAK MENGINGINKAN SESUATU HAL YANG PENTING DARI KEHIDUPAN SAKSI KORBAN INI DI TKP TEMPAT USAHA SAKSI KORBAN TERSEBUT, MENGAPA PARA PELAKUNYA HARUS MEMBUAT STRATEGI BARU DENGAN CARA:
    • PELAKUNYA MEMBUAT REKAYASA MERUSAK GEMBOK PINTU BELAKANG RUKO TKP AGAR DAPAT DIPANDANG PELAKUNYA SEORANG DIRI DAN MENCURI DARI BELAKANG. PADAHAL BARANG CURIANNYA SUDAH TIDAK ADA DI TKP?
    • KEMUDIAN MEMBERIKAN TUGAS MENDATANGAKAN PEREMPUAN YANG BELUM PERNAH DIKETAHUI UNTUK MENCARI PENGEMUDI YANG JUGA SUDAH LAMA TIDAK PERNAH KE TEMPAT PRODUKSI TERSEBUT, YANG KEMUDIAN DISUSUL PEREMPUAN TERSEBUT UNTUK MEMBUAT PENGALIHAN PERHATIAN KEPADA SEMUA ORANG DENGAN SITUASI WAKTU YANG TIDAK TEPAT TERSEBUT.
    • APABILA MOTIVASINYA TIDAK MEMBAHAYAKAN SAKSI KORBAN, MENGAPA PARA PELAKUNYA HARUS MENUTUPI TINDAK PIDANA YANG SESUNGGUHNYA DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB /201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali DENGAN BERBAGAI REKAYASA.
    • BAHKAN KEMUNGKINAN PARA BAPAK POLISI JUGA MENJADI SEOLAH-OLAH TIDAK MENGERTI CARA MENGHADAPI PERSOALAN INI, KARENA JADI RUWET, DAN BAHKAN MENGANGGAP SAKSI KORBAN DEPRESI. PADAHAL PARA BAPAK POLISI YANG MENGETAHUI ADUAN SAKSI KORBAN INI SELAMA SATU TAHUN PASTI MENGETAHUI PERKARA INI, TETAPI KARENA INI KESALAHAN BAPAK I MADE WITANAYA SELAKU KAPOLSEK SUKAWATI BERSAMA TEAMNYA, MAKA PARA BAPAK POLISI POLDA BALI DAPAT DIDUGA INGIN MENUTUPI ANGGOTANYA YANG JAHAT TERHADAP SAKSI KORBAN INI.
    • MENGAPA POLSEK SUKAWATI MENGULUR-ULUR PROSES PERKARA DALAM BARANG BUKTI ALAT MUSIC DRUM TERSEBUT, KALAU TIDAK ADA DUGAAN PERSEKONGKOLAN DENGAN PARA PELAKUNYA AGAR, MENUNGGU KEJADIANN YANG LAIN UNTUK MENUTUPI PELAKU YANG LAIN DAN MENUTUPI MOTIF PERKARANYA DENGAN CARA MENGAMBIL BAJU DAGANGAN YANG SESUNGGUHNYA TIDAK DILAPORKAN KE KANTOR POLISI. DAN SETELAH BARANG BAJU DAGANGAN YANG RATUSAN JUTA JUGA TIDAK SAKSI KORBAN LAPORKAN KE KANTOR POLISI KEMUDIAN MEMBUAT STARATEGI PERENCANAAN MENGANIAYA DARI STAFF PEGAWAI YANG MENGAMBIL BAJU DAGANGAN TERSEBUT TERHADAP SAKSI KORBAN YANG SEDANG AKAN MEMULAI MEMBUKA TEMPAT USAHA TERSEBUT, YANG AKHIRNYA GAGAL SAMPAI SEKARANG.
    • JADI SIAPAKAH YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP KERUGIAN MORAL MATERIAL DAN NAMA BAIK USAHA PEKERJAAN SAKSI KORBAN DAN KECEMASAN YANG MENGHANTUI KESELAMATAN JIWA RAGA SAKSI KORBAN INI SELAMA PROSES PERKARA YANG DIREKAYASA OLEH OKNUM-OLNUM POLSEK SUKAWATI TERSEBUT YANG BERAKIBAT KESENGSARAAN SAMPAI HARI INI?
    • APAKAH BAPAK POLISI TIDAK MENYADARI BAHWA PELAKU YANG SEKARANG DILAPORKAN KE POLDA BALI ADALAH SAKSI KUNCI DARI BARANG BUKTI PENCURIAN ALAT MUSIC DRUM YANG KEMUDIAN PINDAH DI MOBIL APV DK 1311 IF WARNA SILVER YANG KELUAR PUKUL 02.00 WITA DINI HARI DARI PABRIK PULAU BUNGIN DENPASAR SETELAH TERLAPOR TERSEBUT MENCARI PENGEMUDI YANG KEMUDIAN MENJADI PELAKU SATU-SATUNYA DALAM BUKU PUTUSAN TERSEBUT?
    • APAKAH BAPAK POLISI POLDA BALI KWATIR APABILA ADA OKNUM YANG TERLIBAT DALAM PERMASALAHAN INI KARENA BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN DI PN TERSEBUT HARUS DISELESAIKAN OLEH BAPAK POLISI KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA YANG TELAH MEMAKSAKAN PERKARA INI SAMPAI DI PENGADILAN DENGAN TANPA SAKSI YANG TURUT MENYEMBUNYIKAN BARANG BUKTI TERSEBUT? DAN TANPA SAKSI DARI MANA POLSEK SUKAWATI MENDAPATKAN BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN BERUPA ALAT MUSIC DRUM TERSEBUT.
    • DEMIKIANLAH SELURUH USAHA DAN PEKERJAAN SAYA TELAH TERGANGGU OLEH HASIL DUGAAN ULAH KONSPIRASI YANG DISEPAKATI ANTARA BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI BERSAMA TEAMNYA DENGAN PARA PELAKU YANG DISEMBUNYIKAN UNTUK TIDAK DIMINTAI KETERANGANNYA UNTUK MENYIKSA SAKSI KORBAN DALAM OLAH PERMAINAN PERKARA INI.
    • ADA APA BAPAK KAPOLSEK DAN PARA BUSERNYA MENUTUPI KEJADIAN HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 APABILA TIDAK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN DALAM MEMPROSES PERKARA TERSEBUT DAN ATAU KARENA ADA DUGAAN OKNUM YANG TURUT TERLIBAT DIDALAMNYA?
    • MENGAPA SEDEMIKIAN RUPA PENGARUH MEREKA PARA PELAKU PENCURIAN TERSEBUT KEPADA JAJARAN POLDA BALI HINGGA POLDA BALI TIDAK SEGERA MENINDAK LANJUTI LAPORAN SAYA TGL 21 SEPTEMBER 2011 DALAM LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 YANG KINI SUDAH 4 BULAN LEBIH TELAH BERJALAN NAMUN BELUM DIKERJAKAN OLEH POLDA BALI SESUAI TAHAPAN DALAM KUHP.
    • SEDANGKAN SAAT PERKARA YANG DIPAKSAKAN POLSEK SUKAWATI HANYA BERJALAN 3 BULAN SUDAH SELESAI VONIS SIDANG.
    • YANG SEKARANG DI POLDA BALI, TINGGAL MENGAMBIL PELAKUNYA DIGOT SAJA MELALUI TERLAPOR KOK DIULUR-ULUR DALAM MENGERJAKAN.
    • DAN SAKSI KORBAN INI MENYELAMATKAN DIRI DARI KEMUNGKINAN HAL YANG MENYAKITKAN TERJADI LAGI PADA SAKSI KORBAN INI, DARI DUGAAN TINDAKAN PENGANIAYAAN YANG BISA DIDUGA DARI PARA PELAKU PENCURIAN YANG PERLU DITEMUKAN OLEH POLDA BALI MELALUI KESAKSIAN KETERANGAN TERLAPOR TERSEBUT BERSAMA SAKSI YANG DIKETAHUI OLEH TEAM POLSEK SUKAWATI, YANG TELAH MENYERAHKAN BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN ALAT MUSIC DRUM TERSEBUT KEPADA POLSEK SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR BALI.
    • APABILA BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI DAN PARA TEAM PENYIDIK YANG TERGABUNG DALAM KANIT I YANG DIPIMPIN BAPAK RIAN BERSAMA PARA BUSER TERMASUK BUSER I KADEK SUARTIKA YANG MENGANCAM SAKSI KORBAN HENDAK MEMBAKAR GALERRY TEMPAT USAHA SAKSI KORBAN PADA HARI KEJADIAN PENGANIAYAAN YANG DIRENCANAKAN YANG TERJADI TGL 7 NOPEMBER 2011 TERSEBUT, BUKANKAH HAL TERSEBUT TELAH DAPAT DIDUGA MENJALIN BERKONSPIRASI DENGAN PARA PELAKUNYA YANG MENCARI AMAN, MENGAPA BAPAK KAPOLSEK DAN ANGGOTA TEAMNYA TIDAK MENINDAK PARA PELAKUNYA DAN JUSTRU MENUTUP-NUTUPI PARA PELAKUNYA?
    • MENYEMBUNYIKAN PARA PENJAHATAKAH TUGAS PARA OKNUM-OKNUM KEPOLISIAN TERSEBUT?
    APA BEDANYA MEREKA PARA PELAKU DENGAN SAKSI KORBAN INI DI MATA HUKUM?
    • MENGEAPA BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI MEMAKSAKAN KEHENDAKNYA MELANJUTKAN PROSES PERKARA PENGALIHAN WAKTU KEJADIANNYA TANPA MENGHADIRKAN SAKSI PELAPOR DAN PARA SAKSI YANG DARI MANA BARANG BUKTI BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB /201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali TERSEBUT DIDAPATKAN DAN KEMUDIAN ADA DI KANTOR POLSEK SUKAWATI?
    • KARENA MEMANG BENAR BAJU DAGANGAN TERSEBUT DIBAWA PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT? NAMUN MENGAPA BARANG BAJU DAGANGAN TERSEBUT ADA KEMUDIAN DI KANTOR POLISI TANPA ADANYA SEBUAH BENTUK BUKTI LAPORAN POLISI?
    • BUKANKAH HAL TERSEBUT DAPAT DIDUGA ADALAH SEBUAH JEBAKAN OKNUM BAPAK POLISI TERHADAP SAKSI KORBAN INI?
    • DAN BUKANKAH HAL TERSEBUT UNTUK MENGLABUHI PARA SAKSI AGAR TERTUJU PADA SATU PELAKU YANG MENYIMPAN BARANG DAGANGAN MILIK SAYA TERSEBUT AGAR MEMBORONG KONSKUENSI HUKUMANYA DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN YANG BERKATAGORI PASAL 363/364, AGAR PELAKU YANG LAIN TERTUTUPI DAN AGAR MOTIVASI TINDAKANNYA TERSEMBUNYI DARI PENYIDIKAN TERSEBUT.
    • MENGAPA PARA OKNUM BAPAK POLISI TERSEBUT MENYEMBUNYIKAN PELAKU PENCURIAN MUSUH NEGARA YANG HARUS DITERTIBKAN?

    TETAPI PERLU KITA SADARI BERSAMA BAHWA MATA TUHAN YANG MAHA TINGGI TIDAK PERNAH TIDUR DALAM MELINDUNGI ANAK-ANAKNYA YANG ADALAH UMATNYA YANG DISELAMATKAN INI.

    OLEH KARENA ITU MOHON KEPADA BAPAK KAPOLRI AGAR MENINDAK TEGAS BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA BERSAMA TEAM KANIT I DAN KETIGA BUSER YANG MENANGANI PERMASALAHAN BARANG BUKTI PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON, DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali YANG SUDAH DIVONIS PENGADILAN DALAM BUKU Keputusan Pengadilan Negeri Gianyar Bali NO.09/PID.B/2012/PN.GIR tanggal 13 Pebruari 2012, namun barang buktiHASIL PROSES PERKARANYA masih diamankan di PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI, sebagai pertanda bahwa barang bukti tersebut belum melalui penyidikan yang benar OLEH BAPAK POLISI YANG MENANGANI.
    YANG MANA BAPAK KAPOLSEK TERSEBUT TELAH MEMAKSAKAN KEHENDAKNYA UNTUK MELANJUTKAN PERKARANYA HINGGA KE KEJAKSAAN DAN PENGADILAN TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA SAKSI YANG TELAH BELIAU SEMBUNYIKAN YANG MENCARI PENGEMUDI APV DK 1311 IF WARNA SILVER, YANG NAMANYA TERDAPAT DALAM BUKU PUTUSAN HALAMAN 11 YANG JUSTRU DIBERIKAN BARANG BUKTI ALAT ANGKUT TINDAK KEJAHATAN YANG MASIH DALAM PENYELIDIKAN KEPOLISIAN TERSEBUT yang buktinya terlampir.
    NAMUN NAMA yang DISEMBUNYIKAN TERSEBUT tidak pernah terlihat diBAPkan MENJADI SAKSI hingga pengadilan, padahal perempuan tersebut DIPAKAI UNTUK MEMULAI KRONOLOGI DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM DALAM MENDAKWAKAN PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT DENGAN MENGATAS NAMAKAN SAKSI KORBAN TANPA MENYEBUTKAN SAKSI PELAPORNYA DAN TANPA MENYEBUTKAN SAKSI YANG DISEMBUNYIKAN TERSEBUT,
    BAHKAN POLSEK SUAKWATI TELAH MENGGELAPKAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENYANGKUT KESELAMATAN JIWARAGA SAKSI KORBAN YANG KETERANGANNYAPUN TIDAK DISEBUTKAN, YANG BERAKIBAT DALAM DAKWAAN TERSEBUT TIDAK TERDAPAT ADANYA PENGANIAYAAN YANG MENGAWALI PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN DAN DIDAKWAKAN TERSEBUT.
    BAHKAN SE-OLAH-OLAH POLISI POLSEK SUKAWATI YANG BERTUGAS TERSEBUT TELAH BERPRESTASI MENANGKAP PELAKU PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN TERHADAP BARANG BUKTI PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali TERSEBUT.
    DEMIKIANLAH SADISNYA OKNUM BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA YANG TIDAK MENYERTAKAN ADANYA BUKTI TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DALAM LAPORAN POLISI /237/XI/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali HARI SENIN 7 NOPEMBER 2011 YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKU YANG DIDAKWAKAN TERSEBUT DIAMANKAN KEPOLISIAN DAN KEMUDIAN MENDAPAT DAKWAAN TERSEBUT. BAHKAN HINGGA DALAM SIDANG PERDANA TGL 26 JANUARI 2011, BAPAK HAKIM TELAH TIDAK MENEMUKAN ADANYA KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG TERJADI YANG TELAH MENGHANTAR TERDAKWA DIAMANKAN KEPOLISIAN.
    bAHKAN SAKSI-SAKSI YANG MENYERTAI SAYA SAAT PENGANIAYAAN TERJADI UNTUK MELAPOR KE KANTOR POLISI, BELUM PERNAH DIMINTAI KETRENANGANNYA MENGENANI PENGANIAYAAN YANG TERJADI. PADAHAL PELAKUNYA DIAMANKAN POLISI HINGGA 40 HARI. BUKANKAH HAL TERSEBUT SEBAGAI BUKTI BAHWA ADA DUGAAN KONSPIRASI OKNUM BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI BERSAMA OKNUM BUSER DAN OKNUM PENYIDIKNYA DENGAN PARA PELAKUNYA DENGAN MENGADAKAN PERENCANAAN PENGANIAYAAN TERHADAP SAKSI KORBAN YANG KEMUDIAN HANYA DIPAKAI SARANA UNTUK MEMPERKARAKAN LAPORAN POLISI YANG SUDAH 45 HARI DITERIMA POLSEK SUKAWATI UNTUK DIUBAH BAP-NYA?
    DEMIKIANLAH MAJELIS HAKIM MERASA DIPERMALUKAN DENGAN ADANYA KETERANGAN PENGANIAYAAN YANG DIPERSOALKAN OLEH SAKSI KORBAN DALAM MENGAWALI DAKWAAN TERSEBUT YANG KETERANGANNYA DIGELAPLAN OLEH OKNUM TEAM BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI TERSEBUT. SEHINGGA HAKIM YANG MEMIMPIN SIDANG TGL 26 JANUARI 2011 TIDAK MEMPUNYAI DASAR UNTUK MELANJUTKAN DALIH PERMAINAN PERKARANYA YANG DIKONDISIKAN UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBAN AKIBAT TELAH TIDAK MENDAPATKAN KETERANGAN BAGAIMANA DASAR ALASAN PELAKU DIAMANKAN KEPOLISIAN DAN KEMUDIAN DIHADIRKAN DALAM SIDANG. DAN BAHKAN JAKSA PEMNUNTUT UMUMPUN AKHIRNYA PASIF KARENA KAGET DENGAN ADANYA KUASA HUKUM TERDAKWA YANG DICABUT KUASANYA DIMUKA SIDANG SEBELUM MEMULAI PEMBELAANNYA.
    INILAH HEBATNYA KUASA TUHAN YANG MEMELIHARA ANAK-ANAKNYA HINGGA TERBEBAS DARI JEBAKAN-JEBAKAN BESAR YANG DILAKUKAN OLEH PARA PELAKU YANG BELUM DIKETAHUI DENGAN MENGGUNAKAN OKNUM POLISI YANG DAPAT DIKELABUHI.
    DEMIKIANLAH BENTUK PELECEHAN PERKARA YANG DILAKUKAN OLEH OKNUM-OLNUM POLSEK SEKAWATI YANG DIKOMANADANI BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA DALAM MENGGELAPKAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERSEBUT YANG BERAKHIR MENJADI KEHANCURAN HIDUP SAKSI KORBAN DALAM USAHA PEKERJAAN DAN NAMA BAIK KARENA SAKSI KORBAN DITUDUH PELAKU PENGANIAYAAN YANG BERUBAH MENJADI PELAKU PENCURIAN SAAT SIDANG BERLANGSUNG, OLEH KARENA PENGGELAPAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERHADAP SAKSI KORBAN. YANG AKHIRNYA PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT MENUNJUK JARI TERHADAP SAKSI KORBAN DENGAN MENGATAKAN BAHWA SAKSI KORBAN YANG MENJEBLOSKAN DIRINYA KE PENJARA.
    DEMIKIAN JUGA PARA KELUARGANYA MENUDUH SAKSI KORBAN YANG MENJEBLOSKAN PENJARA, INILAH BENTUK KESENGSARAAN AKIBAT PROSES PERKARA YANG MENGGELAPKAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENYANGKUT KESELAMATAN JIWA RAGA SAKSI KORBAN TELAH TERBAIKAN DALAM PROSES PENEGAKAN HUKUM INI, DENGAN BUKTI AWAL DAKWAANNYA SEOLAH SAKSI KORBAN MENGETAHUI BAHWA PELAKUNYA YANG MENCURI ALAT MUSIK DRUM TERSEBUT.
    PADAHAL SAKSI KORBAN TIDAK PERCAYA APABILA ADA SEORANG STAFF PEKERJA YANG MEMEGANG KUNCI GALERY RUKO TERSEBUT, BISA MENGAMBIL BARANG –BARANG DENGAN MELALUI PINTU SAMPING, DENGAN MERUSAK GEMBOK PINTU BELAKANG DAN MENGANGKUT SATU-PERSATU BAGAIKAN SEORANG MALING YANG TIDAK KENAL PEMILIKNYA.
    APABILA SAYA MENGETAHUI BAHWA STAFF PEKERJA SAYA YANG MENCURI SENDIRI ALAT MUSIC DRUM TERSEBUT PASTI SAYA HENTIKAN PROSESNYA. NAMUN TERNYATA PARA PENCURINYA BUKAN HANYA STAFF PEGAWAI SEORANG DIRI TERSEBUT.
    BUKTINYA ADA ORANG LUAR YANG TERLAPOR DI POLDA BALI YANG MAMPU MENGUNGKAP SIAPA DALANG DAN SIAPA YANG MENGHENDAKI PERKARA INI BISA TERJADI, BAHKAN TERLAPOR TERSEBUT DAPAT DIDUGA MAMPU MENGUNGKAP SIAPA YANG TELAH MENGGUNAKAN PARA OKNUM KEPOLISIAN UNTUK MEMPENGARUHI PROSES PERKARA YANG SUKSES HINGGA VONIS YANG MENGHASILKAN BUKU PUTUSAN CACAT HUKUM YANG KETERANGANNYA SERBA BOHONG, SEHINGGA MERUSAK CITRA KEPOLISIAN DAN CITRA PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA.
    MASIHKAH LAPORAN SAYA KE POLDA BALI DALAM Laporan Polisi LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 DITUNDA-TUNDA LAGI?
    MENGAPA KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA MEMAKSAKAN KEHENDAKNYA MELANJUTKAN PROSES PERKARA TANPA MENYERTAKAN ADANYA KETERANGAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENDASARI PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN UNTUK MENJADI DASAR MEMULAI DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM TERSEBUT?
    DAN MENGAPA BAPAK KAPOLSEK TERSEBUT TIDAK MENYERTAKAN SAKSI PELAPOR DAN TIDAK MEMERIKSA SAKSI YANG TERCANTUM DALAM BUKU PUTUSAN PENGADILAN HALAMAN 11, YANG TELAH DIDUGA DIPAKAI ALASAN UNTUK MENGAWALI PROSES PENYIDIKAN KEPOLISIAN YANG DIALIHKAN WAKTU KEJADIANNYA YANG MANA OKNUM TERSEBUT DIDUGA TELAH BERSEKONGKOL DENGAN PARA PEREKAYASA PENCURIAN TERHADAP BARANG BUKTI PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali TERSEBUT DALAM MENGALIHKAN WAKTU KEJADIANNYA UNTUK MENGLABUHI SEMUA ORANG?
    APA KEUNTUNGAN KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA DALAM MELANJUTKAN PERKARANYA DENGAN DUGAAN UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBAN TERLIBAT DALAM PROSES PERKARA YANG AWAM BAGI SAKSI KORBAN DENGAN PERMAINAN PERKARA YANG TELAH DIDUGA DISETTING OELH BAPAK KANIT I BERSAMA BAPAK KAPOLSEK WITANAYA DAN JAKSA PENUNTUT UMUM YANG MENGGHASILKAN LEMBARAN DAKWAAN JAKSA YANG DITANDA TANGANI TGL 5 JANUARI 2011 OLEH BAPAK JAKSANYA YANG MANA BARANG BUKTI DAN TERDAKWANYA BELUM DISERAHKAN KE KANTOR KEJAKSAAN. DAN BARU DISERAHKAN PADA TANGGAL 9 JANUARI 2012 OLEH POLSEK SUKAWATI KE KEJAKSAAN.
    BUKANKAH MEMPERKARAKAN BARANG-BARANG TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA SAKSI YANG MENGETAHUI SAAT PENCURIAN DAN DENGAN MENGALIHKAN WAKTU KEJADIANNYA BISA BERAKIBAT SAKSI KORBAN SEBAGAI PEMILIK BARANG-BARANG TERSEBUT DAPAT DIPENJARAKAN?
    MEMANG ENAK DIHUKUM DI SEL SATU HARI SAJA?
    MENGAPA MEREKAYASA SESUATU HAL YANG BISA BERAKIBAT WARGA MASYARAKATNYA KENA HUKUMAN AKIBAT KEBODOHANNYA?
    BAGI SAKSI KORBAN DIPENJARA ITU BAIK DAN AMAN KARENA UNTUK MENDIDIK, APABILA ADA BUKTI KESALAHANNYA.
    TETAPI BUKAN DIPENJARA KARENA PESANAN SESEORANG ATAU KARENA IRI DAN DENGKI?
    HAL TERSEBUT TIDAKLAH PATUT PENEGAK HUKUM TURUT AMBIL BAGIAN DALAM PERKARA MEMENJARAKAN SESEORANG TANPA DASAR KESALAHANNYA BUKAN?

    OLEH KARENA ITU SAKSI KORBAN MEMOHON PN GIANYAR BALI UNTUK MENGAMANKAN BARANG –BARANG SAYA YANG DIPAKSAKAN DIPERKARAKAN OLEH KAPOLSEK BAPAK I MADE WITANAYA TERSEBUT, UNTUK PENANGANAN LEBIH LANJUT SEBAGAIMANA SAYA BERJUANG MEMOHON POLDA BALI MENINDAK LANJUTI BARANG BUKTI PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali TERSEBUT YANG TELAH MELALUI PROSES PENGADILAN DAN DIVONIS TGL 13 PEBRUARI 2012 DALAM BUKU PUTUSAN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR PENGADILAN NEGERI GIANYAR HASIL REKAYASA PERKARA YANG ISI BUKUNYA BANYAK BOHONGNYA.
    DAN BARANG BUKTI YANG MASIH DIAMANKAN TERSEBUT YANG TELAH MELALUI VONIS SIDANG REKAYASA YANG ISI BUKU PUTUSANNYA PENUH KEBOHONGAN TERSEBUT, UNTUK DIPROSES ULANG DENGAN CARA MELAPORKAN KETERLIBATAN KETERKAITAN SAKSI YANG OLEH OKNUM POLSEK SUKAWATI TELAH DIBERIKAN VASILITAS ALAT ANGKUT DENGAN CARA PINJAM PAKAI BERUPA KENDARAAN MOBIL APV DK 1311 IF WARNA SILVER YANG MASIH DALAM PENYIDIKAN KEPOLISIAN YANG MANA SEYOGYANYA SAKSI YANG MENERIMA VASILITAS PINJAM PAKAI BARANG BUKTI KENDARAAN ALAT ANGKUT TINDAK KEJAHATAN TERSEBUT TURUT DIPERIKSA KEPOLISIAN DAN DIJADIKAN SAKSI, TETAPI TERNYATA JUSTRU DITUTUP-TUTUPI, DAN NAMA SAKSI TERSEBUT TERDAPAT DIHALAMAN 11 BUKU PUTUSAN PN TERSEBUT YANG KEMUDIAN DILAPORKAN KE POLDA BALI.
    DALAM HAL INI DAPAT DIKATEGORIKAN BAHWA TEAM OKNUM-OKNUM POLSEK SUKAWATI BERSAMA BAPAK JAKSA DAN MAJELIS HAKIM YANG MENANGANI PERKARA INI TELAH MENYEMBUNYIKAN PELAKU KEJAHATAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN TERHADAP BARANG BUKTI PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON DALAM LAPORAN POLISI LPB /201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali SEBAGAIMANA DASAR LEMBARAN DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM MENGAWALI KRONOLOGI DAKWAANNYA.
    PERMOHONAN INI SAKSI KORBAN FORWARD KE KEJAKSAAN AGUNG DAN KE KOMISI YUSDITIAL YANG TELAH MENERIMA LAPORAN SAYA.
    OLEH KARENA ITU, SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MEMOHON BELAS KASIHAN BAPAK KAPOLRI UNTUK SEGERA TEAM POLDA BALI YANG MENANGANI PERKARA Laporan Polisi LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 TERSEBUT UNTUK SEGERA MENINDAK LANJUTI.
    HAL MENINDAK LANJUTI SEGERA OLEH TEAM POLDA BALI DAPAT TERWUJUD, APABILA POLDA BALI YANG TELAH MENGETAHUI MASALAH INI 1,5(SATU SETENGAH) TAHUN YANG LALU TELAH BERKENAN MENJALANKAN KWAJIBANNYA DENGAN BENAR DAN TIDAK TURUT MENUTUPI PARA PENJAHAT DAN PELAKU PENCURIAN YANG ADALAH MUSUH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA UNTUK TIDAK DISEMBUNYIKAN OLEH PENEGAK HUKUM.
    YANG MANA BAPAK KAPOLRI SAYA HARAPKAN TEGAS DALAM MENINDAK PARA PRAJURITNYA YANG SEHARUSNYA MENGAYOMI MASYARAKAT DAN MEMBELA KEPENTINGAN NEGARA, NAMUN JUSTRU PARA OKNUM PENEGAK HUKUM POLSEK SUKAWATI YANG DIDUGA BERKONSPIRASI DENGAN PARA PELAKUNYA.
    DEMIKIANLAH SAKSI KORBAN SAMPAIKAN, DAN SAYA MOHON MAAF ATAS PERNYATAAN PERMOHONAN TEGAS INI, BERHUBUNG SAKSI KORBAN TELAH MENDIAMKAN DIRI BERSABAR NAMUN TERNYATA DARI POLDA BALI TERKESAN ENGGAN DAN TIDAK BERANI TEGAS MENINDAK PARA OKNUM YANG TELAH TERBUKTI KESALAHANNYA.
    DAN JUSTRU TERDENGAR GOSIP BAHWA POLDA BALI MENGETAHUI BAHWA PERKARA TERSEBUT DILANJUTKAN OLEH KAPOLSEK SEKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA, HINGGA SIDANG TERSEBUT DIATAS DENGAN MAKSUD AGAR SAKSI KORBAN INI TERPENJARA KARENA SAKSI KORBAN INI BODOH DAN MENURUT SAJA DALAM PROSES PERKARA INI.
    HAL TERSEBUT SAYA DENGAR SENDIRI DARI SAKSI SAAT LAPORAN POLISI KE POLDA BALI DIBUAT TERSEBUT PADA TGL 21 SEPTEMBER 2012. DAN TERDENGAR ADA GOSIP DARI BAPAK POLISI YANG MENGATAKAN BAHWA SAKSI KORBAN INI DEPRESI.
    TETAPI SEKARANG SAKSI KORBAN SAMPAIKAN SIAPA YANG DEPRESI SESUNGGUHNYA KARENA TELAH MENGAKIBATKAN KEHANCURAN HIDUP SAKSI KORBAN SEPERTI INI?
    SEKARANG KALAU POLDA BALI TIDAK SEGERA MENINDAK PARA PELAKUNYA, BUKANKAH HAL TERSEBUT POLDA BALI DAPAT DIKATAKAN TELAH TURUT MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU KEJAHATAN DI PULAU BALI?
    DAN BAHKAN TURUT MENYENGSARAKAN SAKSI KORBAN BERKELANJUTAN DENGAN HIDUP DALAM KECEMASAN DAN KETIDAK PASTIAN UNTUK BERADA DI PULAU BALI YANG SELAMA 20 TH TELAH SAKSI KORBAN JALANI DENGAN AMAN DAN TENANG.

