Komnas PKPU

Konsep pemikiran  Acap kali  konsumen terpaksa mengalah bila berhadapan dengan pelaku usaha.   Bila konsumen dirugikan, tidak ada jaminan bahwa dirinya   akan mendapatkan ganti rugi atas kerugian yang dialaminya.  Oleh sebab itu,  perlu dibentuk sebuah badan    Perlindungan Konsumen untuk memperjuangkan kepentingan konsumen.

[slideshows]

” TELAH HADIR DITENGAH-TENGAH KITA, LEMBAGA BANTUAN HUKUM

KOMITE NASIONAL PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN PELAKU USAHA
DISINGKAT “LBH- KOMNAS PK-PU ” INDONESIA,
PELAKSANA AMANAH UNDANG-UNDANG NO.8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
DENGAN TEKAD ” BEBASKAN RAKYAT DARI HUTANG DAN CIPTA KEPASTIAN HUKUM UNTUK
MELINDUNGI KONSUMEN “
“KAMI, LPKSM-KOMNAS PK-PU BEKERJASAMA DENGAN KOMISI PELAYANAN PUBLIK JAWA TIMUR DENGAN MEMBENTUK POS PENGADUAN KPP YANG DIPIMPIN OLEH : MOCH. ANSORY SH.(DIREKTUR EXECUTIVE) AGAR INFORMASI DAN MASUKAN POSITIF LANGSUNG DARI MASYARAKAT DAN KAMI MEMERLUKAN DUKUNGAN SELURUH LAPISAN MASYARAKAT SEBAGAI PEMANGKU KEPENTINGAN PELAYANAN,DAPAT KAMI SERAP DAN DITINDAK LANJUTI SESUAI PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DI NEGERI TERCINTA INI, MARI BERSAMA-SAMA KITA BUDAYAKAN PELAYANAN YANG CEPAT, TEPAT DAN TRANSPARAN DENGAN TARGET INDEK KEPUASAN PUBLIK (IKP) SALAM HORMAT DAN SELAMAT BAGI MASYARAKAT KONSUMEN, UNDANG-UNDANG NO.8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN UNDANG-UNDANG NO.25 TAHUN 2009 TENTANG PELAYANAN PUBLIK TELAH DIUNDANGKAN.”

LOGO PKPU


 

PENERAPAN

Hak-Hak Konsumen Indonesia

Meliputi :

  • Hak Kenyamanan, Keselamatan dan Keamanan

Bagi konsumen hak ini harus mencakup aspek kesehatan secara fisik, dan dari perspektif keyakinan/ajaran agama tertentu.

  • Hak Memilih

Merupakan kebebasan konsumen dalam memilih barang dan jasa yang dibutuhkan. Oleh karena itu, barang yang beredar di pasar haruslah terdiri dari beberapa merek untuk suatu barang, agar konsumen dapat memilih.

  • Hak Informasi

Bisa dipenuhi dengan cara antara lain, melalui diskripsi barang menyangkut harga dan kualitas atau kandungan barang dan tidak hanya terbatas informasi pada satu jenis produk, tetapi juga informasi beberapa merek untuk produk sejenis, dengan demikian konsumen bisa membandingkan antara satu merk dengan merk lain untuk produk sejenis.

  • Hak Untuk Didengar Pendapat dan Keluhannya

Ada dua instrumen dalam mengakomodir hak untuk didengar: Pertama, Pemerintah melalui aturan hukum tertentu dalam bentuk hearing secara terbuka dengan konsumen; Kedua, melalui pembentukan organisasi konsumen swasta dengan atau tanpa dukungan pemerintah. Hak untuk didengar menuntut adanya organisasi konsumen yang mewakili konsumen.

  • Hak Untuk Mendapatkan Advokasi

Dengan hak ini, konsumen mendapat perlindungan hukum yang efektif dalam rangka mengamankan implementasi ketentuan perlindungan konsumen dan menjamin keadilan sosial. Hak ini dapat dipenuhi dengan cara: Konsultasi hukum, diberikan pada konsumen menengah ke bawah. Bentuk kegiatan ini dapat dilakukan oleh organisasi konsumen dan atau instansi pemerintah yang mengurusi perlindungan konsumen Menggunakan mekanisme tuntutan hukum secara kolektif (class action Adanya keragaman akses bagi konsumen individu berupa tersedianya lembaga penyelesaian sengketa konsumen, baik yang didirikan oleh pemerintah berupa Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) di setiap pemerintah kota / kabupaten.

  • Hak Untuk Mendapat Pendidikan

Definisi dasar hak ini adalah konsumen harus berpendidikan secukupnya, dapat dilakukan baik melalui kurikulum dalam pendidikan formal maupun melalui pendidikan informal yang dilakukan oleh lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang perlindungan konsumen. Pemenuhan hak untuk mendapat pendidikan juga menjadi kontribsi dan tanggung jawab pelaku usaha.

  • Hak Untuk Tidak Diperlakukan Diskriminatif

Tindakan diskriminatif secara sederhana adalah adanya disparitas, adanya perlakukan yang berbeda untuk pengguna jasa/produk, dimana kepada konsumen dibebankan biaya yang sama. Oleh karena itu adanya pelaku usaha yang menyediakan beberapa sub kategori pelayanan dengan tarif yang berbeda-beda, susuai dengan tarif yang dibayar konsumen tidak dapat dikatakan diskriminatif.

  • Hak Untuk Mendapat Ganti Rugi

Mendapatkan ganti rugi harus dipenuhi oleh pelaku usaha atas kerusakan, pencemaran dan atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan si pelaku usaha tersebut. Bentuk ganti rugi dapat berupa:

Pengembalian uang
Penggantian barang dan atau jasa yang sejenis atau setara nilainya
Perawatan kesehatan dan atau pemberian santunan (pasal 19 Ayat (2) UUPK)
Hak Yang Diatur Dalam Peraturan Perundang-Undangan Lainnya

Selain hak-hak yang ada dalam UU PK, dalam UU lain juga diatur hak-hak konsumen, seperti UU Kesehatan. Oleh karena itu dimungkinkan adanya hak konsumen tambahan sesuai dengan tipikal sektor masing-masing.

INFO BUAT MASYARAKAT KONSUMEN DI INDONESIA…!!!

  MOCH. ANSORY SH.

MOCH. ANSORY SH.

MOCH. ANSORY SH.

PRAKTEK LEMBAGA PEMBIAYAAN,

Merampok Konsumen dan Merugikan Negara

Lembaga pembiayaan berpraktek membodohi konsumen.

ANDA JANGAN MENGALAMI SEPERTI CONTOH INI :

Tangis sedih dan sangat menyesal atas kelakuan PT. Adira Finance yang tidak manusiawi dialami keluarga Suparno (bukan nama aslinya), warga Turen kab. Malang. Suparno yang menyesali sepeda motornya yang telah “disita” padahal Suparno sudah membayar dua puluh delapan kali angsuran, jadi hanya kurang depalan kali angsuran. Saat itu suparno akan membayar empat kali angsuran, dengan alasan yang tidak masuk akal konsumen disuruh melunasi seluruh kekurangan angsuran oleh PT. ADIRA FINANCE ditambah biaya-biaya lainnya. Setelah dilelang suparno tidak mendapatkan sisa sama sekali, dapat dibayangkan berapa kerugian suparno.

Nasip serupa juga dialami Arman (nama samaran), warga Desa Bantur Kabupaten Malang juga mengalami nasib yang sama. Lain dengan Suparno, BPKB mobil Arman tidak diberikan, meskipun telah melunasi seluruh angsurannya di PT. Dharma Tama Megah Finance Cabang Malang. Saat kredit arman mengeluarkan uang muka kendaraan sebesar Rp 10jt dengan setelah mengangsur selama 3 tahun, ternyata setelas angsurannya lunas, arman masih dibebankan denda dan pinalty sejumlah Rp.29 juta. Padahal apabila mobilnya dijual dengan harga pasar sekarang senilai Rp. 20 jutaan.

Kedua peristiwa diatas sesungguhnya tak hanya dialami oleh Suparno dan Arman, masih banyak kasus serupa dijumpai di seluruh Indonesia. Dari masyarakat kelas bawah atau pinggiran yang menjadi korban, umumnya korban sepeda motor. Selain penyitaan kendaraan yang “lemah hukum”, masyarakat juga mengeluhkan ulah dan sikap debt colector alias si tukang tagih, yang suka mengancam dan mengintimidasi konsumen yang terlilit masalah.

Semua perbuatan tersebut dilakukan oleh Lembaga Pembiayaan dengan “alasan” sesuai dengan klausula-klausula dalam perjanjian yang telah ditandatangani oleh konsumen. Perjanjian inilah yang seringkali membuat debitur terpojok dan berada dalam “posisi” yang lemah. Padahal isi perjanjian tersebut tidak boleh bertentangan dengan kepentingan konsumen sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), terutama pasal 18 tentang klausula baku. Selain itu, karena perjanjian tersebut berisi tentang jaminan kebendaan secara fidusia, isi perjanjian dan segala akibat hukumnya tidak boleh bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia (UUJF).

Dalam UUPK pasal 18 dinyatakan bahwa Lembaga Pembiayaan dilarang mencamtumkan klasula yang memberikan kuasa dari konsumen kepada Lembaga Pembiayaan untuk melakukan segala tindakan sepihak termasuk pembebanan denda dan “penyitaan” obyek Jaminan Fidusia.

Selain itu Lembaga Pembiayaan juga dilarang menambahkan klausula baru, tambahan, lanjutan dan/atau pengubahan lanjutan yang dibuat sepihak oleh pelaku. Hal ini seringkali dilakukan Lembaga Pembiayaan dengan “modus” lembar tepisah yang berisi –salah satunya- menyatakan konsumen akan menyerahkan kendaraan apabila terlambat mengangsur. Hal adalah bukti tidak ada “itikad baik” Lembaga Pembiayaan dalam membuat perjanjian konsumen. Apabila beritikad baik, maka bagimanapun klausula tersebut dapat dicamtumkan bersama-sama dengan perjanjian pokoknya.

Kondisi pencamtuman klausula baku tersebut diperparah dengan bentuknya yang letak atau bentuknya sulit terlihat atau tidak dapat dibaca secara jelas, atau yang pengungkapannya sulit dimengerti. Hal ini jelas-jelas melanggar UUPK pasal 18 dan Klausula baku tersebut dianyatakan batal demi hukum.

Akibat pelanggaran terhadap pencamtuman Klausula baku tersebut, Lembaga Pembiayaan dapat dikenakan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah). Sangsi ini ter muat dalam pasal 62 UUPK.

Tidak hanya UUPK yang dilanggar, UUJF juga tidak dilaksanakan secara sempurna oleh Lembaga Pembiayaan. Hal ini dapat dilihat dari sistem dan prosedur penjanjian kredit antara Lembaga Pembiayaan dengan konsumen.

Dalam pasal 5 UUJF, disebutkan bahwa setiap Pembebanan Benda dengan Jaminan Fidusia harus dibuat dengan “akta notaris” dan merupakan akta Jaminan Fidusia. Syarat akte notariil adalah dibuat dihadapan dan dibacakan notaris di hadapan para pihak (konsumen dan Lembaga Pembiayaan). Akte tersebut kemudian didaftarkan ke kantor pendaftaran fidusia, untuk diterbitkan sertifikat Jaminan Fidusia.

Ketentuan tersebut dilanggar oleh Lembaga Pembiayaan dengan tidak membuat perjanjian fidusia secara notariil, tetapi “dibawah tangan”. Pelanggaran Lembaga Pembiayaan didukung oleh “oknum notaris” dengan menjadikannya akte notariil guna didaftarkan menjadi sertifikat Jaminan Fidusia. hal itu dibuat oleh notaris dengan dasar kuasa konsumen kepada Lembaga Pembiayaan untuk membebankan hak Jaminan Fidusia. Hal ini jelas-jelas melanggar UUPK yang menyebutkan bahwa Lembaga Pembiayaan dilarang membuat klausula baku yang memberikan kuasa untuk membebankan hak jaminan terhadap barang yang dibeli oleh konsumen secara angsuran.

Pendaftaran fidusia tersebut merupakan hal “wajib” bagi Lembaga Pembiayaan sesuai dengan pasal 11 UUJF. Apabila tidak didaftarkan, maka secara hukum perjanjian Jaminan Fidusia tersebut tidak memiliki hak eksekutorial dan merupakan perjanjian hutang piutang secara umum, sehingga tidak memiliki kewenangan eksekusi sebagaimana pasal 29 UUJF. Apabila hal itu dilakukan, maka patut dipertanyakan dasar Lembaga Pembiayaan untuk melakukan “eksekusi” terhadap jaminan milik konsumen. Apabila hal ini dibiarkan maka akan timbul peradilan jalanan yang bertugas sebagai “eksekutor swasta”.

Berbagai pelanggaran oleh Lembaga Pembiayaan terhadap UUPK dan UUJF tersebut diatas pada akhirnya sangat merugikan konsumen/debitur, karena menempatkan konsumen pada posisi tawar yang lemah. Hal ini diperparah dengan sikap “permisif” dan “tidak mau ruwet” dari konsumen.

Negara Dirugikan Trilliunan Rupiah Oleh Lembaga Pembiayaan/Finance

Debt Collector Intimidasi Nasabah, Bank Bisa Ditindak

JAKARTA – Ini peringatan bagi kalangan perbankan. Jika kredit nasabah macet, jangan sembarangan mengirim tukang tagih (debt collector). Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji menegaskan, pihak yang menyuruh debt collector bisa ditindak polisi.

”Jelas kena. Kalau banknya menyuruh dia (debt collector, Red) melakukan kekerasan, banknya kena juga,” ujar Susno di Bareskrim Mabes Polri kemarin (03/02). Mantan Kapolda Jawa Barat itu menjelaskan, sangat banyak keluhan masyarakat tentang perilaku kekerasan oknum-oknum debt collector. ”Mereka yang melakukan kekerasan dalam menagih masuk target operasi,” katanya. Kabareskrim mengungkapkan, kerugian mental yang dialami masyarakat karena intimidasi debt collector bisa dikategorikan pelanggaran hukum. Selama ini perilaku debt collector sering tak terkendali. Tak jarang mereka melakukan intimidasi dengan makian atau cercaan terhadap nasabah. Ada juga yang menggunakan trik ancaman atau penyitaan barang dengan kekerasan. Biasanya, karena enggan beperkara, nasabah hanya menuliskan kekecewaannya di surat pembaca berbagai koran. ”Jangan takut dan ragu. Laporkan saja,” kata Susno. Susno menjamin, perlindungan masyarakat terhadap kejahatan di jalan terus dilakukan. ”Itu melekat dalam tugas pokok kepolisian,” katanya. (rdl/nw)

KOMNAS – PK-PU

FINANCE, DEBT COLLECTOR, PREMAN, POLISI

Maraknya perusahaan pembiayaan atau yang lazim disebut finance, merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan keinginan untuk memiliki kendaraan bermotor dan benda bergerak lainnya secara kredit. Munculnya finance ini telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, karena dengan adanya finance maka masyarakat sangat terbantu, yaitu “cukup” dengan uang muka, motor/ mobilpun sudah bisa dibawa. Apalagi didukung dengan Uang muka minim yang dikenakan, yaitu cukup, 5-10% dari harga kendaraan, bahkan ada pula yang tanpa uang muka, kendaraan sudah bisa dibawa, sedangkan sisanya diangsur.

Untuk membeli kendaraan tersebut kepada Deler/ showroom, konsumen cukup menyediakan uang muka, misalnya 10% dari harga kendaraan, sedangkan sisanya akan dibayar oleh Finance yang “menyetujui” untuk membayar lunas pembelian kendaraan kepada deler/showroom tersebut. Selanjutnya konsumen tinggal mengansur hutang tersebut kepada finance tadi hingga lunas, dengan disertai bunga yang ditentukan oleh finance.

Permasalahan akan timbul jika konsumen tidak mampu mengangsur lagi pinjaman tersebut, sehingga terjadilah “Kredit macet” terkait dengan pembayaran hutang tadi. Dalam kondisi ini, biasanya finance akan menurunkan petugas/ karyawannya untuk melakukan penagihan kepada konsumen.

Pada awalnya mungkin yang diturunkan adalah karyawan finance tersebut, dimana rata-rata berpendidikan diatas SLTA, baik D-3 maupun S-1, sehingga masih memiliki sopan santun dalam menagih konsumen yang terlambat hingga konsumen melakukan pembayaran.

Akan lain lagi jika konsumen tetap tidak memiliki kemampuan/ belum membayar, maka finance memliki strategi lain, biasanya dengan menurunkan Debt/ Proffesional Collector untuk menagih konsumen agar membayar. Dalam proses ini biasanya Debt/ Proffesional Collector sudah tidak lagi menagih pembayaran hutang, tetapi berusaha mengambil kendaraan yang dibeli oleh konsumen. Hal ini mengingat mereka bukan karyawan finance, tetapi tenaga lepas yang dibayar apabila mendapatkan berhasil “menyita” kendaraan milik konsumen. Kalaupun konsumen bisa membayar biasanya finance mengenakan biaya tambahan guna membayar debt/ Proffesional Collector tadi. Biaya tersebut biasanya disebut ganti biaya tarik, biaya pick up, pinalti, atau istilah-istilah lain, tergantung financenya.

Dalam melakukan kegiatannya debt/ Proffesional Collector tadi sering ataupun sudah bertindak seperti preman agar konsumen membayar ataupun menyerahkan kendaraannya, seperti merampas, menteror, merusak, memaki, ataupun cara –cara premanisnya lainnya. Bahkan debt/ Proffesional Collector, untuk memuluskan jalannya “eksekusi” ataupun penagihan seringkali mengajak bekingnya, baik “oknum” polisi, TNI, ataupun preman yang lebih senior.

Apabila cara-cara kekerasan tersebut tidak berhasil, finance masih memiliki cara yang “cantik”. Yaitu menyewa lawyer/ advokat kemudian melaporkan kasus kredit macet tersebut kepada Polisi dengan tuduhan pasal 372 juncto 378 KUHP tentang Penipuan dan penggelapan atau pasal 35 dan 36 Undang-undang no 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia. Cara-cara ini dilakukan dengan harapan agar Polisi dapat menyita kendaraan tersebut, kemudian di “pinjam pakai” oleh finance, sehingga kendaraan kembali kepada finance untuk dijual dan tutupkan hutang konsumen. Cara ini cukup ampuh, mengingat dengan dipanggil oleh polisi, melalui surat panggilan yang menuduhkan tindak pidana, konsumen “seringkali” takut, kemudian menyerahkan kendaraannya kepada finance. Pasal-pasal yang kenakan tersebut terkesan sangat dipaksakan, karena jelas-jelas terdapat kelemahan secara hukum, diantaranya :

1. pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan : Kelemahannya terdapat pada status kendaraan, dimana dalam pasal tersebut dinyatakan “sebagian atau seluruhnya milik orang lain”. Hal ini tidak terpenuhi mengingat kendaraan tersebut adalah 100% milik konsumen, sebagaimana dibuktikan dengan BPKB atas nama konsumen. Jika dirunut kembali, maka pembelian konsumen adalah lunas 100% kepada deler/ showroom. Sedangkan terkait dengan kekurangan uangnya, konsumen hutang kepada Finance.

2. pasal 35 dan 36 Undang-undang no 42 tahun 1999 tentang fidusia: kelemahanya terdapat pada proses perjanjian lahirnya jaminan fidusia. Seharusnya setiap perjanjian tersebut dibuat dengan notariil untuk kemudian didaftarkan kepada kantor hukum dan Ham untuk mendapatkan sertifikat jaminan fidusia. Kesalahan yang dilakukan finance adalah perjanjian tersebut dibuat dibawah tangan sehingga tidak dapat didaftarkan, untuk mendapatkan sertifikat jaminan fidusia. Kalaupun ada maka akte notariil tersebut dibuat dengan kuasa dari konsumen. Hal ini jelas-jelas melanggar pasal 18 Undang-undang No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Menyadari kelemahan tersebut, seringkali Polisi tidak bisa berbuat banyak. Hal yang seringkali dilakukan adalah memanggil konsumen, memeriksa dan menuangkan dalam BAP, sedangkan terkait dengan kendaraan biasanya konsumen diminta untuk menyerahkan secara sukarela, bukan melakukan penyitaan sesuai prosedur yang memerlukan penetapan/ persetujuan Pengadilan Negeri. 

PERAMPASAN TANPA PROSEDUR   ANGGOTA KOMNAS PK-PU MENCEGAH

PEMBIARANDEBT COLLECTOR OTO FINANCE

PERBUATAN MELAWAN HUKUM

PERBUATAN MELAWAN HUKUM

Kasus kasus diatas adalah bagian yang sering kali terjadi di masyarakat kita namun sejauh ini belum sepenuhnya ditangani secara bijaksana dimana hak -hak konsumen dilemahkan tanpa pertanggung jawaban apapun dari para pelaku usaha,,…

 

Satu lagi contoh kasus kasus seperti dibawah ini !!!!

Tidak henti-hentinya kami selalu ingin menyuarakan keluhan konsumen terhadap beberapa ISP yang sekarang gencar-gencarnya sedang melakukan promosi melalui iklan di tv, radio, internet bahkan sampai menelpon ke rumah pelanggan.Selama ini, sepengetahuan kami, hampir semua ISP tidak bisa memegang komitmennya secara bertanggungjawab penuh terhadap konsumen. Tidak pandang bulu, dari yang paling terkenal s/d yang paling abal-abal, semuanya hanya manis di depan saja. selama ini, kami berpengalaman menggunakan paling tidak 3-4 ISP (Internet Service Provider), dan rata-rata mengecewakan. Tidak perlu kami membahas provider mana saja yang membuat frustasi, tetapi dari seluruh komen yang masuk ke blog, telpon masuk, dan email yg masuk ke inbox, tidak ada satupun yang bisa setidaknya memuaskan pelaggan 50% karena tidak mungkin mencapai 100%.

Melalui rubrik  ini, kami ingin berikan ciri-ciri ISP yang tidak bertanggungjawab, tetapi eksis dan bahkan ramai digunakan oleh pengguna Internet (yang selalu dirugikan). Mungkin setelah membaca artikel ini, anda bisa mengukur seberapa bertanggungjawabnya ISP yg anda pakai terhadap nasabah. Berikut ini ciri-cirinya:

1. Pada awal launching produk mereka, apalagi ketika adakan pameran pengenalan produk, koneksinya berjalan dengan luar biasa kencang. Orang sering menggunakan layanan Youtube sebagai paramternya. Jika buka Youtube tidak ada buffering alias tidak ada jeda, maka ISP itu layak digunakan. Tapi jangan mudah terbuai dulu, coba dengar kabar berita mengenai produk ini setelah 3-6 bulan dari pemakai, hampir 90% mengecewakan.

2. Jika anda menggunakan provider yg menggunakan kartu pra bayar, pada saat pertama kali pengaktifan kartu anda, pasti anda akan merasa puas sepuas-puasnya dengan kartu GSM/CDMA yg bisa ngenet. Akhirnya ketika anda puas, maka secara otomatis karena perasaan euforia, anda akan sebarkan berita tsb dan merekomendasikan teman2mu untuk memakainya. Ya, tapi sekali tunggu sampai 3-6 bulan mendatang, rata2 90% mengalami kekecewaan, akhirnya anda dan teman2mu merasa tertipu. Masih syukur kalau teman2mu tidak menyalahkanmu krn ‘mengajak mereka masuk ke jurang’.

3. Ok, jika masalah pertama dan kedua tidak muncul, maka pengalaman di poin 3 ini mungkin dialami oleh anda.Dengan  menggunakan sebuah kartu dari ISP terkenal unlimited dengan tarif yg rata2 dan menjanjikan 3G bahkan HSDPA/UMTS, setelah kuota tercapai sekian GB, maka kecepatan akan drop. Pada 4 bulan pemakaian, tidak terjadi masalah di poin ke-1 dan ke-2, tetapi ketika pemakainya sudah banyak, saat ini mengalami masalah di komitmen. Triknya adalah sebagai berikut, ketika menjelang pertengahan bulan pemakaian (hari ke-15), kecepatan drop banget, sinyal 3G / UMTS / HSDPA bahkan EDGE sering tidak dapat. Tetapi ketika sudah menjelang akhir bulan (hari ke-28 s/d hari ke-30), maka kecepatan akan kembali normal. Apalagi ketika kita sudah mereload atau istilahnya “topup”, maka 10 hari pertama, nonton, download, upload apapun tidak akan mengalami masalah. Tetapi menginjak hari ke-14, masalah timbul sampai dengan menjelang akhir bulan.

4. Ada sebuah ISP terkenal, pada launchingnya sangat gembar-gembor, berapapun kustomer dilahap sama mereka, bahkan sampai overloaded, janji 3G kepada konsumen diberikan. Konsumen kemudian diikat dengan paket per-tahun, pembayaran harus plus modem. Pada awalnya semuanya ok, tetapi ketika sudah benar-benar over-over-overloaded, ribuan bahkan puluhan ribu customer mengalami TIDAK BISA KONEKSI (baca GAGAL TOTAL KONEKSI).

Baik modem maupun koneksi parah, akhirnya tidak ada yang bisa dilakukan, customer yg sudah ‘ditipu’ mau ga mau tetap saja manut. Setelah puas ‘menipu’ customer di Jakarta, kini memperluas wilayah jajahan ke daerah lain, dan tunggu saja 3 bulan mendatang, pasti keluhan akan masuk secara serentak.

5. Ada lagi ISP yang tidak bertanggungjawab secara administratif, customer ditawarkan paket pascabayar, pada awal pengurusan untuk sambungan internet, mudahnya minta ampun, dalam hitungan jam, petugas bisa datang ke rumah membawa semua peralatan, modem disediakan, servis memuaskan (tapi harus kasih uang kopinya), tetapi beberapa hari kemudian, pemakai dikecewakan. Ada masalah koneksi, biasanya dari ‘PUSAT’ sengaja disetel sana-sini, password diganti, koneksi sengaja distop dan lain-lain alasannya. Kemudian ketika mendatangkan teknisi mereka, kita keluarin lagi duit kopi.

Yang paling susah adalah ketika kita melakukan unsubscribe, kita mesti datang ke kantor2 cabang, kantor2 subsidiaries, membuat surat pemutusan hubungan kontrak, menyediakan uang satu bulan tagihan meskipun kita sudah tidak menggunakan jasa mereka, dan parahnya tagihan tetap datang ke rumah walaupun sudah tidak menggunakan jasa mereka.

6. Mungkin ada tambahan dari pembaca? pasti anda mengalami paling tidak salah satu dari kelima point di atas.

Kesimpulannya, inilah gaya ISP kita yang masih bermental korup, tidak bertanggungjawab,profit oriented, nafsu besar tenaga kecil, kekanak-kanakan.Tarif murah hanyalah topeng awal untuk mendapatkan customer, ketika customer / pemakai terjerat, maka kita dicampakkan sedalam mungkin, dan kemudian beberapa waktu kemudian setelah nama baik mereka mulai dipertanyakan, kemudian mereka akan berkamuflase dengan menerbitkan paket baru yang kelihatannya lebih seksi. Tetapi sekali lagi, customer selalu menjadi korban, tidak ada banyak pilihan, mau ga mau, hanya ISP itu2 aja yg dipakai.

Anda Mengalami Apa Yang di Ulas Diatas!!!!

KAMI KOMNAS PKPU AKAN MENINDAKLANJUTI SEMAMPU KAMI UNTUK MEMBANTU KELUHAN ANDA  SEHINGGA MEREKA LEBIH SANTUN MENGEDEPANKAN LAYANAN MEREKA UNTUK KEPUASAN PELANGGANNYA

*** KIRIMKAN KOMENTAR DAN KELUHAN ANDA DI BLOG INI , TULISAN ANDA MERUPAKAN BUKTI NYATA SEBAGAI KELUHAN KONSUMEN YANG SEBENARNYA

SALAM SUPREMASI HUKUM

“KOMNAS PK-PU INDONESIA”

DIREKTUR EKSEKUTIVE MOCH. ANSORY SH.

Komnas PKPU Indonesia

Komentar untuk Komnas Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha " LPKSM KOMNAS PK-PU " SURABAYA

↑ Grab this Headline Animator

Komentar
  1. Alexchanders mengatakan:

    Niat hati mau bayar cicilan motor yang telah nunggak 3 bulan ke kantor Adira Pematang Siantar, eh,,,, malah motor ditahan gara-gara baru mampu bayar 1bulan(Rp.500rb).
    Saya dipaksa bayar langsung 3 bulan(Rp.1,5jt) di+lagi ‘BIAYA PEMBATALAN SURAT PENARIKAN’ sebesar Rp.500rb jadi Rp.2jt.
    Oh,,,
    Darimana saya harus cari uang Rp.1,5jt…? Apalagi tempo yang diberikan sangat sempit sekali,
    sedangkan kondisi keuanganku sekarang ini sangat sulit.
    Apa yang harus saya lakukan?
    Mau minjam uang, tapi bingung mau minjam sama siapa, tak ada yang bisa menolong.
    Oh,,, nasib… nasib…
    Beginilah ‘nasib si suar-sair’, tak tau harus bagaimana.

    Apakah motor RefoFit kesayanganku itu akan bisa kupakai lagi sebagai satu-satunya transportasiku mencari biaya hidup sehari-hari…?…

    Oh Tuhan,,, hanya Engkaulah yang Maha Tau.
    by:Alexchanders(085213339022)

  2. rosadi mengatakan:

    permisi admin, ayah saya kreidt mobil dan akan jalan bulan ke 3.(jtauh tempo per tgl 26 ) tetapi telah didatangi oleh debcol dan meminta untuk menyerahkan mobil tersebut. ayah saya tetap ingin mempertahankan dan ingin membayar 1 bulan dulu agar tidak tertunggak menjadi 3 bulan. tetapi debcol ngotot dan mengatakan ada biaya jasa tarik yg harus ditanggung ayah saya yaitu sebesar 2 juta. mohon bantuan penjelasannya agar kami bisa menyelesaikan masalah ini. ayah saya tetap berniat membayar. saya sangat berterima kasih atas bantuannya…

    • lenda rumondor mengatakan:

      saya pernah mjd nasabah disatu finance saya mendapat dana tunai namun sy hrs membayar tunggakan Rp 7juta pada surat perjanjian jaminan fidusia ternyata akad sy menerima satu mobilcdari mereka padahal uang tunai

  3. asyha mengatakan:

    ass…saya kredit motor kpd salah satu finance dgn Dp 5 jt sebanyak 17x angsurn, setiap tgl 1
    saya hrs membayar angsuran Rp 843.000 skrg sdh 5 bulan berjalan tp pd angsuran ke 6
    sy blm membayar, deptcollec kerumah mengancam jika pd tggl 30 mei 14 sy tdk membayar
    motor akan disita tetapi sebelumnya sy dtng kepada pimpinannya utk diberi keebijakan
    bahwa pd tggl 12 juni 14 motor akan sy lunasi, pimpinan memberikan kebijakan itu tp deptcollec
    dan korwilnya tetap akan menyita dgn alasan pimpinan tdk punya wewenang. bgmn jln keluarnya
    085399187651

  4. dedy rekso mengatakan:

    untuk di jawa tengah dimana alamat mendaftar jadi anggota

  5. khadafi mengatakan:

    Saya gak ngerti hukum,, saya sedang bingung saya harus bagaimana? Saya pinjam uang 800rb di pegadaian swasta jaminan BPKB,, beberapa bln saya cicil smpe 600rb, karena saya berhenti kerja saya tidak punya penghasilan, hutang tinggal 200rb di tambah lg bunga2 nya,,, saya blm mampu bayar,,, akhirnya smpe 5 bulan,, ada org datang ke tempat tinggal saya menanyakan bagaimana urusannya,, dan dua org itu bawa surat dari kantor pusat pegadaian, mreka bilang mau membawa speda motor saya untuk di bawa, dan mreka suruh saya tanda tangan,, saya tidak mau,, mreka marah dan nanya dimana motornya,, saya kasih tau motor ada di parkiran kos2an,, mreka memaksa saya tanda tangan saya tidak mau,, dan mreka minta STNK dan kunci motor saya tidak kasih,, akhirnya mreka meminta saya kasih tau dimana motor saya,, akhirnya motor saya di bawa begitu saja,,, saya cm hanya diam tidak bisa berbuat apa2,,, saya gak ngerti dengan negara ini,,, mohon beri saya solusinya,,, trm ksh,,, 082110000432

  6. Mukhlisin Alahudin mengatakan:

    Tolong info alamat dan no telpon untuk daerah DKI Jakarta, saya kena kasus yang sama pa, dan mohon hubungi sy di 085216501810

  7. haris mengatakan:

    untuk wilayah bandung ada cabangnya gak.?

  8. belekok mengatakan:

    yang intinya tuh,sebelum ngutang mikir dulu,kebayar ga angsurannya,sekarang kan banyak modus konsumen yang di suruh sama oknum lpksm suruh ngambil motor kredit,tapi ujung ujung nya motor itu masuk ke lembaga tsb.terus dari pkpu sendiri gmn tuh,bener ga kaya gitu.

  9. mohammad zunus mengatakan:

    untuk daerah surakarta alamatnya dimana?nuwun

  10. bala skw mengatakan:

    saya ingin bertanya. saya kredit mobil di oto multiartha finance.. yg saya ingin tanyakan kenapa uang diskon dari asuransi mobil sebesar 10% tidak pernah diberikan ke konsumen. dan kenapa harus diberikan ke pada dealer atau showroom mobil. sedangkan yg membayar angsuran dan asuransi adalah konsumen. mohon infonya

  11. ummu azfa mengatakan:

    Saya kehilangan motor di parkiran pasar modern pasir pangaraian, rokanhulu, riau. Pihak pasar tidak mau ganti rugi dengan alasan di karcis parkir tertulis “kehilangan barang bukan menjadi tanggung jawab pengelola parkir”. Bukankah klausul baku yg menyatakan pengalihan tanggung jawab pelaku usaha adalah dilarang!! Menurut pasal 18 ayat 3 UUPK klausa tersebut batal demi hukum. Tapi saya sebagai rakyat kecil tidak tau harus bagaimana. Adakah komnas perlindungan konsumen mau membantu

  12. Kia mengatakan:

    Kia Slim sini untuk menginformasikan kepada publik yang membutuhkan pinjaman untuk memulai bisnis, tujuan rumah tangga, melunasi hutang buruk atau melunasi hutang Anda, membangun rumah atau untuk proyek pembangunan lainnya yang bersifat strategis. Kami memberikan pinjaman dengan suku bunga rendah 3%. Jika Anda membutuhkan pinjaman untuk semua ini tujuan lain atau untuk tujuan lain silakan hubungi email kami sekarang: kia_credit@blumail.org

  13. Jongkerman mengatakan:

    1. OTO Finance berikan motor baru dari showroom resmi honda ?
    2. Jika tidak apakah ada jaminan motor itu baru ?
    3. Jika motor tersebut rusak apakah OTO Finance bertanggungjawab selama masa kredit masih berlaku ?
    4. Maksudnya uang muka & pembayaran pertama apa ? Apakah bayar dua-duanya+angsuran perbulan ?
    5. Jika motor hilang, apakah ada asuransi ?
    6. Motor diambil di showroom atau kantor cabang OTO ?
    7. OTO membantu pengurusan pembuatan plat kendaraan & pajak ?
    8. apakah harga tersebut sudah dimasukkan pajak Awal kendaraan ?
    Terima kasih tolong dipublikasikan biar calon nasabah tidak binggung.

  14. benny reynolds mengatakan:

    Bos utk wilayah Bandung jawa barat dimana.sy minta contact dan alamatnya.trimakasih

  15. kisanarbhek mengatakan:

    saya sbgai konsumen skrang, tpi jujur saya untuk saat ni saya tdak bsa membyar tnggaan ansran di lsing, tnggan smpai 5 bln, mtor mau di sta sma kolektor tpi ga sya ksih, itu Gmna, saya bsa di knakan sangsi pidana apa tdak ?….

    Tlong jawaban nya?…

  16. boy mengatakan:

    Gak mau pusing,jngan kredit,pikir coba,kalo gak ada leasing,pada mampu gak beli motor / mobil secara cash????jangan cuma nuntut hak doang,tapi kewajiban tidak dijalankan.

  17. paolo maldini mengatakan:

    saya saat ini mengalami hutang pada bank.yang satu sudah selesai yaitu rumah saya akan disita bank bri,akhirnya rumah saya jual meski di bawah pasaran untuk menutupi bank.akhirnya sy kehilangan rumah.kejadian ini baru 3 bulan yang lalu.akhinya kami (istri,dan 3 anak sy)ikut di rumah mertua.cicilan yang pernah kami cicil ,setelah pelunasan ternyata tidak berkurang.dari 90jt menjadi sekitar 92jt.semua berawal kami telat bayar,kemudian pimpinan bank datang,tanya uang pinjaman utk apa?ibu mertua menjawab sekananya untuk nyarutang dengan sopan dan merendah,tp itu kemudian menjadi senjata dia ,km disuruh utk melunasi,karena pinjam bank tdk blh utk melunasi hutang.saat ini sy dalam masa pailit ,yang tiap hari harus menyediakan sangu sekolah anak minim 17 rb,sedang hasil sy cuma 800rb sebulan.ada lagi masalah dengan bank lain besok pagi 28 nop 2013,kalau hari ini tidak bisa bayar minim 600rb,kendaraan sy mau disita,padahal utang sy kurang 2,5 jt yg jatuh tempo 2014 bulan juni.cicilan kendaraan juga menagih,karena memang sy juga kredit motor utk usaha.kemudian istri hutang rentenir,kepala jadi puyeng.mohon solusinya,terimakasih

  18. mrs helena stewart mengatakan:

    Anda membutuhkan bantuan keuangan pinjaman untuk meningkatkan bisnis Anda termasuk pinjaman Natal jika ya hubungi kami melalui email; helenastewartloanfirm@live.com

  19. Randa ardiansyah mengatakan:

    Saya mau minta tolong cek keaslian prusahaan mygame-on.com ,, soalnya di web trsebut dan Facebook nya sudah banyak konsumen yg merasa di rugikan, karena disitu banyak yg mlakukan transaksi membeli vocer game, tetapi banyak yg tidak di proses transaksinya, termasuk saya, tidak sedikit uang orang yg hilang begitu saja, sudah banyak yg melakukan komplain kpada pihak terkait, tetapi mreka hanya memberi harapan palsu, dan sudah 2 minggu lebih transaksi saya idak di proses, sedangkan di web tersebut tertulis >>> Lakukan pembayaran HANYA melalui ATM BCA dengan cara transfer ke nomor rekening
    MYGAME-ON
    No Rekening : 575-040-4008
    Atas Nama : Tuty Mardianti Drh
    (KCP Saharjo)
    Minimal nominal untuk Topup via ATM BCA adalah sebesar Rp 10.000,- dan maksimal Rp 3.000.000,-Lakukan konfirmasi di web mygame-on.com dan pastikan data yang anda masukan sesuai dengan transakasi yang telah anda lakukan sebelumnya.Setelah melakukan konfirmasi, data anda akan kami proses paling lambat 1 x 24 jam.

    Sedangkan saya telah melakukan transfer tanggal 12/10/2013,

    tolong di tindak lanjuti ya pak, sebelum banyak korban lagi, Trima kasih

  20. Evi Maria Ulfa mengatakan:

    saya mohon bantuan untuk masalah yg sedang saya hadapi ini. saya ambil kreditan motor d WOM Finance. dan ini sudah masuk ke angsuran th ke 3. saya telat bayar 2 bulan menuju ke 3 bln. tiba – tiba saja motor dihadang dijalan, dan dipaksa diajak ke kantor. karena waktu itu yg pakai motor adik saya yg baru kelas 3 SMA. maka dia tlp saya dan saya bicara sama orang yg hadang adik saya tadi.. mereka bilang nya adik saya diajak kekantor nya untuk ambil surat peringatan dan rincian keterlambatan saja, dan motor tidak akan ditarik. tapi kenyataan nya sesampai dikantor mereka, adik saya dibohongi adik saya disuruh masuk dan disuruh menandatangani selembar surat, yang tidak diketahui dulu isinya. dan tiba – tiba sepeda sudah tidak ada di depan. lalu orang itu pergi meninggalkan adik saya begitu saja, dan orang lain yg datang untuk nyuruh adik saya pulang, adik saya gak mau. dan adik saya dimarahi, dibilang tidak sopan, lebel nya pendidikan tapi tidak tahu sopan santun, apa tidak di ajari sopan santun sama orang tua nya?
    dan keesokan nya saya bermaksud mau byar tunggakan dan ambil sepeda, tapi katanya sepeda sudah ada d gudang margomulyo. saya kalau ambil harus melunasi dan bayar biaya penarikan sepeda 1,5 jt. itu semua kan tidak masuk akal…
    saya mohon bantuan nya untuk menyelesaikan masalah ini…
    trims…

    • shiraj mengatakan:

      angsuran saya tinggal yg terakhir (ke 35….. terlambat 166 hari)

      Sukabumi, 16 Desember 2013
      Kronologis:
      - Pada tgl 22 November 2013 saya, bermaksud ke Jakarta dari Parungkuda dengan mengendarai sepeda motor Beat No Polisi F 5878 VT untuk suatu pekerjaaan
      - Dalam perjalanan tepatnya di jalan raya Bogor saya di cegat sekelompok orang, kurang lebih 10 orang yang mengaku dari WOM FINANCE,dan meminta saya menyerahkan motor yang saya kendarai ,dengan rasa syok ,takut serta malu saya meminta untuk menyelesaikan di kantor WOM terdekat.
      - Setiba di kantor WOM Bogor saya diajak ke sebuah ruangan yang menurut saya lebih tepat di sebut gudang, saya diminta membayar sebesar Rp 3,8 juta lebih,saya bilang tidak punya uang segitu
      - “ Untuk dapat membawa pulang motor tsb minimal uang yang harus pak muchlis bayar Rp 1,895.000.” kata salah seorang ( Grondong ) ,itu belum termasuk BPKB.
      - Akhirnya saya pulang ke rumah dengan tidak membawa motor
      - Tgl 23 November 2013 saya mencoba kembali ke WOM Bogor Dengan membawa uang untuk angsuran terakhir, tapi tidak diterima, kecuali saya membayar sesuai yang di minta di atas.
      - Tgl 25 November 2013 Sebelum ke WOM Sukabumi, saya Lapor / Pengaduan ke BPSK
      - Setibanya di kantor WOM Sukabumi sekali lagi saya mencoba membayar sisa angsuran di Coustamer Service, tapi tidak bisa alasannya sudah di pegang pak Asep
      - Sayapun menemui pak Asep ,dan diberi penjelasan motor saya telah disayembarakan dan saya harus menyelesaikan dengan pihak eksternal ( gondrong )
      - Tgl 27 November , Saya kembali ke bogor untuk coba musyawara dengan pihak eksternal (gondrong) , akhirnya motor bisa di bawa pulang dengan memberi uang
      Rp 600.000 dengan syarat ,saya harus menyetor lagi ke gondrong Rp 1.200,000,- dalam waktu 3 hari, serta STNK di tahan untuk jaminan.
      - Beberapa hari kemudian saya dapat SMS dr gondrong “ kalau sama BPKB nya 1.200.000 di tambah denda 1.839.000”……
      - Dan sampai saat ini saya tgl 16 December 2013 sepeda motor tersebut tidak bisa saya gunakan, kerena tidak memiliki surat STNK.
      Hormat, Saya

      (tgl 24 desember 2013 sidang I di BPSK)

      SAYA AKAN TEMPUH SEMUA CARA UNTUK KEADILAN,… KALA BISA PENARIKAN SURAT IZIN USAHA KHUSUSNYA WOM FINACE SUKABUMI . & PIDANA ATAS TINDAKAN MEREKA….
      mohon dukungannya

      • teddy mengatakan:

        kemana keadilan di indonesia,, kemana bapak2 penegak keadilan di saat rakyat tertindas, tolong jgn pd tutup mata buat para penegak hukum,,,, depcol itu preman yg di lindungi,, negara ini bukan nya negara liar kan atuh penegak hukum kita udah takut sm para preman ,, mksh

  21. Teddy Yurisrianto mengatakan:

    Saya pernah mengambil kredit Komputer PC melalui Jasa Kredit ADIRA QUANTUM pada bulan Juli 2007. Lalu bulan September 2013 ini, saya didatangi oleh petugas ADIRA yang menyatakan bahwa saya masih menunggak pembayaran. Kontan saya kaget. Karena kenapa setelah 6 tahun baru ada pemberitahuan. Mereka (Adira) beralasan berdasar data di system komputer mereka, bahwa tertera tunggakan saya. Lalu saya menyangkal akan hal itu. Lagipula saya juga sudah lupa bagaimana kejadian sesungguhnya, apalagi saya satupun tidak memiliki bukti pembayaran. Karena hilang tidak tersimpang, mengingat sudah 6 tahun yang lalu, selain itu saya pun sudah pindah rumah sejak 2010. Jadi sudah pasti bukti pembayaran entah kemana. Saya tetap ngotot kalau sudah membayar lunas. Saya sadar betul kalau posisi saya sangat lemah, karena saya tidak memiliki bukti satupun. Saya menggunakan hak saya sebagai Warga Negara Indonesia, karena saya merasa ini perlakuan sepihak dari ADIRA, dan menyudutkan posisi saya, hanya berdasar sistem komputer mereka, yang bisa saja salah, karena hanya mesin, suatu waktu bisa saja rusak, atau mereka salah mengupdate data. Bagaimana langkah yang harus saya lakukan dalam menghadapi kasus ini. Karena meski hanya 10ribu saja tagihan itu, saya tidak akan mau membayar, karena hak saya sebagai mantan nasabah ADIRA dan hak sebagai WNI benar-benar terampas !!

  22. vicky erlangga mengatakan:

    tolong bantu saya untuk menyelesaikan permasalahan ini. pada awal nya saya kredit motor yamaha byson 150cc pada oto finance cabang pasar minggu. pada angsuran 1 s/d angsuran 8 saya membayar tanpa masalah akan tetapi karena ada kesalahan dalam hal pekerjaan saya saya menjaminkan motor tersebut kepada pemilik laptop yg saya service akan tetapi saya datang pada 2bulan kemudian saya ingin melunasi hutang kerjaan tersebut akan tetapi karena pada waktu penyerahan motor byson tsb sebagai jaminan, malah saya dipersulit dll. saya datang tiap hari ke kantor yg bersangkutan di kedubes amerika menteng no12 kepada bp bambang selalu tdk ada ditempat. saya menanyakan alamat bp bambang kpd teman kantornya tp temannya menutupi. setelah 3 bulan proses tsb datang lah debt collector oto finance pasar minggu untuk menagih tunggakan angsuran tsb. saya menceritakanya kejadian motor tsb sesuai yg saya alami dan saya ingin memberhentikan angsuran motor tsb akan tetapi yg saya dapat amcaman bagi keluarga saya dirumah sampai ingin di penjarakan karena penggelapan dam penipuan. daripada saya repot akhirnya saya mengusahakan uang ntuk angsuran keterlambatan saya. akam tetapi karena bulam kedepan saya tidak sanggup bayar maka terulang dengan kejadian hal yg sama, sampai saya menjaminkan motor matic suzuki spin 125cc + gitat akustik elektrik fender kesayangan saya + jam tangan original gshock kesayangan saya dengan alasan berupa jaminan untuk pengembalian motor kepada bp. denny (kepala debt collector) otto finance saya terpaksa tidak mempunyai motor lagi. 6 bulan berlanjut datanglah yg andre berpakaian non formal yang mengaku debt collector pusat otto finance fatmawati, dia menanyakan keberadaan motor tsb dan saya menjawab dengan hal yg sama saya katakan kepada bp denny (kepala debt collctor) lalu andre menyuruh saya untuk mengambil motor spin kepada bapa denny & saya dipaksa membayar 2,5jt pada hari itu juga. saya kebingungan hingga saya meminjam uang dengan sepupu saya tsb tapi dengan hasil cuma 500rb saja, dengan kejadian tsb andre kesal hingga saya disuruh mengantar dia ke tempat kontrakannya dia motor saya di pakai sebagai jaminan lagi + uang 500rb cash. saya disuruh pulang jalan kaki sm andre sedangkan saya dikantong cm ada uang 10rb dari fatmawati ke tempat saya tinggal saya memberanikan diri naik taksi malh ongkos saya pinjam dr sahabat saya setibanya di tempat. 8 bulan berlalu setelah kejadian tsb, datanglah lagi dua orang debt collctor andre dan temannya.. dia memaksa saya harus melunasi pembayaran yg saya tidak bayar senilai 14 juta saya tidak mempunyai uang lagi sudah saya katakan kalau untuk bentuk tanggung jawab saya sudah ksh motor spin + gitar + jam tangan kesayangan… sampai saya menanyakan kalau untuk urusan ini selesai bagaimana ?!! andre dan temannya menjawab ksh saya uang 3jt untuk membatalkan surat pembayaran dan tertera pada leasing otto tsb tapi saya jawab saya tidak mempunyai uang sampai saya dipaksa menaruh hp smartphone saya dan motor vega r new yg saya bawa untuk sebagai jaminan lagi…!!! saya tidak mau yg saya alami kemarin hingga membuat saya strres saya berdalih motor dan hp ini punya sepupu saya mending andre dan kawannya bunuh saya disini. akhirnya andre mengabulkan dengan perjanjian saya harus membayar 3jt untuk tanggal 19 september ini sedangkan saya tidak tahu harus mencari kemana lagi keadilan bagi saya… saya tidak mempunyai motor yamaha byson + suzuki spin tapi saya harus dibebankan hutang yg saya tidak punyai bahkan kepunyaan kesayangan pun harus direlakan. mohon bantuannya… bagai mana saya menghubungi perlindungan ini ?! ini no saya 085719853550 termia kasih.

    • sawong mengatakan:

      pak viky sebenarnya apapun bentuknya penagihan yang dilakukan oleh debt colektor telah melawan hukum, jadi apapun bentuknya pak viky harus melawan untuk cari kebenarannya bentuk untuk pemaksan yang mereka melakukan telah merampas hak hak konsumen apalagi menyita bukan unit/barang yang dianggunkan, dengan meraka mau melaporkan ke ranah hukum sangat jauh sekali nama perdata tidak bisa dipidanakan!
      hub. 02140058587/085853383063 ( sawong aries p )

      • Empet mengatakan:

        hahaha Wong termasuk kamu yang bawa grandlivina yang dibiayai niaga finance ya…..terus narikain duit sama debiutr sampai 20 juta…..

    • raja mengatakan:

      klau untuk kordinasi d.daerah tangerang alamatnya d.mana?

  23. ariel mengatakan:

    Kebanyakan Konsumen juga ada yang karakter buruk…yang dengan sengaja tidak mau membayar hutang.. ditagih selalu menghindar2..
    Kebanyakan konsumen juga telatnya sampai berbulan2.. wajar2 aja klo unit di sita..dan diberi tempo pembayaran keterlambatan tersebut.. karna pelaku usaha juga ingin modalnya terus berputar.. pelaku usaha bukan pinjaman dana sosial..
    saya juga konsumen.. hutang adalah kewajiban kita.. klo malas bayar hutang beli cash aja..
    klo konsumen kredit dan membawa kabur (pengelapan) itu kasusnya gmn.. gk pernah kah di anggkat di forum ini..

    • sawong mengatakan:

      betul juga apa yang sampean mas ariel boleh perbendapat seperti yang diatas konsumen berkarakter buruk lain dengan saya mas, ayao kita lihat persoalannya kenapa bisa terjadi seperti itu dan sering terlambat untuk membayar bahkan sampai tidak membayar,
      menteri keuangan telah menetapkan DP down pAyment minimal 30 % tapi praktek dilapangan bagaimana ternyata jauh sekali untuk diterapkan dan kedua calon nasabah/debitur/konsumen dari hasil survey juga jauh dari penerapannya dari aturan yang sesungguhnya :
      1. rumah bagaimana/kos/kontrak
      2. kerjanya dimana
      3. anaknya berapa
      4.gajinya berapa
      saya menilai dari sinilah awal permasalahan kaloupun dari survey dari pihak finance/bank dll betul betul menerapkan semua tanggapan dari atas rasa sangat jauh dari tanggappan dari mas ariel.
      justru saya mempertanyakan begitu mudahnya mereka meng ACC dan DP murah apakah ini bentuk bentuk pembodohan yang mengakar yang Ter Amin nie bisa jadi ada bentuk sistem KEJAHAHATAN TERORGANISASI dengan mencari keuntrungan sebesar besarnya !!
      Pendapat saya seperti itu mas ARIEL supaya jadi pertimbangan untuk berkomentn tapi ndak masalah namanya juga pendapat !!!
      salam satu hati
      satu jiwa
      satu kebenaran
      untuk cari keadialan

  24. Bambang mengatakan:

    Sy ber itikad baik ingin mencicil di BFI,niat sy urung untuk mencicil Costumer menjawab “bpk harus melunasi sisa hutang!apabila dari asuransi keluar maka uang tersebut dipotongkan ke sisa hutang sy,asuransi Rp 115jt sisa hutang 114.800.000,!semua surat sy yg urus mulai dari polsek/polres/samsat/polda pihak BFI seolah tidak campur tangan,lalu bagaimana dgn uang muka sy pak?yg kehilangan sy sementara tertullis POLIS atas nama sy,bantu sy pak?sy mohon?085373839363/ BB 25b07bd8

    • Frans Lutfi mengatakan:

      LPK PK PU udah jadi bunglon berubah menjadi YPKNAS, krn nama LPK PK PU udah nggak laku lagi cari duit di rakyat dengan ngeboongin, ngejanjijan menang ternyata cuma dobol.

      YPKNAS jd merk dagang Ansyori sekarang, buat ngeboongin rakyat….ngapain tanya=tanya di web ini. Percuma….wong gak pada sekolah kok…..

  25. Bambang mengatakan:

    Mohon bantuannya

  26. adi sumadi mengatakan:

    Pak saya punya masalahh sama bank danamon DSP dan kridit macet 5bln agunan saya adalah sertifikat rumah tanah saya,per hari ini rmh saya mau di lelang langsung oleh danamon ,yg saya tanyakan upaya apa supaya saya bisa mencegah lelang tersebuttt dikarenakan saya masih sanggup byrr tetapi di bawah nominal kententuan utangg!terima kasihh

  27. Mary Smith mengatakan:

    Hi folks, kekasihku

    Mary Smith AM menulis surat ini karena saya benar-benar bersyukur untuk fakta bahwa Mr James Luios telah dilakukan untuk saya dan keluarga saya ketika saya pikir tidak ada harapan, dan ia datang untuk membuat keluarga saya merasa hidup dengan kami memimpin kredit bunga rendah , saya tidak pernah berpikir bahwa masih ada lender pinjaman asli di luar sana, tapi saya terkejut, saya mendapat pinjaman saya tanpa menghabiskan banyak waktu, jadi jika Anda berada di luar sana untuk mencari pinjaman untuk jumlah berapapun, saya ingin Anda untuk mengirim email VIA (jamesluiosloans@yahoo.com) saya berharap Anda semua sukses

    terima kasih
    Pak James Luios

  28. adji t s mengatakan:

    Saya sangat Salut dengan Bapak, sangatlah jarang lembaga perlindungan yg benar2 melindungi konsumen seutuhnya apa yg hak dan tidak, banyak lembaga sejenis yg mengatasnamakan konsumen tetapi mempunyai tujuan lain. Saya Sedih PKPU tidak ada di Jakarta, banyak Pak kasus-kasus di Jakarta seperti Kasus2 diatas, tetapi kami bingung harus kemana mencari perlindungan Hukum…memang benar banya Lembaga seperti PKPU di Jakarta, tetapi tidak sepenuhnya membantu…Mohon Bantuannya Pak, Saya siap menjadi salah satu Anggota PKPU Bapak yg ada di Jakarta, Kasihan Pak banyak yg mengalami nasib seperti diatas tetapi bingung kemana harus mencari bantuan Hukum……Seperti Sekarang Yg Saya Alami….Saya Tunggu Kabarnya Pak. Salam Adji TS.

  29. NANDA KEVIN mengatakan:

    MOHON KEADILAN UNTUK WANITA PEMANDU KARAOKE YANG BERADA DIKOTA PATI PADA KHUSUSNYA KARENA SANGAT AMAT TEREXPLOITASI BERKALI KALI MENGALAMI PERCOBAAN TINDAK KEKERASAAN PEMERKOSAAN TAPI PIHAK MANAJEMEN CAFE SEOLAH TIDAK MAU TAU.KARENA TAKUT KEHILANGAN TAMU DAN KEBIJAKSANAAN KERJA YG MEMBERATKAN PEMANDU KARAOKE TIAP TERLAMBAT,BAJU TIDAK SERAGAM,MENOLAK DITUNJUK TAMU DAN TIDAK MASUK TANPA IJIN DIKENAI POTONGAN YANG FANTASTIS.
    CAFE CAFE YANG MOHON DICEK ADALAH THE BOSS.PERMATA JUGA STARKING DIJALAN RAYA PATI JUWANA YANG BERPOTENSI BESAR TERHADAP PELECEHAN KARENA TEMPATNYA YANG SEPI DARI KERAMAIAN,SEBUT SODARA SAYA NANDA YANG BEKERJA DISTARKING BERULANG KALI MENEMUI KEKERASAN BAIK DARI TAMU ATAU PREMAN SETEMPAT,KEJADIAN INI TIDAK SANGAT AMAT MEMUKUL,MEMANG BEKERJA DICAFE BUKAN SATU SATU NYA PILIHAN TAPI BANYAK WANITA YG HIDUP DALAM BEBAN ANAK TANPA SUAMI KARENA BERCERAI DAN DENGAN BEKERJA BIASA TAK AKAN MAMPU ANAK UNTUK SEKOLAH ATAU HIDUP LAYAKNYA ANAK YANG LAIN.MOHON BAPAK/IBU KOMNAS HAM SEGERA MENINDAK MANAJEMEN CAFE YANG KEJAM TERSEBUT KARENA KITA WANITA BUKANLAH HEWAN YG TIAP ORANG BISA MENIKMATI TUBUH KITA.

  30. arfianto.kaos@yahoo.com mengatakan:

    pak saya ditarik uang batal tarik sebesar 1,5 juta oleh deptcolector adira gara2 telat 4 bulan inip karena kondisi keuangan saya yg kacau akhir2 ini,bagaimana saya harus mengatasi masalah ini? Apakah benar ada tagihan semacam itu? Kl itu hanya akal2an dari DCnya apakah saya bisa mengkasuskan masalah ini?

  31. Basyiruddin Muhammad mengatakan:

    Nama sy: BASYIRUDDIN M .tpt tgl lahir:BUGAK,25,09,1968.alamat:PANGGOI, ACEH, NAD,JLN: MEDAN B ACEH ,nama ibu kndung:SYAMMAH. saya mohon kpd saudara batu untuk menjelaskan tentang KREDIT MACET, jd nya kolep,bagai mana untuk usaha bisa jln lg pak,?. Untuk menjalan kan usaha lagi membutuhkan dana 15 milyar. Sedangkan saya utang sama BANK BCA ,RP 285,JUTA ,KOLEP USAHA KARNA UANG TAK SEKALIAN DI KASIH.

  32. ESTHER ALIMENTARY mengatakan:

    JUDUL: SURAT PERMOHONAN PRIBADI SEORANG SAKSI KORBAN ATAS TINDAK KEJAHATAN DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN DAN PENGANIAYAAN BERENCANA.

    KEPADA YANG KAMI HORMATI
    BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA SELAKU KEPALA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA,
    Hal : SURAT PERMOHONAN DUKUNGAN PROSES PERKARA UNTUK SEGERA DITINDAK LANJUTI OLEH TEAM PENYIDIK POLDA BALI YANG BERTUGAS, UNTUK MENJALANKAN PENYIDIKAN DENGAN MENEMUKAN PARA PELAKUNYA DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN TERHADAP BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON, DENGAN MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAKANNYA DENGAN BUKTI ADANYA SUARA TELEVISI YANG TERDENGAR MENYALA AMAT KERAS DI TKP, DARI PETANG HINGGA MENJELANG TENGAH MALAM. YANG KEJADIANNYA PADA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 YANG KEMUDIAN DILAPORKAN ESOK PAGINYA HARI SABTU, TGL 24 September 2011, DENGAN BUKTI Laporan Polisi LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali,
    YANG TELAH MELALUI PROSES PERKARA YANG DITANGANI AWALNYA DARI KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI, KEJAKSAAN NEGERI GIANYAR BALI DAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI YANG MENGHASILKAN BUKU PUTUSAN YANG DAPAT DIPANDANG SEBAGAI BUKU PUTUSAN PENGADILAN NEGERI YANG CACAT HUKUM, AKIBAT CARA PROSES PERKARA YANG DIREKAYASA MELALUI PROSES AWALNYA YANG DIDUGA UNTUK MENJEBAK SAKSI KORBANNYA,
    Yang kini Laporan Polisi LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012, UNTUK MENEMUKAN PARA PELAKUNYA DENGAN MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAKANYA MELALUI KETERANGAN SEORANG SAKSI YANG TERLIBAT YANG NAMANYA TERCANTUM DALAM BUKU PUTUSAN NO.09/PID.B/2012/PN.GIR Pengadilan Negeri GIANYAR BALI, YANG BELUM PERNAH DIPANGGIL MENJADI SAKSI DALAM PROSES PERKARA INI, YANG KEMUDIAN SAKSI KORBAN LAPORKAN KE KANTOR POLISI POLDA BALI DEMI KEADILAN DAN KEBENARAN DALAM MENINDAK LANJUTI Laporan Polisi LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali, yang telah dilaporkan oleh Bapak Yanny Ronny Surentu sebagaimana Laporan Polisi terampir.
    Lampiran foto kopi:
    1. SURAT LEMBAR KWITANSI PENYERAHAN BB YANG DISIMPAN DI PN GIANYAR-BALI , BERSAMA KESAKSIAN REKAMAN BUKTI KETERANGAN SAKSI YANG SAKSI KORBAN KUMPULKAN SENDIRI YANG JUGA TEREKAM DALAM CD TERLAMPIR TERMASUK CUPLIKAN KETERANGAN TINDAK LANJUT DARI PERJUANGAN SAKSI KORBAN DALAM MEMOHON KEPADA INSTANSI YANG TERKAIT BERSAMA UCAPAN TERIMAKASIH SAYA KARENA POLDA BALI YANG TELAH BERKENAN MENERIMA LAPORAN SAYA.
    2. SURAT LEMBAR KWITANSI SURAT PERMOHONAN SERAH TERIMA BB YANG DISIMPAN DI PN GIANYAR-BALI UNTUK DISERAHKAN KEPADA TEAM POLDA BALI GUNA PROSES YANG BENAR MELALUI LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 TERLAMPIR.
    3. LEMBARAN DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM TGL 5 JANUARI 2012 SEBAGAI BUKTI LEMBARAN DAKWAAN YANG CACAT HUKUM.
    4. LAPORAN POLISI LPB/237/ XI/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI, TENTANG PENGANIAYAAN HARI SENIN, 7 NOPEMBER 2011 YANG KETERANGANYA DIGELAPKAN PERKARANYA OLEH BAGIAN POLSEK SUKAWATI YANG MENANGANI PERKARA INI, SEBAGAIMANA GAMBARAN BENTUK KRONOLOGI LEMBARAN DAKWAAN TERLAMPIR YANG TIDAK MENYEBUTKAN BAGAIMANA PELAKUNYA DIAMANKAN KEPOLISIAN YANG KEMUDIAN DIDAKWAKAN SEBAGAIMANA BENTUK DAKWAAN TERLAMPIR TERSEBUT.
    5. LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI TENTANG PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN YANG TERJADI HARI JUM’AT 23 SEPTEMBER 2011, yang dilaporkan kejadiannya oleh bapak Yanny Ronny Surentu pada tgl 24 September 2011, yang BAP-nya di diubah keterangannya dari para saksi dengan menjadikan kronologi kejadian menjadi tanggal 24 September 2011 pukul 04.00 wita, hari Sabtu dini hari dengan tanpa menghadirkan saksi pelapor, adalah sebagai gambaran bukti bahwa ada dugaan konspirasi oleh oknum-oknum dalam Polsek Sukawati dengan para pelakunya yang telah melakukan tindak pidana tersebut pada hari Jum’at 23 september 2011 sebagaimana gambaran dakwaan jaksa Penuntut Umum yang kronologi dakwaannya terlampir. Ditambah adanya bukti surat keterangan terlampir tentang konspirasi MELALUI PINJAM PAKAI BARANG BUKTI ALAT ANGKUT TINDAK KEJAHATAN YANG MASIH DALAM PENYELIDIKAN KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI yang mana barang bukti alat angkut berupa kendaraan mobil APV Dk 1311 if warna Silver tersebut telah diserah terimakan kepada pelaku yang terlibat dalam perkara ini. Yang kini pelaku tersebut menjadi terlapor di Polda Bali sebagaimana bukti Laporan Polisi LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 yang saksi korban lampirkan dalam surat ini.
    6. Surat SP2HP POLRES GIANYAR tanggal 27 September 2012.
    7. Surat Pelimpahan Kembali Proses Penyidikan dari POLRES GIANYAR tanggal 17 Oktober 2012
    8. Surat SP2HP POLRES GIANYAR tanggal 17 Oktober 2012 tentang dukungan Polres Gianyar dalam mengungkap proses perkara Laporan Polisi LPB/201/IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali, Yang kini menjadi Laporan Polisi LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 untuk tetap ditangani POLDA BALI.
    9. Surat SP2HP Polda Bali tanggal 30 Nopember 2012, yang baru diserah terimakan kepada saksi korban setelah berulang-ulang saksi korban menanyakan kepada Komandan Penyidikan.
    10. Cuplikan lembaran terakhir Surat keterangan Keputusan Pengadilan Negeri Gianyar Bali NO.09/PID.B/2012/PN.GIR tanggal 13 Pebruari 2012 terlampir adalah telah tidak sesuai dengan tanggal kejadian, dan telah meniadakan keterangan adanya tindak pidana penganiayaan yang menjadi dasar alasan pelakunya diamankan dan didakwakan dan di vonis dengan memuluskan dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang terlampir tanpa, mengindahkan koreksi dan keluhan saksi korban dalam fakta persidangan yang kami hadiri. Dan yang keputusannya telah tidak sesuai dengan fakta persidangan yang kami para saksi hadiri, yang telah direkayasa dan dibuat mempermainkan saksi korbannya ini, dari mulai penangananya di Polsek Sukawati, Kejari hingga Putusan Pengadilan Negeri Gianyar Bali NO.09/PID.B/2012/PN.GIR yang saksi korban alami.

    Catatan:
    Ternyata MAJELIS HAKIM PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI yang menangani perkara ini, yang menjatuhkan Vonis Hukuman bagi pelanggar hukum yang tidak sesuai dengan perilaku perbuatan pelakunya, dapat berakibat menambah derita panjang bagi saksi korbannya dan merusak perlikaku pelakunya yang menimbulkan kegelisahan bagi saksi korban dan para saksi yang telah menjadi saksi yang benar dalam Kepolisian hingga sIdang di Pengadilan Negeri tersebut TERSELENGGARA.
    Dan dengan bukti adanya barang bukti tindak kejahatan yang masih diamankan di Pengadilan Negeri Gianyar Bali tersebut, adalah suatu bukti penanganan perkara yang cacat hukum. Dan siapakah yang bertanggung jawab dalam masalah barang-barang milik Esther Pasri Alimentary yang adalah saksi korbannya ini?
    Jadi siapakah sebenaranya dalang perekayasa perkara dan dalang dari pelaku tindak pidana pencurian barang bukti 1(SATU) DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON PADA HARI JUM’AT TANGGAL 23 SEPTEMBER 2011, YANG BARANG BUKTINYA TERSEBUT ADA DI POLSEK SUKAWATI?
    Dan siapakah yang telah menyiapkan televisi yang kemudian dinyalakan sedemikian kerasnya? Dan siapakah yang melakukan MENYALAKAN TELEVISI YANG SANGAT BESAR DI TKP? Yang sampai kini masih tertutupi? Karena yang saksi korban ketahui bahwa pada waktu televisi yang nyala besar tersebut terjadi, pelaku yang tervonis sudah berada di gudang designs (Pabrik) di Pulau Bungin Denpasar-Bali?
    Dan apakah maksud menyalakan televisi yang sedemikian keras tersebut di TKP? Yang diduga menjadi suatu bentuk kondisi dalam rangka menyambut kehadiran saksi korban yang gagal dihadirkan di TKP, dan yang telah tidak berkenan dibawa oleh pengemudi APV DK 1311 If warna Silver tersebut ke TKP? Namun barang bukti pencuriannya terlanjur sudah ada yang mengeluarkan dari TKP tersebut?
    Dan Pengemudi kendaraan mobil APV Dk 1311 If tersebut adalah pelaku yang tervonis dalam keputusan hakim NO.09/PID.B/2012/PN.GIR PN Gianyar Bali, yang telah ditemui saksi yang telah disembunyikan oleh Polsek Sukawati, namun masuk dalam buku Putusan PN Gianyar Bali tersebut, yang kemudian menjadi terlapor dalam Laporan Polisi LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 UNTUK MEMBERIKAN KESAKSIANNYA MENGENAI TINDAK PIDANA DALAM Laporan Polisi LPB/201/IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali terlampir.

    YANG MANA TERLAPOR TERSEBUT pada pukul 02.00 wita dini hari, sabtu 24 September 2011, telah mendapatkan pengemudi tersebut saat sebelum kendaraannya dipakai untuk kemudian mengangkut barang bukti 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT
    TINDAKAN TERLAPOR TERSEBUT ADALAH Sebagai gambaran konkrit bagaimana kronologi dakwaan Jaksa Penuntut Umum tersebut dikarang dan dibuat serta ditanda tangani pada tanggal 5 Januari 2012, sebelum bapak Jaksa Penuntut Umum tersebut melihat barang bukti dan tersangkanya, yang baru kemudian barang bukti dan tersangkanya diserah terimakan ke Kejaksaan Negeri Gianyar Bali oleh kepolisian Polsek Sukawati pada tanggal 9 Januari 2012, dan disidangkan sebagaimana dakwaan tersebut pada tanggal 26 Januari 2012 dan divonis tanggal 13 Pebruari 2012 pada sidang ke II(dua) tanpa mempertimbangkan untuk memperbaiki sesuai fakta kejadian, dan tanpa mempertimbangkan fakta persidangan dan tanpa mengoreksi segala keluhan dan keterangan para saksi yang jawabannya telah tidak ditemukan keterangannya dalam persidangan tersebut, namun PELAKU PENGANIAYAAN DISIDANG DAN divonis SEBAGAI PELAKU PENCURIAN DENGAN MEMBORONG TINDAKAN PARA PELAKUNYA DAN MENANGGUNG KONSKUENSI HUKUMANYA dengan sidang tersembunyi yang dijaga ketat oleh banyak polisi dan saksi korban ini pun telah tidak dihargai permohonanya untuk mengoreksi perkara ini, namun dipaksakan divonis asal jadi sebagaimana BAGIAN OKNUM-OKNUM Polsek Sukawati memperkarakan dan mengubah BAP dan menghilangkan para SAKSI YANG MENGETAHUI BARANG BUKTI HASIL TINDAK KEJAHATAN TERSEBUT, yang seyogyanya menjalankan hukuman dalam tindak pidana ini.

    Kepada Yth.
    BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA SELAKU BAPAK KEPALA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
    DI KANTOR PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
    Dengan Hormat,
    Saya Esther Pasri Alimentary yang adalah saksi korban tindak pidana Pencurian dan penganiayaan yang mengahasilkan terbitan buku putusan Pengadilan Negeri Gianyar Bali NO.09/PID.B/2012/PN.GIR yang di tanda tangani oleh yang mulia ketua hakim, yang telah memutus perkara dengan vonis pada tanggal 13 Pebruari 2012. Sebagaimana terlampir.
    Saya Esther Pasri Alimentary ber-alamat Jl. Sedap Malam III, Ratna 17 no.5, Denpasar-Bali. Telp. 241561. HP. 087860997988
    MELALUI SURAT PRIBADI INI, SAYA SELAKU WARGA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA MEMBERANIKAN DIRI MENGADUKAN KELUHAN SAYA SELAKU SAKSI KORBAN DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN DAN PENGANIAYAAN KEPADA BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA YANG SAYA HORMATI DAN SAYA CINTAI,
    YANG MANA SURAT INI JUGA SAYA TEMBUSKAN KEPADA PARA PELAKU PENEGAK HUKUM DAN PENGAYOM MASYARAKAT, UNTUK BERKENAN MEMBERIKAN DUKUNGAN KEPADA POLDA BALI MENANGANI LAPORAN POLISI YANG SUDAH LEBIH DARI 3 (TIGA) BULAN SAYA LAKUKAN, YANG SEYOGYANYA SUDAH MASUK PENANGANAN DI PENGADILAN NEGERI, YANG MANA PERKARA INI TELAH 1(SATU) TAHUN SAYA ADUKAN BOLAK BALIK KE POLDA BALI, MENGENAI MASALAH YANG SAYA HADAPI DAN PENDERITAAN YANG SAYA RASAKAN SEBAGAI SAKSI KORBAN YANG TELAH TIDAK BERHARGA DI MATA PENEGAK HUKUM, DIBANDING BARANG-BARANG MILIK SAYA YANG DIPERKARAKAN, YANG BARANG BUKTINYA MASIH DIAMANKAN DI PN GIANYAR BALI, YANG KINI SAKSI KORBAN SUDAH TIDAK BERANI KELUAR-KELUAR SEHINGGA TIDAK BISA BEKERJA UNTUK MENCARI NAFKAH BUAT KEHIDUPAN ANAK-ANAK SAYA. DAN TOKO YANG SAYA USAHAKAN UNTUK MENCARI NAFKAH TIDAK DAPAT BERFUNGSI DAN MENJADI MATI SURI SEJAK ADANYA ANCAMAN OKNUM BUSER POLISI TGL 7 NOPEMBER 2011 SAAT HARI PENGANIAYAAN TERJADI.
    YANG KINI BARANG BUKTINYA MASIH DIAMANKAN DI PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI, GUNA PROSES YANG BENAR OLEH POLDA BALI YANG TELAH MENERIMA LAPORAN SAYA.
    DENGAN RUWETNYA MASALAH YANG TERKESAN TERABAIKAN DAN TERKESAN DITUTUP-TUTUPI OLEH INSTANSI KEPOLISIAN, KIRANYA BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA BERKENAN MEMBERIKAN BELAS KASIHAN KEPADA SAYA UNTUK MENDUKUNG PERKARA INI SEGERA DI TINDAK LANJUTI OLEH POLDA BALI,
    DEMI TEGAKNYA KEADILAN DAN KEBENARAN DAN DEMI WIBAWA HUKUM MELALUI PINTU GERBANG INDAH YANG DINAMAKAN POLRI SAHABAT RAKYAT INDONESIA.
    KIRANYA PARA PENEGAK HUKUM DAN DUKUNGAN TNI YANG HEBAT YANG KAMI WARGA BANGSA INDONESIA MEMBANGGAKAN KEGAGAHAN KECAKAPANNYA, SEMOGA POLDA BALI BERKENAN MEMPERHATIKAN KESENGSARAAN DAN ANIAYA PROSES PERKARA YANG TERJADI PADA SAKSI KORBAN ESTHER PASRI ALIMENTARY INI YANG MERASA CEMAS SETIAP HARI KARENA TAKUT ADA BAGIAN PELAKU YANG SAKSI KORBAN BELUM KETAHUI YANG KEMUNGKINAN AKAN MENYAKITI SAKSI KORBAN INI, SEBAGAIMANA PELAKU PENGANIAYAAN YANG SUDAH DIVONIS TETAPI MASIH MENGINTIMIDASI DAN MENYAKITI SAKSI KORBAN INI.
    KIRANYA MELALUI SURAT PRIBADI JERITAN SAKSI KORBAN INI SEGERA MENDAPAT PERHATIAN DARI PARA PETINGGI PENEGAK HUKUM UNTUK MENGAYOMI RAKYATNYA, YANG SAYA TERMBUSKAN KEMUDIAN DALAM AKHIR SURAT SAYA INI.
    KIRANGA BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA BERKENAN MENOLONG SAYA DENGAN MEMBERIKAN PERHATIAN KEPADA PERKARA YANG TELAH SAYA SERAHKAN KEPADA POLDA BALI UNTUK DITINDAK LANJUTI AGAR MENEMUKAN PARA PELAKUNYA DAN MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAKAN-NYA DENGAN ULAH TKP UNTUK KEBENARAN DARI PARA PELAKUNYA TERSEBUT.
    APABILA PENGADUAN SAYA INI TELAH TIDAK TEPAT SASARAN, MAKA SAYA SELAKU SAKSI KORBAN TELAH PASRAH DENGAN SEGALA RESIKO YANG HARUS SAYA TANGGUNG SENDIRI SEBAGAI SAKSI KORBAN YANG TELAH TIDAK BERHARGA DIMATA PARA BAPAK POLISI, SEBAGAI BUKTI BAHWA DALAM PUTUSAN PENGADILAN NEGERI TANGGAL 13 PEBRUARI 2012, NO.09/PID.B/2012/PN.GIR, GIANYAR BALI, telah terjadi PENGGELAPAN PERKARA OLEH BAGIAN OKNUM KEPOLISIAN SEKTOR SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR BALI, berupa tidak dicantumkannya keterangan mengenai adanya tindak pidana penganiayaan dalam Laporan Polisi LPB/237/ XI/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali yang menjadi dasar alasan seseorang di amankan kepolisian dan didakwakan dalam proses perkara tindak pidana pencurian dalam Laporan Polisi LPB/201/ IX/2011/Sek.Sukawati-Gianyar-Bali sebagaimana GAMBARAN LEMBARAN DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM yang terlampir, yang menghasilkan Putusan PN TANGGAL 13 PEBRUARI 2012, NO.09/PID.B/2012/PN.GIR tersebut.
    SURAT PRIBADI YANG SAYA TUJUKAN KEPADA BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA INI, saya tembuskan pula kepada anak-anak saya, dan kerabat saya, sekiranya saya harus mati karena ibunya ini sedang menjadi saksi korban yang mengadukan masalah ini, maka saya pun sudah rela dan anak-anak saya tidak perlu menuntut siapapun juga, namun kiranya BAPAK PRESIDEN BERKENAN MENDUKUNG POLDA BALI DEMI MENINDAK PARA PELAKU tindak pidana pencurian barang bukti 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG TERJADI PADA HARI JUM’AT TANGGAL 23 SEPTEMBER 2011, YANG DIDAPATI ADANYA SUARA TELEVISI YANG AMAT KERAS YANG DINYALAKAN OLEH PELAKU YANG BELUM DIKETAHUI DARI PETANG HINGGA MENJELANG TENGAH MALAM, YANG TERJADI PADA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011, AGAR PELAKUNYA DITEMUKAN DAN DIUNGKAP MOTIVASI TINDAKANNYA DENGAN ULAH TKP UNTUK DIPROSES SESUAI HUKUM YANG BERLAKU.
    MENGAPA HANYA barang bukti tindak pidana pencurian 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON PERLU DIPROSES PERKARANYA DENGAN BENAR DENGAN MENGUNGAKAP MOTIVASI TINDAKANNYA?
    KARENA DI DALAM TKP TERSEBUT, TERDAPAT BARANG YANG JUMLAHNYA LEBIH DARI 4(EMPAT) TRUK YANG PELAKUNYA TELAH SAKSIKAN SENDIRI DARI MANA ASAL BARANG-BARANG TERSEBUT, DAN TELAH TURUT AMBIL BAGIAN DALAM BEKERJA UNTUK MENATA TEMPAT USAHA TERSEBUT.
    NAMUN MENGAPA HANYA MENCURI BARANG BUKTI TERSEBUT YANG TIDAK TERLALU DIPERGUNAKAN DALAM TEMPAT USAHA YANG DI TKP TERSEBUT,
    NAMUN DALAM HAL TINDAK PIDANA PENCURIAN BARANG BUKTI TERSEBUT, TELAH TIDAK DILAKUKAN PENCURIANNYA SECARA SENDIRIAN?
    OLEH KARENA ITU PENEGAK HUKUM PERLU MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAKANNYA TERSEBUT DENGAN MELALUI ULAH TKP DEMI MENEMUKAN PARA PELAKU DAN DALANGNYA DAN MENINDAK SESUAI WAKTU TINDAK PIDANANYA.
    SAYA TIDAK MELAPORKAN PARA PEJABAT PENEGAK HUKUM YANG TELAH MEMPERMAINKAN SAYA SEBAGAIMANA YANG SAYA SAMPAIKAN YANG KETERANGANNYA DI BAWAH INI, NAMUN APABILA OKNUM-OKNUM YANG BERTUGAS TERSEBUT MEMANG TELAH MELANGGAR DISIPLIN TUGASNYA, BIARLAH PIHAK YANG BERWENANG YANG MENYELESAIKANNYA.
    DAN SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MERELAKAN DIRI UNTUK MENJADI SAKSI TENTANG PELANGGARAN DISIPLIN YANG TELAH DILAKUKAN MULAI OKNUM BUSER POLISI HINGGA PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI YANG BERAKIBAT KEPUTUSANANYA MENJADIKAN SAKSI KORBAN INI TIDAK AMAN, SEBAGAI BUKTI BAHWA BARANG-BARANG BUKTI YANG DIVONIS DI PN TERSEBUT, MASIH DIAMANKAN DI PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI SEBAGAI SUATU PERTANDA BAHWA KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI, KEJARI HINGGA PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI BELUM MENJALANKAN TUGASNYA DENGAN BENAR.
    DEMIKIANLAH SAKSI KORBAN INI MENGADUKAN APA YANG SAYA ALAMI KEPADA BAPAK PRESIDEN, SEMOGA DENGAN PENGADUAN SAYA INI, MAKA POLDA BALI LEBIH SEMANGAT DALAM MENJALANKAN TUGASNYA TANPA KOMPROMI DALAM MENINDAK PARA PELAKUNYA DENGAN MENYIDIK MULAI PERJALANAN BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN DI PN GIANYAR BALI, UNTUK DIPERTANYAKAN MENGAPA BARANG BUKTI MILIK SAKSI KORBAN ADA DI PN GINYAR BALI?
    DAN MENGAPA ADA DI KEJAKSAAN NEGERI GIANYAR BALI?
    DAN MENGAPA ADA DI POLSEK SUKAWATI? DAN SIAPA YANG TELAH MEMBAWA ADA DI POLSEK SUKAWATI?
    BAGAIMANA PELAKU PENGANIAYAAN SETELAH DI PENGADILAN BERUBAH MENJADI PELAKU PENCURIAN BARANG BUKTI TERSEBUT?
    SEMOGA MELALUI SEMUA KETERANGAN SAKSI KORBAN DAN BUKTI-BUKTI YANG TELAH SAKSI KORBAN BERIKAN KE PENYIDIK POLDA BALI, AGAR PROSESNYA SEGERA DITINDAK LANJUTI. SEBAB LAPORAN POLISI DI POLDA BALI SUDAH LEBIH DARI 3(TIGA) BULAN BERJALAN, YANG SUDAH SAYA PERJUANGKAN SELAMA 1(SATU) TAHUN DENGAN MENGADU KE POLDA BALI DAN KE PROVOS POLDA BALI, DAN TERNYATA TIDAK DILAYANI SEBAGAIMANA SEHARUSNYA, DAN PELAKUNYA MASIH MENGGANGGU SAKSI KORBAN, YANG DIDUGA UNTUK MEMBUAT SUATU PENGALIHAN PERHATIAN PERKARANYA SEBAGAIMANA YANG PERNAH TERJADI, SEBAGAI BUKTI ADANYA PERENCANAAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DAN PENGRUSAKAN TGL 7 NOPEMBER 2011, YANG DISUSUL ADANYA ANCAMAN BUSER POLISI YANG HENDAK MEMBAKAR GALERY RUKO TKP YANG DISEWA SAKSI KORBAN UNTUK TEMPAT USAHA, YANG KINI SAKSI KORBAN MENJADI TAKUT UNTUK BEKERJA, KARENA SAKSI KORBAN INI KWATIR DAN MERASA TIDAK AMAN DAN TIDAK BISA BEKERJA, KUATIR APABILA ADA BAGIAN PELAKUNYA YANG BELUM DIKETAHUI SAKSI KORBAN INI AKAN MENGANIAYA LAGI SEBAGAIAMAN PELAKU YANG TERVONIS YANG MASIH MENGINTIMIDASI DAN MENGANIAYA SAKSI KORBAN PADA BULAN JUNI 2012 YG LALU.
    KIRANYA BAPAK KEPALA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA MENOLONG SAYA SELAKU SAKSI KORBAN INI YANG SUDAH TIDAK BERNAI BEBAS KELUAR RUMAH, AKIBAT TAKUT DAN CEMAS TERHADAP OKNUM KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI DAN PARA PELAKUNYA YANG BELUM DITANGKAP TERSEBUT.
    SEMOGA BAPAK KAPOLRI BERBELAS KASIHAN KEPADA SAYA SELAKU SAKSI KORBAN INI.
    Bukankah dengan membiarkan saksi korban teraniaya dan terancam jiwa raganya telah menunjukkan perbuatan tindak pidana yang tidak bisa ditoleransi?
    Apakah yang lebih penting tentang perkara di negeri ini yang dilakukan oleh PENEGAK HUKUM selain MENOMOR SATUKAN KESELAMATAN JIWA RAGA korbannya sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia?
    Masih pantaskah perkara ini diputar balikkan lagi?
    Tidakkah nafas saksi korban ini sudah tinggal sedikit lagi?
    Demikianlah saksi korban menjerit dan menangis dan mengadukan persoalan ini kepada BAPAK KEPALA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA selaku wakil TUHAN yang kelihatan di NEGERI ini. KARENA saya selaku saksi korban hanya bisa berdoa, dan tidak akan pernah berhenti mengadukan dan menyampaikan persoalan saya kepada DIA TUHAN yang Maha Tinggi untuk membalas siapapun juga yang telah merusak baitNya ini dan yang telah turut menganiaya saksi korban hingga terungkapnya oleh Penegak Hukum tentang rencana dan motivasi para pelakunya dalam tindak pidana pencurian alat music drum tersebut.
    Demikianlah saksi korban menyampaikan curahan hati ini sebagai jeritan kepada penegak hukum di seluruh Pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia agar mendukung Team POLDA BALI menyelesaikan dengan benar tentang perkara ini, dan menindak para pelakunya tanpa kompromi, dengan menemukan pelakunya melalui ULAH TKP dengan sebuah rekontruksi dan mengungkap moticvasi tindakannya untuk menemukan dalang dan perekayasa dalam tindak pidana tersebut dan menemukan dalang perekayasa dalam pengalihan proses perkara yang SUKSES HINGGA KETUKAN PALU HAKIM PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI TERWUJUD TERSEBUT.
    Bapak KAPOLRI yang saya hormati, ijinkah saksi korban ini mengadukan pendapat dugaan persaan saksi korban ini sbb:
    Bukankah kecakapan perekayasa tindak pidana dan perekayasa pengalihan perkara yang sukses mempengaruhi kinerja penegakan hukum yang telah menangani perkara saya ini, yang mengakibatkan penggelapan keterangan adanya Penganiayaan terhadap saksi korban dan yang merekayasa adanya pengalihan waktu kejadian tindak pidananya, yang telah diproses sukses hingga Vonis pengadilan, yang KEPUTUSANNYA DIHORMATI SEMUA WARGA BANGSA INDONESIA INI, telah membuktikan KELEMAHAN DALAM BAGIAN OKNUM DI DALAM TUBUH Polri YANG PERLU DIPERHATIAKAN, SEHINGGA PARA BAPAK Polisi tidak mampu dipengaruhi oleh pelaku-pelaku tindak kejahatan dan tidak memberikan celah adanya pengaruh-pengaruh yang dapat merusak Citra kepolisian akibat oknum dan atau bagian pelaku tindak kejahatan yang diperkarakan mampu mempengaruhi Wibawa Hukum Polri karena lemah dengan kondisi, sehingga bisa dibohongi oleh orang-orang yang sesungguhnya menjadi bagian dari tindak pidana yang sedang diperkarakan tersebut.
    Dan barang bukti yang tidak diselidiki namun diperkarakan bisa mengakibatkan pemiliknya dipenjara karena dipermainkan oleh oknum yang bisa diajak bekerja sama dengan para pelakunya yang berniat jahat terhadap saksi korbannya ini.
    Dan mengapa POLDA Bali dan PROVOS POLDA Bali terkesan enggan mengungkap perkara ini, padahal ada bukti barang bukti tindak pidana yang masih diamanakn di PN Gianyar Bali, sebagai suatu tanda bukti bahwa Kepolisian yang menangani perkara tersebut belum benar menjalankan tugasnya dan belum diteliti serta belum diselidiki, namun justru ada oknum yang terlibat yang turut memuluskan perekayasaan dalam pengalihan waktu kejadian tersebut sehingga alasan pelakunya melakukan tindak pidana tersebut dianggap telah masuk akal dan benar.
    Dan bahkan Bapak Kapolsek Sukawati telah nekat melanjutkan proses memperkarakan barang bukti tersebut dengan tidak melibatkan secara aktif saksi pelapornya dan tanpa adanya saksi-saksi yang telah turut menyimpan barang bukti pencurian tersebut selama 45 hari, padahal saksi korban telah meminta Polda Bali untuk mendukung proses ini,
    Namun justru terlihat oleh saksi korban ini, bahwa ada seseorang yang seharusnya menyaksikan barang bukti tersebut, justru diberikan barang bukti alat angkutnya untuk dipinjam pakai oleh seseorang tersebut yang seharusnya menyaksiakn tindak pidana ini. Padahal barang bukti alat angkut berupa kendaraan mobil APV DK 1311 IF warna Silver tersebut masih dalam penyidikan kepolisian Polsek Sukawati, namun seseorang tersebut justru tidak dilibatkan menjadi saksi di Polsek Sukawati, padahal orang tersebut mengetahui barang bukti tersebut.
    Dan pada hari Senin siang tgl 27 Agustus 2012 yang lalu saat saksi korban menghadap Bapak Kapolsek di ruang kerjanya, dengan menanyakan tentang barang bukti yang masih di PN Gianyar Bali, justru beliau menyarankan agar saksi korban ini menguburkan perkara ini.
    Dengan menyampaikan bahwa kepolisian sudah selesai apabila perkaranya sudah dilimpahkan di Kejaksaan dan ke Pengadilan Negeri. Karena tugas Kepolisian hanya menggumpulkan bukti, sedangkan bukti-bukti tersebut mau dijadikan sayur lodeh atau nasi goreng tergantung kejaksaan dan pengadilan mengolahnya. Demikianlah yang saksi korban terima dari yang saya mohonkan kepada beliau saat saksi korban ini menghadap bersama teman saya pada hari tersebut.
    Inilah bukti dari hasil proses perkara yang membuktikan bahwa saksi korban ini tidak berharga sama sekali di hadapan para bapak polisi dibanding barang-barang yang diperkarakan, karena keselamatan saksi korbannya ini terabaikan dalam penegakan hukum ini.
    Dan pengalihan proses perkara yang menyakitkan tersebut telah dimulai oleh tindakan pelakunya dengan cara merusak gembok pintu belakang TKP setelah barang bukti di curi oleh pelakunya dari TKP.
    Canggih sekali pelakunya menglabuhi bapak Polisi sahabat Rakyat Indonesia yang saya cintai dan yang saya perlukan perlindungannya.
    Dan bukankah dengan campur tangan bagian oknum petugas dalam membuat rekayasa proses pengalihan perkara tersebut telah menyakiti saksi korbannya sampai hari ini.
    Apabila saksi korban ini dilecehkan masyarakat dan atau kelompok orang, saksi korban ini masih bisa bertahan, namun hal pelecehan perkara ini telah dilakukan oleh bagian oknum-oknum Kepolisian Polsek Sukawati yang seyogyanya melindungi saksi korban, namun justru mengancam dan mempermainkan dengan bukti hasil buku putusan Pengadilan Negri Gianyar tersebut di atas bersama barang bukti yang masih diamankan di PN tersebut.
    Dan pendapat saksi korban ini, bahwa sekalipun saksi korban ini habis semua asset usaha dan tidak bisa bekerja lagi dan tidak mampu lagi memenuhi kewajiban dalam mempertahan usahanya dan tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan anak-anak saya di Bali, karena terancam keselamatan jiwa raga dan usahanya, tetaplah perkara ini akan diproses dengan liku-liku lagi apabila saya tidak mengadukan ke bapak Presiden dan Bapak Kapolri sebagaimana surat pribadi yang saya sampaikan ini.
    Bukankah permainan dan rekayasa perkara adalah suatu tindak kejahatan tersembunyi yang ada di Pulau Bali, yang apabila tidak segera ditangani maka akan menjadikan Pulau Bali semakin tidak aman dan akan menambah saksi korban yang nasibnya sama sebagaimana nasib saksi korban Esther Pasri Alimentary ini.
    Karena ketinggalan satu pelaku menjadi duri dikemudian hari sebagai contoh pelaku yang tervonis yang mengakui sendiri, namun hidupnya kini menjadi depresi akibat menjadi pahlawan yang menyelamatkan para pelaku tindak kejahatan.
    Demikian juga apabila pelakunya ketinggalan akan mengakibatkan depresi saksi korban karena ada yang dijadikan alat untuk mengganggu kehidupan saksi korbannya ini sebagaimana tindakan berkelanjutan yang dilakukan pelaku yang tervonis terhadap saksi korban ini.
    Para saksi bisa saja sudah ada yang mati ataupun pindah alamat, namun BARANG BUKTI mampu berbicara dan mengungkap setiap motivasi tindakan para pelakunya.
    Demikianlah saya Esther Pasri Alimentary memohon seluruh penegak hukum yang saling berkaitan dari mulai POLSEK SUKAWATI, KEPOLISIAN TINGKAT RESORT DAN KEMUDIAN KEJAKSAAN DAN KE PENGADILAN NEGERI YANG TELAH MENANGANI, untuk membantu memberikan keterangan yang benar KEPADA POLDA BALI melalui team reskrim POLDA BALI yang dipimpin AKBP HARRY HARYADI. B Sik, M.Hum(KASUBDIT III) yang dijalankan proses penyidikannya oleh Bapak Komisaris Polisi I Gede Suta Astawa SH, dengan Bapak IPDA I Ketut Artika SH, bersama team penyidik, untuk penanganan lebih lanjut melalui LAPORAN POLISI NO. LP/85/IX/2012/BALI/SPKT tanggal 21 September 2012 yang telah turun ke TKP pada hari Sabtu tgl 1 Desember 2012 di lokasi tempat kejadian perkara PENCURIAN BB SEPERANGKAT ALAT MUSIC DRUM MERK HOLYROCK WARNA MERAH MAROON di Ruko El-Shaddai Gallery From U2U Pasifik Bali Global Jl. Raya Celuk Br.Cemenggaun Sukawati-Gianyar-Bali yang disebut dalam kronologi dakwaan jaksa Penuntut Umum tempat tersebut di namakan artshop Buddha, yang denah TKP nya saksi korban lampirkan.
    Terimakasih saksi korban persembahkan kepada seluruh Team SPKT Polda Bali, yang Ramah, indah dan Gagah yang telah berkenan melayani saksi korban ini pada saat Saksi Korban melakukan tindakan terakhir dalam upaya menghargai keselamatan jiwa raga saya, yang saya terima dari TUHAN, yang telah terancam dan tidak aman sejak adanya tindak pidana Pencurian yang dilaporkan oleh Bapak Yanny Ronny Surentu tgl 24 September 2011 yang kejadiannya tgl 23 September 2011, yang setelah ditangani Polsek Sukawati melalui sarana kejadian tindak pidana penganiayaan yang direncanakan direkayasa dengan bukti adanya oknum buser Polisi yang mengancam saksi korbannya ini, bahwa Oknum Buser tersebut hendak membakar Gallery tempat usaha yang sadang akan kami rintis untuk dimulai yang akhirnya terbengkelai dan staff karyawanpun menjadi gelisah kehilangan pekerjaan mereka, karena tidak jelasnya proses perkara tersebut di atas sebagai bukti bahwa barang-barang yang diperkarakan masih saksi korban amankan di pengadilan negeri Gianyar Bali, sebagai pertanda bahwa pihak kepolisian yang menangani perkara ini belum melakukan penyelidikan dan cara memprosesnya belum benar sesuai KUHP.
    Dan setelah saksi korban disambut di SPKT saat mengadukan untuk melapor, dan setelah di bagian dalam, saksi korban merasa di persulit untuk saya melaporkan keterlibatan seseorang yang sudah terbukti untuk menjadi jalan pertimbangan terakhir bagi saksi korban ini dalam mengungkap kejadian perkara PENCURIAN BB SEPERANGKAT ALAT MUSIC DRUM MERK HOLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT, YANG AKHIRNYA SAKSI KORBAN INI MENYATAKAN DIHADAPAN PARA BAPAK POLISI BAGIAN DALAM YANG BERTUGAS TERSEBUT DENGAN MENYAMPAIKAN DEMIKIAN:
    “GANTUNG SAYA DI PULAU BALI, APABILA SEMUA INSTANSI PENEGAK HUKUM MENGANGGAP PROSES PERKARA YANG MENGHASILKAN BUKU PUTUSAN TERSEBUT DENGAN BARANG BUKTI YANG MASIH DIAMANKAN SUDAH DIANGGAP SAH DAN BENAR.”
    KARENA KEJADIANNYA SAJA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011, MENGAPA DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM DAN VONISNYA DIBUAT KEJADIANNYA TGL 24 SEPTEMBER 2011?
    AKHIRNYA LAPORAN POLISI TERTANGGAL 21 SEPTEMBER 2012 HARI JUM’AT DENGAN BUKTI LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI TERWUJUD DAN SAKSI KORBAN TERIMA.
    YANG KEMUDIAN SAYA MEMBERIKAN BAP AWAL SEBUAH KETERANGAN SINGKAT TENTANG ADANYA BUNYI TELEVISI YANG TERDENGAR AMAT KERAS DARI SEJAK PETANG HINGGA MENJELANG TENGAH MALAM HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011, YANG DINYALAKAN OLEH ORANG YANG BELUM DIKETAHUI YANG PERLU DISELIDIKI DAN DITEMUKAN OLEH TEAM POLDA BALI YANG MENANGANI PERKARA INI MELALUI KESAKSIAN ORANG YANG NAMANYA TERCANTUM DALAM BUKU PUTUSAN YANG TERSEMBUNYI DARI PROSES PERKARA INI, YANG KEMUDIAN SAKSI KORBAN LAPORKAN TERSEBUT.
    MENGAPA HAL SEMUDAH INI, SAKSI KORBAN INI DIPERSULIT DAN TIDAK DIHARGAI KEAMANAN DAN KESELAMATAN JIWA RAGA SAYA INI.
    SAYA MOHON MAAF APABILA SAKSI KORBAN INI MENGADUKAN HAL SEBAGAIMANA SURAT PRIBADI INI, AKIBAT DERITA PANJANG YANG MENGHANTUI SAKSI KORBAN TENTANG ADANYA PENGANIAYAAN YANG MENYANGKUT KESELAMATAN JIWA SAKSI KORBAN TELAH DIGELAPKAN OLEH DAGIAN KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI YANG MENANGAI PERKARA SAKSI KORBAN INI.
    SAKSI KORBAN INI SANGAT MENCINTAI POLRI. DAN SAKSI KORBAN INI SANGAT HARU DAN BAHAGIA MENIKMATI TEAM SPKT POLDA BALI YANG INDAH DAN GAGAH DAN RAMAH.
    NAMUN DI DALAM GEDUNG UTAMA YANG PARA PETUGASNYA GAGAH DAN RAMAH TERSEBUT, SAKSI KORBAN MOHON UNTUK DIHORMATI DAN DIHARGAI KESUCIAN DAN KETULUSANNYA DALAM MENJALANKAN TUGAS PELAYANANNYA KEPADA MASYARAKAT YANG TELAH TERBUKTI MENYEJUKKAN HATI BAGI YANG KELUAR MASUK MELALUI PINTU GERBANG TERSEBUT.
    OLEH KARENA ITU, SAKSI KORBAN INI MEBGHARAPKAN AGAR BAGIAN DALAM DI DALAM GEDUNG PINTU GERBANG PENEGAKAN HUKUM TERSEBUT, PERLU MENGIMBANGI KEINDAHAN TEAM SPKT YANG TELAH BERTUGAS DENGAN BAIK DENGAN MELAYANI SETIAP LAPORAN YANG MASUK UNTUK DITINDAK LANJUTI DENGAN BENAR DAN PERLU MEMPERTIMBANGAKAN APAKAH PERKARA YANG PERLU DIUTAMAKAN DAN YANG MENYANGKUT KESELAMATAN JIWA RAGA MASYARAKATNYA.
    KARENA MATERI BISA DIUSAHAKAN KEMUDIAN, KORUPSI BISA DITINDAK LANJUTI, DAN KEBAKARAN ADA PETUGAS TERSENDIRI, NAMUN PERKARA JIWA RAGA BAGI SAKSI KORBAN TIDAK ADA YANG MAMPU MENGGANTIKANNYA.
    OLEH KARENA ITU SAKSI KORBAN MEMOHON BAGIAN DALAM GEDUNG POLDA BALI UNTUK MEMPERSIAPKAN DIRI MELANJUTKAN APA YANG TELAH TEAM SPKT JALANKAN DENGAN SEGENAP HATI DALAM MENJALANKAN TUGASNYA.
    MENGAPA SAKSI KORBAN SAMPAIKAN HAL DUKUNGAN PERBAIKAN STRUKTUR TERSEBUT, KARENA SAKSI KORBAN MEMPUNYAI BUKTI AKIBAT DERITA SAKSI KORBAN YANG SETAHUN TELAH MENGADU KE POLDA BALI DAN KE PROVOS POLDA BALI DENGAN BERBAGAI SURAT KETERANGAN DAN BUKTI-BUKTI TENTANG PERKARA INI NAMUN TIDAK DILAYANI, DAN BAHKAN SUDAH LEBIH DARI 3 BULAN LALU, SAKSI KORBAN TELAH MEMBUAT LAPORAN POLISI DENGAN TELAH MEMPERTARUHKAN JIWA RAGA SAKSI KORBAN INI, TERNYATA BELUM TERDENGAR PERKEMBANGAN PENYIDIKANNYA.
    ADA APA POLDA BALI DAN PROVOS POLDA BALI YANG TELAH MENGETAHUI HAL INI 1(SATU) TAHUN YANG LALU, TERHADAP POLSEK SUKAWATI, KEJARI DAN PN GIANYAR BALI YANG MENANGANI PERKARA INI TERSEBUT?
    SAKSI KORBAN MOHON BANTUAN PIHAK-PIHAK YANG MEMAHAMI PENDERITAAN SAKSI KORBAN INI UNTUK MEMBANTU DAN MENOLONG SAKSI KORBAN DENGAN TURUT MENDUKUNG POLDA BALI MENYELESAIKAN PERKARA INI DENGAN MENEMUKAN PARA PELAKUNYA DENGAN ULAH TKP DAN MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAK KEJAHATANNYA TERHADAP SAKSI KORBAN INI.
    SAYA SELAKU SAKSI KORBAN INI MEMOHON MAAF KEPADA SELURUH BANGSA INDONESIA DAN MEMOHON MAAF KEPADA SELURUH PENEGAK HUKUM APABILA KELANCANGAN SAKSI KORBAN DALAM BERSURAT PRIBADI INI TELAH KURANG TEPAT DAN KUARANG BERKENAN, TETAPI INILAH UPAYA SAKSI KORBAN DALAM WUJUD MENGHARGAI KESELAMATAN JIWA RAGA SAYA YANG TELAH SAYA TERIMA DARI TUHAN,
    NAMUN OLEH TEAM POLSEK SUKAWATI YANG MENANGANI PERKARA INI YANG DI PIMPIN LANGSUNG OLEH BAPAK KAPOLSEK PADA WAKTU PENANGANAN TERSEBUT, TELAH MELAKUKAN TINDAKAN PENGGELAPAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG TERJADI TERHADAP SAKSI KORBANNYA INI DENGAN CARA TIDAK MEMBERIKAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN SEBAGAIMANA LEMBARAN DAKWAAN TERLAMPIR YANG LOLOS HINGGA VONIS DENGAN TERBITAN buku putusan Pengadilan Negeri Gianyar Bali NO.09/PID.B/2012/PN.GIR TGL 13 PEBRUARI 2012.
    SAKSI KORBAN RELAKAN DIRI UNTUK MENJADI SAKSI ATAS SEMUA PERKARA YANG SAYA SAMPAIKAN INI, DENGAN APA YANG SAKSI KORBAN ALAMI DARI SEJAK HARI PENGANIAYAAN TGL 7 NOPEMBER 2011 HINGGA HARI PUTUSAN PN TERWUJUD, AKIBAT TINDAKAN-TINDAKAN TIDAK MENYENANGKAN YANG TELAH SAYA ALAMI SEBAGAI SAKSI KORBAN DI SEPANJANG PERJALANAN PROSES PERKARA INI.
    SEMOGA PENGALIHAN PERKARA INI ADALAH YANG TERKHIR DAN MASYARAKAT JANGAN JADI KORBAN LAGI OLEH BAPAK POLISI APABILA MELAPORKAN ADANYA TINDAK PIDANA YANG TERJADI DI MASYARAKAT SEBAGAIMANA YANG TERJADI DALAM LINGKUNGAN PEKERJAAN KAMI. KARENA RAKYAT MEMBUTUHKAN BAPAK POLISI SEBAGAIMANA SAYA YANG SENGSARA INI MASIH MEMBUTUHKAN PERLINDUNGAN BAPAK POLISI.
    SEKALIPUN SAYA SUDAH DIANIAYA DALAM PROSES PERKARA INI OLEH BAGIAN OKNUM POLSEK SUKAWATI YANG MENANGANI, NAMUN SAYA TETAP CINTA POLRI DAN SAYA DUKUNG KEHORMATANNYA.
    SAYA MEMAKLUMI APA YANG TELAH TERJADI, MUNGKIN INI MEMANG HARUS TERJADI.
    DEMIKIANLAH SURAT PRIBADI SAYA SELAKU SAKSI KORBAN INI, SAYA SAMPAIKAN KEPADA BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI BAHWA ADA SEORANG WANITA DI NEGERI INI, YANG HIDUP TERLUNTA-LUNTA, TERANCAM JIWANYA SEORANG DIRI AKIBAT TINDAKAN PENGALIHAN WAKTU KEJADIAN PERKARA YANG DILAKUKAN OLEH BAGIAN OKNUM POLSEK SUKAWATI, DAN AKIBAT DERITA ADANYA PENGGELAPAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN OLEH OKNUM-OLNUM DALAM POLSEK SUKAWATI SEBAGAI BUKTI BAHWA JIWA RAGA SAKSI KORBAN INI TIDAK BERHARGA KESELAMATAN JIWA RAGANYA,
    SEHINGGA VONIS PENGADILAN YANG TELAH TERJADI JUSTRU MENGAKIBATKAN SAKSI KORBAN TIDAK MAMPU BERBUAT APA-APA, DAN PARA SAKSI YANG ADALAH STAFF KAMI, KEHILANGAN PEKERKJAANNYA KARENA TKP YANG SEDANG KAMI MULAI UNTUK MENGELOLA USAHA, TELAH DIGANGGU PELAKUNYA DENGAN MENGADAKAN PENGANIAYAAN YANG TELAH TERENCANA DENGAN BERKONSPIRASI DENGAN OKNUM YANG BUKTINYA PENGANIAYAAN TERSEBUT HANYA DIPAKAI SARANA UNTUK MENGHANTAR PELAKUNYA UNTUK MENJALANKAN PROSES PENGALIHAN TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG TELAH DISKET WAKTU KEJADIANNYA DENGAN MENGUBAH FAKTA KEJADIAN YANG SEBENARNYA GUNA MENUTUPI PARA PELAKU YANG LAINNYA DAN MENUTUPI MOTIVASI TINDAK KEJAHATANNYA.
    SEMOGA BAPAK PRESIDEN BERKENAN ATAS PENGADUAN SAYA SELAKU SAKSI KORBAN YANG MENANTIKAN PERTOLONGAN PARA PIHAK PENEGAK HUKUM DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA DEMI TEGAKNYA KEBENARAN DALAM PERKARA INI.
    TERIMAKASIH DAN SALAM HORMAT KAMI,

    Esther Pasri Alimentary
    (Esther Pasri Alimentary adalah Saksi Korban AKIBAT tindak Pidana Pencurian dan Penganiayaan berencana yang berkelanjutan ditambah tindakan pelecehan dan penganiayaan dalam proses perkara melalui Penggelapan Perkara Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Team Kepolisian Polsek Sukawati dalam bentuk Permainan dan proses perkara beserta Pengalihan waktu kejadian PERKARAnya dalam tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan YANG TERJADI PADA Hari Jum’at 23 september 2011 yang ditandai adanya BUNYI TELLEVISI YANG TERDENGAR AMAT KERAS,
    Namun OLEH OKNUM TEAM POLSEK SUKAWATI, perkara tersebut disederhanakan proses perkaranya dengan suatu jebakan terhadap Saksi korbannya yang dikomandani oknum Bapak Kapolsek Kecamatan Sukawati, kabupaten Gianyar Bali, hingga keterangan akhir dari pelayanan beliau DISAAT SAKSI KORBAN MENGHADAP TERAKHIR KALINYA ditemani saksi saat DI KANTORNYA pada HARI SENIN tgl 27 Agustus 2012, yang meminta agar Saksi Korban menguburkan perkara tersebut,
    Oleh karena itu lebih baik Saksi Korban ini dikubur bersama barang bukti tersebut sebagai tanda bahwa DI PULAU BALI keselamatan jiwa raga warganya tidak terjamin oleh undang-undang dalam proses Perkara oleh para oknum pelaku penegak hukum sebagaimana oknum-oknum dalam jajaran POLDA BALI dan PROVOS POLDA BALI yang telah mendengar permasalahan ini dan menerima surat-surat permohonan saksi korban SELAMA LEBIH DARI 1(SATU) TAHUN, tetapi membiarkan begitu saja. Bahkan LAPORAN POLISI yang diterima POLDA BALI sudah 3 bulan yang lalu tidak segera ditindak lanjuti, yang berarti bahwa Jajaran POLDA BALI BERSAMA PROVOS POLDA BALI yang TELAH mengetahui masalah ini MELALUI SURAT PERMOHONAN-PERMOHONAN SAKSI KORBAN, TELAH membiarkan Saksi korban menderita dan mati pelan-pelan akibat Pelaku-Pelakunya tidak diamankan dan akibat Proses perkara yang divonis tidak menjamin rasa aman bagi Saksi Korban dan saksi-saksi yang hadir dalam sidang 26 Januari 2012 menjadi kehilangan pekerjaannya akibat tidak jelasnya proses perkara ini)
    Dan saksi korban ini pernah bersurat melalui email ke MABES POLRI dan Kompolnas tetapi jawabannya melalui suara telepon seorang laki-laki mungkin dari kepolisian dari Jakarta bahwa beliau Petugas di Jakarta tersebut menyampaikan bahwa, pihak Pimpinan POLRI belum melihat kesalahan dalam perkara ini, hal tersebut telah saksi korban terima melalui nomor Fleksi saya 0361-8008688 pada beberapa bulan yang lalu.
    Dan perkara ini juga sudah saya sampaikan ke LPSK pada bulan Oktober 2012 dan saksi korban menantikan perhatiannya.
    Oleh karena itu Bapak Kapolsek Sukawati dan BAPAK kepala kanit I yang telah menjalankan MEMIMPIN proses penyidikan perkara ini termasuk para Buser yang menanganinya, bersama BAPAK Jaksa Penuntut Umum yang menanda tangani Lembaran dakwaan rekayasa SEBELUM MELIHAT BARANG BUKTI dan TERSANGKANYA tersebut, bersama Team MAJELIS HAKIM yang telah menyelenggarakan sidang tgl 26 Januari 2012 dan yang memutus perkara ini dengan bukti buku putusan Pengadilan Negeri Gianyar Bali NO.09/PID.B/2012/PN.GIR, perlu mempertanggung jawabkan tentang barang bukti hasil tindak pidana PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN yang barang buktinya berupa 1(satu) set alat music drum warna merah maroon merk hollyrock yang diamankan di PENGADILAN NEGERI GIANYAR –BALI tersebut.
    Dan barang bukti tersebut telah dimohonkan oleh saksi korban untuk menyerahkan BARANG BUKTI TERSEBUT KE Polda Bali GUNA PENANGANAN PROSES PERKARA YANG BENAR SESUAI WAKTU KEJADIAN sebagaiman dalam laporan polisi terlampir dengan menindak para pelakunya tanpa kompromi termasuk pelaku perekayasa perkara dan pelaku perekayasa motif kejadiannya yang telah dilakukan untuk menglabuhi semua orang dengan cara ULAH TKP untuk memastikan tindak pidananya dan memastikan KEBENARAN PARA PELAKUNYA BERSAMA PARA OKNUM YANG TERLIBAT DALAM PROSES PERMAIANAN PERKARA INI)

    Tembusan Saksi Korban TUJUKAN KEPADA Yang Kami Hormati:
     Yang Kami Hormati BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA SELAKU BAPAK KEPALA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
     Yang Kami Hormati IBU NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
     Yang Kami Hormati BAPAK KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA
     Yang Kami Hormati BAPAK KEPALA STAF ANGKATAN UDARA
     Yang Kami Hormati BAPAK KEPALA STAF ANGKATAN LAUT
     Yang Kami Hormati BAPAK KEPALA STAF ANGKATAN DARAT
     Yang Kami Hormati BAPAK MENTERI KOORDINATOR POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN
     Yang Kami Hormati LEMBAGA TERTINGGI MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAR REPUBLIK INDONESIA
     Yang Kami Hormati DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
     Yang Kami Hormati KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI
     Yang Kami Hormati LEMBAGA PERLINDUNGAN SAKSI KORBAN (SAKSI KORBAN TELAH MEMBERIKAN LAPORAN KE INSTANSI INI DENGAN MEMEBERIKAN SEMUA SYARAT, PADA SAAT SETELAH MELAPORKAN KE POLDA BALI, ATAS SARAN DARI TEAM SPKT POLDA BALI NAMUN BELUM ADA KONFIRMASINYA)
     Yang Kami Hormati MABES POLRI
     Yang Kami Hormati KOMPOLNAS
     Yang Kami Hormati INDONESIA POLICE WATCH
     Yang Kami Hormati LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT
     Yang Kami Hormati LEMBAGA DAN ATAU INSTITUSI PENGAYOM MASYARAKAT
     Yang Kami Hormati MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA
     Yang Kami Hormati KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA
     Yang Kami Hormati BAPAK GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
     Yang Kami Hormati BAPAK GUBERNUR JAWA TENGAH
     Yang Kami Hormati BAPAK BUPATI KABUPATEN MAGELANG
     Yang Kami Hormati BAPAK GUBERNUR BALI
     Yang Kami Hormati BAPAK BUPATI BADUNG DENPASAR
     Yang Kami Hormati BAPAK WALI KOTA DENPASAR
     Yang Kami Hormati BAPAK BUPATI GIANYAR BALI KEJAKSAAN NEGERI DENPASAR BALI
     Yang Kami Hormati PENGADILAN TINGGI DENPASAR BALI
     Yang Kami Hormati KEJAKSAAN TINGGI DENPASAR BALI
     Yang Kami Hormati PENGADILAN NEGERI DENPASAR BALI KEJAKSAAN NEGERI DENPASAR BALI
     Yang Kami Hormati KEJAKSAAN NEGERI DENPASAR BALI
     Yang Kami Hormati KEPALA KEPOLISIAN DAERAH BALI
     Yang Kami Hormati KEPALA KEPOLISIAN RESORT GIANYAR BALI
     Yang Kami Hormati KECAMATAN SUKAWATI GIANYAR BALI
     Yang Kami Hormati KELURAHAN DAN KELIAN BANJAR CEMENGGAUN CO: BAPAK WIJANA
     Yang Kami Hormati KELURAHAN DAN KELIAN BANJAR KEBON KORI SEDAP MALAM
     Yang Kami Hormati KELURAHAN DAN KELIAN BANJAR PITIK PULAU BUNGIN DENPASAR

    Kata-kata bijak pidato Bung Karno
    Posted on 07/02/2011by Si pencari ilmu
    “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno)
    “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)
    “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno)
    “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno)
    “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)
    “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno
    “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)
    “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno)
    “Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali “. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno)
    “Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno)
    “Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : “Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”. ” Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya” (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno)
    “Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.” (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno)
    “Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong” (Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno)
    “Aku Lebih suka lukisan Samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, “Kadyo siniram wayu sewindu lawase” (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)
    “Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.” ( Sarinah, hlm 17/18 Bung Karno)

    • ESTHER ALIMENTARY mengatakan:

      HAL : PERMOHONAN GANTI RUGI AKIBAT PROSES PERKARA YANG TIDAK DITANGANI DENGAN BAIK OLEH INSTANSI KEPOLISIAN, DAN DISERTAI PERKOHONAN UNTUK DIUNGKAPNYA TINDAK PIDANA YANG MENJADI DASAR AKAR DARI SEMUA PERMASALAHAN DALAM LAPORAN POLISI LPB/201/IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI DALAM PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG KEJADIAN PENCURIANNYA HARI JUM’AT PETANG TGL 23 SEPTEMBER 2011 DENGAN SEGALA TANDA YANG ADA DI TKP YANG BARANG BUKTINYA MASIH DIAMANKAN DIPENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI UNTUK DIPROSES DI POLDA BALI MELALUI LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 POLDA BALI DEMI MENEMUKAN PARA PELAKUNYA YANG BELUM DIAMANKAN OLEH KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA.
      LAMPIRAN : 6 LEMBAR BUKTI PENTING DALAM PERKARA INI BESERTA KETERANGAN SINGKAT
      1. FOTO COPY BUKTI LAPORAN POLISI TENTANG PENCURIAN HARI JUM’AT PETANG TGL 23 SEPTEMBER 2011 LAPORAN POLISI LPB/201/ IX/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI
      2. FOTO COPY BUKTI LAPORAN POLISI TENTANG KEJADIAN PENGANIAYAAN SENIN SIANG 7 NOPEMBER 2011 LAPORAN POLISI LPB/237/ XI/2011/SEK.SUKAWATI-GIANYAR-BALI
      3. FOTO COPY HASIL PROSES PERKARA YANG CACAT HUKUM YANG DIVONIS PERKARANYA DALAM SIDANG TERSEMBUNYI YANG DIJAGA KETAT BANYAK POLISI PADA TANGGAL 13 PEBRUARI 2012 YANG DIKETUAI OLEH MAJELIS HAKIM IBU VIVIA SITANGGANG SH, YANG MENGHASILKAN BUKU PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI NO. NO.09/PID.B/2012/PN.GIR. ( YANG ISI SUBSTANSI DIDALAM BUKU PUTUSAN TERSEBUT BANYAK REKAYASA DAN TIDAK SESUAI FAKTA PERSIDANGAN DAN LEBIH BANYAK BOHONGNYA DENGAN MENGATASNAMAKAN SAKSI-SAKSI)
      4. FOTO COPY LEMBARAN DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM HASIL PRODUK KONSPIRASI ANTARA PIHAK KEPOLISIAN YANG DIKEPALAI KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA YANG DI DALAM MAKSUD DAKWAANNYA MENGANDUNG DUGAAN JEBAKAN DALAM PERENCANAAN UNTUK MENJEBLOSKAN SAKSI KORBAN MASUK PENJARA MELALUI PERMAINAN DALAM PERSIDANGAN, NAMUN GAGAL OLEH KARENA KUASA HUKUM TERDAKWA DICABUT KUASANYA OLEH KLIENNYA SENDIRI, DITAMBAH ADANYA PENGGELAPAN PERKARA ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR SESEORANG DIAMANKAN KEPOLISIAN, DAN DIDAKWAKAN SEBAGAI PELAKU PENCURIAN)
      5. FOTO COPY BUKTI KONSPIRASI POLSEK SUKAWATI DENGAN BAGIAN PELAKUNYA DALAM PINJAM PAKAI BARANG BUKTI KENDARAAN YANG MASIH DALAM STATUS PENYELIDIKAN KEPOLISIAN (HAL TERSEBUT SEBAGAI BUKTI BAHWA KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI MENGGELAPKAN PARA PELAKU TINDAK KEJAHATAN DALAM PENCURIAN BARANG BUKTI PENCURIAN ALAT MUSIC DRUM DALAM LAPORAN POLISI TERLAMPIR)
      6. FOTO COPY LAPORAN POLISI LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 POLDA BALI YANG SEHARUSNYA SUDAH DIPROSES DI PENGADILAN, NAMUN MASIH MANDEG, PADAHAL SUDAH 1,5 TH PROVOS POLDA BALI DAN POLDA BALI MENGETAHUI MASALAH PENGADUAN PENDERITAAN SAKSI KORBAN INI.
      NAMUN TERNYATA POLDA BALI TIDAK PUNYA HATI TERHADAP PERNDERITAAN SAKSI KORBAN INI YANG DIDUGA POLDA BALI MASIH MENUTUPI PARA INSTANSINYA YANG TERLIBAT DALAM PERMAINAN PROSES PENGALIHAN WAKTU KEJADIAN TINDAK PIDANA DAN PERMAINAN DALAM PENGGELAPAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN BERENCANA, YANG TELAH MENUNJUKKAN SUATU AWAL BUKTI BAGAIMANA BAPAK BUSER I KADEK SUARTIKA MENGANCAM SAKSI KORBAN SAAT DI TKP UNTUK MEMBUAT LAPORAN KEJADIAN DI TKP KE KANTOR POLISI SAAT KEJADIAN PENGANIAYAAN, YANG TERNYATA SAAT PENGANIAYAAN TERJADI TERSEBUT TELAH DITUNGGUI BAPAK BUSER TERSEBUT DI DEPAN RUKO TKP, YANG DIKETAHUI OLEH PARA STAFF YANG ADALAH SAKSI YANG HENDAK KELUAR PINTU SAMPING, DALAM UPAYA MENCARI PERLINDUNGAN BUAT SAKSI KORBAN YANG SEDANG DIANIAYA PELAKUNYA PADA HARI SENIN TGL 7 NOPEMBER 2011 TERLAMPIR.
      (ANCAMAN BAPAK BUSER TERSEBUT ADALAH BAHWA BAPAK BUSER I KADEK SUARTIKA AKAN MEMBAKAR GALERY TEMPAT USAHA YANG SAKSI KORBAN SEWA APABILA SAKSI KORBAN PENGANIAYAAN INI TIDAK MEMBUAT LAPORAN KE KANTOR POLISI, YANG KEMUDIAN SETELAH SAKSI KORBAN MENGANGGUK KEMUDIAN DISUSUL BANYAK POLISI MENDATANGI TKP DAN MENGAMBIL PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT YANG SETELAH DALAM SIDANG PERDANA 26 JANUARI 2012 DISELENGGARAKAN, PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT DISULAP MENJADI PELAKU PENCURIAN DRUM DENGAN MENDOMPLENG BARANG BUKTI BAJU DAGANGAN SAYA YANG TIDAK PERNAH DILAPORKAN KE KANTOR POLISI, NAMUN BARANG BAJU DAGANGAN TERSEBUT ADA DI KANTOR POLISI, DAN TERNYATA BARANG BAJU DAGANGAN SAKSI MILIK SAYA TERSEBUT, HANYA UNTUK DIPAKAI ALAT MENYERTAKAN BARANG BUKTI PENCURIAN ALAT MUSIC DRUM UNTUK DIBORONGKAN KEPADA PELAKU PENGANIAYAAN TERSEBUT, SEHINGGA PARA PELAKU PENCURIAN DRUM HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 BESERTA YANG TURUT MENYEMBUNYIKAN BARANG BUKTI DRUM TERSEBUT BELUM TERJAMAH OLEH PENEGAK HUKUM YANG BERAKIBAT SAKSI KORBAN BISA MENDERITA KESAKITAN BATIN AKIBAT PERMAINAN PROSES PERKARA INI, TIDAK MENJAMIN RASA AMAN BAGI SAKSI KORBANNYA UNTUK BERADA HIDUP DAN BEKERJA DI PULAU BALI))

      KEPDA YTH,

      KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA

      DENGAN HORMAT,

      Saya nama ESTHER PASRI ALIMENTARI, ALAMAT IDENTITAS JL.PULAU BUNGIN, BR.PITIK, PEDUNGAN DENPASAR BALI, dengan IDENTITAS, NO. 5171015408740008, AGAMA KRISTEN, TTL: KAB.MAGELANG, 14 AGUSTUS 1974,WIRASWASTA, dan telah berada di Bali selama 20th lebih.
      Alamat TINGGAL Jl. Sedap Malam III, Ratna 17 no.5, Denpasar-Bali. Telp. 0361-241561. HP. 087860997988
      Alamat TKP/TEMPAT KEJADIAN PERKARA fromU2U Pasifik Bali Global El-shaddai Gallery JI.RAYA CELUK(188), Br.Cemenggaun, Kelurahan Cemenggaun, Kec.Sukawati, Kab.Gianyar-Bali. (yang dalam lembaran dakwaan disebut Artshop Budda)

      Saya Esther Pasri Alimentary SELAKU saksi korban DALAM tindak pidana Pencurian dan Penganiayaan BERENCANA yang menghasilkan terbitan buku putusan Pengadilan Negeri Gianyar Bali NO.09/PID.B/2012/PN.GIR yang di tanda tangani oleh yang mulia ketua majelis hakim IBU VIVIA SITANGGANH SH, yang telah memutus perkara dengan vonis pada tanggal 13 PEBRUARI 2012,
       YANG MANA INTI DALAM PROSES PERKARA HINGGA VONIS SIDANGNYA ADALAH DALAM RANGKA MENYUKSESKAN KEHENDAK POLSEK SUKAWATI YANG DIKEPALAI KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA, DALAM MENCIPTAKAN SEBUAH PENGALIHAN KEJADIAN WAKTU TINDAK PIDANA PENCURIAN TERHADAP BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG KEJADIAN PENCURIANNYA HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011,
       DAN YANG KEMUDIAN DIPROSES OLEH BELIAU POLSEK SUKAWATI MENJADI HARI SABTU TGL 24 SEPTEMBER 2011 PUKUL 04.00 WITA, DENGAN DIMULAI KRONOLOGI PROSES PERKARANYA DARI TINDAKAN SEORANG SAKSI YANG MENCARI PENGEMUDI APV DK 1311 IF WARNA SILVER DI WAKTU SEKIRA PUKUL 02.00 WITA DALAM CUPLIKAN KETERANGAN DALAM BUKU PUTUSAN PN HALAMAN 11, YANG MANA SAKSI TERSEBUT DIGELAPKAN OLEH POLSEK SUKAWATI DALAM PROSES PERKARANYA, DEMI MENUTUPI PARA PELAKU YANG LAINNYA DAN MENUTUPI MOTIF TINDAK KEJAHATANNYA DALAM PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON HARI JUM’AT PETANG 23SEPTEMBER 2011, YANG DITANDAI ADANYA TELEVISI YANG TERDENGAR DINYALAKAN AMAT KERAS DI TKP BESERTA DITEMUKANNYA PINTU-PINTU YANG TERKUNCI DALAM RANGKA MENYAMBUT SAKSI KORBAN YANG SEDANG DIUPAYAKAN OLEH PENGEMUDI APV DL 1311 IF WARNA SILVER TERSEBUT, UNTUK SAKSI KORBAN BERADA DI TKP PADA SAAT KEJADIAN PENCURIAN TERSEBUT, NAMUN GAGAL KARENA TUHAN YANG MAHA ESA MASIH BERKENAN MELINDUNGI SAKSI KORBAN INI.

       MEMOHON PERHATIAN KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG SEGALA PENDERITAAN SAKSI KORBAN BESERTA KERUGIAN-KERUGIAN MORAL DAN MATERIAL YANG TERJADI AKIBAT PERMAINAN PROSES PERKARA YANG DIMOTORI OLEH KAPOLSEK SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR BALI BAPAK I MADE WITANAYA HINGGA PERMAINAN PROVOS POLDA BALI DAN POLDA BALI YANG TIDAK SEGERA TURUN TANGAN MENANGKAP PARA PELAKUNYA DENGAN MEMPROSES SESUAI WAKTU KEJADIANNYA DENGAN CARA ULAH TKP DEMI KEPASTIAN KEBENARAN PELAKUNYA DENGAN MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAKANNYA TERHADAP SAKSI KORBAN INI DALAM PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON YANG BARANG BUKTINYA MASIH DIAMANKAN DI PENGADILAN NEGERI GIANYAR BALI, AKIBAT BELUM BENARNYA PROSES PERKARA INI DARI MULAI DI TKP YANG DI AWALI OLEH TEAM POLSEK SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR BALI.

       BUKTI ADANYA KONSPIRASI ANTARA PELAKUNYA DENGAN PENYIDIK POLDA BALI ADALAH ADANYA PENYIDIK YANG SAKSI KORBAN INGATKAN DENGAN SMS UNTUK MEMPROSES LAPORAN SAYA DI POLDA BALI, DAN KEMUDIAN PENYIDIKNYA MENELPON SAKSI KORBAN INI, DAN KEMUDIAN SESAAT KEMUDIAN PELAKU YANG DIVONIS MENELPON SAKSI KORBAN PADA TGL 15 JANUARI 2013 SEKIRA PUKUL 12.53.

       DAN HAL TERSEBUT HANYALAH KETERANGAN BUKTI YANG KECIL YANG SAKSI KORBAN SAMPAIKAN INI UNTUK MEMBERIKAN BUKTI BAHWA SAMPAI HARI INI BAGIAN PELAKUNYA MASIH BERKONSPIRASI DENGAN PENYIDIK POLDA BALI DEMI MENUTUPI PELAKU-PELAKUNYA YANG MENCURI DRUM TERSEBUT.

       SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MEMOHON PERHATIANNYA UNTUK MENDAPAT GANTI RUGI DARI SEGALA AKIBAT YANG SAYA ALAMI YANG BERIMBAS KEPADA PARA PIHAK YANG BEKERJA SAMA DENGAN SAKSI KORBAN DALAM USAHA PEKERJAAN, YANG BERAKIBAT MATI SURINYA USAHA PEKERJAAN DI TKP, JL. RAYA CELUK BR.CEMENGGAUN, KECAMATAN SUKAWATI GIANYAR BALI, DAN BERIMBAS HILANGNYA PEKERJAAN PARA PEGAWAI DAN SAKSI-SAKSI HINGGA MENGAKIBATKAN PENDERITAAN BAGI ANAK-ANAK SAYA.
       SAYA MEMOHON KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA MEMULIHKAN KEADAAN SAKSI KORBAN INI, DEMI AMANNYA KEHIDUPAN SAKSI KORBAN BESERTA ANAK-ANAK SAYA UNTUK TINGGAL DI BALI DAN BERKERJA SEBAGAIMANA BIASANYA DENGAN PEMULIHAN SEBAGAIMANA SAAT SEBELUM ADANYA PROSES PERKARA YANG DIMOTORI OLEH POLSEK SUKAWATI GIANYAR BALI.

       OLEH KARENA KEDATANGAN BUSER POLSEK SUKAWATI YANG MENUNGGUI PELAKU PENGANIAYAAN DI TKP DAN MENGANCAM SAKSI KORBAN DI TKP YANG HENDAK MEMBAKAR TEMPAT USAHA SAKSI KORBAN INI MENJADI AWAL DERITA PANJANG SAMPAI HARI INI.

       DAN SAKSI KORBAN MEMOHON AGAR KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA MENYELESAIKAN PERKARA INI DENGAN BENAR UNTUK MENINDAK PARA PELAKU KEJAHATAN PENCURIAN BARANG BUKTI 1(SATU) SET DRUM MERK HOLLYROCK WARNA MERAH MAROON TERSEBUT, SESUAI WAKTU KEJADIAN DAN TANGGAL KEJADIAN DAN SESUAI APA YANG TERJADI DI TKP DENGAN MENEMUKAN DALANG DAN PEREKAYA PERMAINAN PERKARA DARI MULAI DIRUSAKNYA GEMBOK PINTU BELAKANG TKP PADAHAL BARANG BUKTI DRUM NYA TELAH BERHASIL DICURI, NAMUN MENGAPA HARUS MERUSAK GEMBOK PINTU BELAKANG LAGI UNTUK MENGLABUHI ORANG.

       DAN MENGAPA BARANG BAJU DAGANGAN YANG TIDAK ADA LAPORAN POLISINYA DIBAWA KE KANTOR POLISI UNTUK MENGLABUHI ORANG LAIN AGAR MENGIMAJINASIKAN BAHWA PENCURI DRUM ADALAH SEORANG PEKERJA SAYA SEORANG DIRI YANG MENYIMPAN BARANG DAGANGAN SAYA TERSEBUT.

       DAN MENGAPA POLSEK SUKAWATI TURUT ANDIL DALAM PERMAINAN JAHAT INI.

       SEMOGA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA JAYA DAN SENTOSA OLEH KARENA BERANI BERTINDAK TEGAS TERHADAP PARA PELAKU PELANGGAR HUKUM DAN MENINDAK PARA PRAJURITNYA YANG TIDAK DISIPLIN DAN YANG MELANGGAR HUKUM DENGAN BUKTI MENYEMBUNYIKAN PARA PELAKU KEJAHATAN DI PULAU BALI SEBAGAI BUKTI BAHWA POLDA BALI DAN PROVOS POLDA BALI MEMBIARKAN PARA PELAKU KEJAHATAN BERKELIARAN DI PULAU BALI DENGAN BUKTI LAPORAN POLISI YANG SUDAH 4 BULAN TIDAK SEGERA DITINDAK LANJUTI PADAHAL SAYA SELAKU SAKSI KORBAN MENDERITA HINGGA HARI INI, DAN ANAK-ANAK SAYA PERLU MENDAPATKAN KEHIDUPAN YANG LAYAK UNTUK BEAYA SEKOLAH DAN MAKAN MEREKA DARI IBUNYA INI.
       MOHON PERIKSA JUGA BAPAK KAPOLDA BALI YANG BERTUGAS MULAI PADA BULAN DESEMBER 2011 HINGGA BULAN DESEMBER 2012 BESERTA JAJARANNYA YANG MENGETAHUI PERMASALAHAN INI YANG TENTUNYA TELAH MEMBACA SURAT-SURAT YANG SAKSI KORBAN INI SAMPAIKAN KE POLDA BALI MELALUI SPKT DAN JUGA MELALUI KANTOR RESKRIM POLDA BALI, NAMUN TERNYATA PUJI-PUJIAN YANG SAKSI KORBAN SAMPAIKAN DAN PERMOHONANNYA DIBIARKAN SAJA BAGAIKAN SAMPAH, SEBAGAIMANA KAPOLSEK SUKAWATI BAPAK I MADE WITANAYA YANG MENJADIKAN SAKSI KORBAN TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG YANG DIPERKARAKAN OLEH KARENA TINDAKAN BELIAU MENYEMBUNYIKAN KETERANGAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN SESEORANG DIAMANKAN KEPOLISIAN DAN KEMUDIAN DIDAKWAKAN SEBAGAI PELAKU PENCURIAN.

       YANG MANA DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM TERLAMPIR ADALAH SUATU BUKTI KONSPIRASI POLSEK SUKAWATI BERSAMA KEJAKSAAN MELALUI JAKSA PENUNTUT UMUM DALAM DUGAAN RENCANA MENJEBLOSKAN SAKSI KORBAN KE PENJARA, AGAR SAKSI KORBAN KENA PASAL MENUNUH. PADAHAL SAKSI KORBAN TIDAK MENGETAHUI SIAPA PENCURI DRUM HARI JUM’AT TGL 23 SEPTEMBER 2011 TERSEBUT.

       SEORANG YANG DIKATEGORIKAN ORANG MENGATAKAN SEORANG PELACUR, MASIH BERHARGA DAN MENDAPAT BAYARAN TENTUNYA, TETAPI SAYA SELAKU SAKSI KORBAN INI SEORANG DIRI TELAH TERANIAYA DALAM KELOMPOK PENJAHAT MUSUH NEGARA,

       DITAMBAH DIPERMAINAKAN DALAM PROSES PERKARA OLEH KEPOLISIAN POLSEK SUKAWATI, BAPAK JAKSA DAN HAKIM-HAKIMNYA YANG MENANGANI, HINGGA TERBITNYA BUKU PUTUSAN YANG MENGGELAPKAN ADANYA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR SESEORANG DIAMANKAN KEPOLISIAN DAN DIDAKWAKAN DAN MENJADI PELAKU PENCURIAN TERSEBUT.
      DALAM HAL PERBUATAN PARA OKNUM-OKNUM TERSEBUT DIATAS, MAKA SAKSI KORBAN INI MENGALAMI PENDERITAAN BERKEPANJANGAN, OLEH KARENA DIRI SAKSI KORBAN INI TELAH TIDAK BERHARGA DI BANDING BARANG-BARANG MILIK SAKSI KORBAN YANG DIPERKARAKAN, OLEH KARENA TINDAKAN PARA OKNUM DARI POLSEK SUKAWATI HINGGA HAKIM PN GINAYAR BALI TURUT MENYEMBUNYIKAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENJADI DASAR ALASAN PELAKUNYA DIDAKWAKAN TERSEBUT. YANG KINI BARANG BUKTI YANG DIPERKARAKAN MASIH DIAMANKAN DI PENGADILAN NEGERI GINAYAR BALI, YANG SUDAH DILAPORKAN KE POLDA BALI 4 BULAN LALU SECARA RESMI NAMUN BELUM DITINDAK PELAKU-PELKUNYA.
      APABILA SAKSI KORBAN INI SUDAH TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG YANG DIPERKARAKAN, TENTU SAKSI KORBAN INI JUGA TIDAK BERHARGA DIMATA SESAMA WARGANYA.
      KARENA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA MELALUI POLSEK SUKAWATI DAN POLDA BALI MEMBIARKAN SAKSI KORBAN INI TIDAK BERHARGA DIBANDING BARANG-BARANG MILIKNYA HINGGA SAMPAI SUATU HASIL BUKTI BUKU PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GINAYAR BALI.
      BAHKAN IBU NI KOMANG KUSUMASARI YANG SAYA KETAHUI IBU KEPALA PROVOS POLDA BALI, TELAH TIDAK MENGHARGAI JERIT TANGIS SAKSI KORBAN INI, BAHKAN SAAT SAKSI KORBAN TEMUI TERAKHIRNYA JUSTRU MENUNJUKKAN MENGEMAS MEJANYA UNTUK MENINGGALKAN SAKSI KORBAN INI SAAT MENGHADAP BELIAU.
      OLEH KARENA ITU, SAKSI KORBAN RELA DIGANTUNG DI PULAU BALI SEBAGAI BUKTI BAHWA TIDAK ADA PENEGAKAN HUKUM DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA KHUSUSNYA DI PULAU BALI, APABILA KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA TIDAK MENINDAK PARA PELAKU PENEGAK HUKUM YANG MELANGGAR DISIPLIN DAN SUMPAH JABATAN, DENGAN MENDORONG POLDA BALI UNTUK SEGERA MEMPROSES LAPORAN POLISI YANG SAKSI KORBAN LAPORKAN DALAM LP/85/IX/2012/BALI/SPKT POLDA BALI 21 SEPTEMBER 2012 UNTUK MENEMUKAN PARA PELAKUNYA MELALUI ULAH TKP DAN MENGUNGKAP MOTIVASI TINDAK KEJAHTANNYA.
      SEMOGA SERUAN SAKSI KORBAN INI MEMBERIKAN SUMBANG SIH BAGI KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA YANG TELAH MENJADI PINTU GERBANG INDAH DALAM PENEGAKAN HUKUM KEADILAN DAN KEBENARAN BAGI KESEJAHTERAAN RAKYAT DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.
      DENPASAR 22 JANUARI 2013
      SALAM HORMAT KAMI,

      ESTHER PASRI ALIMENTARY

      TEMBUSAN:
       YANG KAMI HORMATI SEMUA INSTANSI PENEGAK HUKUM
       DAN YANG KAMI HORMAYTI PENGAYOM MASYARKAT
      1. DAN SAUDARA SAUDARIKU UNTUK BERKENAN MENOLONG SAKSI KORBAN INI DEMI TEGAKNYA HUKUM KEADILAN DAN KEBENARAN DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA,
      DENGAN ALASAN KARENA SAKSI KORBAN MEMBUTUHKAN KEPASTIAN HUKUM SEBAGAI WARGA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA SEBAGAIMANA LOGO JAMINAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA BAHWA MASYARAKAT MEMPEROLEH KEPASTIAN HUKUM.

      • mydrum mengatakan:

        Tuhan Hakim seluruh dunia
        biarlah gunung-gung dan bukit-bukit bersoeak sorai mengagungkan kebesaran dan kedahsyatanNya, apabila umat manusia melupakan jalan kebenaran dan keadilan yang menjadi tumpuan kakiNya.

    • mydrum mengatakan:

      God will help u baby

      • hamba allah mengatakan:

        suami ku jadi sesat pada agama tidak mau membayar cicilan mobil, kami hidup dengan barang yang tidak berkah, dan sekarang jdi jongos supir, karena hutang budi

  33. twetunusy mengatakan:

    Ini pendapat yang agak berharga

  34. boy mengatakan:

    gampang biar ngga repot jangan ngutang,masih untung leasing mau percaya ngasih utangan.harusnya di syukuri

  35. haris mengatakan:

    saya punya masalah dengan Bank BTPN, kredit saya macet tiga bulan jaminan sepeda motor MEGAPRO thn. 2007 jml pinjaman 50 jt sudah terbayar 2 tahun krg 1 tahun, sisa pokok 22 juta, denda dll. 12 jt. sedangkan saya sudah tidak punya apa2. trus dari BTPN suruh menjual motor (10jtan) ditambah cari uang lagi 6.5jt jadi saya total harus melunasi 16,5. adakah saran tuk saya? apa yng harus saya lakukan?. saya penginnya motor ditarik lunas. tapi bank tetap minta tambahan. diberi waktu smp tgl 25-12-2012. kalau saya tidak bisa mau diserahkan kantor pusat trus nanti katanya yang nagih DEPT COLLECTOR sejumlah seluruh tunggakan saya.

  36. dewi mengatakan:

    Saya adalah korban leasing. Sdh 2 bln mobil saya disita oleh salah satu leasing yg ada di indonesia. Mobil saya di tarik oleh aleh collector leasing. Setelah pelelangan saya masih dipaksa harus melunasi hutang sisa y. Karena hasil pelelangan tdk cukup utk menutup hutang saya kata orng leasing tersebut. Sedangkan saya sendiri tdk diundang saat pelelangan dan tdk tau menahu mslh pelelangan mobil saya tersebut. Namun tiba2 stlh seminggu pelelangan leasing trsebut melayangkan surat kepada saya,bahwa saya masih harus melunasi sisa hutang klo tdk maka akan ada penyitaan akhir november ini. Dan dlm surat tersebut mereka mencantumkan pasal 1131 kitab undang2 perdata dan menyebutkan bunyi pasal tersebut. Utk itu mohon bantuan y apa yg harus saya lakukan. Terimakasih

  37. teguh w mengatakan:

    Berjuanglah dan suarakan lembaga perlindungan konsumen ke rakyat kecil yang tertindas akibat praktek perbankan yang menerapkan praktek penindasan, diskriminasi dan feodalisme peninggalan penjajah, ayo suarakan sampai titik darah penghabisan merdeka …………

  38. Sylvi mengatakan:

    Mohon informasi, apakah LBH yang menawarkan solusi penyelesaian kredit macet itu legal dan benar? makasi

  39. harrydermawan mengatakan:

    Saya mohon bantuannya..
    Saya nasabah bank.
    Saya merasa ditipu oleh oknum bank.
    Pada saat kredit mobil, bank menyatakan mobil built up tsb telah lengkap Form A dan Faktur namun kenyataanya tidak ada. Saya mencurigai oknum bank punya hubungan dekat dengan pihak penjual. Akhitnya saya tidak bisa berbuat terhadap dari mobil yang saya beli karena saya tidak bisa menjual kembali karena tidak ada yang berani membeli, karena diduga mobil bodong. Terakhir pihak bank mau menarik mobil tersebut.
    Mohon bantuannya
    Mohon hubungi saya ke no 081275254010

  40. syukri ali mengatakan:

    saya konsumen yg mobil cold diesel sy dirampas pihak mandiri tunas finece.dia mlakukan eKSEKUSI tmpa memenuhi prosedur yg berlaku,bagai mana cara saya bisa mendapat ganti rugi.!tks pak.

  41. Piasaulu mengatakan:

    Pro dan Kontra dalam menangani hukum masalah kreditur dan debitur, ada hal positif dari semua pihak namun diminta untuk setiap colector dapat bersikap lebih tenang dan tidak arogansi dalam melakukan tugas, karena sikap pemaksaan dalam urusan hutang adalah melanggar HAM Debitur, dan untuk debitur sebaiknya, melakukan perlunasan, dan jika tidak bisa cari solusi terbaik dengan pihak kreditur, dan untuk pihak kreditur jangan langsung main kirim colector sampai meminta kenderaan di tengah jalan itukan tidak lazim, bukan sikap yang baik. sebaiknya lakukan sounding terlebih dahulu dengan pihak – pihak debitur, surat peringatan itu perlu, dan beri waktu bagi debitur untuk melakukan perlunasan bukan dipaksa untuk menyerahkan, saling mengertilah, kosumen lemah itu yang harus dibantu, finance sudah kaya untuk apa dibantu. Konsumen bandel dan kaya itu yang harus di paksa dan dikasi pengertian, terkadang ada hal yang memaksa debitur sendiri harus menunggak pembayaran hingga beberapa bulan kedepan, jangan dipaksa untuk menyerahkan cari solusi terbaik, jika masih ada itikad baik untuk membayar untuk apa harus di paksa menyerahkan. mohon di pahami lagi bagi setiap kreditur dan colector.

    • komando mengatakan:

      mohon pencerahan

      saya konsumen yang merasa dirugikan oleh pihak adira
      kebetulan saya kredit mobil selama 3 tahun dan saya sudah membayar kewajiban selama 1 tahun,
      dalam perjalananya usaha saya mengalami kegagalan usaha, untuk itu saya berusaha mencari uang agar
      tetap bisa membayar kredit dengan mendatangi keluarga yang kebetulan tempatnya dipedalaman
      kalimantan yang tidak ada sinyal telphon. trus mobil kreditan saya titipkan dengan adik saya yang
      ada dikota supaya mobil itu bisa dimanfaatkan untuk usaha. namun usaha yang dilakukan ternyata
      tidak mencukupi untuk membayar kredit, sehingga menunggak selama 2 bulan lalu pihak adira
      menyita mobil dari tangan adik saya tanpa memberikan surat pemberitahuan kepada saya selaku
      konsumen. dan sekarang mobil sudah berada ditangan adira selama 1 bulan.

      masalah ini saya ceritakan dengan KOMNAS PKPU, beliau bilang akan bisa mengeluarkan mobil dari
      adira ketangan saya bila ada niat bayar, saya bilang saya berniat membayar. lalu saya menyiapkan uang
      untuk membayar angsuran kreditdan dan bersama KOMNAS PKPU ke adira, jawaban pihak adira, mobil
      sudah tidak milik konsumen lagi dan akan dilelang karena sekarang sudah telat 3 bulan.

      jujur saya sangat kecewa dengan pihak adira dan juga pihak KOMNAS PKPU yang berjanji pasti bisa
      mengeluarkan mobil, saya juga mengeluarkan biaya transport untuk KOMNAS PKPU dalam
      mendampingi senilai 2jt, dan hasilnya NIHIL. trus dari KOMNAS PKPU menyarankan untuk lanjut
      kepengadilan dengan gambaran kasus ini bisa dimenangkan mobil bisa kembali dan juga bisa
      mendapat uang ganti rugi,,,dengan catatan semua biaya proses pengadilan ditanggung saya total
      biaya sampai selesai dipengadilan 43jt, dan untuk tingakat pertama pengadilan harus membayar 1jt.
      karena mendapat gambaran bisa menang dipengadilan saya menyanggupi melanjutkan kasus, lalu
      KOMNAS PKPU sy kasih DP 1jt

      Saat ini Pikiran saya sedang bimbang benarkah demikian???
      setelah membaca komentar di web ini makin bingung karena pro dan kontra terhadap kehadiran
      sepak terjang KOMNAS PKPU
      sebelum saya melangkah lebih jauh,,,mohon pencerahanyanya????
      supaya saya tidak jatuh dantertimpa tangga

      trimakasih

      salam dari kalimantan

      • komando mengatakan:

        ralat uang proses pengadilan tingkat pertama biayanya 5 juta dan saya baru membayar 1 juta

      • By. Dayak Bersatu memberantas Hutang Piutang dan perampasan hak mengatakan:

        sabar dan tetap yakin akan hak konsumen..,utang piutang wajib dibayar namun semua ada solusi dan prosedur yang masih bisa dijadikan jalan keluar agar tidak merugikan semua pihak….ini bisa diselesaikan melalui pra peradilan maupun pengadilan melalui proses mediasi…….debt collector bukan pemilik perusahaan pendanaan,cuma orang sewaan/suruhan yang juga mencari makan dengan menerima upah…..sekali anda sudah sudah mempercayai komnas pk-pu untuk menangani itu,anda harus yakin hal itu bisa diperjuangkan untuk mencari kepastian hukum melindungi konsumen….

      • KOMNAS PKPU mengatakan:

        Segala sesuatunya sudah kita jalankan sesuai prosedur yang ada , manakala dr phk adira blum bisa melepaskan unitnya !!! Jadi adira tidak tahu prosedur hukum yang berlaku apapun alasannya YanG Berhak adalah Pihak Pengadilan !!!
        Mengenai kecewa soal komnas PKPU saya pikir di koreksi kembali !!!
        Dengan adaNYa kita menggugat di pengadilan Kebenaran dan Kepastian hukumnya biar jelas

        BIAR tidak salah pengertian ,
        HORMAT KAMI KOMNAS PKPU

  42. Achmad alQuthfby SH, MH mengatakan:

    Lontong Balap mengatakan:
    Jumsi, kl sampean ditipu, itu urasan pribadi anda. Hutang ya tetap dibayar, nggak dibayar ya dieksekusi. BERES khan, makanya kalau ngutang itu dipikir, jgn kl ada tawaran pinjem duit, main saut aja. Mikir pki otak, sadari kemampuan bayar, perhitungkan dulu bisnis sampean itu kl kolaps bagaimana.ketika dalam masa berhutang. Kl semua sudah dipikir masak-masak, baru ambil keputusan, ya atau tidak berhutang.
    Jgn stlh sampean putusin Ya berhutang, gak bs bayar trs gak mau dieksekusi, itu namanya mau menang sendiri. Trs lari ke PK PU, trs ngegugat, sampean diminta duit sama PK PU 10 jt, PK PU bikin gugatan, yg buat Ansyori yang kgk lulus SMP. Ya mna bs menang….. Tny sama PK PU, gugatan mereka mana yang menang….? NGGAK ADA, jawabannya.

    ———————————————-
    Sebetulnya setiap konsumen itu sifatnya hanya memohon kredit kepada finance. Jadi, yang paling berperan adalah si finance sendiri. Jika sudah tahu bahwa si konsumen tidak layak utk mendapatkn hutang, lha kenapa oleh finance masih dicairkan?. Apa yg dilakukan finance dg tidak menerapkan prosedur survey yg benar adalah pintu gerbang dari wanprestasi. Yg perlu mikir itu surveyornya. Apabila konsumen mendapat dana, berarti konsumen dianggap mampu utk berhutang. Kalo Komnas PKPU meminta duit 10 juta, maka itu memang hal yg wajar. Karena Komnas PKPU bukan lembaga Pemerintah, dan juga bukan profit oriented. Masalah gugatan itu siapapun mampu membuat. Saya yg bukan advokat pun mampu, asal kita mau belajar. Seperti halnya Gus Dur yang tidak tamat kuliah pun mampu menjadi Presiden RI. Albert Einstein, James Watt, Newton, dll pun tdk pernah mendapat ijazah formal dalam bidang keilmuannya. Tp apakah mereka tdk mampu??? Sekolah itu tdk menjadikan jaminan org itu psti pinter. Karena pada intinya, belajar itu tdk selalu dibangku kuliah/sekolah, tp dmn saja. Menang dan kalah itu biasa diPengadilan. Gugatan yg sama juga pernah menang, ketika Adira digugat, SMS finance digugat, tp kebetulan saja gugatann yg menang itu tidak dibuat oleh Komnas PKPU. Saya pribadi menilai gugatan Komnas PKPU itu sdh bagus, posita petitumnya telah tepat. Tinggal dibuktikan dalam replik, pembuktian, dan kesimpulan. Biarlah hakim yg mulia yg akan menilainya. Didaerah saya, utk hanya buat gugatan itu pun anak ga lulus SD pun bisa. Karena pada akhirnya, perbedaan antara Advokat dg non Advokat hanyalah terletak pada izin beracaranya. Jangankan Anshory, pengacara yg tukang gugat dan selalu menang melawan perusahaan2 besar itu pun gugatannya jg pernah di NO.

    • Lontong Balap mengatakan:

      Ansyori sama Gus Dur itu beda jauh, ibarat bumi dan langit….
      Kalau Gus Dur sekalipun nggak pernah lulus kuliah, beliau tahu diri dgn nggak pernah pakai title dibelakang namanya….lha Anysori nggak pernah sekolah SMA apalagi nggak pernah kuliah berani pakai nama S.H. dibelakang namanya…..itu namanya penyesatan…..

      coba 1 aja, kasus yang dimenangkan PK PU, silahkan dipublish…..

      bg konsumen yg mau minta perlindungan atau apalah namanya, jangan percaya kalau ada orang yg berani terang-terangan menjanjikan kemenangan di pengadilan. kalau ada orang yang berani menjanjikan kemenangan, sadarlah itu adalah awal anda terjebak pd jebakan batman, duit habis, gigit jari alias ngaplo.

      • Samut .W mengatakan:

        OOOooo dasar lontong…..
        sepedaku mau ditarik sama leasing aja gak bisa – bisa, lha wong saya preman backingnya PKPU, kl berani tlp saya, kl ketemu saya pasti langsung saya keroyok….!!! hehehehe………. siapa berani sama saya? tapi kemarin saya lagi berbaik hati…. sepeda saya, saya kembalikan ke dealer secara sukarela, buat contoh gitu, kl anggota komnas ga mau curang. Heeehehehe

  43. sveif mengatakan:

    Om dan tante saya ngambil kredit senilai Rp. 20 jt melalui Bank BTPN cabang Sungguminasa Gowa, dibulan ke 9 tante saya kena musibah dan terlambat 3 hari untuk mengangsur. Kemudian terjadilah teror dan intimidasi, telepon terus menerus, bahkan ada petugas Bank yang datang ke rumah beliau dan tidak mau pulang kecuali membayar angsuran atau menanda tangani sebuah surat yg katanya surat penyitaan rumah.

    Dihari keempat angsuran dilunasi dgn bantuan dari keluarga. Sayang beliau tidak melaporkan kejadian ini karna kurangnya informasi dan sosialisasi.

  44. ahmad rizal mengatakan:

    Assalamualiakum pa saya mau nanya……yang saya alamin….awalnya saya membeli rumah menggunakan kpr di bank syariah setelah berjalan setahun lebih saya beli mobil dengan dp 70% lewat bank syariah yang sama…setelah berjalan setahun tak disangka2 usaha sy ada yang ngebobol akhirnya sy mengalami kerugian dengan kt lain usaha sy tersebut gag ky dlu lg karena modal sy pd wktu itu abs digondol orang dan sy melaporkanya ke bank syariah dan bank syariah pun berjanji akan membantu…tp kenyataan nya tidak sama sekali sampe akhirnya sy tidak bs menyicil rumah selama dua kali akan tetapi untuk mobil sih lancar mengingat cicilanya kan kecil nah berjaklan dua bulan krna sy nggabisa nyicil kpr di syariah tersebut akhirnya kepala kerdit bilang jesayta pa siap2 z rumah sama mobil akan disita dngn alasan klo rumahnya lakunya dibawah pinjaman maka mobil jg kena imbasnya? makanya saya heran ko du perjanjian kontrak yang berbeda tujauan dan tgl thn tanpa ada keterikatan satu sama lain ko bisa berpengaruh dngn alsan msh satu bank?sy mohon pencerahaan dri bapak2 apa yg hrs sy lakukan mengingat tidaj ada keterikatan antara dua kontrak tersebut……sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas saran dan bantuan bapa

  45. rulli mengatakan:

    saya mau bertanya,kalo saya sudah membayar DP motor melalui showroom dan kendaraan telah di tangan akan tetapi stnk dan plat nomor yg merupakan kewajiban dealer belum diberikan,dengan alasan showroom belum membayarkan,bagaimana ya pa bagus nya???

    • Lontong Balap mengatakan:

      tuntut si showroomnya untuk melakukan pelunasan kepada dealer. kl tetep dableg baru bisa dikenakan uu perlindungan konsumen….

  46. begolu mengatakan:

    LSM apaan, membela yg gak bayar begitu? pake alasan perlindungan konsumen, ujung2nya minta duit juga ke leasing. kalau anda mau pake otak anda, coba dilihat bagaimana sulitnya para collector harus menagih debitur yg ingkar janji dalam pembayaran. Anda pikir mereka robot yg gak punya keluarga? debitur kalau tidak mau berhutang. semoga saja UU tentang LSM dan Ormas cepat terbit, biar LSM tolol kayak kalian cepat musnah dari bumi indonesia.

    • By. Dayak Bersatu memberantas Hutang Piutang mengatakan:

      Sesuai dengan Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor : 8 Tahun 2011, Tentang Eksekusi Jaminan Fiduasia tgl, 22 Juni 2011. “Eksekusi Kendaraan di Jalanan yg dilakukan oleh DEBT COLELECTOR yg Mendapat tugas dari Lembaga Pembiayaan (Lembaga Utang) sudah tidak di perbolehkan SECARA TEGAS.dan dapat dilaporkan ke kantor kepolisian terdekatnya dengan pasal PERAMPASAN PAKSA……

  47. NASABAH DANAMON CIREBON KECEWA mengatakan:

    saya sudah bilang setiap hari kalau saya sedang mengusahakan,saya akui memang saya punya hutang dan lalai untuk membayar,tapi saya pinya itikad baik untuk melunasi,toh saya selama 3 tahun terahir masih nyicil walaupun ada tunggakan dan tidak tepat waktu.yang bikin saya jengkel para COLECTOR selalu mengintimidasi keluarga saya,seperti kemarin tanggal 26-07-2012 COLECTOR datang kerumah saya entah ini ancaman atau apa saya tidak tau pasti?si COLECTOR bilang ke ponakan saya yang masih berumur 15 tahun ” siap2 saja nanti jangan kaget ” sambil si COLECTOR memfoto seluruh luar rumah,dan tidak berselang lama kepala cabang dari bank danamon menelfon saya sambil bilang bila tidak mencicil bulan ini pihak bank akan melelang rumah (agunan) dalam waktu 1-2 bulan.saya benar2 sudah habis kesabaran walaupun posisi saya salah punya hutang,saya benar2 punya niatan untuk membayar hutang saya,selama ini saya mencicil seperti tidak di hargai oleh pihak bank yang bikin saya kecewa,bila sudah di beri cicilan mereka selalu minta tambah dengan alasan denda harian yang kenakan blm denda bunga,jadi cicilan saya sebagian besar masuk ke denda setelah saya sadari kalau begitu kapan saya bisa nyicil hutang saya.saya masih ingat masa malam tahun baru colector datang ke rumah untuk nagih padahal 2 minggu sebelumnya saya sudah bayar cicilan sebesar 6.000.000 dan denda sekitar Rp 1.200.000 jadi total 8.800.000 .
    yang bikin saya kesel itu mereka datang kerumah bukan jam kerja .
    bulan januari mencicil lagi 5.500.000,bulan maret 2.500.000 dan bulan july 2.500.000.saya benar2 seperti tidak di hargai oleh pihak bank danamon selama ini saya mencicil walaupun ada tunggakan,saya sudah habis ke sabaran bila beso2 ada colector yang masih mengintimidasi saya dan keluarga saya,saya bakal bikin perhitungan dg colector,say benar2 sudah sakit hati oleh tindakan colector selama ini.