    APABILA TEAM PENYIDIK POLDA BALI TIDAK MENGETAHUI CARA BAGAIMANA MEMERIKSA TERLAPOR TERSEBUT, MAKA SAKSI KORBAN AJARI SEBAGAI CANTOH AWAL SBB;

    DENGAN CARA MENANYAKAN KEPADA TERLAPOR YANG TENTU MENGETAHUI BAGAIMANA BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATAN YANG TELAH DIAMBIL PADA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 DARI TKP YANG DALAM DAKWAAN DINAMAKAN ARTSHOP BUDDHA YANG BERADA DI JL. RAYA CELUK BR. CEMENGGAUN SUKAWATI, GIANYAR BALI, YANG MANA BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT, TELAH DIDUGA ADA DALAM KUASA PELAKUNYA SELAMA 45 HARI? DAN TELAH BERKELILING KEMANA SAJA BARANG BUKTI TERSEBUT SELAMA 45 HARI?
    DENGAN AWAL MEMINTA KETERANGAN DENGAN GAMBARAN PERTANYAAN KEPADA TERLAPOR DEMIKIAN:
    1. HI TERLAPOR: BAGAIMANA KEMUDIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT YANG SUDAH BERHASIL DICURI OLEH PELAKUNYA BISA DIPINDAH DI MOBIL APV DK 1311 IF WARNA SILVER YANG DIKEMUDIAN OLEH PELAKU AKIBAT TINDAKAN TERLAPOR YANG MENCARI PENGEMUDI TERSEBUT PADA SAAT PUKUL 02.00 WITA DINI HARI TGL 24 SEPTEMBER 2011 DI PULAU BUNGIN DENPASAR BALI, UNTUK MENGANGKUT BARANG CURIAN YANG DIAMBIL PADA JAM-JAM SEBELUMNYA OLEH KARENA PENGEMUDI TERSEBUT TIDAK BERHASIL MENDATANGKAN SAKSI KORBAN KE TKP? SEBAGAIMANA KUTIPAN WAKTU YANG ADA DI HALAMAN 11 BUKU PUTUSAN TERSEBUT.
    2. YANG MANA DIDUGA PENGEMUDI TERSEBUT ADA DI PABRIK PULAU BUNGIN DENPASAR, KARENA KEMUNGKINAN KETAKUTAN DENGAN GRUP PELAKU YANG SUDAH BERHASIL MENGELUARKAN BARANG BUKTI CURIAN TERSEBUT, SEHINGGA PENGEMUDI YANG TELAH KEMUNGKINAN MENYERAHKAN KUNCI KEPADA PARA PELAKUNYA YANG MENCURI DRUM DAN YANG KEMUNGKINAN PARA PELAKU YANG LAINNYA JUGA MENYALAKAN TELEVISI YANG NYALA BESAR TERSEBUT, YANG TELAH BERHASSIL MEMBAWA KELUAR BARANG CURIAN DRUM, NAMUN PENGEMUDINYA BELUM BERHASIL MENDATANGKAN SAKSI KORBAN INI,,,?
    A. YANG MANA KEMUDIAN PENGEMUDI TERSEBUT DIDUGA MENCARI AMAN DENGAN BERADA DI PABRIK PULAU BUNGIN DENPASAR BALI, GUNA MENYELAMATKAN DIRI DARI GRUPNYA TERSEBUT. YANG DIDUGA AKIBAT GAGALNYA PENGEMUDI MEMBAWA SAKSI KORBAN KE TKP, KEMUNGKINAN MEETING UNTUK MEMBUAT STRATEGI PENGALIHAN WAKTU KEJADIAN, DENGAN MENGHADIRKAN PEREMPUAN TERSEBUT UNTUK MEMBUAT PENGALIHAN PERHATIAN DENGAN MEMBUAT ONAR DI PABRIK, AKIBAT PENGEMUDINYA TIDAK BERHASIL DALAM RENCANANYA MENGHADIRKAN SAKSI KORBAN DI TKP, SAAT PERAMPOKAN MALAM SEBELUMNYA UNTUK DILAKSANAKAN, SEDANGKAN TELEVISI TELAH DINYALAKAN BEGITU KERASNYA OLEH PELAKU YANG PERLU DISELIDIKI OLEH POLDA BALI MELALUI KETERANGAN SAKSI TERLAPOR TERSEBUT.
    B. KARENA MEMANG BESAR KEMUNGKINAN BAHWA PENGEMUDI TERSEBUTLAH YANG MEMBERI JALAN DENGAN DUGAAN MEMBERIKAN ANAK KUNCI TKP KEPADA GRUP PELAKUNYA, ATAU MUNGKIN ANAK KUNCI TERSEBUT DISERAHKAN KEPADA PEREMPUAN (ISTRINYA) YANG DATANG MENJEMPUTNYA TERSEBUT.(YANG DIDUGA SUAMI ISTRI TERSEBUT BERSEKONGKOL MELAKUKAN TINDAK KEJAHATAN SECARA BERSAMA-SAMA)
    C. SEDANGKAN SUASANA DI TKP TELAH TERKONDISI UNTUK SUATU DUGAAN RENCANA TERHADAP SAKSI KORBAN YANG DAPAT DIDUGA ADA SESUATU YANG MENBAHAYAKAN, KARENA PENGEMUDI TERSEBUT MENGINGINKAN SESUATU KEPADA SAKSI KORBANNYA INI, YANG DIDUGA DENGAN CARA TIDAK BAIK. KARENA MEMANG ANAK-ANAK SAYA TIDAK MENGETAHUI PEKERJAAN APA SAJA YANG SAYA KELOLA. DAN TKP GALERY TERSEBUT ADALAH TERMASUK DAERAH BARU BAGI SAKSI KORBAN INI.
    D. DAN PERLU DIKETAHUI BAHWA PADA SEKIRA TGL 2 MARET 2011, PALAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT JUGA TELAH MENGANIAYA ANAK SAYA DENGAN TIDAK PANTAS SAYA SEBUTKAN BAGAIMANA DIA DIBAWA KE KAMARNYA, NAMUN LAPORAN POLISI MENGENAI TINDAK PIDANA DALAM LAPORAN POLISI TGL 2 MARET 2011 TERHADAP ANAK SAYA TERSEBUT YANG MANA KEJADIANNYA TELAH IA LAPORKAN KE POLSEK SANUR TELAH TIDAK DIPROSES DAN MASIH DIBIARKAN KARENA SAYAPUN KEMUDIAN SAKIT LEBIH DARI 7 BULAN. YANG KEMUDIAN ADA PENCURIAN DI CELUK TKP TERSEBUT. DAN BARU SETELAH SIDANG VONIS TGL 13 PEBRUARI 2012, SAYA MENANYAKAN LAPORAN ANAK SAYA TERSEBUT DENGAN MELIHAT VISUMNYA DI RS TRIJATA. NAMUN SAYA MEMPERTIMBANGKAN EFEK MORAL PSIKOLOGI ANAK SAYA YANG DITELANJANGI PELAKUNYA TERSEBUT. SEHINGGA CUKUPLAH SAYA IBUNYA INI SELAKU SAKSI KORBAN INI YANG MENDERITA.
    E. KARENA PENGANIAYAAN YANG ANAK SAYA ALAMI JUGA TERVISUM YANG SAYA KETAHUI SETELAH SIDANG VONIS PENGADILAN NEGERI GIANYAR TGL 13 PEBRUARI 2011 TERSEBUT.

    DAN KINI APABILA PENEGAK HUKUM TEAM POLDA BALI YANG TELAH MENERIMA ADUAN SAKSI KORBAN LEBIH DARI 1 TH INI TETAP MENGULUR-ULUR WAKTU UNTUK MENUTUPI AIB PERBUATAN BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI, DAN APABILA PERKARA INI TIDAK SEGERA DITINDAK LANJUTI BERARTI BARANG BUKTI HASIL KEJAHATAN YANG TELAH DIVONIS PN GIANYAR BALI TANGGAL 13 PEBRUARI 2011 DENGAN NOMOR PUTUSAN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI TERSEBUT,
    DAPAT DIPANDANG BAHWA PENCURINYA ADALAH OKNUM –OKNUM KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI KARENA KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI YANG MENANGANI PERKARA TERSEBUT TIDAK SEGERA MEMBANTU POLDA BALI UNTUK MEMBERIKAN KETERANGAN, MENGENAI SIAPA YANG MENYERAHKAN BARANG BUKTI TERSEBUT ADA DI KANTOR POLISI? PADA SAAT PELAKU PENGANIAYAAN DIAMANKAN DI KANTOR POLISI.
    MENGAPA DEMIKIAN, KARENA BAPAK OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI MENUTUP-NUTUPI PARA PELAKUNYA DENGAN BUKTI ADA ORANG YANG TERLIBAT TETAPI JUSTRU DISEMBUNYIKAN NAMUN NAMA TERSEBUT ADA DALAM BUKU PUTUSAN PN GIANYAR DALAM HALAMAN 11. DAN BAHKAN PELAKU YANG TERLAPOR TERSEBUT TELAH DISERAHTERIMAKAN BARANG BUKTI ALAT ANGKUT TINDAK KEJAHATAN BERUPA MOBIL APV DK 1311 IF WARNA SILVER OLEH POLSEK SUKAWATI, PADAHAL KENDARAAN MOBIL TERSEBUT MASIH DALAM STATUS PENYELIDIKAN DI KEPOLISIAN.
    KALAU OKNUM POLSEK SUKAWATI TIDAK TERLIBAT, MENGAPA TERLAPOR TIDAK DIMINTAI KETERANGANNYA SEGERA OLEH POLDA BALI YANG MENANGANI DAN MENGAPA SAMPAI SEKARANG PELAKU-PELAKUNYA TIDAK DIAMANKAN?
    MENGAPA BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA DENGAN TEAM PENYIDIKNYA MEMPROSES PERKARA TIDAK BENAR BAHKAN MERUBAH BAP PARA SAKSI DAN MEMPERKARAKAN ASAL JADI BAHKAN TANPA SAKSI-SAKSI?
    YANG MANA PROSES PERKARA INI TELAH DIPAKSAKAN OLEH OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA UNTUK DITINDAK LANJUTI, PADAHAL PERKARA TERHADAP PELAKU TERSEBUT SUDAH SAKSI KORBAN CABUT SELURUHNYA TANPA SYARAT PADA TGL 22 NOPEMBER 2011 PADA PETANG HARI MELALUI PENYIDIK POLSEK SUAKWATI, DENGAN ALASAN KARENA BAPAK KAPOLSEK TIDAK MEMPROSES PERKARA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN TERSEBUT,
    DAN TERNYATA OLEH BAPAK KAPOLSEK TETAP MELANJUTKAN PERKARANYA TERSEBUT HINGGA SIDANG TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA SAKSI YANG DARI MANA BAPAK KAPOLSEK MENDAPAT BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA MILIK SAYA TERSEBUT YANG DIPERKARAKAN HINGGA SIDANG DENGAN MENDAKWAKAN PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT.
    BAHKAN DALAM DAKWAAN JAKSA DAN VONIS YANG TERDAPAT DALAM BUKU PUTUSAN PN TERSEBUT TELAH TIDAK DISEBUTKAN ADANYA KETERANGAN TENTANG TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKU DI AMBIL DI TKP SAAT PENGANIAYAN YANG KEMUDIAN DIDAKWAKAN PENCURIAN TERHADAP BARANG BUKTI MILIK SAYA YANG DICURI OLEH PELAKU YANG BELUM DIKETAHUI SAMPAI SEKARANG.
    DENGAN CARA BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA MENYEMBUNYIKAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKU DIAMANKAN DI KEPOLISIAN DAN DIDAKWAKAN PENCURIAN TELAH DAPAT DIPANDANG BAHWA OKNUM BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANATA TELAH MEMIMPIN PARA PENYIDIKNYA UNTUK MENGGELAPKAN PERKARA YANG MENYANGKUT KESELAMATAN JIWARAGA SAKSI KORBANNYA INI.

    DAN DAKWAAN SERTA VONIS TERSEBUT TELAH DIBUAT BEDA WAKTU KEJADIANNYA DENGAN MEMAKAI HARI SABTU PAGI PUKUL 04.00 WITA TGL 24 SEPTEMBER 2011.
    SEDANGKAN ALAT MUSIC DRUM TERSEBUT TELAH HILANG DIKETAHUI OLEH SAKSI TERJADI TGL 23 SEPTEMBER 2011 HARI JUM’AT, SETELAH PARA KARYAWAN PADA PULANG DAN DITEMPAT TERSEBUT TERKONDISI ADANYA TELEVISE YANG NYALA BESAR DAN AIR YANG MASIH TERLIHAT MENGALIR, DIDUGA DALAM MENYAMBUT SAKSI KORBAN INI UNTUK KE TKP YANG DIDUGA AKAN ADA PERENCANAAN TERHADAP SAKSI KORBAN INI.
    NAMUN PUJI TUHAN KARENA TUHAN PUNYA CARA UNTUK MELEPASKAN ANAKNYA INI DARI BAHAYA BESAR TERSEBUT.
    OLEH KARENA DALAM PROSES PERKARA YANG DIPAKSAKAN OLEH BAPAK KAPOLSEK DIPROSES HINGGA PENGADILAN TANPA SAKSI DARI MANA POLSEK MENDAPATKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA PENCURIAN BERUPA DRUM TERSEBUT DAN TANPA SAKSI PELAPOR, HINGGA VONIS PENGADILAN TERJADI YANG KEMUDIAN PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT MENJADI PELAKU PENCURIAN DENGAN CARA MENGAKU-NGAKU MENGHAFAL RENCANA DAKWAAN YANG MANA PENGAKUANNYA TIDAK ADA SEORANG SAKSIPUN YANG MEMBENARKAN TINDAKAN PENGAKUAN CARA PELAKU TERSEBUT MENGAMBIL BARANG CURIAN YANG DIAKUI DIHADAPAN SIDANG.
    NAMUN PERKARA TERSEBUT TELAH DIVONIS DALAM SIDANG TERSEMBUNYI DENGAN DIJAGA KETAT BANYAK BAPAK POLISI DI PN TGL 13 PEBRUARI 2012, DAN SAKSI KORBAN INI SEBELUM KETUK PALU HAKIM BEBERAPA KALI HENDAK MEMOHON WAKTU UNTUK MELURUSKAN PERKARA INI , NAMUN TIDAK DITANGGAPI.
    OLEH KARENA ITU BARANG-BARANG BUKTI TERSEBUT KINI MASIH STATUSNYA DIAMANKAN DI PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI SEBAGAI PERTANDA BAHWA BARANG BUKTI TERSEBUT BELUM MELALUI PENYELIDIKAN DAN HANYA DIPERKARAKAN DENGAN MENDOMPLENG BAJU DAGANGAN YANG TIDAK PERNAH DILAPORKAN KE KANTOR POLISI NAMUN BARANG BAJU DAGANGAN YANG DISIMPAN PEKERJA SAYA TERSEBUT DISATUKAN DENGAN BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATAN PENCURIAN TGL 23 SEPTEMBER 2011 TERSEBUT.
    APABILA POLDA BALI TIDAK SEGERA MENINDAK LANJUTI PROSES PERKARA LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 , BERARTI YANG MENCURI BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON MILIK SAYA TERSEBUT ADALAH OKNUM-OKNUM BAPAK POLISI YANG TELAH MENYEMBUNYIKAN PELAKU YANG SEBENARNYA YANG TELAH PARA BUSER KETAHUI BAHWA DALAM MENCURI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT ADALAH PARA PELAKU PADA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 DENGAN MELALUI PINTU DEPAN DENGAN MENYALAKAN TELEVISI YANG AMAT KERAS DAN MENGUNCI PINTU SAMPING TIMUR DARI LUAR, AGAR SAKSI YANG DIBELAKANG TIDAK MENGETAHUI SIAPA PARA PELAKUNYA TERSEBUT.
    OLEH KARENA ITU BAPAK KAPOLSEK I MADE WITANAYA HARUS MEMPERTANGGUNG JAWABKAN BARANG BUKTI MILIK SAYA TERSEBUT YANG MASIH DI PN GIANYAR BALI YANG TELAH DILAPORKAN KE POLDA BALI DENGAN CARA MELAPORKAN KETERLIBATAN ORANG YANG NAMANYA DISEMBUNYIKAN OLEH BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI BERSAMA TEAM YANG MENANGANI, YANG MANA PELAKU TERSEBUT TELAH DIPAKAI UNTUK MEMULAI DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM DENGAN MEMBUAT REKAYASA.
    SEDANGKAN PEREMPUAN YANG DATANG TENGAH MALAM YANG BELUM PERNAH SAKSI KORBAN KENAL DAN BELUM PERNAH SAKSI KORBAN LIHAT BAHKAN SAAT PEREMPUAN DATANG TERSEBUTPUN SAKSI KORBAN TIDAK MENGETAHUINYA, NAMUN DALAM CERITA SELURUH JAJARAN POLDA BALI MENGGAMBARKAN ALASAN SEBAGAIMANA BUKU PUTUSAN PENGADILAN TERSEBUT AGAR MENJADI ALASAN UNTUK TIDAK DIPROSES.
    BAGAIMANA BARANG BUKTI HILANGNYA HARI JUM’AT PETANG. DAN PEREMPUAN TERSEBUT DATANGNYA SABTU DINI HARI? KAN NGGAK SAMA BUKAN?
    KARENA DAPAT DIDUGA SEMUA OKNUM-OKNUM TELAH MEREKAYASA DENGAN MENGUBAH WAKTU KEJADIAN?
    MANA BISA. ANGKA 1 BERUBAH MENJADI ANGKA 2.
    HARI JUM’AT BERUBAH MENJADI HARI SABTU? CUKUPLAH PARA BAPAK POLISI MEMBODOHI PEREMPUAN SEORANG DIRI INI?

    KALAU SAKSI KORBAN INI ADA SALAH YA LAPORKAN, JANGAN BIKIN STRESS SAKSI KORBAN INI.
    (TETAPI POLISI-POLISI TERMASUK JAJARAN POLDA BALI TERSEBUT HANYA BISA MENGGOSIP TANPA BERANI TERUS TERANG DI DEPAN SAKSI KORBAN INI)
    BAHKAN CERITA REKAYASA TERSEBUT HINGGA DIBUAT DALAM BUKU PUTUSAN PN GIANYAR BALI.
    DAN SAKSI KORBAN KATAKAN BAHWA DALAM BUKU PUTUSAN PN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR Pengadilan Negeri GIANYAR BALI, YANG AWAL TULISANNYA MENGANDUNG KALIMAT:
    “DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”
    TERSEBUT TERNYATA ISI KALIMAT DAN KETERANGAN DIDALAMNYA BOHONG SEMATA. DAN HAL INI TELAH SAKSI KORBAN SAMPAIKAN KE KOMISI YUDISTIAL DAN KE KEJAKSAAN AGUNG.
    DAN BAHKAN SAKSI-SAKSI YANG HADIR DALAM SIDANG BERSAMA SAKSI KORBAN ADALAH SAKSI-SAKSI PENGANIAYAAN. NAMUN DALAM BUKU PUTUSAN SE-OLAH PARA SAKSI TERSEBUT MENGETAHUI BAGAIMANA PELAKUNYA MENCURI DRUM DIPAGI HARI YANG DIREKAYASA TERSEBUT.
    HAL INI JUGA BERARTI PARA HAKIM YANG MENANGANI PERKARA INI TELAH BERBUAT JAHAT TERHADAP PARA SAKSI YANG TELAH MELAKUKAN TUGAS PANGGILAN SEBAGAI SAKSI DALAM PENGADILAN SEKALIPUN HANYA DISURUH DATANG MENDADAK DALAM SATU MALAM.
    SEKARANG SAYA SELAKU SAKSI KORBAN DAN MENGATASNAMAKAN PARA SAKSI YANG HADIR PADA SIDANG PERDANA TGL 26 JANUARI 2012, MENGGUGAT PARA PENEGAK HUKUM YANG TELAH MEMPERKARAKAN BARANG-BARANG MILIK SAKSI KORBAN DENGAN TIDAK BENAR CARA MEMPROSESNYA MELALUI BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATAN YANG DIPERKARAKAN DENGAN TIDAK SESUAI WAKTU KEJADIAN YANG BARANG BUKTINYA ADA DI PENGADILAN NEGERI GIANYAR UNTUK DIPROSES DI POLDA BALI.
    BAGAIMANA CARA MENGGUGAT PARA OKNUM BAPAK PENEGAK HUKUM DI POLSEK SUKAWATI , KEJARI DAN MAJELIS HAKIM YANG TERGABUNG DALAM BUKU PUTUSAN TERSEBUT?, SAKSI KORBAN SERAHKAN KEPADA BAPAK KAPOLRI, DAN JUGA PENEGAK HUKUM YANG BERWENANG, KARENA SAKSI KORBAN TIDAK MENGETAHUI CARANYA.
    MOHON BAPAK KAPOLRI BERTINDAK TEGAS TERHADAP NAMA OKNUM SBB:
    1. BAPAK KAPOLSEK I MADE WITANAYA ALASANNYA:
    A. BELIAU TELAH MEMAKSAKAN KEHENDAKNYA MEMPROSES PERKARA TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA SAKSI YANG MENGETAHUI SAAT PENCURIAN TERJADI DAN TANPA SAKSI YANG DARI MANA BAPAK KAPOLSEK MENDAPAT BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN TERSEBUT.
    B. PADAHAL PELAKUNYA SAAT DIAMANKAN KARENA MENGANIAYA SAKSI KORBAN.

    C. KOK LAPORAN TENTANG PENGANIAYAAN YANG MENYANGKUT KESELAMATAN SAKSI KORBANNYA INI, HANYA KETERANGAN SAJA TIDAK DILAMPIRKAN KE KEJAKSAAN HINGGA PENGADILAN.

    • (INI NAMANYA BAPAK KAPOLSEK I MADE WITANAYA TELAH MEMBUAT SAKSI KORBAN TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG MILIKNYA.

    • SEORANG PELACUR SAJA MASIH DIBAYAR DAN BERHARGA,

    • TETAPI SAKSI KORBAN INI TELAH TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG YANG DIPERKARAKAN TERSEBUT?.

    • INILAH PERBUATAN PELECEHAN YANG DILAKUKAN OKNUM BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA YANG TIDAK MENGHARGAI KESELAMATAN JIWA RAGA SAKSI KORBANNYA INI YANG SEHARUSNYA DIUTAMAKAN PERLINDUNGANNYA OLEH PENEGAK HUKUM.

    • APABILA HANYA MEMPERKARAKAN BARANG BARANG, TENTU SAYA TIDAK PERLU DATANG MENGIKUTI PERKEMBANGAN PROSES PERKARA. NAMUN KARENA SAYA MENGHARGAI KESELAMATAN YANG DARI TUHAN, MAKA SAYA HARGAI KERJA BAPAK POLISI.

    D. INILAH NAMANYA BAHWA BAPAK KAPOLSEK I MADE WITANAYA MENGGELAPKAN PERKARA UNTUK MEMBERIKAN KETERANGAN YANG SEBENARANYA BAGAIMANA PELAKU DIAMANKAN KEPOLISIAN.

    E. JADI SIAPA YANG MENYURUH OKNUM BUSER POLISI BERJAGA DI TKP SAAT KEJADIAN PENGANIAYAAN TGL 7 NOPEMBER 2011, DAN KEMUDIAN OKNUM BUSERNYA MENGANCAM SAKSI KORBAN AGAR SAYA MEMBUAT LAPORAN KE KANTOR POLISI DAN APABILA SAKSI KORBAN TIDAK MAU MELAPORKAN KE KANTOR POLISI, MAKA GALERY TEMPAT USAHA TKP TERSEBUT AKAN DIBAKAR PETUGAS TERSEBUT?
    F. TEGA SEKALI BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA YANG SEHARUSNYA MENJADI PELINDUNG MASYARAKAT. NAMUN JUSTRU MENGGELAPKAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR PELAKU DIAMANKAN KEPOLISIAN?
    G. TEGA SEKALI PERKARA JIWA RAGA KESELAMATAN WARGANYA DIABAIKAN DIBANDING BARANG-BARANG DAGANGAN YANG BUKAN HASIL LAPORAN KEPOLISIAN NAMUN DI LANJUTKAN PERKARANYA UNTUK MENGGENDONG MENYELESAIKAN KASUS PERKARA YANG JUGA MENYANGKUT KESELAMATAN JIWA RAGA PEMILIKNYA DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TERJADI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011 PETANG TERSEBUT. YANG DIALIHKAN WAKTU KEJADIANNYA, TANPA MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAK KEJAHATANNYA.
    H. OLEH KARENA ITU BAPAK KAPOLSEK I MADE WITANAYA PERLU MEMPERTANGGUNG JAWABKAN SEGALA AKIBAT YANG DIDERITA SAKSI KORBAN AKIBAT MELANJUTKAN PROSES PERKARANYA TANPA BUKTI-BUKTI YANG MENDUKUNG TERDAKWA PATUT TIDAKNYA DIJEBLOSKAN KE PENJARA SENDIRIAN, DAN PATUT TIDAKNYA BARANG DAGANGAN SAYA DISATUKAN DENGAN BARANG BUKTI PENCURIAN, YANG KEMUDIAN DIPERKARAKAN DENGAN MENGHILANGKAN ADANYA KETERANGAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENGHANTARKAN SESEORANG DIPROSES DI KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI.
    I. DAN DALAM HAL INI MELALUI GAMBARAN DAKWAAN TERLAMPIR, TELAH MENGKONDIDIKAN BAGAIMANA SAKSI KORBAN DUREKAYASA TERPENJARA DALAM PERSIDANGAN.
    2. BAPAK RIAN KANIT I SELAKU PIMPINAN PENYIDIKAN HARUS MEMPERTANGGUNG JAWABKAN BAGAIMANA BAP PARA SAKSI KETERANGAN KALIMATNYA BISA BERUBAH SEMUANYA.
    3. KETIGA OKNUM BUSER POLISI YANG MENANGANI PERKARA INI, TERUTAMA BAPAK I KADEK SUARTIKA YANG TELAH MENGANCAM SAKSI KORBAN BAHWA PETUGAS TERSEBUT AKAN MEMBAKAR GALLERY USAHA TEMPAT YANG SAKSI KORBAN MENGELOLA USAHA, DAN APABILA SAYA SELAKU SAKSI KORBAN TIDAK MELAPORKAN PELAKU DALAM KEJADIAN PENGANIAYAAN TGL 7 NOPEMBER 2011 TERSEBUT MAKA GALLERY TKP TERSEBUT AKAN DIBAKAR OLEH OKNUM BUSER TERSEBUT.
    YANG KEMUDIAN SETELAH SAKSI KORBAN MENGANGGUK, MAKA TIDAK BERAPA MENIT KEMUDIAN PARA POLISI DATANG DAN MENGAMBIL PELAKUNYA DAN PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT DIAMANKAN. DAN SAYA MELAPORKAN KEJADIAN PENGANIAYAAN DAN PENGRUSAKAN PINTU KAMAR MANDI YANG DIJEBOL PELAKUNYA, YANG KEMUDIAN SAYA DIVISUM DALAM Laporan Polisi LPB/237/ XI/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali,Senin 7 Nopember 2011.
    NAMUN TERNYATA PERKARA PENGANIAYAAN INI HANYA REKAYASA OKNUM-OKNUM KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI AGAR DAPAT MEMPERKARAKAN DENGAN MENYEDERHANAKAN PROSES PERKARA TINDAK PIDANA PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TELAH DILAPORKAN KE KANTOR POLISI TGL 24 SEPTEMBER 2011 YANG KEJADIANNYA TGL 23 SEPTEMBER 2011 DALAM Laporan Polisi LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali, yang lapoRannya sudah 45 hari yang belum diselesaikan tugasnya oleh Polsek Sukawati kab Gianayr Bali tersebut.