    *saya mau tanya juga prosedur dan prosesnya bila AGUNAN di limpahkan ke badan penyitaan negara itu seperti apa?

    terimakasih angel atas informasi dan sarannya.

  48. NASABAH DANAMON CIREBON YANG KECEWA mengatakan:

    mohon bantuan’y dari KPPU
    saya nasabah bank danamon yang memiliki angsuran selama 4 thn…
    skrg sudah tahun 2 tahun lebih saya memasuki masa angsuran..
    yang ingin saya adukan adalah?
    1* di tahun pertama saya sudah mengangsur sekitar 17.000.000_;
    2* di tahun ke_2 saya sudah mengangsur sekitar 15.000.000_;
    3*di tahun ke_3 saya sudah mengangsur sekitar 12.000.000 sampai bulan July 2012..
    memang dalam kurun waktu 3 tahun saya tidak selalu tepat waktu dalam pembayaran,tapi saya masih ada itikad baik untuk mencicil walaupun saya menunggak sekitar 9-10 bulan,tapi tunggakan saya itu adalah tunggakan yang di akumulasi dari tahun pertama sampai sekarang.
    2 tahun terahir setiap hari saya selalu di teror oleh collector yang selalu berganti-ganti orang’y,banyak cacian dan makian yang setiap hari saya terima,malah ada “colector’ yang pernah berucap mending sy mati saja biar dapat asuransi dan bebas dr hutang bank.
    itu cuma contoh kecil teror dan ancaman yang sy terima selama 2 tahun terahir dari ‘collector’ bank danamon.
    pernah saking kalut’y saya punya pikiran pengen bakar hidup2 tuh ‘collector’ yang yang setiap hari teror saya terus,mereka selalu mengancam saya akan menyita rumah saya malah yang terahir ada SMS yang mengaku akan membeli rumah melalui perantara bank danamon.
    yang jadi masalah setiap saya mencicil yang wajib di bayar itu denda’nya bukan pokoknya belum termasuk bungan dan denda harianjadi apa mungkin selama ini angsuran saya cuma masuk untuk denda harian?bukannya yang wajib saya bayar itu pokok dulu beserta denda?
    pihak bank tidak pernah memberi solusi kepada saya malah yang ada tiap hari selalu teror saya dan semua keluarga saya sampai kakek,ponakan,bibi dan adik2 saya yang masih kecil pun di teror.
    saya minta solusi dari Pihak KP PU sebaiknya seperti apa jalan keluarnya?
    yang saya takutkan adalah bila tiap hari saya dan keluarga saya di teror terus menerus, saya takut saya kalap dan melakukan tindak kriminal.
    mohon bantuannya

    • angel of justice mengatakan:

      sdr di cirebon..hilangkan pikiran untuk bertindak anarkhi.yg ada malah penderitaan dan rasa malu berkepanjangan buat keluarga anda.dan itu sama sekali tdk menyelesaikan masalah.kalau mslh telp. ganti aja no-nya(hp).kalau telp. rmh non aktifkan saja alias cabut aja(drpd jantungan hehehe).kalau teror…nah ini sdh msk ranah pidana mulai dr psl 310,311,368 (ttg penghinaan dan pengancaman) psl 335(ttg perbuatan tdk menyenangkan).dan krn msk delik aduan..sgr laporkan aja oknum yg anda ketahui identitasnya dg jelas.sekali lg anda berhak melakukan pengusiran atas tamu yg tdk bersikap sopan di rumah anda.jual-beli rmh tdk dpt dilakukan scr sepihak tanpa ada persetujuan dr anda sbg pemilik rmh.kemudian lakukan mediasi dg pihak bank dalam hal ini sebaiknya pimpinan cab.dmn anda berhutang.ajak beberapa saksi.lebih baik lg bila saksi itu paham akan mslh hkm.shg bs membantu dlm proses negosiasi.bila itupun gagal tetap byr hutang scr mencicil…sabar aja..lambat laun bank pasti akan memberikan solusi krn bank pun ada tenggat waktunya.kalau mslh penyitaan baca jawaban sy utk sdr sutanto….be patient to be a winner:DDD

  49. nasabah danamon kuningan mengatakan:

    mohon bantuan

  50. sutanto dwi prayoga mengatakan:

    saya nasabah bank Danamon Sya masih sanggup bayar walau hanya nyicil tapi pihak bank mengharuskan dibayar lunas. saya pinjam uang untuk beli rumah dan sudah 6bulan ini saya gak bisa bayar tapi saya sudah bilang kalo rumah yg saya beli dari hasil pinjam mau saya jual tapi pihak bank gak mau maunya mau menyita jaminan, memang yang untuk jaminan punya orang tua padahal saya masih sanggup nyicil walaupun gak full mohon bantuannya dan langkah apa yang harus saya ambil

    • angel of justice mengatakan:

      sdr sutanto,anda tdk usah ragu teruskan saja mencicil walau hanya 1% dr nilai angsuran(sambil berikhtiar menjual rmh tsb).tapi bayarlah di kantor bank danamon terdekat.sekali lagi jgn pada debt collector baik katanya dr internal bank ataupun dr out sourching.dan bila pihak bank dalam hal ini ingin melakukan penyitaan,suruhlah menunjukan bukti adanya akta pemberian hak tanggungan.bacalah scr seksama bilamana tanggalnya melebihi 3 bln(dg asumsi tanah blm terdaftar,sdg bagi tanah yg sdh terdaftar malah hanya 1 bln)dari masa anda menandatangani surat perjanjian hutang,yg didalamnya tentu tertera surat pembebanan hak tanggungan,maka itu berarti akta tersebut batal demi hukum.artinya akta itu tak berlaku dan artinya perjanjian itu hanya perjanjian di bawah tangan.dmn tdk dpt dipergunakan untuk meng-eksekusi rumah ortu anda.yg ada dia hanya dpt memperkarakan anda scr perdata.dan dlm pengadilan perdata selama ada itikad baik dr debitur maka penyitaan tak mungkin terjadi.kemudian akta resmi pasti didahului irah2″DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA” .selain itu pasti aspal:D dan jgn lupa utk tidak sembarang menandatangani suatu dokumen sblm anda membacanya scr seksama.(peringatkan pula ortu anda sbg pemilik rmh yg dijaminkan itu).oya bila pun akta nya asli proses penjualan rmh jg harus melalui mekanisme pelelangan oleh balai lelang negara.bkn oleh pihak bank.dari usaha dan itikad baik anda itu insya allah bank akan menawarkan tahapan2 spt yg sy tulis utk sdr hidayah.Jd hutang itu pasti akan lunas,cuma butuh waktu lbh lama.Tetap hdp dg tenang dan sabar.jgn lupa trs berdoa agar di beri kemudahan rejeki dr-NYA:DDD

    • sutanto mengatakan:

      terimakasih atas balasannya terus apakah saya harus konfirmasi langsung kebank untuk mempertanyakan hal ini. dan yg harus pertama saya pertanyakan apa mohon dibantu agar tidak rancu dalam saya menyanggah hal ini ke bank terimakasih

      • angel of justice mengatakan:

        anda tidak perlu lagi konfirmasi atau menyanggah yg terjadi nanti hanya debat kusir berkepanjangan krn perbedaan kepentingan.so tetaplah anda mencicil dan berusaha menjual rumah anda.pihak bankpun jg punya tenggat waktu.tp jangan lupa bekali diri dan ortu anda no telp.unit kepolisian yg berwenang dlm hal penanganan adanya tindak pidana(unit reskrim),misalnya dia mengusir alias merampas paksa rumah ortu anda,melakukan pemukulan atau tindakan anarkhi lain(segera telpun mrk untuk meminta bantuan).krn ingat bukti otentik itu seyogyanya hrs diketahui dan dipahami oleh para pihak yg berseteru.jd salinannya bs anda minta manakala ada kepolisian sbg penengahnya.

  51. angel of justice mengatakan:

    hidayah,dalam perbankan sebenarnya terdapat suatu tahapan dimana ada suatu upaya penyelamatan kredit melalui 3 cara yaitu penjadwalan kembali(rescheduling),persyaratan kembali(reconditioning),penataan kembali(restructuring)..dan bila itu tidak berhasil baru pihak bank membuat program penghapusan kredit macet(hapus buku dan hapus tagih).tapi hal itu tentu hanya disosialisasikan dalam tubuh intern bank.dari ket.anda jelas anda telah melakukan tahap awal yaitu negosiasi walaupun gagal.tapi jangan kecil hati coba proses selanjutnya yaitu mediasi dimana anda minta tolong pada saudara,teman yang mengerti hukum untuk menengahi persoalan yang terjadi antar anda dan bank sehingga mendapat rekonsiliasi..sembari anda tetap mencicil pokoknya dulu.kalau tdk bs 3 ya 1 aja dulu..kalaupun itu tidak bs bayar sekemampuan anda misal 1/3,or1/2 dari angsuran perbulannya..sembari anda hitung bila klop 1 angsuran.untuk peruntukan bulan apa angsuran tersebut.tidak usah memikirkan dendanya dulu!(perhitungan denda di akhir jatuh tempo pinjaman) karena hal itu tidak berpengaruh pada anda.tapi jelas berpengaruh pada debt collector,atau surveyor bank tersebut akan kelangsungan pekerjaan mereka.manakala anda terus melakukan pembayaran.maka motor anda tidak bisa disita dengan seenaknya.bila ada yg mau merampas baik di rumah ataupun di jalan.minta tolonglah pada orang2 yg ada di seputar anda.pertahankan sekuat tenaga.jgn sampai tersita oleh mrk.krn urusannya akan semakin ruwet.kemudian bila jaminannya motor jelas yg bs disita hanyalah motor.jadi ancaman akan penyitaan rumah itu jelas adalah suatu hal yang mustahil.dan untuk menghadapi orang semacam itu bersikap tenang sajalah.syukur2 anda bisa menyiapkan alat perekam suara sblm menemuinya.lebih bagus lg bila ada videonya.krn walaupun rekaman itu bukan alat bukti yg sah di persidangan.tp pd penyidikan di kepolisian akan dpt diperlihatkan adanya itikad yg tdk baik dr si debt collector or siapapun dr pihak bank itu. pengenaan pasal2 sampah ttg perbuatan tdk menyenangkan (psl 335 ayat 1 kuhp) bila tindakan itu di luar rmh anda, pasal memasuki halaman org lain tanpa ijin (psl 167 kuhp) bila di dalam rmh anda akan cukup efektif dalam menghadapi orang2 tersebut.kesimpulannya tidak usah kalut,tetap berusaha sambil berdoa agar rejeki lancar mengalir.sehingga hutang pun akan segera terbayar lunas:D

  52. hidayah mengatakan:

    saya punya hutang di mandiri dan sudah nunggak 3 bulan karena usaha saya bangkrut. saya mencoba minta keringanan tapi yang saya dapat makian dan cercaan. bahkan ancaman dari dept collectornya. mau menyita rumah saya. saya heran, yang saya agunkan motor bukan rumah, rumah masih kpr btn.saya bilang, walau dicekik sekalipun saya tidak bisa membayar. usaha meminjam lagi untuk bayr mandiri sudah saya lakukan, bahkan menjual barang2 saya, tapi belum laku2. tapi mandiri tidak mau tahu. apa yg harus saya lakukan. mohon petunjuk.

  53. angel of justice mengatakan:

    cari tau siapa namanya dan saksi2 yang mengetahuinya..laporkan saja sebagai tindak pidana memasuki halaman orang lain tanpa ijin dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan.pelajari lagi isi perjajnjian itu,konsultasikan pada orang yg mengerti hukum.cari tau juga apakah akad kreditnya telah didaftarkan pada pengadilan negri setempat.pelelangan tidak semudah itu terjadi harus melalui tahapan2 tertentu.jangan sembarangan menanda-tangani suatu dokumen.baca dulu secara mendetil kalo perlu minta tempo,even itu satu hari lamanya dalam membaca.jangan takut akan segala macam bentuk intimidasi.kalau perlu bila sikap mereka arogan usir mereka atau berteriak rampok..maling dan sejenisnya.itu hak anda untuk menerima tamu yang bersikap sopan…yang terakhir berusahalah mencicil sedikit demi sedikit..kalo tidak bisa setiap hari ya minggu atau bulan walaupun itu tidak memenuhi jumlah angsuran pada bulan itu…yang penting asasnya adalah itikad baik dari anda pak jumsi:D dan sekali lagi bayar cicilan langsung pada bank nya jgn pada debt collector nya agar tidak ada celah untuk dipermainkan…..

    • S . Wibisono Debt Collector mengatakan:

      Banyak omong loe angel, kelihatannya loe ratu utang ya, licin banget loe, perasaan gue tagih loe ngumpet di WC, kadang – kadang loe pasang anak loe buat bohong, parah loe angel. Kuburanmu ntar mledak, akibat dosa- dosamu..!!!

  54. joko mengatakan:

    ada yg ga lulus smp …horeeeeeeeee

  55. Moch. Arifin (Kepanjen) mengatakan:

    komnaspkpu@yahoo.co.id

    • prof coll ato BEDEBT mengatakan:

      hee monyet sing enak iku gak kakean pasal gk kakean cangkem…..
      gak usah dadi pahlawan gak usah sok dadi bajingan…
      lakar gk iso mbayar,,,di PATAS ae….
      wong internal leasing ae yo doyan patasan…gk CH ne.gk CC ne….
      LPKSM atau LSM ATO APALAH namanya itu…ojok dadi sok pahlawan…
      mbelani debitur….gawe golek duwek keuntungan pribadi….

  56. Khofy alQuthfby SH, MH mengatakan:

    Untuk mas Lontong Balap:
    Sebenarnya jika Bank memang bertujuan/targetnya ingin memakmurkan masyarakat BUKAN mempunyai target SITA JAMINAN maka tidak akan pernah mengeksekusi jaminan milik konsumen. Masalah keputusan berhutang maka itu terserah kepada pribadi calon debitur. Debitur hanya bersifat memohon bantuan pinjaman, di beri dan tidak itu adalah ranahnya kreditur.

    Apa benar Moch Anshori ga lulus SMP? Artinya beliau hanya berijazah SD? Mohon tunjukkan bukti bahwa tuduhan anda itu valid bukan sbuah fitnah???
    Lantas apa korelasinya dengan gugatan? Adakah yang buat gugatan itu di syaratkan harus lulus fakultas Hukum?
    Masalah menang dan tidak itu adalah ending dari sebuah perjuangan. Dan perjuangan tidak mensyaratkan sebuah hasil sesuai keinginan kita, sebaliknya perjuangan mensyaratkan sebuah proses. Gugatan kalah itu mah biasa mas. Sekarang saya tanya: Adakah keputusan BHT yang menyatakan bahwa gugatan Komnas PKPU itu kalah?
    Coba aja anda menggugat sendiri juga, dan kasih kabar kepada kami jika anda berhasil menang!.

    • Lontong Balap mengatakan:

      Khofy alQuthfby SH, MH

      Apa benar Moch Anshori ga lulus SMP? Artinya beliau hanya berijazah SD? Mohon tunjukkan bukti bahwa tuduhan anda itu valid bukan sbuah fitnah???
      ==========
      Ha.ha.ha. minta data tuh sama Polres Malang, soal Ansyori mereka punya banyak catatan, termasuk riwayat pendidikan.

      Khofy alQuthfby SH, MH :

      Lantas apa korelasinya dengan gugatan? Adakah yang buat gugatan itu di syaratkan harus lulus fakultas Hukum?
      Masalah menang dan tidak itu adalah ending dari sebuah perjuangan. Dan perjuangan tidak mensyaratkan sebuah hasil sesuai keinginan kita, sebaliknya perjuangan mensyaratkan sebuah proses. Gugatan kalah itu mah biasa mas. Sekarang saya tanya: Adakah keputusan BHT yang menyatakan bahwa gugatan Komnas PKPU itu kalah?
      Coba aja anda menggugat sendiri juga, dan kasih kabar kepada kami jika anda berhasil menang!
      ===========
      Modus LPKSM PK PU,
      1. PK PU cari debitur yg kolaps yg punya jaminan mobil, kebingungan, tawarin gugat finance, janjikan menang 2 milyar krn anggap melanggar UU Perlindungan Konsumen;
      2. Debitur terkesima, bayar PK PU utk gugat finance, besarannya atr 5 – 10 jt. Katanya buat biaya sidang dan bayar pengacara;
      3. Ansyori yg gak lulus SMP bikin gugatan, caranya buka komputer di kantor PK PU, dalil-dalil gugatan yang lalu lalu diganti nama penggugatnya, jumlah DP, jumlah angsuran, jenis barang jaminan, habis sls bikin gugatan, pengacaranya disuruh tanda-tangan;
      4. Ansyori suruh anak buahnya yg lain daftarin gugatan ke PN;
      5. Pengacaranya lalu bersidang, pengacaranya cuman kurir ksh replik, ksh bukti surat. Nggak paham persoalan;

      —– smp disini, finance nggak peduli, tetep datangin debitur —-

      6. debitur kebingungan krn msh kuasai kendaraan, hbugungi PK PU, dinasehati sm PK PU spy mobilnya dibawa sama PK PU, trs digadaikan. Uangnya dibagi bareng debitur, dana lainnya buat dana operasional PK PU. Kl debitur tdk mau, PK PU nasehati supaya disembunyikan dgn berbagai macam cara, slh satunya ganti plat nomor dgn kendaraan sejenis.
      7. gugatan PK PU ujung-unjungnya kalah, PK PU th kalau PASTI kalah, supaya kesannya ‘berjuang’ dan mengulur-ulur waktu ajukan banding, bahkan kasasi.

      modus ini lalu diikuti olh banyak oknum lpksm-lpksm, slh satunya di kediri. Ada org namanya Sawung kemana-mana pakai Grand Livina punya finance Niaga. Grand Livinanya jg macet di Niaga Finance trs ditarik ada masalah dijadikan BB di Polres Kediri. Wkt jd BB di Polres Kediri, Sawung dan gerombolannya NEKAD ngerusak kunci grand livina lalu dibawa keluar dari polres kediri. Bsknya, Kapolres dan anak buahnya, tangkap Sawung dan BBnya.

      he.he.he. finance2 sdh th modus PK PU dan gerombolannya… trmsk Ansyori yg deal-dealan sm eksternal wkt mau tarik motor yg dipakai anak perempuannya yg cuma bayar 3 bln. Yg ngajari ya Ansyori.

      termasuk namanya Frans Lutfi yg ngaku-ngaku advokat tp bkn advokat ngegugat OTTO Sby, pki nama yayasan apa gitu dan pakai nomor daftar PK PU. Ya diketawain org, bukan advokat kok berani terima kuasa dan ngaku advokat. GEBLEK namanya.

      OTTO 1 minggu lalu jg narik di Sby, mobil APV a.n. debitur Catur (pekerjaan PNS) yg jd anggota PK PU dan gugat OTTO. Mobilnya digadaikan Catur. Oknum PNS tukang gadai, jd apa negara ini.

      intinya, alasan-alasan gugat dgn dalil spt itu, sampai njengking juga bakalan nggak menang. Suruh tuh CEO, Direktur Eksekutif PK PU yg gak lulus mikir dalil baru. bisa nggak !!

    • Iban Harun mengatakan:

      Kalau memang lotong balap itu Ksatria, harusnya buka identitas anda. Semua tentang Komnas PKPU adalah jelas, Direkturnya, anggotanya juga alamatnya. Nah…. lontong balap itu siapa? kan begitu. Yang hanya berani ngomong dibelakang itu hanya pengecut, dan pengecut itu seharusnya tidak tercipta ibarat barang itu sebuah produk gagal yang semestinya tidak TERCIPTA.

  57. Solih Rw mengatakan:

    Janji = Utang = Harus dibayar ???? itu yang diajarkan Nabi Muhammad SAW,,,
    Artinya kalau punya utang harus dibayar.

    Bukan punya Utang, terus janji-janji mulu sma Collector mau bayar utang, tapi realitanya ga bayar-bayar, terus ngadu minta perlindungan,,,,

    Didunia pengen dilindungi sama lembaga, Diakhirat juga belum tentu dilindungin gan,,,,,

    Intinya adalah hiduplah apa adanya, gak usah sok kaya padahal boleh ngutang,,,, udah di sita Nangis/sedih/kecewa/,,,,, Manusia gak punya mutu.

    • hay monyet koreng orang goblog lu ga berpendidikan,mau aja jadi anjingnya lembaga perkreditan,pikir lu pake otak kalau lu itu lagi di manfaatin ana kapitali

      • S . Wibisono Debt Collector mengatakan:

        Anjing lu ga punya otak, kl ngga mampu ya jangan kredit, mending kaya nenek moyangku, lebih baik sabar dan menabung, dari pada ngutang gak mau bayar, kl ga bisa bayar ngomong aja, potong kemaluanmu, malu – maluin laki2 ga bisa cari duit aja, alih2 cari untung..!!! kalau utang BAYAR….!!!!! BAYAR aja tepat waktu itu aja lebih terhormat.

  58. sumardi mengatakan:

    Sy sngat setuju dg apa yg di lakukan sm komnas ham pkpu ini.memang lembaga finance hrs di kasih pelajaran & perlawanan biar mrk tdk seenakanya melakukan tindakan trgolong premanisme.

  59. epin mengatakan:

    Asslmkm,,pak saya mau tanya dimana kantor komnas PU di pekanbaru riau pak,,?

    • Lontong Balap mengatakan:

      gak ush belajar sama PK PU bikin lpksm, kecuali mau jd tukang gadai dan cari untuk nggak sehat. Mending belajar sama YLKI.

  60. Regal debt collector mengatakan:

    1. pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan : Kelemahannya terdapat pada status kendaraan, dimana dalam pasal tersebut dinyatakan “sebagian atau seluruhnya milik orang lain”. Hal ini tidak terpenuhi mengingat kendaraan tersebut adalah 100% milik konsumen, sebagaimana dibuktikan dengan BPKB atas nama konsumen. Jika dirunut kembali, maka pembelian konsumen adalah lunas 100% kepada deler/ showroom. Sedangkan terkait dengan kekurangan uangnya, konsumen hutang kepada Finance.
    2. pasal 35 dan 36 Undang-undang no 42 tahun 1999 tentang fidusia: kelemahanya terdapat pada proses perjanjian lahirnya jaminan fidusia. Seharusnya setiap perjanjian tersebut dibuat dengan notariil untuk kemudian didaftarkan kepada kantor hukum dan Ham untuk mendapatkan sertifikat jaminan fidusia. Kesalahan yang dilakukan finance adalah perjanjian tersebut dibuat dibawah tangan sehingga tidak dapat didaftarkan, untuk mendapatkan sertifikat jaminan fidusia. Kalaupun ada maka akte notariil tersebut dibuat dengan kuasa dari konsumen. Hal ini jelas-jelas melanggar pasal 18 Undang-undang No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

    Menyadari kelemahan tersebut, seringkali Polisi tidak bisa berbuat banyak. Hal yang seringkali dilakukan adalah memanggil konsumen, memeriksa dan menuangkan dalam BAP, sedangkan terkait dengan kendaraan biasanya konsumen diminta untuk menyerahkan secara sukarela, bukan melakukan penyitaan sesuai prosedur yang memerlukan penetapan/ persetujuan Pengadilan Negeri.

    • Konsumen Yang Patuh mengatakan:

      Kalau gak paham gak usah sok memaparkan pasal demi pasal. hanya org bodoh yang mengatakan pembiayaan dibuat di bawah tangan dan tidak bisa didaftarkan fidusianya, bodoh dan bodoh…..komnas PK-PU juga harusnya berpikir, jangan hanyak hak konsumen saja yang diperjuangkan, tp pikirkan juga kewajiban yang harus dijalankan.

      Ketika berbicara soal HAK maka KEWAJIBAN tidak dapat ditinggalkan karena hak dan kewajiban merupakan satu kesatuan dalam sebuah keseimbangan. Pak Komnas….jangan hak saja yang dituntut tp KEWAJIBAN juga wajib dipenuhi.

      Jangan suka cari-cari kesalahan, yang harus Pak Komnas sadari, tidak akan muncul sengketa antara Konsumen dan pelaku usaha, apabila perjanjian yang dibuat dijalankan secara bersama-sama. Ingat Pak Komnas, dalam kitab Undang-Undang Perdata sudah jelas dikatakan “Perjanjian Mengikat bagaikan Undang-undang Bagi Kedua Belah Pihak” kalau gak salah Pasal 1338 KUHPdt.

      Trus mengenai surat edaran kapolri mengenai Sita jaminan, pikir dulu… apakah itu undang-undang? setahu saya itu hanyalah surat edaran yang sifatnya adalah hibauan. Dimana-mana yang namanya himbauan tidak mengiikat, baca dong dengan jelas, apakah ada sanksinya bagi pelaku usaha yang tidak melakuklan sita jaminan tanpa melibatkan kepolisian. Aneh…. Belajar dulu yang banyak mengenai sita jaminan. jangan hanya berpegang teguh dengan Undang2 Perlindungan konsumen saja. pelajari juga perdatanya, pidananya, UU Fidusianya, dll.

    • Owner Finance mengatakan:

      Tanggapan :
      1. Pernyataannya tepat, yang menjadi permasalahan adalah utang piutang finance dengan konsumen dimana BPKB dijadikan sebagai jaminan kelancaran pembayarannya, dan jika wanprestasi konsumen pun telah menandatangani surat kuasa penarikan untuk kondisi tsb.
      2. Tidak ada perjanjian dibawah tangan,surat kuasa pun diperbolehkan untuk proses pembebanan dan pendaftaran jaminan fidusia. Kalau masih tidak percaya, baca lagi dan maknai juga UUJF 42/99. Pelanggaran pasal 18 UUPK 8/99 itu apa??Tidak ada hubungan antara finance dengan konsumen, akan tetapi antara penjual dengan pembeli. Harap dibaca lagi maksud dari pasal tsb dan pahami lagi isinya, baru komentar.

  61. ANDRE debit collector mengatakan:

    SURAT EDARAN Kabareskrim No.Pol : B/2110/VIII/2009/Bareskrim tertanggal 31 Agustus 2009
    surat dari Kabareskrim No.Pol : B/2110/VIII/2009/Bareskrim tertanggal 31 Agustus 2009 yang ditanda-tangani oleh Kepala Badan Reserse Kriminal Polri , Komisaris Jendral Drs Susno Adji., S.H.,M.H., M.Sc Tentang Pprosedur Penanganan Kasus Perlindungan Konsumen.
    Surat ini memuat 2 pokok yang harus diikuti oleh penyidik Polri di seluruh Indonesia :
    1. Pelaporan yang dilakukan oleh debitur atas ditariknya unit jaminan oleh lembaga fnance ketika debitur itu wanprestasi, tidak boleh diproses oleh penyidik polri dengan psl-psl pencurian, perampasan dan lain sebagainya.
    2. Pelaporan yang dilakukan oleh lembaga finance ketika mengetahui debiturnya melakukan pengalihan unit jaminan, tidak boleh diproses oleh penyidik polri dengan psl-psl penggelapan dll sebagainya.

    surat bareskrim ini mempertimbangkan KUHAP dan UU No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen sebagai bahan rujukan dikeluarkannya surat tersebut.
    Sehingga dengan demikian, masih menurut surat bareskrim, maka bila terjadi 2 persoalan diatas penyidik harus menolak proses laporan dan menyarankan kepada pihak pelapor untuk menyelesaikannya di BPSK karena badan itulah yang berwenang melakukan penyelesaian sengketa konsumen.
    DISOSIALISASIKAN OLEH : LPKSM KOMNAS PK-PU INDONESIA

  62. lukman mengatakan:

    LPKSM untuk wilayah indramayu cirebon & sekitarnya sdh ada belum pak? kalau memang ada mohon infonya

  63. lukman mengatakan:

    kantor LPKSM indramayu adanya dimana bos

  64. Proffesional Collector : +6281939372077
    siapa aja yang merasa dirugikan hub kami, kalau yang namaya utang tu harus dibayar, janagan hanaya omong di web aja kalau berani bicara masalah hukum , karna saya bertindak kasar pada debitor.Debitur menggugat kreditur atas masalah apa??Kendaraannya di sita??Yo wajar saja, ADIRA ga aka menyita kalau telat seminggu, telat sebulan atau dua bulan pun ngga aka disita asal langsung dibayar jangan disisain, ya kalau telat 3 bulan lebih mosok mau diem ja ADIRA nya?

    • kolektor ide wajib di bungkam mengatakan:

      siapa aja yang merasa dirugikan hub kami, kalau yang namaya utang tu harus dibayar, janagan hanaya omong di web aja kalau berani bicara masalah hukum , karna saya bertindak kasar pada debitor.Debitur menggugat kreditur atas masalah apa??Kendaraannya di sita??Yo wajar saja, ADIRA ga aka menyita kalau telat seminggu, telat sebulan atau dua bulan pun ngga aka disita asal langsung dibayar jangan disisain, ya kalau telat 3 bulan lebih mosok mau diem ja ADIRA nya?

      alah, emang utang harus di bayar (ga usah di ajarin semua orang udh tau).. tapi cara penagihannya itu macam anjing gila, bahasa kebun binatang, segala macam kotoran dikeluarkan, itu yha cara collector profesional ADIRA?.. orang baru telat beberapa hari kok langsung maen tarek seenak udelmu? mau cepet” dilelang? wkwkwkwkwk.. jangan ngarep..

      • hamba allah mengatakan:

        karena adanya komnas ini, banyak org yg berbuat dosa dengan tidak mau lgi membayar cicilan tpi mau memiliki mobil, astagfirullah, ingat allah akan dosa nya atas hutang,,,

      • teddy mengatakan:

        buat para DC lu jgn sok jago monyet,, lu tuh org yg tolol ngasih makan amak istri dr penderitaan org, w sumpahin anak2 lu pada merarat semua, dan jd sampah masyarakat krn di kasih makan dr hasih pemerasan. DC tidak lebih dr org bego dan dungu, yg g bisa ngasih mkn keluarga nya dari yg halah krn ketolol an nya

  65. del priyo mengatakan:

    terimakasih pak atas pencerahannya..

  66. yussy mengatakan:

    Ass. Wr. Wb. P. Anshory beserta kerabat yg lain

    Ini kebetulan ada kerabat saya yang sebenarnya ingin membuat perlindungan di teempat panjeneengaan, kerabaaat saya kebetulan nasabah Adira,

    Sebenarnya beliau adalah nasabah yg baik, cuman karna beliau terkena musibah, maaka keuangannya menjadi labil dan terhitung pailit usahanya.

    Nah, setelah berniat membuat surat perlinfungan. Ternyata beliau browsing ke web ini, dan menemukan sesi tanya jawab yg membuat bingung karena pro kontra trhadap komnas ini (kalau g salah pada link cara menghdapi debt col)

    Itu yg pertama, kmudian beliau seempat jg tanya2 ke teman beeliau yg bekerjja di Adira, teernyata beliau ditakut2i dengan “debitur akan dilawan dengan pasal wanprestasi”

    Nah, bagaimana seharusnya kami bertindak versi panjenengan, karena terus terang kita benar2 buta masalah hukm

    Mohon peencerahannya

    Trims, Ass. Wr. Wb

  67. Deden mengatakan:

    Saya adalah konsumen kredit pada PT. Adira Quantum, namun seiring jalan perusahaan tersebut selalu mengirim SMS (kerjasama dgn operator) menagih walaupun terkesan mengingatkan tp di kirim bbrp kali sebelum jatuh tempo dan yang lebih parah lagi keluarga saya yang lainpun di telpon untuk konfirmasi masalah terlambat bbrp hari/penagihan via telpon… jd saya sebagai konsumen sangat2 kecewa krn telah melibatkan keluarga saya yg notabene tidak serumah dgn saya. perlu saya beritahu bahwa saya hanya terlambat hari dan blm pernah yang namanya nunggak bulan… mohon pencerahannya

  68. wasit_lpk_vs_leasing mengatakan:

    Ass…bapak-bapak dari LPKSM , LPK AL-HIKAM ,ormas /lsm/lpk ARJUNA dll dan juga bagi para pelaku usaha leasing khususnya di kota Tasikmalaya saya sebagai wasit hanya ingin mengingatkan bahwa :
    1. konsumen kota tasikmalaya itu kebanyakan orang Islam dan para guru guru agama semenjak tingkat iqro telah mengajarkan bahwa utang itu harus dibayar sampai di akhirat pun akan ditanyakan dan dipertanggungjawabkan kecuali telah diikhlaskan oleh pemberi utang, jadi masalh utang tidak bisa dibebaskan oleh LSM,LPK,ORMASdll tapi harus dibayar dengan uang atau di ikhlaskan oleh sipemberi utang jadi untuk itu jangan di sesatkan bahwa utang tak usah di bayar kalau sama yahudi (tolong jelas kan surat apa dan ayat berapa dalam Al_Quran yang menyatakan seperti itu).
    2.bagi para pelaku usaha leasing juga saya ingatkan bahwa fenomena yang sekarang terjadi banyaknya nasabah yang melemparkan unit mobil/motor ke orang lain baik itu ke perorangan,LSM,LPM atupun ORMAS itu adalah buah/hasil dari kebijakan para pelaku usaha leasing yang telah ditanam sejak adanya leasing khususnya di kota tasikmalaya.Apa yang telah ditanam oleh para pelaku usaha leasing tsb?,misalkan dari cara penyelesaian masalah kredit macet mereka selalu bertindak atau memberikan kebijakan yang tidak manusiawi seperti unit ditarik dimana saja tanpa prosedur hukum yang telah di tetapkan dan hasil dari penarikan unit tidak ada perhitungan lagi hak dan kewajiban dari konsumen mis:hasil dari unit ditarik jika dijual apakah ada lebih atau tidak jika dikurangi utang konsumen, kalau pun ada saya belum pernah dengar ada uang pengembalian untuk konsumen., maka dari itu para konsumen berpiir dari pada unit di tarik/ diserahkan mending di lempar karena tidak dapat uang pengembalian,untuk itu saya berharap dari pihak pelaku usaha leasing untuk mempertimbangkan lagi dalam kebijakan kebijakannya.
    3.Suatu saran dari saya bagi para pelaku usaha leasing dalam perhitungan bunga jangan lah memakai bunga anuitas, karena dari prinsip anuitas itu jika konsumen bayar angsuran ,system mengalokasikan dulu prosentase yang lebih besar untuk bunga daripada alokasi pengurangan utang pokok jadi jika si konsumen ditengah jalan mau pelunasan awal utang konsumen pasti masih besar karena alokasi untuk pemotongan utang lebih kecil dari alokasi pembayaran bunga tiap bulannya, kasihan kan konsumen.
    4.Bagi para LSM,LPK,ORMAS yang mengatasnamakan Islam, saya secara pribadi setuju dengan misi & visi yang didengungkan ke halayak banyak bahwa mereka ingin membasmi system konvensional atau ribawi,tapi dari cara cara mereka saya tidak setuju karena mereka memberantasnya dengan kekerasan dan melanggar hukum yang berlaku, sementara Islam itu indah dan luwes saya sangat yakin Islam mempunyai system ekonomi yang sangat canggih dan lebih manusiawi yaitu dengan format Syariah saya yakin keadilan dalam perselisihan akan diemui dalam Syariah, tidak seperti oleh para LSM,LPK,ORMAS mereka melawan dengan kekerasan seperti orang prustasi yang tidak punya cara yang lebih elegan dan terus terang saya malu sebagai orang Islam telah dicoret oleh prilaku-prilaku LSM,LPK,ORMAS yang mengatasnamakan Agama Islam dengan cara-cara tsb diatas, seolah Islam itu bodoh dan identik dengan kekerasan(ingat setiap perbuatan akan diperhitungkan di akhiran).
    5.modus yang dilakukan oleh yang mengatasnamakan para LSM,LPK,ORMAS tertentu adalah penebusan unit yang telah dikuasainya dan mereka mamasang tarif yang sangan besar yang saya tau dari pihak pihak ang menangani sbg contoh:untuk T10 ss pick up th 2010 mereka minta penebusan Rp.20,000,000, u/k AVANZA th 2005 sebesar Rp.42,500,000,- s/d Rp.45,000,000,-,Colt diesel th 2010 minta Rp.55,000,000,- dst, kalau menurut sdr Gin-gin dari AL-HIKAM itu adalah oknum, tolong di proses secara hukum yang berlaku atas pencemaran nama baik jangan mau diselesaikan secara intern karena publik bisa tau kalau diselesaikan secara hukum.
    sementara itu saja dulu Insaya Alloh lain waktu di lanjut

  69. edyhandoko mengatakan:

    pada kuliah hukum kali pak, di perguruan tinggi entah berantah yg gampang cari ijasah sarjana, direktur eksekutifnya mungkin juga ikutanj kuliah hukum setelah dapat ijasah persamaan SMA.

    eh ttp blm dijawab nih sama Bpk. M Ansyori SH yth,

    huruf S dan H (SH) di nama Moch. Ansory SH itu singkatan nama, or gelar sarjana ?

    - kalau bergelar, alumni mana ? coba diumumin di web ini …. BERANI !!

    - kalau singkatan nama, singkatannya emang pas sekali, kesannya keren dan bodohi konsumen. Biar dipikir kalau Ansyori emang sarjana hukum….konsumen semakn terkecoh.

    - amandemen di MK itu di negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?

    MERDEKA !!

  70. REMEDIAL. SH mengatakan:

    LPKSM&penyakit2 sejenisnya dari madiun koq gak muncul2 ya???

  71. Sastro Wijoyo mengatakan:

    http://tinyurl.com/tripleclik

    Saat ini banyak sekali orang Indonesia yang berminat dengan bisnis Internet atau bisnis online. Karena dengan bisnis internet kita bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus keluar rumah dan yang Hebatnya Lagi Tanpa pakai modal untuk daftar alias gratissss,…. tis tisss sambil menyelam minum air sambil daftar juga sambil belajar . Kebanyakan mereka mengikuti program affiliasi yang banyak sekali di Internet namun apa yang didapat sering pesimis dan putu asa ,…Nah Satu Lagi untuk teman-teman PKP-PU Seluruh Indonesia mari wujudkan kemandirian ditubuh Komnas PK-PU dngan Usaha Bisnis INI ,… Daripada dak dik duk terus,… mending Disini

    http://tinyurl.com/tripleclik

    temukan poinnya dengan istilah To-dolist ,…ini kuncinya ,…… raih penghasilan bulanannya mau tahu ??? Daftar aja gratisssss

    Selamat Mencoba

  72. Dony rae,SE mengatakan:

    Saya ada mengalami masalah di kota Batam kepulauan riau..adik saya ada kredit sepeda motor merk suzuki dan keredit mobil Toyota avanza dalam masa keredit adik saya meninggal dunia sementara dia masih bujangan otomatis sebagai ahli waris saya mengurus peninggalannya tp sangat aneh ternyata utk sepeda motornya saya temukan kwitansi pelunasan tp BPKB masih di fainance setelah saya datangi mereka mengakui sudah lunas hanya saja ada denda sebesar 7.5jt sementara harga jual motor bekas itu hanya kisaran 6jt saja,sementara mobil avanza saya tetap dikenakan pembayaran sisa hutang senilai 114jt dan wajib membayar asuransi padahal perjanjian berbunyi bila terjadi meninggal dunia perjanjian dinyatakan gugur atau batal apakah saya tetap melunasi hutang kreditur yg tersisa plus bunga serta denda yg jelas2 merugikan saya karna besar hutang pokok hanya 107jt saja dan sudah diangsur dan ada pembayaran DP tetapi kenapa ketika mau dilunasi beban hutang malah jadi tambah besar melebihi hutang pokok,apa yg harus saya lakukan…

    • Wongkentir mengatakan:

      saya mengurus peninggalannya tp sangat aneh ternyata utk sepeda motornya saya temukan kwitansi pelunasan tp BPKB masih di fainance setelah saya datangi mereka mengakui sudah lunas hanya saja ada denda sebesar 7.5jt sementara harga jual motor bekas itu hanya kisaran 6jt saja.
      ______
      diurus bisa, minta pengurangan denda, dan finance pasti mau.

  73. amy mengatakan:

    tetap saja adanya komnas memberikan dampk yg sangt negatf buat anggota2ya…
    jelas utang ya harus di bayar, gara2 menjadi anggota komnas, hutang individual saja saja jadi tidak mau mengembalikan….
    saya sendiri yang menjadi korban,. di daerah tegal terutama, terlalu banyak penyalahan gunaan..
    mohon di cermati dan di arahkan lagi anggota-anggota ke jalan yang lebih positif….
    terima kasih.

  74. SH&R.R mengatakan:

    ikut nimbrung mang..buat semua LPKSM atau apapun namanya semacam LSM, yg suka gangguin debt collector, saya se7 bgt ma Bos.edi,,hny org (debitur) pngecut & bodo yg lari dr tanggung jwb gak mau byr utang. org2 mcm itu yg skr sedang dilindungi&dikembangkan oleh org2 frustasi dg kedok LPKSM. org2 frustasi,krn gak bisa cari kerjaan halal, trus bisanya gangguin kerjaan org lain. sebagian besar collector pny NPWP, jg byr pajak kendaraan. org2 LPKSM pnya gak?kendaraan yg nunggak itu dibayar gak pajaknya? kl pajak aja gak mau byr, jgn yg muluk2 mikirnya..koq ngemeng supremasi hukum segala, udah merugikan negara,juga tar otaknya gak nyampek.parasit euy…!kalau pelaku usaha yg melanggar hukum, ya harus diproses sebagaimana mestinya. debt collector hny cari nafkah, serta menjalankan tugas perusahaan utk meng’ELIMINASI’ org2(DEBITUR2) pengecut yg gak mau menyelesaikan utangnya, jg sdh bisa dipastikan gak mau byr pajak kendaraannya,krn BPKB msh dijaminkan.

  75. mochammad nur adi mengatakan:

    Lpksm n komnas pkpu, tidak ada di kediri jawatimur mohon didirikan,, terima kasih salam dari supermasi hukim kediri

    • edyhandoko mengatakan:

      nah ini satu lagi dari kediri, mau cari duit bikin gugatan yah…sama terima gadai dengan kedok ngelindungi barang kosumen. gugatan ke ACC, OTTO kediri gimana mas ? GATOT, gagal total juga to !!! jgn lupa, huruf S dan H dibelakang kl bkn gelar gak ush dipasang. kek….kek….kek….

      buat direktur eksekutif PK PU sing ganteng dewe, sing pokok’e bener coba jawab :

      - huruf S dan H (SH) di nama Moch. Ansory SH itu singkatan nama, or gelar sarjana ?

      - kalau bergelar, alumni mana ? coba diumumin di web ini …. BERANI !!

      - kalau singkatan nama, singkatannya emang pas sekali, kesannya keren dan bodohi konsumen. Biar dipikir kalau Ansyori emang sarjana hukum….konsumen semakn terkecoh.

      - amandemen di MK itu di negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?

      MERDEKA !!

      • mochammad nur adi mengatakan:

        Gini,, tenang mas mas, sebagian dari anggota lpksm pkpu memang awu awu, ada yang hanya lulusan SMP, tp tak semuanya. Gini ya, perlindungan konsumen penting, klo konsumen memang dlm posisi yang benar, klo diposisi yang salah gag perlu tuk dilindungi, kami yang ingin dirikan pkpu kediri tidak akan melindungi konsumen memang yang salah, lami malah akan bantu kalian debt collector tuk atasi masalah kalian, tp emang bener sbagian besar collector hanya lulusan sekolah dasa saja yang dr pada nganggur dikasih buku dan disuruh cangkruk dijalan, tp sebagian juga emang asli dr prusahaan, masalahnya banyak juga kolektor yang nakal, nyita dijalan dan tidak dimasukkan kantor, motor dijual ke penadah, ya yang semacam ini juga perlu ditindak,? Intinya semua yang mereka lakukan hanya mencari nafkah untuk keluarga, kami ingin ciptakan keadilan.,

  76. edyhandoko mengatakan:

    mad… ahmad, tetep kamu itu sejenis muhamad gin gin sama jaya, dulu collector nya finance, tp krn nipu perusahaan trs ketahuan lalu dipecat, lalu bikin gara-gara ganggu semua finance dibalik simbol-simbol hukum.

    buat direktur eksekutif PK PU sing ganteng dewe, sing pokok’e bener coba jawab :

    - huruf S dan H (SH) di nama Moch. Ansory SH itu singkatan nama, or gelar sarjana ?

    - kalau bergelar, alumni mana ? coba diumumin di web ini …. BERANI !!

    - kalau singkatan nama, singkatannya emang pas sekali, kesannya keren dan bodohi konsumen. Biar dipikir kalau Ansyori emang sarjana hukum….konsumen semakn terkecoh.

    - amandemen di MK itu di negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?

    MERDEKA !!

  77. jony mengatakan:

    bad debitur, penerima gadai, dan LPKSM,….intinya kan cm gimana caranya NGEMPLANG utang dg aman. logika dr mana anda MELINDUNGI konsmn yg baru membayar 1angsuran dari total 35 angsrn yg seharusnya dibayar, tp terlambat(tdk ngangsur) selama 1tahun??. Hal paling sederhana aja Anda tdk paham..UTANG ya wajib BAYAR..kl gak kuat bayar, kembalikan jaminannya.TITIK. itu hukum yg paling sederhana. cari duit HALAL buat ngangsur utang aja ga mau, jgn mikirin yg ribet2 deh.

    • Owner Finance mengatakan:

      Saya suka bagian ini…Kenapa dibuat repot dengan dalil-dalil, teori-teori yang saya sendiripun tidak mengerti..Setuju dengan Jony

  78. ahmad alquthfby mengatakan:

    edyhandoko mengatakan:
    sy tdk serampangan, ahmad adlh mantan collector yg lakukan penipuan thd perusahaannya lalu dipecat, ahmad sama spt m. gin-gin, jaya
    ———————————–
    Yg serampangan itu pernyataan anda yg ne lhp “ini pasti si ahmad org lpksm cirebon yah bawa ayat-ayat”. Kalo anda masih mengelak ya silahkan itu hak anda..

  79. edyhandoko mengatakan:

    sy tdk serampangan, ahmad adlh mantan collector yg lakukan penipuan thd perusahaannya lalu dipecat, ahmad sama spt m. gin-gin, jaya..

  80. ahmad alquthfby mengatakan:

    -> Setane Jongos mengatakan:
    Yang pasti Ente Gedibale Finance (Jongosnya Finance) namanya keren EDYHANDOKO, Kenapa mudah ditebak karena Ente-Ente ( Wong kentir, Edyhandoko dan tambah satu lagi OWNER FINANCE) orang yang paling sibuk hujat LPK padahal Boss Aslinya Si TEMASEK nggak ribut kayak Jongos-jongosnya ini, kenapa sang Boss tidak Sewot ? karena diganti oleh Asuransi Dunia nah giliran sang Jongos (Wong kentir dan Edyhandoko) karena goblok diadu domba sesama wong Indonesia (disuruh Ngerampok dulu baru dikasih Fee Sukses) sudahlah Ente-Ente kalam apa aja disini kami-kami tetap nggak suka sama kesewenang-wenangan kalau Finance merasa benar kan bisa adukan Debiturnya telah melakukan ingkarjanji kepengadilan Negeri, Kayak LPKSM Jantan ke PN walau sering tidak diterima tapi Gentelman, tetapi kalian disini sok merasa benar, tetapi dilapangan main hakim sendiri pake Preman lagi, apa nggak lebih parah dan bejat kalian hai Jongos-Jongosnya & Finance, Ngomong apa aja kalian hai Jongos-Jongos Finance, rakyat tidak akan percaya karena sakit hati mereka masih terasa (motor dan mobilnya dirampas dijalanan) tanpa belas kasihan dan semua berdoa kalian (Jongosnya Finance) matinya ditumbur Mobil atau Motor yang kalian rampas hiiii ngeri deh.
    ————————————-
    LPKSM memang wajib gentleman. Kalo ga gentleman jangan masuk LPKSM. Masalah gugatan yg tidak diterima, ditolak, dll. maka itu adalah sebagian dari usaha. Dan LPKSM yang gugatannya tdk diterima maka wajib instropeksi apa yg kurang? Atau kalo memang majelis hakimnya ga becus, laporkan ke lembaga diatasnya/KY.

    -> edyhandoko mengatakan:
    si ahmad, si m gin gin, si jaya = itu mantan collector yg nipu perusahaannya, ketahuan lalu dipecat., gabung lpksm biar aksi tipu-tipunya jalan lancar.
    oya belum dijawab :
    - huruf S dan H (SH) di nama Moch. Ansory SH itu singkatan nama, or gelar sarjana ?
    - kalau bergelar, alumni mana ? coba diumumin di web ini …. BERANI !!
    - kalau singkatan nama, singkatannya emang pas sekali, kesannya keren dan bodohi konsumen. Biar dipikir kalau Ansyori emang sarjana hukum….konsumen semakn terkecoh.
    - amandemen di MK itu di negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?
    MERDEKA !!
    ————————————-
    Katanya siapa mas edy handokok? Dimohon mulut anda jangan serampangan, tunjukkan sikap akademisi anda.
    Kalo anda mau check, Bpk Anshory, SH itu alumnus mana, ya silahkan anda hubungi no Hp yg tertera di web ini.

    -> Ansory mengatakan:
    Biarkan aja saudaraku Bagong, Sebenarnya mereka hanya iri dan dengki karena dibenci Masyarakat, sebenarnya mereka semua orang baik kok tetapi karena nganggur dan malas aja maka mereka ngomongin orang (kan enak yang dirasanin dosanya pindah mas bagong) biarin aja saudaraku, Mohon maaf ajang diskusi ini terkotori oleh orang-orang yang iri dan dengki itu penyakit hati namanya kita doain aja semoga mereka sadar bahwa Negara ini Negara Hukum, Marilah kita Selesaikan Segala sesuatu melalui jalur Hukum, baik Pidana maupun Perdata, oke’
    Nah Buat saudara-saudaraku sekalian sadarilah yang Nakal, yang pinter dan yang goblok itu semua bangsa kita, mengapa kita tidak berfikir yang saling hujat menghujat, bunuh membunuh (Debitur VS DC) adalah sesama bangsa Indonesia sadarilah yang menghitung uang (Provit) adalah bangsa Asing, mari kita balik pola berfikir kita setuju….Yang ngitung duit bangsa kita pasti indah, Salam
    ————————————-
    Mantaph..

    -> isman mengatakan:
    bung ahmad saya punya gambaran untuk anda: seorang presiden bernama xxx melakukan tindakan korupsi, nah yg di hukum presidennya atau xxx nya, ya tentu yg di hukum xxx nya bukan presidennya.
    jadi bedakan mana pribadi, mana jabatan, mana organisai, mana kelompok, dll.
    untuk bpk ansory: saya mempertanyakan tulisan bapa dgn memakai kata “goblok”, bukankah kata itu yg sering di gunakan preman?
    Pasal 33
    (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
    (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
    (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
    Pasal 34
    Fakir miskin dan anak-anakyang terlantar dipelihara oleh negara.
    ————————————-
    Maksudmu?
    Presiden itu kan hanya istilah mz? Mana bisa dihukum? Ada penjara istilah tha? Hehe.. guyon mz.. Selama si xxx itu masih sah menjabat sebagai Presiden maka sah saja saya menyebut bahwa presiden dihukum, hehe..
    Numpang nimbrung: Kata “goblok” itu lawan dari pintar, preman pun juga berbahsa Indonesia mz, jadi ya sering juga toh dipakai anda?

  81. ahmad alquthfby mengatakan:

    -> Wongkentir mengatakan:
    INGATKAN LPKSM PK PU PERTANYAAN EDY ..atau Kang Ahmad bisa jawab :
    edyhandoko mengatakan:
    Desember 15, 2011 pukul 2:01 pm
    belum dijawab :
    - huruf S dan H (SH) di nama Moch. Ansory SH itu singkatan nama, or gelar sarjana ?
    - kalau bergelar, alumni mana ? coba diumumin di web ini …. BERANI !!
    - kalau singkatan nama, singkatannya emang pas sekali, kesannya keren dan bodohi konsumen. Biar dipikir kalau Ansyori emang sarjana hukum….konsumen semakn terkecoh.
    - amandemen di MK itu di negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?
    MERDEKA !!
    ——————————————————
    Kalo anda mau check, Bpk Anshory, SH itu alumnus mana, ya silahkan anda hubungi no Hp yg tertera di web ini. kalo di MK itu JR namanya.

    -> edyhandoko mengatakan:
    ini pasti si ahmad org lpksm cirebon yah bawa ayat-ayat.
    kl ada debitur masih banyak utangnya, nggak bayar, terus kendaraannya digadaikan ke orang laing atau lpksm…..ayat nya apa Kang Ahmad !
    MERDEKA !!
    ——————————————————-
    Jgn memastikan org tanpa tau identitas org tu sebenarnya. Tanya dlu lah, kalo njenengan ne org yg berpendidikan. Kenapa jika bawa ayat? Hanya syetan yg benci terhadap org yg membawa ayat2 Alloh yg tertuang dalam qur’an al kariim..
    Kendaraan itu milik siapa dulu? Kalo milik pribadi dia, ya tdk masalah. Negara ini masih belum Negara Islam, tp Negara Hukum sesuai UUD ’45.

    -> Owner Finance mengatakan:
    Maksudnya kalo ngga mampu terus minta finance membebaskan utangnya gitu??ya bisa saja, tapi balikkin juga unitnya..Beres kan??Ranah perdata memang benar, tapi kalo sudah berpindah tangan di LPKSM gimana??Sudah lari ke pidana kan??
    Atau maksudnya mas ahmad membantu membebaskan org dari utang, ya bisa saja, tinggal bayarin angsurannya, beres…Gantian deh org tsb berhutang ke mas ahmad, trus mas ahmad bilang sudah ja, ga usah dibayar…Pahalanya kan gede tuh mas.
    Saya juga orang islam, tapi ga setuju dengan jalan LPKSM, kalo ngga mampu ya balikkin, kalo mampu ya terusin,..Beres kan??
    —————————————-
    Kalo finance-nya ikhlas dan mau buat terobosan maka pembebasan hutang adalah hal yg sangat menggugah hati masyarakat. Masalah mengembalikan unit motor itu terserah saja lah kepada kedua pihak. Yang penting, sama2 sukarela. Lantas kenapa jika pindah tangan ke LPKSM? Pidana yg mana mz?
    Dalam UU apa, pasal brapa, ayat brapa?
    Saya ga pernah nyurh org utk ga bayar hutangnya. Kalo hutang, wajib dibayar. LPKSM itu hanya belain hak2 konsumen dan menegakkan supremasi UU 8/99. Silahkan hutang kpd sy, kalo sy ada pasti sy kasih. Mau bayar dan tidak, itu kan tergantung perembukan, asal ga nabrak hak2 org lain. Hutang itu bukan sebuah kejahatan mz, kalo ga bayar krn memang ga mampu silahkan. Kalo memang mampu ya sgera dibayar. Namanya hutang mz. pasti beres mz..!

    • Owner Finance mengatakan:

      Justru disini keikhlasan finance terlihat walaupun tidak kasat mata, finance tidak menginginkan pembayaran full atas kewajiban debitur karena objek pembiayaannya ada, jadi daripada bertele-tele, ya sudah kembalikan saja objek tsb. Sebetulnya, ketika pelelangan akan dilakukan, debitur pasti diberi surat pemberitahuan, dan bukan cuma sekali, itu dilakukan sampai tiga kali. Hal ini bertujuan agar debitur tahu dan jika akan meneruskan objek tsb, finance masih membuka kesempatan. dan saya rasa ini juga sebagai bentuk penghormatan kepada debitur tsb. Permasalahan pidana jika dipindahtangan ke lpksm dalam perspektif saya sudah sangat jelas, MEMINDAHTANGANKAN secara sepihak substansinya sama dengan penggelapan, kecuali jika dilaksanakan dengan diketahui oleh pihak finance dan finance juga fleksible dengan kondisi tersebut, maka ada yang namanya overkredit/overbooking. Yang jadi masalah selama ini, ketika objek tsb pindah tangan, secara sepihak pula, kepada LPKSM pula yg selama ini selalu menahan objek tsb, apakah itu bukan pidana? Hak memiliki objek selama perjanjian kredit berakhir sedang berada di siapa? Finance kan, jadi wajar kiranya jika finance menuntut hak mereka karena kewajiban debitur tidak terlaksana atau yg kita kenal dengan Wanprestasi.
      Memang di satu sisi finance juga sering dianggap melanggar klausula baku, tapi itu pendapat perorangan/golongan yang memang bersebrangan kan, coba deh dipikirkan, pemerintah sendiri pun tidak mempermasalahkan perjanjian tersebut, ini artinya memang itu tidak bermasalah. Kalau menurut anda perjanjian itu bermasalah dan terjadi pelanggaran UU, mungkin semua gugatan LPKSM bisa menang telak, tapi kenyataannya??
      Saya terus terang tidak memiliki basic ilmu hukum, tapi jika saya cermati, jika finance memang dirasa melanggar UU mengenai klausula baku, kenapa atau lebih tepatnya mengapa LPKSM tidak mencegah dari awal ketika perjanjian akan ditandatangani. Justru yang saya dengar dan lihat langsung, oknum LPKSM membiarkan perjanjian tsb ditandatangani dengan tanpa berusaha memberikan edukasi kepada masyarakat, yang menjadi pertanyaan saya?? Ada niat tersembunyi apa??Kejadian ini real lho, saya alami langsung ketika saya turun memantau kondisi sebetulnya, walaupun pada akhirnya pengajuan tsb reject..
      Regards.

      • Owner Finance mengatakan:

        Saya revisi ya pernyataan saya
        “Hak memiliki objek selama perjanjian kredit berakhir sedang berada di siapa?”
        Seharusnya
        “Hak memiliki objek selama perjanjian kredit belum berakhir sedang berada di siapa?

  82. isman mengatakan:

    bung ahmad saya punya gambaran untuk anda: seorang presiden bernama xxx melakukan tindakan korupsi, nah yg di hukum presidennya atau xxx nya, ya tentu yg di hukum xxx nya bukan presidennya.
    jadi bedakan mana pribadi, mana jabatan, mana organisai, mana kelompok, dll.

    untuk bpk ansory: saya mempertanyakan tulisan bapa dgn memakai kata “goblok”, bukankah kata itu yg sering di gunakan preman?

    Pasal 33
    (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
    (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
    (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

    Pasal 34
    Fakir miskin dan anak-anakyang terlantar dipelihara oleh negara.

    • edyhandoko mengatakan:

      pak isman, kayak tidak tahu aja, dia adlh org2 yg pakai asas pokok’e, pokok’e gugat, pokok’e klasula baku, pokok’e gatot (gagal total), pokok’e PMH, pokok’e batal demi hukum, pokok’e ganti rugi 2 milyar, weesss pokok’e asblak (asal ngablak)

      pak isman, sy dah buanyak ngumpulin gugatan PK PU, lho. pak isman mau ? ada gugatan ke bank, koperasi, finance, semuanya ancur-ancuran, semua ngewes. Mlh ada kliennya PK PU, yg di Tegal dtg ke sy minta tolong, ya sdh sy beresin. Kendaraannya dibawa lg, dan dia lancar lagi, dia merasa tertipu kok mau maunya ngegugat, pdhl dia dah keluar duit 5 jt an bayar PK PU.

      pak isman besok malam jam 22.00 kita ketemuan yuks di MCdee Simpang Lima Semarang yah, sy kasih copyan gugatan PK PU yg ancur-ancuran mulai dari cirebon, tegal, jepara, malang, kediri, surabaya, tlagung.

  83. edyhandoko mengatakan:

    si ahmad, si m gin gin, si jaya = itu mantan collector yg nipu perusahaannya, ketahuan lalu dipecat., gabung lpksm biar aksi tipu-tipunya jalan lancar.

    oya belum dijawab :

    - huruf S dan H (SH) di nama Moch. Ansory SH itu singkatan nama, or gelar sarjana ?

    - kalau bergelar, alumni mana ? coba diumumin di web ini …. BERANI !!

    - kalau singkatan nama, singkatannya emang pas sekali, kesannya keren dan bodohi konsumen. Biar dipikir kalau Ansyori emang sarjana hukum….konsumen semakn terkecoh.

    - amandemen di MK itu di negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?

    MERDEKA !!

    • bagong mengatakan:

      EdyHandoko, Emangnya lu ini siapa tanya amandemen dimana MK negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?,masal lupa….sih, kan eluuuuu..lu…lu ? alias Edyhandoko, kasihan Lu ini pasti SD aja nggak tamat, orang diskusi EdyHandoko (dia ribut jualan ES …. segala….) apa pengen dibilang anak sekolahan yang diomongin Gelar melulu…SH…ES tung-tung…ES cendol….apalagi EDYHANDOKO ? SH yang lu maksud pasti susah hidup betul…??? 100 Buat EDYHANDOKO……….Susah hidup….Cocok deh buat elu yang dilaknat Tuhan, HA…HA…HA…HA………………KASIHAN DEH LO…..

      • Ansory mengatakan:

        Biarkan aja saudaraku Bagong, Sebenarnya mereka hanya iri dan dengki karena dibenci Masyarakat, sebenarnya mereka semua orang baik kok tetapi karena nganggur dan malas aja maka mereka ngomongin orang (kan enak yang dirasanin dosanya pindah mas bagong) biarin aja saudaraku, Mohon maaf ajang diskusi ini terkotori oleh orang-orang yang iri dan dengki itu penyakit hati namanya kita doain aja semoga mereka sadar bahwa Negara ini Negara Hukum, Marilah kita Selesaikan Segala sesuatu melalui jalur Hukum, baik Pidana maupun Perdata, oke’
        Nah Buat saudara-saudaraku sekalian sadarilah yang Nakal, yang pinter dan yang goblok itu semua bangsa kita, mengapa kita tidak berfikir yang saling hujat menghujat, bunuh membunuh (Debitur VS DC) adalah sesama bangsa Indonesia sadarilah yang menghitung uang (Provit) adalah bangsa Asing, mari kita balik pola berfikir kita setuju….Yang ngitung duit bangsa kita pasti indah, Salam

      • edyhandoko mengatakan:

        gong..bagong….yg bilang amandemen di MK itu boss kamu Ansyori (alumni mana yah), makanya sy posting beberapa kali pertanyaan saya soal amandemen di MK itu di negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?

        makanya baca dari atas !! jangan asal ngablak koyo boss mu kuwi. Emang goblok yang bilang amandemen itu harus di MK. GOBLOK banget !! sapa yang GOBLOK ? orang yg tdk pernah bisa jawab huruf SH dibelakangnya itu gelar apa singkatan nama.

        masih mending si ahmad bilang, kalau MK itu tempat JR. singkatannya Judicial Review, tahu tidak ?? itu jawaban bener, tidak spt jawaban ansyori (alumni mana yah)

        ___________

        buat direktur eksekutif PK PU sing ganteng dewe, sing pokok’e bener coba jawab :

        - huruf S dan H (SH) di nama Moch. Ansory SH itu singkatan nama, or gelar sarjana ?

        - kalau bergelar, alumni mana ? coba diumumin di web ini …. BERANI !!

        - kalau singkatan nama, singkatannya emang pas sekali, kesannya keren dan bodohi konsumen. Biar dipikir kalau Ansyori emang sarjana hukum….konsumen semakn terkecoh.

        - amandemen di MK itu di negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?

        sy tidak perlu nanya melalui hp, dalam page-page web ini dengan bangga Ansyori menuliskan huruf SH dibelakang namanya. Ini harus jelas dulu, katanya mau bersuara ttg kebenaran. mosok tegakan kebenaran juga dengan berbohong. YA KAMU YANG KASIHAN.

        MERDEKA !!

  84. edyhandoko mengatakan:

    ini pasti si ahmad org lpksm cirebon yah bawa ayat-ayat.

    kl ada debitur masih banyak utangnya, nggak bayar, terus kendaraannya digadaikan ke orang laing atau lpksm…..ayat nya apa Kang Ahmad !

    MERDEKA !!

    • Owner Finance mengatakan:

      haha…bung edy koment nya mantap..bung ahmad silahkan jawab..

      Dalam ad-dien, kalo masalah hutang itu wajib dibayar mz, tp jika mampu.. kalo anda belajar dien, maka secara syariat yg dibawa oleh rasul dan dzurriyat rasul, maka membantu org yg pny hutang utk terbebas dr hutang adalah sangat besar pahalax.
      ——————————-
      Maksudnya kalo ngga mampu terus minta finance membebaskan utangnya gitu??ya bisa saja, tapi balikkin juga unitnya..Beres kan??Ranah perdata memang benar, tapi kalo sudah berpindah tangan di LPKSM gimana??Sudah lari ke pidana kan??
      Atau maksudnya mas ahmad membantu membebaskan org dari utang, ya bisa saja, tinggal bayarin angsurannya, beres…Gantian deh org tsb berhutang ke mas ahmad, trus mas ahmad bilang sudah ja, ga usah dibayar…Pahalanya kan gede tuh mas.
      Saya juga orang islam, tapi ga setuju dengan jalan LPKSM, kalo ngga mampu ya balikkin, kalo mampu ya terusin,..Beres kan??

    • bagong mengatakan:

      ayatnya Finance dan Elu jongosnya Finance, jadi Perampok Rakyat (njabel Kendaraan kredit) dapat Fee, mabok-mabokan…berakhir masup neraka Jahannam, cari kerjaan lain lah jangan ngerampok ke Rakyat kasihan….. sadarlah sebelum mati dan jadi tumbal dineraka (Wong kentir & Edyhandoko) jadilah BOSS Jangan jadi JONGOS dan Merongos…He..he…he….

      • mafia gadai mengatakan:

        yah tuh si jongos cari kerjaan lagi jdi tukang rongsok ke……….apa ke……………dari pada loe makan duit riba trus…….nakutin masyarakt yg buta hukum?????basmi deef collector di indonesia sudah sangat meresakan…..di muka bumi ini……..hidup mafia gadai?????

    • Setane Jongos mengatakan:

      Yang pasti Ente Gedibale Finance (Jongosnya Finance) namanya keren EDYHANDOKO, Kenapa mudah ditebak karena Ente-Ente ( Wong kentir, Edyhandoko dan tambah satu lagi OWNER FINANCE) orang yang paling sibuk hujat LPK padahal Boss Aslinya Si TEMASEK nggak ribut kayak Jongos-jongosnya ini, kenapa sang Boss tidak Sewot ? karena diganti oleh Asuransi Dunia nah giliran sang Jongos (Wong kentir dan Edyhandoko) karena goblok diadu domba sesama wong Indonesia (disuruh Ngerampok dulu baru dikasih Fee Sukses) sudahlah Ente-Ente kalam apa aja disini kami-kami tetap nggak suka sama kesewenang-wenangan kalau Finance merasa benar kan bisa adukan Debiturnya telah melakukan ingkarjanji kepengadilan Negeri, Kayak LPKSM Jantan ke PN walau sering tidak diterima tapi Gentelman, tetapi kalian disini sok merasa benar, tetapi dilapangan main hakim sendiri pake Preman lagi, apa nggak lebih parah dan bejat kalian hai Jongos-Jongosnya & Finance, Ngomong apa aja kalian hai Jongos-Jongos Finance, rakyat tidak akan percaya karena sakit hati mereka masih terasa (motor dan mobilnya dirampas dijalanan) tanpa belas kasihan dan semua berdoa kalian (Jongosnya Finance) matinya ditumbur Mobil atau Motor yang kalian rampas hiiii ngeri deh.

      • edyhandoko mengatakan:

        kalau gak mau dihujat jgn menghujat…..gitu aja kok repot

      • mafia gadai mengatakan:

        kudu di paehan debt collector teh…………….ges resah ngadenge NGARANNA DC ..SOK ANJING PARA DEBT COLLECTOR JEUNG AING DI ADUAN ULAH WANI NGOMONG HUNGKUL……………………

  85. ahmad alquthfby mengatakan:

    Owner Finance mengatakan:
    Debitur menggugat kreditur atas masalah apa??Kendaraannya di sita??Yo wajar saja, ADIRA ga aka menyita kalau telat seminggu, telat sebulan atau dua bulan pun ngga aka disita asal langsung dibayar jangan disisain, ya kalau telat 3 bulan lebih mosok mau diem ja ADIRA nya??Pasti sebelumnya sudah ada upaya persuasif dari ADIRA dan biasanya DEBITUR tetep bandel (karena belum punya duit mungkin). Putusan majelis ya tetap harus dihormati dan dihargai, karena memang seharusnya begitu.
    ———————————————
    Kata siapa mz? Sy pny data kalo telat 2 bln jg disikat sama finance. Masalah hutang itu ranahnya perdata. Jika konsumen secara suka rela menyerahkan maka silahkan saja. Namun kalo konsumen tdk secara sukarela, maka finance wajib menempuh jalur perdata dipengadilan.

    edyhandoko mengatakan:
    Wongkentir mengatakan:
    Mas Edi jadi OKB dong
    —–
    Ya lha….jadi OKB = Orang Kelakuan Bejat………….. he….he….he….. dibantu sm Moch. Ansyori SH (alumni mana yah) gugat finance, bank, koperasi, BPR ….
    Wong Kentir Mau jadi OKB ? dtg ke Moch. Ansyori SH (alumni mana yah) dijamin gugatannya ancur-ancuran ….. pak Moch Ansyori SH (alumni mana yah) masih inget to…..yg ditolak, yg tidak diterima, yg dicabut….. he….he…ho….ho….. MERDEKA !!
    Owner Finance mengatakan:
    Kredit ga mampu bayar, jangan kredit jawabannya…
    Mau kendaraan ga mampu cash, ya kredit…
    Angsurannya kegedean, ya tambah DP…
    Setelah kredit, perbanyak berdo’a minta digampangkan rejeki, dimudahkan rejeki, supaya bisa ngangsur…
    Kalo setelah do’a tetep rejeki susah dan ngga bisa ngangsur bahkan macet, ya sudah balikkin…
    Jangan tergiur sama LPKSM, karena mereka tidak mungkin mau melunasi. Berperkara di pengadilan ngga pernah menang, karena posisi yang berhutang, dan ngga bayar apalagi sampe digadai,itu lemah dimata hukum dan agama (konon katanya akan tetap ditagih di akherat, katanya ya, krn saya blum pernah ke akherat).
    Dan kalau takut itu riba, ya sudah terima saja, ngga usah maksain pengen kendaraan bermotor, cukup sepeda atau jalan kaki atau kendaraan umum.
    Intinya, nrimo saja atau kalau mau dipaksakan ya harus siap konsekwensinya.Dan jangan pernah percaya kepada LPKSM atau apapun, karena tidak akan menghilangkan hutang anda.
    —————————————
    Dalam ad-dien, kalo masalah hutang itu wajib dibayar mz, tp jika mampu.. kalo anda belajar dien, maka secara syariat yg dibawa oleh rasul dan dzurriyat rasul, maka membantu org yg pny hutang utk terbebas dr hutang adalah sangat besar pahalax.

    isman mengatakan:
    tujuan di ciptakan atau di adakannya hukum adalah terciptanya masyarakat yg teratur, tertib. dan sekarang apa yg terjadi? adakah yg salah dgn hukum atau manusianya? atau salah memahami hukum?
    sangat di maklumi keinginan manusia yg tdk terbatas
    untuk bung ahmad alquthfby bagaimana cara anda berfikir dan bagaimana anda menyimpulkan tulisan saya?
    ————————————–
    Anda tanggapi saja tulian komnas pkpu ttg fidusia, dimana pimpinan adira jd tersangka.

    • Wongkentir mengatakan:

      INGATKAN LPKSM PK PU PERTANYAAN EDY ..atau Kang Ahmad bisa jawab :

      edyhandoko mengatakan:
      Desember 15, 2011 pukul 2:01 pm

      belum dijawab :

      - huruf S dan H (SH) di nama Moch. Ansory SH itu singkatan nama, or gelar sarjana ?

      - kalau bergelar, alumni mana ? coba diumumin di web ini …. BERANI !!

      - kalau singkatan nama, singkatannya emang pas sekali, kesannya keren dan bodohi konsumen. Biar dipikir kalau Ansyori emang sarjana hukum….konsumen semakn terkecoh.

      - amandemen di MK itu di negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?

      MERDEKA !!

    • proff coll mengatakan:

      nener bgt bos….

  86. isman mengatakan:

    tujuan di ciptakan atau di adakannya hukum adalah terciptanya masyarakat yg teratur, tertib. dan sekarang apa yg terjadi? adakah yg salah dgn hukum atau manusianya? atau salah memahami hukum?
    sangat di maklumi keinginan manusia yg tdk terbatas

    untuk bung ahmad alquthfby bagaimana cara anda berfikir dan bagaimana anda menyimpulkan tulisan saya?

  87. Owner Finance mengatakan:

    Kredit ga mampu bayar, jangan kredit jawabannya…
    Mau kendaraan ga mampu cash, ya kredit…
    Angsurannya kegedean, ya tambah DP…
    Setelah kredit, perbanyak berdo’a minta digampangkan rejeki, dimudahkan rejeki, supaya bisa ngangsur…
    Kalo setelah do’a tetep rejeki susah dan ngga bisa ngangsur bahkan macet, ya sudah balikkin…
    Jangan tergiur sama LPKSM, karena mereka tidak mungkin mau melunasi. Berperkara di pengadilan ngga pernah menang, karena posisi yang berhutang, dan ngga bayar apalagi sampe digadai,itu lemah dimata hukum dan agama (konon katanya akan tetap ditagih di akherat, katanya ya, krn saya blum pernah ke akherat).
    Dan kalau takut itu riba, ya sudah terima saja, ngga usah maksain pengen kendaraan bermotor, cukup sepeda atau jalan kaki atau kendaraan umum.
    Intinya, nrimo saja atau kalau mau dipaksakan ya harus siap konsekwensinya.Dan jangan pernah percaya kepada LPKSM atau apapun, karena tidak akan menghilangkan hutang anda.

    • Ansory mengatakan:

      Selamat malam Saudaraku Owner Finace, Nampaknya Anda Terpelajar dari tulisan anda saya hormat, namun kalau Anda memang dapat Berfikir Rasional dan dewasa, mari kita diskusikan TENTANG FINANCE (Lembaga Pembiayaan) Pertanyaannya kami dari LPKSM adalah :

      1. Mengapa Finance dalam Prakteknya mengabaikan Prinsip kehati-hatian mengenal nasabah ?

      2. Mengapa Managemen Resiko sering Juga Dilanggar ? dan

      3. Mengapa dalam Membuat Perjanjian Pembiayaan selalu Mencantumkan Klausula baku yang
      dilarang Undang-Undang No.8 TH. 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (UU yang kami
      emban) ?

      Nah itu dulu saudaraku pertanyaannya, Negative Tangking mari kita singkirkan dahulu, karena Proses tersebut terjadi sebelum Debitur waktunya membayar atau Angsuran belum terlambat (sebelum debitur Anda anggap nakal) atau LPKSM nya Anda anggap Macam-macam, Jawaban Anda kami nantikan dengan waktu yang tidak terlalu lama saudaraku, Ok, dan Maaf kita diskusikan ini dengan tanpa emosi lho, Setuju…? Slm Malam……………..

      • edyhandoko mengatakan:

        nanya lagi, kok konsumen yg ngutang, gak bayar, mobilnya digadaikan, tetep kamu belain ?

      • edyhandoko mengatakan:

        dah bung owner finance, mereka sedang berhalusinasi, mereka pikir hanya UU PK aja yang ngatur semua perjanjian. coba mereka ditanyai apa mereka punya buku tabungan, atau deposito di bank, pasti jawabannya punya. lha itu yang bikin syarat-syarat perjanjian penyimpanan uang di bank berupa tabungan or deposito khan bank, yang netepin bunga naik turun sesuai rate SBI jg banknya tanpa pemberitahuan lbh dahulu. Kok gak digugat dgn perjanjian baku ????? coba gugat juga, dijamin pasti kalah.

      • OWNER FINANCE mengatakan:

        Wheeww…sudah lama ga buka blog ini, kaget juga ternyata komentar saya berlanjut ya..
        Oke, menyimpang dari inti permasalahan, saya orang yang paling gemes dengan tatacara penulisan bahasa inggris, Negative Thinking (bukan tangking ya..)
        Lanjut ke permasalahannya, langsung jawab ja ya..
        1&2. Finance basicly sudah menggunakan prinsip kehati – hatian, prakteknya memang kembali lagi kepada pribadi karyawan tersebut, dan memang seringkali terjadi friksi / conflict of interest ketika berbicara tentang kebutuhan hidup. disini ada celah yang selalu dimanfaatkan oleh LPKSM untuk mengiming-imingi beberapa lembar rupiah agar proses kredit disetujui. Manajemen tidak akan mengetahui apakah data pengajuan kredit itu real atau manipulasi, ini akan diketahui ketika terjadi gagal bayar. intinya disini ada pada pribadi yang bersangkutan. Ada solusi sebetulnya, menggunakan BI Checking, tapi dari sisi bisnis akan sangat menghambat dalam penentuan keputusan kredit, karena borok sedikitpun akan diketahui di BI Checking tersebut. Sehingga nilai nya akan tidak layak. Imbasnya??Nasabah yang pernah melimpahkan unit yang masih kredit kepada LPKSM dan tidak ada penyelesaian ketika suatu saat ingin (benar-benar butuh) kendaraan kembali, history credit nya akan bisa diketahui dari BI Checking tersebut. Inilah dasar mengapa tidak semua multifinance menggunakan BI Checking sebagai pertimbangan keputusan kredit yang akan berdampak pula pada sulitnya memiliki kendaraan bermotor. Apalagi, pemerintah jeli melihat kondisi ini, dan menetapkan standar DP Minimal di angka 30%.. Makin kelabakan lah konsumen yang berdaya income pas-pasan jika dilampiri pula oleh BI Checking..
        No 3 sudah dibahas oleh bung Eddy handoko..
        Regards.