    BAPAK KAPOLRI YANG SAYA HORMATI,
    MOHON BANTULAH SAYA DAN KASIHANILAH SAYA KARENA AKIBAT PROSES PERMAIKAN YANG DILAKUKAN OLEH OKNUM BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA BERSAMA TEAM OKNUM BELIAU TERSEBUT SEHINGGA SAYA MENDERITA DAN TIDAK BISA BEKERJA KARENA CEMAS DENGAN PARA PELAKU YANG BELUM DIPROSES TERSEBUT.
    BAHKAN GALLERY USAHA DI TKP SEOLAH MATI SURI TANPA PENGHUNI KARENA SAKSI-SAKSI JUGA CEMAS DENGAN PROSES PERKARA YANG TIDAK JELAS INI.
    TOLONG SAYA BAPAK…AGAR POLDA BALI SEGERA MENINDAK LANJUTI. Laporan Polisi LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 UNTUK MENEMUKAN PARA PELAKU YANG SEBENARNYA DENGAN ULAH TKP UNTUK MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAK PIDANANYA YANG TELAH DITUTUP TUTUPI TERSEBUT.
    DI GALLERY RUKO TKP TERSEBUT ADA BARANG LEBIH DARI 4 TRUK, NAMUN MENGAPA HANYA MERAMPOK ALAT MUSIC DRUM YANG TIDAK TERLALU DIPENTINGKAN DALAM GALLERY TERSEBUT,, APABILA TIDAK MEMPUNYAI MOTIVASI DIDALAM TINDAKAN TERSEBUT.
    TERIMA KASIH DAN SALAM HORMAT KAMI,
    ESTHER PASRI ALIMENTARY

    Catatan:
    Dan untuk bapak Jaksa Penuntut Umum dalam perkara ini, perlu bertanggung jawab dengan dakwaan yang cacat hukum tersebut yang telah disahkan di PN tersebut
    Dan para Majelis Hakim perlu dimintai pertanggungjawabananya karena membuat keterangan palsu DALAM BUKU PUTUSAN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR Pengadilan Negeri GIANYAR BALI 13 pebruari2012, dan telah menggelapkan keterangan fakta sidang yang kami hadiri. Dan ketiga instansi tersebut telah turut meluluskan menutupi pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana nama yang disembunyikan dalam proses perkara namun nama tersebut ada di halaman 11 dalam buku putusan tersebut.
    Kini seluruh penegak hukum terutama oknum-oknum yang bertugas tersebut perlu mendukung mengungkap barang bukti hasil tindak pidana pencurian yang masih diamankan di PN Gianyar yang belum melalui penyidikan tersebut agar memudahkan Polda Bali memproses laporan saya tersebut, apabila Para oknum penegak hukum tersebut, tidak ingin dikatakan menyembunyikan para pelaku tindak kejahatan di pulau Bali, dalam tindak pidana pencurian BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG DICURI TGL 23 SEPTEMBER 2011 HARI JUM’AT PETANG DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI TERSEBUT.
    DAN SEBAGAIMANA YANG PERNAH SAKSI KORBAN SAMPAIKAN PADA HARI JUM’AT TGL 21 SEPTEMBER 2012 YANG LALU SAAT LAPORAN SAYA HENDAK DIHAMBAT-HAMBAT UNTUK TIDAK DITERIMA OLEH BAGIAN PETUGAS POLDA BALI YANG KEMUDIAN MENERIMA LAPORAN SAYA,
    SAYA NYATAKAN DIHADAPAN PARA BAPAK POLISI POLDA BALI TERSEBUT UNTUK MEMBUKTIKAN KEBENARAN PROSES PERKARA YANG TELAH DIPROSES HINGGA VONIS HAKIM YANG MENGHASILKAN BUKU PUTUSAN TERSEBUT YANG SAYA TUNJUKKAN DIHADAPAN PARA PABAK PETUGAS BAHWASANYA SAYA RELA DIGANTUNG DI PULAU BALI OLEH BAPAK-BAPAK POLISI DI POLDA BALI, APABILA SELURUH PENEGAK HUKUM TELAH MEMBENARKAN PROSES PENANGANAN YANG DILAKUKAN MULAI DARI POLSEK SUKAWATI, KEJARI DAN PN GIANYAR BALI DENGAN BUKTI HASIL BUKU PUTUSAN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR Pengadilan Negeri GIANYAR BALI 13 pebruari2012 TERSEBUT, YANG MANA BUKU PUTUSAN YANG AWALNYA DITULISI DENGAN KALIMAT:
    “DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”
    NAMUN ISI BUKUNYA TELAH MEMBUAT REKA-REKA YANG INTINYA BOHONG SEMUA DAN FAKTA SIDANG TGL 26 JANUARI 2012 YANG KAMI HADIRI YANG BERSITEGANG DENGAN TIDAK ADANYA KETERANGAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN BERSAMA BUKTI LAPORANNYA TERSEBUT YANG TELAH DIANGKAT OLEH ANGGOTA MAJELIS HAKIM, JUGA TIDAK DISEBUTKAN DALAM CATATAN BUKU PUTUSAN TERSEBUT, UNTUK MEMPERTIMBANGKAN PERLU TIDAKNYA SIDANG DILANJUTKAN ATAU TIDAK KARENA TELAH KELUAR DARI PROSES PERKARA DAN BAHKAN TIDAK ADA SATU SAKSIPUN YANG MEMBENARKAN PENGAKUAN PELAKU PENGANIAYAAN YANG MENGHAFAL LEMBARAN DAKWAAN TERSEBUT SEBAGAI PENGAKUAN DIHADAPAN HAKIM DALAM MELAKUKAN PENCURIAN DRUM SEBAGAIMANA CARA DALAM LEMBARAN DAKWAAN TERSEBUT.
    NAMUN DALAM BUKU PUTUSAN TERSEBUT TELAH MENGUBAH KEADAAN SEBENARNYA BAHWA SAKSI YANG HADIR SE-OLAH-OLAH MENGETAHUI SAAT KEJADIAN PENCURIAN TERSEBUT DI PAGI HARI PUKUL 04.00WITA 24 SEPTEMBER 2011.
    SIAPA YANG MEREKAYA INI SEMUA?
    MENGAPA TEGA SEKALI TERHADAP PARA SAKSI YANG TELAH MERELAKAN DIRINYA MELAKUKAN KWAJIBAN DIPANGGIL HADIR SIDANG MENDADAK DAN HANYA DIPAKAI SARANA MENYELESAIKAN PERKARA YANG TELAH DISETTING BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI UNTUK DILANJUTKAN TANPA SAKSI YANG DARI MANA BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI MENDAPATKAN BARANG BUKTI TERSEBUT.
    KARENA PELAKUNYA TERSEBUT SAAT DITANGKAP DIAMANKAN POLISI DALAM TINDAK PENGANIAYAAN SEDANG TIDAK MEMBAWA BARANG BUKTI TERSEBUT.
    MAKANYA KALAU BARANG BUKTI TERSEBUT KEMUDIAN ADA DI POLSEK SUKAWATI DAN DIPERKARAKAN, MAKA PERLU DIHADIRKAN SIAPA SAKSI YANG MENYERAHKAN BARANG BUKTI TERSEBUT KEPADA POLSEK SUKAWATI.
    BUKANKAH BARANG BUKTI TIDAK BISA BERJALAN SENDIRI KE KANTOR POLISI BUKAN?
    SEDANGKAN SAKSI KORBAN YANG MASIH BERNYAWA INI BISA DATANG DENGAN DIDAHULUI DIANVCAM BUSER POLISI UNTUK MELAPORKAN KEJADIAN DITEMPAT TERSEBUT. DAN APABILA TIDAK MAKA TEMPAT USAHA SAYA YANG SAYA SEWA AKAN DIBAKAR?
    BUKANKAH SAKSI KORBAN INI HABIS-HABISAN PENGORBANANNYA?
    1. SAKSI KORBAN SUDAH MEMENUHI PERINTAH BAPAK POLISI
    2. SAKSI KORBAN TELAH MENDAMPINGI PARA SAKSI YANG MASIH BELIA YANG KETAKUTAN KARENA MENGETAHUI ADA OKNUM BUSER SIAGA DI DEPAN RUKO TKP SAAT PENGANIAYAAN BERENCANA TERJADI TGL 7 NOPEMBER 2011 TERSEBUT.
    3. SAKSI KORBAN TELAH MERELAKAN DIRI UNTUK MENANDA TANGANI BAP YANG MANA BARANG DAGANGAN SAYA YANG TIDAK DILAPORKLAN KE KANTOR POLISI TELAH DIBAWA SERTA KE KANTOR POLISI, APA MAKSUDNYA?
    4. TELAH MEMAKLUMI ADANYA PENGANIAYAAN YANG TIDAK DIPROSES OLEH POLSI DENGAN BUKTI BAHWA; SELAMA PELAKUNYA DIAMANKAN POLSEK SUKAWATI SELAMA 40 HARI TERNYATA TIDAK ADA SEORANG SAKSIPUN YANG DIMINTAI KETERANGAN MENGENAI PENGANIAYAAN YANG MENGHANTAR PELAKUNYA DIAMANKAN POLISI? BUKANKAH INI SEBUAH PELECEHAN?
    5. SAKSI KORBAN TELAH MEMAAFKAN SEMUA KEJADIAN DAN TELAH MENCABUT SEMUA PERKARA TERHADAP PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT TANPA SYARAT. NAMUN TERNYATA BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI TETAP MELANJUTKAN TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA MENYERTAKAN BAGAIMANA PELAKU DIAMANKAN KEPOLISIAN KARENA PENGANIAYAAN.
    6. APAKAH SAKSI KORBAN INI TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG MILIKNYA YANG DIPERKARAKAN DENGAN TIDAK MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAKANNYA DAN BAHKAN TIDAK MENYERTAKAN BAHWA SAKSI KORBAN INI AWALNYA DIANIAYA OLEH PELAKUNYA TERSEBUT?
    7. TEGA SEKALI BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA
    8. APA MAKSUDNYA MEMPERKARAKAN BARANG-BARANG SAYA DENGAN TIDAK MENYERTAKAN SIAPA YANG MENYERAHKAN BARANG BUKTI PENCURIAN TERSEBUT KE KANTOR POLISI?
    9. MAU DIAPAKAN SAYA INI SETELAH DI PERSIDANGAN NANTI?
    10. DAN TERNYATA TUHAN MENUNJUKKAN JALAN DENGAN MENCIUM BAGAIMANA KUASA HUKUM TERDAKWA MEMPERSIAPKAN SAYA DAN PARA SAKSI PADA MALAM TERAKHIR MENJELANG SIDANG ESOK HARI PADA TGL 25 JANUARI 2011, YANG MANA PERTANYAAN-PERTANYAAN KUASA HUKUM TERSEBUT TELAH TERCIUM BAHWA SAKSI KORBAN HENDAK TERJEBAK DENGAN BARANG BUKTI.
    11. DAN BESAR DUGAAN SAKSI KORBAN BAHWA PELAKU YANG DIDAKWAKAN TERSEBUT TIDAK MENGETAHUI PERMAIANAN INI, BUKTINYA PELAKU PENGANIAYAAN YANG DIDAKWAKAN TERSEBUT MENCABUT KUASA HUKUMNYA KARENA TELAH TERCIUM BAHWA DIRINYAPUN HENDAK DIHUKUM LAMA.
    12. SIAPA-SIAPA YANG BERMAIN DALAM PERKARA INI SEHINGGA BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI DAN BAPAK KANIT I DAN BAPAK JAKSA DAN PARA MAJELIS HAKIM BERMUFAKAT BERSAMA SEHINGGA HASIL PUTUSAN PN TERSEBUT ADALAH BANYAK BOHONGNYA.
    13. APAKAH NEGARA MENGGAJI PARA PETUGAS OKNUM PENEGAK HUKUM TERSEBUT UNTUK MENYENGSARAKAN PARA MASYARAKATNYA?
    14. OLEH KARENA ITU DEMI WIBAWA POLRI DAN DEMI HORMAT SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MERELAKAN DIRI MENJADI SAKSI BERKELAKJUTAN DEMI TEGAKNYA KEADILAN DAN KEBENARAN DI SELURUH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, KHUSUSNYA DI PULAU BALI, KARENA TERBUKTI BAGIAN TEAM POLDA BALI PUN TELAH TURUT MENGULUR-ULUR WAKTU MENYELESAIKAN PROSES LAPORAN SAYA INI YANG SEHARURNYA SUDAH MEMASUKI PERSIDANGAN.
    15. APAKAH TEAM POLDA BALI MENUNGGUI SAKSI KORBAN INI HABIS SEMUA RUMAHNYA JUGA TERJUAL KARENA TIDAK BISA HIDUP DAN BEKERJA SETELAH ASET-ASET USAHA HABIS SATU PER SATU SEBAGAIMANA TKP MENJADI MATI SURI KARENA PROSES PERKARA INI TIDAK JELAS KEBENARANNYA.
    16. SILAHKAN GANTUNG SAYA DAN KUBUR BERSAMA BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON, APABILA POLDA BALI TIDAK BERANI BERTINDAK TEGAS TERHADAP PARA PERUSUH NEGARA MELALUI LAPORAN POLISI YANG TELAH DITERIMA TGL 21 SEPTEMBER 2012 DALAM Laporan Polisi LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI SEBAGAIMANA KEHENDAK KAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA YANG MEMINTA SAYA MENGUBURKAN PERKARA INI TERSEBUT.
    17. DIGANTUNG DAN DIKUBURNYA ESTHER PASRI ALIMENTARY BERSAMA BARANG BUTKI TERSEBUT, ADALAH SEBAGAI TANDA BAHWA DI PULAU BALI PARA OKNUM POLISI BERSAMA OKNUM JAKSA DAN OKNUM PARA MAJELIS HAKIM YANG TERGABUNG DALAM MENANGANI PROSES PERKARA YANG MENGAHSILKAN BUKU PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI TGL 13 PEBRUARI 2012 NO.09/PID.B/2012/PN.GIR TELAH DIBENARKAN MELAKUKAN KETIDAK ADILAN DAN KETIDAK BENARAN DAN DAPAT DISEBUT MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG SEYOGYANYA DIDIDIK DAN DIHUKUM SEBAGAIMANA UNDANG-UNDANG YANG BERLAKU. NAMUN JUSTRU PARA PELAKUNYA DIBIARKAN YANG AKAN MENAMBAH RUSAK CUTRA KEPOLISIAN DAN MERUSAK TATANAN DI PULAU BALI INI DEMI KETERTIBAN UMUM.
    DAN PERLU DIKETAHUI BAHWA PADA TGL 21 SEPTEMBER 2012, SETELAH SAYA NYATAKAN DIHADAPAN BAPAK POLISI UNTUK MENGGANTUNG SAYA TERSEBUT, YANG KEMUDIAN AKHIRNYA KUASA HUKUM YANG MENYERTAI SAYA DIPANGGIL KE DALAM ENTAH MEMBICARAKAN APA, NAMUN SAKSI KORBAN DILARANG MENDENGAR PEMBICARAAN BELIAU-BELIAU TERSEBUT,
    DAN KEMUDIAN ADA ANGGOTA POLISI YANG MENUNJUKKAN PEMBACAANYA DALAM BUKU KUHP BAHWA APABILA SESE-ORANG YANG SEDARAH DAN LAIN SEBAGAINYA TURUT MELAKUKAN KEJAHATAN MAKA TIDAK DAPAT DITUNTUT. DAN KEMUDIAN SAKSI KORBAN SAMPAIKAN BAHWA BENAR HAL TERSEBUT,
    NAMUN SAYA SELAKU SAKSI KORBAN BERHAK MELAPORKAN SIAPAPUN JUGA TERMASUK ANGGOTA KELUARGANYA APABILA TERBUKTI KETERLIBATANNYA KARENA TELAH TERTULIS DALAM KUHP.
    HAL INI BERARTI APABILA PENCURIAN TERSEBUT DILAKUKAN OLEH SELURUH ANGGOTA DAN KERABAT PELAKU YANG TERVONIS BERARTI SEMUA KELUARGANYA AKAN AMAN DARI JERATAN HUKUM,
    NAMUN APA JADINYA PULAU BALI NANTINYA APABILA BENAR PARA PELAKUNYA ADALAH SELURUH KELUARGANYA SENDIRI? AKAN JADI APA INDONESIA APABILA KELUARGA BESAR DAPAT BERSEKONGKOL MELAKUKAN KEJAHATAN BERSAMA DAN HANYA SATU PELAKU SAJA YANG BISA DIADILI DAN SEMUA MENUTUPI, DAN PENEGAK HUKUM TIDAK BERKENAN DIBANTU OLEH SAKSI KORBAN UNTUK MENERTIBKAN PULAU BALI INI.
    OLEH KARENA ITU DEMI MELANJUTKAN PERNYATAAN SAYA YANG RELA DIGANTUNG DI PULAU BALI APABILA PENEGAK HUKUM MENGANGGAP PROSES PERKARA YANG MENGHASILKAN BUKU PUTUSAN YANG ISINYA PALSU DAN TIDAK SESUAI FAKTA PERSIDANGAN BAHKAN TELAH MENGGELAPKAN KLETERANGAN ADANYA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR PELAKUNYA DIAMANKAN DAN DIDAKWAKAN DAN DIVONIS PENCURIAN TERSEBUT TELAH TERBUKTI BENAR ADANYA,
    MAKA LAKUKANLAH TINDAKAN MENGGANTUNG SAKSI KORBAN ESTHER PSARI ALIMENTARY DI PULAU BALI, SEBAGAI BUKTI BAHWA SELURUH KEPOLISIAN POLDA BALI TELAH MEMBENARKAN PERILAKU CARA PROSES KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI YANG MENANGANI PERKARA INI DAN MEMAKSAKAN DILANJUTKAN TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA SAKSI YANG DARI MANA BARANG CURIAN TERSEBUT DITERIMA DI KANTOR POLSEK SUKAWATI DAN TANPA MELAMPIRKAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN HARI SENIN 7 NOPEMBER 2011 DALAM LAPORAN POLISI LPB/237/ XI/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI, YANG MENGAKIBATKAN SAKSI KORBAN TERASA TERINTIMIDASI DENGAN KEADAAN BAGAIMANA OKNUM BUSER POLISI HENDAK MEMBAKAR TKP TEMPAT USAHA TERSEBUT SAAT POLSEK SUKAWATI MEMULAI PERKARA UNTUK MENANGKAP PELAKUNYA SAAT PENGANIAYAAN TERJADI, YANG MERESAHKAN PARA SAKSI DAN SAKSI KORBAN MENJADI TRAUMA APABILA KASUS PERKARA INI TIDAK DISELESAIKAN DENGAN BENAR OLEH KEPOLISIAN.
    LEBIH BAIK SAKSI KORBAN DIKUBUR BERSAMA BARANG BUKTI dalam tindak pidana pencurian 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG DICURI TGL 23 SEPTEMBER 2011 HARI JUM’AT PETANG DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI TERSEBUT,
    DARI PADA PERKARA INI TIDAK DIBERESKAN OLEH KEPOLISIAN POLDA BALI YANG SUDAH MENERIMA LAPORAN SAYA TERSEBUT. SEBAGAIMANA KEHENDAK DAN SARAN BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI I MADE WITANAYA YANG MENYARANKAN KEPADA SAYA SELAKU SAKSI KORBAN UNTUK MENGUBURKAN PERKARA INI.
    BAHKAN BELIAU MENYAMPAIKAN KEPADA SAYA SAAT SAYA MENGHADAP BAPAK KAPOLSEK TERSEBUT BERSAMA TEMAN SAYA PADA HARI SENIN 27 AGUSTUS 2012 DENGAN MENYATAKAN UNTUK SAYA MENGUBURKAN PERKARA INI.
    ALASAN BELIAU ADALAH KARENA POLISI HANYA BERTUGAS MENGUMPULKAN BUKTI-BUKTI DAN DILIMPAHKAN KE KEJAKSAAN NEGERI. APABILA BUKTI-BUKTI TERSEBUT AKAN DIBUAT SAYUR LODEH ATAU NASI PECEL ATAU NASSI GORENG TERSERAH KEJAKSAAN DAN PENGADILAN. KARENA POLISI HANYA BERTUGAS MENGUMPULAKN BUKTI-BUKTI TERSEBUT.
    NAMUN BAGAIMANA PENYIDIKAN DILAKUKAN TANPA MENYERTAKAN PEREMPUAN YANG NAMANYA TERCANTUM DALAM BUKU PUTUSAN HALAMAN 11 YANG KEMUDIAN MENJADI TERLAPOR TEREBUT, YANG TIDAK DIMASUKKAN DALAM BAP, NAMUN NAMA TERSEBUT TERSEMBUNYI DAN MUNCUL DALAM BUKU PUTUSAN YANG DISEMBUNYIKAN OLEH OKNUM BAPAK KAPOLSEK DAN OLEH OKNUM BAPAK JAKSA DAN OLEH OKNUM PARA HAKIM? SEDANGKAN PEREMPUAN TERSEBUT TELAH DIPAKAI DASAR ALASAN MENGAWALI SEBUAH DAKWAAN UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBAN INI?
    BUKANKAH KETIGA INSTANSI TERSEBUT DAPAT DIDUGA BERSEPAKAT MENYUSAHKAN SAKSI KORBAN INI SECARA BERSAMA-SAMA?
    DAN MENGAPA SAKSI PELAPORNYA TIDAK DISERTAKAN DALAM TURUT AKTIF MEMBERIKAN KETERANGAN DALAM KEPOLISIAN UNTUK HADIR DI PENGADILAN?
    PADAHAL PROSESNYA BELUM BENAR, DAN TIDAK SESUAI WAKTU KEJADIAN YANG SUDAH MEMANG BENAR DALAM BUKTI LAPORAN POLISI TERSEBUT,
    DAN BUKU PUTUSANNYA ISINYA KEBOHONGAN DAN TELAH MENUNJUKKAN PENGGELAPAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DAN YANG MANA DAKWAANYA TELAH DIMULAI DENGAN SEBUAH MOTIF MERENDAHKAN KEBERADAAN SAKSI KORBAN DENGAN WAKTU KEJADIANNYA TELAH DIUBAH DAN BAHKAN SAKSI YANG HARUSNYA MENJADI TERDAKWA JUGA TELAH DISEMBUNYIKAN OLEH BAGIAN KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI DAN TELAH DIBERIKAN VASILITAS PINJAM PAKAI BARANG BUKTI ALAT ANGKUT MOBIL APV DK1311 IF WARNA SILVER YANG MASIH DALAM PENYIDIKAN SEBAGAI BUKTI BAHWA OKNUM POLSEK SUKAWATI MELAKUKAN DUGAAN KONSPIRASI DENGAN PELAKUNYA, YANG TELAH TURUT MELAKUKAN TINDAK KEJAHATAN NAMUN JUSTRU DIBERIKAN VASILITAS BARANG BUKTI TINDAK KEJAHATAN TERSEBUT YANG MASIH PERLU DISELIDIKI.
    JANGAN-JANGAN KARENA SAAT MENGANGKUT BARANG BUKTI PENCURIAN PADA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 PETANG, KARENA MENGGUNAKAN MOBILYANG LAIN,
    KARENA SESUNGGUHNYA MOBIL APV DK 1311 IF WARNA SILVER TERSEBUT SEDANG DIPAKAI PELAKU YANG TERVONIS DALAM UPAYA MENJEMPUT SAKSI KORBAN UNTUK DIBAWA KE TKP. NAMUN GAGAL KARENA TUHAN TAHU BAGAIMANA CARA MENYELAMATKAN UMATNYA INI.

    MOHON MAAFKAN SAYA SELAKU SAKSI KORBAN DENGAN PERNYATAAN SEBAGAIMANA DI ATAS, YANG ADALAH SUATU UNGKAPAN KEBENARAN YANG PERLU DITINDAK LANJUTI OLEH PIHAK YANG BERWENANG DALAM MEMPERBAIKI KESALAHAN PROSES PERKARA YANG TELAH MENJADIKAN BUKU PUTUSAN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI TGL 13 PEBRUARI 2012 CACAT HUKUM, DAN PENUH REKAYASA DAN KEPALSUAN.
    JUGA MENGENAI KETERANGAN ADANYA JANJI SAKSI KORBAN DAN PELAKUNYA YANG HENDAK TIDUR DI TKP ADALAH SUATU PELECEHAN KEBOHONGAN PUBLIC. KETERANGAN TERSEBUT TERCANTUM DALAM HALAMAN 10 DALAM BUKU PUTUSAN TERSEBUT. MOHON MAJELIS HAKIM MENUNJUKKAN SIAPA YANG BICARA HAL TERSEBUT.
    DAN APABILA ADA SAKSI MENYAMPAIKAN HAL TERSEBUT, PERLU DIBUKTIKAN KARENA SAKSI YANG DIATASNAMAKAN MENYAMP

  15. ESTHER ALIMENTARY mengatakan:

    KEPADA YTH PARA PENEGAK HUKUM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG BERWENANG…