      • komando mengatakan:

        mohon pencerahan

        saya konsumen yang merasa dirugikan oleh pihak adira
        kebetulan saya kredit mobil selama 3 tahun dan saya sudah membayar kewajiban selama 1 tahun,
        dalam perjalananya usaha saya mengalami kegagalan usaha, untuk itu saya berusaha mencari uang agar
        tetap bisa membayar kredit dengan mendatangi keluarga yang kebetulan tempatnya dipedalaman
        kalimantan yang tidak ada sinyal telphon. trus mobil kreditan saya titipkan dengan adik saya yang
        ada dikota supaya mobil itu bisa dimanfaatkan untuk usaha. namun usaha yang dilakukan ternyata
        tidak mencukupi untuk membayar kredit, sehingga menunggak selama 2 bulan lalu pihak adira
        menyita mobil dari tangan adik saya tanpa memberikan surat pemberitahuan kepada saya selaku
        konsumen. dan sekarang mobil sudah berada ditangan adira selama 1 bulan.

        masalah ini saya ceritakan dengan KOMNAS PKPU, beliau bilang akan bisa mengeluarkan mobil dari
        adira ketangan saya bila ada niat bayar, saya bilang saya berniat membayar. lalu saya menyiapkan uang
        untuk membayar angsuran kreditdan dan bersama KOMNAS PKPU ke adira, jawaban pihak adira, mobil
        sudah tidak milik konsumen lagi dan akan dilelang karena sekarang sudah telat 3 bulan.

        jujur saya sangat kecewa dengan pihak adira dan juga pihak KOMNAS PKPU yang berjanji pasti bisa
        mengeluarkan mobil, saya juga mengeluarkan biaya transport untuk KOMNAS PKPU dalam
        mendampingi senilai 2jt, dan hasilnya NIHIL. trus dari KOMNAS PKPU menyarankan untuk lanjut
        kepengadilan dengan gambaran kasus ini bisa dimenangkan mobil bisa kembali dan juga bisa
        mendapat uang ganti rugi,,,dengan catatan semua biaya proses pengadilan ditanggung saya total
        biaya sampai selesai dipengadilan 43jt, dan untuk tingakat pertama pengadilan harus membayar 5jt.
        karena mendapat gambaran bisa menang dipengadilan saya menyanggupi melanjutkan kasus, lalu
        KOMNAS PKPU sy kasih DP 1jt

        Saat ini Pikiran saya sedang bimbang benarkah demikian???
        setelah membaca komentar di web ini makin bingung karena pro dan kontra terhadap kehadiran
        sepak terjang KOMNAS PKPU
        sebelum saya melangkah lebih jauh,,,mohon pencerahanyanya????
        supaya saya tidak jatuh dantertimpa tangga

        trimakasih

        salam dari kalimantan

  88. edyhandoko mengatakan:

    Wongkentir mengatakan:
    Desember 11, 2011 pukul 3:48 pm

    Mas Edi jadi OKB dong

    —–
    Ya lha….jadi OKB = Orang Kelakuan Bejat………….. he….he….he….. dibantu sm Moch. Ansyori SH (alumni mana yah) gugat finance, bank, koperasi, BPR ….

    Wong Kentir Mau jadi OKB ? dtg ke Moch. Ansyori SH (alumni mana yah) dijamin gugatannya ancur-ancuran ….. pak Moch Ansyori SH (alumni mana yah) masih inget to…..yg ditolak, yg tidak diterima, yg dicabut….. he….he…ho….ho….. MERDEKA !!

  89. BAHAN DISKUSI MENJELANG TAHUN 2012.

    Kronologi Rekayasa Pembuatan Akta Jaminan Fidusia dan Sertifikat Jaminan Fidusia

    1. Kreditur dan Debitur menanda tangani perjanjian pembiayaan bersama dengan penyerahan Hak Milik secara Fidusia No : 030211200077 antara PT. ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE Cabang Malang dan TUAN CPH, WA pada tanggal duapuluh delapan Januari duaribu sebelas (28-1-2011) Di wilayah hukum Malang – Jawa Timur.

    2. Debitur Menggugat di PN. Kota Malang Pada tanggal Duapuluh sembilan april duaribu sebelas (29-4-2011).

    REKAYASA FIDUSIA (Fidusia awu-awu) :

    3. Pada tanggal dua belas juni duaribu sebelas (12-6-2011) pembuatan akta Notaris FYR, SH, M.Kn (inisial.Red) No. 02 berdasarkan surat kuasa dibawah tangan ( bertentangan dengan undang-undang No. 8 TH. 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Pasal 18 ayat(3) d dan h, dan merujuk pada pasal 18 ayat(3), UU RI No.8 TH. 1999 dinyatakan“BATAL DEMI HUKUM”;

    4. Penerbitan Sertifikat Jaminan Fidusia No. W10-18110.AH.05.01.TH.2011/STDTerdaftar, tanggal duapuluh dua juni duaribu sebelas (22-6-2011) berdasarkan Akta Notaris No. 02.

    Kesimpul :
    - Perjanjian ditandatangani pada tanggal : 28-1-2011.
    - PT. ADIRA digugat Konsumen pada tanggal : 29-4-2011.
    - PT. ADIRA membuat Akta di Notaris, tanggal : 18-6-2011.
    - Fidusia Terdaftar pada tanggal : 22-6-2011.

    Nah Dari kronologi diatas Saudara-saudaraku dapat menyimpulkan orang macam apa yang bekerja pada PT. ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE Cabang Malang ini, fakta inilah yang akan diurai di meja hijau, apapun putusan Majelis, KOMNAS PK-PU INDONESIA akan menghormati dan menghargai namun bukan berarti kami setuju, kalau nanti putusan Hakim Menyimpang, Masyarakat punya hak EKSAMINASI PUBLIK gunakanlah hak Masyarakat itu, semoga kita semua sadar bahwa selama ini kita dibodohi oleh Antek-antek Kapitalis yang ada dibenaknya hanya PROFIT…PROFIT…DAN PROFIT, Tanpa menghiraukan rakyat yang menjerit dan menangis karena kendaraannya RAIB (disita tanpa prosedur).

    Mohon saudara-saudaraku mendiskusikan kronologi kasus perlindungan konsumen diatas…agar Masyarakat Aman dan Terlindungi dari pada kita berburuk sangka pada orang lain, ok semoga bermanfaat.

    • Owner Finance mengatakan:

      Debitur menggugat kreditur atas masalah apa??Kendaraannya di sita??Yo wajar saja, ADIRA ga aka menyita kalau telat seminggu, telat sebulan atau dua bulan pun ngga aka disita asal langsung dibayar jangan disisain, ya kalau telat 3 bulan lebih mosok mau diem ja ADIRA nya??Pasti sebelumnya sudah ada upaya persuasif dari ADIRA dan biasanya DEBITUR tetep bandel (karena belum punya duit mungkin). Putusan majelis ya tetap harus dihormati dan dihargai, karena memang seharusnya begitu.

      • Ansory mengatakan:

        Nah ini baru Owner Finance, Saudaraku Owner Finance yang digugat adalah Pencantuman klausula baku yang dicantumkan dalam setiap akta Perjanjian Pembiayaan yang diterbitkan oleh Finance (Lembaga pembiayaan), Kredit belum macet, Mobil belum di sita oleh Adira atau yang lainnya intinya Kami menggugat atas pencantuman klausula baku yang dilarang UU R.I No.8 TH. 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, yang dimaksud pada pasal 18 ayat(1) huruf a S/d h UUPK,

        sesuai yang Saudaraku katakan “Putusan majelis ya tetap harus dihormati dan dihargai, karena memang seharusnya begitu”. itu kata bijak yang baru kami rasakan diforum ini dari pihak yang merasa dari seberang (saya angkat topi deh) nah itupun yang kami lakukan “kami menghargai putusan apapun yang majelis tentukan” tapi coba saudaraku amati kata-kata yang tidak layak dilontarkan forum ini dan mencerminkan kekanak-kanakan, kapan ya Mereka menjadi dewasa ? Tapi kalau mereka Sudah bisa berfikir dewasa, saudaraku Owner Finance nggak bisa lagi mempekerjakan orang dengan tidak menggajih seperti sekarang ini, coba bayangin gajih dibawah regional aja bisa ditindak oleh Pemerintah apalagi tidak menggajih, atau menyiasati dengan cara memberi Sukses Feesehingga terjadilah PREMANISME dinegri Tercinta ini, Mari jangan membenarkan kebiasaan, tetapi biasakanlah melakukan yang benar, Salam

  90. audreyfreshindo mengatakan:

    Dmana alamat lsm dimadiun yang bisa saya hubungi untuk bisa membantu saya masalah kredit sepeda motor….saya punya tunggakan 3 bulan,dan saya sanggup membayar ataupun mencicil 1 bln dulu…kok katanya harus langsung 3 bulan lunas….mohon bantuannya..makasih.

  91. edyhandoko mengatakan:

    sunu mengatakan:
    Desember 9, 2011 pukul 6:47 am
    Semuel Manu: sudah pasti langsung disita sama adira..!!! mereka kan kapitalisme..

    sunu mengatakan:
    Desember 11, 2011 pukul 2:13 am
    komnas pk-pu Indonesia Moch. Ansory:
    maaf, masalah pasalc18 itu anda jgn menjadi hakim. biarkan persidangan yg mmutuskan dan kita sepakat bahwa lembaga peradilan adalah penetunya. kami lembaga finance memiliki sertifikat jaminan fidusia. dan kami berhak mengeksekusi!!! sesuai ketentuan dlm UU Fidusia. mari kita bedah, saya kepengen tau ilmu hukum sarjana karbitan kayak anda ne. anda hanya memanfaatkan debitur utk mencari laba dari duit gugat perdata senilai 10jt. semakin banyak masyarakat yg menggugat maka semakin kaya pula anda. tp isi dari gugatan anda itu tdk lebih dari sekedar omong kosong. anda ne pernah belajar buat gugatan perdata apa tdk sih? atau jangan2 anda sarjana karbitan..

    _________

    nu…sunu…yang keren dong kalau ngomong…..jadi org jangan mencla mencle….nu sunu…. pasti omongan kamu didikte yah ….kamu jadi nggak keren ah……ha….ha…ha….ha…. coba kamu baca omongan pertama km berseberangan sama finance omongan kedua berseberangan sama lpksm …. kl ngomong dipikir nu…sunu…… kek…..kek…..kek….kek….kek…… jd smangkin ketahuan deh kalau didikte sama orang lain …… nu ….sunu jgn mau didikte …. kamu rugi lho …. udh dibilang ambigu … dibilang gak keren. kamu diboongin sama org yg suka boongin dgn gugatan-gugatan sih…. ho….ho….ho….ho…..

    malam gini kita-kita org-org finance pada kumpul di Tegal nih, baca ulasan oom Ansyori. Banyak yg ketawain, kl mau nyatut nama org untuk memfitnah yang keren dikit lha…. liaak en aaa….si sunu (Desember 9, 2011 pukul 6:47 am) ngomong apa diposting yg pertama … eh si sunu kedua ngomong apa diposting ke dua (Desember 11, 2011 pukul 2:13 am) KOK AMBIGU BANGET SI SUNU NGOMONG …..KEK….kEK….KEK…KEK….GAK KEREN BANGEEETTT …. Nu Sunu kamu emang abal-abal seabal abal yg dikte kamu ….. ha…ha…ha….

    _____________

    to pak Ansyori SH (alumni mana yah ?) tolong diposting dong isi jawaban gugatan yg dibahas dan dibilang ngawur sekaligus menyesatkan, biar kita-kita ini tahu kalau pak Ansyori cs itu ilmu hukumnya jago, bikin gugatan hueeebaat. Oom ini pejuang pantang mundur, udah gugat sana gugat sini, mulai class action yang selalu dan selalu ditolak, sekarang gugat perdata biasa yang juga kebanyakan ditolak dan ada yg belum maju eeehhh udah dicabut, ada yg belum selesai sidang eeeehhh dicabut juga…..

    satu aja, kami minta pd om Ansyori SH (alumni mana yah) mhn dipublish gugatan PK PU yg dikabulkan yang menyatakan itu perjanjian adalah klasula baku dilarang ….. Biar audiens entu th semua kl om Ansyori SH (alumni mana yah) itu emaaangg juaaaggooo…….

    to pak Ansyori lagi, kami yg lagi kumpul makan sate kambing baru tahu, kt oom Ansyori kalau amandemen UU itu di MK ….???????????????????? sy nulis tanda ? (banyak) krn kami tdk tahu kalau mau ngamandemen UU itu ke MK …. (sambil ketawa sakit perut). Psssssttt ada yg bilang nih, itu presidennya pasti bukan SBY, Ketua MKnya pasti bukan Pak Mahfud MD, Ketua DPRnya pasti bukan Marzuki Ali …. dan negaranya pasti bukan Negara RI ….. hayyoooo kl mengamandemen UU itu dimana hayooooo……??? ha…ha…ha….ha… MERDEKA oom ….!!!

    • yang bener menurut anda Pasti Di Perusahaan Anda kan, yang sudah berhasil (pembodohan Publik) dan telah berhasil merusak tatanan Hukum di Wilayah NKRI ini, semoga kalian diampuni dosa-dosanya oleh Allah, amin….

      • edyhandoko mengatakan:

        belum dijawab :

        - huruf S dan H (SH) di nama Moch. Ansory SH itu singkatan nama, or gelar sarjana ?

        - kalau bergelar, alumni mana ? coba diumumin di web ini …. BERANI !!

        - kalau singkatan nama, singkatannya emang pas sekali, kesannya keren dan bodohi konsumen. Biar dipikir kalau Ansyori emang sarjana hukum….konsumen semakn terkecoh.

        - amandemen di MK itu di negara mana ? Presidennya siapa, Ketua MKnya siapa ?

        MERDEKA !!

  92. sunu mengatakan:

    komnas pk-pu Indonesia Moch. Ansory:
    maaf, masalah pasalc18 itu anda jgn menjadi hakim. biarkan persidangan yg mmutuskan dan kita sepakat bahwa lembaga peradilan adalah penetunya. kami lembaga finance memiliki sertifikat jaminan fidusia. dan kami berhak mengeksekusi!!! sesuai ketentuan dlm UU Fidusia. mari kita bedah, saya kepengen tau ilmu hukum sarjana karbitan kayak anda ne. anda hanya memanfaatkan debitur utk mencari laba dari duit gugat perdata senilai 10jt. semakin banyak masyarakat yg menggugat maka semakin kaya pula anda. tp isi dari gugatan anda itu tdk lebih dari sekedar omong kosong. anda ne pernah belajar buat gugatan perdata apa tdk sih? atau jangan2 anda sarjana karbitan..

    • Bung sunu anteknya Kapitalis, Anda PH, punya etika donk jangan banyak bacot, bikin eksepsi aja belepotan, ngaku-ngaku sok jago hukum, apa sih keistimewaan anda, Pimpinan Adira aja sudah terbukti jadi Tersangka gara-gara Fidusia, Anda kok masih ngomong Fidusia awu-awu disini, coba buktikan kalau anda bisa mengeksekusi jangan banyak bacot lah, tuh mobilnya ada….!!! kalau nyidam penjara, yang pasti sebagai PH, bung sunu harus ingatkan BOS Adira, jangan suka merekayasa fidusia, minimal anda dan BOS anda harus punya moral untuk tidak mencelakakan Rakyat dengan dalih fidusia awu-awu semacam itu.

      coba Anda cermati bersama :

      Perjanjian Pembiayaan bersama dengan penyerahan hak milik secara fiducia No : 030210200899 tertanggal 28 September 2010 atas nama KYH

      namun pembebanan fidusia melalui akta notaries No.01 tanggal 16 September 2011 yang dibuat oleh Notaris FYR, SH. M.Kn serta terdaftar dikantor pendaftaran fidusia dengan sertifikat Pendaftaran fidusia No : W10-30549.AH.05.01.TH.2011/STD tertanggal 29 September 2011.

      (satu tahun kemudian) uang debitur dikantongi dan dipakai modal dulu, baru direkayasa Lahirnya sertifikat fidusia, bahkan Setelah Gugatan Perkara Didaftarkan di PN Malang,

      ini artinya, Anda sedang berupaya untuk menyesatkan Majelis yang menangani perkara ini dengan Bukti hasil rekayasa Fidusia pada saat pembuktian nantinya;(lucu ya Hakim mau dikadalin sunu) kalau hakimnya mau dikadalin, pasti akan disidang kehormatan deh.

      Kebiasaan Merekayasa Fidusia seperti diatas Merugikan Negara Milyaran Rupiah (yang kata sunu diatas ada fidusianya dan dia bisa mengeksekusi),yang pasti saat ini Pimpinan PT. Adira Malang sedang dijadikan Tersangka Oleh Kejaksaan Negeri Malang karena diduga menggelapkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Terkait Pendaftaran Fidusia, mungkin karena diajari oleh Sarjana Hukum Kampungan kayak anda ini yang sok jago dan sok pinter tentang hukum, anda pengen tau ilmu hukum kami, ok akan kami buat REPLIK untuk menjawab Eksepsi anda yang menggunakan dalil-dalil ngawur yang menyesatkan dan tidak ada relevansinya dengan GUGATAN yang anda Eksepsi.

      Untuk bisa kaya (ternyata iri ni ye)…. Andapun bisa kok “kaya monyet” tentunya, sorry bung, bak pepatah mengatakan “Mulut kamu adalah Harimau kamu” dia akan menerkam dirimu sendiri.

      Nah Para audien, kalian kan bisa mencermati “Jago rekayasa Fidusia” akan ditelanjangi dimeja hijau dan sunu akan dilaporkan Peradi dan Mahkamah agung karena Pelanggaran etika Profesi terbukti telah Mencemarkan nama baik seorang PNS dengan Melaporkan Konsumen(PNS) tersebut Pada Pejabat DPR kota batu dan bukti Rekaman ada, dia/sunu belajar jadi Debt Kolector (lupa bahwa dia PH atau mungkin PH2an kali ye) dengan cara menakut-nakuti konsumen (PNS) Via DPR, ingin kaya kali ya….dapat Fee Tarik mobil kan 20 Juta (lumayan buat orang desa kayak dia).

      maaf bung sekalian aja nih, Untuk Pembuktian terbalik UUPK kenapa anda sewot dan kebakaran jenggot…? harusnya anda ke Mahkamah konstitusi untuk mengamandemen UUPK, bukan ngomel diforum ini, ok Salam.

  93. Saudara-saudaraku Masyarakat konsumen dimanapun berada, maaf antek-antek kapitalis yang ada disini juga tentunya deh, Perlu diketahui LPK KOMNAS PK-PU IMDONESIA sedang mengukir
    sejarah dengan membuat Terobosan Hukum Lex Spesialis Derogate legi Generali Undang-undang yang khusus mengalahkan undang-undang umum) kami menggugat berdasarkan UU R.I. No. 8 TH. 1999 Tentang perlindungan konsumen dan PH Pengusaha nakal Berdasarkan Ketentuan Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata mengatur bahwa suatu perjanjian dinyatakan sah apabila telah memenuhi 4 syarat komulatif yang terdapat dalam pasal tersebut, yaitu:
    1. Adanya kesepakatan para pihak untuk mengikatkan diri
    2. Kecakapan para pihak untuk membuat perjanjian
    3. Ada suatu hal tertentu
    4. Adanya suatu sebab yang halal

    Sementara itu, suatu sebab dikatakan halal apabila sesuai dengan ketentuan pasal 1337 Kitab Undang-undang Hukum Perdata, yaitu :

    • tidak bertentangan dengan ketertiban umum
    • tidak bertentangan dengan kesusilaan
    • tidak bertentangan dengan undang-undang

    Jika ketentuan Pasal 1320 jo. 1337 KUHPerdata Para Penggugat kaitkan dengan Pasal 18 ayat (1) UU tersebut yang menekankan ada 8 (delapan) klausula baku dilarang dicantumkan dan Pasal 18 ayat (2) yang melarang pencantuman klausula baku yang letak atau bentuknya sulit terlihat atau tidak dapat dibaca secara jelas, atau yang pengungkapannya sulit dimengerti maka tentu praktek pencantuman klausula baku sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (1) dan (2) tersebut adalah bertentangan dengan undang-undang sehingga perjanjian semacam itu tidak memenuhi syarat sahnya perjanjian yang diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang Undang Hukum Perdata yang akibatnya perjanjian tersebut batal demi hukum.

    Saudaraku Debitur, Edy Handoko yang ingin menebar fitnah disini termasuk sunu agar melek bahwa gugatan LPK KOMNAS PK-PU INDOMESIA adalah Tentang Pencantuman Klausula Baku yang dilarang oleh Undang-Undang R.I. No.8 TH. 1999 (Lex Spesialis Derogate legi Generali) nah seharusnya para hakim dapat melaksanakan ketentuan undang-undang tersebut, Kalaupun Belum berkenan atau dalam Putusannya masih belum menyuarakan amanah undang-undang, kami sebagai Warga Negara yang baik MENGHORMATI dan menghargai hak Kemerdekaan Seorang Hakim dalam Memutus, namun bukan berarti kami setuju dengan ketidak adilan yang sedang terjadi dinegeri ini, itulah sebabnya kita Gugat Terus sampai para Hakim dapat menyuarakan Keadilan bagi Masyarakat Konsumen di Negeri Indonesia tercinta ini.

    Sekaligus agar saudaraku Debitur, Edy Handoko (siapapun kalian) yang ingin menebar fitnah disini termasuk sunu sadar, itulah yang membedakan kami dengan Kapitalis nakal, kami melalui jalur hukum kalau mereka menggunakan cara-cara PREMANISME (Mencaci maki konsumen, merampas kendaraan tanpa prosedur,dsb) namun yang kami herankan kami yang menggugat Finance kok anda-anda yang sewot alias kebakaran jenggot, menyerang kehormatan dengan lisan maupun tulisan adalah perbuatan PIDANA ingat itu saudaraku, Forum ini untuk diskusi bukan untuk saling menghujat.. ok, semoga saudaraku segera sadar bahwa sudah saatnya Praktek Premanisme di Negeri ini DIHENTIKAN, mengingat Indonesia adalah Negara HUKUM bukan negara PREMAN, sebelum Anda atau anak cucu anda nanti mendapat giliran Dihakimi oleh Finance yang saat ini anda bela mati-matian diforum ini (Kendaraan saudara anda dan anak cucu anda dirampas dijalan) kan mereka tidak selamanya didekat anda yang sok tau Hukum

    Yang pasti kita dan masyarakat sedang menggagas langkah-langkah Preventif untuk menghentikan Praktek Premanisme dan akan menggugat terus…terus…dan Terus… dan akan membukukan putusan banci (bukti putusan) dari para hakim yang tidak melaksanakan tugasnya sebagai pelaksana undang-undang, untuk bahan menghadap ke Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial dalam rangka Pembenahan ditubuh Penegak Hukum di Negeri ini, Semoga bermanfaat.

    • edyhandoko mengatakan:

      weeeehh untung besar nih debiturnya, dah dapat pinjaman, unitnya digadaikan, gak bayar utang …. ngegugat lagi ….. kl getttooo bsk sy mau jd debitur yg kayak gini aaahh….beli mobil pakai uang pinjaman, trs saya gadaikan mobilnya, yah bayar utang 1 – 3 bulan aja, bulan ke 6 datang ke PK PU kasih kuasa utk gugat finance perbuatan melawan hukum, minta pembatalan perjanjian sembari tetep gak kembalikan unitnya dan gak kembalikan utang saya, minta ganti rugi……..MANTAAABBB SEKAAALLLEEEE…….

  94. sunu mengatakan:

    Semuel Manu: sudah pasti langsung disita sama adira..!!! mereka kan kapitalisme..

  95. Semuel Manu mengatakan:

    jika konsumen mengalami kecelakaan sehingga cacat dan tidak mampu mendapatkan penghasilan untuk melanjutkan angsuran atau macet.Apa yang dilakuakan PT adira sebagai Perusahaan Pembiayaan yang bergerak dibidang asuransi?

    • debitur mengatakan:

      serahkan barangnya, agr gak jd beban anda. kl ttp anda pegang mk wajib anda angsur, anda khan udh dipinjemin duit sama finance

      asuransi itu melekat pd unit kendaraan selama biaya asuransinya dibayar. tergantung jenis asuransinya.asuransi gunanya utk kehilangan murni bukan krn penggelapan atau unit kecelakaan (tergantung asuransinya)

  96. suara konsumen mengatakan:

    ah komentarnya mz sokmoral ne ko cemmen banget y..
    kalo mslh gugat apa salahnya?
    setahu saya, LPKSM berjuang memberdayakan masyarakat, agar masyarakat bs setidaknya melakukan perlawanan secara hukum. kan bagus? masyarakat kini mulai sadar terhadap hukum. masalah kehadiran saksi itu kan pasti ada alsannya. wong LPKSM yg gugat ya mestinya mrea pnya ghirah utk menghadirkan saksi. ketidakhadiran saksi itu bkn ukuran utk menilai ngerti tidaknya ttg hukum acara perdata. dan tdk ada kaitannya dg moral mz. anda sy harap tdk terlalu mendramatisir. malu.. dibc p[embaca..

    • debitur mengatakan:

      lakukan dan bktkan, apa dgn cr itu gugatan anda terbukti ? sekedar ngingetin sm anda, lihat lagi gugatan anda pd PT. Bank Mega Malang, ACC Malang. Semua di NO khan ?

      • edyhandoko mengatakan:

        ada lg, dgn OTTO Malang, penggugat malah disuruh bayar angsuran, krn gak bs akhirnya diserahkan juga unitnya. Ngapain capek2 ngegugat kl gtu ? ya krn dirayu PK PU, bayar PK PU

        gugat WOM di Tegal, gugatannya dicabut, setiap kali ditanya sm yg ksh kuasa, dibilang msh banding. Kasihan amat ya konsumen.

        class action dah gak mungkin dilakukan, krn pst DITOLAK, skrg pakai gugatan biasa, itu jg ngawur semua hkm acaranya ditabrak diartikan seenaknya.

  97. Yang terhormat saudaraku Amy, LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA adalah Pengemban amanah Undang-Undang No.8 TH. 1999 Jo PP. No.59 TH 2001 yang pasal 1 (satu) berbunyi : Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk melindungi Konsumen, nah apa arti Konsumen ? Konsumen “adalah pemakai barang dan/atau jasa” yang dimaksud UU disini adalah Konsumen akhir.

    Nah siapakah menusia didunia ini yang tidak memakai barang dan/atau Jasa saudaraku Amy…?
    sehingga wajarlah kalau anak yang nggak sekolahpun akan kami bina agar dapat berpartisipasi terkait Perlindungan Konsumen, kalaupun dalam melaksanakan amanah undang-undang PK terjadi Penyimpangan menurut pandangan saudara-saudaraku yang berbeda, itu wajar Coba Kita cermati Disana sini Para Petinggi Penegak Hukumpun sedang melakukan Pembenahan dari dalam dengan menindak anggota-anggotanya yang nakal (Polisi, Jaksa,Hakim, dsb) betul…?

    Nah kamipun demikian, kami sadari Negeri ini memerlukan saudara-saudaraku yang peduli pada Pengangguran, masyarakat yang terlibat Hutang dan dikejar-kejar dan diperlakukan sewenang-wenang sepertinya orang yang berhutang itu layak dicacimaki dan didholimi, Bukankan Negara ini Negara Hukum…? kenapa pelaku usaha tidak menempuh jalur hukum kalau memang menganggap Konsumen one Prestasi, seharusnya saudara Amy sadari itu, dan karna 2(dua) hal itu akar permasalahan di Negeri ini (Pengangguran dan Hutang)…!!! Masyarakat tidak bisa menyekolahkan anaknya ada yang anaknya jadi maling, rampok bahkan ada yang menjual diri, semua itu karena kita semua kurang Peduli dan hanya bisa menyalahkan orang lain tanpa berbuat sesuatu (Maaf).

    Coba tanyakan dimanapun saudaraku berada, siapakan saat masyarakat ini yang tidak punya Hutang…?, perlu diketahui Penyebabnya adalah Pelaku Usaha yang nakal dan tidak patuh pada peraturan dan perundang-undangan di Negeri ini meremehkan dan melanggar “PRINSIP KEHATI-HATIAN MENGENAL NASABAH” sehingga banyak satu orang bisa kredit lebih dari satu yang akhirnya macet dan terjadi Peristiwa Hukum (Pidana/Perdata) yang menjadikan kita semua berdebat tanpa berusaha mencari solosinya bak pepatah “Berebut pepesan kosong”.

    Nah mohon maaf kalau jawabannya terlambat mas Amy dan kami ucapkan selamat kepada antek-antek Kapitalisme sang penghisap keringat Rakyat (siang malam rakyat di cambuk agar membayar Hutang) dan berakhir kendaraannya dirampas tanpa prosedur sementara Pengayom dan Pelindung kita nampaknya belum memihak pada masyarakat yang diperlakukan sewenang-wenang, semoga Negeri ini akan dipimpin oleh orang-orang yang bermoral dan dibantu oleh pembantu-pembantu yang berbaju HAM.

    Terima Kasih, Semoga bermanfaat

    • sokmoralitas mengatakan:

      mmgnya anda punya moral ???? kl ndak ngerti hukum ndak usah teriak2, mmgnya cm diatur pakai UU Perlindungan Konsumen sj ??

      sdr Amy, kt thlah mrk ini spt apa…. gugat sana gugat sini, wktnya pembuktian saksi, mrk tdk hdrkan saksi bgmna mungkin gugatan LPKSM bs dibuktikan ?? kl ndak ngerti hkm acara, ndak ush gugat.

      Bgt kok msh merasa bermoral ?

  98. maya mengatakan:

    saya telah melunasi kredit sepeda m0tor saya selama 3 tahun. tp krn keuangan trkendala maka saya trtunggak melakukan pembayaran maka saya dkenakan denda. tp setelah pembayaran kredit saya slesai, mereka menahan bpkb saya dgn alasan saya hrs mmbyr denda sbsr 4jt 500rb dn mereka mmbri keRinganan ntuk mmbyr 3jt500rb.sbaikny apa yg hrs saya lakukan?

  99. amy mengatakan:

    mana nech jawabnya…? butuh pencerahan biar tidak ada salah paham

  100. amy mengatakan:

    cma sekedar saran, sebaiknya syarat masuknya anggota LPK lebih diperketat lagi, biar tidak terjadi penyalah gunaan,.. masa di daerah saya anak yang sama gk lulus sekolh, jadi anggota kompnas,..
    tidak pantas kan..?

  101. amy mengatakan:

    pada kenyataanya buknya membntu konsumen, tetapi di daerah saya banyak anggota yang memanfaatkan kesempatan, beli motor, mobil jelas dengan sengaja tidak membayar cicilan, sehingga masyarakt kecil yang kena imbasnya, tidak bisa mengambil motor, pinjam uang bank, di karenakan adanya kpk,.. masyarakat kecil juga yang kena black list,..
    mohon ditindak lanjuti anggota lpk yang tidak berpindidikan, yang memanfaatkan keadaan..
    mohon pencerahanya…

  102. ahmad alquthfby mengatakan:

    -> yg Alloh haramkan adalah riba, dan munas tdk berhak sama skali menentukan haram atau halalnya suatu urusan, karna pemilik hukuman hanyalah Alloh. saya pernah baca ayatnya, tp lupa(ntar d cariin klo tertarik).
    ——————————
    Munas memang bukan penentu maz, hanya saja didalam munas itu ada sekumpulan ulama-ulama yang memiliki otoritas dalam dien. Saya juga tdk pernah mengatakan bahwa munas berhak sebagai satu2nya pemegang otoritas halal-haram. Yang penting apa yg dijadikan hujjah oleh munas itulah yg kita lihat bukan pada munas, person, atau organisasinya. Syetan pun jika berkata benar kita hrs ikuti. Alloh memang pemilik hukum, namun Alloh kan tdk mungkin berfatwa: “ini lho haram, itu yg halal”. Alloh menyuruh kita utk mematuhi syariat nabi, sedang nabi ketika wafat hanya meninggalkan qur’an dan hadist. Nah.. yang punya otoritas untuk menggali ilmu quran dan hadist adalah ulama. Hasil munas itu bukan serta merta sebuah tulisan fatwa pepesan kosong namun kesimpulannya diperoleh dari serangkaian pemikiran yang sangat dalam terhadap suatu permasalahan, berikut ayat pemahaman qur’an dan hadistnya, serta pendapat para ulama.

    -> indonesia adalah negara hukum, dan hukum itu mengancam kpd siapa saja masyarakat indonesia yg melanggar hukum.. termasuk yg berpangkat presiden pun. hukum itu jg melindungi masyarakat indonesia baik itu kalangan bawah, menengah, dan atas.
    memang benar bnyk leasing yg tdk mendaftarkan fiducia, sebenarnya itu mudah saja bagi leasing, tp biasanya biaya2 itu d tanggung oleh konsumen, artinya jmlh angsuran akan bertambah relatif mahal. sisi keuntungan buat negara tentunya pajak, baik pajak perusahaan maupun pajak penghasilan karyawannya, juga membantu pemerintah dlm menyediakan lapangan pekerjaan.
    —————————–
    Dalam UU Fidusia itu diatur bahwa lembaga finance WAJIB HUKUMNYA mendaftarkan jaminan Fidusia ke KPF di masing2 Provinsi. Nah.. sebenarnya awal problematikanya berawal dari lembaga finance yang tdk taat terhadap UU. Muta’akhir, pimpinan sebuah lembaga finance di Malang telah menyandang status tersangka dalam kasus penggelapan uang Negara. Mohon maaf bukannya menggurui, makudnya adalah lembaga finance telah menerima uang administrasi pendaftaran jaminan fidusia kepada KPF tp oleh lembaga finance-nya tdk disetorkan. diProbolinggo kami sudah ngelurug 3 kantor lembaga finance, dan mereka dengan lapang dada mengakui pelanggaran2 yg mereka lakukan, serta meminta maaf kepada kami.

    -> mengenai premanisme, bukan dlm hal tagih menagih saja kita jumpai, bahkan dlm kehidupan rumah tanggapun sering kita lihat seorang bapak memarahi anaknya habis2an, bukan kah itu membuat mental anak menjadi buruk(pengajaran yg buruk dari orang tua kpd anak, tragis ya). tp tergantung orangnya sih ga semunya menggunakan cara2 preman, ada jg yg menggunakan cara rosululloh dgn tdk menyempitkan hati seseorang dlm hal apapun. dan marketing bukanlah ilmu untuk menipu konsumennya, sasaran bagi perusahaan adalah costumer satisfactions.. services before sales and services after sales, itulah cara yg d tempuh agar perusahaan mendapat keuntungan, bukankah setiap sesuatu inginnya untung terus ya. saya memahami dan memaklumi kenapa leasing yg d serang, bukan perusahaan lain(baik itu perorangan:warung atau PD, dll).
    —————————————–
    Ah.. mhon maaf bs jadi saya menduga bahwa anda jarang melakukan turba. Dilapangan, para Debt Collector (DC) senantiasa istiqomah memakai cara-cara preman, yakni dengan menyita kendaraan bermotor konsumen secara paksa dan tdk manusiawi. Tidak perlu panjang saya ceritakan, karena diberbgai mass media sudah banyak diberitakan. Kalo anak wajar saja memarahi si anak tentunya dengan cara-cara yang ma’ruf. Kalo memakai cara rasululloh seharusnya lembaga finance merujuk kepada peraturan2 yg dikeluarkan oleh BI. Inget bahwa tujuan lembaga finance adalah guna memakmurkan masyarakat. Seharusnya ketika terjadi kredit macet, lembaga finance harus segera memberikan obat. Yakni rescheduling, reconditioning, atau pun refinancing. Jadi tidak hanya bisa menyita. Apalagi lembaga finance itu secuil pun tdk berhak melakukan penyitaan terhadap kendaraan milik konsumen. mereka boleh menyita asalah telah ada fiat dari pengadilan. Polisi dalam pengamanan jaminan fidusia memiliki 5 syarat, sesuai pasal 8 perkap 8/11. Asal anda tahu bahwa kebanyakan sasaran dari lembaga finance adalah pofit semata BUKAN SATISFACTIONS seperti yg anda fahami. Buktinya mereka tdk memberikan obat kepada kredit macet / kurang lancer dan mereka hanya bisa menyita, menyuruh debt collector lagi yg rata2 para DC eksternal tsb maksimal lulusan SMA dan mayoritas adalah para preman. Seharusnya jika lembaga finance taat aturan, penuhi kewajiban berfidusia, atau jika tdk punya fiduia maka tempuhlah gugatan perdatanya. Bisa difahami?

    -> mengenai manajemen resiko, sebenarnya leasing sudah memperhitungkannya, tp akhir2 ini muncul oknum2, baik itu dari pegawai leasingnya sendiri, konsumen, ataupun dari pihak lain. tdk lain karna kebutuhan yg semakin tinggi, pola hidup yg acak2an dgn mengedepankan gengsi yg tdk d barengi dgn ilmu yg menunjang, yg akhirnya melakukan cara2 yg salah yg dpt merugikan orang banyak.
    ————————————–
    Manajemen resiko leasing itu hanya diatas kertas. Lembaga finance menekan para karyawannya agar memnuhi target yg telah ditentukan. Jika tidak maka si karyawan bs dipecat. Akhirnya mulai dari kolektor, remove, dan surveyornya memakai segala cara untuk memenuhi target. Terciptalah kengawuran….

    -> klo soal db sy ga tau cara kerja mereka, yg jelas leasing bukan menyita, tp untuk mengurangi resiko kerugian maka jaminan itu d ambil kembali untuk d jual dan uang penjualan itu d gunakan untuk menutupi hutang2 konsumen dan kalo ada sisa d kembalikan kpd konsumen. tp rata2 jangankan ada sisa, hutang pun ga ke tutup dan kebijakan dari leasing hutang konsumen tsb d anggap lunas. keuntungan buat konsumen sendiri adalah terbebasnya dari beban hutang yg membelenggu.
    ————————————
    Sebaiknya anda juga harus berfikir dalam perspektif konsumen jangan melulu dari perpektif pelaku usaha. Apakah anda memahami makna penyitaan?
    Jika anda turba maka penjualan yang dilakukan leasing umumnya tidak diberitahukan secara transparan kepada konsumen, jangankan tau berapa harga penjualannya, kapan dijualnya pun konsumen tdk diberitahu. Dalam Islam hutang itu adalah dibayar sesuai kemampuan. Hindari cara2 rentenir. Leasing sekarang senantiasa mengadopsi cara2 rentenir. Awalnya ramah, ujung2nya adalah disita. Dan sekali lagi mereka tdk berhak untuk melakukan penyitaan, apalgi penjualan/pelelalangan. Pelelangan itu harus di KPKNL/lembaga lelang. Lain lagi pelanggaran leasing terhadap 8 daftar negative klausula baku yg dilarang oleh UU 8/99.

    • edyhandoko mengatakan:

      gugatan Perbuatan Melawan Hukum psl. 18 UU 8/1999 ke OTTO, Bank Mega, ACC di PN Malang, PN Kediri tidak dikabulkan. Malah debiturnya disuruh bayar, tuh… Putusan PK gugatan debitur thd Adira di Padang, juga gak ngomong ada pelanggaran psl. `18 UU 8/1999, putusannya hanya disuruh kembalikan kendaraan dan debiturnya bayar utang….

      gimana tanggapan anda soal debitur yg ambil 2 unit kendaraan sejenis, warna sama, di 2 finance berbeda lalu Nopolnya ditukar utk mengelabui finance ketika dia tidak bayar 6 bulan lamanya ??? apa ya debitur seperti ini dibelaiin ?

      Ngomong ada pelanggaran psl. 18 UU 8/1999 itu tdk mudah dlm perjanjian finance.

  103. Susilo Bambang Y mengatakan:

    BUNG ISMAN
    -> sbenernya masyarakat d untungkan dgn adanya perusahaan pmbiayaan(leasing). secara gt loh, pengen punya barang tp uang ga cukup, ya kredit aja. tp marak nya oknum2 yg mempunyai kepentingan sendiri dan merugikan pihak lain membuat kekacauan tersendiri. oknum2 itu berasal dari pegawai leasing, konsumen, atau dr pihak luar. di sini saya mau memberi pandangan:
    kredit itu d sarankan bagi orang2 yg mampu, dlm hal ini mampu membayar angsuran atau mampu mengembalikan barang jaminan(lapang dada). manajemen d sini benar2 d perlukan, ya perhitungan jgn sampe besar pasak dari pada tiang karna akan merugikan diri sendiri. dan satu kasus motor d tarik oleh pihak leasing , sebenarnya merupakan kerugian tersendiri buat leasing, sekarang berapa sih barang bekas kalo d lelang apalagi kalo keadaan nya rusak, dan berapa pembiayaan yg d keluarkan leasing untuk barang jaminan tsb? jd sebenarnya sama2 rugi. ya sekarang mah pikir secara matang sebelum melakukan kredit, jgn sampe merugikan pihak lain. coba deh pake hati, sekarang kalo leasing ga ada mau bagaimana? pengen punya barang… lama ngumpulin uang, dan tentunya semakin banyak pengangguran d indonesia. pemicu kekacauan ini adalah tdk lain faktor kebutuhan………………………………..
    —————————————-
    Bener tu mas.. adanya leasing memang bertujuan untuk membantu bangkitnya perekonomian masyarakat. Tp faktanya sekarang spertinya sangat kontradiktif. Leasing menyimpang dari tujuan utamanya yakni membantu masyarakat. Skarang leasingnya berlagak masa bodoh, kalo ga bayar angsuran main sita saja. Jadi awalnya RAMA lantas ujunge SITA, jadi adagiumnya kayak cerita kolosal “RAMA-SITA”. Dari awal memang sebenarnya leasing tdk menerapkan management resiko yg baik, pintu gerbangnya dari surveyor yg tdk independent, surveyornya jg terdesak dg tekanan target oleh perusahaan. Leasing jg memakan uang Negara, jaminan fidusia yg seharusnya wajib didaftarkan, eh.. sama leasing tdk didaftarken, jadi kata wajib dalam UU Fidusia diplintir timing-nya, sehingga wajibnya tdk terkait waktu. Padahal jika kita membaca UU-nya, maka terurai bahwa kewajiban disana bersifat imperative dan kala itu jg. Apalagi DB dari leasing bertindak melebihi kewenangannya sbg juru tagih, yakni mulai menjadi juru sita swasta. Didaerah kami, sdh banyak DB yg sadar bukan krn nasehat tp krn mereka berhadapan dg aparat penegak hukum. Lain lg pelanggaran terhadap UU 8/99 oleh finance. Pokok’e finance kalo pengen tentrem dan tdk mendapat gejolak dari masyarakat para pejuang supremasi hukum, maka finance wajib taat kepada uu 8/99, dan uu lain yg relevan

    -> heheh baru tamat baca komen2nya. wah2 pada pintar2 ya. perkenalkan nama saya Is Mandiri alamat kp. cangkuang no.19 rt 01/05 ds. cangkuang wetan kec. dayeuh kolot kab. bandung 40238. saya bekerja d leasing pt. mandala multifinance, tbk. sekaligus sbg konsumen(debitur) mandala. tentunya banyak yg beragama islam d sini. langsung saja ke topik, saya beberapa kali harus berhadapan dgn ormas2 atau lsm2 dan menurut mereka ingin mengubah sistem, salah satunya menghilangkan riba. sebenarnya perlu pemahaman yg mendalam tentang riba itu sendiri, karna sering d kait2 kan dgn bunga bank, padahal maknanya luas, perhatikan ayat sebelumnya dan sesudahnya ayat2 yg menjelaskan tentang riba. memang tatanan kehidupan(sistem) benar2 kacau sekarang, dan untuk merubahnya tentunya dalam diri kita dulu(introspeksi) sblm melihat keluar. dan cara2 yg dilakukan harus benar2 di perhatikan, perhatikan aspek riya dan jgn sampe merugikan pihak lain. sebenarnya manajemen suatu perusahaan mengadopsi dari al qur’an, tdk heran karna yahudi dan nasrani pun mempelajari kitab. Hadits di bawah diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari:
    Kalian sungguh-sungguh akan mengikuti jalan orang2 sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai seandai mereka masuk ke lubang dhabb1 niscaya kalian akan masuk pula ke dalamnya. Kami tanyakan: “Wahai Rasulullah apakah mereka yg dimaksud itu adl Yahudi dan Nashrani?” Beliau berkata: “Siapa lagi kalau bukan mereka?”
    sekarang apa yg d katakan rosullullah benar2 menjadi kenyataan d mana gaya hidup yahudi dan nasrani d ikuti oleh kita(termasuk saya). hal terkecil saja gaya perpakaian yg paling mencolok d kaum wanita, tp kenapa hal2 yg positifnya ga d ambil misalnya ilmu manajemennya, kita(masyarakat indonesia) jgn liat itu ajarn yahudi atau nasrani yg jelas ilmu itu milik Alloh.
    pemimpin yg baik itu orang yg selalu mengintospeksi dirinya sendiri.(maaf bila ada yg tersinggung, perkataan ini buat saya sendiri karna saya seorang pemimpin, pemimpin keluarga).
    marilah kita berfikir dgn menggunakan akal sehat, bukan dengan emosi. bukan kah d sini sarana untuk bertukar fikiran?? (hahahh bukan ya)
    pelaku usaha yg nakal, mari kita balikan konsumen yg nakal. tdk semuanya demikian.
    Q.S Al Ma’un
    1 Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? 2 Itulah orang yang menghardik anak yatim, 3 dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. 4 Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, 5 (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya, 6 orang-orang yang berbuat ria. 7 dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
    ibarat titik d slmbr krtas d sbh meja dlm sbh ruangan dan d luar mrupakan alam yg luas..
    Alloh menjadikan manusia berbagai suku bangsa agar saling mengenal, silaturahmi..
    skali lagi pemicu kekacauan adalah faktor kebutuhan: kebutuhan ekonomi, kesehatan, pujian(fsikologi), dll. penyebabnya adalah moral dan mental………………….
    Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
    perusahaan, pelaku usaha, konsumen, harta, dll itu semuanya milik Alloh…….
    bahan renungan: tdk sedikit pun matahari dan bulan salip-menyalip tp bagaimana dgn manusia, saling sikut menyikut. tragis
    ——————————
    Tentang riba bank konvensional, mayoritas ulama Indonesia berfatwa haram. Namun, Keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Nahdlatul Ulama di Lampung, 1992 memutuskan 3 keputusan. Para musyawirin masih berbeda pendapatnya tentang hukum bunga bank konvensional sebagai berikut :
    a. Ada pendapat yang mempersamakan antara bunga bank dengan riba secara mutlak, sehingga hukumnya haram.
    b. Ada pendapat yang tidak mempersamakan bunga bank dengan riba, sehingga hukumya boleh.
    c. Ada pendapat yang mengatakan hukumnya shubhat (tidak indentik dengan haram)

    • isman mengatakan:

      yg Alloh haramkan adalah riba, dan munas tdk berhak sama skali menentukan haram atau halalnya suatu urusan, karna pemilik hukuman hanyalah Alloh. saya pernah baca ayatnya, tp lupa(ntar d cariin klo tertarik).
      indonesia adalah negara hukum, dan hukum itu mengancam kpd siapa saja masyarakat indonesia yg melanggar hukum.. termasuk yg berpangkat presiden pun. hukum itu jg melindungi masyarakat indonesia baik itu kalangan bawah, menengah, dan atas.
      memang benar bnyk leasing yg tdk mendaftarkan fiducia, sebenarnya itu mudah saja bagi leasing, tp biasanya biaya2 itu d tanggung oleh konsumen, artinya jmlh angsuran akan bertambah relatif mahal. sisi keuntungan buat negara tentunya pajak, baik pajak perusahaan maupun pajak penghasilan karyawannya, juga membantu pemerintah dlm menyediakan lapangan pekerjaan.
      mengenai premanisme, bukan dlm hal tagih menagih saja kita jumpai, bahkan dlm kehidupan rumah tanggapun sering kita lihat seorang bapak memarahi anaknya habis2an, bukan kah itu membuat mental anak menjadi buruk(pengajaran yg buruk dari orang tua kpd anak, tragis ya).
      tp tergantung orangnya sih ga semunya menggunakan cara2 preman, ada jg yg menggunakan cara rosululloh dgn tdk menyempitkan hati seseorang dlm hal apapun. dan marketing bukanlah ilmu untuk menipu konsumennya, sasaran bagi perusahaan adalah costumer satisfactions.. services before sales and services after sales, itulah cara yg d tempuh agar perusahaan mendapat keuntungan, bukankah setiap sesuatu inginnya untung terus ya. saya memahami dan memaklumi kenapa leasing yg d serang, bukan perusahaan lain(baik itu perorangan:warung atau PD, dll).
      mengenai manajemen resiko, sebenarnya leasing sudah memperhitungkannya, tp akhir2 ini muncul oknum2, baik itu dari pegawai leasingnya sendiri, konsumen, ataupun dari pihak lain. tdk lain karna kebutuhan yg semakin tinggi, pola hidup yg acak2an dgn mengedepankan gengsi yg tdk d barengi dgn ilmu yg menunjang, yg akhirnya melakukan cara2 yg salah yg dpt merugikan orang banyak.
      klo soal db sy ga tau cara kerja mereka, yg jelas leasing bukan menyita, tp untuk mengurangi resiko kerugian maka jaminan itu d ambil kembali untuk d jual dan uang penjualan itu d gunakan untuk menutupi hutang2 konsumen dan kalo ada sisa d kembalikan kpd konsumen. tp rata2 jangankan ada sisa, hutang pun ga ke tutup dan kebijakan dari leasing hutang konsumen tsb d anggap lunas. keuntungan buat konsumen sendiri adalah terbebasnya dari beban hutang yg membelenggu.

    • Lontong Balap mengatakan:

      berarti ulamanya gak ada yang punya rekening di bank konvensional ya….mereka semua punya di bank syariah dong……syukurlah….

  104. isman mengatakan:

    heheh baru tamat baca komen2nya. wah2 pada pintar2 ya. perkenalkan nama saya Is Mandiri alamat kp. cangkuang no.19 rt 01/05 ds. cangkuang wetan kec. dayeuh kolot kab. bandung 40238. saya bekerja d leasing pt. mandala multifinance, tbk. sekaligus sbg konsumen(debitur) mandala. tentunya banyak yg beragama islam d sini. langsung saja ke topik, saya beberapa kali harus berhadapan dgn ormas2 atau lsm2 dan menurut mereka ingin mengubah sistem, salah satunya menghilangkan riba. sebenarnya perlu pemahaman yg mendalam tentang riba itu sendiri, karna sering d kait2 kan dgn bunga bank, padahal maknanya luas, perhatikan ayat sebelumnya dan sesudahnya ayat2 yg menjelaskan tentang riba. memang tatanan kehidupan(sistem) benar2 kacau sekarang, dan untuk merubahnya tentunya dalam diri kita dulu(introspeksi) sblm melihat keluar. dan cara2 yg dilakukan harus benar2 di perhatikan, perhatikan aspek riya dan jgn sampe merugikan pihak lain. sebenarnya manajemen suatu perusahaan mengadopsi dari al qur’an, tdk heran karna yahudi dan nasrani pun mempelajari kitab. Hadits di bawah diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari:
    Kalian sungguh-sungguh akan mengikuti jalan orang2 sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai seandai mereka masuk ke lubang dhabb1 niscaya kalian akan masuk pula ke dalamnya. Kami tanyakan: “Wahai Rasulullah apakah mereka yg dimaksud itu adl Yahudi dan Nashrani?” Beliau berkata: “Siapa lagi kalau bukan mereka?”
    sekarang apa yg d katakan rosullullah benar2 menjadi kenyataan d mana gaya hidup yahudi dan nasrani d ikuti oleh kita(termasuk saya). hal terkecil saja gaya perpakaian yg paling mencolok d kaum wanita, tp kenapa hal2 yg positifnya ga d ambil misalnya ilmu manajemennya, kita(masyarakat indonesia) jgn liat itu ajarn yahudi atau nasrani yg jelas ilmu itu milik Alloh.
    pemimpin yg baik itu orang yg selalu mengintospeksi dirinya sendiri.(maaf bila ada yg tersinggung, perkataan ini buat saya sendiri karna saya seorang pemimpin, pemimpin keluarga).
    marilah kita berfikir dgn menggunakan akal sehat, bukan dengan emosi. bukan kah d sini sarana untuk bertukar fikiran?? (hahahh bukan ya)
    pelaku usaha yg nakal, mari kita balikan konsumen yg nakal. tdk semuanya demikian.
    Q.S Al Ma’un
    1 Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? 2 Itulah orang yang menghardik anak yatim, 3 dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. 4 Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, 5 (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya, 6 orang-orang yang berbuat ria. 7 dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
    ibarat titik d slmbr krtas d sbh meja dlm sbh ruangan dan d luar mrupakan alam yg luas..
    Alloh menjadikan manusia berbagai suku bangsa agar saling mengenal, silaturahmi..
    skali lagi pemicu kekacauan adalah faktor kebutuhan: kebutuhan ekonomi, kesehatan, pujian(fsikologi), dll. penyebabnya adalah moral dan mental………………….

    Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
    perusahaan, pelaku usaha, konsumen, harta, dll itu semuanya milik Alloh…….

    bahan renungan: tdk sedikit pun matahari dan bulan salip-menyalip tp bagaimana dgn manusia, saling sikut menyikut. tragis

  105. isman mengatakan:

    sbenernya masyarakat d untungkan dgn adanya perusahaan pmbiayaan(leasing). secara gt loh, pengen punya barang tp uang ga cukup, ya kredit aja. tp marak nya oknum2 yg mempunyai kepentingan sendiri dan merugikan pihak lain membuat kekacauan tersendiri. oknum2 itu berasal dari pegawai leasing, konsumen, atau dr pihak luar. di sini saya mau memberi pandangan:
    kredit itu d sarankan bagi orang2 yg mampu, dlm hal ini mampu membayar angsuran atau mampu mengembalikan barang jaminan(lapang dada). manajemen d sini benar2 d perlukan, ya perhitungan jgn sampe besar pasak dari pada tiang karna akan merugikan diri sendiri. dan satu kasus motor d tarik oleh pihak leasing , sebenarnya merupakan kerugian tersendiri buat leasing, sekarang berapa sih barang bekas kalo d lelang apalagi kalo keadaan nya rusak, dan berapa pembiayaan yg d keluarkan leasing untuk barang jaminan tsb? jd sebenarnya sama2 rugi. ya sekarang mah pikir secara matang sebelum melakukan kredit, jgn sampe merugikan pihak lain. coba deh pake hati, sekarang kalo leasing ga ada mau bagaimana? pengen punya barang… lama ngumpulin uang, dan tentunya semakin banyak pengangguran d indonesia. pemicu kekacauan ini adalah tdk lain faktor kebutuhan………………………………..

  106. INFO BUAT MASYARAKAT…!!!
    Motor Dirampas di Jalan, Nasabah ADIRA Finance Situbondo Ngamuk
    Irwan Yulianto – detikSurabaya

    (detiksurabaya/Irwan Yulianto)
    Situbondo – Maraknya perampasan kendaraan yang dilakukan di jalanan oleh oknum yang mengaku sebagai petugas leasing ADIRA Finance mendapat perlawanan dari warga Situbondo. Puluhan warga yang mengaku menjadi korban perampasan mendatangi kantor ADIRA Finance, berharap motor mereka yang dirampas bisa kembali.

    Kedatangan puluhan warga ini sempat dihalangi petugas keamanan ADIRA Finance yang berada di Jalan Basuki Rahmat itu. Namun upaya petugas gagal lantaran warga melakukan perlawanan dan memaksa masuk ke dalam kantor.

    Di dalam kantor ini para korban perampasan merasa dipersulit untuk menemui pimpinana ADIRA, hingga akhirnya terjadi keributan di dalam kantor. Pantauan detiksurabaya.com, sempat terjadi aksi saling dorong antara karyawan dan warga.

    Pihak ADIRA akhirnya mengalah dan meminta perwakilan saja yang menemui pimpinan ADIRA. Namun sejumlah wartawan juga sempat dilarang untuk melakukan peliputan. Wartawan hanya mendengar suara korban perampas tengah memaki-maki pihak ADIRA dengan suara lantang.

    Deny, salah satu koban perampasan mengaku jika motornya dirampas oleh ADIRA. Padahal dirinya hanya menunggak satu bulan saja. “Motor saya dirampas di jalan, coba cara merampasnya dengan baik-baik, kami tidak akan marah, ini sudah kayak rampok saja,” ujar Deny kepada detikusrabaya.com.

    Ternyata, aksi warga ini juga melibatkan Komisi I DPRD Situbondo. Ketua Komisi I, Syaiful Bahri juga mendampingi para korban. Syaiful mengaku mendapatkan pengaduan dari konstituennya, terkait aksi perampasan motor dengan cara premanisme ini.

    “Kami rasa penegak hukum harus mengatasi masalah ini, karena sudah sangat meresahkan masyarakat. Tolong dibuat payung hukum tentang petugas eksekutor motor itu, atau dibubarkan saja, masih ada cara yang lebih arif untuk menyelesaikan masalah kredit macet di masyarakat. Jangan membuat masyarakat resah seperti ini,” ujas politisi asal PKB tersebut.

    Ironisnya, aksi warga ini juga berbuntut di kepolisian. Pasalnya, salah satu wartawan televisi mengaku jika kameranya dirusak oleh salah satu karyawan ADIRA.

    Samsul Choiri, kontributor TVOne Situbondo melaporkan kasus yang menimpanya ke Polsek Panji. “Saat itu kami melakukan peliputan, dan salah satu karyawan memukul mick kamera saya hingga tidak berfungsi,” ujar Samsul.

    Sementara itu, Kapolsek Panji, AKP Mas Ahmad mengaku sudah menerima laporan terkait pengerusakan kamera tesebut. “Kami akan tindak lanjuti, jika memang terbukti pasti akan kami usut sampai tuntas,” tegasnya

    Komentar Komnas pk-pu Indonesia.

    Untuk menghentikan hal-hal semacam inilah LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA melakukan gugatan Perdata agar Masyarakat Konsumen Tidak melakukan Tindakan ANARKIS yang berdampak hukum yang lain dan yang membedakan PREMANISME (Pelaku usaha nakal) dan LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA,apapun Resikonya, yang penting targetnya adalah Masyarakat Konsumen AMAN dan NYAMAN dalam mengkonsumsi Barang beredar dan/Atau Jasa dan HENTIKAN Praktek Premanisme di Negri Tercinta ini.

  107. Temasek Mengaku Telah Bayar Denda Rp 15 miliar
    Jum’at, 11 Februari 2011 | 12:30 WIB
    Besar Kecil Normal
    foto

    TEMPO/Arie Basuki

    TEMPO Interaktif, Jakarta – Temasek Holdings telah membayar denda Rp 15 miliar atas dugaan monopoli jaringan telekomunikasi. Pembayaran denda tersebut telah diserahkan kepada Kantor Perbendaharaan Kas Negara.

    “Kami juga sudah memberi tahu KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat bahwa Kantor Perbendaharaan Kas Negara telah menerima bukti pembayaran dari Temasek terkait dengan denda yang ditetapkan oleh KPPU,” kata Goh Yong Siang, Senior Managing Director, Strategic Relations Temasek Holdings dalam keterangannya resminya hari ini (11/2).

    Sebelumnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutuskan Temasek melakukan monopoli jaringan telekomunikasi. Keputusan KPPU diperkuat Mahkamah Agung. Atas kesalahan tersebut, Temasek dan anak perusahaannya harus membayar denda masing-masing Rp 15 miliar. Anak perusahaan Temasek adalah Singapore Technologies Telemedia Pte. Ltd., STT Communications Ltd (STTC), Asia Mobile Holding Company Pte, Ltd., Asia Mobile Holdings Pte. Ltd., Indonesia Communications Limited, Indonesia Communications Pte. Ltd., Singapore Telecommunications Ltd., Singapore Telecom Mobile Pte. Ltd., PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).

    Pada 17 Januari lalu, Kepala Biro Investigasi KPPU, Helly Nurcahyo menyatakan baru PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) yang telah membayar denda sebesar Rp 15 miliar.

    Menurut Goh Yoh Siang, sebagai investor jangka panjang yang berpegang teguh pada kebijakan untuk mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di negara-negara yang bersangkutan, Temasek telah melaksanakan pembayaran denda sesuai dengan keputusan dari Mahkamah Agung Indonesia beberapa waktu lalu. “Meskipun Temasek tidak pernah terlibat dalam pengambilan keputusan operasional maupun penetapan tarif di PT Telkomsel atau PT Indosat, serta belum pernah melanggar ketentuan anti-monopoli di Indonesia,” ujarnya.

    ROSALINA

    KASIHAN DEH…LU……

  108. Bapepam Serahkan Kasus Danamon ke BI
    Rabu, 15 Juni 2005 | 14:25 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta: Badan Pengawas Pasar Modal menyerahkan keputusan kasus akuisisi 75 saham PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk oleh PT Bank Danamon Tbk ke Bank Indonesia.

    “Bapepam tak pada tempatnya (memutuskan) kasus ini,” kata Ketua Bapepam Darmin Nasution di Jakarta, Rabu (15/6).

    Dalam peraturan pasar modal, Darmin menambahkan, perusahaan terbuka seperti Danamon dan Adira wajib melaporkan transaksinya ke publik.

  109. Kejari Malang Ungkap Penggelapan Uang Negara

    Pimpinan Adira Finance Jadi Tersangka

    MALANG – Perusahaan finance yang terlilit masalah hukum terkuak. Adalah Adira Finance yang dibidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Malang. Bahkan, pucuk pimpinan Adira Finance Malang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penggelapan pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Kini jumlah tersangka dari Adira Finance Malang pun bakal bertambah lagi.

    Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Malang, Andi Faisal SH, menjelaskan penyelidikan dugaan penggelapan PNBP yang terjadi di Adira Finance Malang sudah ditingkatkan menjadi penyidikan sejak pekan lalu.

    ”Sudah ditingkatkan sejak pekan lalu. Dalam waktu yang bersamaan sudah ditetapkan juga tersangka berinisial T. Jabatannya sebagai pimpinan di Adira Finance,” jelas Andi Faisal.

    Modus penggelapan PNBP yang dilakukan Adira Finance, yakni tak menyetorkan uang jaminan fidusia sejak tahun 2008 sampai pertengahan 2011, saat kasus ini ditangani. Jaminan fidusia merupakan surat jaminan yang dibuat oleh Adira Finance pada pada semua konsumennya sebagai jaminan.

    “Seharusnya jaminan fidusia itu disetorkan ke kas negara melalui kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jatim. Tapi kenyataannya, sejak tahun 2008 sampai kasus ini ditangani, jaminan fidusia itu tak disetorkan,” jelas Andi.

    Hingga Senin (24/10/2011) siang, Andi belum memastikan jumlah kerugian negara secara riil dan jumlah jaminan fidusia. Penyidik Kejari Malang masih terus melakukan pendataan dan menghitung. Namun sehari sebelumnya, Kajari Malang Mochammad Nasrun SH memperkirakan kerugian negara sebesar Rp 1 miliar.

    Lebih lanjut Andi menjelaskan, pekan depan pihaknya akan melanjutkan pemeriksaan lagi. Sejumlah saksi segera dipanggil.

    Sebelumnya, tiga saksi dari Adira Finance sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Kendati sudah menetapkan tersangka, Andi mengakui, pihaknya belum menahan tersangka. Ini karena pemeriksaan masih terus berlangsung dan tidak menutup kemungkinan muncul tersangka baru.

    “Bisa saja ada tersangka baru. Ini tergantung dari hasil pemeriksaan lanjutan dan barang bukti,” jelasnya.

    Sementara itu, Branch Manager Adira Finance Malang, Toto Santoso, yang ditemui dipelataran parkir kantornya Jalan Jagung Suprapto, tak bisa memberi komentar. Toto mengaku baru menjabat sejak 1 Oktober lalu. “Saya belum pelajari juga. Saya belum tahu. Nanti saja ya,” jelas Toto.

    Sedangkan Branch Manager Adira Finance Malang sebelum Toto Santoso, yakni Abdulman Toha yang dikonfirmasi via ponsel mengakui sudah tak tahu-menahu lagi.”Saya sudah pindah kerja (pindah perusahaan). Sekarang saya bekerja di Balikpapan. Saya pindah sejak dua bulan lalu,” terangnya.

    Namun Ablduman Toha mengakui saat masih menjabat, pernah dimintai keterangan oleh penyidik Kejari Malang. “Tapi itu sudah lama. Saya tidak tahu lagi,” jelasnya. (**)

    Sumber: malang-post.com

  110. Susilo Bambang Y mengatakan:

    Maaf Mas, memang yang terjadi seperti itu dan anda boleh cek langsung konsumen yang menggugat dan digugatanya pasti ada salinan nama konsumen dan alamatnya, silakan dicek sendiri ke kantor cabang-cabangnya yeng meakukan gugatan tersebut. Saya tidak berani menyebutkan alamat nya dan saya takut ada teror dan lain-lain, saya dikemudian ada yang terjadi pada keluarga saya.
    Terus memang seminggu yang lalu Saya tanyakan hasil putusan terakhir katanya masih banding, tapi sampai sekarang bandingnya tidak jelas. Kemarin saya memberanikan diri ke pengadilan negeri dan tanyakan langsung katanya bandingnya tidak ada kabar, disuruh tanya sama Kuasa Hukumnya. Tapi kata Kuasa Hukumnya nunggu kabar dan akan ditanyakan ke PKPU nya.
    Saya tidak bohong sungguh dan buat apa memfitnah, saya tidak ada kata memojokan seseorang atau organisasi karena saya tidak mau difitnah, sungguh mas,,,
    Saya disiina hanya bercerita, anda boleh lihat kata-kata saya yang insyaalloh tidak ada kandungan fitnah. Kalo anda bilang saya memfitnah dicek aja langsung nama dan alamat penggugat.
    Terima Kasih mas
    —————————————
    Jika anda tidak memberitahukan nama dan alamat anda, mana mungkin kami bia check. Dan to the point aja sebut nama dan alamat. Anda tdk perlu takut diteror? Kalo diteror laporkan ke Polisi si peneror tsb. Hak anda dalam masalah tb dalam hal pemberi kuasa. Langsung saja talon Bpk Anshory, SH. Pasti anda diapresiasi. Demikian..

  111. Galung mengatakan:

    Maaf Mas, memang yang terjadi seperti itu dan anda boleh cek langsung konsumen yang menggugat dan digugatanya pasti ada salinan nama konsumen dan alamatnya, silakan dicek sendiri ke kantor cabang-cabangnya yeng meakukan gugatan tersebut. Saya tidak berani menyebutkan alamat nya dan saya takut ada teror dan lain-lain, saya dikemudian ada yang terjadi pada keluarga saya.
    Terus memang seminggu yang lalu Saya tanyakan hasil putusan terakhir katanya masih banding, tapi sampai sekarang bandingnya tidak jelas. Kemarin saya memberanikan diri ke pengadilan negeri dan tanyakan langsung katanya bandingnya tidak ada kabar, disuruh tanya sama Kuasa Hukumnya. Tapi kata Kuasa Hukumnya nunggu kabar dan akan ditanyakan ke PKPU nya.
    Saya tidak bohong sungguh dan buat apa memfitnah, saya tidak ada kata memojokan seseorang atau organisasi karena saya tidak mau difitnah, sungguh mas,,,
    Saya disiina hanya bercerita, anda boleh lihat kata-kata saya yang insyaalloh tidak ada kandungan fitnah. Kalo anda bilang saya memfitnah dicek aja langsung nama dan alamat penggugat.

    Terima Kasih mas

  112. Susilo Bambang Y mengatakan:

    -> lembaga pembiayaan diatur oleh regulasi bidang keuangan, bertanggung jawab pada B Indonesia, Departemen Keuangan dan Menteri Keuangan.
    adapun soal pihak ketiga (DC) yang diminta lembaga keuangan (bank dan non bank) untuk menyelesaikan kredit macet itu diperbolehkan dan diatur dalam regulasi Bank Indonesia.
    —————————————–
    Mas, mohon hadirkan data yg anda sebut ttg regulasi BI utk DC. Saya perlu data mas krn saya juga “emmoh” dg LPKSM abal2.

    -> penyelesaian sengketa konsumen sepanjang persoalannya dibidang keuangan, tidak bisa digebyah uyah dan semata-mata berpijak pada UU PK psl 18 ayat 1 sj, tetapi tetap berpegang pada regulasi keuangan lainnya, KUHPerdata buku III.
    nanya, tolong umumkan perkara mana di PN mana, dalil gugatan anda yang berpijak pada psl 18 ayat 1 UU PK mampu membatalkan perjanjian antara kreditur dengan debitur ?????? sepanjang catatan sy (seluruh tanah jawa) sejak tahun 2006 ketika PK PU belum lahir hingga sekarang tidak ada 1 pun perkara gugatan lpksm yg didasari psl. 18 ayat 1 UU PK mampu membatalkan perjanjian antara kreditur dengan debitur. sy tegaskan gugatan yang dalilnya hanya didasari psl 18 ayat 1 UU PK tentang klasusla baku. jawabnya TIDAK ADA, yg ada adalah putusan TOLAK dari PN – PN mulai dari Cirebon, Jepara, Tegal, Kediri, Malang, Blitar perihal gugatan class action yg mendalilkan psl 18 ayat 1 UU PK. Ini tidak bisa dibantah, dan sdh diakui oleh PK PU sendiri yg terima kuasa utk gugat.
    —————————————–
    Oia mas, apakah krn tdk ada 1 pun perkara (kalo data itu benar) gugatan yg mampu mmbatalkan perjanjian itu mnjadi dalil yg menafikan pembatalan perjanjian yg mencantumkan klausula baku tsb?. Apa pendapat anda ttg pasal 18 ayat 3?

    -> mendalilkan klasula baku tidak sesederhana yang anda bayangkan selama ini, apalagi kalau pemberi kuasa (debitur) kepada anda juga ngemplang pinjaman dan menghilangkan unit jaminan milik finance lain.
    —————————————–
    Mohon maaf mas, apa buktinya jika jaminan itu milik finance?

    -> apa pendapat anda !! ada debitur sebut saja Edy pinjam uang pada finance X utk beli motor ngangsur 8 kali, lalu Edy beli mobil dgn pinjam uang pada finance X juga, baru angsur 3 kali cicilan mobil, Edy tidak mau ngangsur termasuk ngangsur motornya pdhl cicilan motor nya sdh berjalan 11 bulan. Mobilnya pun raib tidak berada ditangan Edy plus spd motornya. Edy juga kemudian lewat PK PU gugat finance X utk cicilan mobilnya. Dibagian lain Edy juga ambil cicilan mobil di finance Y dan hanya mengangsur 3 bulan saja, mobilnya pun hilang. Edy juga lewat PK PU pun menggugat finance Y di PN yang sama.
    cerita diatas terjadi pada gugatan di PN Jepara yg gugatan anda di TOLAK dan masih ada lagi di PN lain. apakah debitur pembobol finance inikah yg anda lindungi dan mencerca finance finance adalah kapitalis ???
    —————————————–
    Kalo pendapat sy: ya org ngutang itu harus bayar mas. Masalah keraiban mobil itu kan memang milik konsumen (sependek pengetahuan saya). Menurut saya pula, penolakan gugatan oleh PN itu bkn perkara yg final mas, tp gugatan tetap akan terus berlanjut jika LPKSMnya tdk abal2.

    -> jadi, tidak sesederhana yg anda pikirkan. Terpenting, menggugat itu tidak boleh berangkat dari kata UJI COBA atau COBA-COBA bahkan nulis surat ke Presiden segala. dlm kaidah hukum, menggugat harus didasari atas adanya dasar hukum yang kuat, dalil yang kuat, pembuktian yang kuat karena siapa yang mendalilkan dia yang membuktikan. Tidak bisa pakai asas straight liability (pembuktian terbalik) apalagi didasari COBA-COBA.
    kalau didasari UJI COBA atau COBA-COBA, pikirannya ya pasti uang, dan tata cara menggugatpun dilanggar, contohnya ya….. anda menjadi tidak tahu mana gugatan class action yang dibenarkan dan mana gugatan class action tidak dibenarkan. Pilihan anda pada yg tidak benar (krn anda tidak pernah tahu kaidah hukum sih)….dan selalu salah. mau jadi POKROL BAMBU ya….
    —————————————–
    Menurut saya: saya mengartikan kata uji coba itu ditujukan kpd penegak hukum.

    -> tulisan ini tidak memprovokasi masyarakat konsumen. tulisan ini hanya memberikan warning pada konsumen utk selayaknya berhati hati pada tawaran-tawaran PK PU atau pihak manapun. logika berpikir juga harus dipakai sehingga tidak terjebak seperti Galung dan konsumen-konsumen lainnya yg sudah kasih uang ke PK PU namun gugatannya tidak pernah jelas.
    —————————————–
    Bg saya, setelah mmbaca uraian galung itu spertinya dia hanya berasumsi tanpa data. Kalo saya jd galung lebih baik saya datangi kantor PKPU, dan mencoba mendokumentasikan semuanya. Atau kalo mas edy memang berniat baik ingin mmperjuangkan hak konsumen yg anda tuduhkan kena tipu oleh LPKSM maka silahkan mas edy mbarengi mas galung utk nglurug kantor Komnas PKPU. Tp kalo maen sembunyi2an maka ya hanya bs berkutat di web ini mas-nya.. sing teges tha..

    -> pilihan tetap pada diri anda, menjadi debitur dan konsumen pembobol sejati dan tukang tipu lembaga finance silahkan bergabung pada PK PU, atau menjadi debitur yang baik, kalau anda terlambat ngangsur untuk pertama kali segera bicarakan dengan finance, atau bisa bicarakan dengan YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) sebuah LSM tertua bidang konsumen di Indonesia yang terdiri dari kalangan profesional dengan anggota-anggota yang profesional, semua lembaga finance menghormati YLKI karena penyelesaiannya yang baik.
    —————————————–
    Menurut saya, penyelesaian yg baik ya lewat pengadilan saja mas. Jujur, saya dan ribuan teman saya sangat menghormati Komnas PKPU sbg pengemban amanah UU 8/99.

    -> sebenarnya saya lebihj tertarik mengimbuhkan komentar terhadap org2 yg argumentative dan bersikap gentle. Jangan hanya berlindung dan mengobok2 website ini guna kepentingan pribadi dan membela kepentingah kapitalis. Tolonglah mas, belay rakyatmu. Suruh finance taat terhadap UU 8/99 dan dalam menerapkan perjanjiannya tdk mencantumkan 8 daftar larangan UU 8/99. Kalo finance nurut maka selesailah problemanya<-

  113. sahid mengatakan:

    kepada Yth. lembaga Perlindungan konsumen dan pelaku usaha.. saya buyamka jaya M. berminat ingin bergabung sebagai anggota komnas PKPU saya berada di wilayah tegal. mohon penjelasan.

  114. edyhandoko mengatakan:

    lembaga pembiayaan diatur oleh regulasi bidang keuangan, bertanggung jawab pada B Indonesia, Departemen Keuangan dan Menteri Keuangan.

    adapun soal pihak ketiga (DC) yang diminta lembaga keuangan (bank dan non bank) untuk menyelesaikan kredit macet itu diperbolehkan dan diatur dalam regulasi Bank Indonesia.

    penyelesaian sengketa konsumen sepanjang persoalannya dibidang keuangan, tidak bisa digebyah uyah dan semata-mata berpijak pada UU PK psl 18 ayat 1 sj, tetapi tetap berpegang pada regulasi keuangan lainnya, KUHPerdata buku III.

    nanya, tolong umumkan perkara mana di PN mana, dalil gugatan anda yang berpijak pada psl 18 ayat 1 UU PK mampu membatalkan perjanjian antara kreditur dengan debitur ?????? sepanjang catatan sy (seluruh tanah jawa) sejak tahun 2006 ketika PK PU belum lahir hingga sekarang tidak ada 1 pun perkara gugatan lpksm yg didasari psl. 18 ayat 1 UU PK mampu membatalkan perjanjian antara kreditur dengan debitur.

    sy tegaskan gugatan yang dalilnya hanya didasari psl 18 ayat 1 UU PK tentang klasusla baku. jawabnya TIDAK ADA, yg ada adalah putusan TOLAK dari PN – PN mulai dari Cirebon, Jepara, Tegal, Kediri, Malang, Blitar perihal gugatan class action yg mendalilkan psl 18 ayat 1 UU PK. Ini tidak bisa dibantah, dan sdh diakui oleh PK PU sendiri yg terima kuasa utk gugat.

    mendalilkan klasula baku tidak sesederhana yang anda bayangkan selama ini, apalagi kalau pemberi kuasa (debitur) kepada anda juga ngemplang pinjaman dan menghilangkan unit jaminan milik finance lain.

    apa pendapat anda !! ada debitur sebut saja Edy pinjam uang pada finance X utk beli motor ngangsur 8 kali, lalu Edy beli mobil dgn pinjam uang pada finance X juga, baru angsur 3 kali cicilan mobil, Edy tidak mau ngangsur termasuk ngangsur motornya pdhl cicilan motor nya sdh berjalan 11 bulan. Mobilnya pun raib tidak berada ditangan Edy plus spd motornya. Edy juga kemudian lewat PK PU gugat finance X utk cicilan mobilnya. Dibagian lain Edy juga ambil cicilan mobil di finance Y dan hanya mengangsur 3 bulan saja, mobilnya pun hilang. Edy juga lewat PK PU pun menggugat finance Y di PN yang sama.

    cerita diatas terjadi pada gugatan di PN Jepara yg gugatan anda di TOLAK dan masih ada lagi di PN lain. apakah debitur pembobol finance inikah yg anda lindungi dan mencerca finance finance adalah kapitalis ???

    jadi, tidak sesederhana yg anda pikirkan. Terpenting, menggugat itu tidak boleh berangkat dari kata UJI COBA atau COBA-COBA bahkan nulis surat ke Presiden segala. dlm kaidah hukum, menggugat harus didasari atas adanya dasar hukum yang kuat, dalil yang kuat, pembuktian yang kuat karena siapa yang mendalilkan dia yang membuktikan. Tidak bisa pakai asas straight liability (pembuktian terbalik) apalagi didasari COBA-COBA.

    kalau didasari UJI COBA atau COBA-COBA, pikirannya ya pasti uang, dan tata cara menggugatpun dilanggar, contohnya ya….. anda menjadi tidak tahu mana gugatan class action yang dibenarkan dan mana gugatan class action tidak dibenarkan. Pilihan anda pada yg tidak benar (krn anda tidak pernah tahu kaidah hukum sih)….dan selalu salah. mau jadi POKROL BAMBU ya….

    tulisan ini tidak memprovokasi masyarakat konsumen. tulisan ini hanya memberikan warning pada konsumen utk selayaknya berhati hati pada tawaran-tawaran PK PU atau pihak manapun. logika berpikir juga harus dipakai sehingga tidak terjebak seperti Galung dan konsumen-konsumen lainnya yg sudah kasih uang ke PK PU namun gugatannya tidak pernah jelas.

    pilihan tetap pada diri anda, menjadi debitur dan konsumen pembobol sejati dan tukang tipu lembaga finance silahkan bergabung pada PK PU, atau menjadi debitur yang baik, kalau anda terlambat ngangsur untuk pertama kali segera bicarakan dengan finance, atau bisa bicarakan dengan YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) sebuah LSM tertua bidang konsumen di Indonesia yang terdiri dari kalangan profesional dengan anggota-anggota yang profesional, semua lembaga finance menghormati YLKI karena penyelesaiannya yang baik.

    • Wahai daudaraku Konsumen Di seluruh Indonesia

      DERDASARKAN Pasal 1 Ayat(1) Perlindungan Konsumen Adalah “Segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk melindungi Konsumen” LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA berupaya membantu konsumen yang khawatir kendaraannya dirampas tanpa prosedur dijalan-jalan seperti yang sudah banyak terjadi dimana-mana,

      Nah Saat ini Para pelaksana Undang-Undang (HAKIM) nampaknya belum dapat berpihak pada Masyarakat Konsumen, LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA dan Masyarakat Konsumen (yang menggugat) Melirik Curiga namun Kemerdekaan Seorang Hakim didak bisa diintervensi, Namun Pelaku Usaha nakal yang tidak patuh pada Peraturan dan Perundang-Undangan diduga Menggunakan uangnya untuk mempengaruhi Para Pihak, Namun jangan Kuatir Saudaraku, Gugatan -Gugatan Pelanggaran Pencantuman Klausula Baku (Ps.18.UUPK) akan terus digulirkan sampai HAKIM memutus sesuai bunyi Pasal 18 Ayat(3) BATAL DEMI HUKUM, Yakinlah kebenaran akan muncul kalau kita gigih memperjuangkannya dan tidak surut walau Antek-Antek Kapitalis yang ada disini MENGGONGGONG, LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA akan terus berjuang, Sudahkan Antek-Antek Kapitalis tau…? Saat ini Pimpinan Cabang PT. ADIRA FINANCE sudah berstatus TERSANGKA…? nah ini cuplikannya “Adira Finance yang dibidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Malang. Bahkan, pucuk pimpinan Adira Finance Malang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penggelapan pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Kini jumlah tersangka dari Adira Finance Malang pun bakal bertambah lagi.

      Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Malang, Andi Faisal SH, menjelaskan penyelidikan dugaan penggelapan PNBP yang terjadi di Adira Finance Malang sudah ditingkatkan menjadi penyidikan sejak pekan lalu.

      ”Sudah ditingkatkan sejak pekan lalu. Dalam waktu yang bersamaan sudah ditetapkan juga tersangka berinisial T. Jabatannya sebagai pimpinan di Adira Finance,” jelas Andi Faisal.

      Modus penggelapan PNBP yang dilakukan Adira Finance, yakni tak menyetorkan uang jaminan fidusia sejak tahun 2008 sampai pertengahan 2011, saat kasus ini ditangani. Jaminan fidusia merupakan surat jaminan yang dibuat oleh Adira Finance pada pada semua konsumennya sebagai jaminan.

      “Seharusnya jaminan fidusia itu disetorkan ke kas negara melalui kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jatim. Tapi kenyataannya, sejak tahun 2008 sampai kasus ini ditangani, jaminan fidusia itu tak disetorkan,” jelas Andi.” (Sumber: malang-post.com).

      Nah Bagi Saudara-saudaraku yang ingin Kesewenang-wenangan dinegeri ini bisa diminimalisir, Lakukan sesuatu, Misalnya Laporkan Finance Nakal yang telah menarik biaya Jaminan fidusia namun Konsumen tidak dihadapkan ke Notaris dan Akta Notaris Tidak didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia (Menkum-Ham) ini berarti Penggelapan uang Konsumen (Pidana), Laporan masyarakat ini juga penting agar Kejaksaan Negeri lebih mempunyai bukti yang akurat atas tindakan Hukum Para Pengusaha Nakal yang sewenang-wenang pada Masyarakat Konsumen dapat didudukkan sebagai TERSANGKA atas tindakan Penggelapan dan tindakan main hakim sendiri di Pengadilan Negeri dimanapun Saudara-saudaraku (Konsumen) Berada.

      Sekaligus Pimpiman Cabang (Pelaku usaha) merasakan dampak dari Ocehan-ocehan Antek-anteknya yang asal Cuap diForum ini dapat mencelakakan Perusahaannya sedriri.

      Semoga Bermanfaat dan Harapan LPK KOMNAS PK-PU Indonesia : Masyarakat Konsumen Dapat Membela dirinya Sendiri dan keluarganya masing-masing dan tidak hanya Mengandalkan LPK KOMNAS PK-PU Indonesia (pengemban amanah undang-undang) yang memperjuangkan sehingga Berpotensi Menimbulkan FITNAH seperti yang terjadi di Forum ini.

      YAKINLAH, KEBENARAN TIDAK AKAN BISA DIKALAHKAN…..OK, THANKS.

      • Oyeeeeen mengatakan:

        Batal Demi Hukum ? hi…hi…hi… ya kendaraannya dibalikin dong kl gitu … jgn trs kendaraannya didekem sendiri atau digadaiin aah… Ya, lucu dong, udh gak bayar cicilan, kendaraannya digadaikan, eeehh….gugat finance pakai PMH sama minta batalin perjanjian… OTAKnya dimana…. Itu STUPIED namanya…..

  115. antasari mengatakan:

    smangat komnas PKPU Indonesia

  116. Sudah-sudahhh….. Wahai Saudaraku yang Pro dan yang Kontra LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA.

    Kami sangat berterima kasih atas Atensi dan perhatian Saudara-saudaraku Khususnya yang Kontra, Ini Baru namanya Reformasi yang berkeadilan, kalau kami tidak lapang dada Blok ini pasti kami sudah kami tutup (menimbulkan fitnah), namun Kenapa tidak kami tutup ? justru kami ingin melihat sudut pandang dari seberang (antek-antek Kapitalis yang menyengsarakan Rakyat) terkait upaya kami “CIPTA KEADILAN YANG BERKEPASTIAN HUKUM” Sedikit bisa disimpulkan disini bahwa sampai saat ini ternyata Pelaku Usaha Nakal Yang Tidak patuh pada aturan dan perundang-undangan di Negeri ini, Masih banyak antek-antek yang mendukung artinya moral Bangsa kita memang sedang diuji, Kenyataannya :

    Indonesia adalah negara Hukum, Namun masih banyak yang Merampas kendaraan Kredit dijalan-Jalan (main hakim sendiri) namun dibenarkan dan terkesan Dibiarkan oleh para Penegak Hukum yang ada, Sementara kita semua tau kecuali yang berlagak tidak tau, bahwa Batas akhir Kredit 3 sampai 4 tahun, baru berjalan 7 bulan atau 1 tahun dan terlambat membayar dihakimi sendiri (dirampas kendaraannya) seolah-olah ini Negara kekuasaan dan kesewenang-wenangan, seakan – akan Hukum kita lumpuh atas ulah Pelaku usaha Pelanggar hukum ini.

    Coba Renungkan Sejak, Pelaku usaha Nakal yang merampas kendaraan tanpa Mengindahkan Peraturan dan perundang-undangan yang ada sudah berapa juta kendaraan dan sudah berapa banyak Konsumen Menjerit dan menangis karena uang hasil jerih payahnya hilang begitu saja, kenapa rekan yang kontra tidak membahas dan mempersoalkan…?, ini tertanda mata hatinya sudah mati hanya karena dibayar sedikit uang oleh Pengusaha Yang Nakal, namut dalam interaksi ini nampak jelas hanya 1 (satu) mobil yang jelas-jelas sedang di Proses Pengadilan Bandung, yang Diduga ingin dimiliki Oknum Polres Tegal dengan cara merubah Plat No.Pol dari D 1297 XF menjadi No.Pol : B 7445 JR dan aksesoris lampu depan dan belakang sudah tidak ada lagi (ada dugaan ingin dimiliki) dan hal diketahui Banyak anggota KOMNAS PK-PU INDONESIA sewaktu ANSORY & Tim kunjungan kerja tanggal 19 September 2011 yang lalu dan ditemui WAKAPOLRESTA TEGAL di lantai II Kantor Polresta Tegal, Begitu di PRAPERADILAN, GERRR……GEGER…! Nampak kan Saudara-saudaraku, Siapa antek-antek Kapitalis (taunya hanya untung saja) dan Siapa Pembela Rakyat yang terdholimi, Silahkan Anda nilai sendiri…….

    Nah Satu kasus ini (yang sedang diproses Gugatan Perdata tumpang tindih dengan yang dilakukan Kasat Reskrim Polres Tegal) para pihak Membahasnya dan saya (Ansory) sangat berterima kasih Pada Sdr. Konsumen, Dkk yang ngotot bahkan memfitnah diforum ini sehingga kami dapat menyimpulkan bak Pepatah mengatakan ” Gajah didepan mata tidak nampak, namun semut diseberang lautan jelas terlihat” (namun ini hanya bagi yang moralnya sudah Bejat) dan perasaannya sudah mati, Innalillahi wainnailaihi Roji’un, memperihatinkan sekali.

    Seharusnya yang dikaji secara Logika dan Perlu kajian Ilmiah sebagai berikut :

    I. DUDUK PERSOALAN :

    1. Lembaga Pembiayaan/Finance Memberikan Surat Perjanjian Kredit tanpa mengindahkan
    larangan pasal 18(1) undang-undang No.8 TH.1999 sehingga menjadi Pemicu Konflik
    (Polemik) dikemudian hari, dan Finance/Kreditur menahan BPKB kendaraan sebagai
    jaminan Kredit.
    2. Lembaga Pembiayaan/Finance Tidak membuat Perjanjian dinotaris namun hanya dibawah
    tangan.(tidak sesuai yang disyaratkan Undang-Undang Jaminan Fidusia) namun apabila
    suatu saat debitur nunggak bayar muncul Sertifikat jaminan Fidusia.

    II. DAMPAK PERSOALAN :

    1. Pada saat Konsumen/Debitur terlambat membayar angsuran, Lembaga
    Pembiayaan/Finance menggunakan Debt Collektor (Free line/Ekternal) untuk mengambil
    paksa kendaraan Konsumen/Debitur dengan segala cara tanpa mentaati peraturan.
    2. Debitur diperlakukan kasar dan disita kendaraannya tanpa prosedur yang benar.

    III. LPKSM KOMNAS PK-PU INDONESIA Melakukan Upaya Hukum Perdata Melalui PN.

    Dasar Hukum

    1. Undang- undang No.8 TH.1999 Tentang Perlindungan Konsumen dengan Tegas Melarang
    8 (delapan) Daftar Negatif dalam Membuat Akta/Perjanjian sebagai berikut :

    BAB V KETENTUAN PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU Pasal 18,

    Akibatnya yang ditimbulkan dengan segala cara Pelaku usaha nakal berupaya Memfitnah, Merekayasa Laporan polisi dari Kredit yang ditandatangani bersama (Perdata) menjadi Laporan Polisi dengan Pasal : Penipuan, Penggelapan (Pidana) dan sebagainya, Waktu jualah yang akan Membuktikan Kebenaran nanti, Contohnya DiPoltabes Bandung Advokatnya PT.Toyota Astra Finance dilaporkan balik oleh Ansory dengn Pasal 317 KUHP Subsider Ps. 310 KUHP Lebih Subsider Ps. 335 KUHP (Laporan Fitnah, Pencemaran nama baik dan Perbuatan tidak menyenangkan, karena jelas ada perjanjian kredit konsumen dilaporkan menipu, mobilnya ada dikonsumen dilaporkan digelapkan, saat ini sedang ditindak lanjuti Oleh Penyidik Pembantu di POLRESTABES BANDUNG dan Ansory sudah menerima 4 (empat) surat SP2HP dari Bandung.

    Namun jangan khawatir saudara-saudaraku dimanapun berada, Kasus PERDATA sampai kiamatpun tetap Perdata (baca Direktori Putusa MA) ” yang dituduhkan jaksa penuntut umum benar, namun kasus tersebut masuk ranah PERDATA)” maka kendaraan yang dikuasai Kreditur harus dikembalikan kepada Debitur.

    Jangan terpengaruh oleh debat kusir dari orang-orang suruhan Kapitalis yang tidak mau menyebutkan identitasnya Saudara-saudaraku, mereka hanya ingin membelokkan fakta dan melemahkan perjuangan kita dalam rangka Menegakkan KEPASTIAN HUKUM DI NEGERI INI.

    Lebih banyak gugatan yang digugurkan dan ditolak dengan seribu alasan hukumnya, menunjukkan bahwa Hakim tidak menggali hukum yang ada Khususnya Undang-Undang R.I No.8 TH. 1999 Tentang Perlindungan Konsumen asas ” lex spesialis derogate legi generalis (hukum yang lebih khusus mengalahkan hukum yang bersifat umum).

    Silahkan melakukan Kritik yang terjelek sekalipun terhadap Pengemban Amanah Undang-Undang No.8 TH.1999, maaf “Biarkan anjing menggonggong kafilah akan tetap berlalu”

    Perjuangan kami pantang surut sampai hayat dikandung badan, Semoga jadi pelajaran bagi kita semua, dan tidak terprofokasi nada-nada sumbang diforum ini, Terima kasih untuk semuanya

  117. antasari mengatakan:

    -> ha…ha…ha….gadai boleh saja asal barang itu milik sendiri dan bukan sebagian milik orang lain apalagi barang itu adalah jaminan hutang.
    sampean itu khan lindungi konsumen seperti itu to, bahkan berkolaborasi dan sama-sama ksh jalan untuk gadaikan jaminan dgn gadaikan ke luar propinsi asal barang jaminan. Lalu si konsumen diajak untuk gugat liasingnya dgn membayar lpknya sampean. PN – PN Jateng sudah paham, dan banyak gugatan-gugatan lpksm terdapat nama, alamat penggugat yg sama di perkara yang berbeda.
    Kita maklum kok, kl lpksm, dan pengurusnya suka gonta ganti mobil, ya karena modusnya antara lain, mobil atau motor si konsumen nakal (dah ngutang gak bayar) menyerahkan unitnya lalu lpksm minta tebusan ke leasingnya, kalau leasingnya gak mau baru lpksmnya ngegadai atau dipreteli dulu bagian-bagian yg punya nilai ekonomi…..Emangnya kami gak tahu cara kalian…. ha ….ha….ha….
    udah unit digadaikan, konsumen disuruh gugat lwt lpksm, yg buat mr ansyori and team, krn gak punya ijin beracara lalu tunjuk pengacara yg mau dibayar utk beracara. Lpksm beri imbalan jasa pengacaranya sekali datang utk tiap perkara 250 rb. Pengacaranya mau, asal dalam 1 PNegeri ada minimal 3 perkara, jd pengacaranya dapat 750 rb sekali datang. Mau bukti ? tanya pengacara Jatengmu…..ha….ha…ha…ha….
    ——————————————–
    Mohon maaf mas, memangnya mobil itu milik siapa????? Apa buktinya??? Jawab pertanyaan ini dulu baru nanti kita bicara tentang gadai. Saya pengen tau kedalaman ilmu anda dalam mengelaborasi suatu masalah. Jaminan itu berupa jaminan fidusia. Masalh membayar LKPSM, itu kan bukan substansi masalah. Siapapun berhak memberi/mmbayar seseorang atas jasanya. Malah gonta-ganti mobil itu kan bukan substansial, kenapa anda yg kebakaran jenggot? Itu pertanda ana iri hati..
    Perlu kami ketahui bahwa kami tidak pernah menganjurkan bahwa konsumen agar tidak membayar hutangnya. Hutang tetap wajib dibayar. Masalah gugatan itu lewat siapa saja, tdk masalah; tdk wajib lewat LPKSM. Masalah ijin berperkara itu khan selain advokat dari Peradi tidak bisa disumpah oleh PT, karena edaran MA, serta tdk bs berlitigasi di pengadilan. Masalah berperkara itu siapa saja, itu bukan substansial. Anda terlalu melebar kemana2 dan ga focus. Yg pd gilirannya bahasan kita jadi obscure. Maslah honor itu kok anda permasalahkan ya??? Maksud anda ini apa???
    Coba kalo anda jantan, siapa anda? dimana alamat anda? kapan kita bs ketemu? Biar tingkah and abs teraturlah. Kalo anda memang jantan, datangi kantor kami, dan kelaurkan argumentasi2 anda. jangan lupa juga didokumentasi. Saya kasihan dg anda berlagak pinter, omongannya penuh asumsi yg menjurus kepada fitnah.

    -> pertanyaan Galung gak bisa dijawab, jawabnya cuma tukang fitnah. Ya sampean itu yg suka ngakali konsumen.
    ————————————
    Tolong jaga mulut anda mas. Saya tdk pernah ngakali konsumen. Masalah pertanyaan Galung itu khan hanya asumsi. Di PN mana perkaranya terigister, tdk disebutkan. Coba kalo memang Galung itu adalah konsumen yg menggugat melalui LPKSM maka silahkan sekarang juga menelfon Bpk Anshory, SH dan direkam dana anda upload nanti. Ga perlu ruwet lah. Intinya anda berilmu dulu baru berkata.

    Demikian, capek menanggapi asumsi2 anda yg berlumuran fitnah. Dan semoga Alloh mmberikan hidayahNya kpd anda, Barakallohu fiikum ajma’in, bijahirrasululloh Muhammad shollollohu ‘alaihi wasalaam, AL FATIHAH..

  118. xmas Pinjaman mengatakan:

    Apakah Anda membutuhkan pinjaman? Jika ya hubungi: Samudra Keuangan dan Mortgages ® Terbatas. E-mail: oceanfinances@live.co.uk untuk informasi lebih lanjut.

  119. antasari mengatakan:

    -> yang mulai menggunjingkan itu kan sampean coba lihat postingan sampean soal website ini pd page page sampean.
    ——————————————
    Coba saja nukil disni.. mana komentar saya yg menggunjing. Jikalau ada itupun reaksi dari teman2 anda yg selalu mendiskreditkan PKPU tanpa mendudukkan secara proporsional problemnya apa.

    -> iya sibuk ngurus gadai gadai lain….ya pasti banyak kerjaan dan banyak duitnyalah
    ——————————————
    Ini asumsi yg ga berdasar…. Kami sibuk membantu advokasi para konsumen agar mampu secara mandiri menghadapi pelaku usaha yg tdk taat terhadap UUPK

    -> konsumen mana yg sampean maksud ? konsumen tukang gadai dan menghindari kewajiban bayar utang ? kl yang beginian sih kita kita paham pasti bilang memperjuangkan. lha trs konsumen yg diboongin dengan gugatan gugatan itu gimana ? Soal bukti valid…udah banyak, tinggal dimainkan saja. Membunuh karakter ? siapa yang membunuh lah sampean sendiri yang bunuh diri. Yang jelas lembaga sampean itu sama aja dengan lpk All Hikam…..
    ——————————————
    mas wongkentir yg namanya disamarkan, kalo anda bertanya konsumen mana yg sy maksud, silahkan anda buka UUPK dan lihat disana apa definisi konsumen. gitu ajha masih nanya, tp gpp hrs sy tanggepi dg lapang dada. Siapa yg dibohongin? Mari kasih kami data, jangan hanya asal ngomong mas. Kalo hanya asal ngomong tanpa data, anak TK mah bisa atu….

    -> aaaah itu khan sampean yg ngomonglah, sampean pelaku dari promosi pasti kecap no 1 lah, lain dengan konsumen yg diboongin dan pst bukan fitnah…..
    antasari nanggepin galung
    ——————————————
    Lagi2 asumsi.. ya terserah anda juga lah…. Mas, apa sampean ga malez nanggepi asumsi kayak begituan, apa itu ilmiyyah? Apa itu keterangan itu shahih dan dikuatkan dg data2 yg bs dipertanggng jawabkan?

    -> gak perlu hadir, sampean khan punya website ya disini aja jelasinnya, soal palsuin tanda-tangan pemberi kuasa, jelasin soal gak merasa memberi kuasa ke LPKSM PK PU. Jadi penerima kuasa kok goblok…..soal nyabut gugatan…..
    ——————————————
    Mas, disini bukan tempat yg tepat utk menjlentrehkan masalah sekompleks yg anda tanyakan. Jadi, apa beratnya anda datang ke kantor kami. Kami akan menyambut anda dg tangan terbuka dan menerima anda sbg tamiu kehormatan. Tentunya jika anda ini berjiwa gentle, kalo anda pecundang, ya silahkan saja terus menerus melakukan provokasi di website ini. kasihan masyarakat mas, melihat website ini yg seharusnya menjadi ladang informasi yg sangat bermanfaat bg masyarakat, eh.. kok malah dijadiken lading pergunjingan. Saran saya, jangan jadi pecundang mas..!

    -> ya , sampean ini nuduh orang nyebar fitnah, lah tulisan sampean apa juga gak fitnah tuh. Kl sampean punya bukti valid polisi backing finance ya dibuktikan jgn asal ngablak.
    Yg jelas, bagaimanapun juga kalau mr Ansory SH (entah ini gelar atau singkatan nama) enggak jadi tukang gadai, pasti gak ditulis dikoran. Penjelasan Angga dan sampean soal peristiwa itu, sdh cukup membuktikan kalau kejadian di Tegal itu benar ada dan koran yang nulis itu bener.
    ——————————————
    Hehe.. ternyata anda ne level bicaranya sangat low class. Kami punya bukti valid. Makanya anda cek di listnya Propam, Kasatreskrim Tegal telah diproses di Propam. Kami punya bukti valid. Kalo anda ingin mengetahui, silahkan mampir ke kantor kami. Akan kami uraikan satu-persatu kpd anda ttg bukti2 yg kami berhasil inventarisir. Kami prcaya kemengan akan selalu memihka kpd yg benar.. tanyakan kpd media tsb, apa yg menjadi bukti bahwa peristiwa gadai itu terjadi??? Dan meskipun menggadaikan, aturan hukum yg mana yg dilanggar???

    -> hi….lah sampean dan angga nulis soal polisi gimana ? sama aja khan, jangan sok suci bawa-bawa ayat, krn banyak lho srigala berbulu domba….ya kayak sampean sampean itu.
    ——————————————
    Sampean ini kayak gat au Polisi saja mas..mas.. jangankan masyarakat, PEMERINTAH saja skeptis terhadap Polri. Saya kira komentar2 anda ini hanya berupa gunjingan ‘plus’ asumsi. Ada baiknya jika terhadap suatu masalah, anda adakan elaborasi dulu. Jangan gampang sikut sana sikut sini. Biar ga diketawain yg bc tulian anda mas…… jadi begini aja, dari pada panjang lebar dimana komentar anda gak terfokus, anda sekarang cari data-data komprehensif ttg yg anda gunjingkan tsb, pelajari dengan baik.. apapun asumsi anda silahkan saja, itu hak anda dalam menilai… cuman saran saya, telaahlah suatu masalah itu secara elaboratif dengan jiwa terbuka dan kritis, di situ baru penilaian anda akan benar2 obyektif, tentu syarat untuk menjauhkan fanatisme+kebencian trus harus dijaga…silahkan mencoba!?

    barakallohu fiikum ajma’in….

    • Wongkentir mengatakan:

      antasari :
      apa yg menjadi bukti bahwa peristiwa gadai itu terjadi??? Dan meskipun menggadaikan, aturan hukum yg mana yg dilanggar???
      _________

      ha…ha…ha….gadai boleh saja asal barang itu milik sendiri dan bukan sebagian milik orang lain apalagi barang itu adalah jaminan hutang.

      sampean itu khan lindungi konsumen seperti itu to, bahkan berkolaborasi dan sama-sama ksh jalan untuk gadaikan jaminan dgn gadaikan ke luar propinsi asal barang jaminan. Lalu si konsumen diajak untuk gugat liasingnya dgn membayar lpknya sampean. PN – PN Jateng sudah paham, dan banyak gugatan-gugatan lpksm terdapat nama, alamat penggugat yg sama di perkara yang berbeda.

      Kita maklum kok, kl lpksm, dan pengurusnya suka gonta ganti mobil, ya karena modusnya antara lain, mobil atau motor si konsumen nakal (dah ngutang gak bayar) menyerahkan unitnya lalu lpksm minta tebusan ke leasingnya, kalau leasingnya gak mau baru lpksmnya ngegadai atau dipreteli dulu bagian-bagian yg punya nilai ekonomi…..Emangnya kami gak tahu cara kalian…. ha ….ha….ha….

      udah unit digadaikan, konsumen disuruh gugat lwt lpksm, yg buat mr ansyori and team, krn gak punya ijin beracara lalu tunjuk pengacara yg mau dibayar utk beracara. Lpksm beri imbalan jasa pengacaranya sekali datang utk tiap perkara 250 rb. Pengacaranya mau, asal dalam 1 PNegeri ada minimal 3 perkara, jd pengacaranya dapat 750 rb sekali datang. Mau bukti ? tanya pengacara Jatengmu…..ha….ha…ha…ha….

      -> Galung mengatakan:
      Oh….. gitu yah mas edy handoko, kemarin saya main kerumah saudara kebetulan tetangganya kerja di Kejaksaan dan jadi Jaksa Penuntu Umum. Saya tanyakan masalah banding biasanya dari pengadilan memberikan waktu 2 minggu ato selambatnya 1 bulan, dan katanya PKPU ada gugatan tiga berkasa yang masuk no. 16 , 26 dan 48 perdata. Yang no 16 ditolak dari pengadilan dan yang no 26 dan 48 dicabut oleh kuasa hukum PKPU karena salah satu konsumen atas nama tidak pernah menggugat alias motornya sudah pindah tangan ke 2, dan tanda tangan dan kuasa gugatan yang diwakilkan ma advokatnya dipalsu tanda-tangannya yang akhirnya dicabut, karena FInance mengetahu ada pemalsuan tanda tangan pada surat kuasa ke advokatnya. Ancaman Finance katnya akan mempidanakan karena nasabah tidak pernah memberikan kuasa untuk menggugat dan motor sudah berpindah tangan. Maklum mas saya orang kampung yang minim pengetahuan, jadi mudah terombang-ambing seperti air. Terima kasih atas nasehatnya mas Edi Handoko.
      —————————————————-
      antasari ;

      Hadir ke kantor kami, kami akan jelaskan kepada anda. anda benar2 tukang fitnah!!!

      —–
      pertanyaan Galung gak bisa dijawab, jawabnya cuma tukang fitnah. Ya sampean itu yg suka ngakali konsumen.

  120. Wongkentir mengatakan:

    antasari

    Apanya yg mau ngeles. Semua masih dalam proses hukum mas, jadi anda harus memahami azas praduga tak bersalah. Artikel seperti itu bkn alat bukti mas, permatur sekali anda mas. Andalah yg berkedok sbg pemurni hukum tp bisanya hanya sembunyi2 dan menebarkan fitnah di website ini. sy usul sdh seharusnya kepada pengampu website ini menghapus komentar2 yg tdk berlandaskan argumentasi yg komprehensif. Website ini bukan lading menggunjing. Jika mau menggunjing sebaiknya kalian lakukan dipinggir jalan saja.

    _____

    yang mulai menggunjingkan itu kan sampean coba lihat postingan sampean soal website ini pd page page sampean.

    antasari :

    LPKSM PKPU itu banyak kerjaan daripada hanya sekedar nanggepi fitnah2 yg disebarkan anda

    _____

    iya sibuk ngurus gadai gadai lain….ya pasti banyak kerjaan dan banyak duitnyalah

    angtasari :

    Konsumen sdh tau bahwa LPKSM KOMNAS PKPU selalu mmperjuangkan hak-hak konsumen. cuma krena penegak hukumnya saja yg bealih fungsi menjadi tukang tagihnya finance. Maksud anda gadai??? Terus kalo gadai apa tdk boleh??? Apakah anda pny bukti valid guna mmpertanggung jawabkan omongan kamu bahwa itu memang gadai??? Anda jangan hanya bs mmbunuh karakter seseorang. Anda harus belajar banyak dari LPKSM Komnas PKPU, biar kerjaannya tdk jadi tukang tebar fitnah dan isu2 asal.

    ——
    konsumen mana yg sampean maksud ? konsumen tukang gadai dan menghindari kewajiban bayar utang ? kl yang beginian sih kita kita paham pasti bilang memperjuangkan. lha trs konsumen yg diboongin dengan gugatan gugatan itu gimana ? Soal bukti valid…udah banyak, tinggal dimainkan saja. Membunuh karakter ? siapa yang membunuh lah sampean sendiri yang bunuh diri. Yang jelas lembaga sampean itu sama aja dengan lpk All Hikam…..

    antasari :

    Menjanjikan kemenangan?
    Yg percata itu yg bodoh. Setau saya, LPKSM PKPU tdk pernah menjanjikan kemenangan. Karena itu melanggar etika baik agama dan hukum positif Negara.
    Anda harus buktikan bahwa Bpk Anshory adalah tukang gadai, dengan bukti-bukti valid bung!

    ——–
    aaaah itu khan sampean yg ngomonglah, sampean pelaku dari promosi pasti kecap no 1 lah, lain dengan konsumen yg diboongin dan pst bukan fitnah…..

    antasari nanggepin galung

    Hadir ke kantor kami, kami akan jelaskan kepada anda. anda benar2 tukang fitnah!!!

    ——
    gak perlu hadir, sampean khan punya website ya disini aja jelasinnya, soal palsuin tanda-tangan pemberi kuasa, jelasin soal gak merasa memberi kuasa ke LPKSM PK PU. Jadi penerima kuasa kok goblok…..soal nyabut gugatan…..

    antasari :

    Akhir kata,saya jadi heran kpd pengkritik2 LPKSM yg dipimpin oleh Bpk Anshory, SH. kenapa kalian begitu iri hati dg sepak terjang Bpk Anshory, SH. padahal sdh jelas2 polisi telah menjadi backing finance, dan polisi telah melanggar prosedurnya sendiri. apakah sekarang Polisi telah beralih tugas menjadi debt collector??? Apa pemahaman anda tentang gadai??? Adakah perbuatan Bpk Anshory yg melanggar hukum positif Negara ini??? UU apa yg dilanggar, atau peraturan amana yg dilanggar, pasal berapa, halaman berapa???
    _____
    ya , sampean ini nuduh orang nyebar fitnah, lah tulisan sampean apa juga gak fitnah tuh. Kl sampean punya bukti valid polisi backing finance ya dibuktikan jgn asal ngablak.

    Yg jelas, bagaimanapun juga kalau mr Ansory SH (entah ini gelar atau singkatan nama) enggak jadi tukang gadai, pasti gak ditulis dikoran. Penjelasan Angga dan sampean soal peristiwa itu, sdh cukup membuktikan kalau kejadian di Tegal itu benar ada dan koran yang nulis itu bener.

    antasari :

    Mari kita berbicara dg dasar dan dalil2 yg valid, bukan asumsi, fitnah2 yg kita jabarkan. Demikian nasehat saya kpd org2 pengkiritik LPKSM PKPU, sy sugguh perihatin dg kebencian anda.. cara menyembuhkan penyakit hati, bacalah dalm kitab ihya’ ‘ulumuddin karya al Imam Ghazali Rahimahulloh.. smg bermanfaat
    ________
    hi….lah sampean dan angga nulis soal polisi gimana ? sama aja khan, jangan sok suci bawa-bawa ayat, krn banyak lho srigala berbulu domba….ya kayak sampean sampean itu.

  121. antasari mengatakan:

    Kepada mas:
    Erwin Chan
    I’m Sorry

    Tolong nukil juga link dari berita yg anda post tsb, biar sy bs check..

  122. antasari mengatakan:

    -> I’m Sorry mengatakan:
    Bagaimana sih tanggapan LPKSM PK PU ??? masih mau ngeles……
    Bagi para finance dan para pengacara finance yang saat ini sedang digugat oleh LPKSM PK PU, akan segera saya kirim kliping artikel berita Suara Merdeka sebagai bagian dari alat bukti bahwa LPKSM PK PU hanyalah lembaga main-main yang dimotori oleh para pemain berkedok supremasi hukum.
    Bagi para konsumen dan simpatisan, berpikirlah dengan jernih tentang mereka ya…
    ——————————————-
    Apanya yg mau ngeles. Semua masih dalam proses hukum mas, jadi anda harus memahami azas praduga tak bersalah. Artikel seperti itu bkn alat bukti mas, permatur sekali anda mas. Andalah yg berkedok sbg pemurni hukum tp bisanya hanya sembunyi2 dan menebarkan fitnah di website ini. sy usul sdh seharusnya kepada pengampu website ini menghapus komentar2 yg tdk berlandaskan argumentasi yg komprehensif. Website ini bukan lading menggunjing. Jika mau menggunjing sebaiknya kalian lakukan dipinggir jalan saja.

    -> Debitur mengatakan:
    i m back again
    stlh sy dpt info terpikir lht web lpksm pk pu….pd posting terakhir sy baca informasi yg sama sprti info yg sy terima yaitu Direktur Exekutif LPKSM PKPU bernama Muhamad Ansory diduga terlibat penggadaian. Sy terbahak bahak sepuasnya smp sakit perut krn apa coba ? krn memang tabiat direktur eksekutif dari dulu gak pernah berubah….ya tukang lempar mobil debitur.
    sekaarng para konsumen indonesia sdh tahu khan bahwa lembaga ini hanya kedok para pelempar yg bersembunyi dibalik jargon jargon pembelaan konsumen. selebihnya org org yg berada dlm lembaga ini tidak memiliki keahlian sama sekali dalam pemberdayaan hukum konsumen.
    Modus mereka hanyalah modus pameran dgn memasang foto foto seminar yg mereka hadiri saja…selebihnya hanyalah otak otak kosong. Mereka pandai memanfaatkan moment dengan jepret sana jepret sini tujuannya untuk memperdaya konsumen agar memberikan kuasa pengurusan dengan tentunya biaya penanganan perkara serta melemparkan kendaran yg telah diserahkn para debitur nakal.
    Mshkah saudara saudara percaya dgn lembaga ini ? yang bekerja seperti LPKSM All Hikam yg pengursnya juga saat ini ditangkap polisi cirbon plus timah panas dikakinya gara gar lari krn sering melempar unit jaminan……
    hmmm……mna nih pengagum Ansory ? kok tidak komentar dengan ayat ayat sucinya….
    ..
    ——————————————-
    Wong masih terduga kok anda sdh tertawa seperti itu mas. Anda dramatis skali. Kalo anda memang jantan, tolong kasih identitas anda secara lengkap. Tentunya jika anda itu memang benar dan bertanggung jawab terhadap omongan anda. sy lihat komentar2 anda tdk ada yg memiliki bobot. Konsumen sdh tau bahwa LPKSM KOMNAS PKPU selalu mmperjuangkan hak-hak konsumen. cuma krena penegak hukumnya saja yg bealih fungsi menjadi tukang tagihnya finance. Maksud anda gadai??? Terus kalo gadai apa tdk boleh??? Apakah anda pny bukti valid guna mmpertanggung jawabkan omongan kamu bahwa itu memang gadai??? Anda jangan hanya bs mmbunuh karakter seseorang. Anda harus belajar banyak dari LPKSM Komnas PKPU, biar kerjaannya tdk jadi tukang tebar fitnah dan isu2 asal.

    -> pembaca. mengatakan:
    Kemana kemana dan dimana…………ko ga da batang hidung nya nih …………malu yah…makanya jgn membodohin umat dgn dalil dalil sakti agama buat kedok…….jgn gitu dech…kalo mau nolong secara ikhlas…….biar ketemu dech pahala nya di aherat……jgn jadi pahlawan ke siangan…lah ko malah yg terhormat …mohamad ansori nya telibat…jadi mafia nya lagi……….waduh sadis bener yaa. !!!!! sekali lagi waspadalah…..jgn sampe di sesat kan….
    —————————————————-
    Bc aja mast uh diatas. Setau saya LPKSM itu org sibuk dan enggan nanggepi para penyamun website seperti anda dan teman2 anda.

    ->Wongkentir mengatakan:
    wahai pr pengacara finance, artikel koran ini bs dipakai sebagai tambahan bukti menghadapi GUGATAN ABAL ABAL dari LPKSM PK PU merk Ansyori…. dan infokan kepada pengacara LPKSM jgn mau bela organisasi ngawur yang diisi orang orang ngawur….PASTI NGAWUR….
    —————————————————-
    Koran sperti itu kok dijadikan bukti, anda ne gila ya? Sebelum ada bunyi ketok palunya pak hakim, anda tdk berhak mengkalim bahwa org tsb bersalah. Negeri ini adalah negeri para penguasa duit mas. Anda tdk bs mmungkiri itu.

    -> Galung mengatakan:
    Kepada Yth: LPKSM PKPU
    Saya kredit motor di leasing ditawarin ikut gugatan perdata class Action dipengadilan, karena leasing tersebut melanggar hukum. Dan dimintai uang sebesar Rp 1.000.000,- untuk proses dipengadilan degan iming-iming akan mendaptkan uang dari leasing, uang muka dan angsuran akan dikembalikan, BPKB dan kerugian jutaan rupiah. Tapi ternyata sampai sekarang tidak ada kabarnya malah ditagih oleh leasing, ternyata leasing tersebut menyodorkan hasil gugatan tersebut bahwa gugatanya ditolak oleh pengadilan. Dan saya tanyakan ke PKPU sedang proses banding, tapi sampai sekarang sudah 5 bulan tidak ada kabar apapun dan saya dari pada motor sebut tidak saya setori dan dicabut maka saya mengangsur kemabli. Uang saya untuk menggugat kini tidak ada kabar dan dari PKPU tidak jelas kabarnya, kini saya bingung harus bagaiman, apakah saya korbn dari LPKSM PKPU atau bagaimana?
    Saya masyarakat kecil yasng tidak tahu menahu masalah hukum, dan belajar dari kesalahan yang terjadi. Saya harus mengadu kesiapa lagi?
    —————————————————
    Mas, jika benar anda memang konsumen yg berdaya dan melakukan gugtana terhadap finance, mohon anda jangan jadi ikut2 menjadi tukang tebar fitnah. Tolong identitas lengkap anda. LKPSM PKPU itu punya kantor dan no talon, jelas tdk abal-abal kayak para penebar fitnah di website ini. temans aya saja, tertawa melihat komentar2 pengkritik Komnas PKPU, semuanya tdk ada yg berbobot ilmiyyah. Orientasinya hanya pembunuhan karakter.

    -> wong goblok mengatakan:
    kok anggota lpk pk pu gak ada komentar ? biasanya ngablak dan sok tahu, alias kemeruh….
    ———————————————
    LPKSM PKPU itu banyak kerjaan daripada hanya sekedar nanggepi fitnah2 yg disebarkan anda

    -> edyhandoko mengatakan:
    Mas Galung hak dari klien adalah tahu riwayat penanganan penerima kuasa. Termasuk memry banding isinya apa. Sy sarankan anda minta salinan memory bandingnya yg sdh teregister dgn nomor perkara banding kepada mr Ansory yg “katanya jagoan” dibidang cipta keadilan dan bebaskan rakyat dari hutang. Kl benar itu dibanding krn putusan gugatan class action di tolak maka menurut sy upaya banding akan sia sia. Maklum mas yg bikin gugatan tukang gadai.
    Masukan kepada konsumen, jgn percaya pd siapaun yg menjanjikan kemenqngan berperkara sekalipun dia seorang advokat. Krn sejatinya kemampuan untuk membutikn dalilnya serta kemandirian hakimlah dlm memutus perkara, keadilan itu bisa diraih.
    —————————————————-
    Menjanjikan kemenangan?
    Yg percata itu yg bodoh. Setau saya, LPKSM PKPU tdk pernah menjanjikan kemenangan. Karena itu melanggar etika baik agama dan hukum positif Negara.
    Anda harus buktikan bahwa Bpk Anshory adalah tukang gadai, dengan bukti-bukti valid bung!

    -> Galung mengatakan:
    Oh….. gitu yah mas edy handoko, kemarin saya main kerumah saudara kebetulan tetangganya kerja di Kejaksaan dan jadi Jaksa Penuntu Umum. Saya tanyakan masalah banding biasanya dari pengadilan memberikan waktu 2 minggu ato selambatnya 1 bulan, dan katanya PKPU ada gugatan tiga berkasa yang masuk no. 16 , 26 dan 48 perdata. Yang no 16 ditolak dari pengadilan dan yang no 26 dan 48 dicabut oleh kuasa hukum PKPU karena salah satu konsumen atas nama tidak pernah menggugat alias motornya sudah pindah tangan ke 2, dan tanda tangan dan kuasa gugatan yang diwakilkan ma advokatnya dipalsu tanda-tangannya yang akhirnya dicabut, karena FInance mengetahu ada pemalsuan tanda tangan pada surat kuasa ke advokatnya. Ancaman Finance katnya akan mempidanakan karena nasabah tidak pernah memberikan kuasa untuk menggugat dan motor sudah berpindah tangan. Maklum mas saya orang kampung yang minim pengetahuan, jadi mudah terombang-ambing seperti air. Terima kasih atas nasehatnya mas Edi Handoko.
    —————————————————-
    Hadir ke kantor kami, kami akan jelaskan kepada anda. anda benar2 tukang fitnah!!!

    -> Pamane mengatakan:
    LPKSM PKPU berak aja luh sekebon
    —————————————————-
    Anda saja yg berak+pipis sekebon, maaf LPKSM PKPU sdh pny Toilet…
    —————————————————-

    Akhir kata,saya jadi heran kpd pengkritik2 LPKSM yg dipimpin oleh Bpk Anshory, SH. kenapa kalian begitu iri hati dg sepak terjang Bpk Anshory, SH. padahal sdh jelas2 polisi telah menjadi backing finance, dan polisi telah melanggar prosedurnya sendiri. apakah sekarang Polisi telah beralih tugas menjadi debt collector??? Apa pemahaman anda tentang gadai??? Adakah perbuatan Bpk Anshory yg melanggar hukum positif Negara ini??? UU apa yg dilanggar, atau peraturan amana yg dilanggar, pasal berapa, halaman berapa??? Mari kita berbicara dg dasar dan dalil2 yg valid, bukan asumsi, fitnah2 yg kita jabarkan. Demikian nasehat saya kpd org2 pengkiritik LPKSM PKPU, sy sugguh perihatin dg kebencian anda.. cara menyembuhkan penyakit hati, bacalah dalm kitab ihya’ ‘ulumuddin karya al Imam Ghazali Rahimahulloh.. smg bermanfaat

  123. angga mengatakan:

    kepada mas-mas yg kritis kpd Komnas PKPU:
    sy memang hanya pengagum Bpk Anshory, SH. lantas apa yg njenengan tuntut kpd Komnjas PKPU. kok sy bc tulisan2 anda sekalian hanya menggunjing saja. masalah Polres Tegal itu, tolong ungkap juga bahwa Satreskrim Polresta Tegal itu yg menaiki mobil itu dan menggunakannya secara pribadi, padahal itu barang sitaan. belum lagi plat mobil xenia itu diganti utk mengelabuhi kami. maksudnya penadah….??? istilah yg dipakai itu bukan JUAL-GADAI mas, tolong jangan pakai istilah2 yg bertendisius….

  124. Pamane mengatakan:

    LPKSM PKPU berak aja luh sekebon

  125. edyhandoko mengatakan:

    Mas Galung hak dari klien adalah tahu riwayat penanganan penerima kuasa. Termasuk memry banding isinya apa. Sy sarankan anda minta salinan memory bandingnya yg sdh teregister dgn nomor perkara banding kepada mr Ansory yg “katanya jagoan” dibidang cipta keadilan dan bebaskan rakyat dari hutang. Kl benar itu dibanding krn putusan gugatan class action di tolak maka menurut sy upaya banding akan sia sia. Maklum mas yg bikin gugatan tukang gadai.

    Masukan kepada konsumen, jgn percaya pd siapaun yg menjanjikan kemenqngan berperkara sekalipun dia seorang advokat. Krn sejatinya kemampuan untuk membutikn dalilnya serta kemandirian hakimlah dlm memutus perkara, keadilan itu bisa diraih.

    • Galung mengatakan:

      Oh….. gitu yah mas edy handoko, kemarin saya main kerumah saudara kebetulan tetangganya kerja di Kejaksaan dan jadi Jaksa Penuntu Umum. Saya tanyakan masalah banding biasanya dari pengadilan memberikan waktu 2 minggu ato selambatnya 1 bulan, dan katanya PKPU ada gugatan tiga berkasa yang masuk no. 16 , 26 dan 48 perdata. Yang no 16 ditolak dari pengadilan dan yang no 26 dan 48 dicabut oleh kuasa hukum PKPU karena salah satu konsumen atas nama tidak pernah menggugat alias motornya sudah pindah tangan ke 2, dan tanda tangan dan kuasa gugatan yang diwakilkan ma advokatnya dipalsu tanda-tangannya yang akhirnya dicabut, karena FInance mengetahu ada pemalsuan tanda tangan pada surat kuasa ke advokatnya. Ancaman Finance katnya akan mempidanakan karena nasabah tidak pernah memberikan kuasa untuk menggugat dan motor sudah berpindah tangan. Maklum mas saya orang kampung yang minim pengetahuan, jadi mudah terombang-ambing seperti air. Terima kasih atas nasehatnya mas Edi Handoko.

  126. Galung mengatakan:

    Kepada Yth: LPKSM PKPU

    Saya kredit motor di leasing ditawarin ikut gugatan perdata class Action dipengadilan, karena leasing tersebut melanggar hukum. Dan dimintai uang sebesar Rp 1.000.000,- untuk proses dipengadilan degan iming-iming akan mendaptkan uang dari leasing, uang muka dan angsuran akan dikembalikan, BPKB dan kerugian jutaan rupiah. Tapi ternyata sampai sekarang tidak ada kabarnya malah ditagih oleh leasing, ternyata leasing tersebut menyodorkan hasil gugatan tersebut bahwa gugatanya ditolak oleh pengadilan. Dan saya tanyakan ke PKPU sedang proses banding, tapi sampai sekarang sudah 5 bulan tidak ada kabar apapun dan saya dari pada motor sebut tidak saya setori dan dicabut maka saya mengangsur kemabli. Uang saya untuk menggugat kini tidak ada kabar dan dari PKPU tidak jelas kabarnya, kini saya bingung harus bagaiman, apakah saya korbn dari LPKSM PKPU atau bagaimana?

    Saya masyarakat kecil yasng tidak tahu menahu masalah hukum, dan belajar dari kesalahan yang terjadi. Saya harus mengadu kesiapa lagi?

  127. Wongkentir mengatakan:

    wahai pr pengacara finance, artikel koran ini bs dipakai sebagai tambahan bukti menghadapi GUGATAN ABAL ABAL dari LPKSM PK PU merk Ansyori…. dan infokan kepada pengacara LPKSM jgn mau bela organisasi ngawur yang diisi orang orang ngawur….PASTI NGAWUR….

  128. pembaca. mengatakan:

    Kemana kemana dan dimana…………ko ga da batang hidung nya nih …………malu yah…makanya jgn membodohin umat dgn dalil dalil sakti agama buat kedok…….jgn gitu dech…kalo mau nolong secara ikhlas…….biar ketemu dech pahala nya di aherat……jgn jadi pahlawan ke siangan…lah ko malah yg terhormat …mohamad ansori nya telibat…jadi mafia nya lagi……….waduh sadis bener yaa. !!!!! sekali lagi waspadalah…..jgn sampe di sesat kan….

  129. Erwin Chan mengatakan:

    Kok direktur Executiv nya terlibat kasus

    Permisi:
    Radar Tegal 20 Oktober 2011

    PENGGUGAT POLRES TERSANGKA PENADAH MOBIL
    (Akan Diserahkan Polres Bandung)

    Tegal – Proses penanganan kasus penyitaan mobil Daihatsu Xenia hitam No. Pol D 1297 XF, yang dijual tanpa ada BPKB kini terus dilanjutkan penyidik Unit II Sat Reskrim Polres Tegal Kota.

    Bahkan Agus Junaidi (33) warga RT 12/RW 3, desa Kalikangkung, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, yang menjual mobil itu, dan pernah melayangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Tegal terhadap Polres Tegal Kota, kini menjadi tersangka kasus penadahan mobil itu.

    Kasat Reskrim Polres Tegal Kota, AKP Heriyanto SH mengatakan mobil tersebut sebelumnya dicari Polres Bandung Polda Jabar. Belakangan diketahui mobil itu justru DIJUAL GADAI OLEH KETUA YAYASAN KOMITE NASIONAL PERLINDUNGAN KONSEMEN DAN PELAKU USAHA (Komnas PKPU), YAITU MOHAMAD ANSORI KE AGUS JUNAIDI.

    “Selanjutnya Agus Junaidi menjualnya ke seseorang di Kota Tegal. Saat transaksi jual beli mobil itu, Agus diamankan untuk dimintai keterangan. Demikian juga mobilnya yang akhirnya kami sita” terang dia didampingi Kanit II Sat Reskrim Aiptu Yasana.

    Penyitaan mobil itu, kemudian diperkarakan Agus dengan mengajukan gugatan praperadilan di PN Tegal. Hakim Slamet Widodo SH yang menyidangkan perkaranya, dalam putusannya, Selasa (18/10) menyatakan, penyitaan itu dinilainya sah dan sesuai prosedur hukuym. Gugatan praperadilan tersebutpun dinyatakan DITOLAK.

    Memperdalam Pemeriksaan

    Setelah memperoleh kepastian hukum soal keabsahan penyitaan mobil itu, yakni dengan ditolaknya gugatan praperadilan di PN Tegal, penyidik di Unit II Sat Reskrim Polres Tegal Kota kini tengah memperdalam pemeriksaan.

    Antara lain, kata dia, dengan memanggiul kembali saksi-saksi yang pernah dimintai keterangan, juga kemungkinana tambahan saksi lainnya. Selain itu, penyidik juga tengah menggodok kemungkinan untuk memintai keterangan Mohamad Ansori.

    AKP Herianto SH mengungkapkan, mobil yang disita penyidik di kesatuannya, awalnya karena ada laporan pencarian soal keberadaan mobil tersebut dari Polres Bandung Polda Jabar. Kemudian kesatuannya menerima informasi akan ada transaksi jual beli mobil itu di jalan Citarum Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, oleh Sat Reskrim Polres Tergal Kota, sekitar pukul 23.00, Kamis (15/9)

    Mobil semula dijual gadai oleh Mohamad Ansori sebesar 40 juta kepada Agus Junaidi, selanjutnya dijual kembali Agus ke Ermi Waluyo seharga 50 juta. Agus menerima uang tanda jadi sebesar 5 juta. Saat transaksi itulah mobil kemudian diamankan. Karena Agus tidak bisa menunjukkan BPKB. Kasus tersebut kemungkinan besar akan diserahkan ke Polres Bandung. (D12-4

  130. Debitur mengatakan:

    i m back again

    stlh sy dpt info terpikir lht web lpksm pk pu….pd posting terakhir sy baca informasi yg sama sprti info yg sy terima yaitu Direktur Exekutif LPKSM PKPU bernama Muhamad Ansory diduga terlibat penggadaian. Sy terbahak bahak sepuasnya smp sakit perut krn apa coba ? krn memang tabiat direktur eksekutif dari dulu gak pernah berubah….ya tukang lempar mobil debitur.

    sekaarng para konsumen indonesia sdh tahu khan bahwa lembaga ini hanya kedok para pelempar yg bersembunyi dibalik jargon jargon pembelaan konsumen. selebihnya org org yg berada dlm lembaga ini tidak memiliki keahlian sama sekali dalam pemberdayaan hukum konsumen.

    Modus mereka hanyalah modus pameran dgn memasang foto foto seminar yg mereka hadiri saja…selebihnya hanyalah otak otak kosong. Mereka pandai memanfaatkan moment dengan jepret sana jepret sini tujuannya untuk memperdaya konsumen agar memberikan kuasa pengurusan dengan tentunya biaya penanganan perkara serta melemparkan kendaran yg telah diserahkn para debitur nakal.

    Mshkah saudara saudara percaya dgn lembaga ini ? yang bekerja seperti LPKSM All Hikam yg pengursnya juga saat ini ditangkap polisi cirbon plus timah panas dikakinya gara gar lari krn sering melempar unit jaminan……

    hmmm……mna nih pengagum Ansory ? kok tidak komentar dengan ayat ayat sucinya….
    ..

    • Hai Maaf Kamu yang mengaku bernama debitur ayo kami uji kemampuanmu dipengadilan, Saksikan ya masyarakat…!!! jawab pertanyaan ini :

      Namamu sesuai KTP siapa,
      Alamat lengkapmu dimana

      kalau berani menyebut nama dan alamat berarti kamu jantan
      Karena akan kugugat dikepolisian dan dipengadilan
      biar kamu tidak banyak omong yang hanya merusak media diskusi ini

      Saksikan para pembaca, Dia (debitur) Sebenarnya seorang Pengecut yang ditugaskan merusak forum ini atau seorang Jantan (yang katanya Yang ngajari yang digugat PK-PU), Kita lihat jawabannya Ok, Sekali lagi kita buktikan dia Pengecut atau Jantan…..!!!

  131. Ketahuan mengatakan:

    MATI KUTUUUUUUUUUUUUUUU…………..

    • pembaca. mengatakan:

      ….apa tidak malu …..berpakaian rapi tapi hati nya busuk!!!!masyarakat tdk tahu apa apa di jadikan kelinci percobaan yg ….selalu di mintain ……….uang dgn dalih ..nanti menang……menangis lhu di penjara……….rasakno…….orang tdk tahu apa apa disuruh ngambil motor di leasing tapi setoran sama sekali tdk mau bayar………cari uang yg halal halal saja……allah lebih meridhoi…pekerjaan kuli panggul dari pada berpakai rapi tapi menipu……….menyesatkan….

      wahai rakyat semua ………waspadalah……….hati hati…….dgn lembaga main main….Lpksm pk pu…………..jgn sampai anda anda jadi KOOORBAAN NYA…………

  132. I'm Sorry mengatakan:

    Kepada Yth :

    sdr Angga, Ahmad dan para pengagum Mr. Ansyori SH selaku direktur eksekutif LPKSM PK PU
    para anggota LPKSM PK PU
    para simpatisan LPKSM PK PU
    para pengacara LPKSM PK PU
    para konsumen Indonesia
    para pengamat web ini
    para debt collector
    para lembaga pembiayaan

    Perkenankan saya untuk mengupload berita koran yang terbit di Jawa Tengah, tentang lembaga LPKSM PK PU yang berpusat di Lawang, dan sepak terjang direktur Eksekutifnya, sdr Ansyori SH. Semoga anda semua mampu berpikir jernih tentang lembaga ini dan mengambil hikmah dari berita yang segera saya upload dibawah ini.

    Suara Merdeka 20 Oktober 2011

    PENGGUGAT POLRES TERSANGKA PENADAH MOBIL
    (Akan Diserahkan Polres Bandung)

    Tegal – Proses penanganan kasus penyitaan mobil Daihatsu Xenia hitam No. Pol D 1297 XF, yang dijual tanpa ada BPKB kini terus dilanjutkan penyidik Unit II Sat Reskrim Polres Tegal Kota.

    Bahkan Agus Junaidi (33) warga RT 12/RW 3, desa Kalikangkung, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, yang menjual mobil itu, dan pernah melayangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Tegal terhadap Polres Tegal Kota, kini menjadi tersangka kasus penadahan mobil itu.

    Kasat Reskrim Polres Tegal Kota, AKP Heriyanto SH mengatakan mobil tersebut sebelumnya dicari Polres Bandung Polda Jabar. Belakangan diketahui mobil itu justru DIJUAL GADAI OLEH KETUA YAYASAN KOMITE NASIONAL PERLINDUNGAN KONSEMEN DAN PELAKU USAHA (Komnas PKPU), YAITU MOHAMAD ANSORI KE AGUS JUNAIDI.

    “Selanjutnya Agus Junaidi menjualnya ke seseorang di Kota Tegal. Saat transaksi jual beli mobil itu, Agus diamankan untuk dimintai keterangan. Demikian juga mobilnya yang akhirnya kami sita” terang dia didampingi Kanit II Sat Reskrim Aiptu Yasana.

    Penyitaan mobil itu, kemudian diperkarakan Agus dengan mengajukan gugatan praperadilan di PN Tegal. Hakim Slamet Widodo SH yang menyidangkan perkaranya, dalam putusannya, Selasa (18/10) menyatakan, penyitaan itu dinilainya sah dan sesuai prosedur hukuym. Gugatan praperadilan tersebutpun dinyatakan DITOLAK.

    Memperdalam Pemeriksaan

    Setelah memperoleh kepastian hukum soal keabsahan penyitaan mobil itu, yakni dengan ditolaknya gugatan praperadilan di PN Tegal, penyidik di Unit II Sat Reskrim Polres Tegal Kota kini tengah memperdalam pemeriksaan.

    Antara lain, kata dia, dengan memanggiul kembali saksi-saksi yang pernah dimintai keterangan, juga kemungkinana tambahan saksi lainnya. Selain itu, penyidik juga tengah menggodok kemungkinan untuk memintai keterangan Mohamad Ansori.

    AKP Herianto SH mengungkapkan, mobil yang disita penyidik di kesatuannya, awalnya karena ada laporan pencarian soal keberadaan mobil tersebut dari Polres Bandung Polda Jabar. Kemudian kesatuannya menerima informasi akan ada transaksi jual beli mobil itu di jalan Citarum Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, oleh Sat Reskrim Polres Tergal Kota, sekitar pukul 23.00, Kamis (15/9)

    Mobil semula dijual gadai oleh Mohamad Ansori sebesar 40 juta kepada Agus Junaidi, selanjutnya dijual kembali Agus ke Ermi Waluyo seharga 50 juta. Agus menerima uang tanda jadi sebesar 5 juta. Saat transaksi itulah mobil kemudian diamankan. Karena Agus tidak bisa menunjukkan BPKB. Kasus tersebut kemungkinan besar akan diserahkan ke Polres Bandung. (D12-48)

    ************

    Bagaimana sih tanggapan LPKSM PK PU ??? masih mau ngeles……

    Bagi para finance dan para pengacara finance yang saat ini sedang digugat oleh LPKSM PK PU, akan segera saya kirim kliping artikel berita Suara Merdeka sebagai bagian dari alat bukti bahwa LPKSM PK PU hanyalah lembaga main-main yang dimotori oleh para pemain berkedok supremasi hukum.

    Bagi para konsumen dan simpatisan, berpikirlah dengan jernih tentang mereka ya…

    • Assalamualaikum, Wr, Wb…
      Salam Sejahtera buat semuanya…

      Terima kasih kepada semua saudaraku dimanapun berada, baik yang Pro maupun yang Kontra atas atensinya, Perlu saudaraku ketahui, LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA sedang mencoba membuat terobosan Hukum menggugat para pelaku usaha yang nakal, maaf yang tidak nakal tidak akan digugat, Sebelum Memulai Gugatan-gugatan, kami sudah melakukan pendekatan agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

      Kan Indonesia ini adalah Negara Hukum bukan Negara Kekuasaan atau bukan Negara kesewenang-wenangan, namun saran dan arahan LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA nampaknya diabaikan mengingat mereka katanya hanya kantor Cabang yang mengikuti Juklak dan Juknis dari Kantor Pusat di Jakarta, Kamipun maklum dan kami memohon Restu dari Presiden (29 sept 2010), Kapolri, Ketua Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, Ketua Kompolnas dan Satgas Pemberantas mafia Hukum (Tanda terimanya ada), baru kami melakukan Uji Coba Gugatan Perbuatan Melawan Hukum atas Pencantuman Klausula Baku pasal 18 (1) UUPK namun Mengingat banyaknya Masyarakat yang ingin menggugat karena tidak tahan diperlakukan sewenang-wenang oleh para Penagih Hutang (kalau kami layani keinginan masyarakat ) Gugatan akan terjadi diseluruh Indonesia, Sampai-sampai Gugatan Class Actionpun ditempuh karena banyaknya masyarakat yang ingin menghentikan Praktek Premanisme yang diciptakan oleh Para Pelaku Usaha Nakal ( Pelaku usaha yang tidak patuh pada aturan dan perundang-undangan) namun Kenyataannya Hakim, dan Penegak Hukum belum berkenan berpihak pada Masyarakat kecil (konsumen pemakai barang dan/atau jasa) Terbukti banyak Oknum Penyidik Reskim Berani melawan Perintah atasannya yakni ” Surat Edaran Kabareskrim No.Pol: B/2010/VIII/2009/Bareskrim, tanggal 31 Agustus 2009 yang intinya seluruh Penyidik Di Indonesia tidak diperkenankan Menerima Laporan Dari Pelaku Usaha Maupun dari masyarakat konsumen dan dapatnya menyerahkan ke BPSK karena Lembaga itulah yang berhak menangani Masalah Perlindungan Konsumen.

      Demikian juga dengan Hakim, HAKIM adalah Pelaksana amanah undang-undang sehingga apabila ada hakim yang didak dapat Memutus sesuai Pasal 18 ayat (3) Undang-Undang No.8 TH.1999 yang berbunyi “Setiap Klausula baku yang telah ditetapkan oleh Pelaku usaha pada dokumen atau perjanjian yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dinyatakan BATAL DEMI HUKUM, Masyarakat patut melirik Curiga, ada apa dengan sang Hakim ?.

      Nah Kami sedang mengukir sejarah Terobosan Hukum Sesuai amanah UUPK Pasal 1 ayat (1) ” Perlindungan Konsumen adalah Segala upaya yang menjamin adanya kepastian Hukum untuk memberi Perlindungan Kepada konsumen” nah untuk itulah LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA sedang mencari Fakta agar Penegakan Hukum di Negeri ini dapat Memihak kepada Rakyat yang terdholimi, tanpa menghiraukan suara – suara sumbang dari saudaraku yang hanya bisa ngomong dan sok Hebat tetapi tidak berbuat apapun untuk Negeri ini.

      Jangan kuatir Saudaraku, Kasat Reskrim Kota Tegalpun Sedang dilaporkan AGUS JUNAEDI di Propam Polda Jateng atas ulahnya merubah Plat Nomor dari No.Pol : D 1297 XF menjadi No.Pol : B 7445 JR dan aksesoris lampu depan dan belakang sudah tidak ada lagi (ada dugaan ingin dimiliki) dan berdalih sedang melakukan tugas, nanti pasti terungkap ” Becik ketitik Olo ketoro” itu pasti.

      Dengan Fakta yang ada nanti Saudaraku (panggilan polisi, Putusan Hakim dsb) baru kita menghadap kepada Petinggi Negeri ini bukan memfitnah tetapi Kenyataan agar tatanan Hukum dinegeri ini ada Kepastian Hukumnya.

      Mohon maaf, Kami sedang Berjihad Memperjuangkan Hak Rakyat Konsumen Indonesia yang diperlakukan sewenang-wenang oleh Kapitalis nakal, rakyat kita diadu-domba (Debt Collector VS Debitur) yang diuntungkan adalah Industri asing, Jujur saja Siapa saat ini yang tidak punya Hutang…?(itulah kenyataannya) Sekali lagi Mohon Maaf Jangankan akan dijadikan tersangka dalam membela konsumen ditembakpun kami bersedia kalau terbukti bersalah. ALLAH HU AKBAR…!!!.

      Nah semoga Saudaraku yang mengaku dan menyuarakan antek-antek Pelaku usaha nakal, Sadar bahwa bangsa kita sedang diadu-domba, yang ngutang bangsa kita, yang nagih hutang bangsa kita, yang bunuh-bunuhan bangsa kita tetapi yang ngitung duit….. ha…ha..ha yang pasti bukan bangsa kita.

      Intinya Kalau Bukti-Bukti Penyimpangan Tertulis (Fakta) kami kantongi, jangan kuatir Petinggi Negeri ini pasti tidak akan tinggal diam kami yakin mereka akan ditindak.

      Nah siapa yang ingin diukir dalam sejarah Demokrasi yang berkeadilan…?, Silahkan menghalang-halangi derap langkah kami, Kami ibarat Kendaraan terjelek Didunia ( Kereta Api) tetapi kalau kami sedang melintas diatas Rel Kereta, Kendaraan semewah dan semahal apapun pasti AKAN KAMI GILAS, Mohon maaf atas ketidak nyamanan ini. Wassalamualaikum, Wr,Wb…….

  133. erwin mengatakan:

    mw tanya bos.. aq ada mslh utang dng pihak bank bri sbsr 2M dng jaminan sertifikat rumah dan smpe saat ini sdh berlngsung 1thn angsran krg 2thn angsran lg dan utk saat ini sy sdh macet 2bln gmn ada solusinya ga.. tks

    • Johan mengatakan:

      kl org lpk pk pu blg, br kami kuasa nanti kami urus, kami akan dtgi brinya minta penghapusan hutang, cr ini pernah kami lakukan di kudus, kami temui pimpinan bpr, akhirnya permintaan kami ttp tdk dikabulkan.

  134. m.arifin mengatakan:

    kpd yth komnas PKPU,sy mohon bntuan dan solusi’y karna sy ada saudara yg kredit mtor di adira finance sdh jlan 3 bln blm byar,rncana dia mau byar 1 bln dulu tapi dari pihak finance tdk bs nerima.jadi bgaimana solusi’y pak..mhon kasih solusi terbaik

  135. angga mengatakan:

    kalo ngmongnya tdk substansial jd malez naggepi..

  136. edyhandoko mengatakan:

    pengacara tah….sing mung mbok kongkon2 sidang ….??

    ahai bocah madiun, bener sekali kau bicara, pengacara cuma hadir sidang, yg buat gugatan LPK.

  137. bocah madiun mengatakan:

    krn sudah banyak anggota Komnas PKPU yg juga penegak hukum, mmprotes klausula baku oleh Finance tsb.

    Ha..ha..!! dooobbooossssss…….nek ngomong dipikir cak….penegak hukum sing ndi ????? pengacara tah….sing mung mbok kongkon2 sidang ….??

  138. angga mengatakan:

    selain itu, mungkin anda saja yg kurang wawasan. krn sudah banyak anggota Komnas PKPU yg juga penegak hukum, mmprotes klausula baku oleh Finance tsb.

  139. angga mengatakan:

    ak podo wae karo LPKmu to ? koncoan karo Al Hikam, corone podo mung oknum nang LPKmu canggih nganggo wong liyo sing ngatur, wes mirip !!!!
    nyapo meneh Polisi mrikso perjanjian, tambah aneh awakmu Ngga !! Nganggo utek le nek ngomong !! Bayangno, okeh hakim, jaksa, polisi dadi nasabah leasing, ora tahu protes, ora tahu laporan polisi perkoro perjanjian.
    Sing aneh yo kowe kui…
    —————————————–
    Mohon maaf sebelume yo mas. Masalah kita koncoan sama siapapun itu bkn substansi masalah. Jutru org2 sperti itu kita dekati biar sadar. Innaka la tahdy man ahbabta walakinnallaha yahdy man yasya’ (Al-Qashash: 56); Kejahatan itu bukan sesuatu yang perlu ditakutkan, tapi didekati dengan mauidhah hasanah dan mujadalah billaty hiya ahsan. Masalah mirip itu kan asumsi njenengan mas, baiknya kita bicara fakta saja wez biar ga bias. Ya jelas mas, kalo njenengan msh ragu, njenengan baca aja pasal 18 UUPK. Masalah ga ada hakim, jaka, polisi, yg ga protes ketika mau jd nasabah finance, ya itu krn dia mau ngutang. Kalo dia protes otomatis dia ga dikasih utangan masnya. Waduh.. rupanya pemikiran anda ini ada yg ga runtut. Lgpl kalo mreka ga bc pasal 18 UUPK ya mreka juga ga akan protes. Ancemannya 5 th dan denda 2 M.

  140. bocah madiun mengatakan:

    lak podo wae karo LPKmu to ? koncoan karo Al Hikam, corone podo mung oknum nang LPKmu canggih nganggo wong liyo sing ngatur, wes mirip !!!!

    nyapo meneh Polisi mrikso perjanjian, tambah aneh awakmu Ngga !! Nganggo utek le nek ngomong !! Bayangno, okeh hakim, jaksa, polisi dadi nasabah leasing, ora tahu protes, ora tahu laporan polisi perkoro perjanjian.

    Sing aneh yo kowe kui…

  141. angga mengatakan:

    berita diatas adalah berita tentang oknum LPKSM berwatak kerdil, seharusnya LPKSM mmpunyai pendidikan imtaq (iman & taqwa). hukum berlaku kepada siapa saja, tdk pandang bulu, jangankan hanya oknum LPKSM, Presiden pun misalnya, wajib taat kepada hukum yg berlaku. jika mau obyektif, seharusnya Polres CIko juga melakukan penyelidikan atas perjanjian oleh PT. BII Finance tersebut. oleh karena, hampir tdk pernah ada Finance yg tdk melanggar pasal 18 UUPK.

    Wahai konsumen Indonesia, BERHATI-HATILAH! HAMPIR TIDAK PERNAH FINANCE TAAT KEPADA UUPK. UNTUK LPKSM TIDAK ADA KATA LAIN ” L A W A N ” FINANCE-FINANCE YG TIDAK TAAT HUKUM, MAIN SITA SEMBARANGAN, DAN MAIN HAKIM SENDIRI, ‘ H A J A R ‘

  142. edyhandoko mengatakan:

    ” korban penipuan dengan modus nasabah palsu oleh sekelompok orang yang berlindung dalam yayasan perlindungan konsumen Al-Hikam”

    Wahai konsumen Indonesia, BERHATI-HATILAH MASIH BANYAK OKNUM YG BERLINDUNG DI LPKSM LPKSM LAIN, UNTUK FINANCE TIDAK ADA KATA LAIN ” L A W A N ” OKNUM LPKSM MODEL BERITA CIREBON, ‘ H A J A R ‘

  143. Raymon de Carmo mengatakan:

    Kamis, 06 Oktober 2011 – 00:42:12 WIB
    Ketua Sindikat Nasabah Palsu Ditembak
    Diposting oleh : Administrator
    Kategori: Kriminal – Dibaca: 629 kali

    KEJAKSAN, (KC).- Ketua Yayasan Al Hikam, Muhamad Jaya Jahya alias Jaya, DPO kasus sindikat nasabah fiktif, Rabu (5/10) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, ditangkap tim buser Polres Cirebon Kota (Ciko).
    Jaya terpaksa dilumpuhkan dengan sebuah tembakan di kaki kanannya karena melakukan penyerangan terhadap petugas saat hendak ditangkap.

    Dengan tertangkapnya Jaya yang merupakan ketua sindikat tersebut, kini polisi tinggal memburu satu orang lainnya, Dadan, yang berperan sebagai koordinator Al Hikam.

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kabar Cirebon (“KC”), penangkapan Jaya dilakukan setelah polisi melakukan pengintaian selama beberapa jam di tempat tinggalnya di Desa Dukupuntang Kabupaten Cirebon.

    Namun Jaya baru tertangkap di Desa Keradenan Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, setelah terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas.
    Menurut informasi, sejumlah petugas Satreskrim Polres Ciko yang sejak sore melakukan pengintaian, nyaris terkecoh karena pelaku tidak juga terlihat di rumahnya. Namun sekitar pukul 03.00 WIB, saat petugas bermaksud pulang, ada laporan tentang keberadaan Jaya. Tak menunggu lama, polisi langsung menemukan Jaya bersama satu orang lainnya yang berhasil kabur saat penangkapan. Saat ditangkap, Jaya berada di dalam mobil Avanza warna merah bernomor polisi E-1516-AZ.

    Untuk melumpuhkan Jaya, petugas sempat menembak ban mobil pelaku, karena hendak menabrak petugas. Saat ban mobilnya kempes, Jaya sempat lari ke hutan, dan dikejar petugas. Diduga karena kelelahan, Jaya akhirnya menghadang petugas, dan melempari petugas dengan batu. Karena sengitnya perlawanan, petugas menembak Jaya di kaki kanan, tepat di atas lututnya.

    Kini, Jaya masih dalam perawatan tim medis di Rumah Sakit Polri Losarang Indramayu.
    Sementara barang bukti berupa satu unit mobil Avanza bernopol E-1516-AZ, beberapa batu, dan satu pisau komando yang ditemukan di lokasi, diamankan polisi.

    Kasat Reskrim Polres Ciko, Ajun Komisaris Besar Polisi Agah Sonjaya, menuturkan, pelaku merupakan satu dari DPO dalam serentetan kasus hukum yang melibatkan Al Hikam.

    Pihaknya terpaksa melumpuhkan pelaku dengan tembakan karena melakukan perlawanan saat ditangkap. “Dia melawan dengan batu, dan hampir menabrak petugas kami,” ujarnya.

    Dikatakan Agah, pelaku merupakan DPO dalam serentetan kasus baik di Polres Ciko maupun di Polres Sumber. “Di Polres Ciko saja ada lima laporan polisi dangan tuduhan telah menggelapkan sekitar 30 roda dua dan 7 roda empat,” paparnya.

    Seperti diketahui, keberhasilan Polres Ciko membongkar sindikat nasabah fiktif untuk mengelabui perusahaan pembiayaan atau leasing berawal dari penangkapan dua anggota, yakni Adari (40 tahun), warga Kertasari, dan Himawan (28 tahun), warga Tukmudal.

    Kasus tersebut berawal dari adanya laporan Cecep Suhartono mewakili leasing PT BII Finance. Dalam laporannya, Cecep mengaku telah menjadi korban penipuan dengan modus nasabah palsu oleh sekelompok orang yang berlindung dalam yayasan perlindungan konsumen Al-Hikam. Kasat Reskrim Polres Ciko, Ajun Komisaris Polisi Agah Sonjata, mengungkapkan, berbekal laporan tersebut, polisi pun kemudian melakukan penyelidikan.

    Hasilnya, kemudian terungkap, Yayasan Al-Hikam menyuruh pelaku Adari untuk mengajukan kredit mobil dengan berpura-pura sebagai pengusaha rotan. Selain aplikasi palsu, para pelaku juga berusaha mengecoh pihak leasing dengan menyiapkan secara sempurna lokasi pabrik rotan untuk meyakinkan bahwa Adari adalah pengusaha rotan dengan penghasilan rata-rata Rp 60 juta per bulan.

    Para pelaku dijerat dengan obyek Fidusia sesuai Pasal 35 dan 36 UU RI No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dengan ancaman lima tahun penjara.(C-13)

  144. Surya mengatakan:

    Rabu, 5 Oktober 2011 – 16:38 Kuasai Puluhan Mobil dan Motor Kredit Fiktif

    Melawan Saat Ditangkap, Pimpinan LSM Didor

    CIREBON (Pos Kota) – Melawan dan tidak mengindahkan peringatan polisi saat akan ditangkap, pimpinan sebuah LSM perlindungan konsumen, akhirnya terpaksa didor dengan timah panas.

    Tersangka Moch Yahya Jaya, 32, warga Dukuhpuntang, tercatat sebagai DPO dan sudah lama dicari. Bahkan teman-teman tersangka sudah banyak yang tertangkap. “Semalam tersangka terpaksa kami lumpuhkan,” kata Kasat Reskrim Polresta Cirebon, AKP Agah Sonjaya, Rabu (5/10).

    Saat akan dilakukan penangkapan di daerah Plumbon, tersangka berada di dalam mobil Xenia, dan sempat mau tancap gas ketika melihat kedatangan polisi. Seorang anggota polisi pun nyaris tertabrak. Tapi ban mobil tersangka terlebih dulu ditembak hingga pecah dan mobil pun tidak bisa melaju.

    Tahu mobil tak bisa jalankan, tersangka dan ajudannya keluar mobil dan kabur memasuki hutan. Tembakan peringatan dikeluargkan tapi tersangka bukannya menyerah, dia malah berhenti dan mengambil batu lalu melemparkannya ke arah anggota yang mengejarnya. Untung lemparan itu tidak kena. Melihat tersangka tidak juga menunjukan tanda-tanda menyerah, polisi akhirnya memuntahkan timah panas ke bagian kakinya hingga tersangka terjatuh.

    Sementara itu, berdasar data di pihak kepolisian, kelompok tersangka ini sudah berhasil mengambil atau menguasai sebanyak 30 sepeda motor dan 7 unit mobil. Modus yang dilakukan yakin dengan cara menyuruh seseorang mengambil kredit kendaraan dengan aplikasi fiktif. Begitu kendaraan diperolah, pelaku kemudian menguasainya.

    “Oleh tersangka kendaraan itu kemudian dilempar atau digadaikan. Salah satunya yakini sebuah mobil pick up yang dijual kepada ibu Maryati yang tinggal di Setu Patok, Kabupaten Cirebon. Dan kami masih menyelidik kemungkinan orang ini sebagai penadah (480 KUHP)” tegas Agah seraya menambahkan barang bukt yang bisa diamankan sementara yakni dua unit mobil.

    (darman/sir)

  145. ahmad alquthfby mengatakan:

    Yth. Bpk Basrum rizal
    Penahanan (penyitaan) yg dilakukan oleh FIF adalah perbuatan melawan hukum pidana. Yg perlu anda lakukan adalah segera laporkan kasus tsb kepada Aparat Kepolisian, dugaan pelanggaran pasal 368 KUHPidana. Perlu masyarakat ketahui bahwa penyitaan HANYA DAPAT DILAKUKAN OLEH PENYIDIK DENGAN SURAT IZIN KETUA PENGADILAN NEGERI SETEMPAT. Sekarang telah terbit Perkap 8/11 ttg pengamanan jaminan fidusia, perkap ini mengindikasikan secara tegas bahwa yg berhak mengeksekusi adalah Polisi; bukan debt collector. Berikut lampiran yg wajib dilampirkan oleh Finance guna memohon pengamanan eksekusi jaminan fidusia (ada salah satu saja yg tdk dipenuhi maka permohonan eksekusi tdk dpt dilakukan).

    Pasal 8 Perkap 8/11
    (1) Permohonan pengamanan eksekusi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 diajukan dengan melampirkan:
    a. salinan akta jaminan fidusia;
    b. salinan sertifikat jaminan fidusia;
    c. surat peringatan kepada Debitor untuk memenuhi kewajibannya;
    d. identitas pelaksana eksekusi; dan
    e. surat tugas pelaksanaan eksekusi.
    (2) Surat peringatan kepada Debitor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c telah diberikan sebanyak 2 (dua) kali, yang dibuktikan dengan tanda terima.

    Bisa anda bayangkan, bahwa kepolisian yg mempunyai kewenangan sedemikian rupa menurutu UU, masih mensyaratkan 5 lampiran tsb diatas utk mengeksekusi jaminan fidusia. Nah, debt collector punya wewenang apa? Siapa dia? Apakah Polisi Swasta?
    Apalagi mulai dulu hingga sekarang, finance sejatinya tdk pernah mengantongi sertifikat jaminan fidusia. Demikian untuk dijadikan tambahan informasi bagi konsumen yg kami muliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
    Wallahu al-muwaffiq ilaa aqwam ath-thariiq

    • wong goblok mengatakan:

      yah sampean gak iso ngartino perkap kuwi, sing eksekusi sanes polisi pak, sing eksekusi yo pihak finance, nanging didampingi pak polisi. mengaten, beh nek ngene wae wes salah banjur piye meneh belani konsumen.

      Pasal 8 Perkap 8/11
      (1) PERMOHONAN PENGAMANAN EKSEKUSI sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 diajukan dengan melampirkan:
      a. salinan akta jaminan fidusia;
      b. salinan sertifikat jaminan fidusia;
      c. surat peringatan kepada Debitor untuk memenuhi kewajibannya;
      d. IDENTITAS PELAKSANA EKSEKUSI dan
      e. SURAT TUGAS PELAKSANA EKSEKUSI
      (2) Surat peringatan kepada Debitor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c telah diberikan sebanyak 2 (dua) kali, yang dibuktikan dengan tanda terima.

      monggo ditingali ingkang tulisan gedrik meniko nggeh !!!

  146. Basrum rizal mengatakan:

    ralat : tgl 02 oktober 2011 bukan tgl 02-09-2011
    pokok angsuran selama 3 bulan sebesar Rp.4.100.000,- denda sebesar Rp.5 juta lebih

  147. Basrum rizal mengatakan:

    SAYA SALAH SATU KONSUMEN PT.FIF CABANG tanah grogot, kalimantan timur,pd hari minggu tgl 02-09-2011 sepeda motor saya di tahan oleh FIF karena saya menunggak selama 3 bulan, angsuran saya sisa 3 kali yang seharusnya berakhir pada bulan mei 2011..namun surat peringatan/pemberitahuan penarikan secara tertulis tidak pernah disampaikan kepada saya oleh pihak FIF..Pihak FIF setempat setelah kudatangi mengatakan harus melunasi keterlambatan selama 3 bulan baru motor tsb bisa diberikan kepada saya namun saya hanya bisa menyanggupi 1 bulan saja dan pihak FIF tidak mau menerima pembayaran yang hanya satu bulan tersebut..
    apa yang harus saya lakukan..mohon saran…terima kasih..

    nb : motor tsb over kredit dari pihak pertama ke saya sebagai pihak kedua ( pihak FIF sudah mengetahui ) dan saya sendiri sudah membayar 8 kali angsuran..kemudian motor tersebut kuserahkan kepada pihak ketiga sebagai ganti tanah ( pihak FIF juga sudah kuberitahu ) dan motor tersbt disita dari tangan pihak ketiga tanpa pemberitahuan kepada saya…

  148. ahmad alquthfby mengatakan:

    Yth. Bpk Jaatmiko Fitri Hamzah
    Langkah yg harus anda ambil adalah segera melapor kepada pihak yg berwajib (polisi), sebab PT. FIF telah menyita sepeda motor milik anda (368 KUHPidana). Sebagaimana dalam perspektif hukum bahwa yang mempunyai wewenang untuk melakukan penyitaan adalah penyidik Polri bukan debt collector. Selain itu, Denda yang dikenakan kepada anda tsb ialah bertentangan dengan azas PERMA, yang berdasarkan keputusan MA No. : 2027 K/BU/1984 tanggal 23 April 1986 : “Bahwa denda (Penalty) yang telah diperjanjikan oleh para pihak atas keterlambatan pembayaran pokok pinjaman pada hakekatnya merupakan suatu bunga terselubung, maka berdasarkan azas keadilan hal tersebut tidak dapat dibenarkan karena itu tuntutan tentang pembayaran denda tersebut harus ditolak ”. Guna advokasi lebih lanjut, segera hubungi: 0818 050 376 27 (Anshory, SH).