    SAYA ESTHER PASRI ALIMENTARY SELAKU SAKSI KORBAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DAN PENGANIAYAAN BERENCANA, DENGAN BUKTI ADANYA BARANG BUKTI TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN BERUPA 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON, YANG KEJADIAN PENCURIANNYA DITANDAI ADANYA PINDAHNYA SEBUAH TELEVISI YANG SEMULA ADA DI MEJA MAKAN BELAKANG TELAH BERUAH ADA DI RUANG DEPAN DALAM GALLERY RUKO TKP, YANG MANA TELEVISINYA TERSEBUT TELAH DINYALAKAN DENGAN BUNYI SUARA YANG SANGAT KERAS YANG DILAKUKAN OLEH PELAKU YANG BELUM DIKETAHUI , YANG TERJADI PADA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 SEBAGAIMANA LAPORAN POLISI TERLAMPIR, YANG KINI BB PENCURIAN TERSEBUT MASIH DIAMANKAN DI PN GIANYAR BALI, OLEH KARENA BELUM BENARNYA PROSES PERKARA INI.
    DAN PERLU SAKSI KORBAN SAMPAIKAN BAHWASANYA;
    MELALUI BARANG BUKTI HASIL PROSES PERKARA BERUPA ALAT BUKTI KEJAHATAN DAN ATAU BARANG BUKTI HASIL KEJAHATAN DAN ATAU BUKU KETERANGAN HASIL VONIS PENGADILAN SEBAGAI HASIL PROSES PERKARA, DAPAT DISELIDIKI DAN DITELITI OELH PARA KORBANNYA UNTUK DAPAT MENGUNGKAP MOTIVASI PROSES PERKARANYA DAN MOTIVASI TINDAK KEJAHATANNYA.
    OLEH KARENA ITU KITA MASYARAKAT, MARILAH BELAJAR APA YANG BENAR DENGAN RELA MENJADI SAKSI YANG BENAR DALAM SETIAP PERKARA DEMI TEGAKNYA KEADILAN DAN KEBENARAN DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.
    MELALUI BB TERSEBUT, MAKA KINI BB TERSEBUT TELAH MAMPU MEMBUKA AIB DALAM SEBUAH PROSES PENEGAKAN HUKUM YANG DILAKUKAN DARI MULAI TINGKAT KEPOLISIAN TINGKAT SEKTOR, TINGAKT RESORT , TINGKAT KEJAKSAAN NEGERI HINGGA TINGKAT PENGADILAN NEGERI YANG MENJADI DASAR KEKUATAN BENAR TIDAKNYA PROSES PERKARA TERSEBUT.
    DAN DALAM KASUS BB MILIK ESTHER PASRI ALIMENTARY YANG MASIH DIAMANKAN DI PN GIANYAR BALI, TELAH MENUNJUKKAN SEBUAH GAMBARAN YANG MENCERMINKAN BAGAIMANA PROSES PENEGAKAN HUKUM YANG TERJADI DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA LEBIH CENDERUNG UNTUK TURUT SERTA MEMPERKERUH ADANYA SITUASI YANG TERJADI DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.
    SEBAGAI CANTOH APA YANG TERJADI DAN YANG SAKSI KORBAN ESTHER PASRI ALIMENTARY ALAMI DALAM PROSES PERKARA BARANG BUKTI PENCURIAN TERSEBUT, YANG MASIH DIAMANKAN OLEH SAKSI KORBANNYA BERHUBUNG SAKSI KORBAN TELAH MENGALAMI TINDAKAN PERMAINAN PERKARA DARI MULAI TKP HINGGA VONIS PENGADILAN DISELENGGARAKAN YANG MEMBUKTIKAN BAHWA PROSES PENYELENGGARAKAN PENEGAKAN TERSEBUT DISELENGGARAKAN OLEH BAGIAN PELAKUNYA BERSAMA OKNUM POLSEK SUKAWATI SEBAGAI BUKTI ADANYA AWAL PENANGKAPAN KEPADA SEORANG PELAKU DAN SAKSI KORBAN YANG TELAH DITARGET UNTUK TERKONDISI BERPERKARA DI KEPOLISIAN BERUPA ANCAMAN SEORANG OKNUM BUSER POLISI TERHADAP SAKSI KORBANNYA UNTUK MELAPORKAN KEJADIAN KE KANTOR POLISI,
    DAN SETELAH SAKSI KORBAN MELAPORKAN KE KANTOR POLISI DAN DIVISUM, HINGGA SIDANG DI PN DISELENGGARAKAN, TERNYATA PERKARA LAPORAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN TELAH DIGELAPKAN, YANG BERARTI BAHWA KEPOLISIAN TERSEBUT HANYA MENGGUNAKAN SARANA UNTUK MENCAPAI TARGET PROSES PERKARA KEPOLISIAN DENGAN CARA MENYUSAHKAN SAKSI KORBANNYA INI DENGAN DUGAAN TELAH MENJALIN KONSPIRASI DENGAN PIHAK PELAKUNYA DENGAN BUKTI ADANYA BB ALAT ANGKUT YANG DISERAH TERIMAKAN KEPADA SEORANG YANG SEHARUSNYA MENJADI SAKSI DALAM TINDAK PIDANA TERSEBUT.
    DAN SETELAH BARANG DAGANGAN YANG BUKAN MENJADI BARANG BUKTI ATAS HASIL LAPORKAN POLISI, NAMUN BB TERSEBUT ADA DI KANTOR POLISI DENGAN DIBAWA SERTA BERSAMA PAKET BB HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN BERUPA 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG DIJADIKAN SEPAKET DENGAN BARANG BAJU DAGANGAN SAKSI KORBANNYA,
    ADALAH SUATU TINDAKAN YANG DAPAT DIDUGA UNTUK MENGARAHKAN PANDANGAN PARA SAKSI DAN SAKSI KORBAN UNTUK TERVOKUS PADA PELAKU PENGANIAYAAN YANG MENYIMPAN BARANG DAGANGAN SAYA TERSEBUT, DENGAN MAKSUD AGAR PARA SAKSI DAN SAKSI KORBAN TERFOKUS PADA SATU PELAKU SAJA DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG TERJADI 45 HARI SEBELUMNYA , YANG TELAH DILAPORKAN ESOK PAGINYA OLEH SAKSI PELAPOR TGL 24 SEPTEMBER 2011 YAITU SETELAH KEJADIAN SEBAGAIMANA TERLAMPIR.
    DAN HAL PERBUATAN MEMAKETKAN BARANG BAJU DAGANGAN SAYA YANG BUKAN SEBUAH BARANG TINDAK PIDANA NAMUN DI PAKET BERSAMA BARANG BUKTI PENCURIAN ATAS HASIL TINDAK KEJAHATAN, HAL TERSEBUT ADALAH SEBUAH TINDAKAN UNTUK MENGLABUHI SEMUA ORANG UNTUK MENGKONDISIKAN SEORANG PELAKU PENGANIAYAAN BERENCANA TERSEBUT YANG TELAH MEMPERSIAPKAN DIRI MEMBORONG TINDAK KEJAHAAN YANG DILAKUKAN OLEH BEBERAPA ORANG DAN MENANGGUNG KONSKUENSI HUKUMNYA, DEMI TERTUTUPINYA MOTIVASI TINDAK KEJAHATANNNYA.
    DAN OLEH KARENA SAKSI KORBAN TIDAK BERKENAN MEMBAWA PULANG BARANG BAJU DAGANGAN YANG SUDAH DI KANTOR POLISI TERSEBUT, MAKA BAPAK KAPOLSEK MENGUBAH STATUS TAHANANNYA UNTUK MENJADI TAHANAN RUMAH OLEH KARENA DIDUGA BAPAK KAPOLSEK MENYADARI BAHWA DENGAN BB BAJU DAGANGAN YANG BUKAN MENJADI BARANG TINDAK KEJAHATAN NAMUN, OLEH SAKSI KORBAN BB TERSEBUT DIBIARKAN DI KANTOR POLISI,
    MAKA DIDUGA KEMUDIAN BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI PERLU MEMPERTIMBANGKAN DENGAN MENYATAKAN KEPADA SAKSI KORBAN BAHWA KEPOLISIAN BERHAK MEMBERIKAN PENAHAN PELAKUNYA DI LUAR TAHANAN, KARENA DIDUGA KEPOLISIAN SUDAH SADAR BAHWA DENGAN BARANG BAJU DAGANGAN YANG KEMUDIAN MENJADI LAPORAN POLISI AKIBAT SAKSI KORBAN TIDAK BERKENAN MEMBAWA PULANG TERSEBUT, TELAH KEMUDIAN MENJADI SUATU PERTUK PERKARA YANG SANGAT MERINGANKAN PELAKUNYA TERSEBUT. KARENA DUA PERKARA YANG SAMA, AKAN MENJADI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARANYA SEBAGAIMANA KUHP.
    NAMUN BERHUBUNG SAKSI KORBAN INI MEMBUTUHKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN DIRI, MAKA SAYA MOHON DUKUNGAN PENAHANAN BAGI PELAKU YANG MENGANIAYA SAYA TERSEBUT.
    NAMUN TERNYATA KEPOLISIAN TIDAK MEMPROSES PERKARA PENGANIAYAANNYA DAN JUSTRU BB ALAT ANGKUTNYA DISERAH TERIMAKAN KEPALA SEORANG YANG SEHARUSNYA MENJADI SAKSI DALAM TINDAK PIDANA INI SEBAGAIMANA TERLAMPIR.
    DAN OLEH KARENA PENGANIAYAAN TIDAK DIPROSES DAN HANYA DIPAKAI SEBAGAI SARANA OLEH KEPOLISIAN UNTUK MENGHANTARKAN SEORANG PELAKU YANG HENDAK MEMBORONG PERKARA TERSEBUT, MAKA SAKSI KORBAN INI MENCABUT SELURUH PERKARANYA TERHADAP PELAKU TERSEBUT TANPA SYARAT. KARENA SAKSI KORBAN TELAH MENCIUM ADANYA REKAYASA UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBAN INI.
    NAMUN TERNYATA BAPAK KAPOLSEK YANG MENANGANI PERKARA INI, TIDAK MEMPERKENANKAN DICABUT, DAN BELIAU MENYATAKAN BAHWA SEKALIPUN PERKARANYA DICABUT, TETAPI PERKARANYA JALAN TERUS. DAN TERNYATA MEMANG BENAR BAHWA PERKARANYA DILANJUTKAN TERUS DENGAN TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA SAKSI-SAKSI YANG TELAH MENGETAHUI BB TERSEBUT SELAMA 45 HARI.
    DAN SAKSI KORBAN INI TELAH TERUS TURUT SERTA MENGIKUTI PROSES PERKARANYA HINGGA SIDANG VONIS DENGAN MENDAMPINGI SAKSI-SAKSI DAN SAKSI TERDAKWANYA AGAR TIDAK TERJEBAK APABILA ADA YANG HENDAK BERBUAT JAHAT DALAM PERKARA INI.
    BUKANKAH DENGAN MELANJUTKAN PROSES PERKARA BB HASIL TINDAK KEJAHATAN YANG AKAN DISIDANGKAN TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA SAKSI-SAKSI YANG MEMBENARKAN PELAKUNYA TERSEBUT DAN DITAMBAH ADANYA PENGALIHAN WAKTU KEJADIANNYA TELAH MENGKONDISIKAN SUATU JEBAKAN BAGI SAKSI KORBANNYA INI UNTUK DIPENJARA MELALUI BARANG BARANG YANG DIPERKARAKAN TERSEBUT?
    DAN BUKANKAH REKAYASA DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM YANG TELAH DITANDA TANGANI SEBELUM JAKSA PENUNTUT UMUM MENERIMA BB DAN TERSANGKANYA DI KEJAKSAAN, ADALAH SEBUAH DUGAAN KONSPIRASI DAN KERJASAMA ANTARA KEPOLISIAN DENGAN KEJAKSAAN YANG MENANGANI, DENGAN TUJUAN YANG DIDUGA UNTUK MENCELAKAI SAKSI KORBANNYA INI TERPENJARA MELALUI BARANG BUKTI, DENGAN CARA MENDAKWAKAN PELAKU PENGANIAYAAN DENGAN MENGATAS NAMAKAN SAKSI KORBANNYA INI DENGAN CARA MENGGELAPKAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG TELAH MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN DAN DISIDANGKAN?
    DAN DALAM LEMBARAN DAKWAAN TERSEBUT, TELAH TERGAMBAR SE-OLAH-OLAH KEPOLISIAN MENANGKAP PENJAHATNYA DI RUMAH PERSEMBUNYIANNYA DENGAN BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATANNYA.
    PADAHAL BAPAK POLISI MENGAMBIL TERDAKWA DARI TKP DAN SAAT DIAMANKAN TERDAKWA TIDAK SEDANG BERSAMA BARANG BUKTI TINDAK PIDANA TERSEBUT.
    TEGA SEKALI PIHAK OKNUM-OKNUM KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI BERSAMA JAKSA PENUNTUT UMUM MEMBUAT REKAYASA DAKWAAN UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBANNYA UNTUK DIPENJARA MELALUI BERBAGAI CARA YANG DIREKAYASA DALAM PENGADILAN YANG AKAN DISELENGGARAKAN TERSEBUT.
    PERLU DIKETAHUI BAHWA BARANG BUKTI YANG DIPERKARAKAN DENGAN TIDAK ADA SAKSI-SAKSI DAN TIDAK ADA SAKSI PELAPORNYA DAN DIDAKWAKAN DENGAN PENGALIHAN WAKTU KEJADIANNYA AKAN MENGAKIBATKLAN PEMILIK BARANG BUKTI YANG ADALAH SAKSI KORBANNYA INI BISA DIPENJARAKAN.
    DAN SETELAH PROSES PERKARA DIVONISPUN, SAKSI KORBAN INI TIDAK LAYAK UNTUK MENGAMBIL BARANG BUKTI TERSEBUT KARENA BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN DI PN GIANYAR BALI BERUPA 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT TELAH MENGAKIBATKAN SESEORANG DIPENJARAKAN TANPA SAKSI DAN BAHKAN BB TERSEBUT BELUM MELALUI PENYELIDIAKN DAN BELUM SESUAI WAKTU KEJADIAN TINDAK PIDANANYA SEBAGAIMANA BUKTI LAPORAN POLISI DAN REKAMAN KESAKSIAN SAKSI DALAM CD TERLAMPIR.
    SEMOGA MASYARAKAT SEMUA WASPADA DENGAN SEGALA PENGALAMAN YANG TERJADI PADA SAKSI KORBAN INI.
    DAN SEMOGA MELALUI KESAKSIAN SAKSI KORBAN INI, MASYARAKAT TIDAK PERLU LAGI TAKUT UNTUK BERSAKSI APABILA TELAH MENJALANKAN KEHIDUPAN DENGAN BENAR.
    TETAPI APABILA TELAH BERBUAT SALAH, LEBIH BAIK MENGAKUI KEPADA ORANG YANG KEPADANYA SAUDARA BERBUAT SALAH SEBELUM PERKARA DILANJUTKAN.
    DAN APABILA PROSES PERKARA DILANJUTKAN,MAKA SEBAGAI SAKSI MAUPUN SAKSI TERDAKWA, PERLU MENYAMPAIKAN KEJUJURAN DIMUKA HAKIM DAN MEMINTA KERINGANAN. KARENA DENGAN KETERUS TERANGAN AKAN MELEGAKAN SEMUA PIHAK DAN TUNTUTANPUN TIDAK MENJADI KAKU APABILA PELAKUNYA TELAH MENYADARI DENGAN SADAR BUKAN HANYA KESADARAN YANG MENIPU HAKIM DI PENGADILAN, NAMUN SETELAH BEBAS MENYUSAHKAN SAKSI KORBANNYA LAGI. HAL TERSEBUT TIDAK BOLEH TERJADI.
    DAN SAKSI KORBAN INI BERSYUKUR KEPADA TUHAN MELALUI TERDAKWA YANG ADALAH PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT YANG TELAH MENYADARI ADANYA JEBAKAN DAN PERMAINAN PERKARA TERSEBUT YANG KEMUDIAN MENCABUT KUASA HUKUMNYA DI DALAM SIDANG SEBELUM SIDANG DIMULAI YANG KEMUDIAN MENGAGETKAN BAPAK JAKSA PENUNTUT UMUM TERSEBUT.
    DAN MENGAPA BAPAK JAKSA PENUNTUT UMUM YANG ADALAH PENGACARA NEGARA, JUSTRU BERKOMPLOT DENGAN PIHAK KUASA HUKUM TERDAKWA DAN BAHKAN TIDAK PEDULI DENGAN SAKSI KORBAN DI SAAT SIDANG BERLANGSUNG.
    APAKAH FUNGSI JAKSA PENUNTUT UMUM BAGI SAKSI KORBANNYA INI?
    DAN MENGAPA BAPAK JAKSA TIDAK MEMPERDULIKAN KELUHAN SAKSI KORBAN SAAT SIDANG BERLANGSUNG YANG MENANYAKAN BAHWA, KOK SIDANGNYA PENCURIAN-PENCURIAN TERUS DAN KALAU SAKSI KORBAN MATI BAGAIMANA?
    DAN TERNYATA BAPAK JAKSA MEMBIARKAN SAJA APA YANG TERJADI DALAM SIDANG YANG KAMI HADIRI,
    DAN TERLIHAT HANYA PASIF, UNTUK MENYELESAIKAN PROSES PERKARA INI SECEPATNYA DEMI MEMENANGKAN PELAKU PENGANIAYAAN YANG BERUBAH MENJADI PELAKU PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI DALAM SIDANG PENGADILAN DENGAN VONIS RINGAN YANG SIDANGNYA DISEMBUNYIKAN TANPA MEMPERTIMBANGKAN PERLU TIDAKNYA SIDANG DILANJUTKAN ATAU TIDAK, KARENA TANPA PEMBUKTIAN.
    OLEH KARENA ITU BB TERSEBUT PERLU DIAMANKAN DAN KEMUDIAN DIPROSES DENGAN BENAR, KARENA TELAH MENGAKIBATKAN SEORANG PELAKU DIPENJARAKAN TANPA PEMBUKTIAN, DAN TENTU KARENA BARANG TERSEBUT BELUM DIHADIRKAN SAKSI PELAPORNYA DAN BELUM SESUAI TGL KEJADIANNYA.
    JANGAN-JANGAN APABILA BARANG BUKTI TERSEBUT SAKSI KORBAN BAWA, BISA BERAKIBAT SAKSI KORBAN DIPENJARA BERUPA GUGATAN OLEH PELAKUNYA YANG MERASA TIDAK TERIMA ATAS VONIS TERSEBUT.
    PADAHAL MAJELIS HAKIM TELAH MENGETAHUI DARI SAKSI DAN BUKTI BAHWA TERDAKWA DIAMANKAN KARENA PENGANIAYAAN. DAN UNTUK MENJADI TERDAKWA PENCURIAN ADALAH HASIL REKAYASA DUGAAN KEPOLISIAN DENGAN KEJAKSAAN BERSAMA MAJELIS HAKIM YANG TELAH MENSUKSESKAN PERKARA PENCURIAN YANG DIALIHKAN WAKTU KEJADIANNYA TERSEBUT.
    MUNGKINKAH BISA DIPERTANGGUNG JAWABKAN SEORANG PENCURI YANG MENGAKUI SENDIRI MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN TANPA SAKSI DAN TAPA SAKSI PELAPOR, SEDANGKAN DIRINYA DIAMANKAN KEPOLSIIAN KARENA PENGANIAYAAN,
    DAN SAAT POLISI MENGAMANKAN TERDAKWA TERSEBUT, BAHWA PELAKU PENGANIAYAAYN TERSEBUT TIDAK SEDANG MEMBAWA BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATAN.
    NAMUN BAGAIMANA BB HASIL TINDAK KEJAHATAN ADA DI KANTOR POLISI?
    SIAPA YANG MENGANTAR DAN ATAU SIAPA YANG MENGAMBILNYA SEHINGGA ADA DI KANTOR POLSEK SUKAWATI?
    DAN APABILA BENAR DARI KUWUM, MENGAPA TIDAK ADA SAKSI DARI KUWUM YANG DIHADIRKAN UNTUK DIMINTAI KETERANGANNYA?
    JADI SIAPA PENCURI BB 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT?
    SAKSI KORBAN BERTANYA SIAPA PENCURI BB 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON PADA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011?
    DAN SIAPA PELAKU YANG MENYALAKAN TELEVISI DI WAKTU TERSEBUT?
    DAN SIAPA YANG TELAH MEMECAH-MECAH ANAK KUNCI TKP PADA HARI DAN JAM-JAM TERSEBUT.
    DIBAWA KEMANA BB 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT SEBELUM DIPINDAHKAN KE MOBIL APV DK 1311 IF WARNA SILVER, YANG DIKEMUDIKAN PELAKUNYA YANG KELUAR DARI GUDANG DESIGNS PABRIK DI PULAU BUNGIN DENPASAR , SETELAH DICARI TERLAPOR YANG DIKETAHUI MENDATANGANI PENGEMUDINYA PUKUL 02.00 WITA SEBAGAIMANA KETERANGAN DALAM BUKU PUTUSAN YANG TELAH MENYEMBUNYIKAN INISIAL NAMA TERLAPOR TERSEBUT DALAM PROSES PERKARA INI?
    MASIHKAN KEPOLSISIAN POLDA BALI TIDAK MAMPU MENGUNGKAP PERKARA INI?
    ATAUKAH KARENA KESALAHAN INSTANSI POLSEK SUKAWATI YANG TELAH MENANGANI PERKARA INI ASAL JADI, DAN YANG TELAH TERBUKTI MEMBUAT REKAYASA PERKARA INI DENGAN DUGAAN BERKONSPIRASI DENGAN PIHAK PELAKUNYA UNTUK MENCELAKAI SAKSI KORBANNYA INI AGAR MENGKONDISIKAN PENGEMUDI YANG GAGAL MENGHADIRKAN SAKSI KORBAN KE TKP PADA HARI TINDAK PIDANA PENCURIAN BB 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT,
    YANG TELAH MERELAKAN DIRINYA UNTUK MENANGUNGGUNG KONSKUENSI HUKUMANNYA DENGAN MENUTUPI PARA PELAKU YANG LAINNYA DENGAN MENGGUNAKAN KEBAIKAN DAN KEDEKATAN PELAKUNYA DENGAN SAKSI KORBANNYA INI YANG TELAH SELALU MENGALAH SEBAGAI SEORANG PEREMPUAN DAN PERANTAU YANG DIKETAHUI TIDAK ADA YANG MEMBELANYA?
    NAMUN TUHAN YANG MAHA TINGGI TIDAK PERNAH TIDUR, SEHINGGA, SAKSI KORBAN TIDAK DIBIARKAN TERJEBAK DALAM DRAMA PENCURIAN 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON,
    DAN TUHAN TIDAK BIARKAN SAKSI KORBAN INI TERJEBAK DALAM KEPOLISIAN, DAN SAKSI KORBAN INI TIDAK DIBIARKAN DIJEBAK UNTUK DIPENJARA OLEH PARA PELAKU KONSPIRASI YANG TERGABUNG DALAM PROSES PERKARA INI YANG MENGHENDAKI SAKSI KORBAN BERPERKARA DENGAN BAGIAN TEAM KERJANYA, DAN YANG KEMUDIAN SAKSI KORBAN INI HENDAK DIJEBAK DENGAN BARANG-BARANG YANG DIPERKARAKAN.
    SANGAT LIHAI OKNUM DAN ORANG YANG HENDAK BERBUAT JAHAT TERHADAP SAKSI KORBANNYA DENGAN MELALUI SEBUAH PROSES PERKARA.
    TERNYATA MELALUI PENGALAMAN YANG SAYA ALAMI, PIHAK YANG BERWAJIB PUNYA KEKUASAAN DAN KEAHLIAN UNTUK DAPAT MEMUTAR BALIKKAN KEADAAN UNTUK DIREKAYASA DALAM MENJEBAK SIAPAPUN JUGA YANG DAPAT DIKELABUHI UNTUK DIPENJARAKAN SESUAI PESANAN.
    OLEH KARENA ITU, SAKSI KORBAN MENYATAKAN PERMOHONAN KEPADA SEMUA PIHAK YANG BERWENANG UNTUK MEMERIKSA PROSES PERKARA INI GUNA MENEMUKAN DAN MENGUSUT TUNTAS SESUAI KEHENDAK PELAKU YANG DIVONIS YANG MEMINTA SAYA UNTUK MENGUSUT TUNTAS, SEBAGAIMANA YANG TEREKAM BERIKUT, AGAR DAPAT DICARI DAN DITEMUKAN SIAPA SAJA YANG TELAH BERMAIN DALAM PROSES PERKARA INI UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBANNYA INI MELALUI BARANG-BARANG YANG DIPERKARAKAN TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA SAKSI YANG TURUT MENYEMBUNYIKAN BARANG BUKTI HASIL PENCURIAN TERSEBUT.
    BAGAIMANA MAJELIS HAKIM DAN KEJAKSAAN SEHATI SEPIKIR UNTUK MEMPERMAINKAN SAKSI KORBAN INI SEORANG DIRI?
    DAN MENGAPA POLDA BALI DAN PROVOS POLDA BALI YANG MENGETAHUI SEMUA PROSES INI TELAH ENGGAN MENINDAK LANJUTI SESUAI WAKTU KEJADIANANNYA DENGAN MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAKANNYA?
    APAKAH KARENA ADA SESUATU HAL YANG DISEPAKATI DENGAN PIHAK CALON TERSANGKA SEHINGGA LAPORANNYA DIBIARKAN DAN TIDAK SEGERA DITANGANI? ATAUKAH KARENA UNTUK MENUTUPI AIB BAGIAN INSTANSINYA SENDIRI?
    SAMPAI KAPAN SAKSI KORBAN HIDUP CEMAS DENGAN ADANYA PARA PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN BB 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG BELUM DIAMANKAN OLEH KEPOLISIAN?
    PALAKU YANG SUDAH JELAS BB NYA ADA DI PN SAJA TIDAK SEGERA DI TANGANI OLEH KEPOLISIAN, BAGAIMANA DENGAN KASUS KORUPSI DI INDONESIA BISA DAPAT DISELESAIKAN?
    ATAUKAH AGAR AIB SEBUAH INSTANSI TIDAK KETAHUAN OLEH UMUM BAHWA PENEGAK HUKUM MELALUI OKNUM-OKNUM KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI, KEJAKSAAN NEGERI GIANYAR BALI DAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI DAPAT TERTUTUPI DENGAN MEMBIARKAN SAKSI KORBAN SEPERTI INI DAN MEMBIARKAN BARANG BUKTI YANG MASIH DIAMANAKN TERSEBUT TIDAK SEGERA DITINDAK LANJUTI?
    APABILA ADA KEHENDAK KEPOLISIAN POLDA BALI DAN PROVOS POLDA BALI MEMPERNBAIKI KINERJA DALAM TUBUHNYA SENDIRI, TENTU PENGORBANAN SAKSI KORBAN INI AKAN DIHARGAI? BEGITU JUGA KEJAKSAAN DAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI.
    NAMUN APABILA GENGSI SEBUAH INSTANSI TETAP DIPERTAHANKAN DEMI MENUTUPI AIB KESALAHANNYA, DENGAN CARA MEMBUAT ALASAN YANG BUKAN-BUKAN, BERARTI INTANSI TERSEBUT TIDAK MEMERLUKAN BANTUAN MASYARAKAT DALAM TURUT MENCIPTAKAN KETERTIBAN UMUM KHUSUSNYA DI PULAU BALI.
    APAKAH KONSKUENSI BAGI OKNUM PEJABAT PENEGAK HUKUM YANG MENYEMBUNYIKAN PARA PENJAHAT?
    DAN APA KONSKUENSI BAGI PELANGGAR DISIPLIN POLRI YANG MENGAKIBATKAN RUSAKNYA CITRA DAN WIBAWA POLRI?
    DAN APA KONSKUENSI BAGI JAKSA PENUNTUT UMUM YANG MENDAKWAKAN TANPA DASAR ALASAN YANG BENAR?
    DAN APA KONSKUENSI BAGI PEJABAT PENEGAK HUKUM YANG MEMENJARAKAN SESEORANG MELALUI DAKWAAN TIDAK JELAS ASAL USULNYA DAN TIDAK MEMPERTIMBANGKAN FAKTA SIDANG YANG ADA?
    DAN APA KONSKUENSI BAGI MAJELIS HAKIM YANG MENYELENGGARAKAN SIDANG ASAL JADI, DAN TIDAK MENANYAKAN MOTIVASI TINDAKAN PELAKUNYA, DAN YANG MENERIMA BEGITU SAJA PENGAKUAN PALSU TANPA SAKSI DAN BAHKAN TELAH BEDA TANGGAL KEJADIAN PERKARANYA?
    DAN APA KONSKUENSI BAGI OKNUM-OKNUM YANG TURUT SERTA MENCIPTAKAN REKAYASA PENGALIHAN WAKTU KEJADIANNYA YANG SUKSES HINGGA VONIS PENGADILAN TANPA MEMPEDULIKAN KOREKSI DAN PERINGATAN SAKSI KORBAN YANG TELAH MENYAMPAIKAN KEBENARAN DENGAN BUKTI-BUKTI SESUAI FAKTA SIDANG?
    DAN APA KONSKUENSI BAGI MAJELIS HAKIM YANG TELAH MENYEMBUNYIKAN KETERANGAN-KETERANGAN DALAM SIDANG UNTUK DIMASUKKAN DI DALAM LEMBARAN BUKU PUTUSAN PENGADILAN?
    BAHKAN DI DALAM BUKU PUTUSAN Pengadilan Negeri Gianyar Bali NO.09/PID.B/2012/PN.GIR, MENYEBUTKAN BAHWA PEMILIK GEDUNG TKP TERSEBUT SE-OLAH-OLAH TERDAKWA YANG TERVONIS TERSEBUT.
    PADAHAL YANG BENAR PEMILIK GEDUNG TKP YANG SAKSI KORBAN SEWA ADALAH BAPAK WIJANA SEKELUARGA.
    BUKANKAH HAL TERSEBUT ADALAH TINDAKAN MEMALSUKAN KETERANGAN YANG MASUK DALAM DOKUMENTASI MILIK NEGARA?
    KOK PERKARA YANG BISA MENGAKITAKAN ORANG DIPENJARA DIBUAT MAIN-MAINAN?
    BELUM LAGI KESAKSIAN PARA SAKSI YANG DIUBAH BAPNYA DAN DITAMBAH PENGGELAPAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERHADAP SAKSI KORBAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIAMANKAN DI KEPOLISIAN DAN DISIDANGKAN. BAHKAN DALAM LEMBARAN DAKWAAN TERLAMPIR, SE-OLAH-OLAH KEPOLISIAN YANG BERTUGAS TELAH BERPRESTASI MERINGKUS PELAKUNYA DENGAN BARANG BUKTINYA. PADAHAL YANG BENAR ADALAH PELAKU DIAMANKAN KARENA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN.
    NAMUN PENGANIAYAAN TELAH DIABAIKAN DALAM PROSES PERKARA INI SEBGGAI BUKTI BAHWA PARA SAKSI YANG MENEMANI SAKSI KORBAN SAAT MELAPORKAN KEJADIAN PENGANIAYAAN 7 NOPEMBER 2011, TELAH TIDAK DIMINTAI KETERANGANNYA MENGENAI KEJADIAN PENGANIAYAAN BERENCANA TERSEBUT HINGGA SIDANG TERHADAP PELAKUNYA DISELENGGARAKAN.
    BUKANKAH HAL INI ADALAH SUATU PELECEHAN SECARA TERBUKA YANG DILAKUKAN OLEH PENEGAK HUKUM YANG DIDUGA BEKERJASAMA DENGAN PELAKUNYA?
    DENGAN BUKTI ADANYA SAKSI YANG TERSEMBUNYI DALAM PERKARA INI, NAMUN SAKSI TERSEBUT ADA DI BUKU PUTUSAN Pengadilan Negeri Gianyar Bali NO.09/PID.B/2012/PN.GIR YANG KEMUDIAN SAKSI KORBAN LAPORKAN KE POLDA BALI,
    HAL TERSEBUT DAPAT DISEBUT BAHWA PAGIAN PENEGAK HUKUM YANG MENANGANI PROSES PERKARA INI TELAH MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU TINDAK KEJAHATAN.
    DAN APA KONSKUENSI BAGI OKNUM-OKNUM PEJABAT TERSEBUT YANG TURUT MENYEMBUNYIKAN PELAKU KEJAHATAN?
    APABILA JAKSA PENUNTUT UMUM DAN MAJELIS HAKIM TIDAK MENGETAHUI ADA SAKSI YANG TERLIBAT, MENGAPA NAMANYA SAKSI YANG TERLIBAT TERSEBUT MASUK DALAM BUKU PUTUSAN PN GIANYAR BALI?
    BUKANKAH DIDALAMNYA TERSEBUT DISEBUTKAN TINDAKANYA AWALNYA TELAH MELANGGAR DENGAN MEMASUKI PEKARANGAN ORANG LAIN TANPA IJIN PEMILIKNYA PADA PUKUL 02.00 TGL 24 SEPTEMBER 2011 ADALAH SUATU PELANGGARAN HUKUM?
    DAN BUKANKAH MELALUI GAMBARAN KRONOLOGI DAKWAAN TERLAMPIR, BAHWA PELAKU PENGANIAYAAN YANG KEMUDIAN MENJADI TERDAKWA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN TERSEBUT MEMULAI AKSINYA DARI ADANYA KEDATANGAN SAKSI YANG DISEMBUNYIKAN TERSEBUT?
    DAN MENGAPA POLSEK SUKAWATI, KEJAKSAAN DAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI TIDAK MENGHADIRKAN SAKSI TERSEBUT YANG KINI MENJADI TERLAPOR DALAM LAPORAN POLISI TERLAMPIR?
    BUKANKAH HAL TERSEBUT BERARTI PARA OKNUM DAN PEJABAT TERSEBUT TELAH TURUT SERTA MENYEMBUNYIKAN PENJAHAT YANG HARUS DIDIDIK UNTUK DIADILI DAN MENJALANKAN HUKUMAN SEBAGAIMANA MESTINYA?
    BAGAIMANA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA BISA AMAN DAN TENTRAM APABILA PELAKU PENEGAK HUKUM JUSTRU MEMPERKERUH PERMASALAHAN DAN MENUTUPI PARA PENJAHATNYA?
    SEBAGAI CONTOH, SETELAH WARGA MASYARAKAT MELAKUKAN KWAJIBAN DENGAN MELAPORKAN ADANYA TINDAK KEJAHATAN DALAM LINGKUNGAN TEMPAT DIMANA IA BERADA, JUSTRU SETELAH LAPORAN POLISI MASUK, MENUNJUKKAN TANDA-TANDA ADANYA INTIMIDASI-INTIMIDASI DENGAN BENTUK BERBAGAI HAL YANG TANPA ALASAN TERHADAP SAKSI KORBANNYA INI YANG TIDAK MENGETAHUI APA SEBABNYA, ORANG YANG SAKSI KORBAN ANGGAP BAIK MENJADI MELAKUKAN HAL YANG TIDAK BAIK SE-OLAH-OLAH DIRINYA TIDAK WARAS.
    DAN SETELAH ITU BERBAGAI HAL DIBUAT SE-OLAH MENGADA-ADA PERMASALAHAN, DAN TERAKHIR SAKSI KORBAN DIANIAYA DAN HANYA DIPAKAI SARANA UNTUK MENYELESAIKAN LAPORAN POLISI YANG SUDAH 45 HARI YANG SENGAJA DI-ULUR-ULUR PROSESNYA UNTUK MENYIAPKAN STRATEGI PENGALIHAN WAKTU KEJADIANNYA DENGAN BERBAGAI CARA UNTUK SUATU TUJUAN RENCANA, BAGAIMANA AWAL MULANYA TINDAKAN PENCURIAN MEMPUNYAI RENCANA YANG TERGAMBAR DALAM BENTUK BAGAIMANA OKNUM-OKNUM POLSEK SUKAWATI MENGEGELAPKAN TINDAK KEJADIAN PENGANIAYAAN YANG MENYANGKUT JIWA KESELAMATAN SAKSI KORBANNYA INI,
    HAL ITU ADALAH SEBAGAI GAMBARAN YANG DAPAT DIPANDANG SEBAGAI TINDAKAN MENYEMBUNYIKAN MOTIVASI KEJAHATANNYA DAN MENUTUPI PARA PELAKUNYA DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN YANG TERJADI HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011 YANG KEMUDIAN DIALIHKAN PERHATIANNYA DENGAN SEBUAH BENTUK SE-OLAH-OLEH TINDAKAN PENCURIAN DILAKUKAN PERSEORANGAN DENGAN SEBUAH ALASAN YANG MASUK AKAL DENGAN MENGALIHKAN WAKTU KEJADIANNYA DENGAN CARA MERUSAK GEMBOK PINTU BELAKANG YANG DIJEBOL OLEH MALINGNYA, UNTUK MEREKAYASA BAGAIMANA MEMBUAT TINDAKAN UNTUK MENGAWALI KRONOLOGI TINDAK KEJAHATANNYA SEBAGAIMANA BENTUK DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM TERLAMPIR YANG CACAT HUKUM TERSEBUT.
    SIAPAKAH YANG DIAJAK KERJASAMA DALAM PENGALIHAN PERHATIAN PERKARANYA OLEH PELAKU-PELAKUNYA?
    DAN DENGAN SIAPA OKNUM PEKEGAK HUKUM BEKERJA SAMA DALAM MENCIPTAKAN REKAYASA PENGALIHAN TINDAK KEJAHATAN DEMI KEUNTUNGAN PELAKU-PELAKUNYA AGAR TERHINDAR DARI JERATAN HUKUM DEMI KEPENTINGAN KELOMPOKNYA?
    JADI SIAPA YANG MENCIPTAKAN TIDAK AMAN DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA INI, KHUSUSNYA DI PULAU BALI SEBAGAI CANTOH DENGAN ADANYA OKNUM INSTANSI PENEGAK HUKUM YANG MASIH MENYEMBUNYIKAN PELAKU –PELAKU YANG SEHARUSNYA TURUT BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP TINDAK KEJAHATAN YANG BARANG BUKTINYA SEKARANG MASIH DIAMANKAN DI PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI OELH SAKSI KORABNNYA INI?
    HAL TERSEBUT DIATAS, SAKSI KORBAN GAMBARKAN SEBAGAI BENTUK, BAGAIMANA DI INDONESIA SERING TERJADI KABAR PERMASALAHAN-PERMASALAHN YANG DIBUAT-BUAT UNTUK MENGALIHKAN PADA POKOK PERSOALAN KEJAHATAN YANG TERJADI DI INDONEDIA, AGAR KHALAYAK UMUM BERALIH PERHATIANNYA TERHADAP SUATU PERMASALAHAN YANG POIN DAN MENJADI AKAR DARI PERSOALAN SESUNGGUHNYA.
    DEMIKIAN SAKSI KORBAN SAMPAIKAN KESAKSIAN INI DEMI TEGAKNYA KEADILAN DAN KEBENARAN DENGAN MENGUBAH DAN MERESTRUKTURISASI BAGAIMANA PROSES PERKARA DI INDONESIA DAPAT DIJALANKAN DENGAN BENAR SEBAGAIMANA UNDANG-UNDANG DAN KUHP. DAN PENEGAK HUKUM DARI TINGKAT POLSEK HINGGA PENGADILAN SANGAT MENENTUKAN BAGAIMANA KEADILAN DAN KEBENARAN DIMULAI DAN DIWUJUDKAN DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