    BEBASKAN RAKYAT DARI HUTANG KORBAN KETIDAKPASTIAN HUKUM

  149. Jatmiko Fitri Hamzah mengatakan:

    SAYA SALAH SATU KONSUMEN PT.FIF CABANG MADIUN, pd tgl 18-09-2011 sepeda motor saya di tahan oleh FIF karena saya menunggak selama 6 bulan, angsuran saya kurang 9 kali. kemudian tanggal 23-09-2011 saya menbayar sebesar 3,5 juta dengan asumsi 9Xangsura = Rp.2.790.000,- dan sisanya sbg denda karena merasa telat melakukan pembayaran.
    kemudian tanggal 28-19-2011 saya di panggil lagi karena saya harus melunasi 2 x angsuran dan denda lagi sbesar 1 juta lebih…
    terus terang saya kaget mendengar hal tersebut.. apa yang harus saya lakukan.. saya merasa keberatan akan hal ini..
    teri kasih akan masukannya….

  150. angga mengatakan:

    Tentang perkap tsb dibeberapa media dipublish (saya nukil 2 berita terkait perkap tsb):

    Kamis, 15/09/2011 17:22 WIB
    Peraturan Kapolri Diterbitkan Antisipasi Tindak Kekerasan Debt Collector
    Rois Jajeli – detikSurabaya

    Surabaya – Beberapa tahun terakhir ini, sering kali terjadi kekerasan yang dilakukan debt collector terhadap debitur yang tidak bisa membayar kewajibannya, seperti penarikan paksa sepeda motor atau mobil di tengah jalan. Bahkan ada nasabah yang dianiaya debt collector hingga tewas.

    Untuk mengantisipasi tindak kekerasan terhadap nasabah atau debitur, Polri menerbitkan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 Tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia.

    “Perkap ini disusun dasarnya sesuai analisa dan evaluasi kejadian-kejadian yang dialami masyarakat, khususnya mengenai fidusia,” kata Kabareskrim Komjen Pol Sutarman kepada wartawan di sela acara sosialisasi Perkap No 8 tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Fidusia di Surabaya, Kamis (15/9/2011).

    Sutarman menerangkan, pemberi pinjaman seperti lembaga perbankan, leasing atau kreditur lainnya, menggunakan tenaga jasa debt collector untuk menagih debitur yang tidak melakukan pembayaran.

    “Perjanjian itu kan ranahnya perdata dan di pengadilan. Tapi kan prosesnya panjang. Kalau terus banyak yang tidak mengembalikan uang, biasanya menggunakan jasa debt collector supaya uangnya kembali,” tuturnya.

    “Tapikan banyak terjadi kekerasan yang dilakukan debt collector, hingga ada yang meninggal dunia. Karena itu, kami tidak ingin cara kekerasan yang tidak dibenarkan itu terulang lagi,” terangnya.

    Mantan Direskrim Polda Jatim ini menambahkan, Perkap No 8 tahun 2011 dikalurkan untuk melindungi semua lapisan masyarakat, termasuk debitur maupun kreditur. Katanya, lembaga pemberi pinjaman pasti mengingkan uangnya kembali sesuai jatuh tempo. Kalau tidak bisa mengembalikan, pasti kerjasama dengan debt collector, yang organisasinya memang ada.

    “Karena itu kita awasi supaya pelaksanaannya tidak menyimpang. Kalau ada yang menyimpang, yang melakukan, turut serta maupun yang menyuruh juga kita tindak,” tuturnya.

    Ia berharap, Perkap dapat menyelesaikan persoalan pinjam-meminjam, penyelesaian jaminan fidusia, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

    “Jangan sampai orang yang belum membayar atau lupa membayar satu, dua bulan, tahu-tahu diambil di tengah jalan. Kita akan melindungi. Kapolri melindungi semua pihak. Yang meminjamkan juga kita lindungi supaya uangnya kembali, jangan sampai timbul masalah baru,” terangnya.

    Mantan Kapolwiltabes Surabaya ini menegaskan, keterlibatan Polri dalam penyelesaian Fidusia tersebut, tidak dipungut sepersen pun alias gratis. Petugas bekerja melindungi semua pihak, dengan dana operasional yang ada.

    “Saya jamin gratis. Nggak boleh meminta-minta. Kalau memang tidak ada dana operasionalnya, sampaikan langsung permohonan maaf itu lebih bagus, biar negara memikirkan,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Divisi Pembinaan Hukum Mabes Polri Irjen Pol Mudji Waluyo menerangkan, jika ada permasalahan, dapat melaporkan ke polda atau polres, dilengkapai dengan kelengkapan administrasi. Kapolda atau kapolres setelah menerima permohonan eksekusi, permohonan dapat diteruskan Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) polda atau Kasubbagkum polres, untuk dilakukan penelitian kelengakapan dan keabsahan persyaratan sebagaimana yang telah diatur.

    Setelah diteliti, wajib memberikan saran tertulis kepada kapolda atau kapolres atas terpenuhi atau tidaknya permohonan eksekusi. Kemudian, permohonan yang memenuhi syarat tersebut, kapolda atau kapolres memerintahkan Karoops atau Kabagops, untuk mempersiapkan dan merencanakan dan melaksanakan eksekusi.

    “Kalau persyarata permohonan pengamanan atau permohonan pengamanan tidak memenuhi persyaratan, kapolda atau kapolres memberitahukan secara tertulis kepada pemohon dengan disertai alasan,” jelas Mudji.

    (bdh/bdh)

    ————————————————————————————–
    MABES POLRI: Keluarkan Peraturan Kapolri Tentang Debt Collector
    Friday, 16 September 2011 19:07
    SURABAYA – Mabes Polri mengeluarkan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 Tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia

    Perkap ini bertujuan untuk mengurangi dan menjamin keselamatan bagi penerima jaminan Fidusia antara pihak Debitor dan Kreditor.

    Kadivbidkum Mabes Polri, Irjen Pol Muji Waluyo menandaskan peraturan ini bukan untuk menjadikan polisi sebagai “debt collector” (penagih utang) baru dalam mengatasi sengketa fidusia antara debitur-kreditur.

    Muji Waluyo menambahkan dengan adanya Peraturan Kapolri tentang Fidusia ini maka diharapkan penyelesaian sengketa antara pihak Debitor dan Kreditor dapat diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku serta tanpa menimbulkan akses masalah baru.

    “Dengan mengunakan aparatur Polisi, maka proses eksekusi dapat berjalan dengan aman, humanis dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Lebih-lebih tidak menimbulkan masalah baru seperti yang biasa terjadi jika mengunakan jasa Debt Collektor,”ujar Kadivbidkum saat didampingi oleh Kabid Humas polda Jatim, Kombes Pol Rachmad Mulyana, Kamis (15/9)

    Pengamanan eksekusi Fidusia ini, lanjut Kadivbidkum, berada pada kewenangan di tingkatan Polda dan Polres,serta diatur dengan mekanisme yang tercantum dalam Perkap Kapolri tersebut.
    Sementara itu Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Sutarman mengatakan dengan adanya Perkap Fidunsia ini dapat meminimalisir akses masalah baru yang disebabkan oleh kasus-kasus sengketa Debitur dan Kreditur.

    “Sebelum ada Perkap ini. pihak debitor seperti Bank, Leasing acapkali mengunakan jasa Debt Collektor, yang justu cenderung mengunakan cara-cara kekerasan yang ujung- ujungnya menimbulkan masalah baru,” ujar Sutarman.

    Dikatakannya dengan Perkap ini, pihak Debitur bisa berkoordinasi dengan polisi untuk melakukan eksekusi, tentu saja dengan terpenuhi persyaratan administrasi yang telah diatur oleh undang-undang Fidusia.

    Terkait biaya administrasi, ia mengatakan dengan tegas bahwa pengamanan eksekusi fidusia tersebut gratis.

    ”Saya katakan gratis tidak dipungut biaya bagi pihak-pihak yang mengajukan pengamanan eksekusi Fidusia, Polri sudah ada anggaran biaya operasional umum,jadi bisa di alokasikan dari sumber tersebut,”ujar Sutarman.

    Sutarman mengatakan, polisi juga akan berterus terang kepada Negara, apabila anggaran itu tidak mencukupi, akan disampaikan kepada masyarakat bahwa anggaran sudah tidak mencukupi sehingga sementara belum bisa melayani pengamanan eksekusi.

    “Kalau anggaran yang ada tidak cukup ya kita sampaikan terus terang melalui DPR RI agar ada penambahan anggaran.Dari pada tidak ada kita ada-adakan dengan cara minta sana minta sini,malah akan menimbulkan masalah baru dan persepsi yang negatif bagi citra Polri,”ujarnya.

    Mantan Direktur Reserse Kriminal Polda Jatim ini menambahkan saat ini anggaran Polri sebanyak 34 T, jadi akan digunakan sesuai peruntukkannya.

    “Fidusia ini akan kita aplikasikan dengan evaluasi-evaluasi agar kedepan semakin sempurna tidak terjadi penyalah gunaan,”tuturnya saat ditemui usai acara sosialisasi Perkap Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia di Hotel Bumi Surabaya, Kamis (15/9)

    Sementara itu, Deputy Bank Indonesia (BI) DR.Haris menjelaskan bahwa dengan jaminan Fidusia ini diharapkan dapat membawa akses positif bagi dunia ekonomi perbankan,sehingga kredit-kredit macet baik berupa barang bergerak dan barang tidak bergerak dapat segera terselesaikan dengan maksimal

    “Dalam lima tahun terakhir, perekonomian digerakkan dengan aset tidak gerak seperti sepeda motor atau mobil, namun bila pinjaman tidak segera dikembalikan, maka akan terjadi kemacetan, sehingga perekonomian juga tidak bergerak cepat,” ujarnya.

    Selama ini, untuk mempercepat pengembalian dana pinjaman itu, kalangan perbankan memang melibatkan “debt collector” karena sengketa perdata itu terlalu lama prosesnya, sedangkan perekonomian perlu digerakkan cepat.

    “Debt collector sebenarnya sudah kami atur agar tidak melanggar hukum, tapi dalam praktiknya sulit, karena itu adanya Perkap 8/2011 itu penting untuk menjadikan proses penagihan tidak melanggar hukum,” pungkasnya. (pca)

  151. angga mengatakan:

    Tanggapan:
    -> sy bbrp wkt lalu sdh tulis URLnya, sy posting di web ini, cm kok tertulis “menunggu konfirmasi admin”, skrg sy lht gak ada. Cb sj anda ketik di google “siapa yg berhak menjadi kuasa hukum untuk berperkara di pengadilan” nanti banyak pilihannya, dan semua artikel ngacunya ke HIR, KUHAP, SEMA, UU Advokat.
    ——————————–
    Malah setelah sy ketik keyword yg njenengan berikan, yg disajikan adalah tulisan-tulian pro-kontra ttg UU Advokat. Tlong lah mas hadirkan satu dalil yang melarang atau setidak-tidaknya berindikasi tdk membolehkan non-advokat melakukan advokasi litigasi atau non litigasi? Apa sulitnya mas, masa seumpama nanti njenengan bertemu dg salah satu anggota LPKSM atau Bpk Anshory, SH, trus njenengan ditanya: apa dalilnya bahwa non-advokat terlarang memberikan konsultasi hukum, bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela, dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien? Masa njenengan akan ngejawab: “Cb sj anda ketik di google “siapa yg berhak menjadi kuasa hukum untuk berperkara di pengadilan” nanti banyak pilihannya, dan semua artikel ngacunya ke HIR, KUHAP, SEMA, UU Advokat”. Kan nanti bisa diguyui mas….

    -> he, termasuk oknum LPKSM, banyak tukang gadai bikin LPKSM utk lindungi tindakannya
    ———————————
    Kalo kita bicara hukum, menurut anda secara hukum apakah tindakan “penggadaian” itu termasuk melanggar hukum? Pasal brapa? UU apa? Dan mungkin aturan lainnya selain UU?

    -> om angga terlalu mengada-ada…..
    ———————————
    Jangan bilang om lah mas, sy masih berumur 21th. Itu kata hati sy, dan secara jujur sy utarakan di website ini.

    -> om angga yg benar bukan LPKSM PK PU yg menjamur, tapi banyak oknum msy bikin LPKSM. Di Pasuruan LPKSM banyak, tp hanya 2 LPKSM yg punya TDLPK, lg pl LPKSM yg sdh punya TDLPK, ktk bikin cabang enggak didaftarin ke deperindag dimana cabang dibuka. Itu LPKSM abal-abal.
    ———————————
    Waduh kalo, begitu njenengan sbg org yg faham paling tdk wajib berkorespondensi dg disperindag setempat utk menertibkn LPKSM tsb, tentunya utk mlindungi para konsumen, kok LPKSM ora nduwe TDLPK. Disisi lain, setau sy, LPKSM Komnas PK-PU ketika buka cabang pasti didaftarken ke disperindag setempat (domisili kantor cabang). Ini karena LKPSM Komnas PK-PU merujuk dan tunduk kepada keputusan menperindag NOMOR : 302/MPP/Kep/10/2001, Pasal 9 (1), bahwa “LPKSM yang membuka kantor cabang atau kantor perwakilan, wajib melapor secara tertulis kepada Bupati atau Walikota atau Kepala Dinas di tempat kedudukan kantor cabang atau kantor perwakilan LPKSM…”
    Oia mas debitur, mana dalil yang menyatakan bahwa ketika bikin cabang wajib didaftarkan di disperindag setempat?
    Satu lagi mas debitur, bahwa jangan sebut deperindag tp disperindag.. masa ada deperindag di kabupaten/kota, setau sy yg ada itu DISPERINDAG.

    -> untuk msy konsumen, sy himbau utk berhat-hati thd tawaran LPSKM-LPKSM yg menjamur yg janji2 bs bantu. Cek keabsahan LPKSM di kantor deperindag, punya TDLPK or no dan terdaftar di Deperindag bl LPKSM ngaku sbg kantor cabang. Kl bukti udh gak ada TDLPK atau tdk terdaftar dideperindag sbg kantor cabang, Hati-hati.
    Jgn spt konsumen di Jateng, yg gugat finance krn janji LPKSM PK PU utk dptkan ganti rugi milyaran yg berakhir pd putusan majelis utk seluruh gugatn claas action dgn putusan GUGATAN CLASS ACTION TIDAK SAH
    ———————————
    Masalah kebsahan LPKSM tsb wajib di cek. Mas debitur, kalo boleh sy saranin jangan terlalu sentimenlah dg LPKSM Komnas PK-PU, Karena sikap sentimen itu akan merugikan njenengan sndiri. Agama saya (Islam) mengajarkan bahwa sikap berlebihan itu adalah tdk baek. Teman saya pernah menceritakan bahwa Bpk. Anshory, SH rahimahulloh pernah dawuh: “Bersikaplah dg sebaik-baiknya sikap meski didalam seburuk-buruk perlakuan”. apa yg dilakukan LPKSM Komnas PK-PU adalah semata-mata ingin menegakkan supremasi hukum yg terkandung dalam Pasal 62 (1), bahwa “Pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud Pasal 18 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah)”.
    Masalah gugatan calss action:
    Bpk. Anshory, SH dawuh: “Memang benar Di beberapa PN gugatan Perwakilan kelompok diputus tidak diterima bukan berarti kalah, sebagian kami revisi dan dua PT. kami gunakan hak untuk banding, nah biar mereka tau bahwa kami dan masyarakat agak curiga kepada Oknum tertentu di PN dan perlu diketahui telah terdaftar pada agenda badan Pengawas Mahkamah agung R.I salah satu pengaduan kami dan akan ditindaklanjuti sesuai laporan kami, ini pertanda pasal 1(1) UUPK ” Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk melindungi konsumen” sedang berjalan sampai ketingkat MA dan KY, yang penting Lakukan tindakan (Action), bukan kayak mereka yang hanya ngoceh tidak berbuat apapun bahkan ngomongpun salah-salah (tidak diterima dibilang kalah) sok ngomong hukum tapi nggak ngerti proses hukum sedang berjalan tanya menang dan kalah ha…ha…ha… anggap saja mereka sedang melawak om, ok, wis abaikan saja mereka yang pasti Proses hukum terus berjalan sampai Finance Tidak nakal Lagi”.

    -> buat LPKSM PK PU, gugat itu adalah hak, Tp kalian harus cerdas. Synya kalian tdk cerdas, krn yg dikejar semata-mata adlh uang konsumen dan melampiaskan “dendam” thd finance, sehingga tujuan klian spt visi yg ditulis gk terwujud.
    hr ini adlah akhir dr rangkaian tulisan sy di web ini. sdh ckp sy tulis di web ini. Skl lg, lbh cerdaslah utk lakukan gugatan dan pendampingan. 7388 cerio….
    ———————————
    Saya kira itu asumsi njenengan, dan mas debitur jangan pergi dari web ini. ayo kita lanjut diskusi ilmiyyahnya dg mengesampingkan asumsi-asumsi..

  152. Debitur mengatakan:

    om angga : Mhon maaf mas, link yg mana mas? Mhon disertakan url-nya.. biar efisien.

    sy bbrp wkt lalu sdh tulis URLnya, sy posting di web ini, cm kok tertulis “menunggu konfirmasi admin”, skrg sy lht gak ada. Cb sj anda ketik di google “siapa yg berhak menjadi kuasa hukum untuk berperkara di pengadilan” nanti banyak pilihannya, dan semua artikel ngacunya ke HIR, KUHAP, SEMA, UU Advokat.

    ______________

    om angga : Bagi saya, aparatur penegak hukum diIndonesia sdh ‘keblinger’

    he, termasuk oknum LPKSM, banyak tukang gadai bikin LPKSM utk lindungi tindakannya
    ______________

    jujur, hingga saat ini bg sy, njenengan sangat argumentatif, njenengan sumber ilmu.

    om angga terlalu mengada-ada…..
    ______________

    Njenengan jg bs jd kontrol terhadap kinerja LPKSM PK-PU yg mulai menjamur diberbagai daerah dan diminati oleh masyarakat konsumen.

    om angga yg benar bukan LPKSM PK PU yg menjamur, tapi banyak oknum msy bikin LPKSM. Di Pasuruan LPKSM banyak, tp hanya 2 LPKSM yg punya TDLPK, lg pl LPKSM yg sdh punya TDLPK, ktk bikin cabang enggak didaftarin ke deperindag dimana cabang dibuka. Itu LPKSM abal-abal.

    ______________

    untuk msy konsumen, sy himbau utk berhat-hati thd tawaran LPSKM-LPKSM yg menjamur yg janji2 bs bantu. Cek keabsahan LPKSM di kantor deperindag, punya TDLPK or no dan terdaftar di Deperindag bl LPKSM ngaku sbg kantor cabang. Kl bukti udh gak ada TDLPK atau tdk terdaftar dideperindag sbg kantor cabang, Hati-hati.

    Jgn spt konsumen di Jateng, yg gugat finance krn janji LPKSM PK PU utk dptkan ganti rugi milyaran yg berakhir pd putusan majelis utk seluruh gugatn claas action dgn putusan GUGATAN CLASS ACTION TIDAK SAH.

    _______________

    buat LPKSM PK PU, gugat itu adalah hak, Tp kalian harus cerdas. Synya kalian tdk cerdas, krn yg dikejar semata-mata adlh uang konsumen dan melampiaskan “dendam” thd finance, sehingga tujuan klian spt visi yg ditulis gk terwujud.

    hr ini adlah akhir dr rangkaian tulisan sy di web ini. sdh ckp sy tulis di web ini. Skl lg, lbh cerdaslah utk lakukan gugatan dan pendampingan. 7388 cerio….

  153. angga mengatakan:

    mas debitur:
    -> linknya dibuka ya om, ada semua pasal2nya.
    kata “mungkin” dan “mencetak kader”, membuat sya tersenyum. 1 lg, wkt sosialisasi Perkap 8 thn 2011, oleh Polda Jatim kemarin yg dihdri olh LPKSM termasuk LPKSM PK – PU, Finance, Kejaksaan, Depkumham kok dr LPKSM PK PU sy lht diam sj, dan hasil sosialisasi itu kenapa tdk dipublish di web ini agar konsumen th, paham hsl sosialisasi yg diikuti LPKSM PK – PU. Minimal foto-fotonya deh kl tidak mau mempublish tanggapan sosialisasi Perkap itu.
    Hi, sy lht pak Ansyori dkknya, keren duduk didepan, sy mlh berpikir “wah pak Ansyori pst punya banyak pertanyaan dan usul” tp ternyata, setia mendengar sj dan lgs pulang stlah sls. Sy, ngobrol sm kawan-kawan, dan sy blg “mungkin sdh paham jd tidak tanya”

    ——————————-
    Mhon maaf mas, njenengan tdk menjawab pertanyaan sy. Anda faham hukum tp kok malas ya hanya menukil sbuah regulasi + pasalnya..? pliiiiiiiiiis, jangan malas ya mas…. Nukillah sebuah pasal bahwa selain advokat terlarang mendampingi seseorang dikepolisian dan pengadilan? Tunjukkan dulu aturan yg menyatakan selain advokat tdk boleh melakukan advokasi di kepolisian? trus tunjukkan pula aturan ttg larangan pendampingan oleh selain advokat dipengadilan?
    Gitu ajha kan ga repot mas?

    Mhon maaf mas, link yg mana mas? Mhon disertakan url-nya.. biar efisien..
    Tersenyum krn apa mas? Mhon diuraikan sebab tersenyumnya?
    Bagi saya, aparatur penegak hukum diIndonesia sdh ‘keblinger’. Anggota selain peradi tak bs disumpah oleh PT, padahal itu termasuk persyaratan pasal 4 (1) UU 13/2003.

    Oia mas, sy pengen nanya resume/konsklusi/tanggapan njenengan ttg sosialisasi perkap 8/11?
    Masalah pertanyaan itu bs jd LPKSM PK-PU sdh memahami. Lantas apa yg anda ragukan ttg pemahaman LPSKM PK-PU terhadap sosialiasi perkap 8/11 tsb?

    Jujur, hingga saat ini bg sy, njenengan sangat argumentatif, njenengan sumber ilmu. Njenengan jg bs jd kontrol terhadap kinerja LPKSM PK-PU yg mulai menjamur diberbagai daerah dan diminati oleh masyarakat konsumen.

  154. Debitur mengatakan:

    linknya dibuka ya om, ada semua pasal2nya.

    “Masalah duduk dibangku penonton, mungkin krn pmimpin LPKSM sdh banyak mencetak kader. Selain itu, memang mungkin kalo berlitigasi hrs ada lisensi dari PT. wong yg selain dari unsur peradi saja tdk disumpah di PT, dan pada gilirannya jg akan ditolak berlitigasi”

    _______

    kata “mungkin” dan “mencetak kader”, membuat sya tersenyum. 1 lg, wkt sosialisasi Perkap 8 thn 2011, oleh Polda Jatim kemarin yg dihdri olh LPKSM termasuk LPKSM PK – PU, Finance, Kejaksaan, Depkumham kok dr LPKSM PK PU sy lht diam sj, dan hasil sosialisasi itu kenapa tdk dipublish di web ini agar konsumen th, paham hsl sosialisasi yg diikuti LPKSM PK – PU. Minimal foto-fotonya deh kl tidak mau mempublish tanggapan sosialisasi Perkap itu.

    Hi, sy lht pak Ansyori dkknya, keren duduk didepan, sy mlh berpikir “wah pak Ansyori pst punya banyak pertanyaan dan usul” tp ternyata, setia mendengar sj dan lgs pulang stlah sls. Sy, ngobrol sm kawan-kawan, dan sy blg “mungkin sdh paham jd tidak tanya”

  155. angga mengatakan:

    mas debitur

    -> Oia mas, coba disebutkan mana aturan yg menyatakan bahwa selain advokat terlarang mendampingi seseorang dikepolisian, pengadilan, dll ?
    sy malas jelaskan, krn sdh jelas ada UU Advokat, KUHAP, kl gak puas lbh baik tanya kepada advokat LPKSM PK PU yg maju di sidang ngegugat finance di Jateng, Jabar, Jatim dan tanyakan ke pimpinan anda kenapa kalau gugat finane cuma duduk dibangku penonton, pdhl katanya terima kuasa utk gugat……?????
    ———————————–
    Mhon maaf mas, njenengan tdk menjawab pertanyaan sy. Anda faham hukum tp kok mala ya hanya menukil buah regulasi + pasalnya..? pliiiiiiiiii, jangan mala ya mas….
    Bg sy, njenengan sangat argumentative, bg sy njenengan sumber ilmu. Masalah duduk dibangku penonton, mungkin krn pmimpin LPKSM sdh banyak kadernya. Selain itu, memang mungkin kalo berlitigasi hrs ada lisensi dari PT. wong yg selain dari unsur peradi saja tdk disumpah di PT, dan pada gilirannya jg akan ditolak berlitigasi.

    -> Kl sy jelaskan juga msh belum puas, dipraktekan saja dan buktikan. Penolakan ya krn KUHAP dan UU Advokat.
    Soal juklak, anda ini aneh, aktif pd seminar2 Deperindag soal perlindungan konsumen gak th juklak penyelesaian di BPSK. Kl anda mau th, search webnya Deperindag atau minta Juklaknya ke BPSK. Jgn sy yg disuruh…
    ———————————–
    Sebenarnya saya hanya mmpertanyakan pernyataan njenengan: “BPSK dan pelaku usaha sangat boleh menolak LPKSM yang datang sendiri tanpa konsumen yg didampingi. Lihat juklak penyelesaian sengketa di BPSK”
    Apa salah jk sy menanyakan juklak-nya kepada njenengan?
    Bukan bermaksud menyuruh tp sy bertanya dalil anda dlm menyampaikan pendapat?
    Tdk ada kalimat sy yg bernada imperative. Kalo njenengan tdk mau menunjukkan referensinya ya silahkan tdk masalah, hehe..

    • angga mengatakan:

      mas debitur:

      -> Oia mas, coba disebutkan mana aturan yg menyatakan bahwa selain advokat terlarang mendampingi seseorang dikepolisian, pengadilan, dll ?
      sy malas jelaskan, krn sdh jelas ada UU Advokat, KUHAP, kl gak puas lbh baik tanya kepada advokat LPKSM PK PU yg maju di sidang ngegugat finance di Jateng, Jabar, Jatim dan tanyakan ke pimpinan anda kenapa kalau gugat finane cuma duduk dibangku penonton, pdhl katanya terima kuasa utk gugat……?????
      ———————————–
      Mhon maaf mas, njenengan tdk menjawab pertanyaan sy. Anda faham hukum tp kok mala ya hanya menukil sbuah regulasi + pasalnya..? pliiiiiiiiiis, jangan malas ya mas…. Nukillah sebuah pasal bahwa selain advokat terlarang mendampingi seseorang dikepolisian dan pengadilan? Tunjukkan dulu aturan yg menyatakan selain advokat tdk boleh melakukan advokasi di kepolisian? trus tunjukkan pula aturan ttg larangan pendampingan oleh selain advokat dipengadilan?
      Gitu ajha kan ga repot mas?
      Bg sy, njenengan sangat argumentatif, bg sy njenengan sumber ilmu.
      Masalah duduk dibangku penonton, mungkin krn pmimpin LPKSM sdh banyak mencetak kader. Selain itu, memang mungkin kalo berlitigasi hrs ada lisensi dari PT. wong yg selain dari unsur peradi saja tdk disumpah di PT, dan pada gilirannya jg akan ditolak berlitigasi.

      -> Kl sy jelaskan juga msh belum puas, dipraktekan saja dan buktikan. Penolakan ya krn KUHAP dan UU Advokat.
      Soal juklak, anda ini aneh, aktif pd seminar2 Deperindag soal perlindungan konsumen gak th juklak penyelesaian di BPSK. Kl anda mau th, search webnya Deperindag atau minta Juklaknya ke BPSK. Jgn sy yg disuruh…
      ———————————–
      KUHAP pasal brapa?
      UU Advokat psal brapa?

      Sebenarnya saya hanya mmpertanyakan pernyataan njenengan: “BPSK dan pelaku usaha sangat boleh menolak LPKSM yang datang sendiri tanpa konsumen yg didampingi. Lihat juklak penyelesaian sengketa di BPSK”
      Apa salah jk sy menanyakan juklak-nya kepada njenengan?
      Bukan bermaksud menyuruh tp sy bertanya dalil anda dlm menyampaikan pendapat?
      Tdk ada kalimat sy yg bernada imperative. Kalo njenengan tdk mau menunjukkan referensinya ya silahkan tdk masalah, hehe..

  156. Debitur mengatakan:

    Oia mas, coba disebutkan mana aturan yg menyatakan bahwa selain advokat terlarang mendampingi seseorang dikepolisian, pengadilan, dll ?

    sy malas jelaskan, krn sdh jelas ada UU Advokat, KUHAP, kl gak puas lbh baik tanya kepada advokat LPKSM PK PU yg maju di sidang ngegugat finance di Jateng, Jabar, Jatim dan tanyakan ke pimpinan anda kenapa kalau gugat finane cuma duduk dibangku penonton, pdhl katanya terima kuasa utk gugat……?????

    Kl sy jelaskan juga msh belum puas, dipraktekan saja dan buktikan. Penolakan ya krn KUHAP dan UU Advokat.

    Soal juklak, anda ini aneh, aktif pd seminar2 Deperindag soal perlindungan konsumen gak th juklak penyelesaian di BPSK. Kl anda mau th, search webnya Deperindag atau minta Juklaknya ke BPSK. Jgn sy yg disuruh….

  157. angga mengatakan:

    Mas debitur:
    Sebelumnya saya haturkan trimakasih atas jawabannya..

    urain sdh jelas, UU Konsumen dan Permen sdh atur, advokasi bukan berarti jd lawyer, tp LPKSM boleh mendampingi konsumen wkt nyelesaiin masalah konsumen dgn pelaku usaha, atau wkt sidang di BPSK. BPSK dan pelaku usaha sangat boleh menolak LPKSM yang datang sendiri tanpa konsumen yg didampingi. Lihat juklak penyelesaian sengketa di BPSK.
    ——————————
    Oia mas, coba disebutkan mana aturan yg menyatakan bahwa selain advokat terlarang mendampingi seseorang dikepolisian, pengadilan, dll ?
    Tolong nukilkan aturan dijuklak tb atau sertakan link juklak diBPSK tsb !

    sudah teramat jelas UU Advokat sudah atur itu. Anggota LPKSM bs dampingi jika dia punya ijin sebagai advokat. Tanpa itu, Penyidik, Badan Peradilan HARUS menolak kehadiran anggota LPKSM yg tidak punya ijin advokat.
    Misalnya, saya sekalipun saya paham betul dgn UU Konsumen, KUHAP dll, dan salah seorang penggiat LSM, sy tahu diri dan tidak berhak dampingi konsumen atau siapa saja saat berhadapan dengan penyidik maupun badan peradilan. Saya tidak mau ditertawakan orang2, terutama lawyer, hakim, jaksa dan polisi, kerena BUKAN advokat
    ————————————
    Yg mana yg jelas mas ?
    Apa dalilnya kok penyidik dan badan peradilan wajib menolak non-advokat ?
    Bg sy, bukan masalah ditertawakan mas, tp dalil mereka tertawa itu apa ? atau jangan2 mreka tertawa tanpa sebab alias nyengir2 dewe ? hehe….

    • Raymon de Carmo mengatakan:

      kau ini dinasehati cr pembenar saja. MIMPI LAH KAU bs jd litigator. Surat MA bulan Maret 2011, kau cr tu. Surat MA boleh beracara kalau kau lampiran Berita Acara Pengambilan Sumpah sbg Advokat oleh Pengadilan Tinggi.

  158. ahmad alquthfby mengatakan:

    Debitur:
    sy ini pengajar, yg beri masukan utk hadapi gugatan PK PU, dan kebukti masukan sy ampuh, semua gugatan PK PU thd finance2 di pulau jawa gak ada yang menang…. itulah kesombongan saya…..
    -> semua boleh mmberi saran dan hanya manusia sombong yg tdk menerima masukan yg mmbangun. Bukannya ga ada yg menang mas? Tp masih dalam proses, tidak diterima bukan berarti kalah, anda faham ttg ilmu hukum khan? Jadi, mohon komentar” sinis anda itu dikurangi lah pertanda anda seorang yg berpendidikan bukan dididik dijalanan. Apalagi anda malah menyebutkan “itulah kesombongan saya”; ingat bahwa sombong itu bukan ranah manusia. Apa yg mmbuat anda smbong? Picik sekali hati anda jika begitu. Anda ini hanya titipan Tuhan dan semua jg titipan Tuhan. Apa yg perlu disombongkan? Spertinya anda kena virus penyakit hati. Bagi klien” (jika memang debitur ini seorang lawyer) maka perlu berhati”, jangan berpartner dg org smbong, masih banyak lawyer yg rendah hati.

    • Komnas "PKPU" mengatakan:

      Apabila anda tidak keberatan anda bisa menuliskan artikel yang berhubungan dengan sosialisasi untuk perlidungan konsumen sesuai peraturan undang – undang ,dengan demikian komunitas blog ini akan selalu update dengan tuliasan tulisan baru anda yang mampu memberikan pencerahan kepada konsumen seluruh Indonesia,.. persetujuan anda akan memunkinkan pihak administrator untuk memberiakan kewenangan kepada saudara Ahmad untuk bisa menulis atau mengirimkan artikel yang terkait dalam rubrik komunitas ini pemberitahuan akan terkirim melalui email anda dan mengikuti tautan yang ada. Terima kasih salam Komnas PKPU

  159. angga mengatakan:

    Teman saya berkata:
    pihak yang dapat melakukan advokasi atau pembelaan atau bantuan hukum terhadap tersangka dan terdakwa dalam semua tingkat pemeriksaan adalah HANYA advokat. Hal ini mengacu pada ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (“KUHAP”) dan UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat (”UUA”). Pasal 54 KUHAP menyatakan bahwa guna kepentingan pembelaan, tersangka atau terdakwa berhak mendapat bantuan hukum dari seorang atau lebih penasihat hukum selama dalam waktu dan pada setiap tingkat pemeriksaan, menurut tata cara yang ditentukan dalam undang-undang ini. Kemudian, dalam Pasal 1 angka 13 KUHAP diatur bahwa penasihat hukum adalah seorang yang memenuhi syarat yang ditentukan oleh atau berdasar undang-undang untuk memberi bantuan hukum. Sejak diterbitkannya UUA, maka UU itulah yang menjadi acuan mengenai penasihat hukum. Di dalam Pasal 1 angka 1 UUA dijelaskan bahwa advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan Undang-Undang ini.

    yang saya tanyakan:
    1. Sejauh apa yg bisa LPKSM lakukan terkait advokasi (pasal 7 PP 59/01) ?
    2. Bolehkah anggota LPKSM melakukan pendampingan dalam lingkup penyelidikan, penyidikan, atau bahkan hingga pengadilan ? Dasarnya apa ?

    • Debitur mengatakan:

      1. Sejauh apa yg bisa LPKSM lakukan terkait advokasi (pasal 7 PP 59/01) ?

      urain sdh jelas, UU Konsumen dan Permen sdh atur, advokasi bukan berarti jd lawyer, tp LPKSM boleh mendampingi konsumen wkt nyelesaiin masalah konsumen dgn pelaku usaha, atau wkt sidang di BPSK. BPSK dan pelaku usaha sangat boleh menolak LPKSM yang datang sendiri tanpa konsumen yg didampingi. Lihat juklak penyelesaian sengketa di BPSK.

      2. Bolehkah anggota LPKSM melakukan pendampingan dalam lingkup penyelidikan, penyidikan, atau bahkan hingga pengadilan ? Dasarnya apa ?

      sudah teramat jelas UU Advokat sudah atur itu. Anggota LPKSM bs dampingi jika dia punya ijin sebagai advokat. Tanpa itu, Penyidik, Badan Peradilan HARUS menolak kehadiran anggota LPKSM yg tidak punya ijin advokat.

      Misalnya, saya sekalipun saya paham betul dgn UU Konsumen, KUHAP dll, dan salah seorang penggiat LSM, sy tahu diri dan tidak berhak dampingi konsumen atau siapa saja saat berhadapan dengan penyidik maupun badan peradilan. Saya tidak mau ditertawakan orang2, terutama lawyer, hakim, jaksa dan polisi, kerena BUKAN advokat.

      • ORGANISASI SKHNI mengatakan:

        Kami Organisasi SKHNI sering melakukan pendampingan di Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan/Mahkamah Agung RI. kalau kami ditanya apakah anda advokat? kami jawab, bukan!
        trus mereka berkata, kalau bukan advokat tidak boleh melakukan pendampingan.
        kami bertanya, dasar hukumnya apa?
        mereka menjawab, UU tahun 2003 tentang Advokat
        trus kami juga menjelaskan, bahwa UU no. 18 tahun 2003 Tentang Advokat sudah dirubah dengan Putusan Mahkamah Konstitusi RI No. 006/PUU-II/2004.

        Makanya sampai sekarang Organisasi SKHNII bisa melakukan pendampingan walaupun bukan seorang advokat.

        Hormat Kami
        SKHNI
        085232810987

  160. Prasetyanto mengatakan:

    Mohon saran LPKSM, apa yang harus saya lakukan….

    Kawan saya pinjam uang untuk usaha kepada saya, dia janji 5 bulan mau dilunasi. Ternyata dia tidak menepati janjinya, selanjutnya kawan saya itu, serahkan mobil dgn STNKnya kepada saya untuk jaminan hutang dia.

    Pas, sy enak-enak pakai mobil itu, saya disamperi 2 orang. Mereka bilang dr leasing dan meminta saya membawa mobil itu ke kantor leasing. Sampai disana, saya diajak bicara soal mobil yang saya pakai. Saya beritahu orang orang itu, kl mbl itu punya kawan sya yang berhutang kepada saya. Terus, orang leasing ngomong kalau mobil itu dibeli oleh kawan saya pakai uangnya leasing, terus kawan saya itu tidak bayar angsurannya sudah dua bulan, jadi mobilnya harus diambil sama leasing, apalagi kawan sya itu sudah tidak tahu rimbanya.

    Saya ngomong sama leasing itu, kalau sya juga cari kawan saya. Saya enggak mau kl mobil itu disita sama leasing, terus sya minta leasing nunjukin fiducianya. Leasing bilang, kalau merka enggak ada kewajiban nunjukin fiducianya ke sya. Pdhal sya cuma minta leasing kasih tahu fiducianya lalu sya serahkan mbil itu. Leasingnya ngotot gak mau nunjukin, sya juga ngotot enggak mau berikan kunci sama STNKnya.

    Sya adu argumen, leasing bilang kl mobil itu jadi jaminan hutang ke sya, sya juga diminta tunjukan perjanjiannya termasuk fiducianya. Sya jelas nggak ada.

    Mohon solusi, sarannya atas masalah sya, gara gara kawan sya yang sudah utang sama sya, kasih jaminan ternyata mbilnya leasing. Sya rugi sekali, bisa enggak sya dapat mobil itu dari leasing, kalau bisa gimana caranya, LPKSM bisa bantu tidak ?

  161. Syahrial mengatakan:

    Peraturan Kapolri Diterbitkan Antisipasi Tindak Kekerasan Debt Collector
    Rois Jajeli – detikSurabaya

    Surabaya – Beberapa tahun terakhir ini, sering kali terjadi kekerasan yang dilakukan debt collector terhadap debitur yang tidak bisa membayar kewajibannya, seperti penarikan paksa sepeda motor atau mobil di tengah jalan. Bahkan ada nasabah yang dianiaya debt collector hingga tewas.

    Untuk mengantisipasi tindak kekerasan terhadap nasabah atau debitur, Polri menerbitkan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 Tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia.

    “Perkap ini disusun dasarnya sesuai analisa dan evaluasi kejadian-kejadian yang dialami masyarakat, khususnya mengenai fidusia,” kata Kabareskrim Komjen Pol Sutarman kepada wartawan di sela acara sosialisasi Perkap No 8 tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Fidusia di Surabaya, Kamis (15/9/2011).

    Sutarman menerangkan, pemberi pinjaman seperti lembaga perbankan, leasing atau kreditur lainnya, menggunakan tenaga jasa debt collector untuk menagih debitur yang tidak melakukan pembayaran.

    “Perjanjian itu kan ranahnya perdata dan di pengadilan. Tapi kan prosesnya panjang. Kalau terus banyak yang tidak mengembalikan uang, biasanya menggunakan jasa debt collector supaya uangnya kembali,” tuturnya.

    “Tapikan banyak terjadi kekerasan yang dilakukan debt collector, hingga ada yang meninggal dunia. Karena itu, kami tidak ingin cara kekerasan yang tidak dibenarkan itu terulang lagi,” terangnya.

    Mantan Direskrim Polda Jatim ini menambahkan, Perkap No 8 tahun 2011 dikalurkan untuk melindungi semua lapisan masyarakat, termasuk debitur maupun kreditur. Katanya, lembaga pemberi pinjaman pasti mengingkan uangnya kembali sesuai jatuh tempo. Kalau tidak bisa mengembalikan, pasti kerjasama dengan debt collector, yang organisasinya memang ada.

    “Karena itu kita awasi supaya pelaksanaannya tidak menyimpang. Kalau ada yang menyimpang, yang melakukan, turut serta maupun yang menyuruh juga kita tindak,” tuturnya.

    Ia berharap, Perkap dapat menyelesaikan persoalan pinjam-meminjam, penyelesaian jaminan fidusia, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

    “Jangan sampai orang yang belum membayar atau lupa membayar satu, dua bulan, tahu-tahu diambil di tengah jalan. Kita akan melindungi. Kapolri melindungi semua pihak. Yang meminjamkan juga kita lindungi supaya uangnya kembali, jangan sampai timbul masalah baru,” terangnya.

    Mantan Kapolwiltabes Surabaya ini menegaskan, keterlibatan Polri dalam penyelesaian Fidusia tersebut, tidak dipungut sepersen pun alias gratis. Petugas bekerja melindungi semua pihak, dengan dana operasional yang ada.

    “Saya jamin gratis. Nggak boleh meminta-minta. Kalau memang tidak ada dana operasionalnya, sampaikan langsung permohonan maaf itu lebih bagus, biar negara memikirkan,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Divisi Pembinaan Hukum Mabes Polri Irjen Pol Mudji Waluyo menerangkan, jika ada permasalahan, dapat melaporkan ke polda atau polres, dilengkapai dengan kelengkapan administrasi. Kapolda atau kapolres setelah menerima permohonan eksekusi, permohonan dapat diteruskan Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) polda atau Kasubbagkum polres, untuk dilakukan penelitian kelengakapan dan keabsahan persyaratan sebagaimana yang telah diatur.

    Setelah diteliti, wajib memberikan saran tertulis kepada kapolda atau kapolres atas terpenuhi atau tidaknya permohonan eksekusi. Kemudian, permohonan yang memenuhi syarat tersebut, kapolda atau kapolres memerintahkan Karoops atau Kabagops, untuk mempersiapkan dan merencanakan dan melaksanakan eksekusi.

    “Kalau persyarata permohonan pengamanan atau permohonan pengamanan tidak memenuhi persyaratan, kapolda atau kapolres memberitahukan secara tertulis kepada pemohon dengan disertai alasan,” jelas Mudji.

  162. gus baz mengatakan:

    emang sangat menarik sekali obrolan dengan disertai argumen2 yang mana semua ingin menang sendiri saya anggota baru di KOMNAS PK-PU yang masih bodoh belum tau apa2 tapi setelah membaca semua opini dan argumen yang ada di sini saya tambah jadi bingun ? ? ?

  163. Debitur mengatakan:

    eh ada jempolnya skrg, mau buat rating ?????

    • Syahrial mengatakan:

      Anda kok kampungan yaaa ,.. emang anda bisa bikin yang lebih dari kami coba dong anda sadar bangsa ini membutuhkan figur yang tepat untuk dijadikan contoh kedepan yang lebih baik dan berwawasan nasionalis ,…. ,jangan hanya bisa omong doang (OD) buktikan kalau anda mencintai bangsa ini dengan wujud kerja yang nyata,…… jangan hanya mengkritik dan mengambil keuntungan pribadi ( Provokator )

  164. Syahrial mengatakan:

    Mochamad Syahrial
    http://www.facebook.com/pages/Komnas-PKPU-Indonesia/128056347249660
    Komnas PKPU Indonesia
    Pemberdayaan lembaga kami lebih ditegaskan kepada pelayanan konsumen dan pelaku usaha dengan menjalankan amanat nasional UU No 08 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan pelaku usaha,segenap masyarakat baik di perkotaan maupun di pedesaan tidak terlepas dari hak – haknya sebagai konsumen dan pelaku usaha dengan menciptakan keadilan yang berkepastian hukum

  165. ahmad alquthfby mengatakan:

    tambunan mengatakan:
    September 11, 2011 pukul 8:12 pm
    hahahahahaha………………….
    PKPU kok bodoh bener ya
    dalam UU jaminan fidusia tidak ada konsumen, cuy
    yang ada:
    debitur atau penghutang
    kreditur atau yang beri hutang.
    anak umur 7 tahun juga tahu..hutang harus dibayar kalau engga mau bayar saya juga mau hutang
    ke PKPU…..
    ngutang dong PKPU bodoh….
    500 juta aja, nanti ane bilang engga mampu>>>>hahahahah
    -> mhon maaf, spertinya yg bodoh itu anda. bicara anda tdk punya bobot ilmiyyah. Sy sangat kagum dg komnas pkpu, kagum dg perjuangannya. Oia mas tambunan, sy tdk tertarik dg komentar anda, sy hanya bermaksud mengkomentari komentar yang memiliki bobot ilmiah – untuk tidak mengatakan syubhat ilmiah-. Sedangkan pernyataan yang jauh dari bobot ilmiah dan hanya bernilai retorika belaka, sy memilih untuk tidak melayaninya.

  166. tambunan mengatakan:

    hahahahahaha………………….
    PKPU kok bodoh bener ya
    dalam UU jaminan fidusia tidak ada konsumen, cuy

    yang ada:
    debitur atau penghutang
    kreditur atau yang beri hutang.

    anak umur 7 tahun juga tahu..hutang harus dibayar kalau engga mau bayar saya juga mau hutang
    ke PKPU…..
    ngutang dong PKPU bodoh….
    500 juta aja, nanti ane bilang engga mampu>>>>hahahahah

    • Debitur mengatakan:

      sy ini pengajar, yg beri masukan utk hadapi gugatan PK PU, dan kebukti masukan sy ampuh, semua gugatan PK PU thd finance2 di pulau jawa gak ada yang menang…. itulah kesombongan saya…..

  167. angga mengatakan:

    debitur:
    Maaf maz, urusan polisi itu TIDAK HANYA mendalami bukti yg dimiliki dan diajukan pelapor. Apalagi polisi dalam menangani kasus pidana jika tertangkap tangan atau jadi human interst ga perlu nunggu ada laporan. Namanya polisi modern mas, bukan polisi kuno. Dalam PERATURAN KAPOLRI NO 8 TAHUN 2009, dinyatakan bahwa setiap anggota Polri dalam memberikan pelayanan kepada korban dilarang melakukan tindakan yang dapat merugikan korban, antara lain: memaksa korban untuk mencari bukti atau menghadirkan saksi/ tersangka

    alat bukti setau saya:
    1. KETERANGAN SAKSI,
    2. KETERANGAN AHLI,
    3. SURAT,
    4. PETUNJUK,
    5. KETERANGAN TERDAKWA.

    oia ma, sampean tau bukti permulaan yang cukup?
    sampean pengacara mas?
    jujur yo..

  168. angga mengatakan:

    debitur: bukti itu urusan polisi bukan kewajiban korban

    • Debitur mengatakan:

      yang jadi urusan polisi itu adl mendalami bukti yg dimiliki dan diajukan pelapor, kewajiban polisi menelaah dengan metode pembuktian, apakah bukti yg diajukan punya kebenaran materiil dan keterkaitan dgn perkara yg dilaporkan atau tidak.

      tahu nggak yg disebutkan alat bukti itu apa saja ? baca pasl 184 KUHAPidana.

    • Debitur mengatakan:

      sptnya anda th ya, lalu knp enggak jd pengacaranya LPKSM PK PU, biar yg muncul enggak itu-itu azzzaa…

  169. AEH mengatakan:

    @gege:Sy byr LUNAS plus segala tetek bengeknya itu lbh dari sekedar itikad baik bwt byr utang..kenapa hak saya masih sempat dimanfaatkan oleh pencuri2 yang bergaji ?? Satu hal yg amat sangat penting, dalam 10 hari sepeda sy tidak pernah masuk gudang adira,tp dibw pulang oleh DC,dg alasan saudaranya meninggal jd 10 hr gag sempat ke gudang..Adira pnya prosedur yang jelas,tp knapa orang Adira sendiri yg melanggar???skrg saya paham knapa banyak nasabah yang curang.
    Lain cerita klo touring diganti dg deden juga sakit trus ditagih buat bayar utang,,,mana yang anda pilih?tetep bayar utang ???munafik!!!!

  170. AEH mengatakan:

    @gege:itu fiksi pa nyata bos????klo Nyawa Orang=Touring itu keterlaluan…lagian sore jg Bank pada tutup adanya ATM tersebar dtiap gang weleh makin gag nyambung….utang piutang kan yang penting gag ada yang dirugikan???

  171. gege mengatakan:

    sepenggal tentang hutang piutang

    Dia seorang wanita tangguh, namanya Darsih. Saya memanggilnya Bi Darsih. Beliau ini seorang janda dan mempunyai satu anak. Murni nama anaknya. Usia Bi Darsih ini sekitar 50 tahunan. Sehari-hari beliau ini berjualan nasi uduk untuk menopang hidupnya. Beliau orangnya sangat baik. Sering saya meminjam uang kepadanya, ketika saya lagi butuh pinjaman.

    Pagi itu beliau datang menemui, ketika saya hendak berangkat touring ke Anyer. Mukanya tampak kuyu seperti kurang tidur. Walaupun guratan ketegarannya masih membayang di wajah beliau.

    “Den, maaf. Saya ada perlu sama Deden”, ucapnya.

    “Ada apa Bi. Kebetulan saya buru-buru nih, sudah ditunggu sama temen-temen, mau touring. Kebetulan saya jadi panitianya”, jawab saya sambil naik ke motor.

    ” Aduh gimana yah Den, saya ga enak ngomongnya”, timpalnya ragu.

    “Ah.. Bi Darsih ini, kayak sama siapa aja. Sok atuh ngomong, ada apa?”

    “Den, bibi butuh uang. Si Murni, lagih sakit, udah3 hari. Panasnya gak turun-turun”

    “Aduuuh Bi, maaf. Saya lupa kalau saya punya hutang sama Bibi. Harusnya bayarnya kemarin yah, sesuai janji saya.”

    “Iyah Den, maaf, bukan maksud Bibi nagih. Cuman, saat ini bibi butuh sekali, untuk biaya si Murni ke Rumah Sakit”, ucapnya penuh ragu.

    “Bi, maafkan saya. Saat ini saya hanya punya uang untuk biaya touring. Coba nanti sore, sehabis pulang dari Anyer, saya pasti ngambil uang ke Bank. Untuk saat ini, saya kasih sepuluh ribu dulu aja, buat beli obat penurun panas yah Bi” kata saya sambil menyodorkan uang.

    “Tapi, Den. Si Murni, sepertinya harus dibawa ke Rumah Sakit sekarang. Bibi khawatir sekali”, ucapnya memelas, sambil menerima uang dari saya.

    “Bi, maafkan Deden. Bukannya tidak mau membayar sekarang, tapi Bibi lihat sendiri. Kalau saya hendak berangkat”, jawab saya sambil memasukan anak kunci motor.

    “Ya sudahlah Den. Bibi coba minjem tetangga dulu sambil nunggu Deden pulang dari Anyer”, sekilas tertangkap olehku kilatan kesedihan di matanya, membuatku meragu. Namun bayangan teman-teman touring yang sudah menunggu memaksa keraguanku menghilang.

    “Makasih yah Bi. Saya janji ntar sore, saya bawa uangnya”, ucap saya sambil menghidupkan motor.

    “Baik Den”, jawabnya.

    Akhirnya saya pun berangkat ke Anyer bersama teman-teman. Pada saat itu saya berpikir, saya tidak salah karena kebetulan Bi Darsih menagih disaat yang tidak tepat.

    Namun ketika malam tiba. Sepulang saya dari Anyer, terkaget-kaget saya ketika melihat ada bendera kuning di depan gang.

    “Siapa yang meninggal Ron?”, tanya saya kepada Roni yang sedang duduk-duduk di depan gang.

    “Si Murni Bang, anaknya Bi Darsih”, jawabnya. Deg….. jantung saya langsung bergetar mendengar nama barusan disebut. Buru-buru saya menuju rumahnya Bi Darsih dengan perasaan yang berkecamuk.

    Tiba di depan rumahnya, terlihat ada kursi-kursi bagi pelayat yang diletakan di jalan. Perasaan sayapun semakin kacau. Saya parkirkan motor di depan rumahnya dan langsung masuk ke dalam rumah Bi Darsih.

    Di dalam rumah, tampak Bi Darsih sedang duduk di karpet. Bekas air mata, masih tampak di mukanya. Membuat saya limbung, dan tanpa malu-malu saya tersungkur di hadapannya sambil menangis.

    “Bi, maafkan saya. Saya telah tidak tahu diri. Selama ini saya sudah banyak dibantu oleh bibi. Dulu waktu saya menghutang, saya memelas-melas sama Bibi untuk mendapatkan pinjaman. Namun apa balasan saya ke bibi, hanyalah kesusahan. Coba saya tadi tidak egois, lebih mementingkan touring daripada membayar hutang ke Bibi. Pastinya si Murni masih bisa diselamatkan”, ucap saya sambil berurai air mata, tak berani sedikitpun memandang muka Bi Darsih.

    “Den, yang sudah ya sudah. Tak usah dipikirin, Bibi rela kok. Ini semua taqdir dari Allah. Jangan menyalahkan diri begitu”, jawabnya terisak.

    “Nggak Bi. Ini salah saya. Harusnya tadi saya ambil uang terlebih dahulu ke Bank. Nyawa lebih penting daripada touring. Saya bisa telepon temen-teman untuk menunggu saya sebentar atau mereka berangkat terlebih dahulu baru saya menyusul. Hukumlah saya Bi, caci maki saya. Jangan Bibi perlakukan saya begini, saya jadi merasa tambah bersalah Bi”, tangis saya bertambah deras.

    “Deden, nyawa bukan milik kita. Ada atau tidak ada uang itu, kalau sudah waktunya, tetap saja nyawa anak Bibi tidak akan terselamatkan. Sudah jangan menangis, Bibi Ikhlas kok. Bibi tahu Deden merasa bersalah, tapi apalagi yang harus Bibi lakukan. Mencaci maki Deden pun tidak akan mengembalikan nyawa anak Bibi. Yang penting Deden, bisa mengambil hikmah dari kejadian ini. Bagi bibi sudah cukup”.

    Akupun terdiam, namun air mata saya semakin deras mengalir. Begitu mulia sekali hatimu Bi. Tak ada sedikitpun rasa dendam, benci di hatimu.

    “Bi Maafkan aku. Dari sekarang, aku berjanji. Aku akan selalu membayar hutang tepat waktu, biar bagaimana susahnya keadaanku. Baik itu hutang janji atau hutang harta. Terimakasih Bi atas pelajaran yang telah kau berikan pada saya”, ucapku dalam hati.

    hutang tetaplah hutang…gmn caranya mau di lawan peke uud atau apalh ya ttp kewjiban yg harus diselesaikan bukan malah menghindar atau pura2 lupa….yg lebih parah malah malas bayar

  172. AEH mengatakan:

    Smua sudah dilaksanakan, bener2x kecewa, kata pak polisi bukti anda kurang kuat,sampai sekarang ane masih pikir cara BALAS kelicikan mereka.!!!!
    Umpama klo saya mau ambil motor lagi,pake nama lain trus sparepartnya kita tukar sama sperti cara mereka…gimana itu scra hukum???.wih secara gag langsung ADIRA ngajari ane curang!!!

  173. AEH mengatakan:

    Nah itu dia yang saya takutkan,,,kalo kondisi motor saya yakin 10000% ditukar.Perlu diketahui bahwa sebelum mengambil motor,saya disuruh tanda tangan dulu daftar cek fiisk motor.Tapi didaftar tersebut smuanya masih kosong dan motor belum dperlihatkan ke saya..Apakah daftar tersebut dapat dijadikan bukti kuat untuk mereka menyerang balik saya??? Kalo tau gini critanya motor gag bakalan tak tebus..Bener2x licik!!!!!kapok dah pake leasing ADIRA

  174. AEH mengatakan:

    Owww bgitu ya pak trima kasih atas infonya,saya benar2x buta kek gituan pak…Insyaallah senin saya coba ikuti saran bapak

    • Debitur mengatakan:

      iya dituntut aja, laporkan dgn bukti-bukti yg ada. nanti terlihat siapa yang salah, debiturnya, atau pemegang unit yg bukan debitur, atau DCnya atau karyawan financenya. Buktinya harus kuat, kalau tidak kuat, bisa dituntut balik dgn laporan palsu dan psl 335 KUHPidana.

  175. Maaf Bpk AEH d Batu

    Kalau benar Yang bapak Adukan disini, Kami menyarankan Untuk Melaporkan Pihak PT. Adira ke Kantor Polisi, Ceritakan Kronologinya dan sepeda Motor yang sudah ditukar2 onderstilnya dibawak untuk menguatkan bukti Laporan, kalau itu Bpk, Pasalnya Penggelapan junto Ps.55 KUHP, Pasti bapak nanti diganti baru, Karena Polisi akan meletakkan Pasal 55 KUHP (Kolective Colegial/ Melakukan kejahatan bersama-sama) yang menyuruh dan yang melakukan, semuanya kenak, semoga bermanfaat, Terima kasih.

  176. AEH mengatakan:

    Salam kenal,saya seorang nasabah adira finance malang, bagian cabang batu , motor ditarik,buka blokir bla2x……bla2x…total 10jt.Lunas!!! Tapi MOTOR dikasih ke saya dengan kondisi spare part motor sudah bukan motor saya alias diTUKAR!!!!sya ingat tiap detilnya…DEBT COLLECTOR+ADIRA saling lempar tanggung jawab.Yang Pro DC maupun ADIRA mana suaramu?????
    Yang pro konsumen apes,mohon solusi untuk masalah saya ini
    Sumpah masih dendam ane sama tuh leasing!!!!!

  177. ahmad alquthfby mengatakan:

    nah.. mari kita melaporkan kasus-kasus perampasan oleh Debt Collector kepada kantor polisi terdekat. lanjutkan proses hukum, biar ada efek jera. jangan ampuni pelaku tinda pidana.. agar sikap kita tdk paradoks, dengan memberhentikan tuntutan kepada pelaku yg diduga kuat melakukan tindak pidana, seperti ungkapan mas Edy, “tidak diteruskan menjadi p-21″..

  178. ahmad alquthfby mengatakan:

    Angga:
    Fasal 372 itu memang delik aduan. Tp menurut sy pernyataan mas Edy, “untung pihak lising masih baik, tidak teruskan laporan jadi p-21, karena bagi lising yang penting mobilnya dikembalikan” adalah sebuah penghentian perkara. Sebenarnya, hukum itu harus tegak (baik delik aduan/biasa), namun saya akui KUHAP memang memberikan kewenangan tsb. Di sisi lain agi sy, pihak Leasing itu tdk baik krn menitik beratkan kepada kepentingannya sendiri yakni yg penting mobilnya kembali. Bagi saya, meski mobil kembali hukum harus tetap berjalan. Mengapa harus baik kepada pelaku tindak pidana?
    Biar saja dihukum sesuai perbuatannya, hitung-hitung biar ada efek samping bernama “jera”. Bagi saya jika hukum memang mau ditegakkan, tidak ada namanya delik aduan dan delik biasa, bagi pelaku tindak pidana segera laporkan kepada aparat yg berwenang. Jadi wewenang penuh ada di Pengadilan, siapa yg salah dan siapa yang benar, selain itu adalah presumption of innocent

    • edyhandoko mengatakan:

      Mas Ahmad, memang hukum harus ditegakan. Perlu diperhatikan mengapa delik aduan dan delik biasa itu diatur dalam KUHAP, tidak lebih tidak kurang agar semata-mata hukum tidak dibuat untuk membalas dendam orang yg diduga lakukan pidana. Kita tidak hidup dalam jaman pertengahan.

      Bagi org yang pernah mengenyam pendidikan ilmu hukum, pst tahu filosofi tujuan pembentukan hukum.

  179. ahmad alquthfby mengatakan:

    sangat menawan komentar dir.eksekutif Komnas PKPU. mantaph..

  180. Jawaban untuk Bpk. SURO WIJOYO :

    alamat kantor pendaftaran fidusia provinsi Jawa Timur/Kanwil Berada di Jl. Kayon No. 50-52 Kec. Genteng – Surabaya 60111 Saya tambah ya Bpk, Telp : (031) 5340707 – 5345496, Thanks

  181. Kepada Saudaraku dimanapun berada, Mohon maaf Saya Direktur Eksekutif LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA, benama Ansory alamat jelas dan email maupun telpon juga jelas Yang Pasti Lembaga inipun Jelas, Jadi Mohon maaf Kepada saudara-saudaraku semua yang Pro maupun yang kontra terkait LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA, mari kita hentikan hujat menghujat yang tidak berguna untuk para konsumen, perlu diketahui ini adalah Forum Diskusi & tanya jawab seputar Perlindungan Konsumen yang menginginkan solusi Segala Problimnya, namun Mohon maaf atas ketidak nyamanan saat ini, untuk saudaraku yang kontra kalau menginginkan merusak forum ini dengan taktik adu domba mari kita akhiri sampai disini kalau dipengadilan atau dikepolisian mari saya terima tantangan anda dengan segala resiko hukumnya tapi jangan kotori Forum ini dengan bualan-bualan yang tidak berdampak hukum ini, yang penting perlu diketahui oleh Konsumen diseluruh Indonesia, Alhamdulillah Segala Jerih payah kita sesuai amanah Undang-Undang No.8 TH.1999 pasal 1(1) Tentang Perlindungan Konsumen ” Perlindungan Konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk melindungi konsumen” sebagian upaya sudah berhasil dengan Diundangkannya PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA No.8 Tahun 2011 lembar Negara Nomor 360 tanggal 22 Juni 2011 yang lalu, Kesimpulannya DEBT COLLECTOR atau petugas lembaga pembiayaan yang merampas dijalanan sudah tidak bisa lagi…!!! dengan jelas telah diatur tata cara bantuan Eksekusi Jaminan Fidusia sesuai PERKAP No.8 TH.2011 Sbb:

    Permohonan bantuan Eksekusi Jaminan Fidusia (Kendaraan Kredit) dengan syarat -Syarat :

    1. Mengajukan Permohonan Bantuan Kepada Kapolres Terdekat secara Tertulis.
    2. Mempunyai Akta Jaminan Fidusia (Akta Notaris antara Kreditur dan Debitur).
    3. terdaftar pada kantor Pendaftaran Fidusia. ( DEPKUM-HAM di Propensi).
    4. Memiliki Sertifikat Jaminan Fidusia (berirah-irah Demi keadilan berdasarkan Ketuhanan yang
    maha Esa)
    Nah Kalau persyaratan kurang cukup Kapolres akan menolak Permohonan Eksekusi tersebut.
    Ini Artinya Masyarakat Konsumen dan Pelaku Usaha sudah mendapatkan Kepastian Hukum sekaligus Perampasan dijalan yang Tidak sesuai aturan dan perundang-undangan calaon Penghuni Jeruji besi alias dipenjara, Terima kasih Bapak Timur Pradopo Atas nama Keluarga besar LPK KOMNAS PK-PU INDONESIA dan Seluruh Konsumen di Indonesia Mengucapkan Puji Syukur Atas Terbitnya PERKAP No.8 TH.2011 ini, Banyak masyarakat yang tadinya menjerit dan menangis saat ini mulai bernafas lega (Terayomi dan terlindungi), namun semua ini tergantung dari faktor Manusianya, Patuhkah pada aturan dan perundang-undangan yang ada….? hanya Allah yang tau.
    Pertanyaannya “Kalau ada Yang merampas dijalan bagai mana Pak …? Jawabannya LAPORKAN KE KANTOR POLISI,,,! Kalau Polisinya nggak mau nerima laporan kami Pak…? LAPORKAN POLISINYA KE PROPAM POLDA…DIMANAPUN KALIAN BERADA…!!! dasarnya …? PERKAP No.8 th.2009 ” Polisi dilarang menolak laporan Masyarakat tanpa alasan yang jelas”, Sudah dulu ya…..

    Semoga bermanfaat

    MOCH. ANSORY SH.

    • Debitur mengatakan:

      Perkap 8 tahun 2011, jelas-jelas melindungi penerima fiducia (kreditur) yg kasih utangan ke pemberi fiducia (debitur) yang kurang ajar dan sudah enggak ngangsur tapi malah gadaikan unit. Lagi pula penerima fiducia juga dengan tenang dapat mengeksekusi barang jaminan yg digadaikan pemberi fiducia baik di rumah, di tempat-tempat lain termasuk yang berada di tangan oknum LPKSM.

      Jadiiiiiiiiii, utk konsumen yg gak mau bayar tapi gadaikan unit tidak perlu slintat-slintut. Serahkan saja barang jaminan kalau tidak mau dipenjara.

      Pasal 36 UU 42 tahun 1999 Tentang Jaminan Fiducia

      Pemberi Fidusia yang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan Benda yang menjadi
      objek Jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 ayat (2) yang dilakukan tanpa
      persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia, dipidana dengan pidana penjara
      paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta) rupiah.

      Perkap 8 tahun 2011, juga jadi acuan (bahan) buat penerima fiducia untuk laporkan debitur dan penerima gadai, bila ketika penerima fiducia yg eksekusi barang didampingi Polri menemukan kenyataan si pemberi fiducia (debitur) telah menggadaikan unit.

  182. angga mengatakan:

    iya bener maz debitur, jika memang anda merasa dirugikan maka segera laporkan ke kantor polisi/ nanti pembuktiannya dipengadilan. jangan web ini dijadikan ajang wacana tanpa pelaporan..

  183. angga mengatakan:

    Mantu beli mobil caranya pinjem duit finance, oleh pak Ansory digadaikan. Lalu dilaporkan terjadi penyelesaian. Selesai.
    -> mhon maaf, yg anda laporkan kpd Polisi itu p.anshory atau siapa?

    Logika anda yang keliru, ada namanya delik aduan, delik biasa. Dalam kasus penggelapan dan gadai itu delik aduan. Kalau yang ngadu merasa sudah cukup dan tidak perlu diperpanjang, maka pengaduannya dicabut. Itu bukan intervensi namanya. Itu KUHAP.
    -> itu berlaku utk kasus penggelapan dalam kalangan kekeluargaan. Logika sy apa logika anda yg keliru

    Kalau oknum LPKSM PK – PU dan oknum lainnya gadaikan mobil debitur itu namanya apa, mas ??????????
    -> gadai itu hanya terjadi di kantor pegadaian. Apa ada bukti jika memang mobil itu digadaikan?

    PUTUSAN PENGADILAN NEGERI KEDIRI
    Nomor : 30/Pdt.G/2011/PN.KDR
    Putusan dibacakan pada tanggal 10 Agustus 2011
    Perkara gugatan Class Action diajukan LPKSM PK – PU terhadap PT ACC Kediri
    DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
    Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan di atas, Majelis berkesimpulan bahwa pengajuan gugatan oleh para Penggugat tersebut TIDAK MEMENUHI SYARAT sebagaimana tata cara gugatan Perwakilan Kelompok (Class Action). Oleh karena itu gugatan tersebut harus dinyatakan TIDAK SAH;
    Mengingat pasal pasal dari peraturan Perundangan yang bersangkutan, khususnya PERMA No. 1 Tahun 2002 tentang ACARA GUGATAN PERWAKILAN KELOMPOK;
    MENGADILI
    Menyatakan penggunaan tata cara gugatan perwakilan kelompok oleh Penggugat adalah TIDAK SAH
    Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara.
    -> tuntutannya sdh berlanjut kembali maz..

    • edyhandoko mengatakan:

      Mantu beli mobil caranya pinjem duit finance, oleh pak Ansory digadaikan. Lalu dilaporkan terjadi penyelesaian. Selesai.
      -> mhon maaf, yg anda laporkan kpd Polisi itu p.anshory atau siapa?

      yang dilaporin ya mantunya …, mantu terus nyokot kalau mertuanya yang gadaikan….

      Logika anda yang keliru, ada namanya delik aduan, delik biasa. Dalam kasus penggelapan dan gadai itu delik aduan. Kalau yang ngadu merasa sudah cukup dan tidak perlu diperpanjang, maka pengaduannya dicabut. Itu bukan intervensi namanya. Itu KUHAP.

      -> itu berlaku utk kasus penggelapan dalam kalangan kekeluargaan. Logika sy apa logika anda yg keliru

      he…he…he…. yang sy th….. tdk ada penggelapan dalam keluarga. tetapi yg ada pencurian di dalam keluarga, misal anak curi duit bapaknya. pasal pencurian dalam keluarga itu merupakan salah satu delik aduan. Salah satu ya, artinya ada psl pidana lain yg jg delik aduan. misalnya debitur gelapkan mobil leasing. Jd, logika sy tidak keliru…..

      Kalau oknum LPKSM PK – PU dan oknum lainnya gadaikan mobil debitur itu namanya apa, mas ??????????
      -> gadai itu hanya terjadi di kantor pegadaian. Apa ada bukti jika memang mobil itu digadaikan?

      gadai yg ada dipegadaian itu namanya gadai resmi, gadai yg diterima oknum itu namanya penadahan.

    • Debitur mengatakan:

      mau gugat pakai perdata biasa ?? silahkan, saya jamin di NO, percayalah sama saya…..

  184. SURO WIJOYO mengatakan:

    Menjadi manusia yang bijak sangat sulit sekali karena harus didasari ilmu dan nurani untuk memberi win-win solution kepada pelaku usaha dan konsumen sehingga terciptalah suatu keadilan, alamat kantor pendaftaran fidusia provinsi jatim dimana?

    • Debitur mengatakan:

      PUTUSAN PENGADILAN NEGERI KEDIRI
      Nomor : 30/Pdt.G/2011/PN.KDR

      Putusan dibacakan pada tanggal 10 Agustus 2011

      Perkara gugatan Class Action diajukan LPKSM PK – PU terhadap PT ACC Kediri

      DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

      Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan di atas, Majelis berkesimpulan bahwa pengajuan gugatan oleh para Penggugat tersebut TIDAK MEMENUHI SYARAT sebagaimana tata cara gugatan Perwakilan Kelompok (Class Action). Oleh karena itu gugatan tersebut harus dinyatakan TIDAK SAH;

      Mengingat pasal pasal dari peraturan Perundangan yang bersangkutan, khususnya PERMA No. 1 Tahun 2002 tentang ACARA GUGATAN PERWAKILAN KELOMPOK;

      MENGADILI

      Menyatakan penggunaan tata cara gugatan perwakilan kelompok oleh Penggugat adalah TIDAK SAH

      Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara.

  185. agus mengatakan:

    saya minta alamat kantor dan nomor tlp kantor alhikam di cirebon….. tolong kembalikan motor tiger saya,,,,, sudah 4 bulan ini motor saya dibawa kabur kelompok alhikam cirebon….
    bagi kelompok alhikam di cirebon yang membawa kabur motor saya,, saya tantang adu fisik dimanapun kalian berada !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    ttd

    AGUS SETIADI
    ds. megu rt.04 rw.03 kec. weru kab. cirebon

    • Debitur mengatakan:

      sabar pak …..dilaporkan saja sebagai pelaku penggelapan !!! kita sudah maklum banyak oknum oknum LPK seperti itu bicara penegakan hukum tapi tetep aja maling. Maling teriak maling, mana ada yang mau ngaku…. namanya juga oknum !!!!!!

    • NN mengatakan:

      di prapatn dekat pondok pari sumber,caria ja namanya kang jay…alhikam udah ganti nama jd al-jabar

  186. agus mengatakan:

    saya minta alamat kantor dan nomor tlp kantor alhikam di cirebon….. tolong kembalikan motor tiger saya,,,,, sudah 4 bulan ini motor saya dibawa kabur kelompok alhikam cirebon….
    bagi kelompok alhikam di cirebon yang membawa kabur motor saya,, saya tantang adu fisik dimanapun kalian berada !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    ttd

    AGUS SETIADI
    ds. megu rt.04 rw.03 kec. weru kab. cirebon

  187. Nazareno Sinth mengatakan:

    salam kenal..saya adalah pelanggan dan pengguna jasa PT.Adira finance kediri sejak 2004..tiap akan habis masa peminjaman kami selalu memperpanjang kredit kami lagi..mengingat saat itu sedang butuh buat modal dagang..sampe akirnya di tahun 2009 usaha saya benar” di ambang batas kebangkrutan yg mengakibatkan penunggakan pembayaran angsuran di Adira hingga mencapai 5 bulan..akirnya petugas penagihan dr pihak Adira ke rumah saya dan menyakan unit kendaraan yg BPKB nya saya jaminkan..akirnya setelah saya tunjukan unit tersebut, mereka meminta supaya saya ke kantor adira untuk melakukan pembicaraan perihal keterlambatan saya mengangsur..ampai di kantor adira saya di pertemukan dengan petugas yg bernama pak suryo..kami bicara panjang lebar kenapa smpai ada keterlambat begitu banyak..smpe mmbuat perjanjian kapan akan melakukan pembayaran..setelah disepakati mulai aktif lagi tanggal sekian…mereka setuju dngan 2 syarat unit mereka tahan sebentar atau saya memberikan biaya BUKA BLOKIR sebesar 10 % dri angsuran X keterlambatan..yg ternyata jumlah biaya buka blokir tersebut hampir sbesar 1 X angsuran..saya awal nya keberatan..trus saya di pertemukan dengan Kabag penagihan (katanya) bernama pak KK..di situ saya dibentak”..bahkan akan ke kantor ayah saya dengan mngatasnamakan atasan ayah saya yg katanya dekat dengan dia….akirnya mengingat penting nya kendaraan tersebut bagi aktifitas saya…saya meng’iyakan saja..yg seharus nya saya bisa mmbayar 2 angsuran setiap bulan..skr hanya 1 angsuran saja di karenakn setiap bulan saya di harus kan mmbayar biaya tersebut sampai tunggakan saya berkurang hingga 1 atau 2 bulan..sampai skr saya sudah 3 atau 4 X membayar biaya tersebut.,.
    ..yang saya ingin tanyakan adalah, apakah proses nya memang seprti itu..selain denda yg terus berjalan saya msih di kenakan biaya buka blokir sebesar hampir 1 angsuran..
    ..apakah pihak Adira yg bergerak di bidang jasa tidak bisa mencari petugas” yg pantas bekerja di bidang jasa..
    ..mohon tanggapan dari pt adira finance kediri

  188. angga mengatakan:

    komnas pk-pu Indonesia: kalo anda berkenan menjelaskan kronologis soal gadai mobil kijang abu abu tahun 2008. biar kami dpt dari 2 versi.. menciptakan keadilan yg berkepastian hukum. trims

  189. angga mengatakan:

    All: Sebenanrya sdh berkali2 kpd mz debitur ne agr mengngkapkan identitasnya, biar tdk terkesan lempar batu sembunyi tangan. Jgn jd pengecut maz! Biar ga jadi fitnah ne..

    Edyhandoko: maaf, ceritakan saja kronologis soal gadai mobil kijang abu abu tahun 2008 tsb. Biar para pembaca (konsumen) juga bisa menilai scara obyektif.

    “untung pihak lising masih baik, tidak teruskan laporan jadi p-21, karena bagi lising yang penting mobilnya dikembalikan”
    -> Bg sy, jika menuruti logika anda, artinya leasing itu bs mngintervensi pihak kepolisian?. Pengembalian mobil itu smata hanya akan menjadi pertimbangan tuntutan hukum bukan menjadi penghenti proses hukum. Bg sy jika ucapan anda bnar, maka leasing sdh serta merta menjadi penentu jalan dan tidaknya proses hukum. Makanya, angat logis, jika finance melalui DC-nya melakukan penyitaan, dlsb.. padahal belum ada ptusan dari lembaga peradilan. Finance menyerobot kewenangan lembaga peradilan..

    • edyhandoko mengatakan:

      Edyhandoko: maaf, ceritakan saja kronologis soal gadai mobil kijang abu abu tahun 2008 tsb. Biar para pembaca (konsumen) juga bisa menilai scara obyektif.

      Mantu beli mobil caranya pinjem duit finance, oleh pak Ansory digadaikan. Lalu dilaporkan terjadi penyelesaian. Selesai.

      Angga : Bg sy, jika menuruti logika anda, artinya leasing itu bs mngintervensi pihak kepolisian?. Pengembalian mobil itu smata hanya akan menjadi pertimbangan tuntutan hukum bukan menjadi penghenti proses hukum. Bg sy jika ucapan anda bnar, maka leasing sdh serta merta menjadi penentu jalan dan tidaknya proses hukum.

      Logika anda yang keliru, ada namanya delik aduan, delik biasa. Dalam kasus penggelapan dan gadai itu delik aduan. Kalau yang ngadu merasa sudah cukup dan tidak perlu diperpanjang, maka pengaduannya dicabut. Itu bukan intervensi namanya. Itu KUHAP.

      Kalau pembunuhan itu delik biasa. Sekalipun ada penyelesaian, dan kasus tetap harus jalan dan diadili.

      Angga : Makanya, angat logis, jika finance melalui DC-nya melakukan penyitaan, dlsb.. padahal belum ada ptusan dari lembaga peradilan. Finance menyerobot kewenangan lembaga peradilan..

      Kalau oknum LPKSM PK – PU dan oknum lainnya gadaikan mobil debitur itu namanya apa, mas ??????????

  190. Mohon maaf dari kami ditujukan Kepada para konsumen dimanapun berada “atas ketidak nyamanan diforum ini” maklum Forum kita saat ini sedang disusupi antek-antek Kapitalis yang tidak digaji tapi mau “asal keren” alias goblok…! tetapi kalian bisa menilai kan ? bak pepatah mengatakan apabila kita sedang punya masalah ” Orang cerdas berusaha mencari cara, tetapi……. orang malas hanya mencari alasan” nah jangan terkecoh tulisan mereka yang menyesatkan, lebih baik ajukan pertanyaan terkait perlindungan Konsumen, Kami Lembaga yang jelas didirikan berdasarkan UNDANG-UNDANG – R.I. No.8 TH.1999 JO. PP. No.59 TH.2001 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN, Jangan hiraukan mereka kecuali mereka yang jelas identitasnya ok, sekali lagi mohon maaf atas ketidak nyamanan saat ini.

    • Debitur mengatakan:

      Kami Lembaga yang jelas didirikan berdasarkan UNDANG-UNDANG – R.I. No.8 TH.1999 JO. PP. No.59 TH.2001 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN, Jangan hiraukan mereka kecuali mereka yang jelas identitasnya ok, sekali lagi mohon maaf atas ketidak nyamanan saat ini.
      _______

      Hai, peraturan nya kurang 1 (satu)….. dan enggak dicantumin di Web ini. Pdhl itu juga prinsip pendirian.

      Setiap LPKSM itu kudu ngerti. Gini aja kok gak tahu….!!!!! repot….

  191. Maaf bung edy handoko, katakan anda dari finance mana, tapi kalau takut berarti anda pengecut, ya nggak usah disebut, mumpung kami saat ini sedang menjalankan Program “Demokrasi yang berkeadilan” mengantar konsumen pencari keadilan di Pengadilan manapun di Negeri ini dan kalau Finance anda ingin digugat …? katakan aja nama Financenya…! akan kami kabulkan permintaan anda dari pada ngelantur nggak karuan, ok

  192. Ha..Ha..Ha…., Betul Lelucon Antek-Antek Kapitalis ini memang Lucu bung au, mereka sengaja membuat Konflik agar konsumen tidak bertanya kebobrokan mereka disini dan KOMNAS PK-PU INDONESIA tidak bisa memberi pembekalan kepada konsumen “bagaimana cara menghadapi penagih-penagih arogan yang gagah berani melawan masyarakat konsumen tanpa digaji” kok mau ya dibodohi Pelaku Usaha yang tidak patuh pada aturan dan perundang-undangan dinegeri ini, ternyata yang mengaku sering pertemuan dipasuruan dan Surabaya ini juga salah satu antek-antek tukang adu domba, kasihan manusia semacam ini pasti tidak berguna bagi masyarakat sehingga ingin dinilai hebat ? oleh pembaca ? yang pasti dia orang yang nggak jelas jangan-jangan buron nih orang, ha..ha..ha, kami cantumkan nama jelas, alamat jelas, telpon jelas…Lha si debitur ini siapa…ha..ha..ha…………Pengecut…!!!

  193. AU mengatakan:

    Forum ini semakin nggak sehat aja……..!!!!!!

    yang dibahas bukan masalah konsumen secara umum, tetapi masalah perselisihan antar pribadi-pribadi yang sama sekali tidak berguna untuk konsumen!!!!

    saya yang nyata-nyata sebagai konsumen mandiri yang telah mengerti dan merasakan semua kebusukan finance dan berbagai aksi tipu muslihat debt collector pun jadi kena sasaran tuduhan kedua belah pihak. Baik dari pihak versi finance maupun dari Pak Ansory sendiri.
    Ampuuuuuun dehhhhh…….

    saya – OUT – deh…….

    Gimana kita semua bisa membangun konsumen yang cerdas coba……

    • edyhandoko mengatakan:

      pak au, silahken anda katakan spt itu. saya lihat sisi lain, pribadi-pribadi yang menulis kayaknya ingin agar konsumen juga berhati-hati dan jeli terhadap upaya yang seolah-olah membela konsumen. Biar tdk jatuh mlh tertimpa tangga lagi.

      mungkin pak ansory tidak lupa soal gadai mobil kijang abu abu tahun 2008. untung pihak lising masih baik, tidak teruskan laporan jadi p-21, karena bagi lising yang penting mobilnya dikembalikan.

  194. Moch. Ansory mengatakan:

    Maaf Om Ahmad alguthfby jangan diladeni Orang-orang yang suka Bohong ini Sy Ansory Tidak pernah ngomong seperti yang mereka tulis, ini artinya mereka tidak berbobot dan pembohong besar, bisanya hanya ngoceh yang pasti mereka memanas-manasi Komnas agar Kita menggugat terus dan mereka dibayar mahal dan terus menerus oleh Finance artinya mereka kita kasih kerjaan karena nganggur, Alhamdulillah program kita berhasil “menciptakan lapangan kerja baru” termasuk mereka akhirnya kerjanya lancar.

    Menanggapi Ocehan mereka : Memang benar Di beberapa PN gugatan Perwakilan kelompok diputus tidak diterima bukan berarti kalah, sebagian kami revisi dan dua PT. kami gunakan hak untuk banding, nah biar mereka tau bahwa kami dan masyarakat agak curiga kepada Oknum tertentu di PN dan perlu diketahui telah terdaftar pada agenda badan Pengawas Mahkamah agung R.I salah satu pengaduan kami dan akan ditindaklanjuti sesuai laporan kami, ini pertanda pasal 1(1) UUPK ” Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk melindungi konsumen” sedang berjalan sampai ketingkat MA dan KY, yang penting Lakukan tindakan (Action) om Ahmad, bukan kayak mereka yang hanya ngoceh tidak berbuat apapun bahkan ngomongpun salah-salah (tidak diterima dibilang kalah) sok ngomong hukum tapi nggak ngerti proses hukum sedang berjalan tanya menang dan kalah ha…ha…ha… anggap saja mereka sedang melawak om, ok, wis abaikan saja mereka yang pasti Proses hukum terus berjalan sampai Finance Tidak nakal Lagi, Tandanya Finance tidak nakal lagi Kalau sudah :
    1. Patuh dan tidak melanggar Prinsip kehati-hatian mengenal nasabah.
    2. Patuh dan tidak melanggar Management Resiko.
    3. Menagih konsumen dengan sopan dan tidak marah-marah bahkan mengancam segala.
    4. Tidak merampas kendaraan yang terlambat ngangsur 2 +/ bulan, dijalan-jalan (main hakim),
    5. Tunduk dan patuh pada peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku.
    6. Tidak Menciptakan Premanisme di Negri ini.

    Semoga bermanfaat, Biarkan anjing menggonggong om Ahmad “Kafila tetap berlalu” da…da…dah

  195. ahmad alquthfby mengatakan:

    cari di mass media ? enggak mungkin ada krn bobot berita enggak menarik. Masa ditulis “Gugatan Class Action LPKSM PK – PU Kalah lagi” ya mana ada yg mau tulis.
    -> mana ada hal yg ga mungkin? Menurut p tdk menarik? Wong bg anda sndiri tertarik utk mmperbincangkan. Itu artinya menarik.. aplg bwt org awwam. Masalah penulisan itu tdk sprit itu, kalo sprit itu y tdk akn mnarik. Anda ini pembela konsumen atau pencerca pembela konsumen? Dimana posisi anda? membela kpentingan konsumen atw sebaliknya?

  196. ahmad alquthfby mengatakan:

    -> ah km ngmong kok seenaknya sndiri, kalo bgitu sy akn berkata sama: ada yg perlu dijawab ada yg enggak perlu, jd sy rs enggak perlu dijwb..
    Masalah tidak diterimanya gugatan kan sudah diproses lagi, dan itu bkn mslh krusial. Masalah postingan masih diproses krn kesibukan masing2..
    “Sambil merem jg bisa”
    Anda sangat berlebihan dan terkesan underestimate, anda ini tdk ilmiyyah..
    Silahlan ekspresikan aksimu..
    Bagi saya semua belum final, dan masih diproses. Hormati proses hukum!

  197. ahmad alquthfby mengatakan:

    debitur:
    jwbn anda tdk mnjwb prtanyaan sy. sy tdk tau mslh itu. cari aja dimass media. namun, jika seandainya ditolak apa alasannya? kalo memang terkait teknis saja, maka bs diperbaiki dan diajukan+diproses lg. itu bkn mslh krusial..

    • Debitur mengatakan:

      ada yg perlu dijawab ada yg enggak perlu, jd sy rs enggak perlu dijwb. lbh baik bcr yg lain yg lbh uptodate. agar pembaca tahu siapa sbtlnya anda semua. anda mrs berhak mengawasi, kami dan seluruh msyarakt jg berhak mengawasi anda dan lembaga anda.

      _____________________________

      krn sudah pasang beberapa gugatan di web ini, harusnya fair pasang jg putusan putusan pengadilan yg TOLAK seluruh gugatan class action LPKSM PK – PU agar masyarakat konsumen mendapat informasi seimbang.

      cari di mass media ? enggak mungkin ada krn bobot berita enggak menarik. Masa ditulis “Gugatan Class Action LPKSM PK – PU Kalah lagi” ya mana ada yg mau tulis.

      om ahmad : “kalo memang terkait teknis saja, maka bs diperbaiki dan diajukan+diproses lg. itu bkn mslh krusial”

      wah kasihan konsumennya, diminta duit lg buat uang panjar perkara, stelah itu gatot lagi, Gagal Total. Kalian itu enggak pintar-pintar, kalau isi gugatan spt itu (lht gugatan yg dipasang di web ini) amat sgt mudah dipatahkan tergugat. Sambil merem jg bisa, bhkan anak mhsw hukum semester 3 (yg gak bolosan) bs patahkan gugatan spt itu.

      om ahmad, sy diberi wkt ya, mau dokumentasikan seluruh gugatan LPKSM PK – PU dan LPKSM lain di pengadilan di jawa. kalau sdh lengkap nanti saya umumkan disini sbg Gugatan Gagal Total yg seluruhnya soal gugatan klasula baku.

  198. arrahman mengatakan:

    SAYA ADALAH KORBN LEASING YANG ADA DISUKABUMI,,, MOHON DITINDAK LANJUTI PARA LEASING DI SUKABUMI YANG MELAKUKAN KONSUMEN SEMENA MENA,,, SMUA LEASING DI SUKABUMI MEMPERLAKUKAN KONSUMEN SEPERTI TIDAK ADA ATURAN,, HANYA TELT SATU BULN MTOR SUDAH DI TARIK DENGAN ALASAN DITITIP,,, SETELAH ITU JIKA MAU DILANJUTKAN KREDIT HARUS ADA BIAYA, BLA BLA BLA,, SEHINGGA MEMBERATKAN KONSUMEN UNTUK MEMBAYAR YANG AKHIRNYA MOTOR KEMBALI KE PIHAK LEASING,,, DAN KONSUMEN TIDAK PUNYA HAK APAPUN ATAS KEPEMILIKAN MOTOR,, YANG PALING SAYA KESAL PADA MDPU FINANCE SUKABUMI,, KOLEKTORNYA TIDAK PUNYA TATAKRAMA DAN SOPAN SANTUN,,, MOHON DI BERIKAN PERINGATAN KEPADA PARA LEASING YANG BERTINDAK SEPERTI RENTENIR YANG KEJAM TERIMA KASIH…

  199. Debitur mengatakan:

    gosip terbaru, sy dengar gugatan LPKSM PK – PU soal class action ditolak lagi yah menyusul putusan pengadilanTegal 2 – 3 minggu lalu. dan sebentar lagi di PN Kediri.

    Bener enggak om ahmad ? mohon pencerahannya !!

  200. ahmad alquthfby mengatakan:

    @debitur
    -> Saya tdk mengklaim bahwa anda mengada2. maksudnya mobil Toyota Yaris?
    Apa hubungannya dengan saya terkait mobil tsb?
    Saya mau nanya, kala itu lawan bicara bapak anshory itu siapa?
    Kalo, oh no.. oh yes.. itu mungkin hobby yg nyeletuk itu.. hehe
    Kalo masalah enak itu versi anda mas, mungkin bia difahami oleh akal awwam. Tapi jika anda memang berniat tulus dan benar, maka kami undang anda untuk datang ke kantor komnas PKPU untuk mengklarifikasi apa yang anda ingin klarifikasi, kemudian anda rekam, dan rekamannya boleh anda upload. Tau ndak bahwa pengguna internet dindonesia itu hanya ± 40 juta orang. Jadi sisanya 197 juta org tidak tau. Makanya, jika didokumentasikan via video, maka bisa dinikmati baik oleh pengguna internet mau pun yg bukan pengguna internet. Jadi, anda apa saya yg pecundang??? Mungkin pembaca bs menilainya sendiri.

  201. Debitur mengatakan:

    Bapak Ansyori berbicara lantang di PN Tegal :

    “Kami LPKSM sdh sering menggugat dimana saja, tetapi semua gugatan kami di NO, tolong ajarkan kami bgmna cara menggugat agar tdk di NO”

    _____________________

    kita yg dengar pd cekikikan, sbl bisik-bisik antara kami, mksd dia di NO (tidak) brgkali….yg lain nimpalin mau diajarin biar gugatannya jd YES. Ters ada yg nyeletuk mksudnya biar OH YES, OH NO kali. Kami pun pulang dan nikmati kota Tegal.

    gitu om Ahmad, sy tidak ngada ngada dan jangan lupa mobil toyota yarrisnya sgr dibalikin.
    ______________________________________________

    om ahmad : “Sy sdh mengundang anda utk datang ke kantor PKPU? Tp anda tdk menyanggupinya? Anda butuh ongkos brapa? Sy ongkosi? Dan sy ganti uang payah anda? sek kurang gemana???”

    saya jawab : enak bicara disini, kerena gak buang wkt, buang uang. biar org se Indonesia raya tahu (yg akses web om) soal kemampuan anda dan LPKSM PKPU.

    “Trus yg pecundang sp klo bgitu?” loh, kok blk tanya saya

  202. ahmad alquthfby mengatakan:

    -> “saya tdk mrs tersaingi, sy mencoba ingatkan kpd temen LPKSM utk berdayakan masyarakat dgn baik. Kl tdk mau dipecundangi jgn juga jadi pecundang”
    Saya jawab: mencoba mengingatkan itu tidak perlu anda memakai bahasa dengan irama “tersaingi”. Boleh saja anda tdk merasa, bs sy ma’lumi krn posisi anda bukan sbg penilai, tp org lainlah yg menilai. Yg pecundang sp? Sy sdh mengundang anda utk datang ke kantor PKPU? Tp anda tdk menyanggupinya? Anda butuh ongkos brapa? Sy ongkosi? Dan sy ganti uang payah anda? sek kurang gemana??? Trus yg pecundang sp klo bgitu?

    “sy fokus pd kata anda soal fitnah yg anda tulis utk mengkonter tulisan sy. Tanyakan pak Ansyori, pd sidang 2 mingguan lalu di Tegal, ktk gugatan class action dinyatakan tdk dapat diterima (kalah). Pak Ansyori tanya kpd pihak pengadilan, mau th apa yg diucapkan pak Ansyori ? apa perlu sy yg nulis disini………akan sy tulis dgn huruf kapital apa yg diucapkan pak Ansyori…. ini bukan fitnah tp thats true…..
    Saya jawab: tulis ajha utk lebih objektif..

  203. Debitur mengatakan:

    Om Ahmad :
    “Saya melihat dan membaca komentar2 anda adalah cenderung dilatar belakangi motif persaingan bantuan hukum. (jika anda menyandang sarjana hukum) bahwa esama sarjana hukum, harusnya anda menghormati; bukan malah menyerang.

    Saya jawab : “saya tdk mrs tersaingi, sy mencoba ingatkan kpd temen LPKSM utk berdayakan masyarakat dgn baik. Kl tdk mau dipecundangi jgn juga jadi pecundang”

    Om Ahmad :
    Statement anda, “tp hasil akhirnya O”; adalah fitnah dan sebenarnya rupanya anda punya bakat yg tak tersalurkan untuk menjadi hakim.

    Saya jawab : “sy fokus pd kata anda soal fitnah yg anda tulis utk mengkonter tulisan sy. Tanyakan pak Ansyori, pd sidang 2 mingguan lalu di Tegal, ktk gugatan class action dinyatakan tdk dapat diterima (kalah). Pak Ansyori tanya kpd pihak pengadilan, mau th apa yg diucapkan pak Ansyori ? apa perlu sy yg nulis disini………akan sy tulis dgn huruf kapital apa yg diucapkan pak Ansyori…. ini bukan fitnah tp thats true…..

    MAU SY TULIS Om ?

  204. ahmad alquthfby mengatakan:

    -> om debitur (sertakan nama asli anda jika anda memang bukan pecundang, maaf):
    Sekali lagi sy jelaskan, bahwa penilaian terhadap gugatan class action oleh konmas pkpu pimpinan bapak anshory, SH adalah bukan wewenang anda. penilaian anda kami hargai sebagai sebuah pemikiran, bukan sebuah ukuran kebenaran. Mari kita hormati proses hukum yg sedang berjalan. Anda ini kok cenderung truth claim ya? Saya melihat dan membaca komentar2 anda adalah cenderung dilatar belakangi motif persaingan bantuan hukum. (jika anda menyandang sarjana hukum) bahwa esama sarjana hukum, harusnya anda menghormati; bukan malah menyerang. Statement anda, “tp hasil akhirnya O”; adalah fitnah dan sebenarnya rupanya anda punya bakat yg tak tersalurkan untuk menjadi hakim. Memangnya kalo ngegugat bareng konsumen itu dilarang tha? Kalo dilarang, silahkan laporkan komnas pkpu, anda jangan tanggung2 kalo mau fight dengan komnas pkpu, jangan hanya beropini tanpa follow up. Tentunya jika anda memang bukan pecundang.. hehe..
    Siapa yg tdk enjoy? Sy juga enjoy, tp lebih enjoy anda memang sebab anda hanya berani ngomong disni, pakai nama samaran pula. Jika memang anda melihat ada pelanggaran yg dilakukan oleh komnas pkpu, mari laporkan. Jadikan hukum sbg panglima, dan hormati prosesnya. Stop!!! Bakat anda utk jadi hakim dadakan.
    Lah.. nanti bukan kita saja yg tau. Sampean bawa kamera sehingga apa yg anda peroleh dari diskusi dikantor komnas pkpu, bisa teraudio visualkan. Jangan berkilahlah.. meski berkilah, berkilahlah yg logis.. hehe
    Keberatan? Oh tidaaaaaaaaaaak… prikitiew.. (menukil ucapan Sule)
    Keberatan kami adalah bahwa anda hanya bs bicara diweb ini, dan menjadi pecundang jika diarahkan kepada perdebatan terbuka.
    Alangkah bahagianya saya, andaikata yang mulia MAS DEBITUR berkenan hadir dan berdiskusi dengan kami dan teman-teman kami di Komnas PKPU sambil duduk santai, minum teh hangat dan menikmati kurma ajwah (buah kurma yang konon pohonnya ditanam langsung oleh Rasulullah SAW). Kami dengan senang hati dan tangan terbuka akan menyambut beliau dengan penuh kehangatan sebagai ikhwan sebangsa. Mari kita lanjutkan

  205. ahmad alquthfby mengatakan:

    @Debitur:
    -> sorry not authorized you to compare and are claiming that the lawsuit you are correct. but, you also have the right opinion, it would be nice if you think the trial will be submitted in advance or you directly to the office of Komnas PKPU in Lawang. do not make this medium as an intermediary for your talent to the bench. we wait for a court judge wrote. you do not be too early to convict on the lawsuit. How you’re opinion? speak in court, or we wait for you at the office of Komnas PKPU? do not just dare to speak on this very limited medium. If you feel really why should be afraid to come to the office Komnas PKPU? Would not you trust premises expression DARE BECAUSE RIGHT AND WRONG BECAUSE OF FEAR …. If you fear that means … (please your own responsibility and ponder in your heart)

    @Bapak Moch. Anshory:
    -> kami dukung 1000%, cipta keadilan berkepastian hukum..

    • Debitur mengatakan:

      @ Bapak Ansyori anda salah besar kalau selama ini anda menyangka saya adlh org bernama Sunu. Saya ini mlh sering kali menjadi bagian dr pertemuan LPK di Pasuruan dan Surabaya.

      @ Om Ahmad, membandingkan gugatan yang satu dgn yg lain itu perlu, biar th bedanya mana class action mana bukan. Kasihan konsumennya pak, yg sdh susah payah keluar biaya panjar perkara tidak sedikit untuk ngegugat tp hasil akhirnya O.

      Dan lagi, kalau ngerasa punya legal standing, gugat saja langsung gak perlu tunggu konsumen ngadu. Gak ush tanggung-tanggung gugat aja semua Bank, semua koperasi, semua lembaga finance dengan gugatan class action berdasarkan legal standing LPK.

      Saya enjoy nulis disini, apalagi sya juga gak punya hak berbicara di pengadilan, biar para pembaca web ini punya pembanding dan informasi balance. Kl sy datang ke markas anda ya terlalu jauh. Ngapain saya habiskan waktu nempuh perjalanan 6 jam, toh cuman kita aja yg tahu.

      Om Ahmad, kl lembaga om punya hak ngawasi pelaku usaha, ya saya plus org lain juga punya hak ngawasi kinerja lembaganya om. Dan kalau om keberatan saya nulis disini, ya ditutup aja webnya.

  206. Moch. Ansory mengatakan:

    Kepada Yth. Pembaca Di seluruh Indonesia,

    Mari kita Berdaya Menegakkan supremasi Hukum sesuai Amanah Undang-undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, Perlu diketahui bersama Pasal 1 (1) UUPK dengan tegas tertulis ” Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan : Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi kepada konsumen.

    Nah Konsumen yang dimaksud adalah kita semua memakai barang dan/atau jasa sehingga kalau ada pihak-pihak yang ingin melemahkan perjuangan kita Mari kita hadapi bersama.

    Mari Kita “Ciptakan Kepastian Hukum untuk Melindungi Konsumen” berdasarkan UU No.8 TH.1999 Jo PP. No. 59 TH. 2001 Tentang Perlindungan Konsumen.

    Jadi apabila ada Masyarakat yang diperlakukan sewenang-wenang oleh Lembaga Pembiayaan dan Petugasnya dapat mengacu pada Pasal 61 UUPK “Bagian Kedua Sanksi Pidana

    Pasal 61
    Penuntutan pidana dapat dilakukan terhadap pelaku usaha dan/atau pengurusnya.

    Pasal 62
    1. Pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10, Pasal 13 ayat (2), Pasal 15, Pasal 17 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf e,
    ayat (2) dan Pasal 18 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau
    pidana denda paling banyak Rp 2.000.000,000,00 (dua jMilyar rupiah).
    Adukan kepada Kantor Polisi terdekat atau Kepada KOMNAS PK-PU INDONESIA dikota Anda.

    • Debitur mengatakan:

      Pasal 61
      Penuntutan pidana dapat dilakukan terhadap pelaku usaha dan/atau pengurusnya.

      Pasal 62
      1. Pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10, Pasal 13 ayat (2), Pasal 15, Pasal 17 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf e,
      ayat (2) dan Pasal 18 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau
      pidana denda paling banyak Rp 2.000.000,000,00 (dua jMilyar rupiah).

      Ngadu pidananya ke Kantor Polisi, boleh Polsek, Polres, Polda. Polisilah satu2nya lembaga yang punya hak untuk menyelidiki, menyidik berdasarkan UU. Bukan ngadu pidana ketempat lain yang tidak punya hak menyelidiki, menyidik.

  207. ahmad alquthfby mengatakan:

    @Debitur:
    -> Gugatan Perwakilan kelompok merupakan cara yang praktis, dimana gugatan secara formal cukup diwakili beberapa korban sebagai wakil kelas. UU Perlindungan konsumen, mengatur ttg gugatan class action. Gugatan ini baik dipakai untuk kasus-kasus pelanggaran hak konsumen secara massal. Trus menurut anda, mengapa kasus yg digugat oleh bpk anhory, sh bukan clas action?

    • Debitur mengatakan:

      Om Ahmad, you try reading the lawsuit David Tobing about a class action lawsuit for infant formula. That is correct. Or read the lawsuit about the inclusion of cigarette brands “Remaja”, in the era of the 80′s. Try to compare contents of two such claims with a lawsuit made ​​by Mr. Ansyori.

      • Moch. Ansory mengatakan:

        Maaf Bung sunu, Sekali lagi jangan kotori forum ini dengan tulisan anda yang ngawur, tunjukkan aja diPengadilan kalau anda Handal dan Canggih membela Kapitalis, satu pertanyaan diforum diskusi Praktisi Hukum “Semar” kenapa tulisan saya tidak dirilies ?Thanks

  208. ahmad alquthfby mengatakan:

    @Bambang Sujatmiko:
    -> SEBAIKNYA ANDA BACA PASAL 13 ITU SECARA KOMPREHENSIF. BACA JUGA PASAL 18 UU 8/1999, DAN BACA JUGA PASAL 1 UU 42/1999.

    • Bambang Sujatmiko mengatakan:

      udh lama bc tuh, mlh apal bener, trs kl dah aturan diikuti, dilengkapi, sesuai pasal2 itu, trs keluar sertifikat fiducianya, trs apa bs diomongin palsu ?

      • Moch. Ansory mengatakan:

        Bukan Palsu MasBambang Tetapi ASLI tapi Palsu (Aspal) karena terbitnya penuh kebohongan, Konsumen tidak pernah menghadap ke notaris tetapi terbit Srf.Fidusia nah Disitu masalahnya dan itu Pidana Mas mengacu pada ” Pidana pasal 35 UUJF ” Setiap orang yang dengan sengaja memalsukan, mengubah, menghilangkan atau dengan cara apapun memberikan keterangan secara menyesatkan, yang jika hal tersebut diketahui oleh salah satu pihak tidak melahirkan perjanjian Jaminan Fidusia, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling sedikit Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah)., begitu Om Bambang, semoga bermanfaat, Thanks

      • ABU mengatakan:

        Ansory, Konsumen itu menghadap notaris lho, karena menghadap notaris itu boleh konsumennya atau kuasanya

  209. ahmad alquthfby mengatakan:

    -> mohn maaf maz, huku mitu butuh sbuah proses. Smpean tunggu saja ya maz, jgn menggebu2 dg urusan yg msh blum final.

    Ok, sy nukilken pasal 46 ayat 1 huruf c:
    Gugatan atas pelanggaran pelaku usaha dapat dilakukan oleh lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat yang memenuhi syarat, yaitu berbentuk badan hukum atau yayasan, yang dalam anggaran dasarnya menyebutkan dengan tegas bahwa tujuan didirikannya organisasi tersebut adalah untuk kepentingan perlindungan konsumen dan telah melaksanakan kegiatan sesuai dengan anggaran dasarnya”
    Lagi, pada huruf d:
    “Gugatan yang diajukan oleh sekelompok konsumen, lembaga perlindungan konsumen
    swadaya masyarakat atau pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b,
    huruf c,atau huruf d diajukan kepada peradilan umum.”

    Gemana tanggapan njenengan atas bunyi pasal diatas..?

    Anda jgn henya mengklaim bahwa anda yg ahli baca sdang kami tdk. Pernyataan anda itu bernada meremehkan. Gemana kalo kami undang njenengan utk datang ke kantor kami, biar tdk hanya berkoar-koar di web ne..?

    Pasti menang jika prosesnya sesuai hukum yg berlaku

    Kalo masalah uang, itu tergantung kesepakatan mreka. Kan ga ada yg maksa?

    Begitulah om debitur kayaknya sudah jelas dan sangat jelas to….mosok dibahas lagi…..

    Silahkan anda baca sendiri
    PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
    NOMOR 86 TAHUN 2000
    TENTANG
    TATA CARA PENDAFTARAN JAMINAN FIDUSIA
    DAN BIAYA PEMBUATAN AKTA JAMINAN FIDUSIA
    Pasal 2
    (1) Permohonan pendaftaran Jaminan Fidusia diajukan kepada Menteri.
    (2) Permohonan pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diajukan secara
    tertulis dalam bahasa Indonesia melalui Kantor oleh Penerima Fidusia, kuasa, atau
    wakilnya dengan melampirkan pernyataan pendaftaran Jaminan Fidusia.
    (3) Permohonan pendaftaran Jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam ayat (2)
    dikenakan biaya yang besarnya ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah tersendiri
    mengenai Penerimaan Negara Bukan Pajak.
    (4) Permohonan pendaftaran Jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam ayat (2)
    dilengkapi dengan :
    a. salinan akta notaris tentang pembebanan Jaminan Fidusia;
    b. surat kuasa atau surat pendelegasian wewenang untuk melakukan pendaftaran
    Jaminan Fidusia;
    c. bukti pembayaran biaya pendaftaran Jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud
    dalam ayat (3).
    (5) Pernyataan pendaftaran Jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam ayat (2)
    dilakukan dengan mengisi formulir

    makanya untuk lebih jelas dan gentlenya sy ingin tau siapa anda? nama saja disamarkan, itu pertanda ada rasa paranoid dlm diri anda.

    masalah nanang nelson kiranya media perti tdk cukup utk memuaskan argumentasi. Ketemu saja kalo anda memang seorang yg punya niat tulus demi kebaikan bersma, jangan beraninya hanya maen dibelakang layar, kesannya provokai.

    aya juga akan mengatakan:
    Hahahhahah, itu khan setahunya sampean…..tanya aja finance-finance dan debitur-debitur yang nunggak…… Atau tanya sama pak Ansyori deh….atau malah sampean sendiri yang pak Ansyori yah…..

    Sy bukan bpk anshory, sh. Sy hanya bangga masih ada org sperti bpk anshory, h yg mmperjuangkan cipta keadilan yg berkepastian hukum.

    • Bambang Sujatmiko mengatakan:

      kl thp buat fiducia sdh ngikutin PP 86 Tahun 2000, lalu keluar sertifikat fiducianya, trs palsunya dimana ya ? trs apa gk dibaca psl 13 ayat 1 undang2 fiducia he….

      • Moch. Ansory mengatakan:

        om Bambang, bukan palsu tetapi terbitnya dengan kebohongan, konsumen tidak dihadapkan ke notaris tetapi muncul sertifikat fidusia, nah tolong baca Pidana pasal 35 UUJF ” Setiap orang yang dengan sengaja memalsukan, mengubah, menghilangkan atau dengan cara apapun memberikan keterangan secara menyesatkan, yang jika hal tersebut diketahui oleh salah satu pihak tidak melahirkan perjanjian Jaminan Fidusia, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling sedikit Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah).

        Kami sedang menunggu masyarakat konsumen yang ingin menggugat masalah ini di Pengadilan agar Ada Kepastian hukum, begitu Om Bambang, semoga bermanfaat, Thanks

    • Debitur mengatakan:

      Om Ahmad, kalau soal legal standing sih memang sudah jelas. Boleh aja kok, tidak dilarang. Intinya masalah bukan pada legal standing, but you must know which class action case and which is not the case a class action.

    • Jagoan mengatakan:

      betul pak, debitur itu jelas sekali mem provokasi, sok pintar tpi …….wkwkwkwk

  210. ahmad alquthfby mengatakan:

    Bapak Anshory selalu mengajarkan kepada kami bahwa apa yg beliau lakukan (melalui LPKSM KOMNAS PKPU) adalah semata2 ibadah kepada Alloh SWT. Tdk terhitung berapa banyakj konsumen yg dirugikan finance telah terbantu oleh beliau. Beliau sangat menyadari bahwa beliau tidak mungkin berhasil menyenangkan semua orang. Akan selalu ada orang yang tidak puas, tidak setuju, dan bahkan tidak menyukai beliau. tapi, saya yakin lontaran kritik dan komentar miring dari orang lain akan mengkhawatirkan beliau dalam langkahnya. Beliau berfokus menjadi pribadi yang baik, bukan pribadi yang jadinya tidak seimbang karena berusaha menyenangkan orang tidak baik. Kami sangat berbahagia dengan diri baik beliau.

    Langkah2 beliau senada dg firman Allah:
    ” Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku..” (QS Adzdzariyat :56)
    ” Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya. Maka masuklah ke dalam jam’ah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku” ( QS Al Fajr : 27-30)

    • Debitur mengatakan:

      Pertanyaannya….ada gak yang menang dengan ajukan gugatan seperti itu….???? gak ada khan….

      silahkan anda uraikan dalil-dalil gugatan LPKSM yg menurut anda cukup menggelikan dan menampakkan bahwa LPKSM ini tidak pernah mengerti cara mengajukan gugatan dengan baik dan benar yang harus memenuhi syarat formil dan materiil. Tunjukkan kegegabahan para sarjana hkum di LPKSM. Emangnya sejak kapan LPKSM ini bisa menjadi KUASA HUKUMnya debitur atau konsumen untuk melakukan gugatan ???? MIMPI KALI…. Anda yg mmpi bc UU no 8 th 1999 pasal 46.

      jawabnya : ya dicari sendiri dong, dah kelihatan kok dari formulasi gugatan2 LPKSM. Sering baca internet, baca buku, jangan cuma UU Perlindungan Konsumen aja. Karena UU itu gak berdiri sendiri, dan mengajukan gugatan itu juga punya rumus-rumusnya.

      Nih saya kasih bocoran ya…..dalam gugatan Fandik yang diajukan di PN Malang, Fandik pernah membawa berkas gugatan yang dibuat LPKSM PK – PU kepada saya, persis seperti yang dicantumkan LPKSM PK – PU di websitenya dan menceritakan seluruh rangkaian sejak awal dia beli sampai dapat kompensasi dari finance. Lalu, Dia tanya apa gugatan ini dimungkinkan menang ? karena LPKSM PK – PU mengatakan pasti menang.

      Setelah saya baca dan dengerin dia cerita dari awal sampai akhir, saya bilang sama Fandik…kamu dibohongin, mana mungkin gugatan seperti ini menang, lha wong kamu sudah membatalkan perjanjian dan terima duit dari finance dan melakukan perdamaian, kok malah menggugat soal perjanjian yang udah dibatalkan terus minta ganti rugi segala. Ya mana bisa, diketawain orang banyak. Fandik bilang lagi, kata pak Ansyori soal perjanjian pembatalan dan terima duit jangan diomongin. Yah, saya bilang lagi sama dia, lha yang aslinya khan ada di FInance….itu pasti jadi bukti surat finance untuk patahkan gugatan kamu Fan….

      1 Minggu kemudian, si Fandik ketemu saya lagi, iya mas…dulurku sing aparat juga bilang yang sama koyok sampean….. opo meneh saiki pak Ansyori kesannya buang badan, gak tahu muncul maneh nang PN Malang, malah ngongkon advokat liane terus ditolak kehadirannya sama pihak finance mergo surat kuasa cacat. Mboh cacat opo…..??!!

      Saya terus tanya, emang kamu dimintai duit berapa sama LPKSM PK – PU ? Fandik bilang…ono nek 10 jt mas… terus yo opo iki mas…. Saya lalu katakan sama Fandik, kalau advokatmu bener, maka dia gak akan neruskan gugatannya karena percuma. Mending mbok cabut ae….buang-buang waktumu Ndik…aku ki dudu praktisi, tapi ngajar dadi weruh ndi sing gugatan ne bener endi sing ora…. aku yo debiture bank karo finance Ndi…..

      Begitulah om Ahmad kayaknya sudah jelas dan sangat jelas to….mosok dibahas lagi…..

      lalu soal om Ahmad bilang -> fidusia aspal.. haha.. tdk procedural.. bagi polisi modern, sertifikat fidusia seperti itu malah bs dipidana…..

      Saya jawab, aspal darimana ? aspal dari Hongkong…..buktikan dulu kalau aspal. Selama om Ahmad atau LPKSM yang bilang mah pasti dianggap dobosss…..Ini pasti gak ngerti cara-cara buat sertipikat fiducia nih……makanya bilang aspal…..wkwkwkwk…..belajar lagi lah….. jangan-jangan juga gak tahu istilah assesoir, preferent segala..kasihan amaat….

      Om Ahmad tanya dan nerangkan : -> Tlong jg dideskripsikan kasus nanang nelson?

      Om Ahmad tanya aja sama pak Ansyori, karena beliau itu wakil Nanang Nelson ketika berada di LPKSM Jawa Timur sebelum mendirikan LPKSM PK – PU. Cek aja di akta pendirian yang dibuat oleh Notaris di Bunul..khan Notarisnya sama dengan LPKSM PK – PU. Deskripsi kasus Nanang Nelson dan LPKSM Jawa Timur dimana pak Ansyori menjadi pengurus dah jelas, Nanang Nelson bersama para anggota LPKSM Jawa Timur telah terbukti bersalah menjual asset-asset property perumahan di Bulu Lawang Kab. Malang yang telah dijaminkan oleh pemilik property (developer) kepada sebuah bank di Malang. Karena para anggotanya pada lari semua, maka Nanang Nelson selaku pimpinanlah yang dikejar. Atas tindakan yang gegabah itu, maka Nanang Nelson dipidana selama kurang lebih 3 bulan penjara oleh putusan Pengadilan Negeri Kabupaten Malang pada bulan Juni 2009. Kenapa Nanang Nelson bertindak seperti itu, karena dirinya merasa bahwa telah terjadi peralihan hak kepemilikan antara debitur si pemilik asset property yang telah dijaminkan kepada dirinya. Nah jelas-jelas peralihan hak kepemilikan itu gak sah, mana ada peraiian hak kepemilkan itu pakai perjanjian pengikatan jual beli apalagi peralihan itu tanpa sepersetujuan kreditur dalam hal ini Bank yang menerima jaminan. Alhasil Majelis tahu, bahwa ini cuma akal-akalan debitur dengan LPSKM yang menghindari kewajiban mengangsur dan esekusi. Wkwkwkwk dah jelas banget khan…

      Om Ahmad bilang : Setau sy, LPKSM tdk pernah bawa-bawa foto kopy gugatan-gugatan dan mengatakan bahwa LPKSM PK PU menggugat lembaga pembiayaan dan menang.

      Hahahhahah, itu khan setahunya sampean…..tanya aja finance-finance dan debitur-debitur yang nunggak…… Atau tanya sama pak Ansyori deh….atau malah sampean sendiri yang pak Ansyori yah…..

      Kayaknya udah banyak saya kasih tahu, Oya gugatan LPKSM PK – PU di Kediri gimana ? menang kah….. yah namanya juga coba-coba ngegugat khan……hehehehehehe……wong duit panjar perkara yang bayar debiturnya to….LPKSM khan gak keluarin duit, malah dapat duit. Termasuk tuker-tukeran kendaraan debitur….yang punya debitur Jatim dibawa ke Jateng atau Jabar, dan sebaliknya. Makanya pak Ansyori dan para anggotanya sering ganti-ganti mobil plat daerah lain…hahahahaha….. Ini bukan fitnah tapi beneran…..

      Muuuaaaahhh…..!!!

      • Moch. Ansory mengatakan:

        Wow Rupanya siDebitur disini alias Sunu sipengacara Adira yang naik mobil butut bermerk Fiat Merah itu ini yahh …? Pantas ….!!! Judulnya Cemburu Nih Ye……..

        Kasihan si Sunu ini, Merasa hebat…. tetapi tidak hebat, sidang kok ditannya menang /kalah ya jelas lah hukum di indonesia akan memakan waktu yang panjang, tunggu aja bung putusannya ok, jangan khawatir bung pasti undang-undang yang menang, kalaupun kalah tandanya Mafia hukum harus berurusan dengan SATGAS Pemberantas Mafia HUkum termasuk dan diduga anda akan terlibat karena menentang Undang-Undang.

        Dewasalah Bung, ini forum diskusi jangan dikotori dengan tulisan anda yang tidak berbobot itu, mari Hargai Proses Hukum yang sedang berjalan dan tunjukkan bahwa anda Benar bukannya membual disini Sementara Membuat jawaban gugatan aja dua bulan anda tunda-tunda terus Ha…Ha…Ha…. Sakno……….Mau tukar Mobil Yang bagus ta Mas…..? Ha…ha…ha…..

  211. ahmad alquthfby mengatakan:

    AU mengatakan:
    Juni 21, 2011 pukul 5:53 am
    maaf terlewat satu bagian. JIKA FINANCE SUDAH MEMILIKI SERTIFIKAT FIDUSIA, JANGAN PERNAH ANDA MENYEMBUNYIKAN TRAKTOR ANDA, ATAU MENGHALANGINYA SAAT PENYITAAN OLEH PIHAK FINANCE YANG DIDAMPINGI OLEH JURU SITA PENGADILAN DAN POLISI. KARENA MASALAH BISA BERUBAH MENJADI PIDANA. ATAS UNSURE PENGGELAPAN SESUAI PASAL 372 KUHP PIDANA.
    DIPENJARA DEH…… rugi kan…….., sudah bangkut…. dipenjara pula…….
    PAHAMI MASALAH HUKUM YANG SEBENARNYA
    -> tidak akan pernah punya fidusia..! yg ada hanya fidusia aspal..! karena mekanismenya tdk prosedural. Anda belum pernah mendaftarkan fidusia ya? Prosesnya ntu memakan waktu bos..! jadi bukan disurvey sekarang, beok sudah dpt motor.

    betawi mengatakan:
    Juni 13, 2011 pukul 2:33 am
    Wakakakakak…..ane jadi inget nih, sekalipun ane di Jakarta. Tuh kasus diatas namanya Fandik Hermawan ye….die ngegugat Adira di Malang khan. Ade lho isi gugatan di Majalah Konsumen yg dipublish Ansyori. Pan kalau kagak salah nih, si Fandik ngecabut surat kuasa ke LPKSM PK – PU, gara-gara pengacara limpahan (substitusi) ditolak pengacaranye Adira. Terus si Fandik buat surat kuasa baru biar pengacaranye yang ditolak pengacara Adira bisa beracara. Habis itu nih, pengacara Fandik yang baru dikasih tahu sama pengacaranye Adira, nih kasus kagak ada juntrungannye. Lalu dikasih lihat tuh bukti-buktinye, baru dah si pengacaranye yang baru paham dan ngeh… Selanjutnye, si pengacaranye Fandik kasih tahu kalau gugatan si Fandik kagak bisa menang sampai kiamat. Terus si Fandik bilang, saya mah kagak ngerti soalnya gua diboongin sama LPKSM PK – PU supaye ngegugat Adira. Akhirnya gugatan Fandik yang dibuat sama LPKSM PK – PU dicabut sama pengacaranye Fandik yang baru dengan ijin dan persetujuan Fandik. Ya udah deh…SELESAI….
    Ane mau nanya nih sama yang punye Website ini, Emangnya ada putusan PN yang menangin gugatan LPKSM PK – PU ? Tolong dipublish dong yang punya LPKSM PK – PU sendiri…..
    -> semua gugatan masih butuh proses bos, kalo anda ingin tau silahkan datang ke PN tenpat kami menggugat biar anda tau yg namanya proses hukum yang memakan waktu. Tunggu aja keputusan inkrahnya gemana nanti. Hokum di UU no.8 th.99 sdh jelas dan inkrah, Cuma perlu rekomendasi yg bersifat inkrah versi PN. Jadi mustahil untuk kalah. a matter of time…. Oia, kalo merasa dibohongi bg warga yg taat hukum seharusnya, silahkan melaporkan LPKSM. Ga ruwet khan? Hukum sbg panglima..!
    Debitur mengatakan:
    Juni 3, 2011 pukul 6:45 am
    2 posting terakhir kok saya pernah tahu ya….hmm dimana ya…..?? soalnya saya tahu betul isi postingan itu….yang pertama postingan yang dilakukan oleh Wanprestasi, itu memang kasus di Malang dan diadili di PN Malang. Kalau gak salah debitur yang nipu itu diwakili oleh LPKSM PK – PU Malang langung oleh direktur eksekutifnya Mr. Ansyori dan pengacara dari Situbondo…
    Singkat cerita debitur yang nipu itu secara gamblang dan jelas (katanya sih) telah dibohongi LPKSM PK – PU. Lha kok bisa ? si debitur itu bilang kasusnya kok lama, dan lagi LPKSM PK – PU terkesan cuci tangan padahal dia sudah kasih uang ke LPKSM PK – PU untuk urus kasus gugatannya. Makanya ketika persidangan sudah menginjak bulan ke 4 sejak didaftarkan LPKSM PK – PU dicabut kuasanya. Lalu debitur yang nipu itu kemudian menunjuk pengacara lain dan akhirnya kasus ditutup dengan dicabutnya gugatan oleh debitur. Pengacaranya yang baru memberi tahu bahwa gugatan ini sangat-sangat lemah gak ada dasar hukumnya untuk menggugat. Dan debitur ini bilang, saya tidak tahu saya hanya diarahkan oleh LPKSM PK – PU untuk gugat, kalau kenyataannya begini tentu saya tidak pernah mau dan sudi lha wong jelas-jelas gak ada dasar hukumnya.
    Dan yang terjadi, debitur ini hilang kepercayaannya dengan nama LPKSM PK – PU bahkan melontarkan kata-kata sumpah serapah pada LPKSM PK – PU. Disisi lain dia sendiri tahu bagaiamana ada seorang anggota masyarakat di Sukun yang rumahnya mau disita minta tolong ke LPKSM PK – PU dan dimintai uang 15 juta….
    Postingan ke 2 yang dilakukan oleh Gege itu benar sekali, bahwa dengan surat divbinkum, setiap finance akan dengan leluasa ambil jaminan dari tangan debitur yang nakal.
    BTW buat LPKSM PK – PU dan sejenisnya, penegakan hukum itu perlu dan harus namun tentunya dengan argumentasi dan cara-cara yang menurut hukum dibenarkan. Jangan karena anda LPKSM bisa seenaknya berlindung dibalik lembaga. Bpk. Ansyori selaku direktur eksekutif tentunya punya pengalaman yang bagus ketika masih bergabung dengan LPKSM Jawa Timur pimpinan Nanang Nelson. Apa yang terjadi dengan Nanang Nelson ? ya dia telah menikmati perbuatannya dengan menjual aset-aset yang telah dijaminkan oleh debitur suatu bank di Malang yang saat itu meminta perlindungan kepada LPKSM Jawa Timur. Atas perbuatannya itu Nanang Nelson telah di PIDANA oleh Pengadilan Negeri Kepanjen.
    Oya satu lagi, LPKSM PK – PU kalau menawarkan jasanya jangan suka bawa-bawa foto kopy gugatan-gugatan dan mengatakan bahwa LPKSM PK PU menggugat lembaga pembiayaan dan menang……GAK ADA YANG MENANG 1 PUN…..coba deh LPKSM PK – PU buka tuh arsip gugatan di Malang, Jepara, Tegal, Cirebon …..emang ada yang menang ? gak ada khan……
    Carilah rejeki dengan cara-cara yang benar, Anda sering mengkritik lembaga finance, namun lembaga anda sendiri melakukan penghisapan pada anggota masyarakat dan menjadi provokator untuk menggugat. Saya sangat paham LPKSM PK – PU dan Bpk. Ansyori serta kawan-kawannya….
    -> dijelaskan saja apa dan bagaimana dasar hokum LPKSM yg menurut anda lemah itu? Tlong jg dideskripsikan kasus nanang nelson? Setau sy, LPKSM tdk pernah bawa-bawa foto kopy gugatan-gugatan dan mengatakan bahwa LPKSM PK PU menggugat lembaga pembiayaan dan menang. Sebagai org yg punya agama, hendaknya Anda jangan menebar fitnah. Kami punya kantor, datangi kantor kami jika anda memang gentle dan merasa benar.
    gege mengatakan:
    Juni 3, 2011 pukul 4:11 am
    Surat Divbinkum Mabes Polri yang baru yang terbit pada tanggal 12 April 2011, dengan Nomor : B/1192/IV/2011/DIVKUM tgl 12 April 2011, tampaknya menjadi sebuah harapan bagi para pelaku usaha dalam melakukan eksekusi barang jaminan fiducia serta melakukan pelaporan terjadinya tindak pidana penggelepan/penggadaian/penadahan yang dilakukan oleh debitur dan atau pihak lain.
    Surat Divbinkum ini menguraikan fakta-fakta dilapangan dan memberikan arahan yang tepat bagi para penyidik Polri ketika terjadi suatu pelaporan-pelaporan yang berkaitan tdengan ditariknya barang jaminan fiducia.
    Untuk itu, para pelaku usaha selaku kreditur yang membiayai pembiayaan konsumen bagi debitur-debiturnya layak bernafas lega. Dan diharapkan dengan adanya surat Divbinkum yang baru para penyidik Polri dapat lebih arif, bijak dan objektif dalam menangani persoalan ini. Dan bagi para debitur yang nakal, kurang ajar, dan memang penjahat jangan harap tindakan-tindakan dalam pelanggaran fiducia memiliki peluang….
    -> fidusia aspal.. haha.. tdk procedural.. bagi polisi modern, sertifikat fidusia seperti itu malah bs dipidana..
    wanprestasi mengatakan:
    Juni 3, 2011 pukul 4:08 am
    ada sedikit cerita yg terjadi di malang
    Debitur beli kendaraan seharga 135 jt, uang muka 25 jut dibayarkan kepada dealer oleh debitur, maka sisanya dibayarkan oleh finance yaitu 110 jt. Debitur terikat hutang piutang dengan kreditur sebesar 110 jt plus bunga 1,5% selama 5 tahun.
    Kelengkapan dan syarat-syarat pembiayaan dilengkapi oleh debitur, dan setelah diperiksa dinyatakan clear, finance memerintahkan dealer untuk mengirim mobil tersebut kepada debitur.
    7 hari mobil diterima debitur, pihak finance mengirimkan salinan perjanjian kepada alamat debitur. 2 hari setelah salinan itu diterima (+/- 12 hr sejak mobil dibawa debitur), isteri debitur datang ke kantor finance dengan membawa salinan perjanjian, dan mengatakan bahwa dirinya tidak tahu apa-apa perihal suaminya mengajukan pembiayaan konsumen pada finance ini. Oleh karena nya dirinya tidak bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan suaminya.
    Finance kaget, dan kemudian mengecek seluruh kelengkapan dan syarat-syarat pembiayaan debitur dan diketemukan :
    1. Nama dan alamat pada KTP isteri adalah benar dan sesuai dengan nama isteri yang datang ke kantor finance dengan membawa salinan perjanjian tersebut. Namun foto dan tanda-tangan isteri adalah berbeda;
    2. Rekening tabungan debitur dengan saldo yang sangat fantastis ternyata bukan milik debitur. Nama pada rekening diganti dengan nama debitur;
    3. bukti pembayaran PBB, pada kolom nama wajib pajak, juga diganti dengan nama orang tuanya. Padahal rumah yang diserahkan PBBnya adalah rumah kontrakan milik orang lain yang tidak ada hubungan saudara sama sekali;
    4. Dan beberapa data-data palsu.
    Berdasarkan pemeriksaan tersebut, seketika itu juga, finance memanggil debitur untuk diajak berunding dan menyerahkan kendaraan kepada finance. Debitur mengakui bahwa data-data yang diberikan adalah palsu dan kemudian debitur membuat pernyataan. Finance memberikan solusi agar terjadi over kredit kepada pihak lain sehingga debitur mendapatkan uang pengganti sebagai ganti dari uang muka yang telah dikeluarkannya. Artinya debitur mendapatkan uang dari debitur alih kredit tersebut, sehingga debitur nakal ini tidak lagi memiliki hubungan dengan finance.
    Tawaran ini ternyata disetujui oleh pihak debitur, maka beberapa hari kemudian debitur mengajak seseorang yang diakuinya akan menerima pengalihan kewajiban hutang. Pihak Finance melakukan wawancara terharap calon debitur alih kredit, dan diketemukan indikasi bahwa ternyata ini adalah akal-akalan debitur awal agar mobil dapat kembali kepadanya dan dikemudian hari kabur. Demikian selanjutnya, ketika debitur awal mengajkan 2 nama lain untuk menjadi debitur alih kredit. Pihak finance tetap menolak.
    Ketika 3 orang yang diajukan ditolak oleh finance, debitur nakal tersebut datang bersama LPKSM dan seorang pengacara. Bagaikan pejuang dengan semangat perang LPKSM ngotot bahwa finance telah melanggar UU Perlindungan Konsumen. Sedangkan pengacara yang dibawanya berbicara dengan santai. Setelah LPKSM itu dibiarkan ngomong ngablak tentang UU Perlindungan Konsumen, pihak finance bertanya, apakah anda selaku LPKSM tahu persoalan yang sebenarnya bahwa telah terjadi pemalsuan data ? dijawab sama LPKSM itu ndak penting…….waaaaaakkk LPKSM Cap apa ini….
    Singkatnya perundingan saat itu gagal. Selanjutnya dikemudian hari, debitur dan pengacaranya datang dan berunding dengan pihak Finance, lalu disepakati bahwa pihak finance tetap mengambil kendaraan tersebut yang kemudian memberikan sejumlah uang kepada debitur yang nilainya tidak lebih besar dengan uang muka yang diserahkan debitur kepada dealer. Kesepakatan ini kemudian dituangkan dalam Surat Pernyataan Perdamaian dan membatalkan perjanjian pembiayaan konsumen sebelumnya. Serta tidak saling menuntut dikemudian hari.
    Clear semua kah…..??? ternyata 5 bulan sejak kesepakatan itu terjadi debitur yang didamping LPKSM lain menggugat finance tersebut ke pengadilan dengan judul gugata Perbuatan Melawan Hukum dengan tuntutan ganti rugi materiil 2 milyar dan imateriil 10 milyar serta minta sita jaminan seluruh aset-aset yang bergerak maupun tidak bergerak milik finance…..
    Uraian saya diatas bukanlah cerita bohong, karena saat ini sidang pertama akan dilakukan pada tanggal 25 oktober 2010. Kita-kita ini (finance) cukup geli dengan dalil-dalil gugatan LPKSM, tampaknya mereka ini tidak pernah mengerti cara mengajukan gugatan dengan baik dan benar. Yang harus memenuhi syarat formil dan materiil. Apalagi para sarjana hukum yang terhimpun dalam LPKSM yang menjadi kuasa hukum debitur telah bertindak gegabah. Emangnya sejak kapan LPKSM ini bisa menjadi KUASA HUKUMnya debitur atau konsumen untuk melakukan gugatan ???? MIMPI KALI….
    Ini sebuah pelajaran bagi banyak anggota masyarakat, bahwa ini bukti seringkali pihak kreditur dirugikan oleh tingkah polah debitur manakala dirinya berupaya mengajukan pembiaayan konsumen pada pihak finance. Dan ketika debitur diminta kewajiban hukumnya, seringkali ngeles dan mengabaikan upaya-upaya persuasif yang telah dilakukan oleh finance. Kalau sudah begitu, ya TARIK MAAANNNGG…..
    -> silahkan anda uraikan dalil-dalil gugatan LPKSM yg menurut anda cukup menggelikan dan menampakkan bahwa LPKSM ini tidak pernah mengerti cara mengajukan gugatan dengan baik dan benar yang harus memenuhi syarat formil dan materiil. Tunjukkan kegegabahan para sarjana hkum di LPKSM. Emangnya sejak kapan LPKSM ini bisa menjadi KUASA HUKUMnya debitur atau konsumen untuk melakukan gugatan ???? MIMPI KALI…. Anda yg mmpi bc UU no 8 th 1999 pasal 46.

  212. wiharto mengatakan:

    kepada Yth KOMNAS PKPU. kami sedang ada masalah dengan organisasi. semenjak kami menjabat sebagai ketua DPC 2010 di Organisasi kontraktor (maaf nama tidk kmi sebutkan)…….kami sudah dinyatakan Demisioner dalam Mucab dan laporan pertanggung jawaban sudah disyahkan oleh anggota dan disaksikan oleh pihak DPD waktu itu. padahal sesuai aturan organisasi seharusnya untuk tugas dan pertanggungan jawab selanjutnya dipikul oleh ketua terpilih 2011 karna sudah mendapat SK dari DPD baik dari segi sisa piutang organisasi yang belum terselesaikan, maupun yang lainnya di 2010… Tapi akhir2 ini tiba tiba ada tagihan susulan dari tingkat DPD masalah piutang DPC untuk organisasai …..mengenai piutang organisasi yang belum terselesaikan di tahun 2010. dan pada akhirnya kami selaku ketua di waktu itu harus membayar sebanyak 36jt. tapi belum kami bayar karna segala sesuatu laporan pertanggung jawababn keuangan organisasi sudah kami serahkan semua ..dan menurut saya organisai kan bukan hanya ketua didalam organisasi tersebut ada sekerts dan bendahara. sedangkan keuangan organisasi kan untuk mengurusi organisasi itu juga..tapi kenapa saya yang ditagih dan di ancam nanti urusan nya sama polisi dan pengadilan kalau tdk dibyar…maka dengan ini kami minta pendapat apakah dari pihak komnas PKPU juga bisa membela untuk orusan organisasi…..

    • julkifly mengatakan:

      Pak Wiharto…..Komnas PK – PU itu ngurusin sengketa konsumen berdasarkan UU Perlindungan Konsumen dan Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan. Soal sengketa organisasi berikut hutang piutang didalamnya itu bukan wilayahnya. Kalau saja Komnas PK – PU ini cawe-cawe ngurusin, tandanya LPKSM ini sudah keluar jalur visi misi organisasi LPKSM.

      • Moch. Ansory mengatakan:

        Mas Julkifli sebaiknya Anda Baca dan Pelajari LPKSM dan UU No.8 TH.1999 tentang Perlindungan Konsumen agar tidak salah pengertian, Baca Perma No.1 TH.2002, Baca Mediasi Perbankan dan lain-lain Pasti UUPK menjadi salah satu dasar acuan kesimpulannya Anda salah…!!!Semoga Tambah wawasan Anda dan berpihaklah kepada Konsumen/Masyarakat ok.

  213. Moch. Ansory mengatakan:

    Lu jual ? Gue beli…!!! sok Jakarte luh…….sukak makan pete aja belagu, ha…ha…ha…Suka Anu (Sok) alias SUNU.

  214. Dedy Agus Setiawan mengatakan:

    Selamat Malam, Saya Dedy asal Surabaya tetapi merantau ke Jakarta.

    Saya telah di rugikan oleh Adira Pondok Gede Bekasi.
    begini singkat ceritanya:

    Saya mendapat musibah kehilangan motor kawasaki Ninja RR di angsuran ke-25 (kurang 5 bulan lagi lunas).
    saya membeli motor tersebut secara over kredit dengan cicilan 1.320.000/bulan. Proses over kredit di lakukan pada angsuran ke 12 di depan pihak Adira (secara resmi).

    Pada waktu cicilan ke-25 motor hilang, saya mengajukan claim asuransi ke pihak ADIRA.
    dalam aturan, claim didapat :
    1. 100% X harga OTR motor (jika hilang di tahun pertama)
    2. 85 % X harga OTR motor (jika hilang di tahun kedua)
    3. 75 % X harga OTR motor (jika hilang di tahun ketiga)

    kalau merujuk pada aturan tersebut, saya seharusnya mendapatkan ganti :

    75% X 32.000.000 (harga OTR motor) = 24.000.000

    Akan tetapi saya dikecewakan dengan nilai ganti yang tidak sesuai dengan aturan mereka, dengan alasan motor ini dibeli secara Over-Kredit, maka nilai penggantianya tidak berdasarkan persentase dari harga OTR motor,melainkan dari berapa sisa hutang pokok pada waktu terjadinya over kredit tersebut.

    jadi saya hanya mendapatkan ganti (kasaranya) :

    100% X (sisa hutang pokok) – (sisa angsuran)
    100% X 15.000.000 – (5 X 1.320.000 = 6.600.000) = 8.400.000 (masa uang sudah keluar lebih dari 35 juta di ganti 8 juta)

    sangat tidak masuk akal, saya yakin ini ada permainan antar pihak leasing (Adira) dengan pihak Asuransi Autocilin (asuransi milik Adira).
    saya jelas merasa dirugikan, akan tetapi saya tidak tahu harus mengadu kesiapa?

    jika mengadu ke Polisi sama saja, ujung-ujungnya duit pemerasan.
    sebagai catatan, saya mengurus surat kepolisian sebagai syarat kelengkapan asuransi saja saya di mintain dana secara blak-blakan sama polisi. (singkat cerita untuk pengurusan di polsek setiabudi jaksel, untuk Surat Pengantar Kaditserse ke polda metro & Surat Pengantar blokir BPKB, awalnya saya dimintain terang2an uang sebesar 900.000 rupiah, saya kaget bukan main, ini masih di polsek bagaimana di polda nanti? akhirnya saya nego dapat 200.000 (hari ini saya bayar). harga 200.000 itupun dilengkapi dengan nada emosi marah2 oleh ibu PNS yg dibantukan di polsek tersebut, saya berfikir ini saya kesusahan kok malah diperas blak-blakan)

    Kembali ke topik,
    yang mau saya tanyakan:
    1. Ini yang dilindungi oleh Asuransi Motornya atau uang pihak Leasingnya?? (karna nilai ganti jelas dalam aturan % harga OTR, tetapi kok dihitung dari sisa hutang pokok dan masih dikurangi lagi sisa hutang kita di leasing tersebut, jelas Leasing yang di untungkan dong, secara Asuransi mencairkan full ke pihak leasing)

    2. kemana saya mengadu masalah ini? saya berasumsi ini yang “main kotor” karyawan leasing dengan asuransi atau memang perusahaan Adira ini ingin mencekik konsumen yang telah mempercayainya.

    Mohon pencerahanya…

    • Moch. Ansory mengatakan:

      Betul Mas, ADIRA dan kroni-kroninya itu mencekik konsumen seperti yang dilakukan terhadap mas Dedy Agus Setiawan, sama juga dengan yang dialami oleh rekan kita di Jokja sana MR. DAFIT Pangemanan, saran kami Ayo Kita GUGAT melalui Pengadilan Negeri karena “Pengadilan adalah tempat Rakyat mencari Keadilan” yakinlah mas tidak semua Hakim menyimpang, masih banyak Hakim-Hakim yang Lurus dan Berfungsi sebagai Pelaksana Amanah Undang-Undang, Nah Rakyat kita kan punya undang-undang No.8 TH. 1999 Tentang Perlindungan Konsumen ? yang pada pasal 1(1) berbunyi ” Perlindungan Konsumen adalah ” Segala upaya yang menjamin terciptanya kepastian Hukum untuk melindungi Konsumen” bukan seperti kata Orang-orang ADIRA yang ngoceh di Forum ini dan mengotori Forum ini sehingga sekarang Forum ini menjadi bau kayak mereka (si betawi, Debitur, Wanprestasi dan ali), maaf ya Mas Dedy Agus Setiawan, mereka memang kotor nanti kita ketularan kotor lho, terkait kasus mas Dedy berarti Klaim asuransi sudah dicairkan oleh Pihak ASURANSI namun Digelapkan oleh PT. ADIRA, mas Dedy tau sebabnya ?, Itu semua bisa terjadi karena mereka (ADIRA) melanggar larangan pasal 18(1) huruf d, mas Dedy sudah disuruh menandatangani surat kuasa yang dampaknya dapat melakukan apa saja berdasarkan surat kuasa yang mas Dedy tandatangani termasuk mengambil klaim asuransi tersebut. saran kami “Gugat saja, atas “Pelanggaran Pencantuman Klausula Baku yang dilarang Undang-undang Perlindungan Konsumen, kalau anda sebagai Prinsipal Ngak bayar kok Mas, kami akan pandu sampai hak-hak Mas Dedy terpenuhi. semoga bermanfaat, Thanks

  215. j38w1nn3rp4heff mengatakan:

    Yth . LPKSM KOMNAS PK-PU.

    Mohon di dengar dan di baca pengaduan saya lewat online ini ,,
    1. No loan ADIRA : 3521473276
    Item : IPAD / Tablet PC.
    angsuran pertama bulan februari 2011
    tak sampai kurang lebih 1 bulan barang tersebut rusak tiba-tiba mati, lalu saya service kan ke toko CV.BINA DAYA / jalan sumber waras / Pemilik Toko : Ibu Tunik No telepon 085755633461 / 03417641840.

    Alur cerita nya : saya disuruh menunggu sekitar 1 bulan apabila ada kendala akan diganti dengan item yang baru,, nyatanya saya diberitahu beliau (Pak Huzni / 03419280042 / 085691483118 / 03419318968 ) tekhnisi Ibu Tunik CV. TOKO BINA DAYA . barang akan diganti dengan yang baru dan disuruh tunggu ,,,bahwa barang dari china masih on the way. masuk bulan april saya konfirmasi kepada bu tunik agar ipad saya segera di ganti karena garansi . saya sudah nelpon2x ke adira soal tanggung jawab adira mengenai toko karena yang memilih toko bukan konsumen melainkan adira,, tetapi adira menyuruh saya agar saya komplain ke toko ,, tetapi pihak toko gak jelas gak ada kepastian saya harus menunggu barang distributor dari china ,,,dengan sabar saya menunggu sampai tanggal 17 mei pak huzni mengatakan akan diganti dengan yang baru saya disuruh menunggu 2 hari jam kerja , ternyata bohong,,,pihak toko kalau di komplain selalu tidak mau tanggung jawab ,,,kemarin tanggal 08 juni 2011 pihak Debt collector adira : aji / adira malang datang menagih tagihan ipad saya padahal 3 bulan saya tidak menggunakan barang tersebut barang saya kembalikan ke toko supaya diservice … Pihak debt collector mengatakan supaya saya membayar angsuran adira tetapi barang tidak disaya ,,,dengan begitu saya membayar tagihan ipad yang ke 6 kali, pihak debt collector sudah mambantu saya menelpon dan menegur pihak tekhnisi (pak huzni) dan menjanjikan tanggal 11 juni 2011….bahwa barang langsung diterima konsumen ,,nyatanya sampai sekarang 11 juni 2011 sore,, semua pihak adira gak ada kejelasan tentang barang saya ,,,dari pihak toko hanya disuruh menunggu dan menunggu ,,,,

    1. saya kecewa dengan adira kenapa tanggapan konsumen tidak di tanggapi hanya membohongi konsumen supaya membayar tagihan biarpun barang tidak di tangan konsumen
    siapa yang memilih toko bukan konsumen melainkan adira yang memilih toko ,,saya mohon supaya adira ,memberikan penalty kepada toko CV. BINA DAYA atas tidak bertanggung jawabnya garansi barang.

    2. Pihak konsumen seperti saya dirugikan karena disuruh membayar kreditan adira dengan alasan akan dibantu apabila keluhan konsumen atas garansi barang ke konsumen akan di laksanakan

    3. kemana saya harus mencari keadilan ,,,pihak adira tidak bisa menyelesaikan ,,,pihak toko gak mau tahu ,,,terus konsumen mau bagaimana ,,, disuruh bayar cicilan terus menerus ,,dijanjikan tunggu dan tunggu atas garansi penggantian barang tersebut

    4. Saya merasa dirugikan adira dan toko ,,,

    5. bagaimana jalan keluar nya apakah saya harus meneruskan masalah ini ke polisi penipuan konsumen adira dan toko

    • Moch. Ansory mengatakan:

      Boleh mas Laporkan Pidana Via Kepolisian atau Saran Kami Gugat aja Perdata di Pengadilan Negeri, dengan mengacu pada LEX SPECIALIS DEROGAT LEGI GENERALI UNDANG-UNDANG NO. 8 TH.1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN, Pasal 18 (1), Saat ini Masyarakat sedang Melakukan Demokrasi yang berkeadilan dengan menggugat Pelaku usaha yang nakal dan tidak patuh pada aturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan mengandalkan uangnya yang banyak berharap dapat mempengaruhi Para Penegak Hukum kita termasuk Sunu yang kerjanya membela siapa yang bayar bukan membela siapa yang benar, mereka salah mas (Adira dan antek-anteknya) tidak semua Penegak Hukum dapat dipengaruhi dengan uang mereka, coba lihat nanti, mereka akan kena batunya pada saat berhadapan dengan penegak hukum yang Peduli Rakyat “Habis deh mereka semua” karena dalam UUPK ancaman hukumannya Ps 62 UUPK : 5 Tahun Penjara atau Denda 2 Milyart ( Potensi di sel di kepolisian sangat Kuat), Kalau ada Polisi yang berani aja, ngesel/menahan mereka berdasarkan Undang-Undang No.8 TH.1999 Pasti institusi ini (Polri) akan dicintai rakyat dan Prestasi buat anggota Polisi yang berani dan paham UUPK dan mulognya ? 2 Milyart….. Man..!, ssemoga bermanfaat.

  216. budi mengatakan:

    pak AU sy btuh bantuan nih…kredit traktor sy macet 4 bulan,traktornya saya umpetin spy ga di ambil pihak finance,bisa ga ya bantu saya supaya aman?sy sangat btuh bantuannya…trims tlong di bls ya….

    • AU mengatakan:

      Jangan pernah merubah perkara perdata menjadi pidana. hutang piutang adalah perdata yang tidak akan pernah dipenjara sampai kapanpun, kecuali ada unsure pidananya, sedangkan menyembunyikan traktor juga tidak akan di penjara “sampai pihak finance bisa menunjukan SETIFIKAT FIDUSIA” atas jaminan fidusia yang telah anda berikan.
      Tentunya karena harga traktor mahal, finance pasti bisa dengan segera mengurus pendaftaran fidusianya di KPF. Dan saya berani jamin mereka mempunyainya.
      Pahami hukum dan undang-undang yang sebenarnya, karena hanya itu yang bisa menyelamatkan anda. Bukan LPK, Pengacara atau bahkan polisi sekalipun. Tidak ada, kecuali anda sendiri.
      Semua bisa dibicarakan dengan baik jika anda berhadapan dengan “PIHAK INTERNAL” karena mereka lebih memahami masalah hukum dari pada EKSTERNAL DC yang mendatangai anda. Jangan pernah berhubungan dengan EKSTERNAL DC. Karena mereka tidak menginginkan penyelesaian, mereka hanya ingin PENYITAAN agar mendapatkan SUCCESS FEE atau biaya tarik unit. sedangkan pihak INTERNAL lebih menginginkan penyelesaian pembayaran atas janji bayar yang anda bisa berikan. karena jika traktor disita, pasti rugi jika mau dijual lagi.
      KAN YANG PUNYA UANG PERUSAHAAN, BUKAN DEBT COLLECTORNYA.

      Jika memang sampai berperkara, lebih baik anda meminta bantuan POLISI sebagai penengah masalah. Sekali lagi Karena EKSTERNAL DC tidak menginginkan penyelesaian, mereka hanya ingin PENYITAAN agar mendapatkan SUCCESS FEE atau biaya tarik unit.
      Jangan pernah juga anda mendengarkan argumentasi dari DC yang sama sekali tidak berdasar hukum dan undang-undang yang benar,karena semua dilakukan hanya untuk kepentingannya saja. Tetaplah berpegang pada hukum dan undang-undang yang sebenarnya karena TIDAK ADA DC YANG TIDAK TAKUT PADA POLISI.
      SEKALI LAGI TIDAK ADA DC YANG TIDAK TAKUT PADA POLISI.
      Hubungi polisi jika anda memerlukan bantuannya.

      • AU mengatakan:

        maaf terlewat satu bagian. JIKA FINANCE SUDAH MEMILIKI SERTIFIKAT FIDUSIA, JANGAN PERNAH ANDA MENYEMBUNYIKAN TRAKTOR ANDA, ATAU MENGHALANGINYA SAAT PENYITAAN OLEH PIHAK FINANCE YANG DIDAMPINGI OLEH JURU SITA PENGADILAN DAN POLISI. KARENA MASALAH BISA BERUBAH MENJADI PIDANA. ATAS UNSURE PENGGELAPAN SESUAI PASAL 372 KUHP PIDANA.
        DIPENJARA DEH…… rugi kan…….., sudah bangkut…. dipenjara pula…….
        PAHAMI MASALAH HUKUM YANG SEBENARNYA

      • Moch. Ansory mengatakan:

        Ini salah satu lagi rupanya antek-anteknya yang menakut-nakuti rakyat dengan Fidusia, jangan takut Masyarakat Konsumen, Perlu Masyarakat ketahui Sertifikat Fidusia bisa lahir dan sah apabila : 1. finance dan Konsumen membuat akta Perjanjian di Notaris dan dibacakan Perjanjiannya oleh Notaris baru ditanda tangani. 2. Didaftarkan dikantor Pendaftaran Fidusia (DEPKUM-HAM) kalau Anda (Konsumen) tidak pernah dihadapkan ke Notaris, jangan takut…! itu pasti FIDUSIA Aspal (asli tapi palsu) karena kata undang-undang No.8 Pasal 18(3) BATAL DEMI HUKUM, dapat dipastikan terbitnya Fidusia itu karena surat kuasa yang oleh UUPK dilarang dan dapat dipidana sesuai bunyi pasal 61 UUPK ” Tuntutan Pidana dapat dilakukan terhadap pelaku usaha dan/atau pengurusnya” dan sangsi pidananya 5 (lima) tahun Penjara atau denda 2.000.000.000,00,- (dua milyar), ayo SUNU lawan tuh undang-undang Republik Indonesia, jangan ngecap di forum ini, ayo kita buktikan dipengadilan Perlu Anda Ketahui ” KOMNAS PK-PU INDONESIA” Sedang mengukir sejarah dengan konsep yang jelas ” DEMOKRASI YANG BERKEADILAN” menggugat dipengadilan, bukan kayak kalian yang berlagak seolah-olah Eksekutor ( ketua Pengadilan) bahasa kasarnya PREMAN yang menjadi target Kepolisian “Berantas Premanisme” di Negri ini. kalaupun kalian merasa kuat dan kaya namun sadarilah ini Negara Hukum, Rakyat yang Kritis dan berjumlah besar akan dapat menghancurkan kalian sang pencipta Premanisme dan meresahkan Masyarakat sehingga berpotensi Menyesatkan para penegak hukum, sesuai amanah Undang-Undang Fidusia ” BAB VI KETENTUAN PIDANA Pasal 35
        “Setiap orang yang dengan sengaja mamalsukan, mengubah, menghilangkan atau dengan cara apapun memberikan keterangan secara menyesatkan, yang jika hal tersebut diketahui oleh salah satu pihak tidak. melahirkan perjanjian Jaminan Fidusia, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling sedikit Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah). Nah Paham Kau ….. hai Adira dan SUNU…(situkang hasud)……………???

      • ABU mengatakan:

        salah lagi, menurut UU fidusia, eksekusi tidak perlu melalui juru sita pengadilan…bisa langsung oleh penerima fidusia ( leasing ) atau kuasanya….

    • Moch. Ansory mengatakan:

      Ha…ha…ha… Mas budi hati-hati ada dugaan pak AU ini Harimau berbulu Domba dari tulisannya yang berjudul “maaf kelewatan satu bagian” menakut-nakuti anda bukan ? dengan ngomong Fidusia yang tidak dia pahami secara utuh, mudah deh ditebak bukan ? siapa dia, hati-hati ya mas……..

      • Debitur mengatakan:

        Bapak Ansory, perkenalkan saya ini pengajar dan sekaligus orang yang ada dibalik pelaporan dan dipenjaranya pimpinan LPKSM Jawa Timur dalam kasus property di Bululawang.

  217. panjisakit mengatakan:

    bnyk DC yg makan uang nasabah…….juga uang di putar2 buat kepentingan PRIBADI.
    liat aja gaya DC…..sok preman sok menekan nasabah…
    saya pribadi mau rekan2 saya mau ikut gabung dan buka kantor di crbon…caranya gmn

  218. wanprestasi mengatakan:

    ada sedikit cerita yg terjadi di malang

    Debitur beli kendaraan seharga 135 jt, uang muka 25 jut dibayarkan kepada dealer oleh debitur, maka sisanya dibayarkan oleh finance yaitu 110 jt. Debitur terikat hutang piutang dengan kreditur sebesar 110 jt plus bunga 1,5% selama 5 tahun.

    Kelengkapan dan syarat-syarat pembiayaan dilengkapi oleh debitur, dan setelah diperiksa dinyatakan clear, finance memerintahkan dealer untuk mengirim mobil tersebut kepada debitur.

    7 hari mobil diterima debitur, pihak finance mengirimkan salinan perjanjian kepada alamat debitur. 2 hari setelah salinan itu diterima (+/- 12 hr sejak mobil dibawa debitur), isteri debitur datang ke kantor finance dengan membawa salinan perjanjian, dan mengatakan bahwa dirinya tidak tahu apa-apa perihal suaminya mengajukan pembiayaan konsumen pada finance ini. Oleh karena nya dirinya tidak bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan suaminya.

    Finance kaget, dan kemudian mengecek seluruh kelengkapan dan syarat-syarat pembiayaan debitur dan diketemukan :
    1. Nama dan alamat pada KTP isteri adalah benar dan sesuai dengan nama isteri yang datang ke kantor finance dengan membawa salinan perjanjian tersebut. Namun foto dan tanda-tangan isteri adalah berbeda;
    2. Rekening tabungan debitur dengan saldo yang sangat fantastis ternyata bukan milik debitur. Nama pada rekening diganti dengan nama debitur;
    3. bukti pembayaran PBB, pada kolom nama wajib pajak, juga diganti dengan nama orang tuanya. Padahal rumah yang diserahkan PBBnya adalah rumah kontrakan milik orang lain yang tidak ada hubungan saudara sama sekali;
    4. Dan beberapa data-data palsu.

    Berdasarkan pemeriksaan tersebut, seketika itu juga, finance memanggil debitur untuk diajak berunding dan menyerahkan kendaraan kepada finance. Debitur mengakui bahwa data-data yang diberikan adalah palsu dan kemudian debitur membuat pernyataan. Finance memberikan solusi agar terjadi over kredit kepada pihak lain sehingga debitur mendapatkan uang pengganti sebagai ganti dari uang muka yang telah dikeluarkannya. Artinya debitur mendapatkan uang dari debitur alih kredit tersebut, sehingga debitur nakal ini tidak lagi memiliki hubungan dengan finance.

    Tawaran ini ternyata disetujui oleh pihak debitur, maka beberapa hari kemudian debitur mengajak seseorang yang diakuinya akan menerima pengalihan kewajiban hutang. Pihak Finance melakukan wawancara terharap calon debitur alih kredit, dan diketemukan indikasi bahwa ternyata ini adalah akal-akalan debitur awal agar mobil dapat kembali kepadanya dan dikemudian hari kabur. Demikian selanjutnya, ketika debitur awal mengajkan 2 nama lain untuk menjadi debitur alih kredit. Pihak finance tetap menolak.

    Ketika 3 orang yang diajukan ditolak oleh finance, debitur nakal tersebut datang bersama LPKSM dan seorang pengacara. Bagaikan pejuang dengan semangat perang LPKSM ngotot bahwa finance telah melanggar UU Perlindungan Konsumen. Sedangkan pengacara yang dibawanya berbicara dengan santai. Setelah LPKSM itu dibiarkan ngomong ngablak tentang UU Perlindungan Konsumen, pihak finance bertanya, apakah anda selaku LPKSM tahu persoalan yang sebenarnya bahwa telah terjadi pemalsuan data ? dijawab sama LPKSM itu ndak penting…….waaaaaakkk LPKSM Cap apa ini….

    Singkatnya perundingan saat itu gagal. Selanjutnya dikemudian hari, debitur dan pengacaranya datang dan berunding dengan pihak Finance, lalu disepakati bahwa pihak finance tetap mengambil kendaraan tersebut yang kemudian memberikan sejumlah uang kepada debitur yang nilainya tidak lebih besar dengan uang muka yang diserahkan debitur kepada dealer. Kesepakatan ini kemudian dituangkan dalam Surat Pernyataan Perdamaian dan membatalkan perjanjian pembiayaan konsumen sebelumnya. Serta tidak saling menuntut dikemudian hari.

    Clear semua kah…..??? ternyata 5 bulan sejak kesepakatan itu terjadi debitur yang didamping LPKSM lain menggugat finance tersebut ke pengadilan dengan judul gugata Perbuatan Melawan Hukum dengan tuntutan ganti rugi materiil 2 milyar dan imateriil 10 milyar serta minta sita jaminan seluruh aset-aset yang bergerak maupun tidak bergerak milik finance…..

    Uraian saya diatas bukanlah cerita bohong, karena saat ini sidang pertama akan dilakukan pada tanggal 25 oktober 2010. Kita-kita ini (finance) cukup geli dengan dalil-dalil gugatan LPKSM, tampaknya mereka ini tidak pernah mengerti cara mengajukan gugatan dengan baik dan benar. Yang harus memenuhi syarat formil dan materiil. Apalagi para sarjana hukum yang terhimpun dalam LPKSM yang menjadi kuasa hukum debitur telah bertindak gegabah. Emangnya sejak kapan LPKSM ini bisa menjadi KUASA HUKUMnya debitur atau konsumen untuk melakukan gugatan ???? MIMPI KALI….

    Ini sebuah pelajaran bagi banyak anggota masyarakat, bahwa ini bukti seringkali pihak kreditur dirugikan oleh tingkah polah debitur manakala dirinya berupaya mengajukan pembiaayan konsumen pada pihak finance. Dan ketika debitur diminta kewajiban hukumnya, seringkali ngeles dan mengabaikan upaya-upaya persuasif yang telah dilakukan oleh finance. Kalau sudah begitu, ya TARIK MAAANNNGG…..

    • gege mengatakan:

      Surat Divbinkum Mabes Polri yang baru yang terbit pada tanggal 12 April 2011, dengan Nomor : B/1192/IV/2011/DIVKUM tgl 12 April 2011, tampaknya menjadi sebuah harapan bagi para pelaku usaha dalam melakukan eksekusi barang jaminan fiducia serta melakukan pelaporan terjadinya tindak pidana penggelepan/penggadaian/penadahan yang dilakukan oleh debitur dan atau pihak lain.