    BAGAIMANA PARA PENJAHATNYA BISA HABIS, APABILA OKNUM PENEGAK HUKUM TIDAK MENINDAK PARA PELANGGAR HUKUM?
    APAKAH SAKSI KORBAN INI DEPRESI SEBAGAIMANA PARA BAPAK POLISI MENGGOSIPKANNYA TERHADAP SAKSI KORBAN INI HINGGA TERCIPTA SEBUAH IMAGE DARI JAJARAN POLDA BALI YANG MENYATAKAN BAHWA SAKSI KORBAN INI DEPRESI.
    SEBAGAIMANA GOSIP YANG DIGUNCINGKAN DI BAGIAN DALAM GEDUNG POLDA BALI PADA HARI JUM’AT TGL 21 SEPTEMBER 2011 YANG DISAKSIKAN OLEH SAKSI YANG MENDENGAR HAL PENGGOSIPAN PARA BAPAK POLISI TERSEBUT.
    BUKANKAH PANDANGAN DEPRESI YANG DIGOSIPKAN PARA BAPAK POLISI OLEH KARENA AKIBAT AWAL PROSESNYA, SAKSI KORBAN DIANCAM OKNUM BUSER POLISI YANG AKAN MEMBAKAR TEMPAT USAHA SAKSI KORBANNNYA INI?
    DAN DITAMBAH DENGAN PERMAIANAN PERKARA YANG SUDAH BERKOORDINASI DENGAN PEREKAYA TINDAK PIDANNANYA?
    DITAMBAH DEPRESI AKIBAT RENCANA DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM YANG SIAP DISIDANGKAN UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBANNYA YANG DIDUGA TELAH DIRAPATKAN ANTARA PENGACARA TERDAKWA, BAPAK JAKSA DAN BAGIAN MAJELISNYA UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBAN INI?
    MENGAPA SAKSI KORBAN INI BERANI MENYAMPAIKAN HAL INI?
    KARENA BUKTI-BUKTI DUGAAN DAN BUKTI ADANYA BARANG BUKTI HASIL TINDAK PIDANA 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON MASIH DIAMANAKN DI PN GIANYAR, ADALAH SUATU TANDA BAHWA PROSES PERKARANYA BELUM BENAR DAN DIPROSES HANYA UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBANNYA INI.
    SILAHKAN PARA OKNUM TIDAK TERIMA DENGAN PERNYATAAN SAKSI KORBAN INI?
    NAMUN MARI KITA BICARAKAN DALAM SIDANG APABILA SAKSI KORBAN INI TELAH TIDAK BERDASAR DALAM MENYAMPAIKAN HAL INI.
    DAN SAKSI KORBAN INI MENERIMA DIGOSIPKAN BAHWA SAYA MENDERITA DEPRESI AKIBAT PROSES PERMAINAN PERKARA INI.
    DAN SEKARANG SIAPA YANG DEPRESI? MARI KITA BUKTIKAN, APAKAH PARA OKNUM PEJABAT YANG HARUS MEMPERTANGGUNG JAWABKAN BARANG BUKTI TERSEBUT ATAU SAYA SAKSI KORBAN INI?
    HAL GOSIP TENTANG DIRI SAKSI KORBAN INI DEPRESI TELAH SAKSI KORBAN CATAT SIAPA YANG BICARA, DAN HAL TERSEBUT BERARTI SEMUA TELAH DISETTING UNTUK MENILAI BAHWA SAKSI KORBAN INI DEPRESI?
    BUKANKAH SAKSI KORBAN INI DEPRESI AKIBAT DIANCAM POLISI DAN DIJEBAK-JEBAK DALAM PROSES PERKARANYA?
    SAYA ESTHER PASRI ALIMENTARY SELAKU SAKSI KORBAN MEMOHON MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA ATAS UNGKAPAN SAYA INI.
    KIRANYA BAPAK PENEGAK HUKUM KEADILAN DAN KEBENARAN SEGERA MEMPERBAIKI KINERJA PENEGAK HUKUM DI INDONESIA DEMI TEGAKNYA KEADILAN DAN KEBENARAN DAN DEMI KETERTIBAN UMUM KHUSUSNYA DI PULAU BALI, AGAR TIDAK ADA LAGI PENJAHAT YANG DISEMBUNYIKAN OLEH PEJABAT DAN INSTANSI.
    SAYA PERCAYA BAHWA TIDAK SEMUA POLRI, JAKSA DAN HAKIM BERBUAT DEMIKIAN, TETAPI INI ADALAH KESALAHAN SUATU GLOBAL YANG PERLU DIKOREKSI DEMI WIBAWA POLRI DAN DEMI TEGAKNYA KEADILAN DAN KEBENARAN,
    KIRANYA PENGORBANAN SAKSI KORBAN DENGAN SEGALA DERITA YANG SAYA SAKSISKAN INI MENJADI BERKAT BAGI BANGSA INDONESIA DAN MAMPU MEMPERBAIKI APA YANG SELAMA INI TELAH TIDAK DAPAT DIKOREKSI.
    MUNGKIN APABILA PERMAIANAN PERKARA HANYA DARI SALAH SATU INSTANSI, MASIH DAPAT DIMAKLUMI, TETAPI PERMAINAN INI TELAH DILAKUKAN OLEH KETIGA INSTANSI OLEH OKNUM-OKNUM YANG HARUSNYA MENINDAK PENJAHAT TETAPI JUSTRU BERPIHAK DENGAN PENJAHAT?
    APASIH BEDANYA SAKSI KORBAN INI DENGAN PIHAK PELAKUNYA DIMATA HUKUM?
    BAGAIMANA SAKSI KORBAN INI TIDAK MENYAMPAIKAN HAL CACAT HUKUM TERSEBUT?
    KARENA BUKTINYA PROSES LAPORAN POLISI DIUBAH WAKTU KEJADIANNYA?
    DAN DIPERKARAKAN TANPA SAKSI YANG MENGETAHUI BARANG BUKTI TINDAK PIDANA TERSEBUT DAN TANPA SAKSI PELAPORNYA? BUKANKAH HAL TERSEBUT DILAKUKAN UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBANNYA INI UNTUK DIPENJARAKAN?
    DAN PERKARA INI DIVONIS DENGAN SIDANG TERSEMBUNYI YANG TELAH TIDAK MENGHARGAI PERMOHONAN SAKSI KORBANNYA INI.
    OLEH KARENA ITU MAJELIS HAKIM DAN JAKWA PENUNTUT UMUM YANG BERTUGAS DALAM MENYELENGGARAKAN SIDANG HINGGA VONIS TERSEBUT BERSAMA BAPAK OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI DAN TEAM OKNUM PENYIDIK POLSEK SUKAWATI BERSAMA KETIGA OKNUM BUSERNYA YANG MENANGANI BARANG BUKTI TERSEBUT, HARUS MEMPERTANGGUNG JAWABKAN PROSES PERKARA YANG MENGAKIBATAKN BARANG BUKTI 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON MILIK ESTHER PASRI ALIMENTARY YANG DIPROSES ASAL JADI DAN TIDAK DISELIDIKI, ADALAH SEBAGAI TANDA BUKTI BAHWA KETIGA INSTANSI TERSEBUT MELALUI OKNUM-OKNUM YANG MENANGANI TELAH TURUT MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU TINDAK KEJAHATAN TERHADAP SAKSI KORBANNYA INI MELALUI BARANG BUKTI TERSEBUT.
    SAYA SELAKU SAKSI KORBAN DARI ADANYA TINDAK PIDANA PENCURIAN DAN PENGANIAYAAN MOHON DUKUNGAN DARI SEMUA PIHAK AGAR PROSES PERKARA BARANG BUKTI TERSEBUT DIPROSES DENGAN BENAR OLEH POLDA BALI MELALUI PENYIDIK YANG KUAT IMANNYA, UNTUK MENJALANKAN TUGASNYA DENGAN BENAR TANPA KOMPROMI DAN TIDAK MENINGGALKAN SATU PELAKUPUN DALAM PROSES PERKARA INI DEMI KETERTIBAN DAN KEAMANAN DI PULAU BALI DENGAN CARA MENEMUKAN PARA PELAKUNYA MELALUI TERLAPOR DAN MEMBUAT ULAH TKP ATAU REKONTRUKSI DEMI KEBENARAN PELAKUNYA UNTUK MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAK PIDANANYA DALAM PENCURIAN BB 1(SATU) SET ALAT MUSIC DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TERJADI TGL 23 SEPTEMBER 2011 HARI JUM’AT DENGAN BUKTI ADANYA TELEVISI YANG MENYALA BESAR DI TKP, YANG DILAKUKAN PELAKUNYA YANG BELUM DIKETAHUI.
    SEMOGA PERSOALAN INI MENJADI BERKAT BAGI TEGAKNYA HUKUM DAN WIBAWA POLRI DI DAERAH PULAU BALI, SEHINGGA SAKSI KORBAN INI TIDAK MENDENGAR LAGI KELUHAN MASYARAKAT BALI MELALUI INTERNET ATAU DIMASYARAKAT, YANG MENYAMPAIKAN BAHWA APABILA MASYARAKAT BERPERKARA DENGAN POLISI MAKA, HARUS MEMPUNYAI UANG BANYAK. KARENA KALAU TIDAK MAKA SAKSI BISA MENJADI TERDAKWA DAN SAKSI KORBAN BISA MENJADI TERPENJARA DAN LAIN SEBAGAIANYA YANG TERTULIS DALAM GOSIP MASYARAKAT MELALUI INTERNET.
    OLEH KARENA ITU MELALUI KESAKSIAN SAKSI KORBAN INI, MOHONLAH PENEGAK HUKUM MULAI DARI TINGKLAT KEPOLISIAN , KEJAKSAAN NEGERI DAN PENGADILAN NEGERI MEMBERHENTIKAN DIRI DARI CARA PROSES PERMAIANAN PERKARA AGAR WIBAWA HUKUM TERPELIHARA.
    APA SIH ARTINYA UANG?
    UANG BISA DI CARI, TETAPI JABATAN PERLU PERJUANGAN PANJANG.
    SEMUA RAKYAT JUGA PERLU UANG, TETAPI TIDAK HARUS DENGAN CARA MENCURI DAN MENGALABUHI ATAU MENGGELAPKAN.
    DAN SEMUA PEJABAT SUDAH PASTI MENERIMA GAJI KARENA NEGARA TELAH MENJAMIN HAL TERSEBUT.
    OLEH KARENA ITU BAIKLAH KITA MASING-MASING MENJALANKAN TUGASNYA APA YANG DISUKA YANG PENTING BUKAN UNTUK BERBUAT JAHAT KEPADA SESAMANYA ATAU BERBUAT JAHAT TERHADAP NEGARANYA.
    DAN PEJABAT LEBIH BAIK MENGHARGAI POSISINYA KARENA ITU HARUM NAMANYA.
    SEMOGA PERMAINAN PROSES PERKARA INI MENUTUP KASUS YANG LAMA, DAN MEMULAI MEMBUKA LEMBARAN BARU BAGI PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA MELALUI LEMBAR DEMI LEMBAR DENGAN RAPI SETIAP LAPORAN POLISI YANG HARUS DITINDAK LANJUTI.
    TERIMAKASIH DAN SALAM HORMAT KAMI,
    DENPASAR, 25 DESEMBER 2012.
    ESTHER PASRI ALIMENTAR SELAKU SAKSI KORBAN

    CATATAN: SERUAN KESAKSIAN SAKSI KORBAN INI NYATAKAN DEMI CINTANYA SAKSI KORBAN DALAM PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA DAN DEMI WIBAWA POLRI PELINDUNG DAN SAHABAT RAKYAT INDONESIA YANG SAKSI KORBAN HORMATI.

  16. ESTHER ALIMENTARY mengatakan:

    YANG KAMI HORMATI BAPAK MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
    itjen@kemenkumham.go.id

    DENGAN HORMAT,

    Saya Esther Pasri Alimentary ber-alamat Jl. Sedap Malam III, Ratna 17 no.5, Denpasar-Bali. Telp. 241561. HP. 087860997988
    SAYA MERENDAHKAN DIRI DIHADAPAN BAPAK MENTERI YANG TELAH SAYA TEMUKAN BEBERAPA SAAT YANG LALU MELALUI WEBSIDE DAN SAYA BAHAGIA MENEMUKAN BAPAK DENGAN CARD YANG MENJADI KERINDUAN KAMI KHUSUSNYA SAYA YANG SEDANG MERASA TIDAK BERHARGA DIMATA SESAMA OLEH KARENA PROSES PERKARA DAN VONIS PENGADILAN YANG MENJADIKAN POSISI SAYA TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG MILIK SAYA YANG DIPERKARAKAN DENGAN PEMAKSAAN KEHENDAK DARI BAPAK I MADE WITANAYA SELAKU KAPOLSEK SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR BALI,
    YANG TELAH MELANJUTKAN PERKARANYA SEKALIPUN SUDAH SAYA CABUT TANPA SYARAT PADA TANGGAL 22 NOPEMBER 2011 SELAGI MASIH POSISINYA DI POLSEK SUKAWATI,
    NAMUN PERKARA TERSEBUT TETAP DILANJUTKAN DENGAN BERBAGAI CARA YANG MENGKONDISIKAN BAHWA SAYA HENDAK DIJEBAK DIPENJARAKAN MELALUI BARANG-BARANG DAGANGAN SAYA YANG AWALNYA TIDAK PERNAH SAYA LAPORKAN KE KANTOR POLISI, SEBAB PEKERJA SAYA TERSEBUT MEMPUNYAI HUBUNGAN KERJA DENGAN SAYA, SEHINGGA KAMI MEMPUNYAI PERHITUNGAN SENDIRI DALAM MENYELESAIKAN PERKARA BARANG SAYA YANG DIBAWA OLEHNYA, NAMUN BARANG-BARANG BAJU DAGANGAN TERSEBUT DIBAWA ADA DI KANTOR POLISI BERSAMA BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATAN BERUPA BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TERJADI TGL 23 SEPTEMBER 2011 YANG HILANGNYA SUDAH 45 HARI DARI SEJAK SEBELUM TERJADINYA PENGANIAYAAN TGL 7 NOPEMBER 2011, YANG MENJADI DASAR ALASAN SEORANG PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT DIAMANKAN OLEH KEPOLISIAN DAN DIDAKWAKAN SEBAGAI TERDAKWA PENCURIAN HINGGA DOVONIS SEBAGAI PELAKU PENCURIAN ATAS BARANG-BARANG MILIK SAYA TERSEBUT DENGAN TIDAK MENYERTAKAN KETERANGAN BAGAIAMANA PELAKU TERSEBUT DIAMANKAN KEPOLISIAN KARENA MENGANIAYA SAYA SELAKU SAKSI KORBAN INI.
    DUGAAN SAYA SELAKU SAKSI KORBAN ADALAH BAHWASANYA BARANG BAJU DAGANGAN YANG DIBAWA SEPAKET DENGAN BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATAN PENCURIAN DALAM PASAL 363/364 TERSEBUT, DIMAKSUDAKAN UNTUK MENGLABUHI SEMUA ORANG, AGAR PARA SAKSI TERTUJU KEPADA SATU PELAKU YANG MENYIMPAN BARANG DAGANGAN SAYA TERSEBUT, SEHINGGA PARA PELAKU YANG LAINNYA TIDAK TERJERAT OLEH HUKUM DAN MOTIVASI TINDAKANNYA TERTUTUPI OLEH PENGAKUAN PALSU SEORANG PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT MELALUI REKAYASA DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM YANG MENGAWALI DAKWAANNYA MULAI KRONOLOGI YANG DILAKUKAN OLEH SEORANG SAKSI YANG NAMANYA DISEBUTKAN DALAM BUKU PUTUSAN HAKIM DI HALAMAN 11 YANG TELAH TERBUKTI TERLIBAT NAMUN DISEMBUNYIKAN OLEH PARA OKNUM BAPAK POLISI DAN BAPAK JAKSA DAN PARA HAKIM YANG MENANGANI PERKARA INI.
    DAN BAHKAN SAKSI YANG NAMANYA TERCANTUM DALAM BUKU PUTUSAN PN HALAMAN 11 TERSEBUT, KINI TELAH SAYA LAPORKAN KE POLDA BALI GUNA MENDAPATKAN PARA PELAKU PENCURIAN DRUM TERSEBUT, NAMUN SAMPAI KINI POLDA BALI SE-OLAH-OLAH MENUTUPI PARA PELAKU TERSEBUT SEBAGAI BUKTI BAHWA LAPORAN POLISI SUDAH 4 BULAN TETAPI BELUM DITANGKAP PARA PELAKUNYA, YANG DIDUGA KARENA POLDA BALI DAN PROVOS POLDA BALI YANG MENGETAHUI PENGADUAN SAYA SELAMA LEBIH DARI 1 TH INI TELAH TURUT MENUTUPI PERBUATAN BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI TERSEBUT, SEHUNGGA TIDAK DIUSRUSNYA LAPORAN SAYA TERSEBUT DAPAT DIPANDANG BAHWA POLDA BALI TURUT MENUTUPI KESALAHAN POLSEK SUKAWATI YANG TELAH MENUTUPI PARA PELAKUNYA DAN BERSEKONGKOL DENGAN PARA PELAKUNYA AGAR PELAKU-PELAKUNYA TIDAK TERJERAT OLEH HUKUM. DAN KINI SAKSI KORBAN HANYA BISA DIAM DAN KEMUNGKINAN LAMA-LAMA MATI KARENA TIDAK BISA BEKLERJA SELAMA LEBIH DARI 1 TAHUN INI. DAN KINI ANAK-ANAK SAYAPUN TIDAK TERURUS KARENA SAYA TIDAK BISA MENAFKAHI MEREKA. BAGAIMANA SAKSI KORBAN BISA TENAG, KARENA PELAKUNYA YANG TERANCAM TERJERAT MASIH BELUM DITINDAK KEPOLISIAN? SAYA TIDAK MENUNTUT PENEGAK HUKUM, NAMUN MENGAPA PERKARA SAYA DIPERMAINKAN SEPERTI INI?
    INILAH YANG SAYA MAKSUD BAGAIMANA PARA PENEGAK HUKUM MELALUI OKNUM-OKNUM BUSER POLSEK SUKAWATI, TEAM PENYIDIK POLSEK SUKAWATI YANG DIPIMPIN BAPAK RIAN SELAKU KANIT I DAN DAKWAAN JAKSA YANG TIDAK SESUAI WAKTU KEJADIAN PERKARANYA YANG DITANDA TANGANI OLEH JAKSA PENUNTUT UMUM DENGAN MENGATASNAMAKAN SAKSI KORBAN TANPA MENYEBUTKAN SIAPA SAKSI PELAPORNYA DAN DISIDANGKAN TANPA SAKSI-SAKSI YANG MENGETAHUI KEJADIAN PENCURIAN TERSEBUT.
    YANG DENGAN SIDANG YANG TERSEMBUNYI, PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT DIVONIS SEPIHAK TANPA MEMPERHATIKAN PERMOHONAN SAKSI KORBAN YANG MENGOREKSI PROSES PERKARA INI,
    SEBAB KEJADIAN PENCURIAN TERJADI PETANG HARI DENGAN ADANYA TELEVISI YANG NAYLA BESAR YANG BELUM DIKETAHUI PELAKUNYA YANG TERJADI PADA HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011. NAMUN DALAM DAKWAAN HINGGA VONISNYA, TELAH DIDAKWAKAN DAN DIAKUI SECARA MENGHAFAL KRONOLOGI DAKWAAN JAKSA DAN DIVONIS DENGAN SEMBUNYI, YANG ARTINYA PELAKU PENGANIYAYAAN TERSEBUT MENGAMBIL ALIH KONSKUENSI HUKUMAN BAGI PARA PELAKU PERAMPOKAN YANG TERJADI HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011 YANG HENDAK MEMBAHAYAKAN SAKSI KORBAN INI.
    NAMUN PARA PENEGAK HUKUM DARI BAPAK KAPOLSEK SUKAWATI, BAPAK JAKSA DAN PARA HAKIM YANG DIPIMPIN IBU VIVIA SITANGGANG SH TELAH MEMBUAT REKAYASA PALSU DAN BUKU PUTUSANNYA KETERANGANNYA TIDAK BENAR SEMUANYA.
    BAHKAN SAKSI-SAKSI YANG HADIR TELAH DIBUAT SE-OALH-OLAH MENGETAHUI PELAKUNYA TERSEBUT MELAKUKAN PENCURIAN PADA WAKTU DAKWAAN REKAYASA TERSEBUT, YANGMANA KETERANGAN PALSU SEMUANYA ITU TERDAPAT DALAM BUKU PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI TERTANGGAL 13 PEBRUARI 2012 DENGAN PUTUSAN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR
    DAN BAHKAN YANG LEBIH SADIS LAGI SE-OLAH –OLAH PARA SAKSI YANG DATANG PADA SIDANG PERDANA TERSEBUT MENGETAHUI BAGAIMANA PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT MENCURI BARANG BUKTI ALAT MUSIC DRUM PUKUL 04.00 WITA TGL 24 SEPTEMBER 2011. SEDANGKAN PARA SAKSI TERSEBUT TINGGALNYA LEBIH DARI 20KM DARI TEMPAT KEJADIAN TERSEBUT DAN HANYA DIPAGI HARI MEREKA MULAI KERJA DAN PULANG PUKUL 17.00WITA.
    JADI KESIMPULANNYA BUKU PUTUSAN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI TGL 13 PEBRUARI 2012 ISINYA PALSU SEMUA DAN TELAH MENGGELAPKAN ADANYA KETERANGAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIAMANKAN POLISI DAN DIDAKWAKAN DAN DIVONIS SEBAGAI PELAKU PENCURIAN DENGAN HUKUMAN 3 BULAN 10HARI, TANPA SAKSI PELAPOR DAN TANPA SAKSI YANG MENYERAHKAN BARANG BUKTI KE KEPOLISIAN DAN TANPA MEMPERTIMBANGKAN KESELAMATAN JIWA RAGA SAKSI KORBAN INI.
    ITULAH MAKANYA SAKSI KORBAN INI SANGAT MENDERITA KARENA DIANCAM BUSER POLSEK SUKAWATI BAPAK I KADEK SUARTIKA YANG HENDAK MEMBAKAR GALERY TEMPAT USAHA SAYA TERSEBUT UNTUK SAYA MELAPORKAN KEJADIAN KE KANTOR POLISI PADA SAAT PENGANIAYAAN TERJADI, NAMUN PERKARA PENGANIAYAAN DIGELAPKAN POLSEK SUKAWATI DAN YANG DISIDANGKAN HANYALAH BARANG-BARANG TANPA MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAK PIDANNYA. PADAHAL DALAM PERAMPOKAN TGL 23 SEPTEMBER 2011 TERSEBUT DI TKP ADA BARANG YANG JUMAHNYA LEBIH DARI 4 TRUK, TETAPI MENGAPA HANYA MENCURI ALAT MUSIC DRUM BERAMAI-RAMAI KALAU TIODAK INGIN MENGANIAYA SAKSI KORBAN INI.
    MOHON BAPAK MENTERI BERKENAN MENOLONG SAYA INI.
    TERIMAKASIH DAN SALAM HORMAT KAMI,
    ESTHER PASRI ALIMENTARY.

  17. ESTHER ALIMENTARY mengatakan:

    DENPASAR, 25 DESEMBER 2012

    HAL : PERMOHONAN DUKUNGAN PROSES PERKARA TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI JUM’AT 21 SEPTEMBER 2012 DI POLDA BALI.

    KEPADA YTH,

    Gubernur Bali
    BAPAK Made Mangku Pastika

    DAERAH PROVINSI BALI
    DI -
    DENPASAR

    DENGAN HORMAT,

    YANG BERTANDA TANGAN DI BAWAH INI :

    NAMA :ETHER PASRI ALIMENTARY SELAKU SAKSI KORBAN………………………………………………………………………
    TEMPAT/TANGGAL LAHIR :MAGELANG 14 AGUSTUS 1974………………………………………………………………………
    JENIS KELAMIN : PEREMPUAN………………………………………………………………………
    AGAMA : KRISTEN………………………………………………………………………

    PENDIDIKAN : AKADEMI TIDAK SELESAI………………………………………………………………………
    ALAMAT : JL. SEDAP MALAM III RATNA 17(X) NO.5 DENPASAR BALI………………………………………………………………………

    DENGAN INI SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MENGAJUKAN PERMOHONAN KE HADAPAN BAPAK AGAR KIRANYA BAPAK BERKENAN MENDUKUNG DITINDAK LANJUTINYA PROSES PERKARA TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPERANGKAT ALAT MUSIC DRUM YANG DAPAT DITEMUKAN PARA PELAKUNYA MELALUI SAKSI YANG NAMANYA DISEMBUNYIKAN DALAM BUKU PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI NO. 09/PID.B/2012/PN.GIR tertanggal 13 pebruari 2012. YANG KEMUDIAN BERDASARKAN NAMA SAKSI YANG TERCANTUM DALAM HALAMAN 11(SEBELAS) TERSEBUT, SAYA LAPORKAN KE POLDA BALI YANG MANA SAKSI TERSEBUT, SUDAH TERBUKTI KETERLIBATAN KETERKAITANNYA DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011, UNTUK MENEMUKAN PARA PELAKU PENCURIAN YANG SEBENARNYA,
    BERHUBUNG PELAKU YANG DIVONIS TERSEBUT ADALAH PELAKU PENGANIAYAAN YANG KEMUDIAN SETELAH DI SIDANG BERUBAH MENJADI PELAKU PENCURIAN BARANG BUKTI TERSEBUT, NAMUN BELUM DISAKSIKAN DARI MANA KEBENARAN BARANG BUKTI TERSEBUT BERASAL YANG KEMUDIAN SAKSI-SAKSI KETAHUI BAHWA BARANG TERSEBUT TELAH ADA DI KANTOR POLSEK SUKAWATI SETELAH PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT ADA DI AMANKAN DI POLSEK SUKAWATI. KARENA SAKSI KORBAN INI DISURUH MELAPORKAN KEJADIAN DI TEMPAT TERSEBUT OLEH OKNUM BUSER YANG TELAH SIAGA DIDEPAN TKP SAAT KEJADIAN PENGANIAYAAN.
    DAN APABILA SAYA TIDAK MELAPORKAN ORANG TERSEBUT, MAKA GALERRY TEMPAT TKP TERSEBUT AKAN DIBAKAR OLEH BAPAK OKNUM BUSER POLISI TERSEBUT.

    DALAM HAL INI BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATAN YANG MASIH DIAMANAKAN DI PN GIANYAR BALI TERSEBUT BELUM JELAS SIAPA PELAKUNYA.
    KARENA SAKSI-SAKSI YANG HADIR DALAM SIDANG TGL 26 JANUARI 2012 TERSEBUT ADALAH SAKSI TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TGL 7 NOPEMBER 2011.
    JADI PUTUSAN HAKIM BESERTA BUKU PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI NO. 09/PID.B/2012/PN.GIR TERTANGGAL 13 PEBRUARI 2012 ADALAH BENTUK REKAYASA KEBOHONAGN DALAM BENTUK PROSES PERKARA YANG DILAKUKAN OLEH KETIGA OKNUM-OKNUM DALAM INSTANSI YANG BERKAITAN TERSEBUT.
    DAN MENGAPA BUKU PUTUSAN PENGADILAN YANG DIHORMATI OLEH SELURUH PENEGAK HUKUM BERISI SUATU CERITA YANG DIREKAYASA DAN TELAH MENGUBAH KESAKSIAN PARA SAKSI YANG HADIR TERSEBUT SE-OLAH –OLAH MENGETAHUI SAAT PENCURIAN TERSEBUT TERJADI.

    DEMIKIANLAH SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MOHON PERTOLONGAN BAPAK GUBERNUR PENGAYOM KAMI RAKYAT BALI.

    KIRANYA BAPAK GUBERNUR BALI TIDAK MENGIJINKAN PARA PELAKU PENEGAK HUKUM MEMBOHONGI RAKYATNYA DAN TIDAK MEMPERKANANKAN PALAKU PENEGAK HUKUM MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU KEJAHATAN PERUSUH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG BISA MENGOTORI CITRA KEAMANAN PULAU BALI YANG INDAH DAN RAMAH INI.

    APAKAH PERKARA YANG LEBIH PENTING DI NEGARA INI UNTUK DIPROSES OLEH KEPOLISIAN SELAIN MENGUTAMAKAN KESELAMATAN JIWA RAGA WARGA MASYARAKATNYA?

    SEMOGA PULAU BALI MENJADI SEMAKIN INDAH DAN RAMAH DENGAN BERANI MENINDAK PELAKU KEJAHATAN DI PULAU INI.

    APABILA PERKARA BELUM MASUK DI PENGADILAN, MAKA PERKARA DAPAT DISELESAIKAN DENGAN PERSAUDARAAN DAN KEKELUARGAAN.

    NAMUN APABILA PERKARA DIPAKSAKAN DI PROSES HINGGA PENGADILAN, MAKA PERKARA TERSEBUT HANYA BISA DISELESAIKAN DENGAN PENEGAKAN HUKUM SEBAGAIMANA MESTINYA DALAM KUHP.
    KARENA PERKARA INI YANG MEMAKSAKAN ADALAH OKNUM KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA, MAKA PERKARA INI HARUS DISELESAIKAN DALAM PENEGAKAN HUKUM YANG BENAR.

    PADAHAL PERKARA INI TELAH SAKSI KORBAN CABUT TANPA SYARAT PADA TGL 22 NOPEMBER 2011, BERHUBUNG PERKARA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN TELAH TIDAK DITANGANI OLEH BAPAK KAPOLSEK TERSEBUT.
    MAKA PERKARA TERHADAP PELAKU TERSEBUT, LEBIH BAIK SAKSI KORBAN CABUT SAJA,
    DARI PADA SAYA SELAKU SAKSI KORBAN DAN PARA SAKSI YANG ADALAH STAFF PEGAWAI KAMI MENJADI SAKSI TERHADAP BARANG BUKTI PENCURIAN TANPA DISERTAKAN SAKSI-SAKSI YANG TERLIBAT DAN TURUT MENYEMBUNYIKAN BARANG BUKTI TERSEBUT SELAMA 45 HARI DAN TANPA SAKSI PELAPORNYA,
    NAMUN TERNYATA PERKARA INI DIPERMAINKAN LAGI DAN DIPERKARAKAN UNTUK DILANJUTKAN OLEH OKNUM BAPAK KAPOLSEK TERSEBUT HINGGA PN GIANYAR BALI DENGAN BUKU PUTUSAN PROSES PERKARA YANG CACAT HUKUM BERUPA BUKU PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI NO. 09/PID.B/2012/PN.GIR TERTANGGAL 13 PEBRUARI 2012 YANG PENUH DENGAN KALIMAT KETERANGAN KEBOHONGAN DAN TIDAK MENCANTUMKAN FAKTA PERSIDANGAN TGL 26 JANUARI 2012, DAN TELAH TIDAK SAMA DENGAN WAKTU KEJADIAN TINDAK PENCURIANNYA.
    BESAR HARAPAN SAYA AGAR BAPAK GUBERNUR BERKENAN MEMPERHATIKAN PERMOHONAN DUKUNAGN PERHATIANNYA ATAS AKIBAT VONIS PERKARA YANG TIDAK MENJAMIN RASA AMAN TERHADAP SAYA SELAKU SAKSI KORBAN INI UNTUK BERADA TINGGAL DI BALI,
    SEBAGAI BUKTI ADALAH BARANG-BARANG MILIK SAKSI KORBAN YANG TIDAK DILAPORKAN KE KANTOR POLISI TELAH BERSAMA DIAMANKAN DI PN GIANYAR BALI YANG ADALAH SEBAGAI BUKTI HASIL KETIDAK BENARAN DALAM PROSES PERKARA TERSEBUT, YANG MENJADIKAN SAKSI KORBAN TAKUT DAN CEMAS HIDUP DI BALI BAHKAN TOKO TEMPAT USAHA SAKSI KORBAN YANG ADALAH TKP YANG SAKSI KORBAN SEWA MENJADI MATI SURI AKIBAT TINDAKAN OKNUM BUSER POLISI YANG HENDAK MEMBAKAR GALLERY TEMPAT USAHA TERSEBUT, APABILA SAYA TIDAK MELAPORKAN KEJADIAN DI TEMPAT TERSEBUT SAAT SAYA DIANIAYA OLEH ORANG PEKERJA SAYA SECARA MENDADAK PADA HARI SENIN 7 NOPEMMBER 2011 YANG KEMUDIAN PELAKU PENGANIAYAAN DIAMANKAN POLISI DAN DIPENGADILAN BERUBAH MENJADI PELAKU PENCURIAN TANPA MENYEBUTKAN ADANYA TINDAK P[IDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN PADA MULANYA.
    ATAS PERHATIAN BAPAK GUBERNUR, SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH.

    HORMAT SAYA,
    ( ESTHER PASRI ALIMENTARY)

    Esther Pasri Alimentary ber-alamat Jl. Sedap Malam III, Ratna 17 no.5, Denpasar-Bali. Telp. 241561. HP. 087860997988
    ( SAYA SELAKU SAKSI KORBAN BERSEDIA MENJADI SAKSI ATAS SEMUA KETIDAK BENARAN INI DEMI TEGAKNYA HUKUM KEADILAN DAN KEBENARAN DI PULAU BALI)

    Catatan:
    Para pihak yang membutuhkan bukti-bukti ini bisa menghubungi saya dan meminta bukti-buktinya apabila para penegak hukum dan pengayom masyarakat berkenan berbelas kasihan kepada saya selaku saksi korban yang telah dianiaya dan dilecehkan dalam proses perkara ini, hingga tidak berani bebas hidup sebagaimana biasanya.
    Lebih baik saksi korban digantung di Pulau bali oleh bapak-bapak polisi apabila perkara yang menyangkut keselamtan jiwa raga pemilik barang bukti yang diamankan di PN gianyar tersebut tidak diproses oleh penegak Hukum.
    Silahkan bapak Polda Bali menggantung saksi korban ini apabila tidak berani bertindak tegas untuk mendisiplin para anggotanya dan tidak berani mengungkap perkara pencurian untuk MENEMUKAN OTAK DAN PELAKU DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON, YANG TERJADI PADA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011.
    SAKSI KORBAN PERSEMBAHKAN HIDUP SAYA INI DEMI CINTA DAN TERYTIPNYA MASYARAKAT BALI.

    Mohon maafkan saya selaku saksi korban yang menyuarakan hal ini, yang telah sekian lama tidak dipedulikan oleh penegak hukum yang saksi korban hubungi hingga tinggal menunggu mati pelan-pelan akibat tidak dapat menjalankan kwajiban sebagaimana mestinya.
    Dan apabila para pengayom masyarakat dan penegak hukum telah membiarkan penegak hukum menyembunyikan para pelaku tindak kejahatan dalam pencurian tersebut, berarti sama saja membiarkan pelaku kejahatan di Pulau Bali ini berkomplot dengan Penegak Hukum.

    Minggu, 6 Januari 2013 11:09 WIB

    Maraknya Perampokan Villa, Gubernur Bali Akan Koordinasi dengan Kapolda
    Sri Lestari

    Gubernur Bali Made Mangku Pastika (Jaringnews/Sri Lestari)
    “Saya akan bicara dengan pak Kapolda, jajaran kepolisian supaya meningkatkan patroli, pengawalan dan penjagaan,” kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
    DENPASAR,Jaringnews.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika akan segera berkoordinasi dengan Kapolda Bali, Irjen(pol) Arief Wachyunadi terkait maraknya kasus perampokan villa yang dihuni oleh turis asing. Gubernur pun meminta agar aparat kepolisian semakin meningkatkan patroli terutama di daerah rawan kejahatan.

    Seperti diketahui, pada Sabtu (5/1/) kemarin, seorang nahkoda asal Australia, Paul Gill (40) yang sedang berlibur bersama istrinya mengalami kasus perampokan di villa Chole, jalan pantai Berawa Kuta Utara. Akibat kejadian tersebut, Paul harus menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka tusukan di bagian punggung dan leher.

    “Pertama sangat memprihatinkan kita. Kedua, harus ada langkah-langkah nyata untuk menjaga keamanan. Saya akan bicara dengan pak Kapolda, jajaran kepolisian supaya meningkatkan patroli, pengawalan dan penjagaan. Supaya tidak mencoreng citra Bali yang aman itu,” kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Denpasar, Minggu(6/1).

    Mantan Kapolda Bali ini juga menyampaikan bahwa untuk melakukan pencegahan harus didukung oleh semua pihak. Termasuk pihak keamanan maupun pemilik villa itu sendiri, salah satunya dilakukan pendataan terhadap semua villa yang ada di Bali dan adanya satpam yang siap menjaga villa sepanjang hari.

    “Villa itu harus punya satpam. Kalau dia (pemilik villa) tidak punya satpam itu sudah mengundang orang untuk berbuat jahat. Suatu keadaan dimana memancing orang, memberi kesempatan kepada orang untuk melakukan kejahatan,” tambah Pastika.

    Selain itu semua villa harus terdaftar, setelah itu daftarnya di berikan kepada pihak kepolisian. Jika Polisi sudah menerima data semua villa, maka akan memudahkan untuk patroli dan pemantauan.
    Hal ini untuk meminialisir tindak kejahatan. Yang juga harus dipahami bahwa kejahatan itu terjadi arena adanya niat dan kesempatan.

  18. indra mengatakan:

    saya nasabah bank bjb.merasa sakit hati karena di marahi oleh orang yang bernama ibu riki pegawai bank bjb yang beralamat di jalan siliwangi cianjur.masa saya hanya bertanya saja di maki maki dan di marahin di depan banyak orang, padahal saya adalah nasabah bank tersebut.saya sangat sakit hati dengan pelayannan nya..

    • ESTHER ALIMENTARY mengatakan:

      HAL : PERMOHONAN GANTI RUGI AKIBAT PROSES PERKARA YANG TIDAK DITANGANI DENGAN BAIK OLEH INSTANSI KEPOLISIAN, DAN DISERTAI PERKOHONAN UNTUK DIUNGKAPNYA TINDAK PIDANA YANG MENJADI DASAR AKAR DARI SEMUA PERMASALAHAN DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI DALAM PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG KEJADIAN PENCURIANNYA HARI JUM’AT PETANG TGL 23 SEPTEMBER 2011 DENGAN SEGALA TANDA YANG ADA DI TKP YANG BARANG BUKTINYA MASIH DIAMANKAN DIPENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI UNTUK DIPROSES DI POLDA BALI MELALUI LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 POLDA BALI DEMI MENEMUKAN PARA PELAKUNYA YANG BELUM DIAMANKAN OLEH KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA.
      LAMPIRAN : 6 LEMBAR BUKTI PENTING DALAM PERKARA INI BESERTA KETERANGAN SINGKAT
      1. FOTO COPY BUKTI LAPORAN POLISI TENTANG PENCURIAN HARI JUM’AT PETANG TGL 23 SEPTEMBER 2011 LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI
      2. FOTO COPY BUKTI LAPORAN POLISI TENTANG KEJADIAN PENGANIAYAAN SENIN SIANG 7 NOPEMBER 2011 LAPORAN POLISI LPB/237/ XI/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI
      3. FOTO COPY HASIL PROSES PERKARA YANG CACAT HUKUM YANG DIVONIS PERKARANYA DALAM SIDANG TERSEMBUNYI YANG DIJAGA KETAT BANYAK POLISI PADA TANGGAL 13 PEBRUARI 2012 YANG DIKETUAI OLEH MAJELIS HAKIM IBU VIVIA SITANGGANG SH, YANG MENGHASILKAN BUKU PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI NO. NO.09/PID.B/2012/PN.GIR. ( YANG ISI SUBSTANSI DIDALAM BUKU PUTUSAN TERSEBUT BANYAK REKAYASA DAN TIDAK SESUAI FAKTA PERSIDANGAN DAN LEBIH BANYAK BOHONGNYA DENGAN MENGATASNAMAKAN SAKSI-SAKSI)
      4. FOTO COPY LEMBARAN DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM HASIL PRODUK KONSPIRASI ANTARA PIHAK KEPOLISIAN YANG DIKEPALAI KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA YANG DI DALAM MAKSUD DAKWAANNYA MENGANDUNG DUGAAN JEBAKAN DALAM PERENCANAAN UNTUK MENJEBLOSKAN SAKSI KORBAN MASUK PENJARA MELALUI PERMAINAN DALAM PERSIDANGAN, NAMUN GAGAL OLEH KARENA KUASA HUKUM TERDAKWA DICABUT KUASANYA OLEH KLIENNYA SENDIRI, DITAMBAH ADANYA PENGGELAPAN PERKARA ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR SESEORANG DIAMANKAN KEPOLISIAN, DAN DIDAKWAKAN SEBAGAI PELAKU PENCURIAN)
      5. FOTO COPY BUKTI KONSPIRASI POLSEK SUKAWATI DENGAN BAGIAN PELAKUNYA DALAM PINJAM PAKAI BARANG BUKTI KENDARAAN YANG MASIH DALAM STATUS PENYELIDIKAN KEPOLISIAN (HAL TERSEBUT SEBAGAI BUKTI BAHWA KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI MENGGELAPKAN PARA PELAKU TINDAK KEJAHATAN DALAM PENCURIAN BARANG BUKTI PENCURIAN ALAT MUSIC DRUM DALAM LAPORAN POLISI TERLAMPIR)
      6. FOTO COPY LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 POLDA BALI YANG SEHARUSNYA SUDAH DIPROSES DI PENGADILAN, NAMUN MASIH MANDEG, PADAHAL SUDAH 1,5 TH PROVOS POLDA BALI DAN POLDA BALI MENGETAHUI MASALAH PENGADUAN PENDERITAAN SAKSI KORBAN INI.
      NAMUN TERNYATA POLDA BALI TIDAK PUNYA HATI TERHADAP PERNDERITAAN SAKSI KORBAN INI YANG DIDUGA POLDA BALI MASIH MENUTUPI PARA INSTANSINYA YANG TERLIBAT DALAM PERMAINAN PROSES PENGALIHAN WAKTU KEJADIAN TINDAK PIDANA DAN PERMAINAN DALAM PENGGELAPAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN BERENCANA, YANG TELAH MENUNJUKKAN SUATU AWAL BUKTI BAGAIMANA BAPAK BUSER I KADEK SUARTIKA MENGANCAM SAKSI KORBAN SAAT DI TKP UNTUK MEMBUAT LAPORAN KEJADIAN DI TKP KE KANTOR POLISI SAAT KEJADIAN PENGANIAYAAN, YANG TERNYATA SAAT PENGANIAYAAN TERJADI TERSEBUT TELAH DITUNGGUI BAPAK BUSER TERSEBUT DI DEPAN RUKO TKP, YANG DIKETAHUI OLEH PARA STAFF YANG ADALAH SAKSI YANG HENDAK KELUAR PINTU SAMPING, DALAM UPAYA MENCARI PERLINDUNGAN BUAT SAKSI KORBAN YANG SEDANG DIANIAYA PELAKUNYA PADA HARI SENIN TGL 7 NOPEMBER 2011 TERLAMPIR.
      (ANCAMAN BAPAK BUSER TERSEBUT ADALAH BAHWA BAPAK BUSER I KADEK SUARTIKA AKAN MEMBAKAR GALERY TEMPAT USAHA YANG SAKSI KORBAN SEWA APABILA SAKSI KORBAN PENGANIAYAAN INI TIDAK MEMBUAT LAPORAN KE KANTOR POLISI, YANG KEMUDIAN SETELAH SAKSI KORBAN MENGANGGUK KEMUDIAN DISUSUL BANYAK POLISI MENDATANGI TKP DAN MENGAMBIL PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT YANG SETELAH DALAM SIDANG PERDANA 26 JANUARI 2012 DISELENGGARAKAN, PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT DISULAP MENJADI PELAKU PENCURIAN DRUM DENGAN MENDOMPLENG BARANG BUKTI BAJU DAGANGAN SAYA YANG TIDAK PERNAH DILAPORKAN KE KANTOR POLISI, NAMUN BARANG BAJU DAGANGAN TERSEBUT ADA DI KANTOR POLISI, DAN TERNYATA BARANG BAJU DAGANGAN SAKSI MILIK SAYA TERSEBUT, HANYA UNTUK DIPAKAI ALAT MENYERTAKAN BARANG BUKTI PENCURIAN ALAT MUSIC DRUM UNTUK DIBORONGKAN KEPADA PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT, SEHINGGA PARA PELAKU PENCURIAN DRUM HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 BESERTA YANG TURUT MENYEMBUNYIKAN BARANG BUKTI DRUM TERSEBUT BELUM TERJAMAH OLEH PENEGAK HUKUM YANG BERAKIBAT SAKSI KORBAN BISA MENDERITA KESAKITAN BATIN AKIBAT PERMAINAN PROSES PERKARA INI, TIDAK MENJAMIN RASA AMAN BAGI SAKSI KORBANNYA UNTUK BERADA HIDUP DAN BEKERJA DI PULAU BALI))

      KEPDA YTH,

      KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA

      DENGAN HORMAT,

      Saya nama ESTHER PASRI ALIMENTARI, ALAMAT IDENTITAS JL.PULAU BUNGIN, BR.PITIK, PEDUNGAN DENPASAR BALI, dengan IDENTITAS, NO. 5171015408740008, AGAMA KRISTEN, TTL: KAB.MAGELANG, 14 AGUSTUS 1974,WIRASWASTA, dan telah berada di Bali selama 20th lebih.
      Alamat TINGGAL Jl. Sedap Malam III, Ratna 17 no.5, Denpasar-Bali. Telp. 0361-241561. HP. 087860997988
      Alamat TKP/TEMPAT KEJADIAN PERKARA fromU2U Pasifik Bali Global El-shaddai Gallery JI.RAYA CELUK(188), Br.Cemenggaun, Kelurahan Cemenggaun, Kec.Sukawati, Kab.Gianyar-Bali. (yang dalam lembaran dakwaan disebut Artshop Budda)

      Saya Esther Pasri Alimentary SELAKU saksi korban DALAM tindak pidana Pencurian dan Penganiayaan BERENCANA yang menghasilkan terbitan buku putusan Pengadilan Negeri Gianyar Bali NO.09/PID.B/2012/PN.GIR yang di tanda tangani oleh yang mulia ketua majelis hakim IBU VIVIA SITANGGANH SH, yang telah memutus perkara dengan vonis pada tanggal 13 PEBRUARI 2012,
       YANG MANA INTI DALAM PROSES PERKARA HINGGA VONIS SIDANGNYA ADALAH DALAM RANGKA MENYUKSESKAN KEHENDAK POLSEK SUKAWATI YANG DIKEPALAI KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA, DALAM MENCIPTAKAN SEBUAH PENGALIHAN KEJADIAN WAKTU TINDAK PIDANA PENCURIAN TERHADAP BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG KEJADIAN PENCURIANNYA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011,
       DAN YANG KEMUDIAN DIPROSES OLEH BELIAU POLSEK SUKAWATI MENJADI HARI SABTU TGL 24 SEPTEMBER 2011 PUKUL 04.00 WITA, DENGAN DIMULAI KRONOLOGI PROSES PERKARANYA DARI TINDAKAN SEORANG SAKSI YANG MENCARI PENGEMUDI APV DK 1311 IF WARNA SILVER DI WAKTU SEKIRA PUKUL 02.00 WITA DALAM CUPLIKAN KETERANGAN DALAM BUKU PUTUSAN PN HALAMAN 11, YANG MANA SAKSI TERSEBUT DIGELAPKAN OLEH POLSEK SUKAWATI DALAM PROSES PERKARANYA, DEMI MENUTUPI PARA PELAKU YANG LAINNYA DAN MENUTUPI MOTIF TINDAK KEJAHATANNYA DALAM PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON HARI JUM’AT PETANG 23SEPTEMBER 2011, YANG DITANDAI ADANYA TELEVISI YANG TERDENGAR DINYALAKAN AMAT KERAS DI TKP BESERTA DITEMUKANNYA PINTU-PINTU YANG TERKUNCI DALAM RANGKA MENYAMBUT SAKSI KORBAN YANG SEDANG DIUPAYAKAN OLEH PENGEMUDI APV DL 1311 IF WARNA SILVER TERSEBUT, UNTUK SAKSI KORBAN BERADA DI TKP PADA SAAT KEJADIAN PENCURIAN TERSEBUT, NAMUN GAGAL KARENA TUHAN YANG MAHA ESA MASIH BERKENAN MELINDUNGI SAKSI KORBAN INI.

       MEMOHON PERHATIAN KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG SEGALA PENDERITAAN SAKSI KORBAN BESERTA KERUGIAN-KERUGIAN MORAL DAN MATERIAL YANG TERJADI AKIBAT PERMAINAN PROSES PERKARA YANG DIMOTORI OLEH KAPOLSEK SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR BALI BAPAK I MADE WITANAYA HINGGA PERMAINAN PROVOS POLDA BALI DAN POLDA BALI YANG TIDAK SEGERA TURUN TANGAN MENANGKAP PARA PELAKUNYA DENGAN MEMPROSES SESUAI WAKTU KEJADIANNYA DENGAN CARA ULAH TKP DEMI KEPASTIAN KEBENARAN PELAKUNYA DENGAN MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAKANNYA TERHADAP SAKSI KORBAN INI DALAM PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG BARANG BUKTINYA MASIH DIAMANKAN DI PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI, AKIBAT BELUM BENARNYA PROSES PERKARA INI DARI MULAI DI TKP YANG DI AWALI OLEH TEAM POLSEK SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR BALI.

       BUKTI ADANYA KONSPIRASI ANTARA PELAKUNYA DENGAN PENYIDIK POLDA BALI ADALAH ADANYA PENYIDIK YANG SAKSI KORBAN INGATKAN DENGAN SMS UNTUK MEMPROSES LAPORAN SAYA DI POLDA BALI, DAN KEMUDIAN PENYIDIKNYA MENELPON SAKSI KORBAN INI, DAN KEMUDIAN SESAAT KEMUDIAN PELAKU YANG DIVONIS MENELPON SAKSI KORBAN PADA TGL 15 JANUARI 2013 SEKIRA PUKUL 12.53.

       DAN HAL TERSEBUT HANYALAH KETERANGAN BUKTI YANG KECIL YANG SAKSI KORBAN SAMPAIKAN INI UNTUK MEMBERIKAN BUKTI BAHWA SAMPAI HARI INI BAGIAN PELAKUNYA MASIH BERKONSPIRASI DENGAN PENYIDIK POLDA BALI DEMI MENUTUPI PELAKU-PELAKUNYA YANG MENCURI DRUM TERSEBUT.

       SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MEMOHON PERHATIANNYA UNTUK MENDAPAT GANTI RUGI DARI SEGALA AKIBAT YANG SAYA ALAMI YANG BERIMBAS KEPADA PARA PIHAK YANG BEKERJA SAMA DENGAN SAKSI KORBAN DALAM USAHA PEKERJAAN, YANG BERAKIBAT MATI SURINYA USAHA PEKERJAAN DI TKP, JL. RAYA CELUK BR.CEMENGGAUN, KECAMATAN SUKAWATI GIANYAR BALI, DAN BERIMBAS HILANGNYA PEKERJAAN PARA PEGAWAI DAN SAKSI-SAKSI HINGGA MENGAKIBATKAN PENDERITAAN BAGI ANAK-ANAK SAYA.
       SAYA MEMOHON KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA MEMULIHKAN KEADAAN SAKSI KORBAN INI, DEMI AMANNYA KEHIDUPAN SAKSI KORBAN BESERTA ANAK-ANAK SAYA UNTUK TINGGAL DI BALI DAN BERKERJA SEBAGAIMANA BIASANYA DENGAN PEMULIHAN SEBAGAIMANA SAAT SEBELUM ADANYA PROSES PERKARA YANG DIMOTORI OLEH POLSEK SUKAWATI GIANYAR BALI.

       OLEH KARENA KEDATANGAN BUSER POLSEK SUKAWATI YANG MENUNGGUI PELAKU PENGANIAYAAN DI TKP DAN MENGANCAM SAKSI KORBAN DI TKP YANG HENDAK MEMBAKAR TEMPAT USAHA SAKSI KORBAN INI MENJADI AWAL DERITA PANJANG SAMPAI HARI INI.

       DAN SAKSI KORBAN MEMOHON AGAR KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA MENYELESAIKAN PERKARA INI DENGAN BENAR UNTUK MENINDAK PARA PELAKU KEJAHATAN PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT, SESUAI WAKTU KEJADIAN DAN TANGGAL KEJADIAN DAN SESUAI APA YANG TERJADI DI TKP DENGAN MENEMUKAN DALANG DAN PEREKAYA PERMAINAN PERKARA DARI MULAI DIRUSAKNYA GEMBOK PINTU BELAKANG TKP PADAHAL BARANG BUKTI DRUM NYA TELAH BERHASIL DICURI, NAMUN MENGAPA HARUS MERUSAK GEMBOK PINTU BELAKANG LAGI UNTUK MENGLABUHI ORANG.

       DAN MENGAPA BARANG BAJU DAGANGAN YANG TIDAK ADA LAPORAN POLISINYA DIBAWA KE KANTOR POLISI UNTUK MENGLABUHI ORANG LAIN AGAR MENGIMAJINASIKAN BAHWA PENCURI DRUM ADALAH SEORANG PEKERJA SAYA SEORANG DIRI YANG MENYIMPAN BARANG DAGANGAN SAYA TERSEBUT.

       DAN MENGAPA POLSEK SUKAWATI TURUT ANDIL DALAM PERMAINAN JAHAT INI.

       SEMOGA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA JAYA DAN SENTOSA OLEH KARENA BERANI BERTINDAK TEGAS TERHADAP PARA PELAKU PELANGGAR HUKUM DAN MENINDAK PARA PRAJURITNYA YANG TIDAK DISIPLIN DAN YANG MELANGGAR HUKUM DENGAN BUKTI MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU KEJAHATAN DI PULAU BALI SEBAGAI BUKTI BAHWA POLDA BALI DAN PROVOS POLDA BALI MEMBIARKAN PARA PELAKU KEJAHATAN BERKELIARAN DI PULAU BALI DENGAN BUKTI LAPORAN POLISI YANG SUDAH 4 BULAN TIDAK SEGERA DITINDAK LANJUTI PADAHAL SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MENDERITA HINGGA HARI INI, DAN ANAK-ANAK SAYA PERLU MENDAPATKAN KEHIDUPAN YANG LAYAK UNTUK BEAYA SEKOLAH DAN MAKAN MEREKA DARI IBUNYA INI.
       MOHON PERIKSA JUGA BAPAK KAPOLDA BALI YANG BERTUGAS MULAI PADA BULAN DESEMBER 2011 HINGGA BULAN DESEMBER 2012 BESERTA JAJARANNYA YANG MENGETAHUI PERMASALAHAN INI YANG TENTUNYA TELAH MEMBACA SURAT-SURAT YANG SAKSI KORBAN INI SAMPAIKAN KE POLDA BALI MELALUI SPKT DAN JUGA MELALUI KANTOR RESKRIM POLDA BALI, NAMUN TERNYATA PUJI-PUJIAN YANG SAKSI KORBAN SAMPAIKAN DAN PERMOHONANNYA DIBIARKAN SAJA BAGAIKAN SAMPAH, SEBAGAIMANA KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA YANG MENJADIKAN SAKSI KORBAN TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG YANG DIPERKARAKAN OLEH KARENA TINDAKAN BELIAU MENYEMBUNYIKAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN SESEORANG DIAMANKAN KEPOLISIAN DAN KEMUDIAN DIDAKWAKAN SEBAGAI PELAKU PENCURIAN.

       YANG MANA DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM TERLAMPIR ADALAH SUATU BUKTI KONSPIRASI POLSEK SUKAWATI BERSAMA KEJAKSAAN MELALUI JAKSA PENUNTUT UMUM DALAM DUGAAN RENCANA MENJEBLOSKAN SAKSI KORBAN KE PENJARA, AGAR SAKSI KORBAN KENA PASAL MENUNUH. PADAHAL SAKSI KORBAN TIDAK MENGETAHUI SIAPA PENCURI DRUM HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 TERSEBUT.

       SEORANG YANG DIKATEGORIKAN ORANG MENGATAKAN SEORANG PELACUR, MASIH BERHARGA DAN MENDAPAT BAYARAN TENTUNYA, TETAPI SAYA SELAKU SAKSI KORBAN INI SEORANG DIRI TELAH TERANIAYA DALAM KELOMPOK PENJAHAT MUSUH NEGARA,

       DITAMBAH DIPERMAINAKAN DALAM PROSES PERKARA OLEH KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI, BAPAK JAKSA DAN HAKIM-HAKIMNYA YANG MENANGANI, HINGGA TERBITNYA BUKU PUTUSAN YANG MENGGELAPKAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR SESEORANG DIAMANKAN KEPOLISIAN DAN DIDAKWAKAN DAN MENJADI PELAKU PENCURIAN TERSEBUT.
      DALAM HAL PERBUATAN PARA OKNUM-OKNUM TERSEBUT DIATAS, MAKA SAKSI KORBAN INI MENGALAMI PENDERITAAN BERKEPANJANGAN, OLEH KARENA DIRI SAKSI KORBAN INI TELAH TIDAK BERHARGA DI BANDING BARANG-BARANG MILIK SAKSI KORBAN YANG DIPERKARAKAN, OLEH KARENA TINDAKAN PARA OKNUM DARI POLSEK SUKAWATI HINGGA HAKIM PN GINAYAR BALI TURUT MENYEMBUNYIKAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIDAKWAKAN TERSEBUT. YANG KINI BARANG BUKTI YANG DIPERKARAKAN MASIH DIAMANKAN DI PENGADILAN NEGERI GINAYAR BALI, YANG SUDAH DILAPORKAN KE POLDA BALI 4 BULAN LALU SECARA RESMI NAMUN BELUM DITINDAK PELAKU-PELKUNYA.
      APABILA SAKSI KORBAN INI SUDAH TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG YANG DIPERKARAKAN, TENTU SAKSI KORBAN INI JUGA TIDAK BERHARGA DIMATA SESAMA WARGANYA.
      KARENA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA MELALUI POLSEK SUKAWATI DAN POLDA BALI MEMBIARKAN SAKSI KORBAN INI TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG MILIKNYA HINGGA SAMPAI SUATU HASIL BUKTI BUKU PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GINAYAR BALI.
      BAHKAN IBU NI KOMANG KUSUMASARI YANG SAYA KETAHUI IBU KEPALA PROVOS POLDA BALI, TELAH TIDAK MENGHARGAI JERIT TANGIS SAKSI KORBAN INI, BAHKAN SAAT SAKSI KORBAN TEMUI TERAKHIRNYA JUSTRU MENUNJUKKAN MENGEMAS MEJANYA UNTUK MENINGGALKAN SAKSI KORBAN INI SAAT MENGHADAP BELIAU.
      OLEH KARENA ITU, SAKSI KORBAN RELA DIGANTUNG DI PULAU BALI SEBAGAI BUKTI BAHWA TIDAK ADA PENEGAKAN HUKUM DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA KHUSUSNYA DI PULAU BALI, APABILA KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA TIDAK MENINDAK PARA PELAKU PENEGAK HUKUM YANG MELANGGAR DISIPLIN DAN SUMPAH JABATAN, DENGAN MENDORONG POLDA BALI UNTUK SEGERA MEMPROSES LAPORAN POLISI YANG SAKSI KORBAN LAPORKAN DALAM LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 UNTUK MENEMUKAN PARA PELAKUNYA MELALUI ULAH TKP DAN MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAK KEJAHTANNYA.
      SEMOGA SERUAN SAKSI KORBAN INI MEMBERIKAN SUMBANG SIH BAGI KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA YANG TELAH MENJADI PINTU GERBANG INDAH DALAM PENEGAKAN HUKUM KEADILAN DAN KEBENARAN BAGI KESEJAHTERAAN RAKYAT DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.
      DENPASAR 22 JANUARI 2013
      SALAM HORMAT KAMI,

      ESTHER PASRI ALIMENTARY

      TEMBUSAN:
       YANG KAMI HORMATI SEMUA INSTANSI PENEGAK HUKUM
       DAN YANG KAMI HORMAYTI PENGAYOM MASYARKAT
      1. DAN SAUDARA SAUDARIKU UNTUK BERKENAN MENOLONG SAKSI KORBAN INI DEMI TEGAKNYA HUKUM KEADILAN DAN KEBENARAN DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA,
      DENGAN ALASAN KARENA SAKSI KORBAN MEMBUTUHKAN KEPASTIAN HUKUM SEBAGAI WARGA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA SEBAGAIMANA LOGO JAMINAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA BAHWA MASYARAKAT MEMPEROLEH KEPASTIAN HUKUM.

  19. mas joe mengatakan:

    Kontol semua Lessing penipu, taik semua bantuan hukum, LSM Penipu pukimak…..Mati kalian semuaaaaaaa…….

  20. mas joe mengatakan:

    SEMUANYA NGGAK JELAS PENYELESAIIANNNYA…. TERKATUNG-KATUNG,,,,COCOKNYA PENIPU DITIPU AJA, atau penipu Dibunuh aja direl kreta api.

  21. akang raden mengatakan:

    tlg bantu aq donk,aq kehilangan sebuah motor satria fu ,kronologis semua dokumen tlah aq serahkan ke pihak adira,namun blm jg ada tanggapannya,baik itu pembackupan ataupun asuransi. aq hrs gmn…!!!

  22. Duditome mengatakan:

    sangat setuju dengan gilang & anis.
    mereka bukan manusia, tapi koq makan nasi ya?
    harusnya makan taik aja!

  23. agustian malau mengatakan:

    saya melesingkankan sepeda motor saya smash new 2007, hasilnya sesuai dengan kesepatan mendapat dana 3.000.000 dengan angsuran 259ribu /bulan selama 18 bulan, tapi setelah lebih dua bulan kalau tidak salah nih , pihak kantor pos datang mengantar surat dari PT.FIF, ternyata isinya menyatakan utang pokok saya berjumlah 3.400.000, yang herannya saya angsuran tetap 259ribu.pertanyaanya apakah saya dirugikan atau petugas lesingnya menggrogoti bosnya??mohon pencerahannya .memang saya sampai saat ini saya belum dapat salinan kwuetansi penerimaan uang yang saya terima.

  24. sukamto mengatakan:

    mau tanya
    saya nunggak angsuran di pt wom finance sbnyak 2x angsuran kmarin saya mau bayar tapi sesampai nya di sana motor saya justru disita,dan dari pihak leasing bilang motor sudah tidak bisa diambil lagi
    kira2 ap yang harus saya lakukan

    • Topan mengatakan:

      Wah WOM memang buruk sekali pelayanannya. Dulu saya juga pernah begitu. Tapi dulu saya bilang kalau memang mau diambil motornya ya ambil kerumah saya, bukan saya yang antar ke kantor WOM. Rencananya kalau mereka memang mau ambil mau saya minta surat penarikan unitnya dulu, kalau ga ada surat tapi tetep mau ambil juga ke rumah ya teriakin maling aja.. Akhirnya mereka ga jadi ambil. Pernah juga ketipu sama collector yang ambil tagihan ke rumah, ternyata uang ga disetorin, udah gitu WOM ga mau tanggung jawab sama uang yang sudah saya bayar, saya tetap harus bayar lagi. Cuma dijaniin mau dibantu cari oknumnya. Yang saya herankan, katanya oknum tersebut memang oknum yang bermasalah di WOM, sering ambil uang setoran, anehnya oknum tersebut tidak diproses hukum sama WOM, tetapi cuma di keluarkan. WOM itu bego apa memang ada konspirasi dari dalam.

  25. rachma mengatakan:

    Assalam, sudah hampir 3 thn ini saya khilangan alamt PT. Asuransi Jiwa Jaminan 1962. Saya & beberapa keluarga menjadi korban ketidaktanggungjwaban PT.AJJ1962 yang telah dinyatakan pailit oleh MenKeu. Terakhir sekali saya dari Cirebon pernah mendatangi kantor Tim Likuiditas PT. AJJ1962 di Gedung Binawan, Jl. Dewi Sartika-Jakarta. dengan segala janjinya mereka mengatakan akan menghubungi saya bila masalahnya telah ditangani oleh mereka, namun ternyata sampai dengan 3 tahun berjalan sekarang ini sqama sekali tidak pernah ada kabar beritanya. Bagi yang mengetahui alamat Tim Likuiditas PT. AJJ1962 saat ini saya mohon bantuannya. Dapat menghubungi ke no.081395657160
    Terimakasih sebelumnya, semoga pencarian saya ini akan membawa hasil.