      Surat Divbinkum ini menguraikan fakta-fakta dilapangan dan memberikan arahan yang tepat bagi para penyidik Polri ketika terjadi suatu pelaporan-pelaporan yang berkaitan tdengan ditariknya barang jaminan fiducia.

      Untuk itu, para pelaku usaha selaku kreditur yang membiayai pembiayaan konsumen bagi debitur-debiturnya layak bernafas lega. Dan diharapkan dengan adanya surat Divbinkum yang baru para penyidik Polri dapat lebih arif, bijak dan objektif dalam menangani persoalan ini. Dan bagi para debitur yang nakal, kurang ajar, dan memang penjahat jangan harap tindakan-tindakan dalam pelanggaran fiducia memiliki peluang….

      • Debitur mengatakan:

        2 posting terakhir kok saya pernah tahu ya….hmm dimana ya…..?? soalnya saya tahu betul isi postingan itu….yang pertama postingan yang dilakukan oleh Wanprestasi, itu memang kasus di Malang dan diadili di PN Malang. Kalau gak salah debitur yang nipu itu diwakili oleh LPKSM PK – PU Malang langung oleh direktur eksekutifnya Mr. Ansyori dan pengacara dari Situbondo…

        Singkat cerita debitur yang nipu itu secara gamblang dan jelas (katanya sih) telah dibohongi LPKSM PK – PU. Lha kok bisa ? si debitur itu bilang kasusnya kok lama, dan lagi LPKSM PK – PU terkesan cuci tangan padahal dia sudah kasih uang ke LPKSM PK – PU untuk urus kasus gugatannya. Makanya ketika persidangan sudah menginjak bulan ke 4 sejak didaftarkan LPKSM PK – PU dicabut kuasanya. Lalu debitur yang nipu itu kemudian menunjuk pengacara lain dan akhirnya kasus ditutup dengan dicabutnya gugatan oleh debitur. Pengacaranya yang baru memberi tahu bahwa gugatan ini sangat-sangat lemah gak ada dasar hukumnya untuk menggugat. Dan debitur ini bilang, saya tidak tahu saya hanya diarahkan oleh LPKSM PK – PU untuk gugat, kalau kenyataannya begini tentu saya tidak pernah mau dan sudi lha wong jelas-jelas gak ada dasar hukumnya.

        Dan yang terjadi, debitur ini hilang kepercayaannya dengan nama LPKSM PK – PU bahkan melontarkan kata-kata sumpah serapah pada LPKSM PK – PU. Disisi lain dia sendiri tahu bagaiamana ada seorang anggota masyarakat di Sukun yang rumahnya mau disita minta tolong ke LPKSM PK – PU dan dimintai uang 15 juta….

        Postingan ke 2 yang dilakukan oleh Gege itu benar sekali, bahwa dengan surat divbinkum, setiap finance akan dengan leluasa ambil jaminan dari tangan debitur yang nakal.

        BTW buat LPKSM PK – PU dan sejenisnya, penegakan hukum itu perlu dan harus namun tentunya dengan argumentasi dan cara-cara yang menurut hukum dibenarkan. Jangan karena anda LPKSM bisa seenaknya berlindung dibalik lembaga. Bpk. Ansyori selaku direktur eksekutif tentunya punya pengalaman yang bagus ketika masih bergabung dengan LPKSM Jawa Timur pimpinan Nanang Nelson. Apa yang terjadi dengan Nanang Nelson ? ya dia telah menikmati perbuatannya dengan menjual aset-aset yang telah dijaminkan oleh debitur suatu bank di Malang yang saat itu meminta perlindungan kepada LPKSM Jawa Timur. Atas perbuatannya itu Nanang Nelson telah di PIDANA oleh Pengadilan Negeri Kepanjen.

        Oya satu lagi, LPKSM PK – PU kalau menawarkan jasanya jangan suka bawa-bawa foto kopy gugatan-gugatan dan mengatakan bahwa LPKSM PK PU menggugat lembaga pembiayaan dan menang……GAK ADA YANG MENANG 1 PUN…..coba deh LPKSM PK – PU buka tuh arsip gugatan di Malang, Jepara, Tegal, Cirebon …..emang ada yang menang ? gak ada khan……

        Carilah rejeki dengan cara-cara yang benar, Anda sering mengkritik lembaga finance, namun lembaga anda sendiri melakukan penghisapan pada anggota masyarakat dan menjadi provokator untuk menggugat. Saya sangat paham LPKSM PK – PU dan Bpk. Ansyori serta kawan-kawannya….

    • betawi mengatakan:

      Wakakakakak…..ane jadi inget nih, sekalipun ane di Jakarta. Tuh kasus diatas namanya Fandik Hermawan ye….die ngegugat Adira di Malang khan. Ade lho isi gugatan di Majalah Konsumen yg dipublish Ansyori. Pan kalau kagak salah nih, si Fandik ngecabut surat kuasa ke LPKSM PK – PU, gara-gara pengacara limpahan (substitusi) ditolak pengacaranye Adira. Terus si Fandik buat surat kuasa baru biar pengacaranye yang ditolak pengacara Adira bisa beracara. Habis itu nih, pengacara Fandik yang baru dikasih tahu sama pengacaranye Adira, nih kasus kagak ada juntrungannye. Lalu dikasih lihat tuh bukti-buktinye, baru dah si pengacaranye yang baru paham dan ngeh… Selanjutnye, si pengacaranye Fandik kasih tahu kalau gugatan si Fandik kagak bisa menang sampai kiamat. Terus si Fandik bilang, saya mah kagak ngerti soalnya gua diboongin sama LPKSM PK – PU supaye ngegugat Adira. Akhirnya gugatan Fandik yang dibuat sama LPKSM PK – PU dicabut sama pengacaranye Fandik yang baru dengan ijin dan persetujuan Fandik. Ya udah deh…SELESAI….

      Ane mau nanya nih sama yang punye Website ini, Emangnya ada putusan PN yang menangin gugatan LPKSM PK – PU ? Tolong dipublish dong yang punya LPKSM PK – PU sendiri…..

      • Moch. Ansory mengatakan:

        SUNU advokatnya ADIRA yang ingin dinaikkan gajinya oleh Adira, kebablasan dan telah menyerang Kehormatan seseorang diforum ini dengan menulis nama terang bukan inisial, tertanda dia tidak tau etika, dan ini Kami anggap SUNU anteknya ADIRA ini telah menabuh genderang Perang dengan KOMNAS PK-PU INDONESIA dan KONSUMEN di Pengadilan, yang akan merugikan Pihak ADIRA tetapi menguntungkan dirinya Pribadi sebagai Advokatnya ADIRA, baik Terima kasih atas pemberitahuan rekan dari Probolinggo yang telah memberi informasi ini (Arogansi antek-antek ADIRA) diforum ini, baiklah kami akan layani kalian, Perlu kalian ketahui, Kami Pengemban Amanah Undang-Undang pantang surut dalam mengumandangkan amanah UUPK pasal 1 (1) dan akan meluruskan pembangkang-pembangkang Undang-undang melalui Pengadilan Negeri (bukan cara-cara Premanisme seperti yang mereka lakukan), Sampai jumpa dipengadilan diseluruh Indonesia Bung…..Sunu………………………..Ndesit…..!

    • Moch. Ansory mengatakan:

      ini pasti antek-anteknya sang pencipta Premanisme, semar ya semar aja Kang, ha…ha..ha…mau rasain LPKSM Bertindak ? tunggu Gugatan-gugatan selanjutnya Masyarakat yang sadar akan mempertahankan hak-haknya dengan menggugat, tetapi kayaknya ada unsur kesengajaan dari seseorang yang berganti kulit menjadi Kang Wanprestasi, memanas-manasi LPKSM agar LPKSM terus menggugat dimalang dan kang wanprestasi kebanjiran order dari Finance yang digugat, kalau aku jadi Finannya KUPECAT dia …HA..HA..HA… Finan dikadalin kayaknya…Ha..ha..ha, bak jeruk dimakan jeruk, salut deh taktik “bung wanprestasi” ngakalin Bosonya….dengan cara ngomporin…LPKSM, selamat untuk bung wanprestasi anda…………………. ketahuan…!!!

    • Moch. Ansory mengatakan:

      NAMA SAMARAN : WANPRESTASI, DEBITUR DAN BETAWI, DIKETAHUI ADALAH ORANG YANG SEDANG MEMBODOHI BOSSNYA SENDIRI (ADIRA) DENGAN MANAS-MANASIN LPKSM DAN KOMNAS PK-PU INDONESIA, KETIGANYA DIDUGA ADVOKATNYA PT. ADIRA MALANG, DENGAN TAKTIK BUSUK INI, AGAR LPKSM MENGGUGAT PT. ADIRA DIMALANG DAN DIA MENDAPAT BAYARAN MAHAL DARI PT. ADIRA YANG BARUSAN BOSS BESARNYA BAYAR DENDA 15 MILYART (TAMASEK) DAN ANTEK-ANTEKNYA INI SEDANG MENGADU DOMBA AGAR DIBAYAR MAHAL, DASAR GURUNYA …..BERDIRI, MAKA MURIDNYAPUN…….BERLARI, HA…HA…HA… SUNU-SUNU….SANAN NIH, JANGAN MARAH YA “CARI KERJAAN YANG HALAL LAH JANGAN NGERJAIN MAJIKAN SENDIRI GITU, KALAU GUE JADI TAMASEK “TAK PECEL………WONG KOYO NGENE IKI (TAMASEK NGGAKNGERTI JOWO CAK SUNU) , LIHAT TUH ADIRA DILAMPUNG DIAUDIT KARENA MEMBODOHI NEGARA, AYO KEJAKSAAN MALANG IKUTI TUH LANGKAH KEJAKSAAN LAMPUNG YANG BERANI MELIBAS PT.ADIRA YANG NGEMPLANG UANG NEGARA TERKAIT PENDAFTARAN FIDUSIA, BIAR KUASA HUKUMNYA YANG SOK INI BISA NAIK MOBIL YANG KEREN BUKAN MOBIL KUNO GITU, HA…HA…HA….BUAT MASYARAKAT ” IKUTI PROGRAM ” BEBASKAN RAKYAT DARI HUTANG”, KORBAN KETIDAK PASTIAN HUKUM” DAN MARI KITA LAWAN KESEWENANG-WENANGAN/PREMANISME YANG DICIPTAKAN ANTEK-ANTEK KAPITALIS DINEGRI INI, APA SIH HEBATNYA SUNU ? AYO KITA GUGAT SETIAP HARI AGAR DIA NGITUNG DUIT TERUS UPAH DARI ADIRA YANG BERHASIL DIKADALIN DENGAN TAKTIK ADU DOMBA DISINI..

  219. anti riba mengatakan:

    orang yang memakan uag hasil riba, seperti berjalan dalam keadaan gila…ngomongnya juga tentu omongan orang gila…debt collector memang pantas masuk neraka

    • debitur mengatakan:

      Kalau orang punya hutang wajib dibayar, jangan punya alasan yang macam-macam lalu jangan suka gadaikan barang yg dibeli karena hutang. Namanya penggelapan, itu namanya kejahatan. Kira-kira masuk mana ya ?

  220. Sunan Kalijaga mengatakan:

    biasanya orang yang bicarra tanpa etika, bertutur ngelantur…memojokan orang di belakang…orang yg begitu kali yeee yg ga bener…ya semua juga bisa menilai…makanan yg dimakan dari hail uang haram…pengaruhnya pasti pada prilaku haram..bahasa yg haram…pokonya keliatann aja…hee hee memang orang klo dah doyan uang haram… ga bisa miikir bener…yg gentelemen dong…finance klo ketemu sma pak gingin katanya cuma haha hehe ya kaya kuda…ga kaya di disini…he he

  221. Syaikhul Ashror mengatakan:

    Bismillah…terima kasih atas segala perhatiannya, sikap seorang satria itu bicara apa adanya, tidak menyembunyikan identitas, bicara yang baik-baik, menghujat orang tanpa landasan bukti yg otentik sanksinya akan berbalik sendiri, garam bayar garam, baik dibayar baik, buruk dibayar buruk, wallohu’alam saya yakin hati kecil anda merasa berdosa bekerja di finance, dan itu yakin akan selalu menghantui anda, masyarakat kecil yg menangis karena motornya diambil paksa padahan cicilan udah banyak, ga tau lg sakit ato bangkrut ga bisa nyicil pasti di eksekusi, ungkapan anda memang hasil jerih payah anda memeras rakyat…pasti bahasa dan etikanya ga enak, karena yg dimakan dan isi hatinya juga yg kaga enak semua…emang enak kerja di lising…

  222. AU mengatakan:

    ternyata banyak DC yang nongkong disini kayaknya. saya hafal betul dengan gaya bicayanya yang menggiring orang untuk merasa bersalah secara psikologis. agar konsumen merasa berdosa saat menunggak hutang. saya pernah stress gara-gara pendekatan psikologis DC, karena secara hukum pasti kalah dalil.

    tujuannya cuman 1, yaitu agar dapat komisi apapun caranya. klo nggak gitu mau dapat gaji dari mana DC itu. kan DC gak ada gaji pokok atau tunjangan lainnya. mau aja di goblokin oleh yang punya agen. kerja harus ada kontrak n gaji kan?????

    oh ya….. semuanya dari penyitaan motor yang menyalahi aturan itu, DC
    pasti dapat fee antara 1-1,5 juta perunit.

    maka dari itu, apapun akan dilakuan sekalipun menyalahi aturan dengan tekanan, ancama dan intimidasi yang benar-benar OMONG KOSONG TAI KEBO.

    saya pernah menghadapi 4 dc sendirian tanpa pengacara atau siapapun. dengan dasar hukum yang benar, mereka pulang ketakutan.

    saya juga pernah berhadapan dengan head collector yang posisinya berada diatas DC jalanan. nggak berkutik juga.

    semua atas dasar hukum yang benar.

    • hilda mengatakan:

      trus gmn kang?apa wkt menghadapi mreka akang ttp ongkang2 aja krn ngerti mslh hukum lantas utangnya di samarkan?alah cemen hadepin DC ntar jg pulang dgn ketakutan ini…

      • juki mengatakan:

        klo udah ngerti masalah hukum trus ga bayar hutang sih sm aja bohong..
        saya jg yakin klo udh minta perlindungan rata rata tetep aja males bayar hutangnya..gmn itu?

    • Debitur mengatakan:

      hahahah kayaknya si AU ini mantan collector internal terus karena fraud (unprosess) kemudian jadi DC, terus suka gadaikan barang tarikan lalu ketahuan terus gabung ke LPKSM biar dapat uang…..wakakakakak…..

    • ABU mengatakan:

      wah ada dasar hukum untuk ngemplang ????!!!
      Aku juga mau dong, biar tiap hari cai hutrang kiri-kanan…. dasar edan

    • ABU mengatakan:

      wah ada dasar hukum untuk ngemplang ????!!!
      Aku juga mau dong, biar tiap hari cai hutang kiri-kanan…. dasar edan

  223. Ahmad akbar mengatakan:

    Pak Gingin anda suka bawa-bawa Islam, seharusnya anda sarankan terhadap orang-orang yang terlanjur punya hutang ke leasing,pegadaian, ataupun bank dan mengadu ke anda untuk segera melunasi hutangnya,bukan disuruh supaya jangan bayar hutang atau mencuci otak mereka supaya mengabaikan hutang. ( gingin gingin nggak beneur kamu sadar dan mikir donkkkk )

  224. suparno mengatakan:

    klo bnyak debt/survey yg bermasalh mungkin itu oknumnya lapor aja ke polisi
    hutang ttp utang mau dirubah posisi gmn jg ttp utang,lantas kalo ga kebayar mau di bw ampe mampus y tuh utang?emang klo dah akad kredit motor/mbil dah di tangan dah gt aj?biar aja ga byar?enak ajao lo…mang nya lo makan tiap hri ma hukum n uud?perdata/pidana?utang ttp btuh penyelsaiannya…mksd ente halal ya utang ga bayar udah di biarin aja?ente yg justru bakal bkin org kesesat di alam kubur nanti gara2 boleh ga bayar utang…entah itu riba ato apalh istilahnya klo ga mau ambil resiko ma aturan leasing,bank ato pegadaian ya jgn utang..simple!!!
    hahaha…pembela kebenaran yg embel2nya UUD,pasal,fidusia ato apalh…
    ormas2 yg bwa nilai islam tp ga ngerti tentangf hukumnya taunya cmj sebatas riba aja.coba tilik lebih jauh lg bung tnntang utang,kytnya ente islam…

  225. suparno mengatakan:

    hutang ttp utang mau dirubah posisi gmn jg ttp utang,lantas kalo ga kebayar mau di bw ampe mampus y tuh utang?emang klo dah akad kredit motor/mbil dah di tangan dah gt aj?biar aja ga byar?enak ajao lo…mang nya lo makan tiap hri ma hukum n uud?perdata/pidana?utang ttp btuh penyelsaiannya…mksd ente halal ya utang ga bayar udah di biarin aja?ente yg justru bakal bkin org kesesat di alam kubur nanti gara2 boleh ga bayar utang…entah itu riba ato apalh istilahnya klo ga mau ambil resiko ma aturan leasing,bank ato pegadaian ya jgn utang..simple!!!
    hahaha…pembela kebenaran yg embel2nya UUD,pasal,fidusia ato apalh…
    ormas2 yg bwa nilai islam tp ga ngerti tentangf hukumnya taunya cmj sebatas riba aja.coba tilik lebih jauh lg bung tnntang utang,kytnya ente islam…

  226. Eka WS Rec KRW mengatakan:

    Coba LSM Al Jabar . Al Hikam buat Leasing jg dong sesuai dengan Syariat Islam…………. supaya Islam bagus …. ga boleh ya pakai nama utk kepentingan perut aja ….. pasti Ummat setuju ….. minta dana dari Arabbbb kali yaaa…

  227. Uung Nursito mengatakan:

    Ass.Wr.Wb …. Memang pasti ada Oknum dari Finance khususnya DebtColl, tapi saat ini di Indramayu khusus nya terjadi : Kolektor datang saat nasabah menunggak dan saat itu nasabah memberikan kertas yg isi nya Kendaraan sdh di over ke X lengkap dn KTP dan no HP, saat itu di tlp maka si X menjawab dgn baik, silakan datang kesini sy mau byr, sesampainya disana ternyata Kolektor di giring ke sarang mereka ( org nya berbadan Jumbo dan Hitam biasa nya) dan mendapatkan kalimat Sbb :,”kamu kan kerja cari uang ya …. kalo msh sayang sama keluarga kamu plg aja sambil kasi ongkos bensin atau mreka minta kendaraan di tebus dgn nilai antara 2 – 5 jt tergantung jenis dan modal mereka mungkin… , dan masih byk lagi cerita kelakuan mereka ” sekarang anggap lah Finance Bobrok dan Yahudi biadab tapi bagaimana mereka ( LSM dengan nama Islam ) yg meng atas namakan ke adilan, UU perlidungan kosumen Dll, lebih biadab mana ya !!! setelah kendaraan diambil oleh si hitam besar. tetap aja hutang nya ga selesai sampai dia mati ! hutang adalah wajib ! oh yaa dia punya makerting yg khusus utk cari nasabah yg sdh kesulitan byr…. ada fee nya lu,ayan lho…. wasalllam ……….

  228. Ahmad akbar mengatakan:

    TITIP BUAT PAK. GINGIN YTH:

    SUBHANALLOH, MENURUT SEPENGETAHUAN SAYA SETIAP MUSLIM YANG MENINGGAL DUNIA DARI PIHAK KELUARGA MUSLIM TERSEBUT SUKA MENGUMUMKAN KEPADA, PARA TETANGGA, SAUDARA, FAMILI, ATAU PIHAK LAIN YANG MEMPUNYAI SANGKUTAN UTANG PIUTANG AGAR SEGERA MENGHUBUNGI PIHAK KELUARGA, UNTUK PENYELESAIANNYA SECEPATNYA, AGAR PIHAK YANG MENINGGAL TIDAK MENJADI BEBAN DI ALAM KUBURNYA, OLEH KARENA ITU ALANGKAH TIDAK LUCUNYA APABILA ADA PIHAK YANG MEMBEKINGI PAHAK YANG MEMPUNYAI HUTANG PIUTANG UNTUK TIDAK MEMBAYAR, ATAU MENGANGGAP SEPELE MASALAH TERSEBUT.

  229. Achmad akhbar mengatakan:

    pak gingin jangan mencuci otak dengan mempropaganda membalikan fakta dengan tujuan supaya utang jangan dibayar ( UTANG ADALAH UTANG TETAP HARUS DIBAYAR). terimakasih mohon diperhatikan

  230. Achmad akhbar mengatakan:

    subhanaloh sepengetahuan saya setiap orang meningal khususnya kaum muslim dari pihak keluarga yang taat menjalankan ajaran islam suka mengumumkan kepada para tetangga pamily saudara ataupun pihak yang lain apabila yang bersangkutan mempunyai utang piutang agar menghubungi pihak keluarga untuk penyelesaiaannya dikarenakan utang piutang terbawa mati orang yang meninggaloleh karena itu menurut saya alangkah tidak lucunya apabila ada yang membekingi masalah utang piutang untuk tidak membayarnya( TITIP BUAT BAPAK GINGIN YANG TERHORMAT)

  231. Achmad akhbar mengatakan:

    subhanalloh sepengetahuan saya setiap orang meniggal dikaum muslim khususnya yang taat beribadah dari pihak keluarganya suka mengumumkan kepada para tetangga pamily kerabat atau pihak manapun apabila yang bersangkutan mempunyai sangkutan utang piutang mohon untuk mengkonfirmasikan kepada keluarganya untuk penyelesaiannya dikarenakan menurut hukum islam orang meninggal dunia masih mempunyai sangkutan utang piutang menjadi beban kepada yang meninggal dunia. maka dari itu buat apa untungnya membekingi orang yang punya sangkut paut masalah utang piutang dengan maksud orang yang bersangkutan terbebas dari utangnya tidak ada dalam agamanya( TITIP BUAT PAK GINGIN).

  232. Nur Zamzam mengatakan:

    ass pak gingin…….saya harap agama islam jangan di jadikan kedok untuk cari keuntungan semata. INGAT GARAM BAYAR GARAM, UTANG BAYAR UTANG.

  233. Nur Zamzam mengatakan:

    Saya kira oknum LSM-ALHIKAM adalah saudara Gingin sendiri dia bicara hadits tapi dia juga seorang penipu ulung yang mengatasnamakan agama ISLAM , kita negara Republik Indonesia bukan NII bung.

  234. joko mengatakan:

    saya rasa LSM ini tdk ada manfaatnya, hanya menipu masyarakat, sudah bnyk bukti… Kalian mempermainkn masyarakat untuk mencari keuntungan. Gunakanlah pengetahuan hukum itu untuk membela kebenaran..memajukan negara.. Bukan malah membela org yg brsalah tdk mw membayar hutang…

    • Moch. Ansory mengatakan:

      Maaf Mas Joko sebenarnya kamu yang nggak ada gunanya, Kalau Hutang itu mas Joko “Wajib dibayar”, di Indonesia ini 90% penganut agama Islam dan semua tau itu (hutang wajib dibayar) Yang dibela LPK adalah Hak-Hak Konsumen Pemakai barang dan jasa, Karena hutang nunggak, mertua dimarahi, istri dimaki-maki oleh Debt Collector, Kendaraan Dirampas tanpa Prosedur , anda diam aja ? betul-betul Anda tidak berguna mas Joko, jadi apa negara ini kalau semua rakyat seperti anda ? anak cucu kita nanti akan terpuruk karena ketidak pastian hukum di negri ini, semoga mas joko sadar dan ikut berjuang membela yang benar, jangan membela yang bayar ya mas…

  235. harly mengatakan:

    pak AU.. Maaf kalian juga cr duit kan?

    • AU mengatakan:

      maaf harly, saya bukan dari lpk atau semacamnya. saya hanya pengusaha yang 2 tahun bangkrut dan menanggung hutang sebesar 2 milyar. 50 orang karyawan pun harus saya rumahkan. dan saat itu nasib saya berada di tangan DC. banyak aset yang disita dengan ancaman untuk dipenjara dengan pasal penipuan-penggelapan dan intimidasi dari DC yang ternyata semuanya hanya kehong belaka.
      karena ketakutan atas ancaman DC, saya stess-depresi sampai mau bunuh diri, istri saya pun stroke. ini nyata Harly.

      saat itulah saya mulai belajar untuk memahami semuanya, yang ternyata banyak hal yang salah, yang dilakukan oleh FINANCE dan DC, diantaranya:

      - ternyata polisi tidak menangani masalah perdata. jika memang ada pelaporan justru anda yang merampaslah yang kena pasal 335, 365, 368.

      - klausul baku yang dilarang dilarang menjadikan perjanjian batal demi hukun tetap dipakai ileh finance. goblokkan, padahal udah tau batal demi hukum. saya awalnya tidak mengerti.

      - dan yang paling penting, semua pasal dalam klausul baku, semuanya bertentangan dengan KUHPpidana dan KUHP perdata

      - fidusia yang anda pakai sebagai dasar perjanjian tidak pernah disaftarkan, yang artinya konsumen tidak bisa dikenakan pasal2 dalam fidusia

      - dan masih banyak lagi.

      harly, hukum dan undang-undang yang berbicara.
      karena untuk masalah ini saya telah berkonsultasi sendiri dengan :
      - polda jatim = untik masalah pdana
      - DEPKUMHAM = untuk masalah perjanjian fidusia yang tidak terdaftar
      - KPKNL = untuk masalah lelang
      - BPSK = untuk masalah penyelesaian sengketa kosnumen

      semua sudah sangat jelas, bahwa banyak pelanggaranyang dilakukan oleh Finance dan DC secara sadar.

      pertanyaan saya sebelumnya belum anda jawab, harly. tolong dijawab ya……
      itu hanyapertanyaantentang logika sederhana…

      • Debitur mengatakan:

        Saya kasih tahu ya….TIDAK SEMUA klasula baku itu dilarang, perjanjian antara lembaga finance dengan debitur adalah sah. Karena ketika debitur akan menandatangani perjanjian dia memiliki pilihan untuk tidak menyetujui dan menyetujui perjanjian yang sudah dipersiapkan. Nah biasanya ketika debitur itu wanprestasinya gak karuan dan sudah gadaikan barang jaminan hutangnya dia lalu berbalik arah gak pernah baca, gak pernah dijelasin. Hakim tentu tidak bodoh untuk menilai debitur yang mendalilkan bahwa itu klasula baku yang dilarang.

        Jadi kalau mau membeli kendaraan secara angsuran, BACA, TELITI, kalau gak setuju yang cari finance lain, atau pinjam koperasi dulu baru beli kendaraan.

        Soal pendaftaran fiducia dalam undang-undang hanya mencantunkan kata wajib, jadi mau didaftarkan fiducianya kapan-kapan yang boleh aja. Siapa yang salah gak ada yang salah, lha wong UU FIducia ngomongnya gitu….

  236. helmi mengatakan:

    Assalamu’alaikum: sebetulnya saya sendiri sudah tlp ke no komnas PK-PU , saya berterima kasih saran dan solusinya yg telah di berikan dan mudah2an bisa saya tindak lanjuti sesuai arahan bapak2 berikan.tapi munggkin ada baiknya saya tulis juga di sini sekedar sharing dan minta pendapat..yg sejujurnya sya sendiri sedikit banyak butuh masukan lebih banyak tentang leasing juga hak dan kewajiban kita sebagai konsumen.dan kasus saya seperti ini:
    tahun 2009 saya ambil motor kredit pulsar 200cc dgn uang muka 5.000.000 ke o**o pertama saya pertama saya liat brosur saya kurang minat lantaran cicilan tinggi seminggu kemudian saya di tlp lagi katanya harga turun dan saya liat benar cicilan turun dan harga mtrnya pun dari 21.400.000 menjadi 21.000.000… jdilah saya kasih uang muka 5.000.000 dan aku masih ingat cicilan waktu itu kepala 7ratusan… ternyata motor belum ada alhasil kita menunggu sampai 2 minggu dari janji 2 hari datang.saya berfikir kok jadi terasa mahal perasaan cicilan bukan 879.000 selama 35 bulan… dan saya abaikan itu mungkin saya lupa… ketika saya bergabung dgn klub motor pulsarian di tasikmalaya barulah saya sadar bahwa betul cicilan saya paling mahal itu juga di ungkapkan oleh penagihnya “kok ini cicilan lebih mahal 100 rebuan beda sama yg lain?” baru kalu ini ambil cicilan yg mahal padahal uang muka 5.000.000″
    berangkat dari sana mulailah saya buka buka lagi arsip dulu,brosur dan minta pendapat ke deler bajaj sendiri juga ke temen yg kebetulan 2 orang kerja di leasing juga.alhasil betul kemahalan..dan di brosur thn 2009 TIDAK ADA CICILAN YG SAMPAI 879.000 meskipun uang muka 4.000.000.artinya perasaan dulu saya kepala 7 betul terjawab..
    yg saya lakukan:
    1. mengadukan ini ke pihak o**o dan bicara langsung dgn pimpinannya dia menyarankan mencari seles dulu…aku sudah komunikasi dgn selles bajaj ku dulu dan dia mengatakan “ga mungkin pihak deler atau salles manaikan harga karna ajuan sesuai dgn brosur,biasanya ada permainan di supreyor”
    2. bulan kedua saya menghadap lagi ke o**o dam bicara tentang hasil yg di dapat dari pembicaraan seles dan pegawai deler yg dulu (soalnya deler baja penggantian pegawai)
    di bukalah data tertera di sana uang muka 4.800.000 bukan 5.000.000 harga waktu saya kredit 21.000.000 saya perlihatkan brosur yg sebelum turun harga dan masih mahal.tak ada cicilan 879.000 meskipun uang muka 4.000.000 3 tahun.dan pihak o**o akan menindak lanjuti masalah ini…(malah saya yg cape cari supreyornya bukankah kita konsumen?artinya kita komplen dan silahkan pihak dia mencari dan menyelesaikannya ke pegawainya)
    sebulan berselang tidak ada kabar sedikitpun sampai akhirnya saya kecelakaan sampai otot kaki lutut saya putus dan mengharuskan istirahat total 3 bulan (tulang goyang sama sekali ga bisa berdiri) datanglah debt kolektor meminta cicilan sambil minta waktu kapan dan akan di ambilnya motor tersebut.
    saya berpikiran pihak leasing sengaja nunggu waktu seperti ini penjemputan dgn kata lain tak mau memberikan kebijakan kelebihan dan kesalahan hitungan.dan kita harus telan bulat bulat kesalahan mereka dgn dalih sudah teken kontrak tak bisa di robah…cicilan saya sudah berjalan 19 kali (879000).jujur saja dgn keadaan fisik saya seperti ini dan jangankan untuk bekerja membeli obatpun yg selangit harganya kita tidak mampu..dan pasrah… meskipun teman2 sesama biker motor bersedia membantu..pikirku klupun di bantu dan mesti keluar duit aku sudah ga mungkin mampu bayar untuk saat ini,saya sadar kok akan hal ini tapi setidaknya mungkin seandainya ada kebijakan dari pihak o**o yg mau mengembalikan kelebihannya itu mungkin motor selamat dan keburu saya sembuh bekerja lagi untuk cicilan kedepan.seperti sudah jatuh tertimpa tangga… keadaan sekarang.dan sesuai bapak bapak di komnas segera saya akan ikuti sarannya dan mudah2an bisa membantu saya dan keluarga saya semaxsimal mungkin..trima kasih sebelumnya

  237. NANANG HAETANTOE mengatakan:

    minta lamat dan struktur LPK Komnas PKPU di slawi/Tegal pak

  238. NANANG HAETANTOE mengatakan:

    Dengan Hormat:
    Kepda:
    Ketua Komnas PKPU pusat
    Di
    Tempat

    mau tanya pak saya minta alamat LPK Komnas PKPU cabang Slawi/Tegal dengan struktur organisasinya,

    terimaksih sedahnya dan sebelumnya

    jaya terus LPK Komnas PKPU

    • Moch. Ansory mengatakan:

      Maaf Terlambat membalas, Kantor KOMNAS PK-PU INDONESIA Slawi Di Jl. Kutilang No. 02 Ds.Pedeslohor Rt.01 Rw.04 Kec. Adiwerna Kab. Tegal.

      STUKTUR Pengurus :

      1. Istanto Ketua Cabang Slawi
      2. Achmad Arifin Pengawas
      3. Purwadi Pembina
      4. Edi Purwanto Sekretaris
      5. Susminah Bendahara

      Semoga bermanfaat.

  239. asera mengatakan:

    selamat pagi…bung aku mau tanya…melihat segala kondisi yang sudah tertuang diatas,lantas bagaimana qt yg sudah terlilit hutang lantas semua usaha sudah dikerahkan untuk byr hutang tp semua nihil…bgmnpun jg hutang ttp hutang,hutang berkaitan dgn hukum perdta dan ada di agama.. .hutang ttp akan ketagih wlau tdk di dunia.lantas bgmna pnylesainnya jk org yg sudah terlilit htng tp tidak bs membyarnya?sedangkn pihak pembiayaan ttp akan brusaha menyelesaiknnya…

  240. SAMY mengatakan:

    saya tidak mampu lagi membayar KTA saya di BTPN karena usaha saya anjlok. sudah ada sekitar 8 bulan macet. total apa yang harus saya perbaut sedangkan saya tidak punya uang untuk melunaskannya. bahkan untuk makanpun susah. apa yang saya harus perbuat.

  241. harly mengatakan:

    buat pak ari widodo, kalo mtor di gelapkan atau dilarikan org kan tetap wajib buat laporan kehilangan ke polisi stmpt.. Dan apabila syarat2 laporan trsebut sudh lengkap lgsung ajukan ke pihak leasing… Apabila asuransi menolak krn bukan kasus pncurian murni, memang asuransi tdk dpt.. Namun pihak leasing tdk akan menagih hutang bpk.. Krn bpk sudah ada laporan kehilangan dr phak polisi, biasanya bgitulah peraturan di leasing kami…

    • AU mengatakan:

      aturan dalam bibir mungkin??!!! sampai mati, tagihan pasti akan diminta. padahal sudah dijelaskan dalam KUHPerdata, bahwa benda jaminan yang hilang atau musnah tanpa kesengajaan, pengutang bebas dari beban pembayaran. hukum dan UU yang berbicara. tetapi biaya asuransi yag seharusnya untuk mengcover debitur malah di potong untuk biaya cicilan sampai lunas. jelas yang rugi konsumen, finance tidak mau rugi sepeserpun. malah terkadang, sudah laporan kehilangan tetap saja ada tagihan yang datang. DC lagi yang datang.
      jika tidak memahami banyak hal, jangan bohongi masyarakan dik!!!!

      • debitur mengatakan:

        digadaikan terus ngaku ilang dan lapor ? hmmm ati-ati entar malah disidik buat laporan palsu…..soale banyak yang ngaku ilang kendaraan berikut stnknya, padahal mah digadaikan….

        soal musnah tanpa kesengajaan, kudu dibuktikan dulu apa unsur ketidak sengajaannya ada apa gak, jangan karena ada aturan seperti itu bilangnya musnah karena tidak sengaja, padahal DIGADAIKan…..lagu lama lah itu….

  242. harly mengatakan:

    saya juga punya kredit… Karena sy punya tgg jawab n hati nurani, angsuran gk prnh telat sy byr.. Malah uang belanja istri yg sy tunda.. Karena sy menghargai rekan2 yg krja di leasing… Bgitu sulit, dgn gaji yg tdk sepadan, pdhl kami lulusan sarjana, jd buat LSM ini gunakan hati nurani kalian, buat konsumen jgn wktu permohonan kredit aja baiknya kayak priayi… Tp giliran wktu byr brbagai cara untuk menghindar! Jadi manusia harus legowo, kalo gk sgup pasti kami kasi toleransi, 1bln, 2bln,3 bln, apa blm ckup? Pdhal br cicil 1x atau 2x. Malah sma sekali blm byr? Resikonya kami karyawan yg survey kena SP dr perusahaan… 3x sp kna PHK, apa kalian tdk mikir anak istri kami mkan apa?

    • AU mengatakan:

      ini dia contoh karyawan finance yang bodoh dan tidak punya hati nurani. dikatakan bodoh karena, sudah tau sarjana kok masih mau jadi karyawan finance dengan gaji kecil. jangan mengeluh dik!!!!! orang jual cilok keliling aja yang lulusan SD bisa dapat uang lebih banyak dari gaji anda. MALU ya kerja gak pake seragan n tanpa jabatan. lebih bodoh lagi, seluruh karyawan finance menjadi corong pembodohan oleh finance dengan bayaran kecil tapi loyalitas tinggi, dengan membodohi seluruh konsumen. jelas-jelas perkara perdata tidak bisa dipidana, kok selalu saja diancam pidana. goblokkan!!!!!???
      dikatakan tidak punya hati nurani karena, sang istri yang punya hak lebih atas gaji, harus di tunda belanjanya. MAU MAKAN APA COBA???? APAKAN JIKA ANAK ANDA SAKIT DAN BUTUH BIAYA JUGA AKAN ANDA TUNDA BIAYA PENGOBATANNYA??????

      • AU mengatakan:

        coba anda memilihnya!!

        saat anak atau istri anda sakit dan membutuhkan biaya pengobatan selama 5 bulan lamanya, sakit paru-paru misalnya, atau patah kaki akibat tertabrak. sedangkan atas hati nurani berkewajiban untuk membayar cicilan kredit motor atas upaya menghargai rekan2 yang bekerja di leasing.
        Dengan gaji pas-pasan, manakan yang anda pilih????

        Pilihan Pertama :
        tetap membayar cicilan motor dan menunda mengobatan anak dan istri, karena hati nurani dan penghargaan terhadap sesama rekan kerja.

        Pilihan Kedua :
        segera mengeluarkan biaya pengobatan anak dan istri berapapun banyaknya. tentang cicilan motor, bisa ditunda sampai bisa membayarnya kembali. agar supaya sepeda motor sebagai satu-satunya nyawa tranportasi anda masih bisa dimanfaatkan. tanpa penyitaan ayang menyalahi aturan. tentunya sebagai karyawan leasing anda tahu caranya.

        Pilihan Ketiga:
        menyerahkan sepeda motor karena sudah tidak bisa membayarnya. yang berakibat, kehidupan anda akan semakin terpuruk. istri dan anak sakit, anda sendiri tidak bisa bekerja karena sudah tidak memiliki sepeda motor. karena anda merelakan untuk disita.

      • wahyudi kusuma mengatakan:

        au mungkin kamu yang bodoh, selama ini tidak ada perusahaan yang mau mempekerjakan kamu jadi kamu mencari duit dengan cara lain orang yang sangat kasiahan kamu, hayang duit mah gawe kang. sok ngerti tapi ga kepake di perusahaan ato dipemerintahan itu namanya orang bodoh kan

  243. harly mengatakan:

    kami karyawan leasing juga bekerja makan gaji, apabila konsumen kmi nunggak kmi yg kena finalti dr perusahaan, kami juga punya hati nurani, kmi selalu kasi solusi ke konsumen, smpe2 apabila ada konsumen angsuran yg kurang kmi tomboki, tp apakah mereka punya hti kalo kmi kena skor atau finalti gaji apa bila mreka nunggak, masa bru 1x dn 2x byr udh nunggak? Jd slh siapa?

    • AU mengatakan:

      inilah trik-trik untuk membuat pertautan psikologis konsumen luluh jika mendengar keluhan DC, yang kena pinalti lah, yang kena SP lah, yang tidak dapat gaji or bonus lah, dan segudang keluhan lain yang bisa membuat konsumen IBA atas nasib DC. mau kerja jangan mengeluh dik!!
      tipe DC yang persuasif seperti inilah yang mempermaikan hatil nurani konsumen dengan berusaha menyentuh sisi kebaikan manusia, ternyata lebih berbahaya dari pada DC yang emosional.
      karena jika kita mengertak balik DC yang emosional, pasti akan berpikir 2X untuk mengertak kita lagi. tetapi sangat susah untuh menghindar DC bertipe “ember” seperti ini. butuh wawasan yang luas untuk mengalahkannya

    • ABU mengatakan:

      Mas Harly, yang suka ngemplang hutang, hati nuraninya pasti bermasalah. Selamat berjuang Mas Harly, hati-hati sekarang banyak sindikat yang mengelapkan objek jaminan fidusia dengan kedok perlindungan konsumen…haha

  244. ari widodo mengatakan:

    saya mempunyai masalah dengan fif, waktu dulu sepeda saya dibawa lari orang tapi pihak asuransi menolak, akhirnya saya nggak mau bayar cicilan yang kurang 9 x hampir 4 tahun .tapi bulan desember 2010 saya dikirimi surat dari advokat fif jika tak membayar akan dilaporkan polisi dengan pasal 372 penggelapan, dengan terpaksa saya membayar sisa tunggakan pokoknya saya , tapi dendanya hampir 23 juta nggak saya bayar.
    terus saya tanyakan gimana bpkbnya sampai sekarang nggak ada jawaban dan keputusan.
    yang saya kuatirkan dendanya itu masih menghantui saya juga bpkbnya, kuatir sewaktu-waktu ditagih lagi. mohon saran dan masukannya. terima kasih

  245. komnas PK-PU mengatakan:

    Kalau memang demikian anda bisa laporkan kepada polisi yang terdekat tindakan sewenang – wenang dan melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan ada pasalnya biar pihak yang bersangkutan dipanggil untuk mempertanggung jawabkan segala prilakunya coba anda baca juaga” http://majalahgugatankonsumen.blogspot.com “semua ada disana mengenai refrensi atau aturan yang menjerat para pelaku usaha yang merugikan konsumen atau hub Bpk Ansory melalaui Hpnya .,,insyaalah ada jalan keluar untuk masalah saudara

  246. SUJIADI mengatakan:

    saya sujiadi dari situbondo jawa timur. sekarang ini saya mengalami masalah terhadap motor saya. saya ngredit sepeda motor merek menerva melalui adira. saya kecewa saya sakit hati. dan benar benar trauma,kessel terhadap kolector. padahal saya sudah tinggal 5x anggsuran. kemarin masih belum jatuh tempo anggsuran saya telat 2bulan. saya benar2 bingung,takut,pusing cari uang untuk bayar angsuran, akhirnya dijalan situbondo ada 12 kolector langsung merampas sepeda saya. ya allah kejam sekali dalam pelayanan dikantor pada waktu itu. membentak saya,memarahi saya,ada alasan di blokir dan lain sebagainya. padahal sepeda itu sangat saya butuhkan untuk aktivitas culiyah,,tapi tidak ada ampunan dari adira. ngotok untuk menyita sepeda saya. pada waktu itu ibu bapak sakit, sepeda di rampas, berbarengan dengan semesteran,ppl. saya sudah putus asa untuk cari uang tebusan, kebarat ketimur cari pinjaman untuk menebus sepeda. tapi tidak ada. akhirnya ada tetangga sya ngasih pinjaman untuk menebusnya.malah di persulit lagi oleh adira….. sekarang ini sudah di tebus, sehingga tinggal 5x angsuran.. tapi dari pihak kolektor toh dijalan,kerumah selalau datang untuk cpet bayar, klau tidak bayar akan terblokir…. sampe sekrang saya harur bagaimana? kena pihak adira tidak ada toleransi melihat keadaan ekonomi yang sangat pas2san…….? saya benar bena minta bantuan kepada perlindungan konsumen supaya menindak lanjuti aksi kolektor yang kurang ajar,diktator,memeras,dan segera ditangani dan diberikan hukuman dan kebijakan setegas tegasnya…………. saya benar benar butuh pertolongan dari PK

  247. Isye mengatakan:

    ass.wr.wb
    Saya telah membeli 1 unit mobil niaga dgn cara leasing/kredit melalu jasa pengkreditan ACC di Surabaya, saya sdh membayar 8x cicilan / angsuran mobil tersebut kepada ACC di Surabaya. Jujur saja, ekonomi saya saat ini sdng menurun karena pekerjaan / proyek yang sepi. Setiap bulan saya diharuskan membayar cicilan tsb sebesar Rp. 3.500.000,-. Saya sdh meminta keringanan dari pihak ACC Surabaya untuk memberikan waktu keringanan untuk melakukan pembayaran, tetapi dari pihak ACC Surabaya tdk mau tahu-menahu, bahkan mereka (pihak ACC Surabaya) memberikan denda kpd saya sebesar Rp. 500.000,- apabila pembayaran telat 1 – 2 hari. Bahkan mereka (ACC Surabaya) akan datang ke rumah saya & melakukan penyitaan mobil. Saya sempat frustasi sekali dgn kejadian trsebut. Mohon bantuannya pak Ansory. mohon di balas ke email bikers_sbbc2004@yahoo.com , terima kash.

  248. ali mengatakan:

    ass.wr.wb
    mohon penjelasan,bagaimana saya bisa mengadukan perlakuan leassing yang seperti preman ke KOMNAS PK-PU.
    apa saja persyaratan yang di butuhkan?
    dan mohon maaf saya mau nanya apakah ada biaya yang harus saya bayar,kalo saya harus minta bantuan KOMNAS PK-PU ?
    mohon minta alamat KOMNAS PK-PU di kediri.

  249. Stefanus Bambang mengatakan:

    Bpk. Ansory, kalo msh ingat sy Bambang yang dulu menjadi cabang LPKSM Jatim di kab. Blitar bersama aris sugito sekitar thn 2008, sekarang sy menetap di semarang – jateng, di Semarang sdh ada kantor cabang belum pak???, banyak hal hrs diperjuangkan sehubungan penegakan UU no. 8 tahun 1999…sy tunggu jawabannya, Trmksh.

    • Moch. Ansory mengatakan:

      Selamat berjumpa kembali Rekanku, alamat disemarang kalau tidak keberatan dikirimkan ok, kami sering lewat semarang lho.
      Untuk Cabang disemarang ? kebetulan belum ada, Bpk. Bambang berminat buka cabang disini kami sangat berterima kasih, Thanks

  250. kaseenoer mengatakan:

    Mungkin ini agak terlambat tapi yang namanya mencoba tidak ada salahnya.
    saya pernah bermasalah dengan sebuah leasing di wilayah depok jawa barat.
    waktu itu saya kredit sebuah sepeda motor dengan tenor 29 bulan dan saya sudah membayar 9 bulan.
    dikarenakan pekerjaan mulai berkurang saya mulai sering terlambat. dan akhirnya sampai 5 bulan salah telat membayar. saya sudah mengajukan penundaan namun akhirnya saya menyerah dan saya harus merelakan motor saya digelandang dept collect. meski miris rasa hati.
    nah begitu saya membaca site ini saya jadi sadar kalo selama ini saya diperdaya dengan surat perjanjian yang salah kaprah. dengan klausul baku dan lain sebagainya.
    pertanyaannya :
    Apakah kasus saya masih bisa diangkat untuk dijadikan tuntutan meski kendaraannya sudah dikembalikan ?
    mengingat kalo ditilik dari pasal-pasal yang memberatkan leasing saya dalam posisi benar.

    terima kasih
    salam sukses unuk PKPU

    • ABU mengatakan:

      Perjanjiannya salah kaprahnya disebelah mana mas?
      kasus anda masih bisa diangkat untuk dijadikan tuntutan meski kendaraannya sudah dikembalikan; tapi ada dasar hukum yang bisa memenangkan anda dalam kasus in??? i anda sudah cedera janji, y motor pasti ditarik.

      pasal-pasal yang mana yang membenarkan posisi anda ??????

  251. chris dean mengatakan:

    saya mau tanya untuk menjadi anggota pkpu gimana caranya dan jika menjadi anggota pkpu apakah saya juga mendapat perlindungan oleh pkpu itu sendiri

  252. lpksm aceh tamiang mengatakan:

    Assalamualaikum….? mohon bantuannya…? kirimkan kami keputusan dirjen kelistrikan dan ESDM no 318-12/20/600.1/2008 tentang pengesahan keputusan tentang penertiban listrik P2TL. ke email : lpksm_acehtamiang@yahoo.com

  253. dedy mengatakan:

    mohon penjelasannya, apakah mengenai keberadaan Komnas PK-PU ini hanya memperjuangkan hak-hak konsumen? soalnya dari apa yang saya baca mengenai lembaga ini seakan-akan sama dengan LPKSM yang mana hanya memperjuangkan hak-hak konsumen tanpa memerhatikan juga perlindungan hukum bagi pelaku usaha yang menjadi korban konsumen yang tidak bertanggung jawab. Apakah apabila pelaku usaha ada yang merasa dirugikan oleh konsumen dapat juga melakukan pengaduan untuk meminta perlindungan hukum?? trimakasih banyak atas jawaban dan penjelasan yang diberikan…

    • Moch. syahrial mengatakan:

      Terimakasih atas Komentar Anda ,menyingkapi masalah anda,.. mungkin dari pihak kami sementara ini masih menagani masalah – masalah yang menyangkut perlindungan konsumen dan pelaku usaha dan dari permasalahan yang sering terjadi adalah pelaporan dari pihak konsumen yang merasa telah dirugikan oleh pihak pelaku usaha ,semisal intimidasi perbuatan diluar wewenang /perampasan atau perbuatan yang tidak menyenangkan yang seringkali dilakukan oleh pihak pelaku usaha dalam melakukan usahanya., bukan maksud kami membedakan antara pelaku usaha dan konsumen semuanya akan mendapat porsi yang sama dalam perlindungan hukumnya sesuai hak dan kewajiban kedua belah pihak dimana lembaga kami berusaha memediasi antara pelaku usahan dan konsumen sehingga tercipta hubungan yang lebih baik lagi dalam sektor bisnis dan usaha , dan sekarang kalau memang dari pihak pelaku usaha merasa dirugikan oleh konsumen bisa melakukan gugatan hukum atas tindakan konsumen tersebut yang diarasakan telah merugikan pelaku usaha ,kami juga akan menerima keluhan dari pelaku usaha bila dari pihak konsumen melakukan cara – cara yang tidak bertanggung jawab dan secara jelas telah merugikan pelaku usaha semisal pemerasan dan sebagainya karena tugas kami tidak terlepas dari amanat UUPK No 8 tahun 1999 yang mengatur dalam berbagai hal untuk perlindungan konsumen di Indonesia.

  254. itu sangat menarik untuk dibaca. Saya ingin mengutip posting Anda di blog saya. Hal ini dapat? Dan Anda et account di Twitter?

  255. Didik Prasetyo mengatakan:

    setelah Pimpinanan mengatakan telah melimpahkan persoalan ini ke Kepolisian, Pimpinan mengambil langkah untuk membuat tuntutan Ke PolRES Jember kepada ADIRA FInance dengan pasal 368 dan 365 tentang Perampasan secara Paksa.
    Yang Menjadi Pertanyaan saya :
    1. Apakah posisi kami benar di mata hukum dalam hal ini ?
    2. APakah kami bisa memenangkan perkara ini dengan mengenakan pasal 368 dan 365 kepada Pihak Adira Finance ?

    • ABU mengatakan:

      jelas anda salah mas, apapun alasannya anda tidak boleh main hakim sendiri, apalagi merusak kantor orang.

      tidak bakalan menang, karena Adira Finance mengambil motor anda bukan perampasan, tapi eksekusi jaminan fidusia…haha

  256. Didik Prasetyo mengatakan:

    saya tergabung dalam LSM yang masih terbilang baru, yang bergerak dalam menangani kasus perlindungan konsumen terutama sepeda motor macet. Beberapa Hari yang lalu saya di cegat oleh sekawanan kolektor dan mengambil paksa STN dan Sepeda saya yang kebetulan waktu itu saya melintasi jalan yang tidak begitu jauh dari ADIRA Finance Jember. Mereka Mengambil motor saya meskipun kontak tetap ada ditangan saya. Padahal Sebelumnya saya mengadakan perlawanan dengan menanyakan surat tugas dan Surat Penyitaan dari pengadilan serta Pasal – Pasal yang akan saya kenakan bila mereka menyita motor saya, namun mereka masih tetap bersikeras mengambil sepeda saya. Mereka juga menantang saya walaupun saya bilang bahwa saya merupakan anggota suatu LSM. setelah saya Laporkan ke Pimpinan, saat itu juga Pimpinan menginstruksikan kepada beberapa anggota untuk membuat perhitungan dengan ADIRA Jember. Akhirnya kami yang hanya 20 orang mengobrak – abrik Kantor Pusat Adira Jember dan mencari Excecutor yang menyita sepeda saya. Namun Pihak Adira pura – pura tidak tahu dimana Excecutor & STN tersebut berada. Kami Mengambil Sepeda Motor dari dalam kantor ADIRA dan Pimpinan Adira Merasa Takut sehingga meminta maaf kepada kami.
    Namun kami masih belum menerima STNK nya dan pihak Adira Finance akan Mengantarkan STNK tersebut keesokan Harinya. Setelah Kami Tunggu selama 2 Hari ternyata STNK tidak diantarkan kami mendatangi kantor ADIRA lagi dengan mengajak anggota 8 orang namun Pihak Adira sudah Melaporkan Perkara ini Kepihak Kepolisian dengan Tuduhan Penggelapan dan Penipuan.

    • ABU mengatakan:

      wah, kalau mengikuti cerita anda, saya tidak yakin anda dan temman-teman anda itu anggota LSM. dari cara-cara anda mengambil kembali motor di Adira Finance itu adalah cara-cara preman jalanan. kalau boleh tahu “LSM” anda itu bergerak di bidang apa?

  257. bagus santoso mengatakan:

    kepada yth:
    komnas PKPU
    ditempat

    saya bagus dari depok jawa barat ingin menyampaikan permasalahan saya mengenai cicilan hutang atau kredit saya yang macet di adira kredit,saya mempunyai 2orang anak satu baru berusia 40hari dan satu berumur 2 tahun,ceritanya begini pak..sy sblumnya mngeredit barang dari sumatra selatan..pada bulan oktober 2010 saya pindah kedepok kebetulan saya mempunyai duit lebih sehingga saya membayarkan uang cicilan 3bulan kedepan sampe bulan desember,namun pada bulan januari dan februari ini sy belum bsa membayarkan angsuran lagi karena belum ada uang,tetapi dari pihak adira mengancam dan memaki saya jika dalam 1minggu ini tidak dapat melunasi semua saya akan dilaporkan kepolisi dengan tuntutan hukuman 3 tahun,,sebenarnya sy sanggup membayar tetapi karena waktu itu duit saya kepakai buat biaya kelahiran anak saya jadi angsuran tersebut mennungak menjadi 2bulan,dan saya minta waktu sampe awal maret tetapi pihak adira tidak mau memberikan toleransi terhadap saya,yg mereka ingin smuanya ..padahal angsuran saya tinggal 5bulan lagi lunas..kira kira bagaiman solusi terbaiknya ..mhon bantuanya ..sbelumnya saya ucapkan terimakasih

    • Komnas PKPU mengatakan:

      Waaawaaahwaaaah Dept Colector ini seperti yang punya negara saja , bgt ya pak, saran dari Komnas PK-PU bapak beserta kelg.tidak perlu terlalu tegang, cemas, resah, kenapa bgt karena negara kita Negara Hukum bpk. Tips menghadapi mereka : 1. bapak tanyakan surat tugas msh berlaku atau sdh kedaluwarsa dan harus sesuai dng KTP nya. 2.Persoalan bapak dng Leasing tsb.adalah hutang – piutang jadi soal Perdata, bpk telah ditakuti oleh mereka. 3.Sampaikan Surat Edaran Kabareskrim No.Pol: B/2110/VIII/2009/Bareskrim tanggal 31 Agustus 2009 surat ini memuat 2 pokok yang hrs diikuti oleh Penyidik Polri :1. Pelaporan yg dilakukan oleh Debitur atas ditariknya unit jaminan oleh Lembaga Finance ketika Debitur wanprestasi, tidak boleh diproses oleh penyidik polri dengan pasal-pasal Pencurian, perampasan dll. 2. Pelaporan yg dilakukan oleh lembaga Finance ketika mengetahui Debiturnya melakukan pengalihan unit jaminan, tidak boleh diproses oleh penyidik polri dengan pasal-pasal Penggelapan dll. surat Bareskrim ini mempertimbangkan KUHAP dan UU No.8 Th.1999 Tentang perlindungan Konsumen. Apabila terjadi 2 persoalan diatas Penyidik hrs menolak proses laporan dan menyarankan kepada Pihak pelapor untuk diselesaikan di BPSK ( Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen ), sebetulnya msh banyak celah yang bisa disampaikan, ya tentunya bapak bisa berikan surat Kuasa kepada kami,baru kami punya kapasitas. salam Komnas PK-PU.

  258. Setio mengatakan:

    Kepada Yth.,
    KomnasPKPU
    di tempat

    Bismillah
    Saya ingin sekali masalah ini selesai, setiap siang dan malam saya berdo’a kepada yang kuasa “Apakah masalah ini bisa selesai atau siapa yang bisa membantu saya untuk menyelesaikan masalah ini”. Saya mempunyai 3 orang anak yang masih kecil2x dan butuh banyak biasa untuk sekolah dan kehidupannya. Hampir setiap malam saya tak bisa tidur hanya memikirkan masalah ini…”
    Saya mempunyai hutang ada di 3 bank ( Standart Chartered(KTA&KK),Bank Mega(KK) dan Bank BCA(KK)).
    Pada awalnya usaha saya lancar saja dan tak ada halangan utk menyicil, tetapi akhir2x ini banyak masalah dengan usaha saya. jangankan buat menyicil hutang buat makan saja saya kesulitan.
    terakhir salah satu debt Collector dari salah satu bank sudah mulai mengkonfirmasi terus tentang pembayaran saya. Pernah menelpon dan yang mengangkat istri saya, debt collector itu mengancam “kapan anda bisa membayar..!! jangan sampai saya menyuruh anak buah saya untuk menagih..!!!
    Istri saya sangat ketakutan sekali, padahal pembayaran saya belum jatuh tempo ?
    Saya mohon sekali pertolongan dan bantuannya untuk menyelesaikan masalah ini tanpa masalah. banyak di artikel mengatakan untuk membayar pengacara.. gimana saya mau membayar pengacara ? untuk makan anak saya saja saya bingung..
    Sekali lagi saya mohon bantuannya. lokasi saya ada di gunung putri bogor. Terimakasih

    • Moch. Ansory mengatakan:

      Kalau Kita Beragama Islam, Perlu disadari bahwa “Hutang itu Wajib dibayar” namun kalau benar-benar belum punya uang untuk membayar, kita haruslah kooperatif, datang kekantornya atau via telpon sampaikan bahwa Bapak/ibu saat ini sedang mengalami kesulitan keuangan (mintalah Waktu) dan mohon tidak melakukan teror dan intimidasi yang dapat membuat keluarga kami ketakutan dan kehilangan rasa nyaman, aman dan terganggu konsentrasi beraktifitas.

      Kalau sdh Kooperatif masih juga diteror dg telpon yang tidak sopan (arogan) rekam kata-kata yang tidak pantas dan laporkan kepada kantor Polisi terdekat dengan pasal 35 KUHP “Perbuatan tidak menyenangkan”, Insya Allah Teror-teror akan mereda dan aman, namun ingat Hutang Wajib dibayar, Ok semoga bermanfaat.

  259. irfana gautama mengatakan:

    maz ……saya ingin gabung dengan lembaga ini ,tapi posisi saya berada di wilayah indramayu. bagaimana caranya supaya saya bisa jadi anggota lembaga ini?

  260. Sawong ariep prabowo mengatakan:

    Bagaimn pak agus / pak ansory mengenai kejadian mbl sy mhn petunjuk

  261. agung mengatakan:

    dunia memang sudah semakin tua……..dulu perasaan ga ada kredit-kredit,ga pernah denger leasing,debt collector,al hikam,kpku,orang pengen motor atau mobil ya nabung.terus beli tunai,sekarang…………UANG sudah jadi PATOKAN di dunia ini.orang lebih takut tidak punya UANG daripada tidak BERIBADAH kepada TUHAN!!!!

    mudah-mudahan Tuhan memberikan pelita buat kita semua
    Amien……….

  262. Sawong ariep prabowo mengatakan:

    Askum pak ansory , pak sy akad kredit 3 thn untuk membeli mbl apv thn 2005 dan disetujui oto finance , saya sudah mengangsur total 2 thn jd kurang 1 thn dan saat itu usaha saya jatuh dan tidak bisa lagi membayar lg sering kali deftcolektor kerumah saya untuk unitnya dan sy pertahankan sampai 2009 , kebetulan paman saya pinjam dan akhirnya mbl disita ama detfcolektor pd 3 agustus 2009 !! Untuk itu bagaimana langkah saya mhn petunjuk , aris kediri jatim

    • Komnas PKPU mengatakan:

      Mas Aries Yth
      kami persilahkan Datang ke kantor kami dengan membawa berkas Perjanjian Kredit serta kwitansi angsuran trakhir , dan Bpk menghendaki bagaiman ? mobil APV nya masih diminta kembali atau uang yang sdh masuk dikembalikan , atau rencananya mau melunasi angsurannya bila belum jelas bisa menghubungi? 031 70790949 dengan Bapak didik

  263. Abdul Mujib mengatakan:

    Bagaimana Cara Bergabung sebagai anggonta PKPU saya berdomisili di Desa Panggungrejo
    Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang Telp.(0341) 7554459 Hp. 081.334.430.034 dan atass pemberitahuannya saya ucapkan banyak-banyak terimakasih.

    • Komnas PKPU mengatakan:

      P.Abdul mUdjib Yth.
      Cara bergabung sih Mudah saja , datang ke alamat kami dgn membawa sbb:
      1.Ft kopi KTP yang masih berlaku 2.Foto 3×4 = 2 lbr berwarna. terima kasih Bapak menghubungi kami .
      .

  264. Didiek mengatakan:

    Segenap keluarga besar Komnas PKPU cabang Surabaya Khususnya , menyampaikan serta mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2011 , ” Makna dan Perjuangan selama ini kepada masyarakat luas belum maksimal, harapan Tahun 2011 ini dapat menghantar dan membantu masyarakat dalam melindungi permasalahan Perlindungan Konsumen secara baik dan mendapatkan kepercayaan di masyrakat seluruh Indonesia.

    • Fredy B. mengatakan:

      Temen ta iku diek? suwe nganggor pnya gawean, ngak peduli mreman penting mangan yo diek, taek a? koen diek

  265. Monangs mengatakan:

    Salam kenal Bapak / Ibu Yang Terhormat KOMNAS PK-PU,

    Pada tahun 2005 saya kredit motor honda suprafit keluaran tahun 2005 dari salah satu leasing di surabaya selama 3 tahun, semua cicilan 35 bulannya telah selesai / lunas dengan meninggalkan denda total sebesar 3,7 juta karena keterlambatan bayar, sampai saat ini saya sering mendatangi leasing tersebut untuk bernegosiasi keringan denda tetapi jawabannya tidak memuaskan karena potongan denda yang diberikan hanya 20 persen dari 3,7 juta.
    Yang saya tanyakan berapakah yang harus saya bayar dari denda 3,7 juta tesebut, apakah saya cukup membayar 1 jt saja mengingat bila motor tesebut dijual saat cuma berkisar 4 – 5 juta saja belum lagi pajak STNKnya belum terbayar sejak pertama kali beli yaitu selama 5 tahun, ataukah saya tidak perlu membayar sepeserpun ? Pemberian potongan denda yang diberikan pihak leasing teakhir kalinya saya bertemu adalah 1,7 jt itupun karena ada program paket diskon besar “Lebaran / Idul Fitri”, dan saya minta potogan 2,5 juta karena saya cuma memiliki uang 1,3 jt tetapi permintaan saya ditolak dan mengatakan bila saya ambil bulan berikutnya potongan yang diberikan hanya 20 persen, karena uang saya tidak mencukupi maka saya kembali tanpa hasil memuaskan seperti sebelumnya, dan saya benar-benar kecewa mengingat STNK motor telah berakhir / mati 8 bulan sedangkan pengurusan STNK baru harus membawa BPKB asli, apa saya harus tetap begini membawa motor mati sampai motor ditahan polisi sewaktu kena razia motor

    Demikian keluh kesah ini saya sampaikan dan saya mengucapkan terima kasih atas waktu dan perhatian

    Hormat saya,

    Monangs

    • Komnas PKPU mengatakan:

      Bp atau Ibu Monangs , segera lakukan pemberitahuan ke lembaga tersebut , Apabila tidak dapat solusi atas niat baik Bp/Ibu Monang maka segera kirim surat kuasa agar dapat permasalahan Bp /Ibu mendapat perhatian , tolong Email kami KTP,dan Angsuran terakhir dapat dikirimkan kepada KOMNAS PKPU.Inswya Allah segera ditanggapi.Terima Kasih.

  266. agus wijoyo mengatakan:

    salam kenal saya agus di surabaya, pada saat ini saya mengalam kesulitan keuangan dan tidak bisa membayar KTA udah 2 bulan ini , juga kartu keredit saya mohon saran dari bapak gimana solusinya soalnya saya udah pernah tanya ke bank berangkutan tetapi mereka tidak mau mendengarkan keluhan kami dan banyak udah deskcall yang telp juga ada yang mengatai kami maling segala cuman kami diamkan aja karena kami juga merasa bersalah cuman kalau terus2-an dikatain begitu rasaya giimana , emang ada pak pasal dimana yg mangatakan / menghina orang dan bagaimana cara mengahadapi debt collector atas nama bank ataupun agency
    terima kasih pak atas sarannya

    • komnas PKPU SBY mengatakan:

      Terima kasih mas Agus , anda menggunakan jasa Bank disebut konsumen dan sekarang mas agus dalam kesulitan untuk mengembalikannya , keluhan mas tidak diindahkan , mas Agus bisa menulis keluhan tersebut dengan menulis surat kepada
      Bank tersebut untuk diberikan keringanan atau tenggang waktu apabila dengan cara tersebut tidak bisa maka mas Agus bisa datang ke kantor kami dengan membawa data kelengkapan p0jaman Bank yang bersangkutan.

    • Budi SUlarso mengatakan:

      Mas Agus, usahakan bayarlah hutang anda lunas dan kemudian tutuplah rekening hutang anda, dan anda harus berjanji kepada diri sendiri untuk tidak akan berhutang lagi, saya yakin dengan tidak berhutang anda akan mendapatkan kebaikan dan keberkahan. Aminnnn >>>> JANGAN SUKA BERHUTANG >>>> APABILA ANDA TIDAK SUKA MEMBAYARNYA >>>>> JANGAN SUKA BERMAIN MAIN DGN HUTANG >>>> KARENA HUTANG AKAN DITUNTUT SAMPAI AKHIRAT >>>> SALAM SEMOGA BERMANFAAT.

  267. e. tri. maria mengatakan:

    ada cabang di bandung…?!
    diamana alamat kantor di bandung…?!
    terimakasih

  268. ghendra mengatakan:

    coba cek didaerah…bnyk oknum yg mengatasnamakan al hikam, yg caranya sungguh tidak mulia. bukannya membantu konsumen, malah menjerumuskannya. Tidak semua perusahaan pembiayaan itu merugikan konsumen lho….kalau memang ingin membantu masyarakat/konsumen, coba buat perusahaan yg sejenis yg memberikan pelayanan yg lebih dibandingkan perusahaan pembiayaan yg ada sekarang.

  269. frendy hendra pratama mengatakan:

    saya mau tanya….
    ada yang tau alamat kantor pendaftaran fidusia yang ada di surabaya

  270. frendy hendra pratama mengatakan:

    saya mau tanya….
    ada yang tau alamat kantor pendaftaran fidusia yang ada di surabaya

    • Mohon Maaf Bpk. Frendy Hendra Terlambat mambalasnya.
      Jawaban untuk Bpk. …………………….

      alamat kantor pendaftaran fidusia provinsi Jawa Timur/Kanwil Berada di Jl. Kayon No. 50-52 Kec. Genteng – Surabaya 60111 Saya tambah ya Bpk, Telp : (031) 5340707 – 5345496, Thanks

      Balas

  271. Tono mengatakan:

    Menurut info yg saya dpt bahwa LPKSM Al Hikam memang menampung mobil+motor yang bermasalah kemudian meminta tebusan ke pada pihak leasing dengan nilai yg cukup lumayan besar, apa betul? mohon penjelasan dan uang tersebut di gunakan untuk apa? apa betul untuk membangun pesantren. dan juga apakah si customer tersebut tidak takut dgn hutangnya. Hutang bagaimana pun tetap hutang, di dunia mungkin kita bisa menghindar, tp ingat di akhirat yang namanya hutang berapapun besar kecilnya akan ditagih.

    • LPKSM AL HIKAM mengatakan:

      Bismillah…alkhamdulillah samapai saat ini LPKSM AL HIKAM hanya menjalankan misi perlindungan konsumen dan membebakan masyarakat daru jeratan hutang ribawi, masyarakat terlanjur terjebak dalam masalah yang diciptakan pelakuk usaha yang tidak beritikad baik dan kami hanya mengurus permasalahannya sesuai dengan amanah undang-undang…untuk info akurat mohon di kirim ke al_hikam89@yahoo.com hati-hati terhadap orang yang mengaku-ngaku LPKSM AL HIKAM pengurus LPKSM AL HIKAM dibekali identitas resmi dan tidak merekrut keanggotaan

      • ujang mengatakan:

        yang saya tahu kebanyakan konsumen yang berhubungan dgn LPKSM adalah org2 yg memang ingin mendapatkan keuntungan sendiri, ingin memiliki sepeda motor tanpa harus membayar angsuran atau sudah tidak sangggup tetapi tidak bersedia mengembalikan unit, ingin mendapatkan uang sehingga meng over kredit atau menggadaikan unit tsb. Dan yang lebih parah adalah menjual aplikasi.

    • Budi SUlarso mengatakan:

      Mantabbb, hutang harus bayar ? jangan main main dgn hutang, kalau tidak mampu jangan coba coba untuk berhutang, mangkanya hutang yg berbunga dihukum riba, riba sangatlah berbahaya, semoga kita semua dijauhkan dari hutang yg berbunga atau riba.

  272. mujino mengatakan:

    saya mengalami kredit macet,mau minta bantuan supaya motor saya tidak disita

    • Komnas PKPU mengatakan:

      Bapak Mujiono Yth . coba Bapak melakukan permohonan ke Lembaga Finance dulu , jawabannya bagaimana
      1.Upayakan transaksi yang bersinggungan dengan denda agar tidak dilanjutkan
      2.Kewajiban melakukan pembayaran dibatasi sampai bulan terakhir.

      Apabila hal tersebut tidak mendapat tanggapan baru anda bisa melakukan pelaporan ke KOMNAS PKPU
      .Data yang harus Disiapkan
      a.Foto Copy KTP,KSK,Pembayaran Terakahir,Akte Perjanjian Kredit.
      b.Memberikan Surat Kuasa Ke KOMNAS PKPU ( Form dari kami ).
      c.Hal lain-lain dapat menghubungi kami melalui email kami :komnaspkpu@yahoo.co.id
      kami tunggu beritanya.
      terima kasih

    • ujang mengatakan:

      mending minta bantuannya supaya kredit ga macet… bkn minta bantuan biar ga disita :)

      semoga pa mujino dilancarkan rejekinya biar tidak ada pihak yg dirugikan..

    • ABU mengatakan:

      kalau tidak mau di sita, bayar. anda ini aneh, bantuan apa yang anda inginkan? apa mau menguasai motor tanpa bayar??

  273. Moch. GinGin Gunawan mengatakan:

    bismillah…terima kasih kepada rekan-rekan atas apresiasinya terhadap lpksm al hikam, semua kritik dan masukan senantiasa kami harapkan demi kemajuan lpksm al hikam,memang akhir-akhir ini kerap kami banyak dituding demikian, bahkan banyak oknum baik di cirebon maupun di tasikmalaya yang mengaku-ngaku anggota lpksm al hikam dan menyebarkan surat kuasa palsu, hal ini tengah kami selidiki dan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku, jika saja memang betul demikian adanya yang dialami oleh sdr luki kami mengharapkan surat komplain resmi yang menunjukan siapapun itu yang mengaku anggota al hikam dan membuat surat kuasa/yg dianggap surat sakti mungkin…jelas al hikam mengacu pada uu perlindungan konsumen no.8 tahun 1999 dan bisa konsultasi dan minta bantuan secara cuma-cuma…hati hati terhadap isu isu yang tidak faktuil yang hanya akan menggiring kita thd fitnah, mohon maaf atas segala kekurangan, salam hangat saya kepada Bpk moch. ansori sh dan rekan komnas pk-pu

    • Komnas PKPU mengatakan:

      Sebagai Pengemban amanat undang undang No 8 tahun1999 kami komnas PKPU sangat menyayangkan dengan pemberitaan ataupun isu isu yang mendiskritkan keberadaan LPKSM Alhikam saran kami agar secepatnya menindaklanjuti ketimpangan informasi yang diterima oleh masyarakat selama ini dengan mengklarifikasi masukan ataupun keluhan yang di terima masyarakat secara obyektif sehingga kedepannya dapat menciptakan keadilan yang berkepastian hukum sesuai harapan masyarakat bangsa dan negara Indonesia

    • ujang mengatakan:

      kalau benar itu oknum.. pada kenyataanya oknum nya terlalu banyak pak..!! bahkan para mafia yang secara tidak langsung ‘belajar’ dari LPKSM byk mnggelapkan unit..

    • ABU mengatakan:

      Yth, Pak GinGin
      Sewaktu saya lewat ke kota Tasikmalaya beberapa waktu yang lallu, kebetulan ada yang sedang unjuk rasa dan mencoret-coret sebuah banguan. disana tertulis kata-kata “BORIS YAHUDI” kami tidak tahu siapa yang namanya Boris itu dan apa betul dia itu yahudi? mohon informasinya

    • ABU mengatakan:

      Tugas kamu ( Muhammad) hanya menyampaikan saja. kami lah yang menghisab / menghukumnya perbuatan2 mereka dan…QS.13:40.

      Your duty is to make (the Message) reach them: it is Our part to call them to account. QS 13:40
      وَإِن مَّا نُرِيَنَّكَ بَعۡضَ ٱلَّذِى نَعِدُهُمۡ أَوۡ نَتَوَفَّيَنَّكَ فَإِنَّمَا عَلَيۡكَ ٱلۡبَلَـٰغُ وَعَلَيۡنَا ٱلۡحِسَابُ (٤٠)

      ===========================================================

      Sebuah nasehat khalifah Abu Bakar dan imam Safie
      yang baik di ikuti oleh ulama2 atau usztda2;

      Kalau aku mengikuti al Quran, ikutilah aku,
      kalau aku salah, tegurlah aku
      kalau aku menyimpang,tinggalkan aku

      Ajaran Islam (al quran ) adalah benar
      orang2 islam belum tentu benar..

      Hati hati membela orang2 Islam atau ormas islam dll apalagi memakai simbol2 Islam..dll

      • wadong mengatakan:

        kalo ini memang , komnas perlindungan konsumen, sebenernya kalian kalian semua yang membayar angsuran angsuran konsumen, jadi kan konsumen konsumen aman, tidak di kejar kejar sama hutang, ini mah namanya, , HAHAHAHAHA, motor/mobil di over credit sama kalian, ternyata gk di bayar angsurannya sama kalian, tetep aja konsumen makin gerah di datangi terus sama debt colecktor, salam fuck you buat kOMNAS yang MENYUSAHKAN KONSUMEN

  274. luki mengatakan:

    Pengalaman saya di cirebon, nasabah leasing yang diambil motory oleh LSM Alhikam diberi secarik kertas kertas atau “surat sakti” agar orang leasing tidak datang lagi tapi tetap saja orang leasing terus datang dan nasabah tetap mempunyai nama jelek di perbankan sedangkan orang Alhikam enak-enakan menikmati hasil penjualan motor leasing tersebut….hati-hati kedok Alhikam jangan tertipu…

  275. joko mengatakan:

    Alhikam di tasikmalaya dan cirebob hanya kedok saja mereka memperjuangkan konsumen, kalo memang benar mereka memperjuangkan kenapa mereka mengambil motor-motor nasabah seharusnya mereka melindungi bukan malah menjual dan mengambilnya untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

  276. luki mengatakan:

    Kasian nasabah yang dikerjai oleh alhikam karena dia masih tetap harus berhubungan dengan leasing bahkan nama dia juga rusak di dunia perbankan sedangkan orang alhikam enak-enakan menikmati uang hasil jualan motor nasabah yang katanya diperjuangkan,buat komnas PKPU jangan tertipu oleh alhikam…silahkan datang langsung ketasik atau cirebon temui nasabah yang motornya diambil alhikam, apakah motory masih ada atau alhikam menerima gadai dari motor leasing…

  277. joko mengatakan:

    Alhikam di tasik dan cirebon hanya kedok saja memperjuangkan konsumen sebetulnya mareka berjuang untuk diri sendiri dan kelompok , hal ini terbukti dengan banyaknya motor leasing yang ada ditangan mereka,kl mereka mereka berjuang untuk masyarakat kenapa motor nasabah diambil dan tidak ada pada nasabah lagi, sebetulnya mereka hanya ingin cari uang saja

    • olieve mengatakan:

      belum tentu seperti itu, bisa saja itu hanya dititipkan karena nasabah takut klo sewaktu-waktu mtr atau mobil diambil pihak leasing ditengah jalan atau dimana saja, mereka akan merasa akanlbh aman kalo motor mereka titipkan jd anda jangan berprasangka buruk dulu dan mengataka mereka hanya cari uang saja

      • begolu mengatakan:

        sudah banyak faktanya klo Al Hikam cuman kedok doang. pendirinya aja mantan pegawai leasing yg sakit hati. otak kriminal.

    • konsumen dibohongi LSM mengatakan:

      bagus,,,,,,,saya pernah dibantu sama namanya lsm Alhikam tapi bukannya bantuan tapi masalah terus muncul,memang pas di bantu uang saya dapatkan dari lsm ga jelas itu tapi tdk cukup sampai si pemberi hutang terus nagih dan saya berpikir lagi kalau tidak dibayar dalam islam hutang harus tetap dibayar,,,,sampai saya berpikir untuk mengambil jaminan dari lsm alhikam tapi malah tidak ada sya kecewa dan harus tetap melakukan pembayaran meski alhikam menyarankan untuk tidak dibayar tapi saya tetap tnggung jawab dengan hutang yang sudah saya sepakati dngn pemberi kredit,,,,ternyata memang benar lsm alhikam bukannya melakukan tugas sosialnya tapi memeras orang yang tertindas dengan kedok ustad atau kyayi dan agama.

      • AFFATH mengatakan:

        JGN PERCAYA LSM ALHIKAM, MEREKA TDK BERJUANG UTK KEBENARAN, MEREKA HANYA KEDOK SAJA, MEREKA ANTI LEASING TP LEBIH SESAT DR KEJAHATAN LEASING. KALAU MEMANG MISINYA BENAR HARUSNYA MASYARAKAT TAMBAH PINTAR, YG TERJADI MALAH JADI SESAT. HATI-HATI MISI SEBENARNYA YG DIUSUNG MEREKA PEMBENARAN BUAT BERUTANG. SEMOGA ALLOH MENUNJUKAN YG BENAR ITU BENAR DAN YG SALAH ITU SALAH. SEMOGA ALLOH MEMBERIKAN KELUASAN REZEKI BUAT SETIAP HAMBANYA YG BERUTANG, SEMOGA ALLOH MENJAUHKAN KITA SEMUA DR PENYESATAN “SANG DAJJAL”

  278. bung mengatakan:

    jadi apa solusinya saya bisa kredit motor..

  279. Arkan mengatakan:

    Assalamu’alaikum wr.wb. saya salah satu pembaca situs web PK-PU, setelah membaca saya sangat terharu dengan perjuangan Komnas PK-PU, semoga Allah SWT selalu membimbing dan menjaga perjuangan Komnas PK-PU ini. Dan mohon maap kepada LPKSM Al-Hikam Tasikmalaya atau Al-Hikam Cirebon mohon minta situs web nya atau alamat Emailnya.