  26. agung mengatakan:

    sekarang kembali lagi kepada hati nurani dan perjanjian awal sementara sebail apapun uundang2 bisa ada celahnya bagi yg pinter ngomong dan bekerja cari uang buat seneng2 anak istri dan bayar hutang
    kl memang nggak pny uang yaajng krediut motor jalan kaki aja
    kl dah kredit trus nggak kuat bayar cari operan kredit resmi atau dikembalikan aja
    bahasa jawanya wong wes nggak iso mbayar kok ngengkel oalahhh yooo dibalekne wae motore

  27. Adi Sumarno mengatakan:

    bagaimana dengan kasus saya…saya kredit sepeda motor tapi sepotong surat apapun tidak ada dikasih…baik itu STNK percobaan maupun STNK asli kendaraan, setelah di tanya sama kolektor mereka bilang 3 bulan baru keluar STNK nya…gimana tuh pak? apa YAMAHA jual sepeda motor ilegal? saya pernah kredit di HONDA 40 hari sudah keluar STNK-nya. di tempat saya sudah banyak kejadian kreditur YAMAHA kejadian seperti itu (Kotapinang Labuhanbatu Selatan), tolong di cek Pak!

  28. Moch. Arifin (Kepanjen) mengatakan:

    Ass. Wr. Wb. Ketua Komnas PK-PU

    Beberapa bulan yang lalu saya terlilit hutang si PT ADIRA, sahabat saya ada yang memberi solusi untuk bertemu anggota bapak.

    agak sedikit cerah mendengar pencerahannya, akhirnya saya membikin surat perlindungan, biayanya 2x angsuran.
    tapi kok motor saya tetep kejabel ya….

    saya coba kejar anggotanya ternyata menurut informasi falid, dia bukan anggota ini gimana?????????

    anggotanya bernama SUCO, rumahnya sekitar sawojajar dg no telf 082142942353

    mohon ditegor pak, sudah dapat uang tapi gak ada tanggung jawabnya

    ternyata dia TENTARA….

    APARAT ANJING, BELA NEGARA MAKAN GAJI BUTA

  29. si dul mengatakan:

    kebanyakan lsm isinya anjing kurap,maling teriak maling cari keuntungan dari masalah orng lain, lebih prah dari para preman

    • yg teraniaya mengatakan:

      lpk mencari nafkah dr orang yg terlilit masalah. contohnya sy sendr, kredit sy mct krn musibah bsr menimpa kel sy. sy konsultasi ke lpk dan diberi penjelasan unt mslh kredit mct sy. dgn membyr sejumlah uang admin, sy mrs mantab dgn solusi yg mrk berikan. tp kenyataannya NOL BESAR !!! jgnkan menyelesaikan mslh, mrk tdk membrkan apa yg mrk ucapkan. singkatnya sy hanya diberi srt kuasa dan apapun mslh yg timbul sy hrs menyelesaikan sendr. skrng batin sy lelah skl menghdp ini, tiap hr didatangi DC, prtanyaan sy unt LPK : sbnrnya apa niat anda membentuk LPK, menjual omong kosong pd orang yg kn musibah unt mendptkan uang ? cb dipkr ulang lg unt pkrjaan anda ini ? unt tmn2 yg lain cb dipkr seribu kl lg klo mau minta perlindungan ke LPK. sy menulis ini krn penglman pribadi sy, bkn dr pihak lissing ato DC.

      • Lontong Balap mengatakan:

        Mau tahu mereka bikin LPK ? cari duit berlindung dibalik UU….tp GOBLOK, apalagi Direktur Eksekutfnya…Ansori…modal jeprat-jepret di podium seminar….apalagi bukan sarjana hukum….

    • belekok mengatakan:

      betull…coyyy….

  30. Proffesional Collector : +6281939372077
    siapa aja yang merasa dirugikan hub kami, kalau yang namaya utang tu harus dibayar, janagan hanaya omong di web aja kalau berani bicara masalah hukum , karna saya bertindak kasar pada debitor.Debitur menggugat kreditur atas masalah apa??Kendaraannya di sita??Yo wajar saja, ADIRA ga aka menyita kalau telat seminggu, telat sebulan atau dua bulan pun ngga aka disita asal langsung dibayar jangan disisain, ya kalau telat 3 bulan lebih mosok mau diem ja ADIRA nya?

    • joko mengatakan:

      propesional tai lu bnyak bacot..paling lu jg lulusan sd/smp yang gtw hukum..surat perjanjianya seperti apa..asal ambil motor orang..ga pke otak lu.

      • si dul mengatakan:

        lo buat salah aja d kasih dosa ma tuhan pa lg telat bayar ma lissing..klo gk sanggup bayar jual aja emak moyang lo ntar gw cariin konsumennya,,, tp jangan mahal2,d obral aja tuk bayar motor…

  31. itilatipah mengatakan:

    yah,, ketua nya jg bajingan amit2 deh,,, sekali bajingan tetap bajingan camkan itu

  32. revenge mengatakan:

    jujur aja gw korban lsm, gw ga terima ade gw d gampar sm anggota elo, liat aja buktinya ada anggota lo yg gw matiin. brani nya keroyokan bangsat!!! liat lo ya gw bunuhin dr atas smpe bawah akarnya!!! ga brani di depan gw maen belakang jangan tidur ya!!!!

  33. doyan memek mengatakan:

    kalo ga mampu bayar ga usah kredit, kredit tuh sewa beli sewa selagi mengangsur beli selagi lunas. kl belum lunas ya masih hak perusahaan donk,, makanya klo mw kredit liat dlu penghasilannya mampu atau tidak byr angsuran smpai lunas

    • davye mengatakan:

      kta.siapa.mtor.kloe belum.lunas krditan.bukan.mlik.atas nama.dan.mlik.dealer.jelas2.dari.nama.stnk.dan.semua.dokumen..di tulis.atas.nama???

  34. gempar mengatakan:

    bnyk jg lsm d pakai untk keuntungan di pakai tameng, otak udang bs nya kroyokan. coba perhatikan korlap nya apa kerjanya selama ini cuma bikin kisruh aja. tai lah,, bubarin aja

  35. yudi hartono mengatakan:

    assalamualaikum wr.wb
    saya mau tanya pak nama saya yudi hartono disolo,orang tua saya mendapatkan kasus rumah orang tua saya sudah dilelang bank karena dipinjam keponakan saya untuk jaminan rekening koran sebesar 225 jt dengan jaminan 3 sertifikat,2 sertifikat milik keponakan saya berupa tanah kosong sekarang keponakan saya melarikan diri entah kemana,dalam informasi koran harga batas limit rumah saya 215jt.orang tua saya orang gak punya untuk makan saja harus sana kemari cari uangnya dan punyanya hanya rumah itu misal dilelang orang tua saya harus tinggal dimana pak.sedangkan orang tua saya juga tidak menggunakan uang pinjaman itu sama sekali apabila harus membayar uang sebesar itu tidak mungkin bisa pak.saya mau tanya gimana bisa mediasi dengan bank tapi uang untuk mengambil rumah orang tua saya bisa seringan mungkin sesuai kemampuan orang tua saya.tolong pak saya minta saran dari bapak mengatasi masalah ini dan apabila ada tempat mengadu kemana saya harus mengadu ketempat yang bebas biaya karena kalua ada biayanya mungkin lebih berat lagi beban kedua orang tua saya.tolong ya pak informasinya dikirimkan lewat email saya ini. yudihartono88@yahoo.co.id atas informasi dan saranya saya ucapkan banyak terima kasih

    wassalamualaikum wr.wb

  36. TaipeLA mengatakan:

    SAYA adalah KONSUMEN PT.adira CAB blitar, pd tgl 23-01-2012 sepeda motor saya di tahan oleh adira karena saya menunggak selama 1 tahun, angsuran saya kurang 9 kali. kemudian tanggal 26-01-2012 dengan itikad baik saya berniat menbayar semua cicilan+denda sebesar 4,6 juta dengan rincian :
    – 9Xangsuran = Rp.3.483.000,-
    - denda /hari s/d -+ 1 tahun = Rp 1.160.998
    total Rp 4.643.998,-
    akan tetapi, sewaktu akan pembayaran pelunasan tagihan membengkak dg rincian:
    1. cicilan+denda : Rp 4.643.998,-
    2. tambahan denda : Rp 6.000.000,-
    3. Biaya penarikan : Rp 1.500.000,-
    Total : Rp 12.143.998 ,-
    karena merasa keberatan, kami meminta negosiasi untuk diberi keringanan dan d setujui terbayar :
    ACC pertama 8 juta ; dan turun lagi
    ACC kedua 7 juta ; dan masih belum bisa turun lagi

    terus terang saya masih merasa keberatan dengan total tagihan yang harus dibayar dan motor belum bisa diambil sebelum penyelesaian semua tagihan.. apa yang harus saya lakukan
    terima kasih akan masukannya….

    • Konsumen Yang Patuh mengatakan:

      Punya itikad baik karena motornya sudah ditarik, coba kalau tidak ditarik, gak bakal ada itikad baik untuk membayar, Boss…itu namanya bukan itikad baik tp terpaksa karena sudah ditarik, Menunggak 1 tahun kok masih bisa bilang “punya itikad baik”???

      Nunggak 1 tahun wajar saja dendanya membengkak, mungkin angsuran yang sudah dibayarpun, bayarnya selalu terlambat. dan kalau meminta keringanan ya harus tahu diri dong…..yang namanya meminta, bisa dikasih bisa juga tidak dikasih. emang situ pikir kalau situ meminta keringanan harus dikasih sesuai mau situ. tambah gak tau diri dong. untung2 di ACC 8 juta. tapi kok gak mikir.

      jangan mau pake motornya saja tp bayarnya tidak mau.

      • Tukul chandra mengatakan:

        Ini jelas2 udah melebihi batas normal…sadarlah wahai semuanya,akal manusia tak sampai kemana,tiap detik berubah,…ada yg lebih berhak mengatur ketentuan hidp,…jgn pernah bicara merasa paling benar sendiri,..tak ada gunanya,…ingatlah seberat apapun masalah pasti bisa di hadapi,masalah juga tidak datang dg serta merta,mari kita fikir lagi,…mengapa kita bangga sekali untuk saling mengalahkan,…3tahun kemudian mau jadi apa anak cucu kita,…saya yakin semua yg bicara di blog ini adalah pemerannya entah dari konsumen atau debitur…tapi ingatlah,…apapun hebatnya anda,semua Allah yg mengatur,…termasuk semua masalah yg timbul itu bukan karna tanpa sebab…yakinlah bhwa sgala sesuatu apapun perlu bukti dan analisa,jgn saling bicara kotor yg akan menjadi pecahnya kesatuan NKRI.maaf yg sebesar2nya.karna sesungguhnya negara ini sedang di jajah dan mencapai titik puncak..percayalah..kita semua ini terjajah,3tahun lagi NKRI,Udah bukan milik kita,lalu bersiaplah jadi budak peradaban.

    • belekok mengatakan:

      aneh banget si bapak ini,siapa juga yang mau ngasih keringanan,wong situ aja nyusahin yang nagih

  37. emil mengatakan:

    saya adlh karywn swasta yg bpenghasiln pas pasan. saat itu sy membeli motor honda menggunakan X finance slm 23 buln. tp ketika memasuki ansuran ke 5, motr sy hilang dan sdh ada laporan ke polisi untuk diberi surat keterangan hilang dan mengkonfirmasikn pt x finance soal hal tersebut. sebulan kemudian, motr sy itu sdh didapat dan sebulan penuh di tahan di polsek. sktr dua bulan ditahan akhirnya karywn pt X menarik motr tersebut dan membwy ke kantor. setelh sy konfirmasi ke pt x, ternyata sy diberi pilihan, me lanjut cicilan atau dilelang. dan sy memilih lelang artinya biar sy yg beli tunai krn hargay sdh 1/2 harga dr pembelian awal karena motr tersebut sdh mengalami banyak kerusakan pdhal motr tersebut msh baru. jadi sdh sepakat sy akan lelang sendiri. pada saat itu sy berusaha spyuang bs terkumpul utk menebus motor tersebut. dan kemarin ketika uang sdh tkumpul ingin mengambil motr tsb, betapa kagetnya sy, ternyata motornya sdh dilelang tanpa ada konfirmasi sblmnya dr pihak kantor x. sy sgt terpukul, dp dan uang ansuran yg sdh sy kluarkan sdh habis sia2, motrpun lenyap.

  38. emil mengatakan:

    saya adlh karywn swasta yg bpenghasiln sedikit.

  39. Deden mengatakan:

    Saya adalah konsumen kredit pada PT. Adira Quantum, namun seiring jalan perusahaan tersebut selalu mengirim SMS (kerjasama dgn operator) menagih walaupun terkesan mengingatkan tp di kirim bbrp kali sebelum jatuh tempo dan yang lebih parah lagi keluarga saya yang lainpun di telpon untuk konfirmasi masalah terlambat bbrp hari/penagihan via telpon… jd saya sebagai konsumen sangat2 kecewa krn telah melibatkan keluarga saya yg notabene tidak serumah dgn saya. perlu saya beritahu bahwa saya hanya terlambat hari dan blm pernah yang namanya nunggak bulan… mohon pencerahannya

  40. hendi kusnandar mengatakan:

    ass
    mhn penjelasan
    sy punya mslh utang piutang dengan oto finance, mslh kredit motor sekitar 1 th kebelakang. sy sdh mengangsur sktr 9X, nmn krn ada masalah dalam keluarga saya mengalami kemacetan dalam angsuran. tp info yg saya terima sy sdh tdk bisa melanjutkan kredit tersebut. karena sdh macet lama. padahal sy msh ingin memiliki mtr tersebut. kira kira bagaimana….?

  41. hendi kusnandar mengatakan:

    assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
    yg terhormat
    kepala pkpu
    sya mempunyai kendaraan bermotor hasil kredit ke oto finance, namun krn

  42. Muh. tahir mengatakan:

    Mohon maaf bapak, kami sementara menangani kasus tentang perlindungan konsumen dan sedang diproses di BPSK makassar, namun di sul-sel belum ada komnas pkpu, oleh karena itu kami berencana mendirikan cabang komnas pkpu di sulsel, tolong bapak memberi kami petunjuk teknisnya. makasih bxk

  43. irawan mengatakan:

    selamat sore…., bapak/ibu/sdr/ri….

    saya irawan dr kota surabaya, ingin bergabung dengan sdr semua yang ada diforum ini…
    saya ada masalah dengan leasing wom finance, ceritanya begini…..
    saya kredit motor dengan leasing wom selama 2 tahun dan saya tidak pernah menunggak angsuran selama menjelang 2 tahun ini… dan saya pernah terlambat membayar karena kesibukan pekerjaan saya tetapi saya bayar langsung saat itu (bulan yang sama) dan pembayaran selalu saya gunakan via transfer bank 3-4 hari sebelum masa tagihan….karena sudah mau habis sisa 3 bulan saya bermaksud untuk menutup sisa angsuran tersebut….untuk itu saya telephone ke pihak leasing yang bersangkutan…alangkah kagetnya saya ketika saya diberitahu oleh leasing kalo saya ada denda sebesar rp. 1,2 an juta dan saya terkejut saat itu, dan saya tanyakan kenapa saya ada denda koq ga ngomong atau memberitahukan pada saat saya sempat membayar secara cash kekantor cabang saat itu dan saat kolektor yang datang kerumah saya untuk minta pembayarannya…dan saya tidak pernah tau kalo ada denda yang harus saya bayar dan kalo memang ada denda saya akan bayar saat itu juga dan ga perlu membengkak seperti saat ini karena denda itu nominalnya melebihi dari jumlah 1 kali angsuran.
    untuk hal tersebut saya memerlukan / membutuhkan penjelasan / informasi ataupun saran dari bpk/ibu/sdr/ri sekalian dalam forum ini……apa dan harus bagaimanakah langkah saya selanjutnya.
    terima kasih.

    wassalam,
    irawan

  44. yoshendra fauzi sitorus mengatakan:

    selamat sore…
    langsung saja, adik saya kredit sepeda motor di adira finance,sekitar 1bulan yang lalu adik saya tersebut telah meninggal dunia, sebagaimana sistem di perbankan apabila nasabah meninggal dunia maka sisa hutang tersebut di anggap lunas,apakah hal ini juga berlaku di adira dan menurut hukum lembaga pelindungan konsumen ini,mohon pencerahannya.terima kasih

  45. yoshendra fauzi sitorus mengatakan:

    selamat siang bapak
    saya yoshendra dari tanjungbalai sumatera utara
    langsung saja,saya ingin menanyakan masalah asuransi,adik saya ada kredit sepeda motor di adira finance cab.tanjungbalai sekitar 1bulan yang lalu adik saya tersebut telah meninggal dunia,seperti yang kita ketahui sistem perbankan apabila nasabah meninggal dunia maka sisa hutang di anggap lunas,apakah ini juga berlaku di adira finance,saya sudah bertanya ke salah satu karyawan dan mereka menjawabnya “tidak tahu”,mohon masukan dari bapak/ibu.terima kasih

  46. julianto mengatakan:

    sore pak,
    Mertua saya kredit mobil daihatsu xenia di ACC Finance bulan desember 2010, pada bulan agustus 2010 mertua saya meninggal. Karena angsurannya berat mobil tersebut mau saya over kredit, dan ketika kami tanyakan di pihak ACC katanya tidak bisa di over kredit karena debitur meninggal. Bahkan pihak ACC menyarankan untuk melunasi sisa angsuran dan nanti dialihkan ke bank lain. Yang saya tanyakan apa memang benar aturannya demikian sedangkan diperjanjian nya kan ada ahli waris? Dan saya heran dengan pihak ACC, saya ini berat meneruskan sisa angsuran yg kurang 35 bulan kok malah disuruh melunasi, mohon pencerahannya, terima kasih

  47. M. Zainal Fatah ar mengatakan:

    Mohon ijin pimpinan eksekutif: kami komnas pkpu cabang pamekasan mohon petunjuk atas kegagalan di pamekasan madura atas permasalahannya, seperti yang terjadi ,gar kami menjadi sukses dalam mengemban amanat di pamekasan, pastinya upaya kami harus bagaimana masyarakat hanya minta solusi seperti yang terkait dengan pelelangan dulu setelah mau di gugat kendalanya oprasional. ttd. pimp Cab pamekasan9 M Zainal Fatah ar

  48. rivel mengatakan:

    ini website enaknya di deface aja..bener2 gak mendidik…Oi PKPU..kalian org2 tolol yang mau membodohi org2 miskin…jgn kemakan propaganda PKPU

  49. lela mengatakan:

    pagi pa….sy ibu lela domisili sumedang . kejadian yang ibu intan alami pada bulan juni sekarang terjadi pada diri sy…. sama persisi peristiwa kronologis nya…bahakan org2 yang relibat di ta finance bandung pun sama. sudah 30 hari mobil sy jenis avansa hitam seri g tahun 2010 no.pol z 1191 af berada di kantor taf dan di ancam mau di lelang,berbagai jalan dan negosiasi sudah sy tempuh tp tetap sy harus melunasi sisa hutang pokok sy secara full kepada pihak taf sebesar rp. 148.172.732. dan hal itu mustahil sy lakukan. sedangkan keterlambatan sy hanya 1 bulan,dan sy sendiri sudah mempunyai simpanan separuh angsuran. di saat sy akan membayar angsuran satu bulan,dan sisa angsuran yang bulan kemarin nya, sy justru diminta untuk membayar 3 bulan angsuran padahal belum jatuh tempo,dengan alasan untuk kepercayaan…dan ketika sy akan membayar 3 angsuran ke kantor taf pada hari kamis tgl 7 oktober, mobil sy justru di tahan dan sy harus menandatangani dokumen penyerahan mobil oleh pihak ketiga, dan sy dilarang menemui siapapun di kantor, dengan alasan mobil di titipkan sementara akhirnya mobil sy simpan di kantor taf, dan pihak ketiga tersebut yang bernama adam menyarankan sy kembali hari senin untuk mengambil mobil. bahkan sy diantar sampai ke rumah oleh pihak ke3 tersebut. dengan polos sy pun menuruti semua yg disarankan pihak k3. namun pada haru senin tanggal 10 oktober sy menerima surat penyelesaian hutang dengan data salah dan diharuskan membayar seluruh sisa hutang secara full kepada taf. sy kaget dan sy langsung konfirmasi kepada kolektor yang biasa kerumah dan pihak ke 3,dan mereka menyuruh sy menghubungi pa wahyu. dan sampai saat ini sy masih belum bisa mengambil mobil sy kembali. kepada ibu INTAN sy mohon informasimasi bagaimana penyelesaiannya…tolong hubungi sy di nomor 081 321 134 220…siapa tahu kita bisa bekerjasama dalam meyelsaikan masalah ini, karena kita pihak yang dirugikan. dan kepada bapak,sy mohon bantuannya…apa yg harus sy lakukan…karena menghadap siapapun sy akhirnya kembali berhadapan dengan colection bernama wahyu. TOLONG pa karena kami rakyat kecil,kami tidak mungkin mencari dana ratusan juta dalam beberapa hari… dan kalaupun sy mempunyai dana sebesar itu,sy tidak mungkin mengajukan kredit kendaraan,sy pasti akan membeli mobil secara tunai …. sekali lagi pa sy minta tolong……

  50. yosua waras zainudin mengatakan:

    saya yisua waras zainudin yang tinggal di Jl. Mulawarman No. 55 Jelakombo Kec. Jombang Kab. Jombang. saya nasabah dari ADIRA Quantum Jombang, saya selama ini membayar angsuran saya, tapi ketika saya ada kesulitan tentang keuang dan saya tdk bisa bayar, dan saya di tlp oleh pihak adira dan saya tdk bs mrngangkat dengan alasan saya lagi di lapangan, namun adira quantum telp ke kantor dan ke boz saya dan bilang kalau karyawan termasuk saya semuanya maling, apa yang harus saya lakukan, saya skrg tdk mau melanjutkna pembayaran angsuran saya, mohon untuk bantuannya.(0321)7472277

    • Deden mengatakan:

      Memang begitu pihak mrk pak, saya juga di gituin sama mrk, sms penagihan seblm jatuh tempo dan berulang2 krm sms, kemudian pihak2 yang tdk ada snagkut pautnya juga di sms dan di telpon… bgmn kl kita tuntut di pengadilan aja pak atas hak kita sbg konsumen terganggu hak-hak privasi dan menganggu kenyamanan kita…

  51. I'm Sorry mengatakan:

    Suara Merdeka 20 Oktober 2011

    PENGGUGAT POLRES TERSANGKA PENADAH MOBIL
    (Akan Diserahkan Polres Bandung)

    Tegal – Proses penanganan kasus penyitaan mobil Daihatsu Xenia hitam No. Pol D 1297 XF, yang dijual tanpa ada BPKB kini terus dilanjutkan penyidik Unit II Sat Reskrim Polres Tegal Kota.

    Bahkan Agus Junaidi (33) warga RT 12/RW 3, desa Kalikangkung, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, yang menjual mobil itu, dan pernah melayangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Tegal terhadap Polres Tegal Kota, kini menjadi tersangka kasus penadahan mobil itu.

    Kasat Reskrim Polres Tegal Kota, AKP Heriyanto SH mengatakan mobil tersebut sebelumnya dicari Polres Bandung Polda Jabar. Belakangan diketahui mobil itu justru DIJUAL GADAI OLEH KETUA YAYASAN KOMITE NASIONAL PERLINDUNGAN KONSEMEN DAN PELAKU USAHA (Komnas PKPU), YAITU MOHAMAD ANSORI KE AGUS JUNAIDI.

    “Selanjutnya Agus Junaidi menjualnya ke seseorang di Kota Tegal. Saat transaksi jual beli mobil itu, Agus diamankan untuk dimintai keterangan. Demikian juga mobilnya yang akhirnya kami sita” terang dia didampingi Kanit II Sat Reskrim Aiptu Yasana.

    Penyitaan mobil itu, kemudian diperkarakan Agus dengan mengajukan gugatan praperadilan di PN Tegal. Hakim Slamet Widodo SH yang menyidangkan perkaranya, dalam putusannya, Selasa (18/10) menyatakan, penyitaan itu dinilainya sah dan sesuai prosedur hukuym. Gugatan praperadilan tersebutpun dinyatakan DITOLAK.

    Memperdalam Pemeriksaan

    Setelah memperoleh kepastian hukum soal keabsahan penyitaan mobil itu, yakni dengan ditolaknya gugatan praperadilan di PN Tegal, penyidik di Unit II Sat Reskrim Polres Tegal Kota kini tengah memperdalam pemeriksaan.

    Antara lain, kata dia, dengan memanggiul kembali saksi-saksi yang pernah dimintai keterangan, juga kemungkinana tambahan saksi lainnya. Selain itu, penyidik juga tengah menggodok kemungkinan untuk memintai keterangan Mohamad Ansori.

    AKP Herianto SH mengungkapkan, mobil yang disita penyidik di kesatuannya, awalnya karena ada laporan pencarian soal keberadaan mobil tersebut dari Polres Bandung Polda Jabar. Kemudian kesatuannya menerima informasi akan ada transaksi jual beli mobil itu di jalan Citarum Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, oleh Sat Reskrim Polres Tergal Kota, sekitar pukul 23.00, Kamis (15/9)

    Mobil semula dijual gadai oleh Mohamad Ansori sebesar 40 juta kepada Agus Junaidi, selanjutnya dijual kembali Agus ke Ermi Waluyo seharga 50 juta. Agus menerima uang tanda jadi sebesar 5 juta. Saat transaksi itulah mobil kemudian diamankan. Karena Agus tidak bisa menunjukkan BPKB. Kasus tersebut kemungkinan besar akan diserahkan ke Polres Bandung. (D12-48)

  52. Clara Antieq mengatakan:

    saya ingin lembaga perlindungan konsumen meninjau kembali izin usaha dari pt .mitra utama global. yang berhasil mengelabui dan menipu calon nasabahnya ,dengan iming iming kerja dan nama yang selalu berganti seperti bunglon…perusahaan ini merauk keuntungan dengan menipu para pencari kerja dan namanya sering berganti ganti (perusahaan fiktif) anehnya perusahaan ini menjamur hingga kepelosok desa dan kota di indonesia ,,,kami memang orang bodoh tapi kami masih punya nurani dan tak sebejat moral mitra utama global yang menggunakan titel se,dan lain nya sebagai kedok penipuan…

  53. rama mengatakan:

    bapak , teman kami sdg ada masalah bahwa Angsuran udah lunas tetapi BPKB tetap tertahan disebabkan denda yang berat yang akan dia banyarkan, dan dia masih bisa nego akan tetapi ditolak , bagaimana solusinya Bapak…..mkasih sebelimnya

  54. Jatmiko Fitri Hamzah mengatakan:

    SAYA SALAH SATU KONSUMEN PT.FIF CABANG MADIUN, pd tgl 18-09-2011 sepeda motor saya di tahan oleh FIF karena saya menunggak selama 6 bulan, angsuran saya kurang 9 kali. kemudian tanggal 23-09-2011 saya menbayar sebesar 3,5 juta dengan asumsi 9Xangsura = Rp.2.790.000,- dan sisanya sbg denda karena merasa telat melakukan pembayaran.
    kemudian tanggal 28-10-2011 saya di panggil lagi karena saya harus melunasi 2 x angsuran dan denda lagi sbesar 1 juta lebih…
    terus terang saya kaget mendengar hal tersebut.. apa yang harus saya lakukan.. saya merasa keberatan akan hal ini..
    terima kasih akan masukannya….

  55. Anis Sulistyoasih mengatakan:

    Selamat Siang saya ucapkan, disini saya akan menceritakan pengalaman masa2 yang sangat sul terutama dengan Bank Danamon, agunan saya diancam akan disita jika menunggak 3 bulan, jalan penjadwalan ulang dan sebagainya sudah saya tempuh tp Bank Danamon DSP seperti tidak memperhatikan, mereka selalu menagih tunggakan terus menerus, intinya pokoknya harus bayar sesuai keinginan mereka. Asal tahu saja, PK Perjanjian, rekening Koran saya minta tidak diberi, seperti ada sesuatu yang disembunyikan oleh mereka. Saya kaget ketika saya tanyakan ke Dect Collectornya bahwa hutang saya 285jt namun di PK yg setelah saya peroleh mati2an ternyata 275jt, selisih 10jt. Dan ternyata Saya mendapati banyak sekali nasabah yang bernasib sama seperti Saya, mereka tidak tahu apa2 tiba2 asset sudah disita, dan dilelang dengan harga yang sangat murah…. Saya menghimbau bisanya Bapak membantu orang2 terutama nasabah bank nakal ini untuk mendapat bantuan keadilan, karena semakin lama bank banamon tidak ubahnya seperti rentenir dengan pegawai para preman yang tidak tahu aturan, terima kasih atas perhatian yg diberikan

  56. sumargono mengatakan:

    Bapak Ansory Yth.
    Bilamana nama kami di BI Ceking ada sesuatu yang tdk saya perkenankan bagaimana solusinya agar saya bisa bekerja dan mendapat kucuran dana agar ekonomi saya sehat dan keluarga kami dapat terbantu dengan baik , terima kasih bapak

  57. Nazareno Sinth mengatakan:

    ..saya adalah pelanggan dan pengguna jasa PT.Adira finance kediri sejak 2004..tiap akan habis masa peminjaman kami selalu memperpanjang kredit kami lagi..mengingat saat itu sedang butuh buat modal dagang..sampe akirnya di tahun 2009 usaha saya benar” di ambang batas kebangkrutan yg mengakibatkan penunggakan pembayaran angsuran di Adira hingga mencapai 5 bulan..akirnya petugas penagihan dr pihak Adira ke rumah saya dan menyakan unit kendaraan yg BPKB nya saya jaminkan..akirnya setelah saya tunjukan unit tersebut, mereka meminta supaya saya ke kantor adira untuk melakukan pembicaraan perihal keterlambatan saya mengangsur..ampai di kantor adira saya di pertemukan dengan petugas yg bernama pak suryo..kami bicara panjang lebar kenapa smpai ada keterlambat begitu banyak..smpe mmbuat perjanjian kapan akan melakukan pembayaran..setelah disepakati mulai aktif lagi tanggal sekian…mereka setuju dngan 2 syarat unit mereka tahan sebentar atau saya memberikan biaya BUKA BLOKIR sebesar 10 % dri angsuran X keterlambatan..ternyata jumlah biaya buka blokir tersebut hampir sbesar 1 X angsuran..saya awal nya keberatan..trus saya di pertemukan dengan Kabag penagihan (katanya) bernama pak KK..di situ saya dibentak”..bahkan akan ke kantor ayah saya dengan mngatasnamakan atasan ayah saya yg katanya dekat dengan dia….akirnya mengingat penting nya kendaraan tersebut bagi aktifitas saya…saya meng’iyakan saja..yg seharus nya saya bisa mmbayar 2 angsuran setiap bulan..skr hanya 1 angsuran saja di karenakn setiap bulan saya di harus kan mmbayar biaya tersebut sampai tunggakan saya berkurang hingga 1 atau 2 bulan..sampai skr saya sudah 3 atau 4 X membayar biaya tersebut.,.
    ..yang saya ingin tanyakan adalah, apakah proses nya memang seprti itu..selain denda yg terus berjalan saya msih di kenakan biaya buka blokir sebesar hampir 1 angsuran..
    ..apakah pihak Adira yg bergerak di bidang jasa tidak bisa mencari petugas” yg pantas bekerja di bidang jasa..
    ..mohon tanggapan dari Bapak atau ibu serta jawaban dri pt adira finance kediri..Terima kasih

  58. Nazareno Sinth mengatakan:

    ..saya adalah pelanggan dan pengguna jasa PT.Adira finance kediri sejak 2004..tiap akan habis masa peminjaman kami selalu memperpanjang kredit kami lagi..mengingat saat itu sedang butuh buat modal dagang..sampe akirnya di tahun 2009 usaha saya benar” di ambang batas kebangkrutan yg mengakibatkan penunggakan pembayaran angsuran di Adira hingga mencapai 5 bulan..akirnya petugas penagihan dr pihak Adira ke rumah saya dan menyakan unit kendaraan yg BPKB nya saya jaminkan..akirnya setelah saya tunjukan unit tersebut, mereka meminta supaya saya ke kantor adira untuk melakukan pembicaraan perihal keterlambatan saya mengangsur..ampai di kantor adira saya di pertemukan dengan petugas yg bernama pak suryo..kami bicara panjang lebar kenapa smpai ada keterlambat begitu banyak..smpe mmbuat perjanjian kapan akan melakukan pembayaran..setelah disepakati mulai aktif lagi tanggal sekian…mereka setuju dngan 2 syarat unit mereka tahan sebentar atau saya memberikan biaya BUKA BLOKIR sebesar 10 % dri angsuran X keterlambatan..ternyata jumlah biaya buka blokir tersebut hampir sbesar 1 X angsuran..saya awal nya keberatan..trus saya di pertemukan dengan Kabag penagihan (katanya) bernama pak KK..di situ saya dibentak”..bahkan akan ke kantor ayah saya dengan mngatasnamakan atasan ayah saya yg katanya dekat dengan dia….akirnya mengingat penting nya kendaraan tersebut bagi aktifitas saya…saya meng’iyakan saja..yg seharus nya saya bisa mmbayar 2 angsuran setiap bulan..skr hanya 1 angsuran saja di karenakn setiap bulan saya di harus kan mmbayar biaya tersebut sampai tunggakan saya berkurang hingga 1 atau 2 bulan..sampai skr saya sudah 3 atau 4 X membayar biaya tersebut.,.
    ..yang saya ingin tanyakan adalah, apakah proses nya memang seprti itu..selain denda yg terus berjalan saya msih di kenakan biaya buka blokir sebesar hampir 1 angsuran..
    ..apakah pihak Adira yg bergerak di bidang jasa tidak bisa mencari petugas” yg pantas bekerja di bidang jasa..
    ..mohon tanggapan dari Bapak atau ibu serta jawaban dri pt adira finance kediri..Terima kasih

  59. martin mengatakan:

    siang pak,,
    saya martin di sidoarjo
    kmarin mtor saya di tarik oleh adira finance,krena saya hanya telat 2 blan stelah saya ingin mmbayar n mngambil mtor saya kembali pihak adira mengharuskan mmbayar 3.092.000 tnpa princian yg g jelas,,pdahal saya hanya telat 2bln yaitu 775.000.stelah saya tanyakan kmbali trnyata rincianya harus mmbayar angsuran 6 bln k depan n uang pickup 1.660.000,padahal ngambil motor saya g pake mobil pick up,jika d haruskan mmbayar 6 bln k dpan n denda saya g keberatan yg mmbuat saya keberatan uang pick up itu kog segitu mahalnya nyewa rumah 1 bln aja g sampai segitu,nih ngalah-ngalahin nyewa rumah 1 bulan,padahal cuma mobil pick up n ngambilnya juga gak pake mobil tapi saya di suruh bayar sewa pick up itu aneh kan?

  60. intan mengatakan:

    siang pak….
    maafkan saya, pada hari ini saya menangis karena belum juga ada pencerahannya pak….
    sehari setelah saya kirim surat kemarin tertanggal 24 juni 2011 kepada bapak, esoknya datang surat dari pihak TA Finance untuk pelusanan langsung dengan estimasi angka yang tidak masuk akal beserta biaya penarikan mobil sebesar Rp 5.000.000,00. jika kami tidak melunasi maka mobil akan dilelang. yang pasti kalo mobil dilelang ya pasti harganya jatuh dan selama mobil ada di pihak mereka keadaan mobil kami entah berantah baik atau tidaknya, sememtara kami merawatnya dengan baik. ya Allah ….. saya sedih pak. Kepala Cabang telah kami temui malah pingpong dengan pihak collection.
    IYALAH kami bodoh, BODOH……..B.O.D.O.H….. sampai saking bodohnya dan polosnya saya coba serius menjajaki situs ini pak untuk bantuan bagaimana kami menghadapi masalah ini. namun rasanya pengaduan saya tidak ada tanggapan dan sia sia saja. hati kami ngiris harus dihadapkan dengan preman, dan pilihan mau bayar lunas atau mobil hilang dengan lelang dan kudu nombok jika kurang harganya….. Ya ALLLaaaahhhh….. semoga allah mengembalikan pada tempatnya masing-masing (dalam artian kembali pada perbuatannya masing-masing, perbuatan yang telah membuat kami sakit hati dan didzalimi). maklum pak mungkin kasus saya sepele untuk bapak namun sangat besar untuk saya, tapi allah tau saya sudah ikhtiar dengan berbagai cara yang baik namun hingga hari ini tetap buntu. saya mengadu kepada bapak karena saya mungkin mendapatkan pencerahan, tapi bapak terlalu sibuk dan mungkin masalah saya terlalu sepele. Alhamdulillah.

    • emil mengatakan:

      intan sy turut prihatin …. dan kasus ibu sama dengan yang saya alami cuma ibu jumlahnya besar dan kendaraan roda 4 sedangkan saya cuma kendaraan roda 2. dan pihak pembiayaan mealkukan eksekusi ilegal dengan merampas kendaraan sy ditengah jalan. sama seperti ibu ingin menyelesaikan segala utang tapi tetap dipersulit.
      entah kapan hukum berpihak pada kita rakyat kecil.

    • marc eben mengatakan:

      coba di take over ke bank yg manusiawi, klo ada kenalan, akan lebih baik….. mungkin ga bisa full, setidaknya ga harus lunasin atau di lelang…

    • marc eben mengatakan:

      Ibu bisa melakukan konsultasi hukum, atau menggugat ke BPSK
      mungkin sebagai gambaran ini bisa membantu http://padang-today.com/?mod=berita&today=detil&id=4431

  61. intan mengatakan:

    assalamualaikum, selamat sore pak…
    saya intan dari bandung jawa barat, ingin bertanya pak dan mendapatkan jawaban dari bapak sesegera mungkin mengingat waktu yang saya miliki hanya hitungan hari pak.
    singkat cerita kronologisnya seperti ini pak :

    1. suami dan saya mengajukan kredit kendaran roda 4 atas nama kreditur yaitu suami saya sendiri yaitu, Brian adiguna pada sepetember 2009, atas kendaraan toyota avanza kepada toyota finance astra bandung (TA . finance, PT. Toyota Astra Financial Service) dan telah disetujui. pada akhirnya mobil terkirim ke rumah dan mengambil jangka waktu kredit selama 5 tahun / 60 bulan dengan Dp Rp. 17.075.000 dan cicilan Rp. 4.434.000/bulan sdh termasuk biaya asuransi cigna toyota astra dan PT asuransi astra buana cabang bandung. dengan perhitungan :
    jumlah hutang pokok : Rp.170.838.530
    bunga : Rp. 89.561.470
    total hutang keseluruhan : Rp. 260. 400.000

    (dengan ketentuan jika ingin melunasi saya tinggal membayar sisa hutang pokok ditambah biaya 2 persen pinalti tanpa harus melunasi dengan jumlah seluruh bunga) itu semua ada diperjanjian kontrak kreditur dann debitur.

    2. baru-baru ini saya menunggak 2 bulan, yaitu terhitung bulan mei dan juni 2011. sehingga pada hari Rabu, 22 juni 2011 terjadi penjemputan mobil oleh pihak ketiga yang ditunjuk TA Finance. namun saya kaget karena pihak ketiga hanya 1 orang tersebut membawa 2 orang yang kami kenal (dalam artian kenal saja/ tahu saja karena 2 orang ini merupakan orang yang dimintai tolong oleh teman kami untuk menagih hutangnya kepada kami beberapa watu yang lalu). suami saya memang berhutang pada temannya sebesar Rp.10 juta dan telah menemui baik-baik akan membayar hutang tersebut tanggal 18 juni 2011, namun mengingat pada hari itu belum ada dana untuk membayar maka suami saya meminta kelonggaran waktu sampai dengan bulan juli. namun 2 orang tersebut yang mengaku utusan teman saya yang telah menerima kuasa dari ibu dewi untuk menagih melakukan beberapa tindakan yang berlebihan, contohnya :
    a. beberapa kali mendatangi kantor suami saya dan teriak-teriak bertanya dimana suami saya padahal suami saya ada sedang bekerja, padahal mereka bisa bertanya baik-baik/biasa-biasa saja, suami saya kan jadi malu dan kesal namun tetap dia hadapi dengan baik-baik karena itu dikantor.
    b. beberapa waktu dari itu datang lagi kekantor dengan paksaan menandatangani surat pengakuan hutang dari ibu dewi dan mengancam jika tidak membayar akan berurusan dengan mereka dan berkoar koar agar suami saya membayar kepada ibu dewi.

    3. kembali pada permasalahan dengan TA Finance, akhirnya saya tanya surat tugas, hanya dirujuk 1 orang saja, yang 2 orang katanya sifatnya hanya anak buah jadi gak ada surat tugas
    . tapi orang yang dirujuk TA finance kembali ditanya oleh suami saya pada saat pengecekkan kondisi, siapa 2 orang itu pak? jawabannya mereka dari ormas. jujur kami tambah curiga pak.

    4. saya kooperatif saja, mengingat sejumlah kewajiban yang harus saya selesaikan. namun saya bertanya pada orang yang diberi tugas :

    pertanyaan saya : jika saya minta waktu untuk tidak ditarik kendaraan ini karena ada dana
    untuk membayar kewajiban saya sampai dengan sabtu 25 juni 2011
    bagaimana?

    jawaban pihak ketiga dari rujukan pihak TA : tidak bisa bu, saya diberi tugas untuk menjemput
    mobil saja, namun jika ibu dalam waktu 6 hari bisa
    membayar tunggakkan dari sejak mobil dijemput
    maka ibu bisa mengambil kembali mobil ibu dan
    hanya dikenakkan lastcharge Rp. 20 ribu saja dan
    tidak perlu bayar dana penarikan kembali. jika
    dalam 6 hari ibu tidak konfirmasi pada pihak TA
    Finance dan tidak membayar kewajiban tunggakan
    ibu maka ibu akan diberikan surat pelunasan
    hutang selama 7 hari, terakhir jika ibu tidak mampu
    membayar juga akan ada surat ke-2 berlaku
    selama 7 hari juga. setelah pada surat kedua ibu
    belum juga bayar maka kami menyarankan
    pelunasan atau pindah leasing atau kami lelang.

    pertanyaan saya : ok, kalau begitu saya akan menyerahkan unit kendaraan saya jika bapak
    tidak bisa memberikan waktu walau hanya beberapa hari saja pada saya,
    dan saya akan membayar sejumlah tunggakan saya, karena saya tidak ada
    niat pindah leasing karena saya sudah percaya pada leasing
    astra/TA.Finance ini

    jawaban pihak ketiga : lebih baik begitu bu

    5. pada keesokkan harinya tanggal 23 juni 2011 saya mendapatkan dana untuk membayar kewajiban saya, akhirnya saya datang ke kantor cabang bandung, dengan niat dan itikad baik mau membayar jumlah tunggakan dan mengambil kembali unit mobilnya. tapi yang terjadi saya tidak bisa menarik mobil saya karena orang yang ditunjuk menangani masalah saya sedang keluar kota dan baru kembali sore atau malam. akhirnya saya minta untuk dibuatkan janji untuk bertemu dengan orang yang katanya menangani masalah saya yang bernama wahyu untuk esok harinya.

    6. pada esok harinya tanggal 24 juni 2011 saya dan suami datang lagi untuk membayar dan menemui bapak wahyu. namun setelah bertemu, pak wahyu ini bilang saya harus membayar full sisa hutang atau melakukan pelunasan sebesar hutang pokok dan bunga tertunggak sebesar Rp. 182.250.000., padahal jika saya melunasi hanya pokok yang sudah berkurang hanya yaitu Rp. 124.971.757 ditambah biaya pinalti 2 persen. dan diberi waktu sampai tanggal 30 juni 2011 jika tidak akan dilelang. (sesuai dengan angsuran menurun di TA finance)

    7. saya kaget, lho bukan begitu kemarin kesepakatannya, bahwa saya bisa mengambil unit mobil saya jika dalam 6 hari saya bisa membayar tunggakan, namun jawabannya sangat mengecewakan yaitu : tidak bisa bu, ibu HARUS melunasi full. 7 hari dari kemarin/ mobil dijemput.

    8.saya minta jangan begitu tapi pak wahyu menyarankan saya untuk membuat surat permohonan kepada PT. TA finance, menjelaskan bahwa saya ingin menangsur kembali mobil avaza tersebut. walau kecil kemungkinan tidak bisa dilanjutkan kembali angsurannya tapi ibu coba saja dulu karena ibu tetap harus melunasi hutang ibu sebesar Rp. 182 250.000. atau dilelang, jika ada kembalian diserahkan ke ibu jika tidak ya ibu harus membayar sisanya kepada TA.Finance dan pak wahyu menyangkal keberadaan ke-2 orang yang mencurigakan, katanya itu kerjaan pihak ketiga. padahal kami kan merasa tertekan lho pak.

    9.Bagi saya rakyat kecil pak? kaget dengan cara premanisme dan cara leasing memperlakukan krediturnya seperti ini.Jika saya mengadu harus kemana karena keterbatasan ekonomi dan kemampuan. saya merasa sangat didzalimi.

    kembali ke permasalahan, pertanyaan saya pak :
    1.kemana saya harus mengadu? karena saya sudah coba telepon pusat dijakarta tidak mau tahu, katanya kembali ke pak wahyu. saya berasumsi ini ada permainan kotor pak, masa saya harus melunasi sejumlah yang tidak sesuai perhitungan perjanjian kontrak.

    2.siapa yang bisa membantu saya? karena saya takut ditipu, diperas oleh orang yang mengambil manfaat didalam situasi saya seperti ini pak?

  62. Dedy Agus Setiawan mengatakan:

    Selamat Pagi, Saya Dedy asal Surabaya tetapi merantau ke Jakarta.

    Saya telah di rugikan oleh Adira Pondok Gede Bekasi.
    begini singkat ceritanya:

    Saya mendapat musibah kehilangan motor kawasaki Ninja RR di angsuran ke-25 (kurang 5 bulan lagi lunas).
    saya membeli motor tersebut secara over kredit dengan cicilan 1.320.000/bulan. Proses over kredit di lakukan pada angsuran ke 12 di depan pihak Adira (secara resmi).

    Pada waktu cicilan ke-25 motor hilang, saya mengajukan claim asuransi ke pihak ADIRA.
    dalam aturan, claim didapat :
    1. 100% X harga OTR motor (jika hilang di tahun pertama)
    2. 85 % X harga OTR motor (jika hilang di tahun kedua)
    3. 75 % X harga OTR motor (jika hilang di tahun ketiga)

    kalau merujuk pada aturan tersebut, saya seharusnya mendapatkan ganti :

    75% X 32.000.000 (harga OTR motor) = 24.000.000

    Akan tetapi saya dikecewakan dengan nilai ganti yang tidak sesuai dengan aturan mereka, dengan alasan motor ini dibeli secara Over-Kredit, maka nilai penggantianya tidak berdasarkan persentase dari harga OTR motor,melainkan dari berapa sisa hutang pokok pada waktu terjadinya over kredit tersebut.

    jadi saya hanya mendapatkan ganti (kasaranya) :

    100% X (sisa hutang pokok) – (sisa angsuran)
    100% X 15.000.000 – (5 X 1.320.000 = 6.600.000) = 8.400.000 (masa uang sudah keluar lebih dari 35 juta di ganti 8 juta)

    sangat tidak masuk akal, saya yakin ini ada permainan antar pihak leasing (Adira) dengan pihak Asuransi Autocilin (asuransi milik Adira).
    saya jelas merasa dirugikan, akan tetapi saya tidak tahu harus mengadu kesiapa?

    jika mengadu ke Polisi sama saja, ujung-ujungnya duit pemerasan.
    sebagai catatan, saya mengurus surat kepolisian sebagai syarat kelengkapan asuransi saja saya di mintain dana secara blak-blakan sama polisi. (singkat cerita untuk pengurusan di polsek setiabudi jaksel, untuk Surat Pengantar Kaditserse ke polda metro & Surat Pengantar blokir BPKB, awalnya saya dimintain terang2an uang sebesar 900.000 rupiah, saya kaget bukan main, ini masih di polsek bagaimana di polda nanti? akhirnya saya nego dapat 200.000 (hari ini saya bayar). harga 200.000 itupun dilengkapi dengan nada emosi marah2 oleh ibu PNS yg dibantukan di polsek tersebut, saya berfikir ini saya kesusahan kok malah diperas blak-blakan)

    Kembali ke topik,
    yang mau saya tanyakan:
    1. Ini yang dilindungi oleh Asuransi Motornya atau uang pihak Leasingnya?? (karna nilai ganti jelas dalam aturan % harga OTR, tetapi kok dihitung dari sisa hutang pokok dan masih dikurangi lagi sisa hutang kita di leasing tersebut, jelas Leasing yang di untungkan dong, secara Asuransi mencairkan full ke pihak leasing)

    2. kemana saya mengadu masalah ini? saya berasumsi ini yang “main kotor” karyawan leasing dengan asuransi atau memang perusahaan Adira ini ingin mencekik konsumen yang telah mempercayainya.

    Mohon pencerahanya…

  63. haris ernowo p. mengatakan:

    assalamu’alaikum
    apakah debitur leasing kendaraan bermotor yang telah meninggal dunia, ahli warisnya wajib memenuhi kewajiban kekurangan angsuran atau malah bisa jadi gratis.
    wassalam.

  64. indra mengatakan:

    Selamat malam.. saya indra dari brebes-jateng sya ingin tanyakan
    1. Apakah menyalahi hukum, UU baik perdata atau bahkan pidana apabila saya MENGGADAIKAN atau bahkan MENJUAL sepeda motor/ mobil yg saya kredit dari finance.
    2. Bagaimana jika kredit saya TIDAK SAYA BAYAR ANGSURANYA SAMA SEKALI. karena masyarakat di kota saya banyak d rugikan pihak pembiayaan
    3. Apa boleh saya bergabung dan mensosialisasikan komnas PK-PU d kota saya dan bagaimana jalannya. mohon nasihat. terimakasih.

  65. hanidi mengatakan:

    saya punya xeon dengan jarak tempuh 15000 Km, waktu ganti oil kedua oilnya berkurang dari 800cc jadi 300cc sempat macet, saya tanya diblg gak apa2 ganti oil berikutnya juga kurang oilnya dari 800cc jd 600cc. padahal oil diganti sesuai petunjuk dibuku service. saya ty lagi jg diblg gak apa2 xeon lain jg begitu oleh pihak rajawali motor yamaha lhokseumawe aceh. sepertinya pihak yamaha tidak bertanggung jwb. apa yang harus sy lakukan?

  66. Gerhardt mengatakan:

    Yth. Komnas PKKPU

    saya mempunyai pertanyaan tentang perjanjian kredit motor dengan pihak OTO Finance di Jakarta. Orangtua saya melakukan pembelian motor Yamaha MIO dengan sistem kredit melalui OTO Finance. Kredit dilakukan pada Juni 2010 dengan angsuran sebanyak 36 kali. Namun, pada tanggal 25 Februari 2011 kemarin, ayah saya meninggal dunia. Kemudian saya melihat pada isi perjanjian yang ditanda tangani ayah saya dengan pihak OTO, yang mana pada salah satu pasalnya menyatakan : Bahwa pinjaman dengan kredit akan berakhir sebelum jatuh tempo masa angsuran bila; pada ayat (d) debitur meninggal dunia.
    Ketika saya menanyakan kepada Karyawan OTO, ia mengatakan bahwa angsuran tetap harus dibayar, dan bila ahli waris tidak sanggup membayar maka kendaraan akan dikembalikan kepada OTO. Karena tidak puas, saya menghubungi call center OTO di Summitmas Jakarta, dan mereka mengatakan hal yang sama. Mereka juga menambahkan bahwa pernyataan mereka itu memang tidak mendetail di Surat Perjanjian.
    Pemahaman saya adalah bahwa sesuai redaksi pada perjanjian maka debitur selesai angsurannya sebelum jatuh tempo dikarenakan meninggal dunia, dan kendaraan menjadi milik pihak debitur.
    Pertanyaan saya:
    Apakah ada kasus seperti ini sebelumnya dan bagaimana penyelesaiannya sesuai dengan perjanjian yang ada disesuaikan dengan UU yang berlaku.
    Apa yang harus saya lakukan apabila ternyata pihak OTO hanya melakukan pengingkaran dari perjanjian yang telah saya buat. Saya siap mengirimkan attachment file scan perjanjian saya dengan pihak OTO bila diperlukan.
    Terima kasih

  67. MEKEL BUDI mengatakan:

    ASSALAMUALAIKUM PAK. PERMASALAHAN SY SM DENGAN YG LAINYA. DC DGN PASAL 335 MENGANCAM N MEMBUAT MALU, TERIAK2 DI TEMPAT KAMI ,DAN PENARIKAN UANG YANG BELUM JATUH TEMPO DISERTAI DENDA PENALTY BAHASA DC N ANCAMAN CABUT MOBIL YG SUDAH 16 BULAN N ANGSURAN 4.324.000 PER BULAN, MEMBUAT ISTRI TKUT N MEMBYAR, SY SDAH LAPOR LPK JATIM DI MALANG DG P. NANANG N DBANTU MGURUSY DGN DIVISI HUKUM LPK. SKRG PROSES N WAKTU SY BNYAK TERSITA OLEH ITU, APA KEUNTUNGAN YANG SY DAPAT. SOALY SY BNER2 RUGI SEGALANYA? NAMA BAIK N TEKANAN

  68. daniel mengatakan:

    mohon konsultasi, saya punya mslh dg wom finance bbrp bulan lalu saya ambil mtr byson ttpi skrg saya tdk bsa mengangasurnya di krnkan mslh keluarga akhirnya mtr tsb saya jual nah bagaimana cara saya menghadapi mslh ini bpk ?

  69. Rafa mengatakan:

    Selamat malam, saya ingin berkonsultasi…. usaha saya sedang bangkrut dan tidak ada modal sama sekali untuk melanjutkan berikut aset pun sudah habis semua namun saya memiliki utang yang harus dicicil di beberapa finance dan bank dengan jumlah kurleb Rp. 10jt per bulan. Selama 3 bulan ini saya tidak memiliki pemasukan sama sekali untuk membayar hutang yg semakin menumpuk dan dalam waktu dekat akan mengurus pinjaman di bank dengan sertifikat rumah Ibu. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana meminta tempo pengunduran waktu untuk membayar tunggakan2 mengingat tagihan datang setiap hari dari para DC. Bagaimanapun saya ingin menyelesaikan tagihan2 tersebut, saya harap bisa mendapatkan solusi dari Bapak / Ibu. Terima kasih.

  70. cp mengatakan:

    maaf pak, sy mo tanya.
    sehubungan dengan info yg sy dengar….
    para pelaku krediturmembuat perjanjian FIDUCIA…
    nah di dalamnya tercntum clausula baku yg dibuat untuk menguntungkan prushaan nya…
    dan dsana sudah sy tanda tangani & di paraf bahwa menandakan sy setuju. meskipun sebenarnya tidak tau masalah tersebut di larang di UUPK no.8 th.1999

    nah tindak lanjut nya gmn pak?

    thx advis nya.
    - CePe -

  71. imam setiagunawan mengatakan:

    ysh ..

    bapak kpala pimpinan perlindungan konsumen,,

    pak saya punya masalah, sy beli laptop sony vaio cw21 warna biru,awal mulanya sy membeli laptop pd saat pameran pada tgl 5 bulan 3 tahun 2010,setelah 9 bln pemakaian rusak, pada saat itu aku br tau trnyata laptop saya trnya bukan resmi atw bahasa tokox PAI,saya tambah yakin laptop saya betul2 bukan resmi krn kebetulan sy ditunjukkan kartu garansi resmi,trnya tdk sama dgn kartu garansi saya pak sy pegang, itu gmn carax sy mau komplen pada toko itu pak supaya sy dkasih laptop resmi,pada hal saya beli laptop itu dgn harga 10.500.000,trnyata bkn resmi..

    tolong pak dbantu,
    ini nmr saya pak ( 0411 ) 2601157,.untuk membantu saya lebih serius menangani

    • Komnas PKPU mengatakan:

      Terimakasih Bapak ,, langkah awal yang bisa anda sampaikan adalah dengan bon pembelian dari toko tersebut masih ada Pak?? , Kalau memang ada tolong hal tersebut anda sodorkan bahwa anda telah membeli di toko tersebut dengan jaminan garansinya dan merupakan tanggung jawab sepenuhnya dari pihak toko kalau ada kerusakan sebelum satu tahun , anda sebagai pembeli juga tidak menginginkan membeli barang yang tidak ada garansinya bukan?? jadi kesalahan sepenuhnya dari pihak toko yang menjaul barang tanpa ada garansi dari produsennya apabila pihak toko mengelak anda bisa melayangkan surat resmi kepada kami untuk menindak lanjuti toko tersebut telah merugikan konsumennya

      Terima kasih

      • sukamto mengatakan:

        mau tanya
        saya nunggak angsuran di pt wom finance sbnyak 2x angsuran kmarin saya mau bayar tapi sesampai nya di sana motor saya justru disita,dan dari pihak leasing bilang motor sudah tidak bisa diambil lagi
        kira2 ap yang harus saya lakukan

  72. Denny andhika mengatakan:

    Bapak / Ibu Ysh,

    Dalam hal ini saya ingin share informasi sekaligus mohon penjelasan jalan keluar dari permasalahan yg saya hadapi terhadap Debt Collector (Mr. X) di salah satu Finance.
    Saya salah satu nasabah dari Finance perkreditan barang di Kota Jambi, kredit saya tsb sudah jalan 3 bln dari total angsuran 12 bln. Pada cicilan k-4 saya terdapat keterlambatan lebih kurang 10 hr disebabkan oleh posisi saya sedang di luar kota dan kondisi adik2 saya dan ibu sedang sakit, sehingga dananya terpakai u/ biaya perobatan. Eh … ternyata si Debt Collector td datang ke rumah saya nagih ke istri saya dengan mengajukan pertanyaan2 yg kurang sopan baik dalam penyampaiannya maupun pertanyaannya. Tak lama sesudah itu saya melakukan sms dgn DC tsb dan berujung kepada keributan yg di sebabkan oleh kalimat2 dlm berbicara dia yg saya anggap kurang ber etitude. Karena kesal saya mencoba u/ berkonsultasi kepada Supervisor bagan Debt Collector tsb u/ membahs permalhn tsb agr ketemu jalan terbaik (Walaupun saya sdh menyampaikan tgl 31 u/ saya lakukan pembayaran) namun belum berhasil bicara dengan SPV nya krn sdng keluar makan, dan saya jg sdh knfrm u/ menanyakan sisa htng saya agr bisa saya lakukan pelunasan. Nah disini intinya sayaingin tanya sejauh mana hukum memamdang kasus ini dan apa jalan keluar yang baik, yg harus saya lakukan, krn saya masih sangat dngkol dengan si DC td. Atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan banyak Tks, Wassallam ……

    DA

    • Moch. Ansory mengatakan:

      Ingatkan Bahwa Ini Rumah Bapak, Menagih haruslah sopan, apabila diingatkan masih tidak sopan maka DC tersebut Bisa Bapak laporkan ke Polisi dengan tuduhan Pasal 335 KUHP (perbuatan Tidak Menyenangkan) agar ada evek jera Untuk DC-DC diwilayah bapak dan infokan ini kepada masyarakat Ok, Thanks

      Moch. Ansory

  73. pirdaus mengatakan:

    Saya calon konsumen FIF Cabang Pamanukan, Subang, Jawabarat, pengajuan kredit saya ditolak oleh FIF cabang Pamanukan. namun FIF cabang pamanukan tidak memberikan alasan penolakannya.

    Padahal hingga sampai saat ini belum mempunyai utang dengan FIF, pertanyaannya ?
    apakah pihak FIF seperti itu melanggar ketentuan, baik secara UUD’45, UU PK atau hukum pidana yang lain ? terima kasih

    • Moch. Ansory mengatakan:

      tidak Bapak, Surveyer mempunyai hak untuk Menyetujui atau menolak tanpa memberi alasannya, mengacu pada Prinsip kehati-hatian mengenal nasabah, mungkin ada persyaratan yang dianggap tidak memenuhi syarat oleh FIF, jangan kecil hati Bapak, Kan masih banyak Lembaga pembiayaan yang lainnya ? cobalah ke Finance lainnya semoga di ACC.

      Moch. Ansory

      • gilang mengatakan:

        kepada kolektorr mohonjangn cari kambinghitam konsumen hanya dijadika ATM BERJALAN.
        saya sangat dirugikan karta motor yang saya punya sudah ditarik tetapi sampai saat ni parakolektor malah ngejar ngejar saya dan saya dijadikan kambinghitam. mohon dimengerti saya mengenal kolektor tidak jauh beda dengan parakorupsi yang hanya mementingkan uang bukan itu saja kolektor juga hanya merugikan konsumen dan perusahaannya.
        yang harus motor disetorr malah dia jual atau dihilangkan itu semua sabutase maaf untuk kepada wow finencial saya bukan mengarang tetapi saya yang langsung mengalami kejadian itu sampai sekarang saya dikejar-kejar kolektor seperti kucing dan tikus.

      • anis200781 mengatakan:

        Saya mengenal preman yg skr saya pakai utk mengamankan barang2 di pekerjaan saya, ternyata dia meng hire preman2 lain sbg anak buahnya dan juga menerima jasa debt collector, perlu diketahui bahwa mengapa para debt collector itu tidak tau malu dan seakan2 tidak tau aturan, krn mereka adalah orang2 yg sebenarnya penjahat dimana hampir semua dr mereka sudah langganan keluar masuk penjara. Jadi kalopun dilaporkan ke polisi, mereka santai saja. Jalan satu2nya ya ditembak mati di tempat ato dibakar rame2 …
        Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

      • belekok mengatakan:

        nanti kalo di acc unitnya,pas macet di lindungi sama lsm,kan lsm itu,membela konsumen yang tdk bayar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s